Anda di halaman 1dari 2

Universitas Tanpa Tembok Di Venezuela

Jumat, 23 Desember 2011 | 13:48 WIB 1 Komentar

Apa bayangan anda tentang universitas? komplek dengan bangunan tinggi


dan bertingkat-tingkat. Beberapa kampus dipagari dengan tembok tinggi.
Para pelajar berkompetisi dalam studi mereka. Aturan-aturan yang
menyerupai penjara. Mahasiswa-mahasiswa tak ubahnya dengan robot.
Tetapi, di Venezuela, sebuah revolusi sedang berlangsung dalam dunia pendidikan. Revolusi
telah mengubah orientasi pendidikan: pendidikan tidak lagi untuk tujuan profit dan
mencetak tenaga kerja murah, tetapi untuk mencerdaskan rakyat dan memanusiakan
manusia.
Tetapi revolusi pendidikan di Venezuela telah melangkah lebih jauh lagi: metode dan konsep
pendidikan pun berubah. Pendidikan tidak melulu formal dan mekanis, tetapi sekarang
diselenggarakan secara demokratis, egaliter, dan terintegrasi dengan rakyat atau komunitas.
Salah satu terobosan itu adalah pembentukan sekolah dokter bernama Medicina Integral
Comunitaria (MIC). Berbeda dengan sekolah dokter pada umumnya, MIC adalah
universitas tanpa tembok, yang melatih kaum muda untuk menjadi dokter di komunitasnya.
Sekolah ini terintegrasi pada dua misi sosial pemerintahan Chavez: program Mission Sucre
(program pendidikan) dan Barrio Adentro (program klinik kesehatan komunitas).
Siswa dari MIC adalah para pemuda dari lingkungan di sekitar klinik barrio adentro.
Sebagian besar mereka adalah pemuda-pemudi dari keluarga miskin. Pada pagi hari, siswa ini
membantu para dokter melayani pasien, seraya mempelajari bagaimana dokter merespon
kebutuhan kesehatan komunitas. Pada sore harinya, para siswa akan bertemu dengan para
pengajar MIC dalam sebuah klas formal dengan kurikulum sistematis. Para dokter muda ini
akan dididik paling cepat enam tahun.
Model MIC sebetulnya diambil dari pengalaman Kuba. Di Kuba, konsep ini dinamai
medicina general integral (MIG). Di tahun 1980an, sebagai upaya menjembatani layanan
kesehatan dengan keluarga, Kuba memulai program yang disebut Dokter Keluarga. Di situ,
dokter tinggal kantor medis kecil, sering disebut consultorio, yang berada di tengah
komunitas yang dilayaninya.
Di tahun 1990-an, Kuba berhadapan dengan tiga kontradiksi besar: kejatuhan Soviet, krisis
ekonomi Kuba, dan embargo AS. Kuba pun mengalami krisis pangan, energi dan obatobatan. Untuk mengatasi soal krisis di bidang kesehatan, Kuba dipaksa melahirkan dokter
lebih banyak. Inilah yang mendasari pembentukan medicina general integral (MIG).
Di Venezuela, konsep pendidikan dokter MIC dimula tahun 2005, dengan dukungan penuh
dokter-dokter Kuba. Saat itu, para dokter Kuba diberi tanggung-jawab ganda: tidak hanya

melayani pasien di klinik barrio adentro, tetapi juga mengajar sebagai tutor atau mentor di
pelatihan dokter komunitas.
Tujuan utama MIC mengintegrasikan pelatihan dokter keluarga ke dalam komunitas sebagai
upaya merespon kebutuhan medis seluruh rakyat, menggunakan sumber daya lokal, dan
mempromosikan penjagaan kesehatan preventif.
Keunggulan dari MIC terletak pada penyatuan antara teori dan praktek. Siswa tidak hanya
mendengar pemaparan dari para guru, tetapi langsung juga terlibat dalam melayani pasien
dengan bantuan dokter komunitas. Dengan begitu, mereka langsung memahami langkahlangkah pengobatan dasar.
MIC melahirkan jenis dokter yang berbeda dengan dokter pada umunya. Dokter yang
dilahirkan oleh MIC adalah humanis, sosialis, berkomitmen penuh melayani rakyat.
MIC sendiri, pada bulan Desember ini, akan mewisuda 8.250 sarjana gelombang pertama,
dan akan bertambah 6000 orang lagi pada tahun 2012 mendatang.
ULFA ILYAS

Artikel Terkait:

Dokter Komunitas Dan Revolusi Kesehatan Di Venezuela


ELAM, Sumbangan Kuba Untuk Kedokteran Dunia
Lebih dari 12.000 Mahasiswa Venezuela Aksi Mendukung Dokter
54 Tahun Revolusi Kuba
Dokter dan Kesehatan Rakyat