Anda di halaman 1dari 4

SAP KOMPRES HANGAT PADA PASIEN DEMAM

Topik Penyuluhan
: Kompres
Pokok Bahasan
: Kompres Air Hangat pada pasien demam
Waktu
: 1 X 30 menit (Pukul 09.00-09.30)
Hari/Tanggal
: kamis 15 januari 2015
Tempat
: Ruang Nusa Indah Bawah
Penyuluh
: Mahasiswa
A. Latar Belakang
Mengompres dilakukan dengan handuk atau waslap yang dibasahi dengan air hangat
(30C). Usahakan perbedaan antara air kompres dengan shu tubuh tidak terlalu berbeda. Seka
seluruh tubuh dengan air hangat, penurunan suhu tubuh terjadi saat pertukaran udara melalui
permukaan kulit. Gunakan pakaian atau selimut tipis, pada bayi tidak boleh dibedong. Jangan
mengompres dengan alkohol karena toxic dan uapnya dapat terserap ke kulit ataupun paru-paru
anak.
B. Tujuan Intruksional Umum
Setelah dilakukan penyuluhan diharapkan para pasien mampu mengetahui dan memahami
cara mengompres dengan air hangat.
C. Tujuan Intruksional Khusus
Setelah dilakukan penyuluhan selama 30 menit diharapkan mampu :
1. Menjelaskan pengertian tepid sponging
2. Menjelaskan tentang manfaat dari tepid spnging
3. Menjelaskan tentang alat dan bahan yang digunakan untuk tepid sponging
4. Menjelaskan tentang tehnik tepid sponging
D.
1.
a.
b.
2.
a.

Strategi Pelaksanaan.
Metode
Ceramah
Tanya jawab
Media
Leflet

b.
c.
d.
e.
f.
3.
a.
b.
c.
d.
E.

Baskom mandi
Waslap
Air hangat suhu 37 C
Handuk pengering
termometer
Materi
Menjelaskan pengertian tepid sponging
Menjelaskan tentang manfaat dari tepid spnging
Menjelaskan tentang alat dan bahan yang digunakan untuk tepid sponging
Menjelaskan tentang tehnik tepid sponging
Kegiatan Penyuluhan
No

WAKTU

3 mnt

KEGIATAN PENYLUHAN

o
o
o
o
2

15 menit
o
o
o
o
o

Pembukaan :
o
Membuka kegiatan dengan
o
mengucap salam
o
Memperkenalkan diri
o
Menjelaskan
tujuan
dari
penyuluhan
Menyebutkan materi yang akan
diberikan

KEGIATAN PESERTA
Menjawab salam
Mendengarkan
Memperhatikan
memperhatikan

Pelaksanaan :
o memperhatikan
menjelaskan tentang materi
o bertanya
tepid sponging
o memperhatikan
pengertian tepid sponging
menjelaskan tentang manfaat
tepid sponging
Menjelaskan alat dan bahan
tepid sponging.
menjelaskan tentang tehnik
melakukan tepid sponging

10 menit

Evaluasi:
o Menjawab pertanyaan
o Menanyakan kepada peserta
tentang materi yang telah
diberikan dan reinforcement
kepada peserta yang dapat
menjawa pertanyaan.
o Kesimpulan

2 menit

Terminasi:
o mendengarkan
o mengucapkan terima kasih atas
o menjawab salam
pran serta peserta
o mengucapkan salam penutup

Lampiran Materi :
A. Pengertian
Mengompres dilakukan dengan handuk atau waslap yang dibasahi dengan air hangat
(30C). Usahakan perbedaan antara air kompres dengan shu tubuh tidak terlalu berbeda. Seka
seluruh tubuh dengan air hangat, penurunan suhu tubuh terjadi saat pertukaran udara melalui
permukaan kulit. Gunakan pakaian atau selimut tipis, pada bayi tidak boleh dibedong. Jangan
mengompres dengan alkohol karena toxic dan uapnya dapat terserap ke kulit ataupun paru-paru
anak.
Kompres hangat adalah suatu prosedur menggunakan kain / handuk yang telah di
celupkan pada air hangat, yang ditempelkan pada bagian tubuh tertentu.
Tepid sponging adalah mandi sebagai terapi pada anak yang demam tinggi.
Cara mengompres dengan air hangat yang paling efektif, adalah memandikannya dengan
air hangat. "Minimal, itulah yang disebutkan di literatur asing," katanya. Anak yang sakit,
katanya, harus dimandikan, dicelup, atau dibilas dengan air hangat. "Bukan sekadar melap tubuh
atau kepala anak dengan handuk hangat. Kalau perlu, anak yang sakit dimasukkan ke dalam bak
mandi beri air hangat. Cara ini terbukti sangat membantu untuk menurunkan panas badan anak."
B. Tujuan
meningkatkan kontrol kehilangan panas tubuh melalui penguapan.
C. Manfaat
1. dapat memberikan rasa nyaman
2. menurunkan suhu tubuh yang demam

3. Dampak fisiologis dari kompres hangat adalah pelunakan jaringan fibrosa, membuat otot tubuh
lebih rileks, menurunkan atau menghilangkan rasa nyeri, dan memperlancar pasokan aliran
darah.
D.
1.
2.
3.
4.
5.

Alat dan bahan


Baskom mandi
Waslap
Air hangat suhu 37 C
Thermometer
Handuk pengering

E.
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.
i.
j.

Teknik
Beri tahu klien, dan siapkan alat,klien dan lingkungan
Cuci tangan
Ukur suhu tubuh
Pertahankan selimut mandi di atas tubuh yang tidak dikompres
Periksa suhu air
Celup washlap ke dalam air hangat, letakkan di bawah ketiak dan lipatan paha
Secara perlahan tangan dan kaki dikompres selama 5 menit
Bila suhu belum turun lanjutkan usap kompres ke punggung dan bokong selama 3-5 menit
Ganti air bila sudah tidak panas- bila suhu diatas 37 stop tindakan
Keringkan bagian tubuh dan selimuti dengan selimut tipis dan menyerap keringat

F. Mekanisme tubuh terhadap kompres hangat dalam upaya menurunkan suhu tubuh.
Pemberian kompres hangat pada daerah tubuh akan memberikan sinyal ke hipothalamus
melalui sumsum tulang belakang. Ketika reseptor yang peka terhadap panas dihipotalamus
dirangsang, sistem effektor mengeluarkan sinyal yang memulai berkeringat dan vasodilatasi
perifer. Perubahan ukuran pembuluh darah diatur oleh pusat vasomotor pada medulla oblongata
dari tangkai otak, dibawah pengaruh hipotalamik bagian anterior sehingga terjadi vasodilatasi.
Terjadinya vasodilatasi ini menyebabkan pembuangan/kehilangan energi/panas melalui kulit
meningkat ( berkeringat ), diharapkan akan terjadi penurunan suhu tubuh sehingga mencapai
keadaan normal kembali.