Anda di halaman 1dari 15

KESEHATAN JIWA

1. SKMRT (1995) : 185 per 1000 anggota RT,


mengalami gangguan kesehatan jiwa
2. Skizofrenia : 0,2 2% populasi ( terbanyak
usia 15 35 thn ).
3. Depresi : 5-10% dari populasi ( wanita 1517% )
4. Cemas : 10 -15 % dari populasi
5. Bunuh diri : 8 50 per 100 orang
Sumber : WHO thn 2002.

CIRI-CIRI SEHAT JIWA


1. MENYADARI SEPENUHNYA KEMAMPUAN
DIRINYA
2. MAMPU
MENGHADAPI
STRES
ATAU
TEKANAN KEHIDUPAN YANG WAJAR
3. MAMPU BEKERJA SECARA PRODUKTIF DAN
MEMENUHI KEBUTUHAN HIDUPNYA
4. DAPAT
BERPERAN
SERTA
DALAM
LINGKUNGAN HIDUPNYA
5. MENERIMA BAIK DENGAN APA YANG ADA
PADA DIRINYA
6. MERASA NYAMAN BERSAMA ORANG LAIN

REKOMENDASI WHO ( 2001 )


1. PELAYANAN
KESEHATAN
JIWA
DIPELAYANAN KESEHATAN DASAR
2. KETERSEDIAAN
OBAT
PSIKOTROPIK
DIBERBAGAI TINGKAT PELAYANAN
3. TERSEDIANYA PERAWATAN KESEHATAN
JIWA DIMASYARAKAT
4. PENDIDIKAN KESEHATAN JIWA PADA
MASYARAKAT
5. PARTISIPASI
MASYARAKAT
DALAM
BIDANG KESEHATAN JIWA

6. PENETAPAN KEBIJAKAN NASIONAL DAN


PERATURAN PERUNDANG UNDANGAN
TENTANG KESEHATAN JIWA
7. PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
8. MEMBENTUK JEJARING UPAYA KESEHATAN
JIWA
9. MONITORING KESEHATAN JIWA
DIMASYARAKAT
10. DUKUNGAN TERHADAP PENELITIAN
KESEHATAN JIWA

PROGRAM KESEHATAN JIWA PUSKESMAS

TIDAK
MASUK
6
PROGRAM
WAJIB
TAPI
TERINTEGRASI DENGAN UPAYA KESEHATAN WAJIB
SERTA MENJADI UPAYA PENGEMBANGAN
1. KIA DAN KB ; - POLA ASUH DAN PARENTING SKILL
2. PROMOSI KESEHATAN : LIFE SKILL EDUCATION,
KESWA REMAJA, NAPZA
3. PENGOBATAN : YANKESWA TERINTEGRASI, KESWA
HAJI, NAPZA DAN HIV
4. KESLING : PERLIAKU HIDUP SEHAT ( TIDAK
MEROKOK, ALKOHOL DAN NAPZA )
5. GIZI MASYARAKAT : POLA ASUH , PARENTING SKILL
6. P2M : VCT

UPAYA-UPAYA PELAYANAN KESEHATAN


JIWA
UPAYA BERBASIS RUMAH SAKIT ( UKP )
MELALUI PRINSIP :
1. MEMELIHAR,
MENINGKATKAN
KESEHATAN
,MENCEGAH
,
MENYEMBUHKAN
SERTA
MEMULIHKAN
KESEHATAN
PERORANGAN
2. MENCEGAH PENYAKIT, PENGOBATAN
RAWAT
JALAN,
RAWAT
INAP,
PEMBATASAN
DAN
PEMULIHAN
KECACATAN

UPAYA BERBASIS KOMUNITAS (UKM ) DENGAN


PRINSIP :
1. MEMELIHARA
DAN
MENINGKATKAN
KESEHATAN
,
MENCEGAH
DAN
MENANGGULANGI TIMBULNYA MASALAH
KESEHATAN JIWA DIMASYARAKAT
2. MENCAKUP
UPAYA
PROMKES,
PEMELIHARAAN KESMAS,PERBAIKAN GIZI
MASYARAKAT,PENYEHATAN
LINGKUNGAN,PENANGGULANGAN
BENCANA DAN BANTUAN KEMANUSIAAN

MASALAH YANKESWA DI UKP DAN UKM


UKP ( RS JIWA DAN RSU ):
1. PELAYANAN BELUM HOLISTIK
2. KUALITAS PELAYANAN BELUM TERSTANDAR
3. ANGKA REMISI CUKUP TINGGI
4. TENAGA PROFESIONAL TERBATAS
5. ORIENTASI PELAYANAN HANYA PADA GANGGUAN
PSIKOTIK
6. RISET DAN PENELITIAN TERBATAS
7. KETERBATASAN ANGGARAN RUMAH SAKIT
8. BELUM SEMPURNANYA SISTEM KESEHATAN DAERAH
9. SISTEM INFORMASI KESWA BELUM MEMADAI

UKM ( PUSKESMAS DAN POSYANDU )


1. KASUS CUKUP BANYAK
2. KEMAMPUAN TENAGA KESEHATAN MENDETEKSI
TERBATAS
3. OBAT-OBATAN TERBATAS
4. KEGIATAN YANKESWA BELUM TERINTEGRASI
DENGAN YANKES UMUM
5. KESADARAN MASYARAKAT DAN PENENTU
KEBIJAKAN TERHADAP KESWA MASIH RENDAH
6. SISTEM KESEHATAN DAERAH BELUM SEMPURNA

KESIMPULAN
1. MASALAH KESEHATAN JIWA BUKAN
SEMATA-MATA TANGGUNG JAWAB SEKTOR
KESEHATAN, DIBUTUHKAN PERAN AKTIF
SEKTOR TERKAIT
2. PEMBANGUNAN MANUSIA INDONESIA
TIDAK HANYA DITENTUKAN SATU FAKTOR
DETERMINAN SAJA YAITU INVESTASI
KESEHATAN FISIK SAJA.
3. STATUS KESEHATAN JIWA SANGAT
MENENTUKAN KUALITAS SUMBER DAYA
MANUSIA

PENGERTIAN KESEHATAN JIWA


Kondisi jiwa seseorang yg terus tumbuh berkembang
dan mempertahankan keselarasan, dalam pengendalian
diri ,terbebas dari stres yg serius ( Rosdahll,1999)
Sikap positif terhadap diri,tumbuh,berkembang memilki
aktualisasi diri memilki persepsi sesuai kenyataan dan
kecakapa dalam beradaptasi dengan lingkungan
(yahoda dlm Stuart & Laraia,1998)
Kondisi yang memungkinkan perkembangan fisik,
intelektual dan emosional yang optimal dan berjalan
selaras dengan orang lain (UU Keswa No 3 tahun 1996)
Kondisi sehat emosional,psikologis dan sosial yang
terlihat dari hubungan interpersonal yang memuaskan,
perilaku dan koping yang efektif,konsep diri positif
( Johnson ,1997)

Seseorang dikatakan sehat jiwa


apabila mampu mengendalikan diri
dalam menghadapi stresor dengan
selalu
berpikir
positif
dalam
keselarasan tanpa ada tekanan fisik
dan psikologis, baik secara internal
maupun eksternal yang mengarah
pada kestabilan emosional

GAYA KOPING

Merupakan penentuan dari gaya seseorang atau ciriciri tertentu dari sesorang dalam memcahkan suatu
masalah berdasarkan tuntutan yang dihadapi.
1. Gaya koping positif ( gaya koping yang mampu
mendukung integritas ego )
a. problem solving (pemecahan masalah dengan cara
menghadapi bukan dihindari atau ditekan kealam
bawa sadar)
b. Utilizing social support ( tindak lanjut dari
pemecahan masalah yang tidak terselesaikan
dengan menggunakan sistem pendukung)
c. Looking for silver lining ( upaya yang dilakukan ketika
masalah pelik dan telah ada upay a maksimal tetap
berpikir positif dan mengambil hikmahnya

2. Gaya koping negatif : Gaya koping yg menurunkan


integritas ego, merusak dan merugikan diri :
a. Avidance : proses internalisasi suatu pemecahan
masalah
kedalam
bawah
sadar
dengan
cara
menghilangkan atau membebaskan diri dari masalah
yang dihadapi, bentuk pelarian makan, minum,merokok
,menggunakan obat2an
b. Self blame ; bentuk ketidakberdayaan, menyalahkan
diri tanpa evaluasi diri yang optimal, kondisi ini
menekan kreativitas dan idea sehingga berdampak
pada penarikan sosial
c. Wishfull thinking :penentuan standart diri yang terlalu
tinggi dan sulit dicapai , kegagalan dalam mencapai
tujuan seharusnya tidak membuat sesorang jatuh
dalam kesedihan yang mendalam

BAGAIMANA MENCAPAI KESEHATAN JIWA YANG OPTIMAL ?????


a. Otonomi dan kemandirian; individu harus melihat kedalam dirinya untuk
menemukan nilai dan tujuan hidup, opini dan harapan orang lain dapat
dipertimbangkan tetapi tidak mengatur keputusan dan perilakunya
( bekerja dengan orang lain secara interdependent tanpa kehilangan
otonami )
b. Memaksimalkan potensi diri, menunjukkan aktualisasi diri, tidak puas
dengan status quo dan secara continue berusaha tumbuh sebagai
individu
c. Mentoleransi ketidakpastian hidup (individu ini dapat menghadapi
tantangan hidup dengan harapan dan pandangan positif,walaupun tidak
mengetahui apa yang akan terjadi dimasa depan
d. Harga diri;memiliki kesadaran realistis akan kemampuan dan
keterbatasannya
e. Menguasai
lingkungan;dapat
mempengaruhi
lingkungan
secara
kreatif,kompeten dan sesuai kemampuannya
f. Oreientasi realitas; dapat membedakan dunia nyata dan impian.
g. Manajemen stres (menoleransi stres dalam hidup ; cemas atau berduka
sesuai
keadaan,mengalami
kegagalan
tanpa
merasa
hancur,
menggunakan suport sistem untuk mengatasi krisis dan mengetahui