Anda di halaman 1dari 12

Peluang dan Tantangan Pembangunan dan Pengelolaan Bendungan untuk Meningkatkan Kuantitas dan Kualitas Dalam Rangka Mendukung Ketahanan Air

Oleh :

Ir. Mudjiadi, M.Sc Direktur Jenderal Sumber Daya Air

Oleh : Ir. Mudjiadi, M.Sc Direktur Jenderal Sumber Daya Air Jakarta, 27 November 2014 DIREKTORAT JENDERAL
Oleh : Ir. Mudjiadi, M.Sc Direktur Jenderal Sumber Daya Air Jakarta, 27 November 2014 DIREKTORAT JENDERAL
Oleh : Ir. Mudjiadi, M.Sc Direktur Jenderal Sumber Daya Air Jakarta, 27 November 2014 DIREKTORAT JENDERAL
Oleh : Ir. Mudjiadi, M.Sc Direktur Jenderal Sumber Daya Air Jakarta, 27 November 2014 DIREKTORAT JENDERAL

Jakarta, 27 November 2014

DIREKTORAT JENDERAL SUMBER DAYA AIR KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT

POTRET KINERJA 2 KINERJA TAMPUNGAN AIR DI INDONESIA
POTRET KINERJA
2
KINERJA TAMPUNGAN AIR DI INDONESIA

63,5

Dari total potensi 3,9 triliun m 3 air di Indonesia, baru ± 15 milyar m 3 atau 63,5 m 3 per kapita yg dpt dikelola melalui reservoir. Angka ini jauh lebih rendah dari Thailand (1.277 m 3 / kapita) dan satu tingkat di atas Ethiopia(38 m 3 /kapita)

     

EKSISTING

 

ON GOING

 

POTENSI

PULAU

JUMLAH

VOL TAMPUNGAN

JUMLAH

VOL TAMPUNGAN

JUMLAH

VOL TAMPUNGAN

(BUAH)

(JUTAM3)

(BUAH)

(JUTAM3)

(BUAH)

(JUTAM3)

1

SUMATERA

19

5.388,47

1

167,22

40

2122,36

2 JAWA

88

7.391,45

16

1942,54

81

1403,54

3 KALIMANTAN

10

1.253,82

1

2,15

9

100,00

4 BALI & NT

76

315,64

7

128,42

16

170,27

5 SULAWESI

9 576,06

3

56,30

44

2711,00

6 MALUKU &PAPUA

1 0,28

JUMLAH

203

14.925,72

28

2.296,63

190

6.507,17

15 M m3 203 buah

NASIONAL 6,5 M m3. 190 buah 2,3 M m3. 28 buah Terbangun Potensi On Going
NASIONAL
6,5 M m3.
190 buah
2,3 M m3.
28 buah
Terbangun
Potensi
On Going

Dengan selesainya waduk on going (2017), akan memberikan tambahan volume sebesar 2,3 milyar m 3 , shg total tampungan 17,4 milyar m 3 (± 73,42 m 3 / kapita) & irigasi waduk menjadi= 960.000 ha

2

POTRET KETAHANAN PANGAN - IRIGASI
POTRET KETAHANAN PANGAN - IRIGASI

Sumber Air

POTRET KETAHANAN PANGAN - IRIGASI Sumber Air Waduk (797.971 Ha) Non-Waduk (6.432.212 Ha) Luas Total :
POTRET KETAHANAN PANGAN - IRIGASI Sumber Air Waduk (797.971 Ha) Non-Waduk (6.432.212 Ha) Luas Total :
POTRET KETAHANAN PANGAN - IRIGASI Sumber Air Waduk (797.971 Ha) Non-Waduk (6.432.212 Ha) Luas Total :

Waduk (797.971 Ha)

Non-Waduk (6.432.212 Ha)

Luas Total : 7,230,183 HA

Ha) Non-Waduk (6.432.212 Ha) Luas Total : 7,230,183 HA PULAU Sumatera Jawa Bali & NT Kalimantan
PULAU Sumatera Jawa Bali & NT Kalimantan Sulawesi Maluku Papua Rata - Rata Index Penanaman
PULAU
Sumatera
Jawa
Bali & NT
Kalimantan
Sulawesi
Maluku
Papua
Rata - Rata
Index Penanaman - IP
1.3
1.9
1.4
1.0
1.3
1.4
1.0
1.4
Produktivitas (Ton/Ha)
4.3
5.5
4.8
4.0
4.8
4.2
3.8
4.6
Irigasi memiliki kontribusi ±85% terhadap total produksi padi nasional
Irigasi memiliki kontribusi
±85% terhadap total
produksi padi nasional
RENCANA PEMBANGUNAN WADUK 2015-2019 Payaseunara (Aceh), Rajui (Aceh), Jatigede (Jawa Barat), Bajulmati (Jawa Timur),
RENCANA PEMBANGUNAN WADUK 2015-2019
RENCANA PEMBANGUNAN WADUK
2015-2019
Payaseunara (Aceh), Rajui (Aceh), Jatigede (Jawa Barat), Bajulmati (Jawa Timur), Nipah (Jawa Timur), Titab (Bali),
Payaseunara (Aceh), Rajui (Aceh), Jatigede (Jawa Barat), Bajulmati
(Jawa Timur), Nipah (Jawa Timur), Titab (Bali), Marangkayu
(Kalimantan Timur), Kuningan (Jawa Barat), Bendo (Jawa
Timur), Gongseng (Jawa Timur), Tukul (Jawa Timur), Tugu (Jawa
Timur), Gondang (Jawa Tengah), Pidekso (Jawa Tengah), Teritip
(Kalimantan Timur), Karalloe (Sulawesi Selatan)
ON GOING 2014 = 16 WADUK
ON GOING 2014 =
16 WADUK

Meningkatkan daerah irigasi-waduk dari 11 % (0,76 juta hektar) menjadi 14,5 % (1,03 juta hektar)

SEDANG LELANG 2014 = 5 WADUK Krueng Kreuto (Aceh), Karian (Banten), Logung (Jawa Tengah), Raknamo
SEDANG LELANG 2014 = 5
WADUK
Krueng Kreuto (Aceh), Karian (Banten), Logung (Jawa
Tengah), Raknamo (Nusa Tenggara Timur), Lolak (Sulawesi Utara)
Sei Goong (Kepualaun Riau), Tanju (Nusa Tenggara Barat), Mila (Nusa Tenggara Barat), Pasalloreng (Sulawesi Selatan),
Sei Goong (Kepualaun Riau), Tanju (Nusa Tenggara Barat), Mila
(Nusa Tenggara Barat), Pasalloreng (Sulawesi Selatan), Telagawaja
(Bali), Bintang Bano (Nusa Tenggara Barat)
RENCANA 2015 = 6 WADUK
RENCANA 2015 =
6 WADUK
TOTAL RENCANA 50 WADUK Selesai s/d 2019 : 29 Waduk
TOTAL RENCANA 50 WADUK
Selesai s/d 2019 : 29 Waduk
RENCANA 2016 = 7 WADUK Kolhua (Nusa Tenggara Timur), Ciawi (Jawa Barat), Kuil (Sulawesi Utara),
RENCANA 2016 =
7 WADUK
Kolhua (Nusa Tenggara Timur), Ciawi (Jawa Barat), Kuil (Sulawesi
Utara), Tapin (Kalimantan Selatan), Lambuk (Bali), Sukamahi (Jawa
Barat), Mujur (Nusa Tenggara Barat)
Lausimeme (Sumatera Utara), Pamukulu (Sulawesi Selatan), Nipa- Nipa (Sulawesi Selatan), Bener (Jawa Tengah), Tiro
Lausimeme (Sumatera Utara), Pamukulu (Sulawesi Selatan), Nipa-
Nipa (Sulawesi Selatan), Bener (Jawa Tengah), Tiro
(Aceh), Sindangheula (Banten)
RENCANA 2017 = 6 WADUK
RENCANA 2017 =
6 WADUK
RENCANA 2018 = 5 WADUK Rotiklod (Nusa Tenggara Timur), Regulator Dam Sukoharjo (Lampung), Estuari Dam
RENCANA 2018 =
5 WADUK
Rotiklod (Nusa Tenggara Timur), Regulator Dam Sukoharjo
(Lampung), Estuari Dam Busung (Kepulauan Riau), Karangtalun
(Daerah Istimewa Yogyakarta), Leuwikeris (Jawa Barat)
RENCANA 2019 = Segalamider (Lampung), Cipanas (Jawa Barat), Sepaku Semoi 5 WADUK (Kalimantan Timur), Rukoh
RENCANA 2019 =
Segalamider (Lampung), Cipanas (Jawa Barat), Sepaku Semoi
5 WADUK
(Kalimantan Timur), Rukoh (Aceh), Semantok (Jawa Timur),

Catatan:

Waduk Ciawi dan Waduk Sukamahi adalah bagian dari Pengendalian Banjir Jabodetabek

PENGELOLAAN BENDUNGAN PEMBANGUNAN BENDUNGAN BARU PENGELOLAAN BENDUNGAN EKSISTING KETAHANAN AIR Keamanan

PENGELOLAAN BENDUNGAN

PENGELOLAAN BENDUNGAN PEMBANGUNAN BENDUNGAN BARU PENGELOLAAN BENDUNGAN EKSISTING KETAHANAN AIR Keamanan
PENGELOLAAN BENDUNGAN PEMBANGUNAN BENDUNGAN BARU PENGELOLAAN BENDUNGAN EKSISTING KETAHANAN AIR Keamanan

PEMBANGUNAN

BENDUNGAN

BARU

PENGELOLAAN BENDUNGAN PEMBANGUNAN BENDUNGAN BARU PENGELOLAAN BENDUNGAN EKSISTING KETAHANAN AIR Keamanan

PENGELOLAAN

BENDUNGAN

EKSISTING

BENDUNGAN BARU PENGELOLAAN BENDUNGAN EKSISTING KETAHANAN AIR Keamanan Bendungan Umur bendungan,
BENDUNGAN BARU PENGELOLAAN BENDUNGAN EKSISTING KETAHANAN AIR Keamanan Bendungan Umur bendungan,

KETAHANAN

AIR

Keamanan Bendungan

Umur bendungan, perubahan kondisi lingkungan bendungan, perubahan iklim, peningkatan intensitas gempa

Bendungan Umur bendungan, perubahan kondisi lingkungan bendungan, perubahan iklim, peningkatan intensitas gempa DOISP

DOISP

PROGRAM PERCEPATAN PEMBANGUNAN PLTA UNTUK PENINGKATAN

PROGRAM PERCEPATAN PEMBANGUNAN PLTA UNTUK PENINGKATAN 2. Pengembalian kapasitas mampu PLTA yang mengalami derating ke
2. Pengembalian kapasitas mampu PLTA yang mengalami derating ke kapasitas terpasang melalui pengerukan (dredging)
2.
Pengembalian
kapasitas mampu
PLTA yang
mengalami derating
ke kapasitas
terpasang melalui
pengerukan
(dredging) dan/atau
refurbishment
komponen PLTA
• Studi Pilot Project dredging
oleh PU dan WIKA di Waduk
Wonogiri
• Studi refurbishment oleh PLN
telah dilaksanakan dan perlu
review ulang
Upper Cisokan (4x260 MW)-
PLN telah mengeluarkan
dokumen lelang;

Asahan III (2x87 MW) - menunggu SK Kemenhut pengganti SK No. 44; Jatigede (110 MW)– Minggu ke II September 2014, PLN akan mengumumkan pemenang;

Rajamandala (47 MW) -GB Sep 2014;

Lodagung (1,3 MW)- GB Sep 2014, proses penetapan pengelola tenaga air ke Ditjen EBTKE;

Jatibarang (1,5 MW) – GB Okt 2014 setelah selesai izin prinsip& pengurusan PPA;

Pandan Duri (3 MW): GB Okt

2014

KETAHANAN ENERGI (DIREKTIF WAKIL PRESIDEN)

GB Okt 2014 KETAHANAN ENERGI (DIREKTIF WAKIL PRESIDEN) 1. Terobosan percepatan pembangunan PLTA Karangkates
1. Terobosan percepatan pembangunan PLTA Karangkates IV&V , Kesamben dan Lodoyo 4. • 3. Rapid
1.
Terobosan
percepatan
pembangunan PLTA
Karangkates IV&V
, Kesamben dan
Lodoyo
4.
3.
Rapid assessment
potensi kapasitas
PLTA dari 239 waduk
milik Kementerian PU
Membantu
percepatan perizinan
pembangunan
waduk-waduk dan
PLTA yang sedang
berjalan
Ground Breaking : • PLTA Karangkates IV&V (2x50 MW) dan Kesamben (37 MW): Pertengahan Nov
Ground Breaking :
• PLTA Karangkates
IV&V (2x50 MW) dan
Kesamben (37 MW):
Pertengahan Nov
2014
• PLTM Lodoyo-2 (9,5
MW): Awal Nov 2014
• Kemen PU telah melaksanakan Rapid Assessment pada bendungan milik Kementerian PU • IFC menawarkan
• Kemen PU telah
melaksanakan
Rapid Assessment
pada bendungan
milik Kementerian
PU
• IFC menawarkan
kerjasama
(Grant&Success fee)
RAPID ASSESSMENT • Dari 203 Waduk milik Kementerian PU telah dilaksanakan Rapid Assessment dan menghasilkan

RAPID ASSESSMENT

RAPID ASSESSMENT • Dari 203 Waduk milik Kementerian PU telah dilaksanakan Rapid Assessment dan menghasilkan 33
RAPID ASSESSMENT • Dari 203 Waduk milik Kementerian PU telah dilaksanakan Rapid Assessment dan menghasilkan 33

Dari

203

Waduk

milik Kementerian PU telah

dilaksanakan Rapid Assessment dan menghasilkan 33

waduk yang berpotensi sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air

Berdasarkan

33

waduk

hasil

Rapid

Assessment

tersebut, akan dilaksanakan Feasibility Study (Studi kelayakan) waduk yang akan digunakan sebagai PLTA

•

Hasil Feasibility Study diharapkan akan selesai pada bulan Desember 2014

PEMECAHAN MASALAH SEDIMENTASI PROGRAM PERCEPATAN PEMANFAATAN SUMBER DAYA AIR UNTUK PEMBANGUNAN PLTA Pengembalian kapasitas
PEMECAHAN MASALAH SEDIMENTASI
PEMECAHAN MASALAH SEDIMENTASI

PROGRAM PERCEPATAN PEMANFAATAN SUMBER DAYA AIR UNTUK PEMBANGUNAN PLTA

Pengembalian kapasitas mampu PLTA yang mengalami derating ke kapasitas terpasang melalui pengerukan (dredging)

ke kapasitas terpasang melalui pengerukan ( dredging ) • Studi Pilot Project dredging di Waduk Wonogiri
• Studi Pilot Project dredging di Waduk Wonogiri
• Studi Pilot Project dredging
di Waduk Wonogiri

Saat ini sedang dilakukan diskusi “Governance” mengenai pengerukan khususnya dalam hal pengelolaan disposal

•

Faktor biaya Dredging Metoda Volume pengelolaan disposal Dredging berkala (belum tentu lebih murah) Tidak hanya Dredging tapi Penanganan sedimentasi secara terpadu struktural dan non struktural)

Jatiluhur

Sempor

Krisak

Lahor

Greneng

Wadaslintang

Gongdang

Cengklik

Bening

Merancang

Gembong

Kedung Uling

Wonorejo

Karangkates

Tiu Kulit

Selorejo

Simo

Klego

Salomeko

Lodoyo

Lempake

Ketro

Wonogiri

Wlingi

Batutegi

Batujai

Tempuran

Sengguruh

Samboja

Penjalin

Pengga

Cipancuh

Nglangon

Plumbon

Sanggeh

Malahayu

Pacal

Darma

Way Jepara

Cacaban

Kalola

Sampean Baru

POTRET UMUM EFEKTIF WADUK
POTRET UMUM EFEKTIF WADUK
Jepara Cacaban Kalola Sampean Baru POTRET UMUM EFEKTIF WADUK 3,000,000 2,500,000 2,000,000 1,500,000 1,000,000 500,000

3,000,000

2,500,000

2,000,000

1,500,000

1,000,000

500,000

500,000

450,000

400,000

350,000

300,000

250,000

200,000

150,000

100,000

50,000

0

Design Capacity (MCM)350,000 300,000 250,000 200,000 150,000 100,000 50,000 0 Sisa Volume Eksisting 2013 (MCM) Current Capacity 2013

200,000 150,000 100,000 50,000 0 Design Capacity (MCM) Sisa Volume Eksisting 2013 (MCM) Current Capacity 2013
200,000 150,000 100,000 50,000 0 Design Capacity (MCM) Sisa Volume Eksisting 2013 (MCM) Current Capacity 2013

Sisa Volume Eksisting 2013 (MCM)200,000 150,000 100,000 50,000 0 Design Capacity (MCM) Current Capacity 2013 (10^3 CM) 5 1 -

Current Capacity 2013 (10^3 CM)

Volume Eksisting 2013 (MCM) Current Capacity 2013 (10^3 CM) 5 1 - 8 0 t h
Volume Eksisting 2013 (MCM) Current Capacity 2013 (10^3 CM) 5 1 - 8 0 t h
Volume Eksisting 2013 (MCM) Current Capacity 2013 (10^3 CM) 5 1 - 8 0 t h
Volume Eksisting 2013 (MCM) Current Capacity 2013 (10^3 CM) 5 1 - 8 0 t h
Volume Eksisting 2013 (MCM) Current Capacity 2013 (10^3 CM) 5 1 - 8 0 t h
Volume Eksisting 2013 (MCM) Current Capacity 2013 (10^3 CM) 5 1 - 8 0 t h
Volume Eksisting 2013 (MCM) Current Capacity 2013 (10^3 CM) 5 1 - 8 0 t h
Volume Eksisting 2013 (MCM) Current Capacity 2013 (10^3 CM) 5 1 - 8 0 t h
Volume Eksisting 2013 (MCM) Current Capacity 2013 (10^3 CM) 5 1 - 8 0 t h

51-80 th

> 100 th

10-20 th

21-30 th

31-40 th

41-50 th

81-90 th

91-100 th

HAL-HAL YANG PERLU MENJADI PERHATIAN Nexus ketahanan air-pangan dan energi harus disinergikan sejak tahap perencanaan

HAL-HAL YANG PERLU MENJADI PERHATIAN

HAL-HAL YANG PERLU MENJADI PERHATIAN Nexus ketahanan air-pangan dan energi harus disinergikan sejak tahap perencanaan
HAL-HAL YANG PERLU MENJADI PERHATIAN Nexus ketahanan air-pangan dan energi harus disinergikan sejak tahap perencanaan
Nexus ketahanan air-pangan dan energi harus disinergikan sejak tahap perencanaan Pendekatan ini mulai diterapkan
Nexus ketahanan air-pangan dan energi harus disinergikan sejak
tahap perencanaan
Pendekatan ini mulai diterapkan pada 50 (lima puluh) bendungan
yang akan dibangun pada periode 2015-2019
 Penanganan dan Pencegahan Problema Sedimentasi
 Evaluasi Keamanan Bendungan
 Penyediaan Sumber Daya Manusia
Partisipasi Masyarakat
PROGRAM TEROBOSAN SHARING PENDANAAN (PPP)
PROGRAM TEROBOSAN SHARING PENDANAAN (PPP)
PROGRAM TEROBOSAN
SHARING PENDANAAN (PPP)
SEWA BMN
SEWA BMN
PROGRAM TEROBOSAN SHARING PENDANAAN (PPP) SEWA BMN PLTM LODOYO II Kapasitas : 10 x 1,02 M

PLTM LODOYO II

Kapasitas : 10 x 1,02 MW Energi : 44 juta kWh / Th

II Kapasitas : 10 x 1,02 M W Energi : 44 juta kWh / Th PLTA

PLTA KARANGKATES IV&V

Kapasitas : 80,62 mW Energi : 93,87 juta kWh /Th

Kapasitas : 80,62 mW Energi : 93,87 juta kWh /Th PLTM BENDUNGAN JATIBARANG Kapasitas : 1,5

PLTM BENDUNGAN

JATIBARANG

Kapasitas : 1,5 mW

Energi : 93,87 juta kWh /Th PLTM BENDUNGAN JATIBARANG Kapasitas : 1,5 mW Program PPP Bendungan

Program PPP

Bendungan

Muara Juloi

284 MW

TERIMA KASIH

TERIMA KASIH
TERIMA KASIH
TERIMA KASIH
TERIMA KASIH