Anda di halaman 1dari 8

Mata Kuliah

Praktikum Kartografi Dasar

Dosen Pengampu:
Alfi Nur Rusydi, S.Si., M.Sc.

Jurusan Geografi
Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Malang
2014

Desain Nama-Nama Geografi dan Tata


Letak Peta (Lettering dan Layout Peta)
Dalam lettering/nama-nama geografi, tipe huruf,
spasi penempatan warna mempunyai makna dan
terkait dengan perwujudan unsur geografinya.
Wilayah administratif dan nama tempat, biasanya
berwarna hitam tetapi dapat pula berwarna lain,
misalnya kelabu apabila teks merupakan bagian dari
peta dasar di mana informasi tematik dicetak di
atasnya.
Nama bentuk relief seperti pegunungan, bukit ditulis
dengan bentuk miring/italic warna hitam.
Nama perairan/perwujudan air dengan tipe
italic/miring warna biru.

Lay Out Peta


Pembacaan peta selain tergantung pada
lettering/penempatan nama-nama geografi,
juga terkait dengan penyajian yang baik dari
semua infromasi yang berkaitan dengan
kebutuhan pembaca peta, terutama dalam hal
kemudahannya untuk dibaca dan
diintepretasi, yang biasa disebut lay out peta.

Pada umumnya informasi tersebut


ditempatkan dalam informasi tepi (marginal
information) yang mencakup berbagai
informasi penting, seperti judul peta, skala
peta, legenda/keterangan, gratikul (bujur dan
lintang), diagram lokasi peta indeks, ssumber
data serta informasi lain yang penting.

Penentuan tata letak peta atau komposisi peta


harus mempertimbangkan cara-cara yang
dapat menyentuh perasaan tertarik (sensible)
dan unsur keindahan perlu juga
dipertimbangkan.
Salah satu faktor utama yang perlu
diperhatikan adalah adanya keseimbangan
(balances) dalam tata letak informasi tepi.

Cara Kerja
Menyiapkan alat dan bahan yang akan diperlukan
Memberikan keterangan berdasarkan guide map untuk
semua undur yang dipetakan seperti kota, sungai,
pulau, selat, dan sebagainya sesuai dengan daftar
nama-nama yang telah disediakan dan sesuai pula
dengan aturan-aturan yang telah ditentukan.
Memberi informasi tepi sepei judul, skala, legenda,
gratikul, orientasi, sumber data, nama penyusun, tahun
pembuatan, dan lain-lain dengan susunan yang
seimbang dengan ruang yang ada.

Menggunakan peralatan gambar yang


memadai dan sesuai dengan memperhatikan
ukuran drawing pen dan sablon huruf,
kemudian menggambarkan peta tersebut
pada kertas kalkir.
Memberikan ulasan/pembahasan tentang
proses dan hasil yang telah diperoleh.

Hasil Praktikum
Peta Propinsi skala.pada kertas kalkir.