Anda di halaman 1dari 548

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN

REPUBLIK INDONESIA

LAPORAN HASIL PEMERIKSAAN BPK RI


ATAS
LAPORAN KEUANGAN PEMERINTAH DAERAH
KABUPATEN PURWOREJO
TAHUN 2012

LAPORAN HASIL PEMERIKSAAN


ATAS
LAPORAN KEUANGAN

Nomor :
Tanggal :

11A /LHP/BPK/XVIII.SMG/04/2013
24 April 2013

Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Purworejo TA 2012

DAFTAR ISI
Halaman
DAFTAR ISI...............................................................................................
LAPORAN

HASIL

PEMERIKSAAN

ATAS

LAPORAN

KEUANGAN...

LAPORAN KEUANGAN POKOK........................................................

1.

NERACA...........................................................................................

2.

LAPORAN REALISASI ANGGARAN...........................................

3.

LAPORAN ARUS KAS....................................................................

4.

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN.................................

Bab I

Pendahuluan...........................................................................

Bab II

Ekonomi Makro, Kebijakan Keuangan dan Pencapaian


Target Kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja
Daerah................................................................................

15

Bab III

Ikhtisar Pencapaian Kinerja Keuangan....................................

73

Bab IV

Kebijakan Akuntansi................................................................

77

Bab V

Penjelasan Pos-Pos Laporan Keuangan......

88

Bab VI

Penjelasan dan Informasi Non Keuangan.......

444

Bab VII

Penutup .

450

GAMBARAN UMUM PEMERIKSAAN...............................................

Badan Pemeriksa Keuangan RI Perwakilan Provinsi Jawa Tengah


i

451

BADAN PEMERIKSA KEUANGAN


REPUBLIK INDONESIA

LAPORAN HASIL PEMERIKSAAN


ATAS LAPORAN KEUANGAN

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan


dan Tanggung Jawab Keuangan Negara dan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2006
tentang Badan Pemeriksa Keuangan serta Undang-Undang terkait lainnya, BPK telah
memeriksa Neraca Pemerintah Kabupaten Purworejo tanggal 31 Desember 2012 dan
2011, Laporan Realisasi Anggaran dan Laporan Arus Kas untuk tahun yang berakhir
pada tanggal-tanggal tersebut serta Catatan atas Laporan Keuangan. Laporan keuangan
adalah tanggung jawab Pemerintah Kabupaten Purworejo. Tanggung jawab BPK terletak
pada pernyataan opini atas laporan keuangan berdasarkan pemeriksaan yang telah
dilakukan.
BPK melaksanakan pemeriksaan berdasarkan Standar Pemeriksaan Keuangan Negara.
Standar tersebut mengharuskan BPK merencanakan dan melaksanakan pemeriksaan agar
memperoleh keyakinan memadai bahwa laporan keuangan bebas dari salah saji material.
Suatu pemeriksaan meliputi pengujian bukti-bukti yang mendukung jumlah-jumlah dan
pengungkapan dalam laporan keuangan. Pemeriksaan juga meliputi penilaian atas prinsip
akuntansi yang digunakan dan estimasi signifikan yang dibuat oleh Pemerintah
Kabupaten Purworejo, penilaian atas kepatuhan terhadap ketentuan peraturan perundangundangan, penilaian atas keandalan sistem pengendalian intern yang berdampak material
terhadap laporan keuangan, serta penilaian penyajian atas laporan keuangan secara
keseluruhan. BPK yakin bahwa pemeriksaan tersebut memberikan dasar memadai untuk
menyatakan opini.
Dalam Laporan BPK Nomor 29A/ LHP/XVIII.SMG/05/2012 tanggal 22 Mei 2012, BPK
menyatakan opini, kecuali untuk dampak penyesuaian, jika ada, yang mungkin perlu
dilakukan atas investasi non permanen jika Pemerintah Kabupaten Purworejo memiliki
kebijakan akuntansi terkait penyisihan nilai investasi non permanen yang diragukan
tertagih untuk menilai investasi non permanen dan atas aset tetap jika Pemerintah
Kabupaten Purworejo telah melakukan inventarisasi dan mendokumentasikan rincian aset
tetap secara memadai, Neraca Pemerintah Kabupaten Purworejo per tanggal 31 Desember
2011, Laporan Realisasi Anggaran dan Laporan Arus Kas untuk tahun yang berakhir
pada tanggal tersebut serta Catatan atas Laporan Keuangan, menyajikan secara wajar,
dalam semua hal yang material, posisi keuangan Pemerintah Kabupaten Purworejo per
tanggal 31 Desember 2011, Realisasi Anggaran, Arus Kas untuk tahun yang berakhir
pada tanggal tersebut serta Catatan atas Laporan Keuangan, sesuai dengan Standar
Akuntansi Pemerintahan.

Badan Pemeriksa Keuangan RI Perwakilan Provinsi Jawa Tengah

2
Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Kabupaten Purworejo TA 2012

Pada tahun 2012, Pemerintah Kabupaten Purworejo telah melakukan penetapan


perubahan kebijakan akuntansi terkait penyisihan nilai investasi non permanen yang
diragukan tertagih, dan melakukan inventarisasi, penetapan status, penyesuaian penilaian
serta membuat dokumentasi administrasi rincian seluruh aset tetap dengan cukup
memadai. Pemerintah Kabupaten Purworejo tidak menyajikan kembali Laporan
Keuangan Pemerintah Kabupaten Purworejo Tahun 2011.
Menurut opini BPK, laporan keuangan tersebut di atas menyajikan secara wajar, dalam
semua hal yang material, posisi keuangan Pemerintah Kabupaten Purworejo tanggal 31
Desember 2012, Realisasi Anggaran, dan Arus Kas untuk tahun yang berakhir pada
tanggal tersebut serta Catatan atas Laporan Keuangan, sesuai dengan Standar Akuntansi
Pemerintahan.
Untuk memperoleh keyakinan yang memadai atas kewajaran laporan keuangan tersebut,
BPK melakukan pemeriksaan terhadap sistem pengendalian intern dan kepatuhan
terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan. Laporan Hasil Pemeriksaan atas
Sistem Pengendalian Intern dan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Kepatuhan terhadap
Ketentuan Peraturan Perundang-undangan disajikan dalam Laporan Nomor
11B/LHP/BPK/XVIII.SMG/04/2013 dan Nomor 11C/LHP/BPK/XVIII.SMG/04/2013
tanggal 24 April 2013, yang merupakan bagian tidak terpisahkan dari laporan ini.

BADAN PEMERI KSA KEUANGAN

REPUBLI K INDON ESIA

Perwakila n Provinsi Jawa Tenga h

Penang gung Jaw ab Pe meriksaa n,

M. Ali Asy har, SE., A k.

A kunta n Register Negara Nomor D-15.154

Badan Pemeriksa Keuangan RI Perwakilan Provinsi Jawa Tengah

PEMERINTAH KABUPATEN PURWOREJO


NERACA
Per 31 Desember 2012 dan 2011
(Dalam Rupiah)
No.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54
55
56
57
58
59
60

Uraian
ASET
ASET LANCAR
Kas dan Bank
Kas di Kas Daerah
Kas di Bendahara Pengeluaran
Kas di Bendahara Penerimaan
Kas di Bendahara BLU
Investasi Jangka Pendek
Piutang
Piutang
Piutang Lain-lain
Penyisihan Piutang Tak Tertagih
Persediaan
Belanja Dibayar Dibayar Dimuka
Jumlah Aset Lancar

Reff
5.1.1
5.1.1.a)
5.1.1.a).a
5.1.1.a).a.1
5.1.1.a).a.2
5.1.1.a).a.3
5.1.1.a).a.4
5.1.1.a).b
5.1.1.a).c
5.1.1.a).c
5.1.1.a).c
5.1.1.a).d
5.1.1.a).e

INVESTASI JANGKA PANJANG


Investasi Nonpermanen
Dana Bergulir
Penyisihan Dana Bergulir Diragukan Tertagih

5.1.1.b)

2012

2011

134.201.443.034,00
11.538.260.201,00
6.854.627.219,76
1.375.362.000,00
(1.416.552.197,30)
17.201.508.945,16
169.754.649.202,62

106.718.404.111,00
663.000,00
3.953.000,00
9.098.907.664,00
7.050.257.581,50
14.822.506.636,24
137.694.691.992,74

5.1.1.b).a

13.000.000.000,00
(825.780.057,00)

13.000.000.000,00
-

5.1.1.b).b

46.811.600.272,03
58.985.820.215,03

34.287.234.753,33
47.287.234.753,33

323.706.207.247,03
203.705.696.878,84
626.154.454.521,07
445.581.448.987,64
68.064.340.736,02
2.226.884.950,00
1.669.439.033.320,60

205.135.010.056,09
193.483.306.706,99
561.146.322.552,72
391.647.935.460,18
71.276.967.608,73
226.919.000,00
1.422.916.461.384,71

3.100.414.113,00
3.100.414.113,00

1.000.000.000,00
1.000.000.000,00

5.151.539.050,00
1.982.506.291,36
15.205.531.910,66
22.339.577.252,02
1.923.619.494.103,27

15.387.777.830,60
5.925.358.225,00
448.010.191,36
21.761.146.246,96
1.630.659.534.377,74

KEWAJIBAN
5.1.2
KEWAJIBAN JANGKA PENDEK
5.1.2.a)
Utang Perhitungan Fihak Ketiga (PFK)
5.1.2
Bagian Lancar Utang Dalam Negeri - Pemerintah Pu 5.1.2.a).a
Utang Jangka Pendek Lainnya
5.1.2.a).b
Jumlah I

2.796.033.785,50
2.796.033.785,50

110.388.907,54
2.957.838.707,00
3.068.227.614,54

KEWAJIBAN JANGKA PANJANG


Utang Dalam Negeri - Pemerintah Pusat
Jumlah II
Total Kewajiban ( I+II)

2.796.033.785,50

386.361.176,35
386.361.176,35
3.454.588.790,89

Investasi Permanen
Penyertaan Modal Pemerintah Daerah
Investasi Permanen Lainnya
Jumlah II
ASET TETAP
Tanah
Peralatan dan Mesin
Gedung dan Bangunan
Jalan, Irigasi, dan Jaringan
Aset Tetap Lainnya
Konstruksi dalam Pengerjaan
Akumulasi Penyusutan
Jumlah III

5.1.1.c)
5.1.1.c).a
5.1.1.c).b
5.1.1.c).c
5.1.1.c).d
5.1.1.c).e
5.1.1.c).f

DANA CADANGAN
Dana Cadangan
Jumlah IV

5.1.1.d)
5.1.1.d)

ASET LAINNYA
Tuntutan Ganti Rugi
Kemitraan dengan Pihak Ketiga
Aset Tak Berwujud
Aset Lain-Lain
Jumlah V
Total Aset (I+II+III+IV+V)

5.1.1.e)
5.1.1.e).a
5.1.1.e).b
5.1.1.e).c
5.1.1.e).d

5.1.2.b)
5.1.2.b).a

No.
61
62
63
64
65
66
67
68
69
70
71
72
73
74
75
76
77
78
79
80
81

Uraian
Reff
EKUITAS DANA
5.1.3
EKUITAS DANA LANCAR
5.1.3.a)
Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA)
5.1.3.a).a
Pendapatan yang Ditangguhkan
5.1.3.a).b
Cadangan Piutang
5.1.3.a).c
Cadangan Persediaan
5.1.3.a).d
Cadangan Belanja Dibayar Dimuka
Dana yang Harus Disediakan untuk Pembayaran Uta5.1.3.a).e
Jumlah I
EKUITAS DANA INVESTASI
5.1.3.b)
Diinvestasikan dalam Investasi Jangka Panjang
5.1.3.b).a
Diinvestasikan dalam Aset Tetap
5.1.3.b).b
Diinvestasikan dalam Aset Lainnya
5.1.3.b).c
Dana yang Harus Disediakan untuk Pembayaran Uta5.1.3.b).d
Jumlah II
EKUITAS DANA CADANGAN
5.1.3.c)
Diinvestasikan dalam Dana Cadangan
5.1.3.c)
Jumlah III
Total Ekuitas (I+II+III)
Total Kewajiban dan Ekuitas

2012

2011

145.739.703.235,00
6.813.437.022,46
17.201.508.945,16
(2.796.033.785,50)
166.958.615.417,12

115.795.161.775,00
3.953.000,00
7.050.257.581,50
14.822.506.636,24
(3.045.414.614,54)
134.626.464.378,20

58.985.820.215,03
1.669.439.033.320,60
22.339.577.252,02
1.750.764.430.787,65

47.287.234.753,33
1.422.916.461.384,71
21.761.146.246,96
(386.361.176,35)
1.491.578.481.208,65

3.100.414.113,00
3.100.414.113,00
1.920.823.460.317,77
1.923.619.494.103,27

1.000.000.000,00
1.000.000.000,00
1.627.204.945.586,85
1.630.659.534.377,74

BUPATI PURWOREJO

MAHSUN ZAIN

10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40

5
6
7
8
9

No.
1
2
3
4

5.2.1.3
5.2.1.3

5.2.2
5.2.2.1
5.2.2.1.a
5.2.2.1.b
5.2.2.1.c
5.2.2.1.d
5.2.2.1.e

BELANJA
BELANJA OPERASI
Belanja Pegawai
Belanja Barang dan Jasa
Bunga
Hibah
Bantuan Sosial
Jumlah I

5.2.1.2.c
5.2.1.2.c.1
5.2.1.2.c.2
5.2.1.2.c.3

5.2.1.2.b
5.2.1.2.b

5.2.1.2.a
5.2.1.2.a.1
5.2.1.2.a.2
5.2.1.2.a.3
5.2.1.2.a.4

5.2.1.2

5.2.1.1.c
5.2.1.1.d

Reff
5.2.1
5.2.1.1
5.2.1.1.a
5.2.1.1.b

LAIN-LAIN PENDAPATAN YANG SAH


Pendapatan Hibah
Jumlah VI
Total Pendapatan (I+V+VI)

Jumlah V (II+III+IV)

TRANSFER PEMERINTAH PUSAT - LAINNYA


Dana Penyesuaian
Jumlah III
TRANSFER PEMERINTAH PROPINSI
Pendapatan Bagi Hasil Pajak Daerah
Pendapatan Bagi Hasil Lainnya
Bantuan Keuangan Provinsi
Jumlah IV

PENDAPATAN TRANSFER
TRANSFER PEMERINTAH PUSAT - DANA
PERIMBANGAN
Dana Bagi Hasil Pajak
Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam
Dana Alokasi Umum
Dana Alokasi Khusus
Jumlah II

Uraian
PENDAPATAN
PENDAPATAN ASLI DAERAH
Pendapatan Pajak Daerah
Pendapatan Retribusi Daerah
Pendapatan Hasil Pengelolaan Kekayaan
Daerah yang Dipisahkan
Lain-lain PAD yang sah
Jumlah I

818.800.840.290,00
109.445.379.062,00
98.203.134,00
46.830.684.501,00
5.948.568.000,00
981.123.674.987,00

895.975.866,00
895.975.866,00
1.153.617.215.786,00

1.060.855.120.196,00

45.357.159.528,00
106.155.772,00
35.898.310.000,00
81.361.625.300,00

155.803.538.000,00
155.803.538.000,00

37.572.672.608,00
4.807.045.288,00
711.741.839.000,00
69.568.400.000,00
823.689.956.896,00

778.533.685.180,00
102.812.240.538,00
72.834.064,00
45.506.336.326,00
4.471.431.332,00
931.396.527.440,00

895.975.859,00
895.975.859,00
1.167.943.577.026,00

1.068.785.597.793,00

48.825.923.974,00
82.444.985,00
35.872.940.000,00
84.781.308.959,00

155.803.538.000,00
155.803.538.000,00

41.344.640.726,00
5.545.871.108,00
711.741.839.000,00
69.568.400.000,00
828.200.750.834,00

3.120.004.597,00
68.407.132.153,00
98.262.003.374,00

12.114.227.362,00
14.620.639.262,00

10.692.797.000,00
15.198.851.812,00
3.120.004.660,00
62.854.466.252,00
91.866.119.724,00

Realisasi 2012

Anggaran 2012

95,08
93,94
74,17
97,17
75,17
94,93

100,00
100,00
101,24

100,75

107,65
77,66
99,93
104,20

100,00
100,00

110,04
115,37
100,00
100,00
100,55

100,00
108,83
106,96

113,29
96,20

Porsentase (%)

PEMERINTAH KABUPATEN PURWOREJO


LAPORAN REALISASI ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH
Untuk Tahun Yang Berakhir Sampai Dengan 31 Desember Tahun 2012 Dan Tahun 2011
(Dalam Rupiah)

693.555.389.794
125.687.350.691
69.068.960
20.810.533.967
11.391.856.973
851.514.200.385

2.306.429.234
2.306.429.234
1.013.075.367.014

921.827.155.857,00

31.723.712.853
25.743.465.000,00
57.467.177.853,00

173.573.408.160
173.573.408.160

39.598.007.774
4.395.147.070
585.851.015.000
60.942.400.000
690.786.569.844

2.849.829.486
61.875.542.855
88.941.781.923

12.014.216.022
12.202.193.560

Realisasi 2011

No.
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54
55
56
57
58
59
60
61
62
63
64
65
66
67
68
69
70
71
72
73
74
75
76
77
78
79
5.2.3.2
5.2.3.2.a
5.2.3.2.b
5.2.3.2.c
5.2.3.2.d

PENGELUARAN PEMBIAYAAN
Pembentukan Dana Cadangan
Penyertaan Modal Pemerintah Daerah
Pembayaran Pokok Pinjaman - Pemerintah Pusat
Utang Perhitungan Pihak Ketiga (PPK)/Utang Belanja
Jumlah II
Total Pembiayaan (I-II)

SISA LEBIH PEMBIAYAAN ANGGARAN (SiLPA)

115.795.161.775,00
52.933.000,00
7.785.491,00
115.855.880.266,00

5.2.3
5.2.3.1
5.2.3.1.a
5.2.3.1.b
5.2.3.1.c

PEMBIAYAAN
PENERIMAAN PEMBIAYAAN
Penggunaan SiLPA
Penerimaan Kembali Pinjaman Daerah
Penerimaan Piutang Daerah
Jumlah I

6.000.000.000,00
9.368.000.000,00
497.361.178,00
15.865.361.178,00
99.990.519.088,00

(99.990.519.088,00)

3.000.000.000,00
43.645.582.230,00
46.645.582.230,00
1.253.607.734.874,00

48.091.689.008,00
48.091.689.008,00

701.778.600,00
29.348.758.549,00
94.656.808.250,00
50.936.257.600,00
2.103.185.650,00
177.746.788.649,00

Anggaran 2012

SURPLUS/DEFISIT (Total Pendapatan-Total Belanja)

5.2.2.4
5.2.2.1
5.2.2.1.a
5.2.2.1.b

5.2.2.3
5.2.2.3

BELANJA TAK TERDUGA


Belanja Tak Terduga
Jumlah III

TRANSFER
TRANSFER/BAGI HASIL PENDAPATAN
Bagi Hasil Pajak ke Desa
Bantuan Keuangan
Jumlah IV
Total Belanja (I+II+III+IV)

5.2.2.2
5.2.2.2.a
5.2.2.2.b
5.2.2.2.c
5.2.2.2.d
5.2.2.2.e
5.2.2.2.f

Reff

BELANJA MODAL
Belanja Tanah
Belanja Peralatan dan Mesin
Belanja Gedung dan Bangunan
Belanja Jalan, Irigasi dan Jaringan
Belanja Aset Tetap Lainnya
Belanja Aset Lainnya
Jumlah II

Uraian

145.739.703.235,00

2.100.414.113,00
9.368.000.000,00
496.750.084,00
11.965.164.197,00
103.926.966.069,00

115.795.161.775,00
89.183.000,00
7.785.491,00
115.892.130.266,00

41.812.737.166,00

2.816.895.675,00
42.539.997.104,00
45.356.892.779,00
1.126.130.839.860,00

272.500.000,00
272.500.000,00

627.801.500,00
25.976.340.853,00
70.872.004.121,00
49.954.464.766,00
1.674.308.401,00
149.104.919.641,00

Realisasi 2012

115.795.161.775

1.000.000.000
1.939.000.000
110.388.908
7.785.491
3.057.174.399
71.030.408.059

73.907.164.884
180.417.574
74.087.582.458

44.764.753.716

28.304.732.450
28.304.732.450
968.310.613.298

626.250.000
626.250.000

2.479.800
18.825.059.299
32.438.074.376
31.751.351.097
4.848.465.891
87.865.430.463

Realisasi 2011

MAHSUN ZAIN

BUPATI PURWOREJO

100,00
99,88
75,42
103,94

100,00
168,48
100,00
100,03

(41,82)

93,90
97,47
97,24
89,83

0,57
0,57

89,46
88,51
74,87
98,07
79,61
83,89

Porsentase (%)

PEMERINTAH KABUPATEN PURWOREJO


LAPORAN ARUS KAS
Untuk Tahun Yang Berakhir Sampai Dengan 31 Desember Tahun 2012 Dan Tahun 2011
(Dalam Rupiah)
No.
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42
43
44
45
46
47
48
49
50
51
52
53
54
55

Uraian
Arus Kas dari Aktivitas Operasi
Arus Masuk Kas
Pendapatan Pajak Daerah
Pendapatan Retribusi Daerah
Pendapatan Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah
yang Dipisahkan
Lain-lain PAD yang sah
Dana Bagi Hasil Pajak
Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam
Dana Alokasi Umum
Dana Alokasi Khusus
Dana Otonomi Khusus
Dana Penyesuaian
Pendapatan Bagi Hasil Pajak Daerah
Pendapatan Bagi Hasil Lainnya
Bantuan Keuangan Lainnya dari Propinsi
Pendapatan Hibah
Jumlah I
Arus Keluar Kas
Belanja Pegawai
Belanja Barang
Bunga
Subsidi
Hibah
Bantuan Sosial
Bantuan Keuangan
Belanja Tak Terduga
Bagi Hasil Pajak dan Retribusi ke Desa
Bantuan Keuangan ke Desa (ADD)
Jumlah II
Total Arus Kas dari Aktivitas Operasi (I-II)

Reff
5.3.1.a)
5.3.1.a).1
5.3.1.a).1.a
5.3.1.a).1.b
5.3.1.a).1.c
5.3.1.a).1.d
5.3.1.a).1.e
5.3.1.a).1.f
5.3.1.a).1.g
5.3.1.a).1.h
5.3.1.a).1.i
5.3.1.a).1.j
5.3.1.a).1.k
5.3.1.a).1.l
5.3.1.a).1.m
5.3.1.a).1.n
5.3.1.a).2
5.3.1.a).2.a
5.3.1.a).2.b
5.3.1.a).2.c
5.3.1.a).2.d
5.3.1.a).2.e
5.3.1.a).2.f
5.3.1.a).2.g
5.3.1.a).2.h

Arus Kas dari Aktivitas Investasi Aset Nonkeuangan


5.3.1.b)
Arus Masuk Kas
5.3.1.b).1
Pendapatan Penjualan atas Tanah
5.3.1.b).1.a
Pendapatan Penjualan atas Peralatan dan Mesin
5.3.1.b).1.b
Pendapatan Penjualan atas Gedung dan Bangunan 5.3.1.b).1.c
Pendapatan Penjualan atas Jalan, Irigasi dan Jaringan5.3.1.b).1.d
Pendapatan dari Penjualan Aset Tetap Lainnya
5.3.1.b).1.e
(Jumlah III)
Arus Keluar Kas
5.3.1.b).2
Belanja Tanah
5.3.1.b).2.a
Belanja Peralatan dan Mesin
5.3.1.b).2.b
Belanja Gedung dan Bangunan
5.3.1.b).2.c
Belanja Jalan, Irigasi dan Jaringan
5.3.1.b).2.d
Belanja Aset Tetap Lainnya
5.3.1.b).2.e
Belanja Aset Lainnya
5.3.1.b).2.f
(Jumlah IV)
Total Arus Kas dari Aktivitas Investasi Nonkeuangan (III-IV)
Arus Kas dari Aktivitas Pembiayaan
Arus Masuk Kas
Pinjaman Dalam Negeri
Penerimaan Kembali Pinjaman kepada Pemerintah
Daerah Lainnya
Penerimaan Kembali Dana Bergulir
Jumlah V

5.3.1.c)
5.3.1.c).1
5.3.1.c).1.a
5.3.1.c).1.b
5.3.1.c).1.c

2012

2011

12.114.227.362,00
14.620.639.262,00

12.014.216.022,00
12.202.193.560,00

3.120.004.597,00
12.823.120.123,00
41.344.640.726,00
5.545.871.108,00
711.741.839.000,00
69.568.400.000,00
155.803.538.000,00
48.825.923.974,00
82.444.985,00
35.872.940.000,00
895.975.859,00
1.112.359.564.996,00

2.849.829.486,00
12.017.231.096,00
39.598.007.774,00
4.395.147.070,00
585.851.015.000,00
60.942.400.000,00
173.573.408.160,00
31.723.712.853,00
25.743.465.000,00
2.306.429.234,00
963.217.055.255,00

761.289.351.974,00
73.614.487.851,00
72.834.064,00
45.506.336.326,00
4.471.431.332,00
272.500.000,00
2.816.895.675,00
42.539.997.104,00
930.583.834.326,00
181.775.730.670,00

679.031.099.963,00
100.055.298.195,00
69.068.960,00
20.810.533.967,00
11.391.856.973,00
626.250.000,00
28.304.732.450,00
840.288.840.508,00
122.928.214.747,00

261.810.000,00
230.550.000,00
73.746.500,00
566.106.500,00

117.920.000,00
49.834.980,00
18.172.500,00
185.927.480,00

627.801.500,00
25.976.340.853,00
64.735.537.021,00
49.954.464.766,00
1.674.308.401,00
142.968.452.541,00
(142.402.346.041,00)

2.479.800,00
18.825.059.299,00
26.887.679.176,00
31.751.351.097,00
4.848.465.891,00
82.315.035.263,00
(82.129.107.783,00)

7.785.491,00

22.150.000,00

89.183.000,00
96.968.491,00

180.417.574,00
202.567.574,00

No.
56
57
58
59
60
61
62
63
64
65
66
67
68
69
70
71
72
73
74
75
76
77
78
79
80
81

Uraian
Arus Keluar Kas
Pembentukan Dana Cadangan
Penyertaan Modal Pemerintah Daerah
Pembayaran Pokok Pinjaman - Pemerintah Pusat
Utang Kepada Pihak Ketiga (PPK)/Utang Belanja
Jumlah VI
Total Arus Kas dari Aktivitas Pembiayaan (V-VI)

Reff
5.3.1.c).2
5.3.1.c).2.a
5.3.1.c).2.b
5.3.1.c).2.c
5.3.1.c).2.d

Arus Kas dari Aktivitas Nonanggaran


Arus Masuk Kas
Penerimaan Perhitungan Fihak Ketiga (PFK)
Penerimaan Sisa Kas Bendahara Pengeluaran Tahun Lalu
Kiriman Uang Masuk Dari BLUD RSUD
Jumlah VII
Arus Keluar Kas
Pengeluaran Perhitungan Fihak Ketiga (PFK)
Jumlah VIII
Total Arus Kas dari Aktivitas Nonanggaran

5.3.1.d)
5.3.1.d).1
5.3.1.d).1.a
5.3.1.d).1.b
5.3.1.d).1.c

Kenaikan/Penurunan Kas
Saldo Awal Kas di BUD
Saldo Akhir Kas di BUD
Saldo Akhir Kas di Bendahara Pengeluaran
Saldo Akhir Kas di Bendahara Penerimaan
Saldo Akhir Kas di Bendahara BLU
Saldo Akhir Kas

5.3.1.e)
5.3.1.f)
5.3.1.g)

5.3.1.d).2
5.3.1.d).2

2012

2011

2.100.414.113,00
9.368.000.000,00
496.750.084,00
22.150.000,00
11.987.314.197,00
(11.890.345.706,00)

1.000.000.000,00
1.939.000.000,00
110.388.908,00
7.785.491,00
3.057.174.399,00
(2.854.606.825,00)

106.217.030.854,00
106.217.030.854,00

89.022.061.663,00
210.000,00
2.200.000.000,00
91.222.271.663,00

106.217.030.854,00
106.217.030.854,00
-

89.022.061.663,00
89.022.061.663,00
2.200.210.000,00

27.483.038.923,00
106.718.404.111,00
134.201.443.034,00
11.538.260.201,00
145.739.703.235,00

40.144.710.139,00
66.573.693.972,00
106.718.404.111,00
663.000,00
3.953.000,00
9.098.907.664,00
115.821.927.775,00

BUPATI PURWOREJO

MAHSUN ZAIN

9
Pemerintah Kabupaten Purworejo

PEMERINTAH KABUPATEN PURWOREJO


CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN
TAHUN ANGGARAN 2012

Bab I
Pendahuluan
Laporan Keuangan merupakan media Pertanggungjawaban Keuangan
Daerah pada akhir tahun anggaran atas pelaksanaan perencanaan dan program
kegiatan yang telah dituangkan dalam APBD. Selain dari itu karena Laporan
Keuangan merupakan tahap akhir dari siklus anggaran untuk suatu tahun anggaran
yang memuat data realisasi pelaksanaan APBD.
Dalam rangka pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan
dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2012, maka Pemerintah Kabupaten
Purworejo menyusun Laporan Keuangan Daerah yang meliputi :
1. Neraca
2. Laporan Realisasi Anggaran
3. Laporan Arus Kas
4. Catatan Atas Laporan Keuangan
1.1

Maksud dan Tujuan Penyusunan Laporan Keuangan


Maksud penyusunan Laporan Keuangan adalah untuk memenuhi
ketentuan Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan
Keuangan Daerah. Dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13
Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah yang telah
diubah dan disempurnakan dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor
59 Tahun 2007 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2012,
menyebutkan bahwa tujuan penyusunan laporan keuangan adalah :
a. Menyediakan informasi tentang posisi keuangan dan realisasi Anggaran
Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
b. Menyediakan dan menyampaikan laporan keuangan dan realisasi
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah kepada Dewan Perwakilan
Rakyat Daerah (DPRD) untuk diadakan pencermatan dan pembahasan
kemudian ditetapkan menjadi Peraturan Daerah tentang Laporan
Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja
Daerah.
Tujuan umum laporan keuangan adalah menyajikan informasi
mengenai posisi keuangan, realisasi anggaran, arus kas dan kinerja keuangan
suatu entitas keuangan yang bermanfaat bagi para pengguna dalam membuat
dan mengevaluasi keputusan mengenai alokasi sumber daya. Secara spesifik
tujuan pelaporan keuangan Pemerintah Kabupaten Purworejo adalah untuk
menyajikan informasi yang berguna bagi pengambilan keputusan dan untuk

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

10
Pemerintah Kabupaten Purworejo

menunjukkan akuntabilitas entitas pelaporan atas sumber daya yang dimiliki.


Untuk memenuhi tujuan umum, laporan keuangan menyediakan
informasi mengenai entitas pelaporan dalam hal aset, kewajiban, ekuitas
dana, pendapatan, belanja, transfer, pembiayaan dan arus kas.

1.2

Landasan Hukum Penyusunan Laporan Keuangan


Landasan hukum dari penyusunan Laporan Keuangan tersebut adalah :
a. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2003 Nomor 47,
Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4286);
b. Undang-undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara
(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan
Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355);
c. Undang-undang Nomor 15
Tahun 2004 tentang Pemeriksaan
Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 66, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4400);
d. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah
sebagaimana telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Undang-undang
Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Kedua atas Undang-undang
Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara
Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara
Republik Indonesia Nomor 4844);
e. Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan
antara Pusat dan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun
2004 Nomor 126, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 4438)
f.

Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan


Keuangan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005
Nomor 140, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor
4578);

g. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Laporan Keuangan


dan Kinerja Instansi Pemerintah (Lembaran Negara Republik Indonesia
Tahun 2006 Nomor 25, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia
Nomor 4614);
h. Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi
Pemerintah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor
123, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5165);
i.

Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2012 tentang Hibah (Lembaran


Negara Republik Indonesia Tahun 2012 Nomor 5, Tambahan Lembaran
Negara Republik Indonesia Nomor 5272);

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

11
Pemerintah Kabupaten Purworejo

j.

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 Tentang


Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana telah diubah dan
disempurnakan dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59
tahun 2007 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri
Nomor 13 Tahun 2006 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah
dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang
Perubahan Kedua atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun
2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah

k. Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun


2007 tentang Pokok-pokok
Pengelolaan Keuangan Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten Purworejo
Tahun 2007 Nomor 3);
l.

Peraturan Daerah Kabupaten Purworejo Nomor 4 Tahun 2008 tentang


Urusan Pemerintahan Daerah Kabupaten Purworejo (Lembaran Daerah
Kabupaten Purworejo Tahun 2008 Nomor 4);

m. Peraturan Daerah Kabupaten Purworejo Nomor 14 Tahun 2008 tentang


Organisasi dan Tata Kerja Perangkat Daerah Kabupaten Purworejo 2012
(Lembaran Daerah Kabupaten Purworejo Tahun 2008 Nomor 14);
n. Peraturan Daerah Kabupaten Purworejo Nomor 3 Tahun 2010 tentang
Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Tahun 2005-2025 (
Lembaran Daerah Kabupaten Purworejo Tahun 2010 Nomor 3);
o. Peraturan Daerah Kabupaten Purworejo Nomor 2 Tahun 2011 tentang
Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Tahun 2011-2015 (
Lembaran Daerah Kabupaten Purworejo Tahun 2011 Nomor 2);
p. Peraturan Daerah Kabupaten Purworejo Nomor 29 Tahun 2011 Tentang
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Purworejo Tahun
2012 tanggal 31 Desember 2011 (Lembaran Daerah Kabupaten
Purworejo Tahun 2011 Nomor 29);
q. Peraturan Daerah Nomor 15 Tahun 2012 Tentang Perubahan Anggaran
Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Purworejo Tahun Anggaran
2012 (Lembaran Daerah Tahun 2012 Nomor 14);
r.

Peraturan Bupati Purworejo Nomor 14.A Tahun 2008 tentang Pedoman


Pelaksanaan Penatausahaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah
Kabupaten Purworejo sebagaimana telah diubah dan disempurnakan
dengan Peraturan Bupati Purworejo Nomor 30 Tahun 2011 tentang
Perubahan Atas Peraturan Bupati Purworejo Nomor 14.A Tahun 2008
Tentang Pedoman Pelaksanaan Penatausahaan Anggaran Pendapatan dan
Belanja Daerah
Kabupaten Purworejo(Berita Daerah Kabupaten
Purworejo Tahun 2011.

s. Peraturan Bupati Purworejo Nomor 23.A Tahun 2011 tentang Rencana


Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Purworejo Tahun 2012
(Berita Daerah Kabupaten Purworejo Tahun 2011 Nomor 23.A);
t.

Peraturan Bupati Purworejo Nomor 37 Tahun 2011 tentang


Penganggaran, Pelaksanaan, dan Penatausahaan, Pertanggungjawaban,
dan Pelaporan serta Monitoring dan Evaluasi Hibah dan Bantuan Sosial

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

12
Pemerintah Kabupaten Purworejo

dari APBD Kabupaten Purworejo (Berita Daerah Kabupaten Purworejo


Tahun 2011 Nomor 36.1);
u. Peraturan Bupati Nomor 73 Tahun 2011 tentang Penjabaran Anggaran
Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Purworejo Tahun Anggaran
2012 (Berita Daerah Kabupaten Purworejo Tahun 2011 Nomor 29);
v. Peraturan Bupati Nomor 1 Tahun 2012 tentang Petunjuk Pelaksanaan
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Purworejo Tahun
Anggaran 2012 tanggal 11 Januari 2012 (Berita Daerah Kabupaten
Purworejo Nomor 1);
w. Peraturan Bupati Purworejo Nomor 6 Tahun 2012 tentang Perubahan
atas Peraturan Bupati Purworejo Nomor 73 Tahun 2011 tentang
Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten
Purworejo (Berita Daerah Kabupaten Purworejo Tahun 2012 Nomor 6);
x. Peraturan Bupati Purworejo Nomor 29 Tahun 2012 tentang Perubahan
Kedua atas Peraturan Bupati Purworejo Nomor 73 Tahun 2011 tentang
Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten
Purworejo (Berita Daerah Kabupaten Purworejo Tahun 2012 Nomor 29
3);
y. Peraturan Bupati Purworejo Nomor 35 Tahun 2012 tentang Perubahan
Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Purworejo Tahun
2012 (Berita Daerah Kabupaten Purworejo Tahun 2012 Nomor 35.A);

z. Peraturan Bupati Purworejo Nomor 41 Tahun 2012 tentang Perubahan


Ketiga atas Peraturan Bupati Purworejo Nomor 73 Tahun 2011 tentang
Penjabaran Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten
Purworejo (Berita Daerah Kabupaten Purworejo Tahun 2012 Nomor 41);
aa. Peraturan Bupati Purworejo Nomor 49 Tahun 2012 tentang Kebijakan
Akuntansi Pemerintah Kabupaten Purworejo 2012 (Berita Daerah
Kabupaten Purworejo Tahun 2012 Nomor 49);
bb. Nota Kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Purworejo dengan
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Purworejo Nomor
900/5150/2011 - 35/DPRD/2011 tentang Kebijakan Umum Anggaran
Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2012;
cc. Nota Kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Purworejo dengan
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Purworejo Nomor
900/5151/2010 - 36/DPRD/2011 tentang Prioritas dan Plafon Anggaran
Sementara Tahun Anggaran 2012;
dd. Nota Kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Purworejo dengan
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Purworejo Nomor
900/5797//2012 - 37/DPRD/2012 tanggal 2 Desember 2011 tentang
Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Purworejo Tentang Anggaran
Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2012.

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

13
Pemerintah Kabupaten Purworejo

ee. Nota Kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Purworejo dengan


Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Purworejo Nomor
900/4672//2012 - 24/DPRD/2012 tanggal 18 September 2012 tentang
Kebijakan Umum Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah
Tahun Anggaran 2012;
ff. Nota Kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Purworejo dengan
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Purworejo Nomor
900/4673//2012 - 25/DPRD/2012 tanggal 18 September 2012 tentang
Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara Perubahan Anggaran
Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2012.
gg. Nota Kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Purworejo dengan
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Purworejo Nomor
900/5123//2012 - 29/DPRD/2012 tanggal 11 Oktober 2012 tentang
Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Purworejo Tentang Perubahan
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2012.

1.3 Sistematika Penulisan Catatan atas Laporan Keuangan


Bab. I
Pendahuluan
1.1. Maksud dan tujuan penyusunan laporan keuangan
1.2. Landasan Hukum penyusunan laporan keuangan
1.3. Sistematika penulisan catatan atas laporan keuangan
Bab. II

Ekonomi makro, kebijakan keuangan, dan pencapaian target


kinerja APBD

2.1.
2.2.
2.3.
Bab. III.
3.1.

Ekonomi makro
Kebijakan Keuangan
Pencapaian Target Kinerja APBD
Ikhtisar pencapaian kinerja keuangan
Ikhtisar realisasi pencapaian target kinerja keuangan

3.2. Hambatan dan kendala yang ada dalam pencapaian target yang
telah ditetapkan
Bab.

IV. Kebijakan Akuntansi


4.1. Entitas Pelaporan
4.2. Basis akuntansi yang mendasari penyusunan laporan keuangan
4.3. Basis pengukuran yang mendasari penyusunan laporan keuangan
4.4. Penerapan kebijakan akuntansi berkaitan dengan ketentuan yang
ada dalam standar akuntansi pemerintah
Bab. V. Penjelasan Pos-pos laporan keuangan.
5.1. Rincian dan penjelasan masing-masing pos-pos pelaporan
keuangan
5.1.1. Aset
5.1.2. Kewajiban
5.1.3. Ekuitas Dana
5.2.1. Pendapatan
5.2.2. Belanja

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

14
Pemerintah Kabupaten Purworejo

5.2.3. Pembiayaan
5.3.1. Komponen-komponen laporan arus kas
5.4.1. Pengungkapan atas pos-pos asset dan kewajiban yang timbul
sehubungan dengan penerapan basis akrual atas pendapatan dan
belanja dan rekonsiliasinya dengan penerapan basis kas, untuk
entitas akuntansi/entitas pelaporan yang menggunakan basis
akrual
Bab. VI. Penjelasan atas informasi-informasi non keuangan
Bab. VII. Penutup

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

15
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Bab II

Ekonomi Makro, Kebijakan Keuangan


dan Pencapaian Target Kinerja Anggaran Pendapatan Belanja Daerah

2.1. Ekonomi Makro


2.1.1 Gambaran Umum Daerah
Kabupaten Purworejo merupakan bagian dari Propinsi Jawa
Tengah, yang secara geografis terletak pada posisi antara 1090 47 28
- 1100 8 20 Bujur Timur dan 7o 32 7o 54 Lintang Selatan. Luas
daerah adalah 1.034,82 km2 yang terdiri dari + 2/5 daerah dataran dan
3/5 daerah pegunungan dengan batas-batas wilayah adalah :
Sebelah utara

Sebelah timur
Sebelah selatan
Sebelah barat

:
:
:

Kabupaten Wonosobo dan Kabupaten


Magelang
Kabupaten Kulon Progo Propinsi DIY
Samudra Indonesia
Kabupaten Kebumen

Kabupaten Purworejo secara administrasi terbagi ke dalam


16 kecamatan yang terdiri dari 469 desa dan 25 kelurahan. Dari enam
belas kecamatan di Kabupaten Purworejo, kecamatan terjauh adalah
Kecamatan Bruno dengan jarak 35 km dari pusat kota, dan kecamatan
terdekat dari Purworejo adalah Kecamatan Banyuurip dengan jarak
dari pusat kota 4 km. Seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten
Purworejo telah terjangkau angkutan umum.
Keadaan rupa bumi (topografi) daerah Kabupaten Purworejo
secara umum dapat diuraikan sebagai berikut :
1. Bagian selatan merupakan daerah dataran rendah dengan
ketinggian antara 0 25 meter di atas permukaan air laut.
2. Bagian utara merupakan daerah berbukit-bukit dengan ketinggian
antara 25 1050 meter di atas permukaan air laut.
Sedangkan kemiringan lereng atau kelerengan di Kabupaten
Purworejo dapat dibedakan sebagai berikut :
1. Kemiringan 0 2% meliputi bagian selatan dan tengah wilayah
Kabupaten Purworejo,
2. Kemiringan 2 15% meliputi sebagian Kecamatan Kemiri,
Bruno, Bener, Loano, dan Bagelen,
3. Kemiringan 15 40% meliputi bagian utara dan timur wilayah
Kabupaten Purworejo,
4. Kemiringan > 40% meliputi sebagian Kecamatan Bagelen,
Kaligesing, Loano, Gebang, Bruno, Kemiri, dan Pituruh.

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

16
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Jenis tanah di Kabupaten Purworejo terdiri dari tanah


konsosiasi alluvial hidromorf; konsosiasi alluvial kelabu;Asosiasi
gley humus dan alluvial kelabu;komplek latosol coklat tua,latosol
coklat kemerahan dan litosol; Asosiasi latosol coklat kemerahan dan
latosol coklat tua ; komplek latosol merah kuning,latosol coklat tua
dan litosol; konsosiasi regosol coklat; konsosiasi regosol kelabu.
Posisi ketinggian Kabupaten Purworejo berkisar antara 0 meter
sampai 325 meter diatas permukaan laut.
Secara umum Kabupaten Purworejo mempunyai iklim tropis
dengan dua musim yaitu musim penghujan dan musim kemarau yang
datang setiap enam bulan silih berganti. Suhu rata-rata 200C 320C.
Sedangkan kelembaban rata-rata antara 70 90% dengan curah hujan
tertinggi pada bulan Desember sebesar 9.291 mm, diikuti bulan
Januari sebesar 7.849 mm.
2.1.2

Gambaran umum Demografis


Berdasarkan data empiris pada akhir tahun 2011 jumlah
penduduk Kabupaten Purworejo sejumlah 696.400 jiwa. Jika
dibandingkan dengan hasil Sensus Penduduk pada bulan Mei 2010
dan data empiris akhir tahun 2010 yaitu adalah 694.404 jiwa dan
695.427 jiwa, maka terjadi pertumbuhan penduduk sebesar 0,15% di
sepanjang akhir medio 2010 dan 0,14% sampai dengan akhir tahun
2011. Angka pertumbuhan penduduk tersebut jauh lebih rendah dari
rata-rata pertumbuhan penduduk di Provinsi Jawa Tengah yang
mencapai 0,81% dari empiris akhir tahun 2010 sampai dengan akhir
tahun 2011.
Dilihat dari persebarannya, Kecamatan Purworejo dan
Kecamatan Kutoarjo memiliki prosentase jumlah penduduk yang
paling besar yaitu 11,92% dan 8,37% dari jumlah penduduk
Kabupaten Purworejo. Sementara prosentase jumlah penduduk paling
kecil berada di Kecamatan Bagelen dan Kecamatan Kaligesing yaitu
4,13% dan 4,19% dari jumlah penduduk Kabupaten Purworejo
Sebagian besar Penduduk Purworejo berusia antara 1564
Tahun. Hal ini berarti penduduk usia produktif di Purworejo sangat
potensial sebagai modal dasar yang besar untuk pembangunan. Rasio
beban ketergantungan Kabupaten Purworejo dari data empiris di
tahun 2010-2011 adalah 56,42 dan 56.41. Pada tahun 2011
mengalami penurunan positif 0,01 pada angka 56.41 dimana artinya
100 penduduk usia produktif (15-64) rata-rata menanggung beban
56,41 penduduk usia tidak produktif (0-14 dan 65 keatas).

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

17
Pemerintah Kabupaten Purworejo
Perkembangan Besarnya Rasio Beban Ketergantungan
Kabupaten PurworejoTahun 2010-2011
Tahun
Kelompok Umur
2010

2011

0 sampai dengan 14

177.021

177.269

15 sampai dengan 64

444.654

445.226

73.802

73.905

56,42

56,41

65 keatas

Rasio Beban Ketergantungan (%)

Sumber: Purworejo Dalam Angka berbagai tahun terbitan


(diolah)Angka Beban
Angka Beban Ketergantungan jika dilihat dari data empiris
persebaran per kecamatan pada tahun 2011 maka kecamatan dengan
angka beban ketergantungan rendah adalah Kecamatan Purworejo dan
Kecamatan Kutoarjo yaitu 47,76 dan 54,50. Hal ini dikarenakan
Kecamatan Purworejo dan Kecamatan Kutoarjo masuk kategori kota
dimana lapangan pekerjaan tersedia relatif cukup banyak menyerap
tenaga kerja. Sedangkan angka beban ketergantungan kategori paling
tinggi berada di Kecamatan Bruno dan Kecamatan Ngombol yaitu
62,80 dan 62,02. Hal ini dikarenakan usia produktif di wilayah
tersebut banyak yang melakukan migrasi untuk bekerja ataupun
sekolah/kuliah setelah lulus SMP atau SMA.
Beban angka ketergantungan di tiap kecamatan tersebut di
atas sangat dipengaruhi oleh jumlah penduduk usia produktif dan non
produktif.
Dari data empiris tahun 2011 didapatkan bahwa
Kecamatan Purworejo memiliki jumlah penduduk produktif yang
paling banyak, sedangkan Kecamatan Bagelen yang paling sedikit.
Pada tahun 2011 Kepadatan penduduk Kabupaten Purworejo
rata-rata 672,97 orang/km2, meningkat 0,94 dari tahun 2010 sebesar
672,03 orang/km2.
Dengan demikian dapat dikatakan bahwa
penduduk di Kabuapten Purworejo semakin bertambah padat
walaupun relatif masih kecil yaitu belum mencapai 1 orang per km2.
Dari sisi kewilayahan, terdapat tiga kecamatan yang kepadatan
penduduknya di atas 1.000 orang/km2 yaity Kecamatan Purworejo
dengan 1.574,71 orang/km2, Kecamatan Kutoarjo 1.549,62
orang/km2 dan Kecamatan Bayan 1.057,59 orang/km2. Hal ini
disebabkan karena tiga kecamatan tersebut memang merupakan
kawasan Aglomerasi yaitu kawasan strategis tumbuh cepat Kota
Purworejo-Kota Kutoarjo. Sedangkan wilayah dengan kepadatan
penduduk paling rendah adalah Kecamatan Kaligesing dengan 390,05

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

18
Pemerintah Kabupaten Purworejo

orang/km2 dan Kecamatan Bruno dengan 399,65 orang/km2. Dua


kecamatan tersebut memang merupakan daerah dengan kondisi
geografis berupa pegunungan yang sebagian wilayahnya memiliki
hutan yang cukup luas.
Salah satu prioritas pembangunan nasional adalah perluasan
kesempatan kerja. Tenaga kerja merupakan salah satu modal dasar
pembangunan di daerah. Namun hal tersebut dapat menjadikan
masalah ketika jumlah angkatan kerja tidak sebanding atau lebih kecil
dari pada laju pertumbuhan lapangan kerja. Secara nanional di
pemerintah berupaya menekan angka pengangguran menjadi 5%-6%
sampai dengan 2014. Pengangguran yang menjadi ukuran adalah
menekan angka pengangguran terbuka, dimana dihitung dari besarnya
jumlah penduduk angkatan kerja (15-64 tahun) yang tidak bekerja
atau sedang mencari pekerjaan dibagi jumlah penduduk angkatan
kerja.
Data empiris tahun 2010 angka pengangguran terbuka di
Kabupaten Purworejo sebesar 2,31% sedangkan pada tahun 2011
relatif meningkat menjadi 2,32%. Namun demikian kondisi tersebut
masih relatif baik mengingat kondisinya jauh di bawah dari target
nasional.
Gambaran lebih detil mengenai penduduk usia 15 tahun ke atas
menurut jenis kegiatannya dapat dilihat pada tabel berikut:
Tabel :Penduduk Usia 15 Tahun Ke Atas menurut Jenis Kegiatan di
Kabupaten Purworejo Tahun 2010-2011
2010

Jenis Kegiatan

Bekerja

2011

Jumlah

198.625

142.699

341.324

7.454

4.544

19.506

Jumlah

65,84%

198.905

142.898

341.744

65,83%

11.998

2,31%

7.464

4.550

12.044

2,32%

21.099

40.605

7,83%

19.534

21.129

40.648

7,83%

6.443

77.993

84.436

16,29%

6.452

78.102

84.618

16,30%

20.643

19.399

40.042

7,72%

20.672

19.426

40.077

7,72%

252.672

265.733

518.405

100,00%

253.027

266.104

519.131

100,00%

Tidak Bekerja/
Pengangguran
(unemployment)
Sekolah (attending
school)
Mengurus Rumah
Tangga
(housekeeping)
Selain Kegiatan
Pribadi (others)
Jumlah

Sumber: Purworejo Dalam Angka berbagai tahun terbitan (diolah)


Penduduk Kabupaten Purworejo dilihat dari distribusi
pekerjaan berdasar lapangan usaha, pada tahun 2011 masih sama

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

19
Pemerintah Kabupaten Purworejo

dengan tahun 2010 yaitu yang terbesar adalah pada sektor pertanian
dan disusul sektor perdagangan. Berdasarkan data empiris tahun
2010 distribusi penduduk berdasarkan pekerjaan di sektor pertanian
mencapai 41,90% dan di sektor perdagangan mencapai 21,48%.
Kondisi tersebut di tahun 2011 masih relatif tetap prosentasenya.
Artinya menunjukan bahwa pergerakan pekerjaan utama penduduk
Kabupaten Purworejo dominan pada sektor pertanian yang didukung
sektor perdangangan, yang dapat diartikan pergerakan ke arah
agribisnis yang cukup baik.
Jika dilihat dari jenis kelamin, penduduk Kabupaten
Purworejo yang bekerja didominasi oleh penduduk jenis kelamin lakilaki secara umum. Namun di beberapa lapangan usaha yaitu di sektor
industri dan perdangan terlihat lebih banyak penduduk jenis kelamin
perempuan. Kondisi tersebut dikarenakan di Kabupaten Purworejo
terdapat beberapa industri besar seperti industri rokok dan garmen
yang prosentase tenaga kerja perempuannya cukup tinggi. Disamping
itu juga keberadaan UMKM dan industri rumah tangga yang cukup
banyak dengan tenaga kerja perempuan.
Salah satu ukuran kualitas yang dapat digunakan untuk
mengetahui sejauh mana kualitas pembangunan manusia yang telah
berhasil dicapai adalah dengan Human Development Index (HDI) atau
Indek Pembangunan Manusia (IPM). Dilihat dari kompleksitas
kualitas manusia, perkembangan IPM cenderung relatif lebih lambat
dari peningkatan sektor yang lain. Hal ini menandakan bahwa
peningkatan kualitas pembangunan manusia perlu didukung oleh
semua sektor pembangunan.
Artinya bahwa keberhasilan
pembangunan nasional sampai dengan daerah ditandai dengan IPM
yang baik.
IPM Kabupaten Purworejo dari data empiris tahun 20102011 cenderung meningkat yaitu 72,55 dan 72,91. Jika dibandingkan
dengan capaian IPM Provinsi Jawa Tengah, maka IPM Kabupaten
Purworejo relatif sudah berada di atas IPM Provinsi Jawa Tengah
yang hanya mencapai 72,49 pada tahun 2010 dan 72,91 di tahun
2011. Selanjutnya jika dibandingkan dengan 35 kabupaten/kota yang
ada di Jawa Tengah, maka Kabupaten Purworejo memiliki peringkat
yang relative bagus yaitu rangking 17 di tahun 2010-2011. Kondisi di
tahun 2011 ini relatif lebih baik dari beberapa kabupaten sekitar
seperti Kabupaten Magelang dengan IPM 72,49 dan rangking 18,
Kabupaten Kebumen dengan IPM 71,50 dan rangking 24, Kabupaten
Wonosobo dengan IPM 71,05 dan rangkin 30.
Komponen pembentuk indikator IPM ada 4 yaitu: Angka
Harapan Hidup, Angka Melek Huruf, Lama Sekolah serta
Pengeluaran per Kapita. Angka harapan hidup adalah perkiraan lama
hidup rata-rata penduduk dengan asumsi tidak ada perubahan pola
mortalitas (kematian) menurut umur. Angka ini adalah angka
pendekatan yang menunjukan kemampuan untuk bertahan hidup lebih

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

20
Pemerintah Kabupaten Purworejo

lama. Standar UNDP besarnya adalah 25 < x > 85 (minimal 25 tahun


dan maksimal 85 tahun). Pada tahun 2010 angka harapan hidup di
Kabupaten Purworejo adalah 70,52 tahun meningkat menjadi 70,78
tahun di tahun 2011. Kondisi ini lebih baik dari Provindi Jawa
Tengah yang hanya mencapai 71,55 di tahun 2011.
Angka melek huruf adalah proporsi penduduk berusia 15
tahun ke atas yang dapat membaca dan menulis dalam huruf latin ata
lainnya. Standar UNDP minimal 0% dan maksimal 100%. Pada
tahun 2010 angka melek huruf di Kabupaten Purworejo mencapai
91,51% meningkat menjadi 91,74% di tahun 2011. Kondisi ini lebih
baik dari Provindi Jawa Tengah yang hanya mencapai 90,34% di
tahun 2011.
Rata-rata lama sekolah adalah rata-rata jumlah tahun yang
dihabiskan oleh penduduk berusia 15 tahun ke atas untuk menempuh
semua jenis pendidikan formal yang pernah dijalani. Indikator ini
dihitung dari variabel pendidikan tertinggi yang ditamatkan dan
tingkat pendidikan yang sedang diduduki. Standar UNDP adalah
minimal 0 tahun dan maksimal 15 tahun. Pada tahun 2010 rata-rata
lama sekolah di Kabupaten Purworejo adalah 7,75 tahun meningkat
menjadi 7,84 tahun di tahun 2011. Kondisi ini lebih baik dari
Provindi Jawa Tengah yang hanya mencapai 7,24 tahun di tahun
2011.
Pengeluaran perkapita merupakan pengeluaran riil perkapita
yang telah disesuaikan untuk menggambarkan daya beli masyarakat.
Standar UNDP maksimal Rp737.720,00 yang merupakan proyeksi
dari daya beli tertinggi yang dicapai Jakarta pada tahun 2018 dengan
asumsi tingkat pertumbuhan daya beli sebesar 6,5% per tahun selama
periode 1993-2018. Untuk Kabupaten Purworejo pengeluaran riil
perkapita meningkat dari Rp634,970,00 di tahun 2010 menjadi
Rp636.340,00 di tahun 2011, namun pengeluaran per kapita
Kabupaten Purworejo masih relatif sedikit lebih rendah dari Provinsi
Jawa Tengah yang mencapai Rp640.540,00 di 2011.

2.1.3. Kondisi Ekonomi dan Potensi Unggulan Daerah


Kabupaten Purworejo adalah daerah agraris karena sebagian
besar penggunaan lahannya adalah pertanian, begitu pula mata
pencaharian penduduk sebagian besar sebagai petani.
Potensi pertanian dapat dilihat dari ketersediaan lahan dan
jumlah produksi hasil pertanian untuk beberapa komoditas unggulan
seperti padi, jagung, dan kedelai.
Luas areal produksi padi dalam kurun waktu tahun 20102012 berturut-turut 55.859, 54.759, dan 58.170 ha, atau tiap tahun
naik rata-rata 2,07%. Jumlah produksi padi dalam kurun waktu
tersebut adalah 304.155, 305.703, dan 324.456 ton atau tiap tahun
naik rata-rata 3,34%.

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

21
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Proporsi kebutuhan beras dan ketersediaan beras di


Kabupaten Purworejo adalah kebutuhan beras lebih kecil
dibandingkan ketersediaannya. Hal ini berarti Kabupaten Purworejo
merupakan daerah dengan tingkat ketahanan pangan baik atau surplus
beras.
Luas areal produksi jagung dalam kurun waktu tahun 20102012 berturut-turut 4.136, 2.969, dan 4.287 ha, atau naik rata-rata tiap
tahun 1,83%. Jumlah produksi jagung dalam kurun waktu tersebut
adalah 22.507, 17.748, dan 25.558 ton atau mengalami kenaikan ratarata tiap tahun 6,78%. Penurunan ini terkait banyaknya lahan areal
jagung yang dialihfungsikan untuk pertanian padi dan tanaman
hortikultura seperti tebu, kedelai dan yang lainnya.
Luas areal produksi kedelai dalam kurun waktu tahun 20102012 berturut-turut 1.244, 3.138, dan 3.613 ha, atau naik rata-rata tiap
tahun 95,22%. Jumlah produksi kedelai dalam kurun waktu tersebut
adalah 2.299, 5.210, dan 5.980 ton atau mengalami peningkatan ratarata tiap tahun 80,06%.
Potensi pertanian yang lain dari tanaman perkebunan di
Kabupaten Purworejo terdiri dari beberapa komoditas unggulan
seperti kelapa, cengkeh dan tebu.
Luas areal produksi kelapa dalam kurun waktu tahun 20102012 berturut-turut 17.967, 17.370, dan 17.831 ha, atau tiap tahun
menurun rata-rata 0,38%. Jumlah produksi kelapa dalam kurun waktu
tersebut adalah 23.994, 23.720, dan 24.967 ton atau tiap tahun
menurun rata-rata 2,03%.
Luas areal produksi cengkeh dalam kurun waktu tahun 20102012 berturut-turut 1.525, 1.505, dan 1.522 ha, atau secara rata-rata
menurun tiap tahun 1,35%. Jumlah produksi cengkeh dalam kurun
waktu tersebut adalah 120, 133, dan 521 ton atau mengalami lonjakan
mencapai 167,17%.
Luas areal produksi tebu dalam kurun waktu tahun 20102012 berturut-turut 467, 618, dan 676 ha, atau tiap tahun naik rata-rata
22,41%. Jumlah produksi tebu dalam kurun waktu tersebut adalah
2.791, 3.384, dan 3.275 ton atau tiap tahun naik rata-rata 8,68%.
Potensi unggulan di sektor peternakan di Kabupaten
Purworejo identik dengan Kambing Peranakan Etawan yang telah
ditetapkan menjadi salah satu ikon daerah. Kambing PE ini oleh
Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian telah dinyatakan
sebagai kambing asli Purworejo dengan sebutan kambing peranakan
etawa ras Kaligesing. Populasi kambing PE dalam kurun waktu
2010-2012 adalah 68.515, 65.515, dan 75.666 ekor, atau meningkat
tiap tahun rata-rata 5,22%.
Selain kambing PE, potensi unggulan peternakan yang lain
adalah populasi sapi, kambing dan beberapa unggas seperti ayam dan

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

22
Pemerintah Kabupaten Purworejo

itik.
Jumlah populasi sapi potong dalam kurun waktu tahun 20102012 mengalami kenaikan 8,48% berturut-turut dari 18.583, 20.488,
dan 21.735 ekor. Jumlah produksi daging sapi potong dalam kurun
waktu tersebut yaitu berturut-turut dari 503.160, 491.967, dan
499.622 kg, atau relatif menurun tiap tahun rata-rata 0,35%.
Jumlah populasi kambing dalam kurun waktu tahun 20102012 adalah 102.747, 102.744, dan 113.310 ekor atau naik tiap tahun
rata-rata 5,14%. Produksi daging kambing dalam kurun waktu
tersebut adalah 496.231, 492.336, dan 497.987 kg, atau naik tiap
tahun rata-rata 0,18%.
Produksi daging dalam kurun waktu 2010-2012 untuk ayam
buras adalah 1.292.290, 1.041.744, dan 1.346.752 kg. Daging ayam
ras mencapai 2.164.500, 2.205.380, dan 2.181.450 kg. Sedangkan
daging itik mencapai 227.937, 211.404, dan 210.544 kg.
Produksi telur dalam kurun waktu 2010-2012 untuk ayam
buras mencapai 178.093, 184.776, dan 376.614 kg. Telur ayam ras
mencapai 125.479, 165.575, dan 168.950 kg. Sedangkan telur itik
mencapai 448.067, 416.446, dan 380.132 kg.
Potensi unggulan sektor perikanan di Kabupaten Puworejo
meliputi perikanan laut atau perikanan tangkap dan perikanan darat.
Kabupaten Purworejo memiliki garis pantai sepanjang + 21,5 km
dengan lima Tempat Pelelangan Ikan (TPI) yaitu di desa Jatikontal,
Jatimalang, Pagak, Keburuhan, dan Kertojayan.
Jumlah produksi ikan laut dalam kurun waktu tahun 20102012 mengalami perubahan berturut-turut adalah 42.812, 61.238, dan
67.900 kg atau mengalami peningkatan rata-rata tiap tahun 29,3%.
Pada tahun 2012 nilai produksi ikan laut diperkirakan mencapai lebih
dari Rp. 1,7 milyar.
Luas tambak dalam kurun waktu tahun 2010-2012 adalah
136,25, 136, dan 136,3 Ha. Jumlah produksi tambak dalam kurun
waktu tersebut mencapai 282.381, 293.350, dan 312.400 kg, atau
mengalami kenaikan tiap tahun rata-rata 5,31%. Diperkirakan pada
tahun 2012 nilai produksi tambak mencapai lebih dari Rp. 3,1 milyar.
Luas kolam dalam kurun waktu tahun 2010-2012 adalah
152,5, 158,74, dan 174,3 ha dengan jumlah produksi ikan air
tawar/kolam dalam kurun waktu tahun tersebut berturut-turut yaitu
542.508, 580.470, dan 663.000 kg atau meningkat tiap tahun rata-rata
11,11%. Diperkirakan pada tahun 2012 nilai produksi ikan kolam
mencapai lebih dari Rp. 6,4 milyar.
Pembangunan sektor industri di Kabupaten Purworejo
bertujuan untuk menumbuhkembangkan industri kecil dan industri
rumah tangga, meningkatkan peran industri kecil dan menengah
dalam memperdayakan ekonomi kerakyatan, dan memperkuat

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

23
Pemerintah Kabupaten Purworejo

penguasaan teknologi peralatan dalam upaya pencapaian akses pasar


dan penguasaan modal.
Jenis industri secara umum dapat dibedakan menjadi empat
jenis yaitu industri besar dengan tenaga kerja lebih dari 100 orang,
industri sedang dengan tenaga kerja 20-99 orang, industri kecil
dengan tenaga kerja 5-19 orang dan industri rumah tangga dengan
tenaga kerja 1-4 orang.
Kabupaten Purworejo pada tahun 2010 terdapat 3 industri
besar, 18 industri sedang, 188 industri kecil dan 16.291 industri
rumah tangga dengan total penyerapan tenaga kerja mencapai 34.141
orang. Pada tahun 2011 relatif lebih baik dengan 4 industri besar
(bertambah perusahaan sumpit di Kec. Gebang), 19 industri sedang,
189 industri kecil dan 16.756 industri rumah tangga dengan total
penyerapan tenaga kerja mencapai 36.599 orang.
Salah satu kebijakan pembangunan daerah Kabupaten
Purworejo untuk sektor perdagangan adalah untuk memberdayakan
usaha mikro, kecil dan menengah, penyediaan sarana dan prasarana
pemasaran, pengembangan usaha dasar sebagai penyangga sumber
pendapatan asli daerah, meningkatkan pengawasan terhadap
peredaran barang dan jasa dalam rangka perlindungan konsumen.
Pada tahun 2011, sarana perdagangan di Kabupaten
Purworejo menurut jenisnya terdiri dari pasar tradisional 26 tempat,
pasar lokal/modern 28 tempat dan pasar hewan 2 tempat.
Dominasi destinasi pariwisata di Kabupaten Purworejo
masih didukung beberapa obyek wisata unggulan, seperti Pantai
Jatimalang, Goa Seplawan, Kawasan Geger Menjangan, Museum
Tosan Aji dan Kolam Renang Artha Tirta.
Dari data empiris tahun 2011 jumlah kunjungan wisata
terbanyak adalah obyek wisata Pantai Jatimalang yang mencapai
132.608 pengunjung. Selanjutnya berturut-turut adalah obyek wisata
Kolam Renang Artha Tirta sebanyak 32.436 pengunjung, Goa
Seplawan sebanyak 14.898 pengunjung, Kawasan Geger Menjangan
sebanyak 5.768 pengunjung, dan Museum Tosan Aji sebanyak 744
pengunjung. Total kunjungan wisata di tahun 2011 adalah 186.454
pengunjung yang semuanya masih merupakan wisatawan domestik.
2.2.3.

Pertumbuhan Ekonomi/PDRB
Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) adalah salah satu
bagian dari sistem neraca ekonomi regional yang didalamnya
merekam hasil-hasil dari kegiatan ekonomi di suatu wilayah dalam
periode tertentu (satu tahun). PDRB didefinisikan sebagai jumlah
nilai tambah yang dihasilkan oleh seluruh nilai barang dan jasa akhir
yang dihasilkan oleh seluruh unit ekonomi di suatu wilayah.
PDRB atas dasar harga berlaku menggambarkan nilai
tambah barang dan jasa yang dihitung menggunakan harga pada

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

24
Pemerintah Kabupaten Purworejo

setiap tahun. Sedangkan PDRB atas dasar harga konstan menunjukan


nilai tambah barang dan jasa yang dihitung menggunakan harga tahun
tertentu sebagai tahun dasar, dimana dalam periode tahun sampai
dengan tahun 2011 ini menggunakan tahun dasar tahun 2000.
PDRB atas dasar harga berlaku digunakan untuk melihat
pergeseran dan struktur ekonomi, sedangkan PDRB atas dasar harga
konstan digunakan untuk mengetahui pertumbuhan ekonomi dari
tahun ke tahun.
Dalam kurun waktu tahun 2010-2011 PDRB Kabupaten
Purworejo atas harga berlaku adalah 6.466.490,69 juta rupiah dan
meningkat menjadi 7.143.081,12 juta rupiah, atau meningkat tiap
tahun sebesar 10,46%. Sedangkan untuk PDRB atas dasar harga
konstan mencapai 3.016.597,82 juta rupiah di tahun 2010 menjadi
3.168.113,50 juta rupiah di tahun 2011, atau meningkat 5,02%.
Artinya bahwa jika dibandingkan dengan tahun dasar tahun 2000,
maka perkembangan PDRB atas dasar harga berlaku mencapai 3,78
kali dan untuk harga konstan mencapai 1,67 kali di tahun 2011.
2.2.4.

Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Purworejo


Kondisi perekonomian Kabupaten Purworejo selama era
otonomi relatif stabil dan tidak terjadi gejolak yang berarti. Tercatat
perekonomian tumbuh rata-rata sebesar 5,34% selama periode 5 tahun
yaitu tahun 2007-2011. Kondisi ini tidak lepat dari pengaruh kondisi
perekonomian secara nasional, yang secara berangsur-angsur
mengalami perbaikan setelah menghadapi krisis ekonomi di tahun
2008.
Laju pertumbuhan ekonomi Kabupaten Purworejo pada
tahun 2010 ke tahun 2011 adalah 5,01% dan meningkat menjadi
5,02%. Namun kondisi di tahun 2011 tersebut masih berada di bawah
pertumbuhan ekonomi Propinsi Jawa Tengah yang mencapai 6,014%.
Demikian juga jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi
nasional yang mencapai 6,5%, Kabupaten Purworejo masih berada di
bawah rata-rata nasional.
Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah,
dan Indonesia Tahun 2010-2011
2010

2011

Kabupaten Purworejo

Cakupan Wilayah

5,01

5,02

Provinsi Jawa Tengah

5,84

6,01

Indonesia

6,10

6,50

Sumber: PDRB Kab. Purworejo Tahun 2011


2.2.5.

Pertumbuhan Sektor Ekonomi Kabupaten Purworejo


Pada tahun 2010 semua sektor ekonomi di Kabupaten
Purworejo menunjukan pertumbuhan positif. Pertumbuhan terendah
dialami oleh sektor pertanian yang hanya mencapai 3,76% dan

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

25
Pemerintah Kabupaten Purworejo

pertumbuhan tertinggi oleh sektor jasa yang mencapai 6,90%. Pada


tahun 2011 pertumbuhan terendah pada sektor pertanian yang hanya
mencapai 2,30% sedangkan pertumbuhan tertinggi oleh sektor
pengangkutan dan komunikasi yang mencapai 7,64%. Kondisi
tersebut menunjukan trend positif tiap sektor dimana terjadi
pergesaran lebih merata, artinya pertumbuhan distribusi nilai tambah
barang dan jasa yang terjadi sepanjang tahun 2010-2011 relatif
dinamis. Terdapat pergeseran dari sektor pertanian ke arah beberapa
sektor seperti sektor perdagangan, sektor industri pengolah, sektor
angkutan dan sektor jasa. Hal ini sejalan dengan kebijakan daerah
yang mendorong terwujudnya daya saing sektor pertanian yang di
dukung oleh sektor lain seperti perdagangan dan industri dalam
koridor agrobisnis.
Pertumbuhan Sektor Ekonomi Kabupaten Purworejo Tahun 20102011
2010 (%)

2011 (%)

Pertanian

Sektor

3,76

2,30

Pertambangan dan Penggalian

3,98

3,08

Industri Pengolah

4,09

5,76

Listrik, Gas dan Air Bersih

6,66

4,51

Bangunan

5,17

5,87

Perdagangan, Hotel dan Restoran

5,63

6,48

Pengengkutan dan Komunikasi

5,70

7,64

Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan

5,39

6,76

Jasa-Jasa

6,90

6,79

5,01

5,02

PDRB

Sumber: PDRB Kab. Purworejo Tahun 2011

2.2.6.

Struktur Ekonomi Kabupaten Purworejo


Sebagaimana terlihat dalam pertumbuhan sektor ekonomi di
Kabupaten Purworejo bahwa telah terjadi pola pergeseran pada sektor
pertanian ke non pertanian yang lebih merata. Struktur ekonomi
Kabupaten Purworejo pada tahun 2011 masih didominasi oleh sektor
pertanian dimana dapat dilihat dari sumbangan dalam PDRB yang
mencapai 31,89%.
Perubahan struktur ekonomi tersebut perlu dilihat melalui
data empiris dalam kurun waktu yang relatif panjang untuk
mengetahui tingkat pergeseran tiap sektornya. Pergeseran dalam
struktur ekonomi di Kabupaten Purworejo jika diperbandingkan
antara tahun 2005 dengan tahun 2011, maka terlihat bahwa selama
periode tersebut peranan sektor pertanian sebagai penopang struktur
ekonomi kabupaten mulai bergeser ke arah jasa, perdagangan dan
industri.
Dengan demikian pengembangan wilayah di Kabupaten
Purworejo dengan memajukan sektor agribisnis relatif sudah dapat

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

26
Pemerintah Kabupaten Purworejo

berjalan dengan baik (on the track).


Struktur Ekonomi Kabupaten Purworejo menurut Tahun 2005 dan
2011
Sektor

2010

2011

(%)

(%)

Pertanian

33,41

31,89

Pertambangan dan Penggalian

2,13

1,95

Industri Pengolah

10,22

9,74

Listrik, Gas dan Air Bersih

0,78

0,78

Bangunan

5,75

5,88

Perdagangan, Hotel dan Restoran

16,58

16,59

Pengengkutan dan Komunikasi

6,93

6,89

Keuangan, Persewaan dan Jasa Perusahaan

6,14

6,31

Jasa-Jasa

18,07

19,97

100

100

PDRB

Sumber: PDRB Kab. Purworejo Tahun 2011


2.2.7.

PDRB per Kapita


PDRB per kapita berbeda dengan pendapatan per kapita.
PDRB per kapita menunjukan kemampuan masyarakat dalam
menghasilkan nilai tambah, sedangkan pendapatan perkapita
menunjukan besarnya pendapatan yang diterima masyarakat atas
penggunaan faktor produksi yang dimiliki di suatu wilayah tertentu
pada waktu tertentu.
Pada tahun 2010 nilai PDRB per kapita Kabupaten
Purworejo mencapai Rp. 9.299.166,25 dan meningkat menjadi
10.257.226,13 pada tahun 2011. Namun kondisi di tahun 2011
tersebut masih berada di bawah PDRB per kapita Provinsi Jawa
Tengah yang mencapai Rp. 15.376.170,75 maupun skala nasional
yang mencapai Rp. 30.812.926,11.
PDRB per Kapita Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah
dan Indonesia Tahun 2010-2011
2010

2011

Kabupaten Purworejo

Cakupan Wilayah

9.299.166,25

10.257.226,13

Provinsi Jawa Tengah

13.723.286,15

15.376.170,75

Indonesia

27.084.008,20

30.812.926,11

Sumber: PDRB Kab. Purworejo Tahun 2011

2.2.8.

Indikator Ketimpangan Regional


Kondisi pertumbuhan ekonomi di suatu wilayah perlu dilihat
dari sisi pemerataan pembangunan di masing-masing wilayah
pendukung.
Hal tersebut diperuntukan untuk dapat menekan
timbulnya kesejangan pembangunan kewilayahan khususnya yang

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

27
Pemerintah Kabupaten Purworejo

disebut dengan ketimpangan wilayah. Ketimpangan itu sendiri terjadi


salah satunya karena akibat dari kegiatan ekonomi yang belum
merata. Ketimpangan pembangunan tersebut dapat dianalisis dengan
menggunakan indeks ketimpangan regional yang dinamakan indeks
ketimpangan Williamson. Indeks ini dihitung dengan menggunakan
komponen utama yaitu PDRB per Kapita serta jumlah penduduk
masing-masing kecamatan. Angka indeks ketimpangan Williamson
yang semakin kecil atau mendekati nol menunjukan ketimpangan
yang semakin kecil atau dengan kata lain semakin merata, dan apabila
semakin besar atau semakin jauh dari nol menunjukan ketimpangan
yang semakin melebar.
Indek ketimpangan Williamson dapat dilihat dari dua
pendekatan, yaitu melalui indek ketimpangan menurut lapangan usaha
dan indek ketimpangan menurut kewilayahan atau antar kecamatan.
Indek ketimpangan menurut lapangan usaha menunjukan tingkat
ketimpangan yang terjadi antar sembilan kelompok lapangan usaha
yang ada di seluruh wilayah kabupaten.
Sedangkan indek
ketimpangan kewilayahan atau antar kecamatan menunjukan tingkat
ketimpangan yang terjadi antar wilayah kecamatan.
Jika dilihat menurut lapangan usaha, Indeks ketimpangan
menurut lapangan usaha di Kabupaten Purworejo dari data empiris
tahun 2010-2011 menunjukan grafik sedikit meningkat yaitu dari
0,6912 menjadi 0,74613. Artinya bahwa terjadi kesenjangan menurut
lapangan usaha di Kabupaten Purworejo dimana beberapa sektor
terjadi penguatan dan menjadi sangat dominan dalam mendukung
pertumbuhan ekonomi antar wilayah sektoral kecamatan sementara
sektor yang lain berada di bawah rata-rata umum kabupaten. Jika
dicermati maka sektor pertanian, industri, dan perdagangan dan jasa
masih merupakan sektor dominan di Kabupaten Purworejo. Kondisi
ini dapat dikatakan masih sejalan dengan visi misi daerah dimana
menkankan pada pembangunan menuju daerah agribisnis.
Jika dilihat menurut kewilayahan, ketimpangan antar
kecamatan di Kabupaten Purworejo secara makro terdapat
kesenjangan kewilayahan khususnya antara beberapa wilayah
kecamatan yang secara geografis berada di dataran tinggi dengan
beberapa wilayah kecamatan yang berada di daerah dataran rendah
dan datar yang sebagian diantaranya merupakan kota pusat
pertumbuhan. Indeks ketimpangan wilayah kecamatan Kabupaten
Purworejo dari data empiris tahun 2010-2011 justru menunjukan
grafik menurun yaitu 0,3800 menjadi 0,37141 menurut PDRB atas
dasar harga berlaku. Kondisi ini menunjukan bahwa pemerataan
pembangunan antar kecamatan yang dihitung berdasar kondisi
empiris di tahun 2011 relatif lebih merata dari tahun sebelumnya.
Jika dilihat dari pertumbuhan indek ketimpangan wilayah berdasar
PDRB atas dasar harga konstan tahun 2000, perkembangan
kesenjangan antar wilayah di tahun 2010-2011 juga mengalami

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

28
Pemerintah Kabupaten Purworejo

penurunan yaitu 0,3500 menjadi 0,34209. Artinya bahwa walaupun


beberapa kecamatan relatif berada di bawah kondisi secara umum
rata-rata wilayah yang lainnya namun proses akumulasi dan
mobilisasi sumber-sumber berupa akumulasi modal, ketrampilan
tenaga kerja dan sumber daya alam yang dimiliki oleh suatu daerah
tidak menjadi pemicu kesenjangan dalam laju pertumbuhan ekonomi
wilayah yang bersangkutan. Adanya heterogenitas dan beragam
karakteristik suatu wilayah dapat disimpulkan terjadi proses saling
mendukung (backward and forward linkage) antar wilayah sehingga
menyebabkan tidak terjadinya kecenderungan konsentrasi aktivitas
ekonomi secara parsial yang memunculkan kondisi ketimpangan
sektoral antar daerah di Kabupaten Purworejo.
2.2.8.1. Inflasi
Kondisi perekonomian daerah tidak bisa lepas dari pengaruh
inflasi yang terjadi dalam kurun waktu tertentu, terutama pengaruh
kebijakan makro oleh pemerintah secara nasional.
Inflasi
menunjukan tingkat perkembangan harga serta kestabilan
perekonomian di suatu wilayah. Dengan mencermati tingkat inflasi
yang terjadi di suatu wilayah tertentu dari waktu ke waktu akan
diketahui tingkat perkembangan harga dan kestabilan perekonomian
di wilayah tersebut.
Inflasi Kabupaten Purworejo sepanjang tahun 2012
mencapai 3,66%. Jika dibandingkan dengan tahun 2010 dan 2011
yang un 2011, namun masih di bawah inflasi Provinsi Jawa Tengah
yang mencapai 4,24% dan Nasional yang mencapai 4,30%. Laju
inflasi tersebut sangat dipengaruhi oleh kondisi ekonomi regional dan
nasional yang berimbas setiap bulan di daerah. Hal ini terlihat bahwa
inflasi di tingkat regional Jawa Tengah dan Nasional juga mengalami
kenaikan di tahun 2012.
Dilihat dari persebaran inflasi menurut kelompok barang dan
jasa pada tiga tahun terakhir, maka kelompok makanan jadi,
minuman, rokok dan tembakau menjadi pemicu inflasi pada akhir
tahun 2012 yang mencapai 8,09%. Distribusi inflasi per kelompok
barang dan jasa dapat dilihat pada table berikut:
Inflasi Kabupaten Purworejo menurut Kelompok Barang dan Jasa
Tahun 2010-2012
No.

Kelompok Barang dan Jasa

Bahan Makanan

2010

2011

2012

23,16

3,11

3,52

Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau

4,01

2,53

8,09

Perumahan, Air, Listrik, Gas dan Bahan bakar

3,81

2,48

2,34

Sandang

5,81

7,03

1,93

Kesehatan

1,23

2,03

3,99

Pendidikan, Rekreasi dan Olahraga

1,91

2,15

1,59

Transport, Komunikasi dan Jasa keuangan

1,07

0,51

1,13

Inflasi Umum

7,56

2,52

3,66

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

29
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Sumber: Indeks Harga Konsumen dan Inflasi Kota Purworejo dari


beberapa tahun terbitan.
Secara regional Jawa Tengah laju inflasi Kabupaten
Purworejo relatif cukup baik. Di Provinsi Jawa Tengah terdapat
empat daerah yang dijadikan Kota Survey Biaya Hidup (SBH) yaitu
Kabupaten Banyumas khususnya Purwokerto, Kota Surakarta, Kota
Semarang dan Kota Tegal. Empat daerah ini yang menjadi barometer
tingkat perkembangan harga serta kestabilan perekonomian wilayah
regional di Jawa Tengah. Jika dibandingkan dengan empat kota SBH
tersebut, laju inflasi Kabupaten Purworejo masih lebih rendah dari
Purwokerto dan relatif lebih mendekati Tegal. Jika dibandingkan
dengan daerah sekitar, laju inflasi Kabupaten Purworejo tahun 2012
masih sedikit lebih tinggi dari Kabupaten Magelang. Namun
demikian tetap dapat kita simpulkan bahwa Kabupaten Purworejo
memiliki perkembangan harga dan stabilitas perekonomian di
Kabupaten Purworejo relatif cukup baik.
Perkembangan laju inflasi Kabupaten Purworejo, Kabupaten
Sekitar, Empat Kota Survey Biaya Hidup (SBH), Provinsi Jawa
Tengah dan Nasional Tahun 2010-2012 dapat dilihat pada tabel
berikut:
Perkembangan Laju Inflasi Kabupaten Purworejo, Kabupaten
Sekitar, Empat Kota Survey Biaya Hidup (SBH), Provinsi Jawa
Tengah dan Nasional Tahun 2010-2012
No.

2.1

Daerah

2010

2011

2012

1.

Kab. Purworejo

7,56

2,52

3,66

2.

Kab. Kebumen

8,36

4,52

4,64

3.

Kab. Magelang

8,25

2,64

2,36

4.

Kab. Temanggung

7,35

2,42

4,73

5.

Empat Kota SBH


Purwokerto

6,04

3,40

4,73

Surakarta

6,65

1,93

2,87

Semarang

7,11

2,87

4,85

Tegal

6,73

3,79

3,09

6.

Provinsi Jawa Tengah

6,88

2,68

4,24

7.

Nasional

6,96

3,79

4,30

Sumber: Indeks Harga Konsumen dan Inflasi Kota Purworejo dari


beberapa tahun terbitan.
Kebijakan Keuangan Daerah
Kebijakan umum pengelolaan keuangan daerah di Kabupaten
Purworejo mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun
2007 tentang Pokok-pokok Pengelolaan Keuangan Daerah. Pada pasal 3
Perda dimaksud. dinyatakan bahwa pengelolaan keuangan daerah
adalah keseluruhan kegiatan yang meliputi perencanaan, pelaksanaan,
penatausahaan, pelaporan, pertanggungjawaban, dan pengawasan

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

30
Pemerintah Kabupaten Purworejo

keuangan daerah. Keuangan daerah dikelola dengan tertib, taat pada


peraturan perundang-undangan, efisien, ekonomis, efektif, transparan,
dan bertanggung jawab dengan memperhatikan asas keadilan,
kepatutan, dan manfaat untuk masyarakat. Pengelolaan keuangan
daerah dilaksanakan dalam suatu sistem yang terintegrasi diwujudkan
dalam APBD yang setiap tahun ditetapkan dengan Peraturan Daerah.
Selain mengacu Perda dimaksud, penyusunan APBD Tahun Anggaran
2012 juga berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor
22 Tahun 2011 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan
dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2012.
APBD Kabupaten Purworejo Tahun Anggaran 2012 ditetapkan
dengan
Peraturan Daerah Kabupaten Purworejo Nomor 29 Tahun 2011 Tentang
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Purworejo Tahun
2012 tanggal 31 Desember 2011 (Lembaran Daerah Kabupaten
Purworejo Tahun 2011 Nomor 29). A. APBD tersebut merupakan salah
satu tahapan dalam pengelolaan keuangan daerah untuk masa 1 (satu)
tahun anggaran terhitung mulai 1 Januari sampai 31 Desember 2012.
Selain itu, APBD juga sebagai rencana operasional tahunan yang
disusun berdasarkan pendekatan kinerja, artinya sistem anggaran
tersebut berorientasi pada pencapaian hasil dengan alokasi dana
berdasarkan target yang ditetapkan danberpedoman pada Rencana Kerja
Pemerintah Daerah (RKPD), Kebijakan Umum APBD (KUA) dan
Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran
2012.
Penentuan prioritas program dan kegiatan pada masing-masing
Satuan Kerja Perangkat Daerah didasarkan pada rasionalisasi dan
sinkronisasi program dari Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi,
Pemerintah Kabupaten, dan seluruh pemangku kepentingan di
Kabupaten Purworejo melalui Musyawarah Rencana Pembangunan
(Musrenbang) dengan memperhatikan kesesuaian tugas pokok dan
fungsi satuan kerja dalam pencapaian kinerja yang diinginkan dengan
mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah.
2.2.1.

Kebijakan Umum Anggaran


Kebijakan Umum APBD (KUA) Tahun Anggaran
2012 disusun untuk memberikan arah yang jelas dalam
penyusunan APBD Tahun Anggaran 2012, baik menyangkut
kebijakan anggaran pendapatan, belanja maupun pembiayaan
didasarkan pada asumsi-asumsi yang dibuat dengan
mempertimbangkan perkembangan keadaan, utamanya yang
terkait dengan kondisi ekonomi makro daerah, dengan asumsi
antara lain :
1. Asumsi dasar yang digunakan dalam APBN
Penyusunan APBD Kabupaten Purworejo Tahun Anggaran

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

31
Pemerintah Kabupaten Purworejo

2012 mempertimbangkan beberapa asumsi ekonomi makro


untuk APBN Tahun Anggaran 2012, yaitu:

a. Pertumbuhan
sekitar 6,7%,

ekonomi

berkelanjutan

diperkirakan

b. Laju inflasi diperkirakan sekitar 5,3%;


c. Tingkat kemiskinan diperkirakan 10,5 11,5 %;
d. Tingkat pengangguran terbuka 6,4 6,6% dari jumlah
angkatan kerja.
2. Laju Inflasi
Laju inflasi pada tahun 2012 diprediksikan sebesar 7%
sebagaimana asumsi yang digunakan dalam RKPD Tahun
2012.
Dalam Kebijakan Umum Perubahan, laju inflasi yang
semula direncanakan sebesar 7 %, disesuaikan menjadi
sebesar 6,39.
3. Pertumbuhan PDRB
Pertumbuhan PDRB yang semula direncanakan sampai
dengan akhir tahun 2012 sebesar 5,06%, disesuaikan
menjadi sebesar 5,14%.
4. Lain-lain Asumsi
Beberapa asumsi lain yang juga turut dipertimbangkan
dalam Kebijakan Umum APBD (KUA) Tahun Anggaran
2012, antara lain:
a. Pendapatan daerah yang berasal dari Pemerintah,
utamanya Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana
Alokasi Khusus (DAK) diasumsikan tidak akan
berbeda dengan alokasi yang akan ditetapkan oleh
Pemerintah, sedangkan pendapatan dari dana bagi hasil
pajak dan bukan pajak naik daripada tahun anggaran
2011. Bantuan keuangan dari Pemerintah Provinsi
Jawa Tengah diasumsikan tetap. Adapun Pendapatan
Asli Daerah direncanakan sesuai target dan telah
diklarifikasi dengan SKPD penghasil.
b. Tidak ada perubahan kebijakan Pemerintah maupun
Provinsi Jawa Tengah yang berpengaruh secara drastis
pada penurunan pendapatan daerah Kabupaten
Purworejo atau peningkatan belanja yang sangat besar
tanpa diikuti peningkatan kemampuan keuangan
daerah.

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

32
Pemerintah Kabupaten Purworejo

c.

Tidak ada perubahan Susunan Organisasi dan Tata


Kerja Perangkat Daerah yang berpengaruh secara
siginifikan terhadap penyusunan APBD secara
keseluruhan baik dari sisi pendapatan maupun belanja.

d. SILPA yang digunakan adalah angka yang layak


berdasarkan prediksi yang wajar atas keadaan kas
daerah pada akhir tahun anggaran 2011.
Adapun asumsi lain yang juga turut dipertimbangkan dalam
Kebijakan Umum APBD Perubahan (KUA Perubahan)
Tahun Anggaran 2012 antara lain :
a. Peningkatan pendapatan daerah yang berasal dari
Pemerintah Pusat dan Pemerintah Provinsi disesuaikan
dengan alokasi yang ditetapkan oleh pejabat terkait,
sedangkan pendapatan asli daerah disesuaikan dengan
potensi dari sumber pendapatan masing-masing.
b. Tidak ada perubahan kebijakan Pemerintah maupun
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang berpengaruh
secara drastis pada penurunan pendapatan daerah
Kabupaten Purworejo atau peningkatan belanja yang
sangat besar tanpa diikuti peningkatan kemampuan
keuangan daerah;
c. Terdapat selisih positif perhitungan SILPA ditahun
2011 yang perlu dimanfaatkan melalui perubahan
APBD Tahun Anggaran 2012.

2.2.2.

Kebijakan Pendapatan Daerah


Kebijakan yang ditempuh oleh Pemerintah Kabupaten
Purworejo dalam pengelolaan pendapatan daerah dalam APBD
TA 2012 terdiri dari tiga bagian besar, yaitu :
1. Meningkatkan intensifikasi dan ekstensifikasi atas sumbersumber pendapatan yang masuk dalam kelompok
Pendapatan Asli Daerah (PAD) sesuai ketentuan peraturan
perundang-undangan yang berlaku.
2. Meningkatkan koordinasi dan konsultasi ke Pemerintah
maupun Pemerintah Provinsi untuk optimalisasi atas
sumber-sumber pendapatan yang masuk dalam kelompok
Dana Perimbangan maupun Lain-lain Pendapatan Daerah
Yang Sah.
3. Mengoptimalkan pengelolaan aset-aset daerah.
Sedangkan Perubahan anggaran pendapatan daerah diarahkan
untuk mengakomodasikan peningkatan target yang ditentukan
pada masing-masing pos pendapatan baik pendapatan asli
daerah, dana perimbangan maupun lain-lain pendapatan daerah

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

33
Pemerintah Kabupaten Purworejo

yang sah sesuai potensinya dan ketentuan yang berlaku.


Beberapa kebijakan anggaran pendapatan daerah tahun
anggaran 2012 beserta anggaran perubahannya, sebagai berikut:
2.2.2 1.

Pendapatan Asli Daerah (PAD)


1) Target PAD didasarkan pada pertimbangan atas
kondisi perekonomian yang terjadi pada tahuntahun sebelumnya, perkiraan pertumbuhan
ekonomi pada tahun 2012, data base potensi PAD
dan realisasi penerimaan PAD tahun sebelumnya,
serta ketentuan peraturan perundang-undangan
terkait.
2) Pendapatan yang bersumber dari pajak daerah
dan retribusi daerah berpedoman pada peraturan
daerah tentang pajak daerah dan retribusi daerah
yang tidak bertentangan dengan Undang-Undang
Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan
Retribusi Daerah serta diupayakan tidak
memberatkan masyarakat dan dunia usaha.
3) Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang
dipisahkan atas penyertaan modal atau investasi
daerah
lainnya
dianggarkan
dengan
memperhitungkan nilai kekayaan daerah yang
dipisahkan, baik dalam bentuk uang maupun
barang sebagai penyertaan modal (investasi
daerah) dan dengan mempertimbangkan hasil
tahun sebelumnya.
4) Pendapatan yang berasal dari bagian laba bersih
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang
layanannya belum mencapai 80% dari jumlah
penduduk yang menjadi cakupan pelayanan
PDAM dianggarkan sebagai hasil pengelolaan
kekayaan daerah yang dipisahkan, selanjutnya
diinvestasikan kembali dengan jumlah yang sama
untuk penambahan, peningkatan, perluasan
prasarana dan sarana sistem penyediaan air
minum, baik fisik maupun non fisik serta
peningkatan kualitas dan pengembangan cakupan
pelayanan. Hasil pengelolaan kekayaan yang
dipisahkan tersebut dianggarkan untuk tambahan
penyertaan modal kepada PDAM sesuai
peraturan perundang-undangan.
5) Penerapan Pola Pengelolaan Keuangan Badan
Layanan
Umum
Daerah
(PPK-BLUD).
Penerimaan BLUD dianggarkan dalam jenis

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

34
Pemerintah Kabupaten Purworejo

pendapatan Lain-lain PAD Yang Sah, obyek


pendapatan BLUD, rincian obyek pendapatan
BLUD.
6) Penerimaan hasil pengelolaan dana bergulir
sebagai salah satu bentuk investasi jangka
panjang non permanen, dianggarkan dalam
APBD Tahun Anggaran 2012 pada akun
pendapatan, kelompok pendapatan asli daerah,
jenis lain-lain pendapatan asli daerah yang sah,
obyek hasil pengelolaan dana bergulir dan rincian
obyek hasil pengelolaan dana bergulir dari
kelompok masyarakat penerima.
7) Penerimaan bunga dari dana cadangan
dianggarkan pada jenis pendapatan Lain-lain
Pendapatan Asli Daerah Yang Sah, obyek
penerimaan bunga deposito dan rincian obyek
bunga deposito dana cadangan.
8) Kebijakan umum dalam perencanaan Pendapatan
Asli Daerah (PAD) pada APBD Perubahan
menyesuaikan target Pendapatan Asli Daerah
sesuai dengan potensi riil, terdiri dari Pendapatan
Pajak Daerah, Hasil Retribusi Daerah, Hasil
Pengelolaan Kekayaan Daerah yang dipisahkan,
dan Lain-Lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah
2.2.2.2.

Dana Perimbangan
1) Perhitungan penerimaan Dana Alokasi Umum
(DAU) Tahun Anggaran 2012 didasarkan pada
informasi
yang
diperoleh
dari
Dirjen
Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan
RI.
2) Perhitungan alokasi Dana Bagi Hasil (DBH)
mempertimbangkan besaran alokasi DBH yang
tercantum dalam Peraturan Menteri Keuangan
Tahun Anggaran 2011, dengan mengantisipasi
kemungkinan tidak stabilnya harga hasil produksi
minyak/gas/pertambangan lainnya tahun 2012
dan/atau tidak tercapainya hasil produksi
minyak/gas/pertambangan lainnya tahun 2012,
serta
memperhatikan realisasi DBH Tahun
Anggaran 2010.
3) Alokasi Dana Alokasi Khusus (DAK) dianggarkan
sebagai pendapatan daerah, sepanjang telah
ditetapkan dalam APBN Tahun Anggaran 2012.
Dalam hal Pemerintah Kabupaten Purworejo

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

35
Pemerintah Kabupaten Purworejo

memperoleh DAK Tahun Anggaran 2012 sesuai


dengan informasi yang diperoleh dari Dirjen
Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan
RI
4) Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau
dialokasikan sesuai keputusan gubernur.
5) Kebijakan umum dalam perencanaan APBD
Perubahan Pendapatan Dana Perimbangan
menyesuaikan target pendapatan dari Dana
Perimbangan sesuai penetapan dari Kementerian
Keuangan, yaitu untuk Bagi Hasil Pajak / Bagi
Hasil Bukan Pajak;
2.2.2.3.

Lain-lain Pendapatan Daerah Yang Sah


1) Alokasi dana penyesuaian dianggarkan sebagai
pendapatan daerah pada kelompok Lain-Lain
Pendapatan Daerah Yang Sah sepanjang telah
ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan dan
Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2012.
Dalam hal Pemerintah Kabupaten Purworejo
memperoleh dana penyesuaian yang bersumber
dari APBN Tahun Anggaran 2012 setelah
peraturan daerah tentang APBD Tahun Anggaran
2012 ditetapkan, maka Pemerintah Kabupaten
Purworejo menganggarkan dana penyesuaian
dimaksud dengan cara terlebih dahulu melakukan
perubahan peraturan Bupati Purworejo tentang
penjabaran APBD Tahun Anggaran 2012 dengan
pemberitahuan
kepada
Pimpinan
Dewan
Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), selanjutnya
dana penyesuaian dimaksud ditampung dalam
peraturan daerah tentang Perubahan APBD
Tahun Anggaran 2012.
2) Penganggaran dana bantuan operasional sekolah,
didasarkan pada alokasi dana bantuan operasional
sekolah Tahun Anggaran 2011, dengan
memperhatikan
realisasi
dana
Bantuan
Operasional Sekolah Tahun Anggaran 2010.
Selisih lebih atau kurang dari alokasi anggaran
dana bantuan operasional sekolah, ditampung
dalam perubahan APBD Tahun Anggaran 2012,
dengan cara terlebih dahulu melakukan
perubahan peraturan kepala daerah tentang
penjabaran APBD Tahun Anggaran 2012 dengan
pemberitahuan kepada Pimpinan DPRD.

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

36
Pemerintah Kabupaten Purworejo

3) Target pendapatan yang bersumber dari bagi hasil


yang diterima dari Pemerintah Provinsi Jawa
Tengah, didasarkan pada alokasi bagi hasil Tahun
Anggaran 2011 dengan memperhatikan realisasi
bagi hasil Tahun Anggaran 2010, sedangkan
bagian Pemerintah Kabupaten Purworejo yang
belum direalisasikan oleh Pemerintah Provinsi
Jawa Tengah akibat pelampauan target Tahun
Anggaran 2011, ditampung dalam Perubahan
APBD Tahun Anggaran 2012.
4) Target pendapatan daerah yang bersumber dari
bantuan keuangan, yang diterima dari Pemerintah
Provinsi Jawa Tengah dianggarkan dalam APBD
Kabupaten
Purworejo
sepanjang
sudah
dianggarkan dalam APBD Provinsi Jawa Tengah.
5) Dalam hal penetapan APBD Kabupaten
Purworejo mendahului penetapan APBD Provinsi
Jawa tengah, maka penganggaran bantuan
keuangan pada APBD Kabupaten Purworejo
dilakukan dengan cara melakukan perubahan
peraturan Bupati Purworejo tentang penjabaran
APBD penerima bantuan dengan pemberitahuan
kepada Pimpinan DPRD untuk bantuan yang
bersifat khusus, dan persetujuan DPRD untuk
bantuan keuangan yang bersifat umum,
selanjutnya ditampung dalam peraturan daerah
tentang Perubahan APBD penerima bantuan.
6) Dalam hal penganggaran untuk bantuan
keuangan tersebut terjadi setelah penetapan
Perubahan APBD Tahun Anggaran 2012, maka
bantuan keuangan tersebut ditampung dalam
laporan realisasi anggaran Pemerintah Kabupaten
Purworejo.
7) Penetapan target penerimaan hibah yang
bersumber dari APBN, pemerintah daerah
lainnya atau sumbangan pihak ketiga, baik dari
badan, lembaga, organisasi swasta dalam
negeri/luar negeri, kelompok masyarakat maupun
perorangan yang tidak mengikat dan tidak
mempunyai konsekuensi pengeluaran atau
pengurangan kewajiban pihak ketiga atau
pemberi sumbangan, dianggarkan dalam APBD
pada kelompok pendapatan Lain-lain Pendapatan
Daerah Yang Sah, setelah adanya kepastian
penerimaan dimaksud.

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

37
Pemerintah Kabupaten Purworejo

2.2.2.4.

Upaya Upaya Untuk Mencapai


Pendapatan Yang Direncanakan

Target

Kebijakan terkait dengan optimalisasi PAD


ditindaklanjuti dengan menempuh langkah-langkah
sebagai berikut :
1) Merevisi PERDA terkait pendapatan daerah
sesuai perkembangan yang terjadi dan ketentuan
peraturan perundang-undangan yang baru;
2) Menyusun PERDA yang merupakan sumber
PAD baru sesuai peraturan perundang-undangan
yang berlaku;
3) Menyusun Peraturan Bupati sebagai tindak lanjut
atas Perda PDRD;
4) Membuat target peningkatan PAD dengan
mempertimbangkan
data
realisasi
tahun
sebelumnya, potensi dan asumsi pertumbuhan
ekonomi yang dapat mempengaruhi pencapaian
masing-masing;
5) Mengoptimalkan kinerja penerimaan dari masing
SKPD penghasil PAD;
6) Menyederhanakan dan memperbaiki sistem dan
prosedur administrasi pemungutan pajak dan
retribusi daerah;
7) Meningkatkan ketaatan wajib pajak dan retribusi
daerah melalui sosialisasi, law enforcement dan
pemberian hadiah (reward);
8) Meningkatkan pengendalian dan pengawasan atas
pemungutan pajak dan retribusi daerah yang
diikuti dengan peningkatan kualitas, kemudahan,
ketepatan dan kecepatan pelayanan;
9) Meningkatkan manajemen Badan Usaha Milik
Daerah melalui evaluasi kinerja BUMD agar
lebih efisien dalam memberikan pelayanan
kepada masyarakat, mempunyai daya saing yang
tinggi sehingga memberikan kontribusi pada
PAD;
10) Meningkatkan pendayagunaan aset daerah
termasuk kekayaan daerah yang tidak dipisahkan
dan belum dimanfaatkan untuk dikelola dan
dikerjasamakan dengan pihak ketiga sehingga
mampu mendukung peningkatan PAD
2.2.3

Kebijakan Belanja Daerah


Belanja daerah disusun untuk mendanai pelaksanaan
urusan pemerintahan daerah yang menjadi kewenangan
pemerintah daerah, yang terdiri dari urusan wajib dan urusan
pilihan. Penyusunan belanja untuk pelaksanaan urusan wajib

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

38
Pemerintah Kabupaten Purworejo

dimaksud berdasarkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang


telah ditetapkan.
Pemerintah daerah menetapkan target capaian kinerja
setiap belanja, baik dalam konteks daerah, satuan kerja
perangkat daerah, maupun program dan kegiatan, yang
bertujuan untuk meningkatkan akuntabilitas perencanaan
anggaran dan memperjelas efektifitas dan efisiensi penggunaan
anggaran.
Perubahan anggaran belanja daerah untuk kelompok
belanja langsung diarahkan untuk mengakomodasikan
kebutuhan belanja yang harus disediakan karena memenuhi
kriteria wajib dan/atau mendesak. Kebutuhan wajib adalah
kebutuhan belanja yang berdasarkan peraturan perundangundangan yang berlaku harus dipenuhi, sedangkan kebutuhan
mendesak adalah kebutuhan yang harus segera dipenuhi dan
apabila ditunda akan berpengaruh pada pencapaian target
kinerja yang ditetapkan. Pemenuhan kebutuhan wajib maupun
mendesak dilakukan dengan memanfaatkan SILPA maupun
peningkatan target pendapatan daerah.
Selain itu, perubahan anggaran belanja juga digunakan untuk
memasukkan anggaran mendahului perubahan yang ditetapkan
melalui Perubahan Peraturan Bupati tentang Penjabaran APBD
Tahun Anggaran 2012, yang berisi pergeseran anggaran yang
telah mendapatkan persetujuan Pejabat Pengelola Keuangan
Daerah maupun Sekretaris Daerah serta perubahan anggaran
yang memenuhi ketentuan Pasal 5 dan/atau Pasal 6 Peraturan
Daerah Nomor 29 Tahun 2011 tentang APBD Tahun Anggaran
2012, yaitu Peraturan Bupati Purworejo Nomor 6 Tahun 2012
Tanggal 12 Maret 2012 tentang Perubahan Atas Peraturan
Bupati Nomor 73 Tahun 2011 tentang Penjabaran APBD
Kabupaten Purworejo Tahun Anggaran 2012 dan Peraturan
Bupati Purworejo Nomor 29 Tahun 2012 tentang Perubahan
Kedua Atas Peraturan Bupati Nomor 73 Tahun 2011 tentang
Penjabaran APBD Kabupaten Purworejo Tahun Anggaran
2012.
Di luar dua hal tersebut di atas, perubahan belanja
langsung juga diarahkan untuk optimalisasi dan percepatan
target kinerja pembangunan daerah yang dapat dilakukan
dengan menambah output pada kegiatan yang telah ada maupun
menambah kegiatan baru sesuai program yang terdapat di
RPJMD melalui Perubahan RKPD Tahun 2012 untuk
dilaksanakan pada tahun anggaran 2012 dengan memanfaatkan
SiLPA yang ada maupun peningkatan target pendapatan.
Perubahan belanja langsung yang merupakan belanja
program dan kegiatan, tetap diarahkan untuk menitikberatkan

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

39
Pemerintah Kabupaten Purworejo

pendidikan, kesehatan, infrastruktur dan pertanian dalam arti


luas sebagai bidang prioritas, dan pengadaan sarana prasarana
terutama untuk kawasan kurang berkembang. Selain itu,
perubahan anggaran belanja langsung yang ada tetap
memperhatikan keselarasan antara program Pusat dan Daerah,
ditunjukkan dengan memprioritaskan kegiatan yang dibiayai
dari APBN maupun APBD Provinsi Jawa Tengah untuk
dilaksanakan, berikut penyediaan dana pendampingnya

2.2.3.1

Belanja Tidak Langsung


Penganggaran belanja tidak langsung memperhatikan
hal-hal sebagai berikut:
1). Belanja Pegawai
Kebijakan dalam penganggaran APBD TA 2012
untuk belanja tidak langsung, belanja pegawai
meliputi :
a. Besarnya penganggaran untuk gaji pokok dan
tunjangan PNSD disesuaikan dengan hasil
rekonsiliasi jumlah pegawai dan belanja
pegawai dalam rangka perhitungan DAU
Tahun
Anggaran
2012
serta
memperhitungkan rencana kenaikan gaji
pokok sebesar ratarata 10% dan tunjangan
PNSD dan pemberian gaji ketiga belas.
b. Penganggaran belanja pegawai untuk
kebutuhan pengangkatan PNSD sesuai
formasi pegawai tahun 2012 yang ditetapkan
oleh pemerintah pusat.
c. Penganggaran belanja pegawai untuk
kebutuhan kenaikan gaji berkala, kenaikan
pangkat, tunjangan keluarga dan mutasi
pegawai dengan memperhitungkan acress
yang besarnya 1,5% (satu setengah persen)
dari jumlah belanja pegawai untuk gaji pokok
dan tunjangan.
d. Penyediaan dana penyelenggaraan asuransi
kesehatan yang dibebankan pada APBD
berpedoman pada Peraturan Pemerintah
Nomor 28 Tahun 2003 tentang Subsidi dan
Iuran Pemerintah Dalam Penyelenggaraan
Asuransi Kesehatan bagi Pegawai Negeri
Sipil dan Penerima Pensiun serta Keputusan
Bersama Menteri Kesehatan dan Menteri
Dalam
Negeri
Nomor

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

40
Pemerintah Kabupaten Purworejo

138/MENKES/PB/II/2009 dan Nomor 12


Tahun 2009 tentang Pedoman Tarif
Pelayanan Kesehatan bagi Peserta PT. Askes
(Persero) dan Anggota Keluarganya di
Puskesmas, Balai Kesehatan Masyarakat dan
Rumah Sakit Daerah. Penyediaan anggaran
untuk pengembangan cakupan tunjangan
kesehatan
diluar
cakupan
pelayanan
kesehatan
yang
disediakan
asuransi
kesehatan sebagaimana tersebut di atas, tidak
dianggarkan
dalam
APBD,
kecuali
ditentukan lain berdasarkan peraturan
perundang-undangan.
e. Pemberian tambahan penghasilan kepada
PNSD/CPNSD diluar Guru PNSD/CPNSD
dan CPNS/CPNSD yang bekerja di BLUD
yang telah menerapkan remunerasi, mengacu
pada Peraturan Bupati Purworejo Nomor 42
Tahun 2010 Tanggal 31 Desember 2010
tentang Pedoman Pemberian Tambahan
Penghasilan kepada PNSD dan CPNSD di
Lingkungan
Pemerintah
Kabupaten
Purworejo. Adapun tambahan penghasilan
yang diberikan, antara lain :
1) Tambahan penghasilan berdasarkan beban
kerja, diberikan kepada Kepala UPT
Puskesmas yang berasal dari tenaga
fungsional dokter dan UPT Instalasi
Farmasi yang berasal dari tenaga
fungsional apoteker serta Perancang
Peraturan Perundang-undangan Daerah;
2) Tambahan
penghasilan
berdasarkan
kondisi kerja, diberikan kepada petugas
radiologi, petugas santel dan petugas
pengelola keuangan daerah serta PNSD
dan CPNSD yang ditempatkan di Satuan
Kerja Pengelola Keuangan Daerah
(SKPKD);
3) Tambahan
penghasilan
berdasarkan
tempat bertugas, diberikan kepada dokter
yang bertugas di UPT Puskesmas dan
bidan desa yang bertugas di desa, dengan
tingkat kesulitan tinggi dan terpencil;
4) Tambahan
penghasilan
berdasarkan
pertimbangan obyektif lainnya, diberikan

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

41
Pemerintah Kabupaten Purworejo

kepada semua PNSD dan CPNSD di


Lingkungan
Pemerintah
Kabupaten
Purworejo yang tidak menerima tambahan
penghasilan berdasarkan beban kerja,
kondisi kerja dan tempat bertugas, dengan
tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan
umum pegawai.
Adapun
Kebijakan
dalam
Perubahan
penganggaran untuk belanja tidak langsung,
belanja pegawai meliputi :
a. Melakukan penyesuaian kebutuhan gaji dan
tunjangan masing-masing SKPD dengan
mempertimbangkan realisasi sampai dengan
semester 1 tahun anggaran 2012;
b. Menganggarkan tambahan tunjangan beras
berdasarkan Peraturan Dirjen Perbendaharaan
Kementerian
Keuangan
Nomor
Per11/PB/2012 Tanggal 7 Maret 2012 tentang
Perubahan Kedua atas Peraturan Direktur
Jenderal Perbendaharaan Nomor PER67/PB/2010 tentang Tunjangan Beras dalam
bentuk Natura dan Uang;
c. Menganggarkan
belanja
menyesuaikan
pendapatan untuk tambahan penghasilan dan
tunjangan profesi guru sesuai Peraturan
Menteri Keuangan Nomor 34/PMK.07/2012
dan 35/PMK.07/2012.
d. Menganggarkan tambahan belanja tambahan
penghasilan untuk CPNSD dan PNSD
berdasarkan pertimbangan obyektif dan
kemampuan keuangan daerah.
2). Belanja Bunga
Belanja bunga dianggarkan untuk memenuhi
kewajiban pembayaran angsuran pokok pinjaman
periode Januari dan Juli 2012 didasarkan pada
Perjanjian Penerusan Pinjaman dari Asian
Development Bank (ADB) antara Pemerintah RI
dengan Pemerintah Kabupaten Purworejo
Nomor: SLA-841/DP3/1996.
Sedangkan Perubahan anggaran belanja bunga
diarahkan untuk menambah anggaran belanja
bunga untuk melunasi hutang kepada Pemerintah
didasarkan pada Perjanjian Penerusan Pinjaman
dari Asian Development Bank (ADB) antara

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

42
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Pemerintah RI dengan Pemerintah Kabupaten


Purworejo Nomor SLA-841/DPA/1996
3). Belanja Subsidi
Pemerintah
Kabupaten
Purworejo
tidak
menganggarkan belanja subsidi pada tahun
anggaran 2012.
4). Belanja Hibah dan Bantuan Sosial
Kebijakan dalam penganggaran Belanja Hibah
meliputi :
a. Belanja
hibah
digunakan
untuk
menganggarkan pemberian hibah kepada
pemerintah, perusahaan daerah, masyarakat,
dan organisasi kemasyarakatan yang secara
spesifik telah ditetapkan peruntukannya dan
diberikan
secara
selektif
dengan
mempertimbangkan kemampuan keuangan
daerah, rasionalitas serta ditetapkan dengan
keputusan kepala daerah.
b. Penganggaran untuk belanja hibah harus
dibatasi jumlahnya, mengingat belanja hibah
bersifat bantuan yang tidak wajib dan tidak
mengikat, serta tidak secara terus menerus.
Penggunaan hibah harus sesuai dengan
persyaratan yang ditetapkan dalam naskah
perjanjian hibah daerah.
c. Hibah yang diberikan secara tidak
mengikat/tidak
secara
terus
menerus
diartikan bahwa pemberian hibah tersebut
ada batas akhirnya tergantung pada
kemampuan keuangan daerah dan kebutuhan
atas kegiatan tersebut dalam menunjang
penyelenggaraan pemerintahan daerah.
d. Mekanisme penganggaran belanja hibah dari
pemerintah daerah kepada pemerintah,
mengacu pada ketentuan pengelolaan
keuangan daerah. Bagi instansi penerima
dalam
pelaksanaan
dan
pertanggungjawabannya
mengacu
pada
Peraturan Menteri Keuangan Nomor
168/PMK.07/2008 tentang Hibah Daerah,
Peraturan Menteri Keuangan Nomor
40/PMK.05/2009 tentang Sistem Akuntansi
Hibah dan Peraturan Menteri Keuangan
Nomor 255/PMK.05/2010 tentang Tata Cara

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

43
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Pengesahan Realisasi Pendapatan dan


Belanja Yang Bersumber Dari Hibah Luar
Negeri/Dalam Negeri Yang Diterima
Langsung
Oleh
Kementerian
Negara/Lembaga Dalam Bentuk Uang.
Pemerintah daerah sebagai pemberi hibah
melaporkan penyaluran hibah tersebut
kepada Menteri Dalam Negeri dan Menteri
Keuangan setiap akhir tahun anggaran.
e. Dalam rangka meningkatkan transparansi dan
akuntabilitas anggaran daerah, penganggaran
untuk hibah harus memperhatikan asas
manfaat, keadilan dan kepatutan, mulai dari
landasan
pertimbangan
pemberian,
penggunaan
sampai
pengawasannya.
Penyediaan anggaran untuk hibah harus
dijabarkan dalam rincian obyek belanja
sehingga jelas penerimanya serta tujuan dan
sasaran penggunaannya.
f.

Sistem
dan
prosedur
penganggaran,
pelaksanaan dan pertanggungjawaban belanja
hibah harus ditetapkan dalam peraturan
kepala daerah, dengan memperhatikan
ketentuan Pasal 42, Pasal 43, Pasal 44 dan
Pasal 133 Peraturan Menteri Dalam Negeri
Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman
Pengelolaan Keuangan Daerah, sebagaimana
telah diubah dengan Peraturan Menteri
Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang
Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri
Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang
Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah dan
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 32
Tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian
Hibah dan Bantuan Sosial yang Bersumber
dari Anggaran Pendapatan dan Belanja
Daerah serta peraturan perundang-undangan
lainnya.

Perubahan Anggaran Belanja Hibah diarahkan


untuk menampung pergeseran anggaran dari
belanja langsung pada Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan sehingga menambah Belanja Hibah,
karena sesuai peruntukannya diserahkan kepada
masyarakat/ organisasi swasta dalam bentuk
uang. Selain itu penambahan alokasi untuk

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

44
Pemerintah Kabupaten Purworejo

dukungan program PNPM Mandiri


percepatan pengentasan kemiskinan.

untuk

Kebijakan dalam penganggaran Belanja Bantuan


Sosial meliputi :
a. Dalam rangka menjalankan dan memelihara
fungsi pemerintahan daerah dibidang
kemasyarakatan
dan
kesejahteraan
masyarakat, pemerintah daerah dapat
menganggarkan pemberian bantuan sosial
kepada kelompok/anggota masyarakat.
b. Penganggaran untuk belanja bantuan sosial
dimaksud harus dibatasi jumlahnya dan
diberikan secara selektif, tidak terus
menerus/tidak mengikat serta memiliki
kejelasan peruntukan penggunaannya dengan
mempertimbangkan kemampuan keuangan
daerah. Bantuan sosial yang diberikan secara
tidak terus menerus/tidak mengikat diartikan
bahwa pemberian bantuan tersebut tidak
wajib dan tidak harus diberikan setiap tahun
anggaran.
c. Dalam menetapkan kebijakan anggaran
untuk
bantuan
sosial
harus
mempertimbangkan rasionalitas dan kriteria
yang jelas dengan memperhatikan asas
manfaat, keadilan, kepatutan, transparan,
akuntabilitas dan kepentingan masyarakat
luas. Penyediaan anggaran untuk bantuan
sosial harus dijabarkan dalam rincian obyek
belanja sehingga jelas penerimanya serta
tujuan dan sasaran penggunaannya.
d. Sistem
dan
prosedur
penganggaran,
pelaksanaan
dan
pertanggungjawaban
belanja bantuan sosial harus ditetapkan
dalam peraturan kepala daerah, dengan
memperhatikan ketentuan Pasal 45 dan Pasal
133 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor
13 Tahun 2006 tentang Pedoman
Pengelolaan Keuangan Daerah, sebagaimana
telah diubah dengan Peraturan Menteri
Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang
Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri
Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang
Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah dan
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 32

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

45
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Tahun 2011 tentang Pedoman Pemberian


Hibah dan Bantuan Sosial yang Bersumber
dari Anggaran Pendapatan dan Belanja
Daerah serta peraturan perundang-undangan
lainnya.
Perubahan Anggaran Belanja Bantuan Sosial
diarahkan untuk :
a. Menampung pergeseran
rincian obyek belanja;
b. Menambah
anggaran
Jamkesmas Non Kuota.

anggaran
untuk

antar

layanan

5). Belanja Bagi Hasil


Penganggaran dana bagi hasil yang bersumber
dari pendapatan daerah kepada pemerintah desa
pada APBD mengacu pada Peraturan Daerah
tentang Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah
pada Pemerintah Desa.
Perubahan Anggaran Belanja Bagi Hasil
diarahkan untuk menambah anggaran guna
memenuhi amanat Peraturan Daerah Nomor 2
Tahun 2012 Tanggal 14 Februari 2012 tentang
Bagi Hasil Pajak Daerah dan Retribusi Daerah
menggunakan basis perhitungan berdasarkan
realisasi pendapatan dan belanja pada tahun
anggaran 2011.
6). Belanja Bantuan Keuangan
a. Anggaran
bantuan
keuangan
kepada
pemerintah desa berupa Alokasi Dana Desa
(ADD) sebesar 16% dari dana perimbangan
yang diterima dikurangi belanja pegawai
berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 13
Tahun 2011 Tanggal 27 Juni 2011 tentang
Alokasi Dana Desa. Pembagian untuk setiap
desa ditetapkan secara proporsional dengan
keputusan kepala daerah.
b. Penganggaran bantuan keuangan kepada
pemerintah
desa
berupa
Tambahan
Penghasilan Aparatur Pemerintah Desa
(TPAPD)
dilakukan
dengan
mempertimbangkan realisasi anggaran dua
tahun anggaran terakhir dan kemampuan
keuangan daerah pada tahun anggaran 2012.

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

46
Pemerintah Kabupaten Purworejo

c. Bantuan keuangan untuk penyelenggaraan


Pemilihan kepala desa tahun 2012 diberikan
kepada desa yang menyelenggarakan
pemilihan kepala desa berdasarkan Peraturan
Daerah Nomor 4 tahun 2006 tentang Tata
Cara Pencalonan, Pemilihan , Pelantikan, dan
Pemberhentian kepala Desa dan Perda
Nomor 14 Tahun 2011 tentang Perubahan
atas Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2006
tentang Tata Cara Pencalonan, Pemilihan,
Pelantikan, dan Pemberhentian Kepala Desa
d. Bantuan keuangan kepada partai politik
dianggarkan pada jenis belanja bantuan
keuangan, objek belanja bantuan keuangan
kepada partai politik dan rincian objek
belanja nama partai politik penerima bantuan
keuangan.
Besaran
penganggaran,
pelaksanaan
dan
pertanggungjawaban
bantuan keuangan kepada partai politik
berpedoman pada peraturan perundangundangan di bidang bantuan keuangan
kepada partai politik.
e. Sistem
dan
prosedur
penganggaran,
pelaksanaan dan pertanggungjawaban belanja
bantuan
keuangan
ditetapkan
dalam
peraturan
kepala
daerah,
dengan
memperhatikan ketentuan Pasal 47 dan Pasal
133 Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor
13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan
Keuangan Daerah, sebagaimana telah diubah
dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri
Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan
Kedua Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri
Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman
Pengelolaan Keuangan Daerah dan peraturan
perundang-undangan lainnya.
Perubahan Anggaran Belanja Bantuan Keuangan
diarahkan untuk menambah alokasi Tambahan
Penghasilan Aparatur Pemerintah Desa sesuai
kemampuan keuangan daerah dan Perubahan
Anggaran Belanja Bantuan Keuangan kepada
Partai Politik diarahkan untuk menyesuaikan
besaran alokasi bagi masing-masing partai politik
berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

47
Pemerintah Kabupaten Purworejo

7). Belanja Tidak Terduga


Penetapan anggaran belanja tidak terduga
dilakukan
secara
rasional
dengan
mempertimbangkan realisasi Tahun Anggaran
2010 dan kemungkinan adanya kegiatan-kegiatan
yang sifatnya tidak dapat diprediksi sebelumnya,
diluar kendali dan pengaruh pemerintah daerah.
Belanja tidak terduga merupakan belanja untuk
mendanai kegiatan yang sifatnya tidak biasa atau
tidak diharapkan terjadi berulang, seperti
kebutuhan
tanggap
darurat
bencana,
penanggulangan bencana alam dan bencana
sosial, yang tidak tertampung dalam bentuk
program dan kegiatan pada Tahun Anggaran
2012, termasuk pengembalian atas kelebihan
penerimaan daerah tahun-tahun sebelumnya.
Perubahan Belanja Tidak Terduga diarahkan
untuk :
a. Menyesuaikan alokasi Belanja Tidak
Terduga guna memenuhi kebutuhan tanggap
darurat yang tidak dapat diprediksikan
sebelumnya;
b. Menampung sisa lebih perhitungan anggaran
tahun sebelumnya yang tidak dapat
dianggarkan pada perubahan anggaran sesuai
peruntukkan yang telah ditentukan sehingga
harus dianggarkan pada tahun anggaran
berikutnya;
2.2.3.2

Belanja Langsung
Penganggaran belanja langsung dalam rangka
melaksanakan program dan kegiatan pemerintah
daerah Tahun Anggaran 2012 memperhatikan
Alokasi
belanja
langsung
dalam
APBD
mengutamakan pelaksanaan urusan pemerintahan
daerah, yang terdiri dari urusan wajib dan urusan
pilihan. Belanja langsung dituangkan dalam bentuk
program dan kegiatan, yang manfaat capaian
kinerjanya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat
dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik
dan keberpihakan pemerintah daerah kepada
kepentingan publik. Penyusunan anggaran belanja
untuk setiap program dan kegiatan mempedomani
Standar Pelayanan Minimal (SPM), Peraturan Bupati
Nomor 35 tahun 2010 tentang Analisis Standar
Belanja Kabupaten Purworejo, dan Keputusan Bupati

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

48
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Tentang Standar Satuan Harga.


1) Belanja Pegawai
Dalam rangka meningkatkan efisiensi anggaran
daerah, penganggaran honorarium bagi PNSD
dan Non PNSD memperhatikan asas kepatutan,
kewajaran dan rasionalitas dalam pencapaian
sasaran program dan kegiatan. Berkaitan dengan
hal tersebut, pemberian honorarium bagi PNSD
dan Non PNSD dibatasi dan hanya didasarkan
pada pertimbangan bahwa keberadaan PNSD dan
Non PNSD dalam kegiatan benar-benar memiliki
peranan dan kontribusi nyata terhadap efektifitas
pelaksanaan kegiatan dimaksud. Besaran
honorarium bagi PNSD dan Non PNSD dalam
kegiatan,
termasuk
honorarium
narasumber/tenaga ahli dari luar instansi
pelaksana kegiatan ditetapkan dengan keputusan
Bupati.
2) Belanja Barang dan Jasa
a. Penganggaran belanja barang pakai habis
disesuaikan dengan kebutuhan nyata yang
didasarkan atas pelaksanaan tugas dan fungsi
SKPD, jumlah pegawai dan volume
pekerjaan serta memperhitungkan sisa
persediaan barang Tahun Anggaran 2011.
b. Mengutamakan produksi dalam negeri dan
melibatkan usaha mikro dan usaha kecil serta
koperasi kecil tanpa mengabaikan prinsip
efisiensi, persaingan sehat, kesatuan sistem
dan kualitas kemampuan teknis.
c. Penganggaran untuk pengadaan barang
(termasuk berupa aset tetap) yang akan
diserahkan atau dijual kepada pihak
ketiga/masyarakat pada tahun anggaran
berkenaan, dianggarkan pada jenis belanja
barang dan jasa.
d. Penganggaran belanja perjalanan dinas dalam
rangka kunjungan kerja dan studi banding,
baik perjalanan dinas dalam negeri maupun
perjalanan dinas luar negeri, dilakukan secara
selektif, frekuensi dan jumlah harinya
dibatasi serta memperhatikan target kinerja
dari perjalanan dinas dimaksud sehingga
relevan
dengan
substansi
kebijakan

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

49
Pemerintah Kabupaten Purworejo

pemerintah daerah. Hasil studi banding


dilaporkan sesuai peraturan perundangundangan.
e. Khusus penganggaran perjalanan dinas luar
negeri berpedoman pada Instruksi Presiden
Nomor 11 Tahun 2005 tentang Perjalanan
Dinas Ke Luar Negeri dan Peraturan Menteri
Dalam Negeri Nomor 11 Tahun 2011 tentang
Pedoman Perjalanan Dinas Ke Luar Negeri
Bagi
Pejabat/Pegawai
di
lingkungan
Kementerian Dalam Negeri, Pemerintah
Daerah, dan Pimpinan serta Anggota DPRD.
f.

Penganggaran untuk menghadiri pendidikan


dan pelatihan, bimbingan teknis atau
sejenisnya
yang
terkait
dengan
pengembangan sumber daya manusia yang
tempat penyelenggaraannya di luar daerah,
sangat selektif dengan mempertimbangkan
aspek-aspek urgensi dan kompetensi serta
manfaat yang akan diperoleh dari kehadiran
dalam pelatihan/ bimbingan teknis dalam
rangka pencapaian efektifitas penggunaan
anggaran daerah.

g. Penganggaran
untuk
penyelenggaraan
kegiatan
diprioritaskan
menggunakan
fasilitas aset daerah, seperti ruang rapat atau
aula yang sudah tersedia milik pemerintah
daerah.
h. Dalam rangka antisipasi penerimaan Pajak
Bumi dan Bangunan Perdesaan dan
Perkotaan (PBB-P2) yang akan menjadi
kewenangan daerah paling lambat 1 Januari
2013 sesuai komitmen Gubernur Jawa
Tengah menjadi Pendapatan Asli Daerah,
pemerintah
daerah
memprioritaskan
penganggaran untuk program dan kegiatan
pengalihan dimaksud, baik aspek regulasi,
kelembagaan, pendataan, sistem, standar
pengelolaan, dan pengembangan sumber
daya manusia maupun faktor lain yang terkait
dengan pengalihan PBB-P2.
3) Belanja Modal
a. Penganggaran belanja modal, setelah
dianggarkan belanja pegawai pada kelompok
belanja tidak langsung dan belanja wajib

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

50
Pemerintah Kabupaten Purworejo

lainnya sesuai Peraturan Presiden Nomor 5


Tahun 2010 tentang RPJMN Tahun 20102014.
b. Dalam rangka antisipasi penerimaan Pajak
Bumi dan Bangunan Perdesaan dan
Perkotaan (PBB-P2) yang akan menjadi
kewenangan daerah paling lambat 1 Januari
2013 sesuai komitmen Gubernur Jawa
Tengah menjadi Pendapatan Asli Daerah,
pemerintah
daerah
memprioritaskan
penganggaran serta penyiapan sarana dan
prasarana yang terkait dengan pengalihan
PBB-P2
c. Dalam rangka mendorong pertumbuhan
ekonomi di daerah agar dalam merencanakan
belanja
modal
diprioritaskan
untuk
pembangunan infrastruktur yang menunjang
investasi di daerah.
d. Pengadaan kebutuhan barang milik daerah,
menggunakan dasar perencanaan kebutuhan
barang milik daerah sebagaimana diatur
dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri
Nomor 17 Tahun 2007 tentang Pedoman
Teknis Pengelolaan Barang Milik Daerah dan
memperhatikan standar barang berdasarkan
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 7
Tahun 2006 tentang Standarisasi Sarana dan
Prasarana
Kerja
Pemerintah
Daerah,
sebagaimana diubah dengan Peraturan
Menteri Dalam Negeri Nomor 11 Tahun
2007 tentang Perubahan Atas Peraturan
Menteri Dalam Negeri Nomor 7 Tahun 2006.
2.2.3

Kebijakan Pembiayaan Daerah


2.2.3.1

Penerimaan Pembiayaan Daerah


Kebijakan penerimaan pembiayaan daerah meliputi :
1. Penganggaran Sisa Lebih Perhitungan Anggaran
Tahun Anggaran Sebelumnya (SiLPA) dihitung
berdasarkan perkiraan yang rasional dengan
mempertimbangkan perkiraan realisasi anggaran
yang tercantum dalam APBD Tahun Anggaran
2011.
2. Penerimaan dana bergulir dianggarkan dalam
APBD pada akun pembiayaan, kelompok
penerimaan pembiayaan daerah, jenis penerimaan

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

51
Pemerintah Kabupaten Purworejo

kembali investasi pemerintah daerah, obyek dana


bergulir dan rincian obyek dana bergulir dari
kelompok masyarakat penerima.
Kebijakan
Perubahan
Anggaran
Pembiayaan Daerah diarahkan untuk :

Penerimaan

1. Menyesuaikan nilai SILPA berdasarkan hasil


pemeriksaan BPK sebagaimana terdapat dalam
Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban
Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2011;
2. Menganggarkan penerimaan piutang daerah dan
penerimaan dana bergulir sesuai realisasi yang
terdapat dalam laporan realisasi semester 1 tahun
anggaran 2012 dan potensi yang masih dapat
diterima setelah Perubahan APBD Tahun
Anggaran 2012.
2.2.3.1

Pengeluaran Pembiayaan Daerah


Kebijakan Pengeluaran Pembiayaan daerah meliputi :
1. Penyertaan modal pemerintah daerah pada badan
usaha milik negara/daerah dan/atau badan usaha
lainnya ditetapkan dengan peraturan daerah
tentang penyertaan modal. Penyertaan modal
dalam rangka pemenuhan kewajiban yang telah
tercantum dalam peraturan daerah penyertaan
modal pada tahun sebelumnya, tidak perlu
diterbitkan peraturan daerah tersendiri sepanjang
jumlah anggaran penyertaan modal tersebut
belum melebihi jumlah penyertaan modal yang
telah ditetapkan pada peraturan daerah tentang
penyertaan modal.
2. Dalam hal pemerintah daerah akan menambah
jumlah penyertaan modal melebihi jumlah
penyertaan modal yang telah ditetapkan dalam
peraturan daerah tentang penyertaan modal,
pemerintah daerah melakukan perubahan
peraturan daerah tentang penyertaan modal
tersebut.
3. Pemerintah daerah
akan
menganggarkan
penambahan penyertaan modal kepada Badan
Usaha Milik Daerah (BUMD) yang belum
terpenuhi jumlah penyertaan modal sesuai
amanat
peraturan
daerah
dengan
mempertimbangkan kinerja untuk memperkuat
struktur permodalan sesuai kemampuan keuangan
daerah.

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

52
Pemerintah Kabupaten Purworejo

4. Untuk
menganggarkan
dana
cadangan
penyelenggaraan Pemilukada Tahun 2015,
pemerintah daerah berpedoman pada Peraturan
Daerah Nomor 12 Tahun 2011 Tanggal 27 Juni
2011 tentang Pembentukan Dana Cadangan
untuk Pembiayaan Penyelenggaraan Pemilihan
Kepala Daerah Kabupaten Purworejo Tahun
2015.
5. Dalam rangka meningkatkan akses pembiayaan
bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah
(UMKM), pemerintah daerah dapat melakukan
penyertaan modal kepada bank perkreditan rakyat
milik pemerintah daerah sesuai dengan
kemampuan keuangan daerah.
6. Pembayaran pokok utang dianggarkan dalam
APBD Tahun Anggaran 2012 untuk angsuran
pokok pinjaman periode Januari dan Juli 2012
didasarkan pada Perjanjian Penerusan Pinjaman
dari Asian Development Bank (ADB) antara
Pemerintah RI dengan Pemerintah Kabupaten
Purworejo Nomor: SLA-841/DP3/1996.
7. Jumlah pembiayaan neto harus dapat menutup
defisit anggaran sebagaimana diamanatkan Pasal
28 ayat (5) Peraturan Pemerintah Nomor 58
tahun 2005 dan Pasal 61 ayat (2) Peraturan
Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006
tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah,
sebagaimana telah diubah dengan Peraturan
Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011
tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri
Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang
Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah.
Kebijakan Perubahan Anggaran
Pembiayaan Daerah diarahkan untuk :

Pengeluaran

1. Menambah anggaran pembayaran pokok hutang


untuk melunasi pinjaman kepada Pemerintah
didasarkan pada Perjanjian Penerusan Pinjaman
dari Asian Development Bank (ADB) antara
Pemerintah RI dengan Pemerintah Kabupaten
Purworejo Nomor SLA-841/DPA/1996;
2. Menambah
anggaran
dana
cadangan
penyelenggaraan pemilukada Tahun 2015 guna
memenuhi jumlah dana yang diamanatkan oleh
Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2011 Tanggal
27 Juni 2011 tentang Pembentukan Dana

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

53
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Cadangan untuk Pembiayaan Penyelenggaraan


Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Purworejo
Tahun 2015
3. Menambah
anggaran
penyertaan
modal
(investasi)
pemerintah
daerah,
termasuk
penganggaran atas pendapatan dari AMU dan
Cadangan Tujuan yang berasal dari PT Bank
Jateng yang sesuai ketentuan harus dianggarkan
sebagai tambahan modal disetor pada BUMD
bersangkutan.
2.2.4.

Kebijakan, Kendala dan Prioritas Pembangunan Daerah


A. Kebijakan Pembangunan Daerah
Kebijakan pembangunan daerah diarahkan pada tata kelola
pemerintahan yang baik (good governance) dalam rangka
pengembangan agribisnis. Kebijakan yang diambil meliputi
:
1) Meningkatkan kapasitas pemerintahan daerah dari segi
kelembagaan, sumberdaya aparat, dan keuangan daerah
dalam rangka pelayanan publik yang prima
2) Mewujudkan
pembangunan
infrastruktur
mendukung investasi dan kemajuan daerah

yang

3) Meningkatkan kualitas sumberdaya manusia


4) Meningkatkan
keberdayaan,
keamanan masyarakat

perlindungan

dan

5) Meningkatkan produktivitas pertanian dalam arti luas


6) Mewujudkan peningkatan ketahanan pangan
7) Meningkatkan iklim investasi
berwawasan lingkungan

yang

sehat

dan

B. Kendala Yang Dihadapi


1) Pendidikan
Dengan membandingkan kondisi pelayanan publik di
bidang pendidikan Kabupaten Purworejo dengan
capaian umum terhadap kinerja bidang pendidikan di
tahun 2010 jika dilihat dari tiga aspek dasar pelayanan
pendidikan maka masih terdapat beberapa permasalah
yaitu :
a. Kurangnya aksesabilitas pelayanan pendidikan
terutama pada anak usia dini dan jenjang
pendidikan menengah akibat terbatasnya prasarana
(satuan pendidikan), keterbatasan ekonomi
masyarakat.

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

54
Pemerintah Kabupaten Purworejo

b. Belum optimalnya tata kelola manajemen yang


disebabkan SDM yang kurang professional dan
kompeten, sarana prasarana penunjang yang
kurang, kurangnya keterbukaan pengelolaan
pendidikan pada satuan pendidikan, dan koordinasi
yang lemah.
c. Disparitas mutu komptensi lulusan pada semua
jenjang pendidikan akibat kurangnya sarana
prasarana penunjang peningkatan mutu pada semua
jenjang (PAUD, SD, SMP, SMA, SMK),
kurangnya jumlah pendidik yang kompeten
memenuhi sertifikasi serta kualifikasi, distribusi
pendidik yang kurang merata, dan sistem
pengembangan potensi yang kurang optimal.
2) Kesehatan
Dengan membandingkan kondisi pelayanan publik
bidang kesehatan dengan ketersediaan tenaga medis
dan sarana prasarana untuk mendukung kinerja bidang
kesehatan di Kabupaten Purworejo tahun 2010 terdapat
beberapa permasalah yaitu meningkatnya angka
kematian ibu pada tahun 2010, masih tingginya angka
kematian bayi dan balita gizi buruk. Beberapa hal
penyebab kejadian tersebut antara lain :
a. Masih kurangnya jumlah tenaga medis dan
paramedis sehingga pelayanan terhadap masyarakat
khususnya terhadap ibu dan anak belum optimal.
b. Masih kurangnya sarana dan prasarana kesehatan,
sehingga menyebabkan pelayanan kesehatan belum
optimal.
c. Masih terbatasnya informasi dan pengetahuan
masyarakat tentang pentingnya kesehatan ibu, anak
dan masyarakat.
d. Masih banyaknya masyarakat miskin yang belum
bisa terlayani dengan program jamkesmas.
e. Masih rendahnya kesadaran masyarakat dalam
berperilaku hidup bersih dan sehat.
f.

Masih tingginya prevalensi penyakit menular.

3) Pekerjaan Umum
Dengan memperhatikan kondisi bidang pekerjaan
umum dan irigasi Kabupaten Purworejo Tahun 2010
bahwa :

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

55
Pemerintah Kabupaten Purworejo

a. Masih
kurangnya
kemampuan
Pemerintah
Kabupaten Purworejo dalam melaksanakan
pemeliharaan rutin jalan dan jembatan Kabupaten.
b. Jaringan irigasi yang sebagian besar dalam kondisi
sedang dan rusak.
Beberapa kendala dan permasalahan lain yang dihadapi
adalah :
a. Masih adanya desa yang rawan air bersih.
b. Belum adanya
Purworejo.

master

plan

drainase

Kota

c. Masih banyaknya DED air bersih, gedung sekolah,


kantor, dan jembatan yang belum terealisir.
d. Masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk
memulihkan pemerliharaan saluran drainase.
e. Masih rendahnya kesadaran masyarakat untuk
membangun jamban secara mandiri.
f.

Belum kuatnya kelembagaan masyarakat dalam


melaksankan program-program pemerintah.

g. Masih kurangnya operasi dan pemeliharaan sarana


dan prasarana kebersihan sehingga penanganan
sampah tidak terdapat peningkatan cakupan
wilayah layanan.
h. Masih minimnya tenaga kebersihan dan
pertamanan untuk cakupan wilayah layanan Kota
Kutoarjo.
4) Otonomi Daerah, Pemerintahan Umum, Administrasi
Keuangan Daerah, Perangkat Daerah, Kepegawaian dan
Persandian
Salah satu komponen vital dalam rangka mengelola
manajemen Otonomi Daerah adalah ketersediaan SDM
aparatur baik dari sisi kualitas maupun kuantitasnya
yang memadai. Organisasi Birokrasi Pemerintahan
memiliki 2 sisi, yakni sisi statis dan sisi dinamis. Di
tinjau dari sisi statis dipandang sebagai wadah aktifitas
orang orang (SDM aparatur) yang ada di dalamnya
sesuai proporsi tingkatan struktur dan jabatannya,
sementara diri sisi dinamis mengarah pada atifitas dan
kreatifitas orang orang (SDM Aparatur) yang ada
didalamnya dalam mengkreasi tugas pokok fungsi
dalam mencapai tujuan yang telah ditentukan. Dalam
konteks ini SDM Aparatur memegang peran sentral
bagi keberlangsungan dalam mengemban visi misi

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

56
Pemerintah Kabupaten Purworejo

dearah menuju goal yang telah disepakati bersama.


Adapun jumlah SDM Aparatur di Kabupaten Purworejo
per Desember 2010 12.066 orang, dengan perincian:
a. PNS Gol I 250 personil (2,07%);
b. PNS Gol II 2680 Personil (22,21%);
c. PNS Gol III 4411 Personil (36,56%);
d. dan Pegawai Gol IV 4725 Personil (39,16%).
Ditinjau dari tingkat pendidikan Aparatur kepegawaian:
a. 194 PNS (1,61%) Pendidikan SD;
b. 479 PNS (3,97%) Pendidikan SMP ;
c. 3.638 PNS (30,15%) Pendidikan SMU;
d. 3.929 PNS (32,56%) Pendidikan Tingkat Diploma
(D2,D3);
e. 3.555 PNS (29,46%) Pendidikan Strata 1
f.

171 PNS (1,42%) Pendidikan Strata 2.

Pengiriman Diklat Pimpinan maupun Diklat teknis


fungional SDM Aparatur sebagai upaya peningkatan
profesionalisme SDM Aparatur terus dilakukan hingga
tahun 2010 jumlah alumni Diklat Pim dan Diklat
Teknis Fungsional SDM Aparatur adalah :
a. Diklat Pim IV 381 personil,
b. Diklat Pim III 91 personil
c. Diklat Pim II 10 personil,
d. Diklat Teknis Fungsional 1060 personil
Bila ditinjau dari kebutuhan Diklat Pim:
a. Diklat Pim IV 200 personil,
b. Diklat Pim III 27 personil
c. dan Diklat Pim II 7 personil,
Kebijakan kepegawaian sangat terasakan belum
berjalan secara sinergis dan simultan khususnya dalam
pengisian jabatan jabatan struktural. Hal mana dapat
dirasakan pada SDM Aparatur yang telah memiliki
sertifikat Diklat Pim ada yang belum mendudukin
jabatan struktural, disisi yang lain SDM aparatur yang
belum memiliki serifikat Diklat Pim telah menduduki
Jabatan struktural.
5) Pertanian

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

57
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Dari data tersebut, kendala dan permasalahan yang


dihadapi dalam rangka pencapaian peningkatan
produktivitas sektor pertanian adalah :
a. Terjadi alih fungsi lahan pertanian ke non pertanian
dalam jumlah yang signifikan sebagai akibat
peningkatan pembangunan.
b. Sangat sempitnya kepemilikan lahan di tingkat
petani, sehingga sulit untuk diusahakan mencapai
skala ekonomis.
c. Masih banyaknya penggunaan pupuk kimia yang
semakin lama harganya meningkat dengan hasil
panen petani yang sangat kecil dalam pengelolaan
pertanian sehingga menyebabkan kondisi tanah
yang rusak.
d. Belum optimalnya ketersediaan air irigasi
dikarenakan kurangnya debit air dan banyaknya
saluran irigasi yang rusak, terutama di tingkat
tersier ke bawah
e. Semakin menurunnya ketersediaan air yang sebagai
akibat kurangnya tanaman keras di bagian hulu.
f. Kurangnya SDM teknis fungsional di bidang
pertanian untuk memperbaiki dan meningkatkan
pola budidaya petani untuk meningkatkan mutu
hasil pertanian.
g. Kurang lancarnya transportasi dan distribusi sarana
produksi dan hasil produksi pertanian menuju
outlet-outlet pertanian.
h. Kurangnya sarana dan prasarana pertanian.
C. Strategi dan Prioritas Pembangunan Daerah
Sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional
(RPJMN)
Tahun
2010-2014,
pencapaian
tujuan
pembangunan nasional diprioritaskan untuk terwujudnya
Indonesia yang sejahtera, demokratis, dan berkeadilan yang
menjadi Visi Indonesia 2014. Isu terkini yang berkembang
dan dijadikan pertimbangan dalam proses penyusunan
Rencana Kerja Pemerintah (RKP) Tahun 2012 diantaranya :
1) Penguatan ketahanan pangan dalam upaya menjaga
ketersediaan bahan pokok dan energi
2) Percepatan pengurangan kemiskinan
3) Peningkatan keterlibatan pemangku kepentingan dalam
proses pembangunan
4) Peningkatan nilai tambah pemanfaatan potensi dan
peluang sumberdaya alam, bonus demografi, relokasi
industri, dan pasar domestik yang besar

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

58
Pemerintah Kabupaten Purworejo

5) Implementasi
berkelanjutan.

upaya-upaya

pembangunan

RKP Tahun 2012 masih tetap bertumpu pada 11 (sebelas)


Prioritas Nasional dan 23 (tiga) Prioritas Lainnya, yang
harus disinergikan dengan prioritas pembangunan daerah.
Sinergitas pusat-daerah harus mempertimbangkan berbagai
hal yaitu :
1) Keterkaitan antar wilayah dari segi sosial, ekonomi,
budaya, politik, sebagai perwujudan wawasan nusantara
dalam kerangka NKRI
2) Potensi strategis di setiap wilayah
3) Tujuan dan sasaran pembangunan setiap wilayah
4) Rencana tata ruang dan pola pemanfaatan ruang yang
optimal
5) Keterkaitan lintas sektor dan lintas wilayah secara lebih
efektif dan efisien.
Prioritas Pembangunan Nasional yaitu (1) Pemantapan
reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan; (2)
Meningkatkan akses dan kualitas pendidikan; (3) Perbaikan
akses dan mutu kesehatan; (4) Penanggulangan kemiskinan;
(5) Peningkatan ketahanan pangan; (6) Peningkatan kualitas
dan kuantitas infrastruktur; (7) Perbaikan iklim investasi
dan iklim usaha; (8) Peningkatan sumber daya energi; (9)
Peningkatan kualitas lingkungan hidup; (10) Penanganan
daerah tertinggal terdepan, terluar, dan pasca-konflik; dan
(11) Pengembangan kebudayaan, kreativitas, dan inovasi
teknologi. Adapun prioritas lainnya, antara lain : (a) Bidang
politik, hukum, dan keamanan;
dengan sasaran
terpantaunya dan terdeteksinya potensi tindak terorisme dan
meningkatnya kemampuan dan keterpaduan dalam
pencegahan dan penanggulangan tindak terorisme; (b)
Bidang perekonomian, dengan sasaran difokuskan pada
upaya pertumbuhan populasi usaha industri serta
melanjutkan upaya perbaikan penyelenggaraan dan
penempatan tenaga kerja Indonesia; dan (c) Bidang
keejahteraan rakyat, dengan sasaran pembangunan
pariwisata dan pembangunan kesejhateraan rakyat lainnya
Sedangkan prioritas pembangunan Provinsi Jawa Tengah
Tahun 2012 berdasarkan RKPD Provinsi Jawa Tengah
Tahun 2012 adalah:
1) Pembangunan pertanian dalam arti luas
2) Peningkatan ekonomi kerakyatan

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

59
Pemerintah Kabupaten Purworejo

3) Peningkatan kualitas sumberdaya


pelayanan sosial dasar masyarakat

manusia

dan

4) Peningkatan pembangunan infrastruktur


5) Penanggulangan bencana
6) Peningkatan daya dukung dan tampung lingkungan
7) Peningkatan tata kelola pemerintahan yang baik
Kesinambungan perencanaan pembangunan di daerah yang
terintergrasi dengan kebijakan dan prioritas pembangunan
nasional dan provinsi, maka kabupaten Purworejo memiliki
desain strategi sebagai upaya untuk mengarahkan
pembangunan aerah pada suatu tujuan yang lebih realistis
sebagai berikut :
1) Meningkatkan
pemberdayaan
penjaringan aspirasi masyarakat

masyarakat

dan

2) Meningkatkan Kesadaran dan Semangat Kebangsaan


Dalam Kehidupan Bermasyarakat
3) Meningkatkan Pemenuhan Kualitas Hidup
Memadai (Jaminan Keselamatan/Keamanan)

yang

4) Meningkatkan Produktivitas dan Nilai Tambah ProdukProduk Pertanian


5) Meningkatkan ketersediaan, distribusi, dan keamanan
pangan
6) Mengoptimalkan Penggunaan Sumberdaya
Pertanian untuk industri berbasis pertanian

hasil

7) Mengintegrasikan pengelolaan lingkungan hidup guna


mendukung pembangunan berkelanjutan
8) Mengoptimalkan Infrastruktur dan Peningkatan
Dukungan Stakeholder Dalam Kegiatan Penanaman
Modal Daerah
9) Mengoptimalkan
Upaya-Upaya
Pendapatan Asli Daerah

Peningkatan

10) Mengintegrasikan pengelolaan sumberdaya lokal dan


lingkungan hidup guna mendukung pembangunan
berkelanjutan serta optimalisasi pengembangan
pariwisata
11) Meningkatkan Profesionalisme Aparatur Pemerintah
Daerah, Optimalisasi Tata Kelola Pemerintah Daerah
Sesuai Dengan Asas Kepemerintahan yang Baik (Good
Governance) dan budaya E-Government.

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

60
Pemerintah Kabupaten Purworejo

12) Meningkatkan Pemenuhan Kualitas Hidup


Memadai (Kemudahan Akses Pelayanan Publik)

yang

13) Meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM)


14) Meningkatkan lapangan kerja, upah kerja dan upaya
pemberdayaan masyarakat dalam penurunan angka
kemiskinan
15) Meningkatkan perlindungan Hak Asasi Manusia
(HAM), pemberdayaan gender dan pelindungan anak
Dari strategi tersebut dirumuskan kedalam prioritas
pembangunan daerah Kabupaten Purworejo tahun anggaran
2012 sebagai berikut :
1) Tata Kelola Pemerintahan Daerah yang Baik (Good
Governance)
2) Penurunan angka kemiskinan
3) Kesehatan
4) Pendidikan
5) Ketahanan Pangan dan Pengembangan Agribisnis yang
berdaya saing
6) Pembangunan Infrastruktur yang Pro Investasi dan
Berkelanjutan
Dalam implementasinya peningkatan prioritas tidak selalu
berupa peningkatan alokasi dana tetapi dapat pula berupa
penyempurnaan/ perbaikan design pelaksanaan kegiatan,
yaitu design yang dapat memaksa pelaksanaan kegiatan menjadi
lebih efektif dan mengena pada sasaran atau tujuan yang
diharapkan.
2.2.5

Sisa Lebih Pembiayaan Tahun Berkenaan (SILPA)


Untuk menghindari terjadinya dana yang belum terpakai (Idle
Money) maka tidak ada Sisa Lebih Pembiayaan Tahun
Berkenaan (SILPA) dalam APBD, apabila terdapat SILPA
maka dalam perubahan APBD dimanfaatkan seluruhnya untuk
mendanai kegiatan pada tahun anggaran berjalan.

Ringkasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran


2012 sebelum dan sesudah perubahan adalah sebagai berikut :

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

61
Pemerintah Kabupaten Purworejo

URAIAN

ANGGARAN

ANGGARAN

SEBELUM PERUBAHAN

SESUDAH PERUBAHAN

(Rp)

(Rp)

PENDAPATAN
Pendapatan Asli Daerah
Pendapatan Transfer
Lain-lain Pendapatan Daerah yang sah

91.866.119.724,00

91.866.119.724,00

1.060.855.120.196,00

1.060.855.120.196,00

895.975.866,00

895.975.866,00

1.153.617.215.786,00

1.153.617.215.786

Belanja Operasi

937.675.923.366,00

981.123.674.987,00

Belanja Modal

171.088.226.634,00

177.746.788.649,00

5.113.843.000,00

48.091.689.008,00

Transfer Bagi Hasil ke Desa

0,00

46.645.582.230,00

Jumlah Belanja

1.113.877.993.000,00

1.253.607.734.874,00

(58.138.901.000,00)

(99.990.519.088,00)

Penerimaan Pembiayaan

63.121.901.000,00

115.855.880.266,00

Pengeluaran Pembiayaan

4.983.000.000,00

15.865.361.178,00

58.138.901.000,00

99.990.519.088,00

0,00

0,00

Jumlah Pendapatan
BELANJA

Belanja Tak Terduga

Surplus / (Defisit)
PEMBIAYAAN

Pembiayaan Netto
Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran
(SILPA)

2.3 Indikator Pencapaian Target Kinerja APBD


Capaian target kinerja prioritas mikro Kabupaten Purworejo dalam
tahun anggaran 2012, secara garis besar meliputi Bidang Pemerintah,
Penurunan Angka Kemiskinan, Bidang Kesehatan, Bidang Pendidikan, Bidang
Ketahanan Pangan dan Pengembangan Agribisnis, dan Bidang Pembangunan
Infrastruktur, dengan didukung pembangunan bidang lainnya. Secara garis
besar capaiannya sebagai berikut:
2.3.1

Bidang Pemerintahan
Untuk tahun 2012 ini pelaksanaan Bidang Pemerintahan telah
melaksanakan berbagai kegiatan strategis meliputi Perencanaan
Pembangunan dan Tata Pemerintahan
1. Bidang Perencanaan Pembangunan
Untuk tahun 2012 prioritas pembangunan melalui Bidang
Perencanaan Pembangunan diwujudkan dengan melaksanakan 10
(sepuluh) program melalui 35 (tiga puluh lima) kegiatan.
Secara rinci program prioritas dan tingkat capaian kinerja Bidang
Perencanaan Pembangunan adalah sebagai berikut:

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

62
Pemerintah Kabupaten Purworejo

No

Program

Capaian Kinerja

1.

Perencanaan Tata Ruang

100,00%

2.

Pengembangan Data/Informasi Perencanaan

100,00%

3.

Perencanaan Pembangunan Daerah

100,00%

4.

Perencanaan Sosial Budaya

100,00%

5.

Perencanaan Sarana Prasarana Wilayah dan Sumber Daya Alam

100,00%

6.

Perencanaan Pembangunan Ekonomi

100,00%

7.

Monitoring, Pengendalian dan evaluasi Pelaksanaan Rencana


Pembangunan Daerah

100,00%

8.

Penelitian dan Pengembangan

100,00%

9.

Pengembangan Data/Informasi/Statistik Daerah

100,00%

10.

Peningkatan Promosi dan Kerjasana Investasi

100,00%

Dari 10 (sepuluh) Program yang dijabarkan melalui 35 (tiga puluh


lima) kegiatan telah dilaksanakan seluruhnya dengan rata-rata
capaian kinerja mencapai 100,00%
2. Bidang Tata Pemerintahan
Untuk tahun 2012 prioritas pembangunan melalui Bidang tata
Pemerintahan diwujudkan dengan melaksanakan 7 (tujuh) program
melalui 16 (enam belas) kegiatan.
Secara rinci program prioritas dan tingkat capaian kinerja Bidang
tata Pemerintahan adalah sebagai berikut:
No

Program

Capaian Kinerja

1.

Penataan Penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah

100,00%

2.

Peningkatan Pelayanan Kedinasan Kepala Daerah/Wakil Kepala Daerah

100,00%

3.

Penyelesaian Konflik-konflik Pertanahan

30,00%

4.

Penyusunan Kebijakan Daerah

100,00%

5.

Peningkatan Pelayanan Administrasi Pemerintahan

100,00%

6.

Peningkatan Koordinasi SKPD

100,00%

7.

Peningkatan fungsi Pembinaan dan Fasilitasi Pemerintahan Desa

100,00%

Dari 7 (tujuh) Program yang dijabarkan melalui 16 (enam belas)


Kegiatan telah dilaksanakan seluruhnya, 6 program dengan ratarata capaian kinerja mencapai 100,00% dan 1 (satu) program
capaian kinerja 30% yaitu Program Penyelesaian Konflik-konflik
Pertanahan karena konflik yang dilaporkan dan telah ditangani
hanya 2 kasus sedang prediksi yang dianggarkan sebanyak 6 kasus.

2.3.2

Penurunan Angka Kemiskinan


Untuk tahun 2012 prioritas pembangunan melalui penurunan angka
kemiskinan telah diwujudkan dengan melaksanakan berbagai kegiatan

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

63
Pemerintah Kabupaten Purworejo

strategis, antara lain Bidang Industri Perdagangan, Koperasi dan Usaha


Kecil menengah, Bidang Ketenagakerjaan, Transmigrasi dan Sosial
1. Bidang Industri Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil
menengah
Pelaksanaan kegiatan yang mendukung prioritas pembangunan
tahun 2012 dalam bidang industri, perdagangan, koperasi dan
usaha kecil menengah diimplementasikan dalam 14 (empat belas)
program melalui 39 (tiga puluh Sembilan) kegiatan.
Secara rinci program prioritas dan tingkat capaian kinerja adalah
sebagai berikut:
No

Program

Capaian Kinerja

1.

Pembinaan dan Pengawasan Bidang Pertambangan

100,00%

2.

Penciptaan Iklim Usaha Kecil Menengah yang Kondulsif

100,00%

3.

Peningkatan Kapasitas Iptek Sistem Produksi

100,00%

4.

Perlindungan Konsumen dan Pengamanan Perdagangan

100,00%

5.
6.
7.
8.
9.

Pengawasan dan Penertiban Kegiatan Rakyat yang Berpotensi


Merusak Lingkungan
Pengembangan Industri Kecil dan Menengah
Pengembangan Kewurusahaan dan Keunggulan Kompetitif Usaha
Kecil Menengah
Pembinaan dan Pengembangan Bidang Ketenagalistrikan
Pengembangan Sistem Pendukung Usaha Bagi Usaha Mikro Kecil
Menengah

100,00%
100,00%
100,00%
100,00%
100,00%

10.

Pengembangan kemampuan Tehnologo Industri

100,00%

11.

Peningkatan efisiensi Perdagangan Dalam Negeri

100,00%

12.

Peningkatan Kualitas Kelembagaan Koperasi

100,00%

13.

Pengembangan Sentra-Sentra Industri Potensial

100,00%

14.

Penumbuhan Industri Berbasis Sumber Daya Lokal

100,00%

Dari 14 Program yang dijabarkan melalui 39 Kegiatan telah


dilaksanakan seluruhnya dengan rata-rata capaian kinerja
mencapai 100,00%
2. Bidang Ketenagakerjaan, Transmigrasi dan Sosial
Pelaksanaan kegiatan yang mendukung prioritas pembangunan
tahun 2012 dalam bidang Ketenagakerjaan, Transmigrasi dan
Sosial diimplementasikan dalam 8 (delapan) program melalui 36
(tiga puluh enam) kegiatan.
Secara rinci program prioritas dan tingkat capaian kinerja adalah
sebagai berikut:
No
1.

Program
Pemberdayaan Fakir Miskin, Komunitas Adat Terpencil (KAT) dan
Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Lainnya

Capaian Kinerja
100,00%

2.

Pengembangan wilayah Transmigrasi

100,00%

3.

Peningkatan Kualitas dan Produktifitas Tenaga Kerja

100,00%

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

64
Pemerintah Kabupaten Purworejo
4.

Pelayanan dan Rehabilitasi Kesejahteraan Sosial

100,00%

5.

Peningkatan Kesempatan Kerja

97,71%

6.

Perlindungan Pengembangan Lembaga Ketenagakerjaan

110,60%

7.

Pembinaan Panti Asuhan/Panti Jompo

100,00%

8.

Pemberdayaan Kelembagaan Kesejahteraan Sosial

98,61%

Dari rangkain kegiatan Bidang Ketenagakerjaan, Transmigrasi dan


Sosial telah dilaksanakan seluruhnya dengan rata-rata capaian
kinerja sebagai berikut :
1). Terdapat 2 (dua) program kegiatan yang capaian kinerjanya
kurang dari 100% yaitu :
a. Program
Peningkatan
Kesempatan
Kerja
yang
diimplementasikan dalam 9 (sembilan) kegiatan dengan
rata-rata capaian kinerja mencapai 97,71% yang
disebabkan :
Kegiatan Penanganan Orang Terlantar dan Anak
Terlantar Luar Panti dengan capaian kinerja 109,41%
yang berupa bantuan transport orang terlantar
direncanakan 280 orang realisasi sebanyak 202 orang
(72,14), namun di sisi lain untuk pengiriman anak
terlantar ke balai rehabilitasi sosial direncanakan 30
anak realisasi mencapai 44 anak (146,67%)
Kegiatan Pengadopsian anak capaian kinerja hanya
70% karena rekomendasi yang direncanakan 10
pemohon namun realisasi hanya 7 pemohon.
b. Program Pemberdayaan Kelembagaan Kesejahteraan
Sosial yang diimplementasikan dalam 3 (tiga) kegiatan
dengan rata-rata capaian kinerja 98,61% yang disebabkan
untuk kegitan Pengembangan Model Kelembagaan
Perlindungan Sosial karena 1 (satu) orang Pengasuh Panti
mengundurkan diri mulai 1 Mei 2012 yang berakibat
output capaian kinerja hanya 95,84%
2). Terdapat 5 (lima) program yang capaian kinerjanya mencapai
100%
3). Terdapat 1 (satu) program yang rata-rata capaian kinerjanya
lebih dari 100% yaitu Program Perlindungan Pengembangan
Lembaga Ketenagakerjaan yang diimplementasikan dalam 5
(lima) kegiatan dengan rata-rata kinerja mencapai 110,60%
yang disebabkan karena :
Kegiatan Pembinaan Hubungan Industrian dan Syarat
Kerja direncanakan untuk pembinaan terhadap 15
perusahaan, realisasinya 18 perusahaan (120%).
Kegiatan Fasilitasi LKS Tripartit Kabupaten Purworejo
direncanakan untuk 2 kali rapat koordinasi realisasi
sebanyak 4 kali (200%).

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

65
Pemerintah Kabupaten Purworejo

2.3.3

Bidang Kesehatan
Untuk tahun 2012 Bidang Kesehatan telah melaksanakan berbagai
kegiatan strategis. Seluruh kegiatan tersebut direncanakan sebagai
bagian dari rencana kinerja tahun 2012 untuk mencapai 13 (tiga belas)
program prioritas melalui 26 (dua puluh enam) kegiatan.
Secara rinci program prioritas dan tingkat capaian kinerja adalah
sebagai berikut:
No

Program

Capaian Kinerja

1.

Obat dan Perbekalan Masyarakat

100,00%

2.

Upaya Kesehatan Masyarakat

100,00%

3.

Pengawasan Obat dan Makanan

100,00%

4.

Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat

100,00%

5.

Perbaikan Gizi Masyarakat

100,00%

6.

Pengembangan Lingkungan Sehat

100,00%

7.

Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular

100,00%

8.

Pelayanan Kesehatan Penduduk Miskin

100,00%

9.

Pengadaan, Peningkatan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana


Puskesmas/Puskesmas Pembantu dan Jaringannya

100,00%

10.

Kemitraan Peningkatan Pelayanan Kesehatan

100,00%

11.

Pengawasan dan Pengendalian Kesehatan Makanan

100,00%

12.

Keselamatan Ibu Melahirkan dan Anak

100,00%

13.

Rehab Sarana dan Prasarana Kesehatan beserta pendukungnya

96,70%

Dari 13 Program yang dijabarkan dalam 26 kegiatan telah


dilaksanakan seluruhnya dan rata-rata dicapai kinerja dengan target
dan sasaran sebagai berikut :
1. Terdapat 1 (dua) program yang rata-rata capaian kinerjanya belum
mencapai 100% yaitu Program Rehab Sarana dan Prasarana
Kesehatan beserta pendukungnya yang mencapai 96,70% dimana
program dijabarkan dalam 1 kegiatan.
2. Terdapat 12 (dua belas) program yang yang capaian kinerjanya
100%.
2.3.4

Bidang Pendidikan
Untuk tahun 2012 Bidang Pendidikan telah melaksanakan berbagai
kegiatan strategis. Seluruh kegiatan tersebut direncanakan sebagai
bagian dari rencana kinerja tahun 2012 untuk mencapai 11 (sebelas)
program prioritas melalui 89 (delapan puluh sembilan) kegiatan.
Secara rinci program prioritas dan tingkat capaian kinerja adalah
sebagai berikut :
No

Program

Capaian Kinerja

1.

Program Pendidikan Usia Dini

100%

2.

Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun

90%

3.

Program Pendidikan Menengah

100%

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

66
Pemerintah Kabupaten Purworejo
No

Program

Capaian Kinerja

4.

Program Pendidikan Non Formal

100%

5.

Program Pendidikan Luar Biasa

100%

6.

Program Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga Kependidikan

112%

7.

Program Manajemen Pelayanan Pendidikan

99%

8.

Program Pengembangan Nilai Budaya

100%

9.

Program Pengelolaan Kekayaan Budaya

100%

10.

Program Pengelolaan Keragaman Budaya

100%

11.

Program Pembinaan dan Pemasyarakatan Olah Raga

103%

Dari 11 program yang dijabarkan dalam 89 kegiatan telah dilaksanakan


seluruhnya dan rata-rata dicapai kinerja dengan target dan sasaran
sebagai berikut :
1. Terdapat 2 program yang rata-rata capaian kinerjanya belum
mencapai 100 % yaitu :
a. Program Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun
yang hanya mencapai 90%. Program dijabarkan dalam 31
kegiatan dimana 23 kegiatan telah mencapai 100%, 1 kegiatan
yang capaian kinerjanya melebihi 100% serta terdapat 7
kegiatan yang capaian kinerjanya tidak mencapai 100% yaitu :
Pengadaan sarana mobilitas sekolah/UASBN hanya
mencapai 95% karena jumlah murid kelas 6 yang
dialokasikan mengalami mutasi.
Penyelenggaraan Dana Bantuan Operasional (BOS) hanya
mencapai 93% karena jumlah murid yang dialokasikan
mengalami mutasi.
Pendukung kegiatan anak beriman hanya mencapai 83%,
karena jumlah Ustadz yang ada tidak memenuhi alokasi.
Rehabilitasi berat ruang sekolah SD (DAK) hanya
mencapai 30% karena yang dilaksanakan hanya yang
direhabilitasi 1 ruang dan 2 ruang saja karena
pengelolaannya secara swakelola, sedangkan yang
rehabilitasinya 3 ruang dan 4 ruang akan dilaksanakan di
tahun 2013 karena nilai kontraknya lebih dari 200 juta
rupiah sehingga harus melalui lelang.
Pengadaan Meubelair sekolah SD (DAK) Luncuran Tahun
2011 tidak dilaksanakan karena rekanan mengundurkan
diri karena harga meubelair dipasaran lebih tinggi
sehingga rekanan tidak berani melaksanakan.
Pengadaan buku Perpustakaan SMP (DAK) Luncuran
Tahun 2011 tidak dilaksanakan karena petunjuk teknis
tidak lengkap. Dinas Pendidikan Kabupaten Purworejo
sudah mengirimkan surat ke Kementerian Pendidikan
Nsional tetapi belum ada jawaban.

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

67
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Bantuan Operasional Sekolah (Pusat) hanya mencapai


90% karena ada 40 sekolah yang tidak mengambil dana
kekurangan alokasi Bantuan Operasional Sekolah tahun
2011.
b. Program Manajemen Pelayanan Pendidikan yang hanya
mencapai 99%.
Program dijabarkan dalam 10 kegiatan dimana 8 kegiatan telah
mencapai 100% namun 2 kegiatan yang capaian kinerjanya
tidak mencapai 100% yaitu :
Pendukung Dana Base Provinsi hanya mencapai 98%,
karena adanya kelebihan alokasi sumber data (sekolah)
dari Provinsi.
Fasilitasi penyelenggaraan Ujian Nasional, UASBN dan
UNPK masih 95%, karena adanya mutasi.
2. Terdapat 7 program yang capaian kinerjanya 100% yaitu Program
Pendidikan Anak Usia Dini, Program Pendidikan Menengah,
Program Pendidikan Menengah , Program Pendidikan Non
Formal, Program Pendidikan Luar Biasa, Program Pengembangan
Nilai Budaya, Program Pengelolaan Kekayaan Budaya, Program
Pengelolaan Keragaman Budaya, Program Pembinaan dan
Pemasyarakatan Olah Raga.
3. Terdapat 2 program yang rata-rata capaian kinerjanya lebih dari
100% yaitu Program Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga
Kependidikan
yang
mencapai
112%
dan
Program
Peakuntansimbinaan dan Pemasyarakatan Olah Raga yang
mencapai 103% dengan uraian :
a. Program Peningkatan Mutu Pendidik dan Tenaga
Kependidikan capaian kinerjanya 112% dijabarkan dalam 8
kegiatan dengan uraian :
3 kegiatan capaian kinerjanya mencapai 100% yaitu
kegiatan Pendidikan Lanjutan Bagi Pendidik untuk
Memenuhi Standar Kualifikasi, kegiatan Pengembangan
Sistem Pendataan dan Pemetaan Pendidik dan Tenaga
Kependidikan dan kegiatan Pengembangan system
perencanaan dan pengendalian program profesi pendidik
dan tenaga kependidikan
2 kegiatan capaian kinerjanya lebih dari 100% yaitu
kegiatan pelaksanaan sertifikasi pendidik capaian
kinerjanya 121% dimana jumlah dokumen portofolio yang
dikirim guna penilaian sertifikasi pendidik sejumlah 1.206
melebihi target yang ditetapkan 1.000 dokumen portofolio.
Yang lulus sertfikasi pendidik sejumlah 726 orang, dan
kegiatan
penilaian
angka
kredit
pendidik
SD/SMP/SMA/SMK,
Pengawas/Penilik
capaian
kinerjanya 112% dimana realisasi yang dinilai sejumlah
847 orang melebihi target 600 orang.

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

68
Pemerintah Kabupaten Purworejo

1 kegiatan capaian kinerjanya kurang dari 100% yaitu


Pemilihan Guru/KS/Pengawas Berprestasi capaian
kinerjanya 92% karena yang memenuhi kriteria hanya 110
orang lebih kecil dari target 120 orang.
b. Program Pembinaan dan Pemasyarakatan Olah Raga capaian
kinerjanya 103% dijabarkan dalam 5 kegiatan dengan uraian :
4 kegiatan capaian kinerjanya mencapai 100% yaitu
kegiatan penyelenggaraan kompetisi olahraga, kegiatan
pemeliharaan GOR dan Senam Pagi Massal, kegiatan
Kemah Bhakti Pemuda, dan kegiatan pengiriman
pertukaran pemuda.
2 kegiatan capaian kinerjanya lebih dari 100% yaitu
kegiatan pembinaan cabang olah raga prestasi di tingkat
daerah capaian kinerjanya 113% dimana jumlah pasukan
paskibraka yang dipilih 90 orang melebihi target yang
ditetapkan 80 orang.
2.3.5

Bidang Ketahanan Pangan dan Pengembangan Agribisnis


Dalam pelaksanaan program bidang pertanian tahun 2012 dapat
diuraikan dalam bidang pertanian, tanaman pangan dan hortikultura,
kehutanan dan dan perkebunan serta bidang kelautan, perikanan dan
peternakan. Adapun masing-masing capaian kinerja dapat diuraikan
sebagai berikut :
1.

Bidang
Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikutura,
Kehutanan dan Perkebunan
Prioritas program dalam bidang Pertanian tanaman pangan dan
hortikultura, kehutanan dan perkebunan pada tahun 2012 telah
dipilih 10 (sepuluh) program prioritas melalui 31 kegiatan dengan
Program prioritas dan tingkat capaian kinerja secara rinci sebagai
berikut :

NO

PROGRAM

1.

Pemanfaatan potensi sumber daya hutan

CAPAIAN KINERJA

2.

Peningkatan kesejahteraan petani

100 %

3.

Peningkatan ketahanan pangan (pertanian/perkebunan)

98,9 %

100 %

4.

Peningkatan pemasaran hasil produksi pertanian/perkebunan

100 %

5.

Rehabilitasi hutan dan lahan

100 %

6.

Perlindungan dan konservasi sumber daya hutan

100 %

7.

Peningkatan penerapan teknologi pertanian/perkebunan

100 %

8.

Peningkatan produksi pertanian/perkebunan

100 %

9.

Pembinaan dan penerbitan industri hasil hutan

86 %

10.

Perencanaan dan pengembangan hutan

100 %

Dari 10 program prioritas yang dijabarkan dalam 31 kegiatan


telah dilaksanakan seluruhnya dan rata-rata dicapai kinerja
dengan target dan sasaran sebagai berikut :

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

69
Pemerintah Kabupaten Purworejo

a. Terdapat 8 (delapan) program yang rata-rata capaian


kinerjanya mencapai 100 % yaitu kegiatan Pemanfaatan
potensi sumber daya hutan, Peningkatan kesejahteraan petani,
Peningkatan pemasaran hasil produksi pertanian/perkebunan,
Rehabilitasi hutan dan lahan, Perlindungan dan konservasi
sumber daya hutan, Peningkatan penerapan teknologi
pertanian/perkebunan,
Peningkatan
produksi
pertanian/perkebunan, Perencanaan dan pengembangan
hutan.
b. Terdapat 2 (dua) program yang rata-rata capaian kinerjanya
kurang dari 100 % yaitu :
Program
Peningkatan
ketahanan
pangan
(pertanian/perkebunan) mencapai 98,9 % terdiri dari 11
(sebelas) kegiatan mencapai 100 % dan 1 (satu) kegiatan
mencapai 87 % yaitu kegiatan perencanaan, monitoring,
evaluasi dan pelaporan yang disebabkan perjalanan dinas
yang direncanakan 159 OH hanya terlaksana 139 OH.
Hal ini dikarenakan perjalanan dinas luar daerah hanya
terlaksana 39 OH dari 62 OH yang direncanakan
(koordinasi yang dilaksanakan sepanjang tahun 2012
tidak sebanyak yang direncanakan, sudah tercukupi
dengan 39 OH).
Program Pembinaan dan penerbitan industri hasil hutan
mencapai 86 % terdiri dari 1 (satu) kegiatan mencapai
100 % dan 1 (satu) kegiatan mencapai 72 % yaitu
kegiatan penatausahaan hasil hutan, yang disebabkan
target SKSKB yang diterbitkan hanya tercapai 72 %,
dikarenakan sejak bulan Agustus pengurusan surat
angkutan dialihkan ke desa sesuai dengan Peraturan
Menteri Kehutanan Nomor : P.30/Menhut-II/2012 tanggal
17 Juli 2012.
2.

Bidang Kelautan, Perikanan dan Peternakan


a) Bidang Kelautan dan Perikanan
Pelaksanaan kinerja dalam bidang kelautan dan perikanan
dijabarkan melalui 7 (tujuh) program dalam 21 kegiatan
dengan uraian sebagai berikut :

No.

Program

Capaian Kinerja

1.

Program Pembinaan Ekonomi Masyarakat Pesisir

100,00 %

2.

Program Deseminasi Teknologi Perikanan

100,00 %

3.

Program Pengembangan Perikanan Tangkap

100,00 %

4.

Program Pengembangan Kawasan Budidaya Laut, Air Payau dan Air Tawar

100,00 %

5.

Program Pemberdayaan Masyarakat dalam Pengawasan dan Pengendalian

100,00 %

Sumberdaya Kelautan
6.

Program Deseminasi Teknologi Perikanan

100,00 %

7.

Program Optimalisasi Pengelolaan dan Pemasaran Produksi Perikanan

100,00 %

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

70
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Dari penjabaran 7 (tujuh) yang dijabarkan dalam 21 kegiatan


telah dilaksanakan keseluruhan capaian kinerja telah
mencapai 100,00%.
b). Bidang Peternakan
Pelaksanaan kinerja dalam bidang kelautan dan perikanan
dijabarkan melalui 3 (tiga) program dalam 21 kegiatan
dengan uraian sebagai berikut :
No.

Program

Capaian Kinerja

1.

Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Ternak

100,00 %

2.

Program Peningkatan Produksi Hasil Peternakan

100,00 %

3.

Program Peningkatan Pemasaran Hasil Produksi Peternakan

100,00 %

Dari penjabaran 3 (tiga) program yang dijabarkan dalam 11


kegiatan telah dilaksanakan keseluruhan capaian kinerja telah
mencapai 100,00%.

2.3.6

Bidang Perindustrian Perdagangan dan Koperasi


Pelaksanaan kinerja dalam bidang perindustrian, perdagangan dan
koperasi dijabarkan melalui 14 (empat belas) program dalam 39 (tiga
puluh sembilan) kegiatan dengan uraian sebagai berikut :
No.

Program

Capaian Kinerja

1.

Program Pembinaan dan Pengawasan Bidang Pertambangan

100,00 %

2.

Program Penciptaan Iklim Usaha Kecil Menengah Yang Kondulsif

100,00 %

3.

Program Peningkatan Kapasitas Iptek Sistem Produksi

100,00 %

4.

Program Perlindungan Konsumen dan Pengamanan Perdagangan

100,00 %

5.

Program Pengawasan dan Penertiban Kegiatan Rakyat Yang Berpotensi

100,00 %

Merusak Lingkungan
6.
7.

Program Pengembangan Industri Kecil dan Menengah

100,00 %

Program Pengembangan Kewirausahaan dan Keunggulan Kompetetitif

100,00 %

Usaha Kecil menengah


8.

Program Pembinaan dan Pengembangan Bidang Ketenagalistrikan

100,00 %

9.

Program Pengembangan Sistem Pendukung Usaha Bagi Usaha Mikro

100,00 %

kecil Menengah
10.

Program Peningkatan Kemampuan Teknologi Industri

100,00 %

11.

Program Peningkatan Efisiansi Perdagangan Dalam Negeri

100,00 %

12.

Program Peningkatan Kualitas Kelembagaan Koperasi

100,00 %

13.

Program Pengembangan Sentra-sentra Industri Potensial

100,00 %

14.

Program Penumbuhan Industri Berbasis Sumber Daya Lokal

100,00 %

Dari 14 (empat belas) program yang dijabarkan dalam 39 (tiga puluh


sembilan) kegiatan dengan rata-rata capaian kinerja mencapai 100%
2.3.7

Bidang Infrastruktur
Prioritas program infrastruktur meliputi Bidang Pekerjaan Umum,

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

71
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Pengairan dan Perumahan dengan sasaran meningkatkan kualitas


sarana prasarana pendukung peningkatan ekonomi (jalan, jembatan,
irigasi, listrik, sarana air bersih) melalui pola pendanaan yang efisien
dan efektif.
1. Bidang Pengairan
Pelaksanaan prioritas program infrastruktur Bidang Pengairan
didukung dengan 1 (satu) program utama yaitu Program
Pengembangan dan Pengelolaan Jaringan irigasi, Rawa dan
Jaringan Pengairan Lainnya yang dijabarkan melalui 17 (tujuh
belas) kegiatan dan telah dilaksanakan capaian 100%
2. Bidang Pekerjaan Umum
Untuk tahun 2012 Dinas Pekerjaan Umum telah melaksanakan
berbagi kegiatan strategis. Seluruh kegiatan tersebut direncanakan
sebagai bagian dari rencana kinerja tahun 2012 untuk mencapai 10
( sepuluh ) program melalui 106 kegiatan.
Adapun program prioritas dan tingkat capaian kinerja secara rinci
sebagai berikut :
No

Program

Capaian Kinerja

Pengembangan Perumahan

100 %

Lingkungan Sehat Perumahan

98 %

Pembangunan Saluran Drainase / Gorong - Gorong

100 %

Pemberdayaan Komunitas Perumahan

95 %

Rehabilitasi / Pemeliharaan Jalan dan Jembatan

100 %

Pembangunan Sistem Informasi / Database Jalan dan Jembatan

100 %

Pengelolaan Kebersihan, Pertamanan, Penerangan Jalan

97 %

Peningkatan Sarana dan Prasarana Kebinamargaan

99 %

Pengembangan Kinerja Pengelolaan air Minum dan Air Limbah

99 %

10

Pembangunan Infrastruktur Pedesaan

90 %

Dari 10 program prioritas yang dijabarkan dalam 106 kegiatan


telah dilaksanakan seluruhnya dan rata rata dicapai kinerja
dengan target dan sasaran sebagai berikut :
1. Program Pengembangan Perumahan hanya terdapat satu
kegiatan fisiknya mencapai 100 % yang merupakan pengadaan
urugan sirtu untuk lahan rusunawa.
2. Program Lingkungan Sehat Perumahan terdapat 2 kegiatan
yang salah satu kegiatannya yaitu Pendamping DAK Sanitasi
merupakan kegiatan perencanaan yang seluruh pekerjaannya
mencapai 100 %.
3. Program Pembangunan Saluran Drainase / Gorong Gorong
terdapat 1 kegiatan yaitu Pemeliharaan Drainase Kota
Purworejo dan Kutoarjo yang terdapat kegiatan perencanaan,
pengawasan dan fisik konstruksi yang seluruhnya telah
mencapai 100 %.

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

72
Pemerintah Kabupaten Purworejo

4. Program Pemberdayaan Komunitas Perumahan pada DPA TA.


2012 terdapat 4 kegiatan namun 1 kegiatan yaitu
Pendampingan Penataan Lingkungan Pemukiman Berbasis
Komunitas (PLPBK) tidak dapat dilaksanakan karena dana
APBN tidak turun sedangkan 3 kegiatan lain merupakan
kegiatan pendampingan.

5. Program Rehabilitasi / Pemeliharaan Jalan dan Jembatan


terdapat 37 kegiatan yang seluruhnya merupakan kegiatan fisik
baik perencanaan, konstruksi maupun pengawasan yang rata
rata mencapai 100 %.

6. Program Pembangunan Sistem Informasi / Database Jalan dan


Jembatan terdapat 3 kegiatan yang kegiatan fisiknya rata rata
mencapai 100 %.

7. Program Pengelolaan Kebersihan, Pertamanan, Penerangan


Jalan terdapat 23 kegiatan dimana terdapat kegiatan rutin
administrasi dan fisik yang rata rata mencapai 100 %.

8. Program Peningkatan Sarana dan Prasarana Kebinamargaan


hanya terdapat 1 ( satu ) kegiatan administrasi.

9. Program Pengembangan Kinerja Pengelolaan air Minum dan


Air Limbah terdapat 5 kegiatan dimana 1 kegiatan operasional
rutin alat, 1 kegiatan pendampingan dan 3 kegiatan fisik yang
terdiri dari perencanaan, teknis dan pengawasan yang rata
rata mencapai 100 %.

10. Program Pembangunan Infrastruktur Pedesaan pada DPA TA.


2012 terdapat 2 kegiatan namun kegiatan Peningkatan
Infrastruktur Pedesaan tidak dapat dilaksanakan karena dana
APBN tidak turun sedangkan kegiatan lain merupakan
kegiatan pendampingan

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

73
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Bab III
Ikhtisar Pencapaian Kinerja Keuangan
3.1

Ikhtisar Realisasi Pencapaian Target Kinerja Keuangan


3.1.1. Pencapaian Target Keuangan
Ikhtisar pencapaian kinerja keuangan Kabupaten Purworejo
merupakan rekapitulasi realisasi keuangan pada tahun 2012. Realisasi
keuangan ini merupakan angka kumulatif dari semua Satuan Kerja
Perangkat Daerah (SKPD) sampai dengan bulan Desember 2012.
Adapun pencapaian realisasi keuangan tahun 2012 dibandingkan
dengan target tahun 2012 sebagai berikut :
URAIAN
PENDAPATAN
Pendapatan Asli Daerah
Pendapatan Transfer
Lain-lain Pendapatan Yang sah
Jumlah Pendapatan
BELANJA
Belanja Operasi
Belanja Modal
Belanja Tak Terduga
Transfer
Jumlah Belanja
Surplus / (Defisit)
PEMBIAYAAN
Penerimaan Pembiayaan
Pengeluaran Pembiayaan
Pembiayaan Netto

ANGGARAN

REALISASI

(Rp)

(Rp)

91.866.119.724,00

98.194.243.374,00

106,89

1.060.855.120.196,00
895.975.866,00
1.153.617.215.786,00

1.068.785.597.793,00
895.975.859,00

100,75
100,00

1.167.943.577.026,00

101,24

981.123.674.987,00
177.746.788.649,00
48.091.689.008,00

931.396.527.440,00
149.104.919.641,00
272.500.000,00

94,93
83,89
0,57

46.645.582.230,00
1.253.607.734.874,00
(99.990.519.088,00)

45.356.892.779,00
1.126.130.839.860,00
41.812.737.166,00

97,24
89,83
(41,82)

115.855.880.266,00

115.892.130.266,00

100,03

15.865.361.178,00
99.990.519.088,00

11.965.164.197,00
103.926.966.069,00

75,42
103,94

0,00

145.739.703.235,00

0,00

Sisa Lebih Pembiayaan

Realisasi pendapatan melampui target sebesar Rp14.326.361.240,00


atau 101,24% terutama disebabkan Intensifikasi pelaksanaan
pemungutan pajak dan retribusi daerah serta penerimaan dari lain-lain
PAD yang sah, antara lain bunga deposito, denda keterlambatan
pelaksanaan kegiatan, dan pendapatan Rumah Sakit Umum Daerah
Saras Husada
Realisasi Belanja dibawah target sebesar Rp127.476.895.014,00 atau
hanya sebesar 89,83% disebabkan adanya efisiensi penggunaan
anggaran, penajaman pelaksanaan kegiatan/program serta adanya
penundaan kegiatan khususnya yang berkaitan dengan DAK
Pendidikan ke tahun 2013.
3.1.2

Hambatan dan kendala yang ada dalam pencapaian target yang


telah ditetapkan
Beberapa kendala yang dihadapi dalam rangka pencapaian

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

74
Pemerintah Kabupaten Purworejo

target pendapatan antara lain adalah:


1.

Regulasi dan kebijakan dari pusat yang mempengaruhi strategi


dalam intensifikasi maupun ekstensifikasi PAD

2.

Peraturan Daerah yang baru berlaku efektif di tahun 2012 belum


dapat dipahami secara menyeluruh oleh masyarakat maupun
aparatur.

3.

Kurangnya kemampuan melihat potensi, pengelolaan yang


kurang efektif, dan masih banyaknya permasalahan dalam sistem
dan prosedur pemungutan.

4.

Ketetapan besaran penerimaan yang berasal dari pajak/retribusi


yang tertuang dalam Perda belum dapat dilaksanakan
sepenuhnya karena kurangnya pemahaman oleh wajib
pajak/retribusi;

5.

Masih kurangnya kesadaran wajib pajak dan wajib retribusi


untuk memenuhi kewajibannya;

6.

Kurangnya koordinasi dan pembinaan antara SKPD dengan


petugas pemungut di lapangan.

7.

Belum optimalnya strategi-stategi baru dalam peningkatan PAD


baik dalam intensifikasi maupun ekstensifikasi seperti pada
pendapatan lain-lain, laba BUMD dan pemanfaatan aset.

Adapun kendala yang dihadapi dalam rangka pelaksanaan


target kegiatan antara lain adalah :
1.
2.

3.

4.

5.

6.

Keterbatasan kemampuan Pendapatan Asli Daerah sebagai faktor


pendukung pelaksanaan pembangunan;
Masih terdapat kelambatan informasi dan petunjuk pelaksanaan
terkait dengan dana-dana yang berasal dari Pemerintah Pusat
maupun Pemerintah Provinsi sehingga mengakibatkan
pelaksanaan program terlambat baik dalam penganggarannya
maupun pengerjaannya;
Beberapa program dan alokasi dana dari Pemerintah Pusat
maupun Pemerintah Provinsi masih perlu disesuaikan dengan
kebutuhan daerah;
Adanya beberapa penyesuaian peraturan-peraturan yang
berkaitan dengan pengelolaan keuangan dari Pemerintah Pusat
sehingga membutuhkan penyesuaian yang agak rumit.
Diisyaratkannya untuk penganggaran Belanja Bantuan dan Hibah
yang sudah terperinci per nama dan alamat mengakibatkan
beberapa kegiatan dilaksanakan menunggu perubahan anggaran.
Keterlambatan pelaksanaan Pengadaan Barang dan Jasa karena
menyesuikan ketentuan yang baru mengakibatkan penyelesaian
pekerjaan yang hampir bersamaan dengan berakhirnya tahun
anggaran.

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

75
Pemerintah Kabupaten Purworejo

7.

8.

Terlalu hati-hatinya para pengelola kegiatan, utamanya yanag


menyangkut pengadaan barang dan jasa yang mempengaruhi
kelancaran pelaksanaan kegiatan.
Beberapa kegiatan mengalami retender yang mempengaruhi
jadwal pelaksanaan belum sesuai perencanaan.

Kabupaten Purworejo di tahun anggaran 2012 menggunakan


aplikasi pengelolaan keuangan daerah secara menyeluruh khususnya
yang terintegrasi dari penyusunan RKA sampai pada proses akuntansi
dan pelaporannya. Upaya ini dimaksudkan untuk membenahi dan
menertibkan administrasi pengelolaan keuangan daerah. Adapun
penyusunan Laporan Keuangan di Kabupaten Purworejo tahun
anggaran 2012 telah terdesentralisasi di masing-masing SKPD dan
Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah
(DPPKAD) selaku pengelola keuangan daerah menyusun Laporan
Keuangan Daerah dengan mekanisme :
1.

Satuan Kerja Perangkat Daerah menyelenggarakan proses


akuntansi sebagai dasar penyusunan laporan keuangan atas
pengelolaan keuangan daerah yang menjadi tanggungjawabnya
dan mengirimkan data melalui proses eksport/import ke data
server yang ada di DPPKAD, meliputi :
a.

Neraca SKPD

b.

Laporan Realisasi Anggaran SKPD

c.

Untuk Catatan Atas Laporan Keuangan SKPD dibuat secara


manual oleh masing-masing SKPD dengan menguraikan
kondisi yang ada.

2.

DPPKAD selaku pengelola keuangan daerah menyelenggarakan


proses konsolidasian atas Laporan Keuangan Satuan Kerja
Perangkat Daerah dalam rangka menyusun Laporan Keuangan
Pemerintah Daerah.

3.

Konsolidasi atas transaksi dan Laporan Keuangan Badan


Layanan Umum Daerah (BLUD) ke DPPKAD selaku pengelola
keuangan daerah dilakukan oleh SKPD melalui jurnal
penyesuaian.

Beberapa hambatan dan kendala yang dihadapi dalam proses


penyusunan laporan keuangan daerah Kabupaten Purworejo tahun
anggaran 2012 adalah:
1.

Reformasi peraturan Perundangundangan di bidang keuangan


yang berjalan dengan cepat belum dapat direspon oleh
kemampuan SDM yang masih terbatas;

2.

Beberapa peraturan masih belum ada petunjuk pelaksanaan yang


jelas, misalnya yang mengatur masalah penatausahaan keuangan
Badan Layanan Umum Daerah;

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

76
Pemerintah Kabupaten Purworejo

3.

Penyusunan Laporan Keuangan Daerah Kabupaten Purworejo


Tahun Anggaran 2012 di DPPKAD sudah menggunakan
aplikasi, namun demikian masih banyak dijumpai hambatan,
antara lain :
a.

Belum seluruh SKPD dapat online menggunakan Simda,


sehingga proses eksport/import data selama tahun 2012 lebih
banyak dilakukan melalui flashdisk yang berdampak adanya
data yang tercecer, namun demikian hal ini dapat teratasi
melalui koordinasi dan rekonsiliasi yang kontinyu dan terus
menerus.

b.

Pemerintah daerah belum mempunyai labolatorium khusus


komputer sehingga ketika dilakukan pembinaan teknis
SKPD harus membawa komputer laptop maupun PC.

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

77
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Bab IV
Kebijakan Akuntansi
4.1

Entitas Pelaporan Keuangan Daerah


Berdasarkan UndangUndang Nomor 17 Tahun 2003 dan
Undang Undang Nomor 1 Tahun 2004 serta Peraturan Pemerintah Nomor
58 Tahun 2005, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset
Daerah (DPPKAD) Kabupaten Purworejo selaku Pejabat Pengelola
Keuangan Daerah bertanggung jawab menyusun Laporan Keuangan
Pemerintah Kabupaten Purworejo, untuk disampaikan kepada Bupati
Purworejo dalam rangka memenuhi pertanggungjawaban pelaksanaan
APBD.
Pada tanggal 22 Oktober 2010 Pemerintah telah menerbitkan
Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi
Pemerintahan sebagai pengganti Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun
2005. Pemerintah Kabupaten Purworejo telah mengacu Peraturan Pemerintah
Nomor 71 Tahun 2010 pada Lampiran II sebagai dasar penyusunan Laporan
Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012 dengan Basis Kas untuk pengakuan
Pendapatan, Belanja dan Pembiayaan dalam Laporan Realisasi Anggaran dan
Basis Akrual untuk pengakuan Asset, Kewajiban dan Ekuitas dalam Neraca,
dan juga mendasarkan pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13
Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaimana
telah diubah dan terakhir dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21
Tahun 2011. Sejak Tahun Anggaran 2011 seluruh Kelurahan di Kabupaten
Purworejo yang berjumlah 25 telah menjadi Satuan Kerja Perangkat Daerah
(SKPD) sehingga secara otomatis menjadi entitas akuntansi. Adapun entitas
akuntansi pada Kabupaten Purworejo Tahun Anggaran 2012 meliputi :
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19

Inspektorat
Sekretariat Daerah
Sekretariat DPRD
Rumah Sakit Umum Daerah Saras Husada
Dinas Pendidikan
Dinas Kesehatan
Dinas Pekerjaan Umum
Dinas Pengairan
Dinas Perhubungan, Informasi, Komunikasi dan Pariwisata
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial
Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (SKPD)
Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKD)
Dinas Pertanian dan Kehutanan
Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan
Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi
Badan Perencana Pembangunan Daerah
Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan
Badan Kepegawaian Daerah

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

78
Pemerintah Kabupaten Purworejo

20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
35
36
37
38
39
40
41
42.
43.
44.
45.
46.
47.
48.
49.
50.
51.
52.
53.
54.
55.
56.
57.
58.
59.
60.
61.
62.
63.
64.
65.
66.

Badan Pelaksana Penyuluh dan Ketahanan Pangan


Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
Kantor Lingkungan Hidup
Kantor Kesbang Politik dan Linmas
Kantor Satuan Polisi Pamong Praja
Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu
Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah
Kecamatan Grabag
Kecamatan Ngombol
Kecamatan Purwodadi
Kecamatan Bagelen
Kecamatan Kaligesing
Kecamatan Purworejo
Kecamatan Banyuurip
Kecamatan Bayan
Kecamatan Kutoarjo
Kecamatan Butuh
Kecamatan Pituruh
Kecamatan Kemiri
Kecamatan Bruno
Kecamatan Gebang
Kecamatan Loano
Kecamatan Bener
Kelurahan Purworejo
Kelurahan Pangenrejo
Kelurahan Kedungsari
Kelurahan Cangkrep Kidul
Kelurahan Cangkrep Lor
Kelurahan Tambakrejo
Kelurahan Pangen Juru Tengah
Kelurahan Doplang
Kelurahan Sindurjan
Kelurahan Paduroso
Kelurahan Mranti
Kelurahan Mudal
Kelurahan Keseneng
Kelurahan Baledono
Kelurahan Boro Kulon
Kelurahan Kledung Kradenan
Kelurahan Kledung Karang Dalem
Kelurahan Sucen Juru Tengah
Kelurahan Kutoarjo
Kelurahan Katerban
Kelurahan Bayem
Kelurahan Semawung Kembaran
Kelurahan Semawung Daleman
Kelurahan Bandung

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

79
Pemerintah Kabupaten Purworejo

67.

Kelurahan Lugosobo

Dalam pelaksanaannya Sekretariat Daerah selaku Satuan Kerja Perangkat


Daerah terbagi dalam Bagian-bagian dimana Kepala Bagian selaku Kuasa
Pengguna Anggaran. Bendahara Pengeluaran Sekretariat Daerah di Bagian
Umum dan Bendahara Pengeluaran Pembantu di masing-masing Bagian
sedangkan laporannya dikonsolidasikan oleh Pejabat Penatausahaan
Keuangan di Bagian Umum. Adapun Bagian-bagian yang ada di lingkungan
Sekretariat Daerah terdiri dari :
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.

Bagian Umum
Bagian Pemerintahan
Bagian Hukum
Bagian Hubungan Masyarakat
Bagian Perekonomian dan Penanaman Modal
Bagian Administrasi Pembangunan
Bagian Prasarana Fisik dan Lingkungan Hidup
Bagian Organisasi dan Aparatur
Bagian Kesejahteraan Rakyat

4.2. Basis Akuntansi yang Mendasari Penyusunan Laporan Keuangan


Basis akuntansi yang dipergunakan dalam penyusunan laporan
keuangan tahun 2012 adalah sebagai berikut :
1.

Basis Kas untuk pengakuan Pendapatan, Belanja dan Pembiayaan dalam


Laporan Realisasi Anggaran

2. Basis Akrual untuk pengakuan Asset, Kewajiban dan Ekuitas dalam


Neraca
4.3. Basis Pengukuran yang Mendasari Penyusunan Laporan Keuangan
Pos-pos dalam Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten
Purworejo Tahun Anggaran 2012 disajikan menggunakan mata uang rupiah.
Pendapatan, Belanja, Pembiayaan, Aset, Kewajiban dan Ekuitas Dana dalam
mata uang asing dikonversikan ke Rupiah berdasarkan kurs tengah Bank
Indonesia per tanggal Neraca.
Pengukuran pos-pos laporan keuangan adalah sebagai berikut :
1. Pospos Anggaran Pendapatan dan Belanja serta Pembiayaan
a.

Pendapatan diakui sebesar nominal penerimaan di Kas Daerah.

b.

Penerimaan oleh Bendahara Penerima pada Satuan Kerja Perangkat


Daerah diakui sebagai pendapatan berdasarkan bukti setor ke Kas
Daerah.

c.

Belanja diakui sebesar nominal pengeluaran dari Kas Daerah.

d.

Pengeluaran oleh Bendahara Pengeluaran pada Satuan Kerja


Perangkat Daerah diakui sebagai belanja setelah dokumen
pertanggungjawabannya disahkan oleh unit yang menangani fungsi
perbendaharaan di Pemerintah Daerah yakni DPPKAD dan atau

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

80
Pemerintah Kabupaten Purworejo

diterbitkannya SP2D oleh Entitas Pelaporan.


e.

Penerimaan pembiayaan diakui sebesar nominal penerimaan di Kas


Daerah dan pengeluaran pembiayaan diakui sebesar nominal
pengeluaran dari Kas Daerah.

Pengelompokan pendapatan, belanja dan pembiayaan dalam laporan


keuangan sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan sebagai berikut :
a. Pendapatan Asli Daerah terdiri dari Pajak Daerah, Retribusi Daerah,
Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan dan Lain-lain
Pendapatan Asli Daerah Yang Sah.
b. Pendapatan yang berasal dari transaksi unit kerja yang menerapkan
Pola Pengelolaan Keuangan (PPK) Badan Layanan Umum Daerah
(BLUD) dicatat pada akun Lain-lain Pendapatan Asli Daerah Yang
Sah.
c. Pendapatan Transfer terdiri dari Transfer Pemerintah Pusat (Dana
Perimbangan), Transfer Pemerintah Pusat Lainnya dan Transfer
Pemerintah Provinsi meliputi Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Umum
dan Dana Alokasi Khusus serta Tunjangan Profesi dan Tambahan
Penghasilan Guru.
d. Lain-lain Pendapatan Yang Sah terdiri dari Pendapatan Hibah dan
Pendapatan Lainnya. Pendapatan Lainnya diantaranya berasal dari
Bantuan Keuangan dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
e. Belanja Operasi terdiri dari Belanja Pegawai, Belanja Barang,
Belanja Bunga, Belanja Subsidi, Belanja Hibah dan Belanja Bantuan
Sosial. Belanja Hibah berasal dari hibah dalam bentuk uang dan
hibah dalam bentuk barang. Hibah dalam bentuk barang dianggarkan
dan direalisasikan dari belanja barang.
f.

Belanja yang berasal dari transaksi unit kerja yang melaksanakan


Pola Pengelolaan Keuangan (PPK) Badan Layanan Umum Daerah
(BLUD) dicatat sampai level jenis belanja dengan menggunakan
rekening BLUD.

g. Belanja Modal terdiri dari Belanja Tanah, Belanja Peralatan dan


Mesin, Belanja Gedung dan Bangunan, Belanja Jalan, Irigasi dan
Jaringan, Belanja Aset Tetap Lainnya, dan Belanja Aset Lainnya.
h. Belanja Tidak Terduga, merupakan pengeluaran anggaran untuk
kegiatan yang sifatnya tidak biasa dan tidak diharapkan berulang
yang sangat diperlukan dalam rangka penyelenggaraan kewenangan
pemerintah daerah. Ketentuan mengenai belanja tidak terduga
ditetapkan melalui Peraturan Bupati dan realisasinya berdasarkan
Surat Keputusan Bupati. Pelaksanaan belanja tidak terduga di tahun
2012 untuk bantuan bencana alam.
i.

Belanja Transfer berupa Belanja Bagi Hasil Pajak ke Desa terdiri


dari Bagi Hasil Pajak dan Bagi Hasil Lainya serta Bantuan
Keuangan ke Desa. Selain itu terdapat transfer kepada Partai Politik.

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

81
Pemerintah Kabupaten Purworejo

j.

Penerimaan Pembiayaan terdiri dari Penggunaan Sisa Lebih


Perhitungan Anggaran (SILPA) dan Penerimaan kembali pemberian
pinjaman ex dana bergulir Non Badan Layanan Umum Daerah
(BLUD) dan Penerimaan Kembali Piutang Daerah yang berasal dari
kelebihan penyetoran PFK Pajak Penghasilan Pasal 21 dan Pasal 24
Ayat (2)

k. Pengeluaran Pembiayaan terdiri dari Pembentukan Dana Cadangan,


Penyertaan Modal (Investasi) Pemerintah Daerah dan Pembayaran
Pokok Utang.
l.

Terhadap setiap kesalahan harus dilakukan koreksi segera setelah


diketahui.

2. Pospos Neraca
a.

Kas
Kas di Kas Daerah adalah sisa uang tunai yang tercatat di
rekening Kas Daerah yang diakui sebesar nilai nominalnya.
Kas di Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) adalah kas atas
Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA) yang tercatat di
rekening BLUD maupun penerimaan yang belum disetorkan ke
rekening BLUD dari unit yang melaksanakan mekanisme
keuangan BLUD

b.

Piutang
Piutang diakui pada saat timbulnya hak Pemerintah Kabupaten
Purworejo kepada pihak ketiga sebesar nilai nominalnya, yaitu :
a)

Piutang disajikan sebesar nilai bersih yang dapat direalisasikan


(net realizable value) untuk piutang yang tidak diatur dalam
undang-undang tersendiri dan kebijakan penyisihan piutang
tidak tertagih telah diatur oleh Pemerintah.

b)

Piutang Yang Berasal dari Pendapatan Daerah berupa Piutang


Pajak dan Piutang Retribusi diakui sebesar nominal Surat
Ketetapan Pajak Daerah (SKPD) yang belum dilunasi oleh
wajib pajak dan nilai nominal Surat Ketetapan Retribusi Daerah
(SKRD) yang belum dilunasi oleh wajib retribusi.

c)

Piutang Yang Berasal dari Perikatan berupa transaksi dibayar


dimuka, dicatat pada akhir tahun periode akuntansi diakui
sebesar selisih pembayaran dengan prestasi yang belum
diserahkan

d)

Piutang transfer, diakui sebesar akumulasi dari pagu


definitife/dokumen yang diperlakukan sama yang telah
dikeluarkan oleh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi
Jawa Tengah dikurangi realisasi transfer.

e)

Piutang lainnya diakui sebesar nominal surat tagihan/dokumen


yang diperlakukan sama yang belum dilunasi oleh pihak ketiga.

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

82
Pemerintah Kabupaten Purworejo

c.

f)

Penyajian Piutang yang memiliki hak tagih lebih dari 12 bulan


akan diklasifikasikan sesuai umur piutangnya/klasifikasi
piutang.

g)

Piutang Kerugian Daerah adalah tagihan Tuntutan Ganti Rugi


yang didasarkan pada Surat Keterangan Tanggung Jawab
Mutlak (SKTJM) atau surat kesanggupan, yang pada saat
tanggal neraca belum diselesaikan oleh Pegawai Negeri Sipil
ataupun Pihak Ketiga.

h)

Penyisihan Piutang Tidak tertagih, dicatat sebagai pengurang


piutang Penyisihan Piutang Tidak Tertagih diperhitungkan
berdasarkan klasifikasi umur piutang (aging scedule).

i)

Di Tahun 2012 terdapat reklasifikasi piutang, yaitu penyajian


Piutang Lain-lain di Tahun 2011 direklasifikasi ke Piutang
karena menyesuaikan pendapatannya dengan pos piutang.

Persediaan
Persediaan adalah barang pakai habis yang diperoleh dengan maksud
untuk mendukung kegiatan operasional Pemerintah dan barang-barang
yang dimaksudkan untuk dijual/diserahkan dalam rangka pelayanan
masyarakat.
Persediaan dicatat pada akhir tahun periode akuntansi dihitung
berdasarkan hasil inventarisasi fisik persediaan di Penyimpan Barang
SKPD.
Terhadap barang yang akan dihibahkan namun sampai akhir tahun
proses kelengkapan hibah belum diselesaikan dicatat sebagai
persediaan.

d.

Investasi Jangka Panjang


Investasi jangka panjang diakui sebesar nilai nominal pengeluaran
uang dari Kas Daerah yang dipergunakan untuk tujuan investasi
meliputi :
1) Investasi Non Permanen
Merupakan investasi jangka panjang yang dimaksudkan untuk
dimiliki secara tidak berkelanjutan.
Pada saat perolehan pencatatan dalam investasi Non Permanen
berupa Dana Bergulir dari unit yang melaksanakan mekanisme
keuangan BLUD dan dicatat sebesar nominal yang telah
diinvestasikan oleh Pemerintah Daerah, dan secara periodik
dilakukan penyesuaian terhadap Dana Bergulir sehingga nilai Dana
Bergulir yang tercatat di neraca menggambarkan nilai bersih yang
dapat direalisasikan (net realizable value), yang dilaksanakan
dengan mengurangkan perkiraan Dana Bergulir Diragukan
Tertagih dari Dana Bergulir yang dicatat sebesar harga perolehan.

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

83
Pemerintah Kabupaten Purworejo

2) Investasi Permanen
Merupakan investasi dalam bentuk Penyertaan Modal Pemerintah
Daerah sebesar jumlah yang disetor oleh Pemerintah Daerah untuk
penyertaan modal dalam BUMD.
Untuk investasi yang nilai penyertaannya kurang dari 20% dinilai
dengan menggunakan Metode Biaya, sedangkan yang nilai
penyertaannya lebih 20% dinilai dengan menggunakan Metode
Ekuitas
e.

g.

Aset Tetap
a)

Aset Tetap adalah aset berwujud yang mempunyai masa manfaat


lebih dari satu periode akuntansi untuk digunakan dalam
kegiatan/operasional pemerintah atau dimanfaatkan oleh dan atau
untuk kepentingan masyarakat umum.

b)

Aset Tetap dinyatakan dalam neraca dengan nilai perolehannya


yaitu sebesar nominal belanja modal. Apabila Aset Tetap dengan
menggunakan nilai perolehan tidak memungkinkan maka nilai
Aset Tetap didasarkan pada harga perolehan yang
wajar/diestimasikan.

c)

Aset Tetap yang berasal dari hibah/donasi dari pemerintah atasan


atau pihak ketiga diakui pada saat kepemilikannya sudah
berpindah kepada Pemerintah Kabupaten Purworejo.

d)

Aset Pemerintah Daerah belum dilakukan penyusutan mengingat


Kabupaten Purworejo belum memiliki kebijakan penyusutan

e)

Aset Tetap akan dihapuskan apabila rusak berat, berlebih, usang,


hilang dan sebagainya berdasarkan Surat Keputusan (SK) Bupati
dan nilainya dikeluarkan dari nilai Aset Tetap.

f)

Kapitalisasi tidak hanya berlaku untuk belanja modal, juga


terhadap realisasi belanja pegawai maupun belanja barang dan
jasa berupa barang modal sesuai definisi Aset Tetap.

g)

Pengelompokan Aset Tetap tahun 2012 sesuai


Pernyataan 02 Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP).

dengan

Dana Cadangan
Dana Cadangan adalah dana yang dibentuk untuk membiayai
kebutuhan dana yang tidak dapat dibebankan dalam satu tahun
anggaran. Pertambahan dana cadangan diakui sebesar nominal
pengeluaran dari Kas Daerah untuk pembentukan dana cadangan serta
penerimaan yang berasal dari jasa hasil penempatan dana cadangan
dimaksud dan pengurangannya diakui sebesar nominal penerimaan di
Kas Daerah atas penarikan/pencairan Dana Cadangan.

h.

Aset Lainnya
Aset Lainnya adalah aset yang tidak dapat dikelompokkan ke dalam

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

84
Pemerintah Kabupaten Purworejo

aset lancar, aset tetap, dan investasi.


Aset lainnya terdiri dari :
a)

Tagihan penjualan angsuran diakui sebesar nominal perjanjian


jual beli/kontrak penjualan angsuran.

b)

Kemitraan dengan Pihak Ketiga atau Built Operate and Transfer


(BOT) diakui sebesar nilai nominal / perolehan aset yang
diserahkan berdasarkan perjanjian BOT dengan harga tanah
menggunakan Nilai Jual Obyek Pajak Aset Lain-lain dinilai
sebesar nilai perolehannya pada saat perjanjian BOT dibuat..

c)

Aset Lain-lain dinilai sebesar nilai perolehannya

d)

Aset Tak berujud.


Aset Tak berujud pada awalnya diukur dengan harga perolehan,
kecuali ketika ATB diperoleh dengan cara selain pertukaran
diukur dengan nilai wajar.
Aset Tak berujud yang berasal dari aset bersejarah (heritage
assets) tidak diharuskan untuk disajikan di neraca namun aset
tersebut akan diungkapkan dalam Catatan atas Laporan
Keuangan. Namun apabila Aset Tak berujud bersejarah tersebut
didaftarkan untuk memperoleh hak paten maka hak patennya
dicatat di neraca sebesar nilai pendaftarannya.
Pemerintah Kabupaten Purworejo
amortisasi terhadap Aset Tak Berujud.

i.

belum

melaksanakan

Kewajiban Jangka Pendek


Kewajiban Jangka Pendek adalah kewajiban kepada pihak ketiga yang
harus/diharapkan dibayar dalam waktu 12 bulan setelah tanggal
pelaporan/neraca, yang terdiri dari :
a)

Utang Pada Pihak Ketiga (Account Payable) diakui pada saat


pemerintah daerah menerima hak atas barang, termasuk barang
dalam perjalanan yang telah menjadi haknya. Kewajiban yang
harus diakui adalah sebesar jumlah yang belum dibayarkan untuk
barang tersebut.

b)

Utang Bunga dicatat sebesar biaya bunga yang telah terjadi dan
belum dibayar diakui pada setiap akhir periode pelaporan sebagai
bagian dari kewajiban yang berkaitan.

c)

Utang Perhitungan Fihak Ketiga (PFK) diakui sebesar sisa


pungutan yang belum disetorkan kepada pihak yang berhak atas
pelaksanaan potongan nilai SP2D oleh BUD berupa iuran wajib,
gaji PNS dan pungutan pajak-pajak pusat.

d)

Bagian Lancar Utang Dalam Negeri-Pemerintah Pusat diakui


sebesar nominal dari bagian utang jangka panjang kepada

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

85
Pemerintah Kabupaten Purworejo

pemerintah pusat yang jatuh tempo dalam waktu 12 bulan setelah


tanggal neraca.
e)

Utang jangka pendek lainnya diakui sebesar nominal kewajiban


kepada pihak ketiga yang harus dibayar.
Termasuk dalam kewajiban lancar lainnya adalah biaya yang
masih harus dibayar pada saat laporan keuangan disusun
Jaminan Pemeliharaan yang diterima dari Penyedia Barang dan
Jasa berupa Garansi Bank dijelaskan dalam Catatan atas Laporan
keuangan.

j.

Kewajiban Jangka Panjang


Kewajiban jangka panjang adalah utang yang harus/diharapkan dapat
dibayar kembali dalam waktu lebih dari 1 periode akuntansi, dapat
berupa :
a)

Utang kepada Pemerintah Pusat

b)

Utang kepada Lembaga Keuangan

c)

Utang kepada Lembaga Keuangan Bukan Bank

d)

Utang Obligasi

e)

Utang Jangka Panjang Lainnya

Kewajiban Jangka Panjang diakui sebesar akumulasi jumlah utang


pokok ditambah utang bunga ditambah biaya-biaya lain yang menjadi
tanggungan Pemerintah Kabupaten Purworejo sesuai dengan ketentuan
dalam dokumen perjanjian pinjaman.
k.

Ekuitas Dana
Ekuitas Dana adalah kekayaan bersih Pemerintah Daerah yang
merupakan selisih antara aset dan kewajiban Pemerintah Daerah,
terdiri dari :
a)

Ekuitas Dana Lancar diakui sebesar selisih antara Aset Lancar


dan Kewajiban Jangka Pendek

b)

Ekuitas Dana Investasi diakui sebesar nilai Investasi Jangka


Panjang ditambah Aset Tetap ditambah Aset Lainnya dikurangi
Kewajiban Jangka Panjang

c)

Ekuitas Dana Cadangan diakui sebesar nilai Dana Cadangan

3. Laporan Arus Kas


Laporan Arus Kas menggambarkan aktifitas transaksi atas pelaksanaan
Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah selama 1 Januari sampai dengan
31 Desember 2012 oleh Bendahara Umum Daerah. Arus kas yang berasal
dari Anggaran Pendapatan dan Belanja yang dikelola oleh Badan Layanan
Umum Daerah (BLUD) hanya disajikan berupa kas di BLUD sebagai
penambah kas di Kas Daerah.

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

86
Pemerintah Kabupaten Purworejo

a.

Arus Kas Dari Aktifitas Operasi


Arus Kas Dari Aktifitas Operasi merupakan aktifitas transaksi BUD
berupa operasional daerah, terdiri dari
a).

Arus Kas Masuk merupakan seluruh penerimaan BUD, terdiri


dari Pendapatan Asli daerah, Pendapatan Transfer dan Lain-lain
Pendapatan Yang Sah

b). Arus Kas Keluar merupakan seluruh pengeluaran Belanja BUD,


terdiri dari Belanja Operasi, Belanja Modal, Belanja Tak
Terduga dan Belanja Transfer.
c).
b.

Arus Kas Bersih dari aktifitas operasi, menggambarkan selisih


antara Arus Kas Masuk dan Arus Kas Keluar.

Arus Kas Dari Aktifitas Investasi Non Keuangan


Arus Kas Dari Aktifitas Investasi Non Keuangan merupakan aktifitas
transaksi BUD berupa aktifitas investasi non keuangan, terdiri dari
a).

Arus Kas Masuk merupakan seluruh penerimaan BUD, berupa


penerimaan yang berasal dari penjualan Aset Daerah.
Penyajian Arus Kas Masuk Dari Aktifitas Investasi Non
Keuangan Tahun 2012 di banding Tahun 2011 terdapat
perubahan nomenklatur pos atau penerimaan penjualan disajikan
berdasarkan jenis aset tetapnya, menyesuaikan Standar
Akuntansi Pemerintahan

b). Arus Kas Keluar merupakan seluruh pengeluaran Investasi Non


Keuangan BUD yang berupa pengadaan Aset Tetap.
Penyajian Arus Kas Masuk Dari Aktifitas Investasi Non
Keuangan Tahun 2012 di banding Tahun 2011 terdapat
perubahan nomenklatur pos atau pengeluaran disajikan
berdasarkan jenis aset tetapnya, menyesuaikan Standar
Akuntansi Pemerintahan
c).
c.

Arus Kas Bersih dari aktifitas operasi, menggambarkan selisih


antara Arus Kas Masuk dan Arus Kas Keluar.

Arus Kas Dari Aktifitas Pembiayaan


Arus Kas Dari Aktifitas Pembiayaan merupakan aktifitas transaksi
BUD berupa pembiayaan daerah, terdiri dari
a).

Arus Kas Masuk merupakan seluruh penerimaan pembiayaan


daerah oleh BUD, berupa penerimaan yang berasal dari
Penerimaan Kembali Pinjaman Daerah atau Piutang Daerah.

b). Arus Kas Keluar berupa seluruh pengeluaran pembiayaan daerah


oleh BUD yang berupa pembentukan dana cadangan, penyertaan
modal daerah kepada BUMD serta pembayara pokok utang
jangka pendek maupun utang jangka panjang.
c).

Arus Kas Bersih dari aktifitas operasi, menggambarkan selisih

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

87
Pemerintah Kabupaten Purworejo

antara Arus Kas Masuk dan Arus Kas Keluar.


d.

Arus Kas Dari Aktifitas Non Anggaran


Arus Kas Dari Aktifitas Non Anggaran merupakan aktifitas transaksi
BUD yang tidak mempengaruhi anggaran pendapatan maupun
anggaran belanja dan anggaran pembiayaan daerah, namun BUD
mempunyai kewajiban untuk memotong dan menyetorkan kembali
kepada pihak ketiga, baik Pemerintah Pusat maupun pihak ketiga
lainnya, terdiri dari
a).

Arus Kas Masuk merupakan seluruh penerimaan pihak ketiga


oleh BUD, berupa penerimaan yang berasal dari Pajak-pajak,
Iuran Wajib PNS dan Asuransi Kesehatan PNS

b). Arus Kas Keluar berupa seluruh pengeluaran pembiayaan daerah


oleh BUD yang berupa pengeluaran yang berupa Pajak-pajak,
Iuran Wajib PNS dan Asuransi Kesehatan PNS yang telah
dipungut.
c).
e.

Arus Kas Bersih dari aktifitas non anggaran, menggambarkan


selisih antara Arus Kas Masuk dan Arus Kas Keluar.

Kenaikan/Penurunan Kas Selama Periode


Kenaikan /penurunan kas selama periode menggambarkan selisih
lebih/kurang seluruh transaksi kas oleh BUD.

f.

Saldo Awal Kas di Bendahara Umum Daerah


Merupakan saldo awal kas yang dikelola BUD tahun berjalan atau
sama dengan saldo akhir kas di BUD tahun lalu.

g.

Saldo Akhir Kas di Bendahara Umum Daerah


Merupakan saldo akhir kas yang dikelola BUD tahun berjalan.

4.4

Penerapan Kebijakan Akuntansi Berkaitan dengan Ketentuan yang Ada


dalam Standar Akuntansi Pemerintahan
Penerapan pengelolaan keuangan daerah pada Tahun Anggaran
2012 di Kabupaten Purworejo telah berdasarkan pada Peraturan Menteri
Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan
Keuangan Daerah. Dalam pelaksanaannya juga telah mengacu pada
Standar Akuntansi Pemerintahan sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 71
Tahun 2010, demikian pula dalam menyusun Laporan Realisasi Anggaran,
Neraca, Laporan Arus Kas dan Catatan atas Laporan Keuangan Tahun
2012.
Untuk mengakomodir beberapa perkembangan kebijakan
berkaitan dengan pelaksanaan Standar Akuntansi Pemerintahan,
Pemerintah Kabupaten Purworejo telah menerbitkan Peraturan Bupati
Purworejo Nomor 49 tahun 2012 tanggal 11 Desember 2012 tentang
Kebijakan Akuntansi Pemerintah Kabupaten Purworejo sebagai pedoman
dalam penerapan akuntansi dalam pengelolaan keuangan daerah di tahun
2012.

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

88
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Bab V
Penjelasan Pos-Pos Laporan Keuangan
Penjelasan Pos-Pos Neraca
5.1. Rincian dan Penjelasan Masing-masing Pos Neraca
5.1.1

Aset

5.1.1.a) Aset Lancar


Rincian Aset Lancar tahun 2012 dan 2011 dapat diuraikan sebagai
berikut :
Aset Lancar
Kas

2012

2011

(Rp)

(Rp)

145.739.703.235,00

115.821.927.775,00

0,00

0,00

6.854.627.219,76

0,00

Investasi Jangka Pendek


Piutang
Piutang Lainnya
Persediaan
Penyisihan Piutang Tidak Tertagih
Jumlah Aset Lancar

1.375.362.000,00

7.050.257.581,50

17.201.508.945,16

14.822.506.636,24

(1.416.552.197,30)

0,00

169.754.649.202,62

137.694.691.992,74

Posisi Aset Lancar per 31 Desember 2012 sebesar


Rp169.754.649.202,62 dan 31 Desember 2011 sebesar
Rp137.694.691.992,74 atau mengalami kenaikan sebesar
23,28% karena adanya kenaikan pada beberapa pos Aset lancar.

5.1.1.a)a. Kas
Posisi Kas per 31 Desember 2012 sebesar
Rp145.739.703.235,00 dan 31 Desember 2011 sebesar
Rp115.821.927.775,00 atau mengalami kenaikan sebesar
25,83% karena adanya penambahan jumlah Sisa Lebih
Perhitungan Anggaran.
Rincian kas dan setara kas tahun 2012 dan 2011 dapat
diuraikan sebagai berikut :
Kas
1).

Kas di Kas Daerah

2).

Kas di Bendahara Pengeluaran

3).

Kas di Bendahara Penerimaan

4).

Kas di Bendahara Badan Layanan Umum

2012

2011

(Rp)

(Rp)

134.201.443.034,00

106.718.404.111,00

0,00

663.000,00

0,00

3.953.000,00

11.538.260.201,00

9.098.907.664,00

145.739.703.235,00

115.821.927.775,00

Daerah
Jumlah Kas

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

89
Pemerintah Kabupaten Purworejo

1). Kas di Kas Daerah


Akun ini menggambarkan saldo Kas Daerah yang
dikelola oleh Bendahara Umum Daerah (BUD), baik
berupa uang tunai maupun dana yang ditempatkan di
bank dalam bentuk rekening giro maupun deposito.
Rincian saldo Kas di Kasda per 31 Desember 2012
dan 2011 sesuai rekening giro dan rekening deposito
yang diterbitkan oleh Bank adalah sebagai berikut:
Uraian
1.

Rekening Giro :

1)

Bank Jateng DAU (RKUD)

2)

Bank Jateng Penampungan BEC-TF

Jumlah Rekening Giro

2012

2011

(Rp)

(Rp)

92.099.970.783,00

94.473.497.112,00

0,00

143.434.748,00

92.099.970.783,00

94.616.931.860,00

2. Deposito
1)

Deposito BNI Purworejo

3.625.518.940,00

3.625.518.940,00

2)

Deposito BRI Purworejo

7.240.225.028,00

7.240.225.028,00

3)

Deposito BRI Kutoarjo

1.235.728.283,00

1.235.728.283,00

4)

Deposito Bank Jateng

30.000.000.000,00

0,00

Jumlah Deposito
Jumlah Kas di Kasda (1+2)

42.101.472.251,00

12.101.472.251,00

134.201.443.034,00

106.718.404.111,00

Penempatan uang di bank tahun 2012 diatur dengan


Keputusan Bupati Purworejo Nomor 188.4/738/2011
tanggal 30 Desember 2011 tentang Penunjukan
Beberapa Bank Umum Pemerintah dan Bank Umum
Pemerintah Daerah di Kabupaten Purworejo Sebagai
Penampung Penerimaan Dan/Atau Pengeluaran Serta
Penempatan Kas Daerah Pemerintah Kabupaten
Purworejo Tahun Anggaran 2012.
Posisi Kas Daerah yang dikelola oleh Bendahara
Umum Daerah (BUD) per 31 Desember 2012 sebesar
Rp134.201.443.034,00 dan 31 Desember 2011 sebesar
Rp106.718.404.111,00 atau mengalami kenaikan
sebesar 25,75% karena adanya penambahan jumlah
Sisa Lebih Perhitungan Anggaran. Kenaikan ini juga
diikuti perubahan proporsi penempatan Kas Daerah,
dimana penempatan dalam bentuk Giro mengalami
penurunan sebesar 2,51% sedangkan penempatan
dalam bentuk Deposito mengalami kenaikan sebesar
247,90%.

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

90
Pemerintah Kabupaten Purworejo

2). Kas Di Bendahara Pengeluaran


Pada tanggal 31 Desember 2012 tidak terdapat kas
yang tersisa di Bendahara Pengeluaran
Penempatan uang di bank bagi Bendahara Penerimaan
maupun Bendahara Pengeluaran tahun 2012 diatur
dengan Keputusan Bupati Purworejo Nomor
188.4/20/2012 tanggal 17 Januari 2012 tentang
Penunjukan Rekening Pada P.T Bank Pembangunan
Daerah Jawa Tengah Cabang Purworejo Sebagai
Rekening Penyimpan Penerimaan dan pengeluaran
Satuan Kerja Perangkat Daerah Di Lingkungan
Pemerintah Kabupaten Purworejo Tahun Anggaran
2012
Posisi Kas di Bendahara Pengeluaran per 31 Desember
2012 sebesar Rp0,00 dan 31 Desember 2011 sebesar
Rp663.000,00 atau mengalami penurunan karena per
31 Desember 2012 tidak ada kas yang masih tersisa di
Bendahara Pengeluaran, baik sisa belanja maupun sisa
Perhitungan Fihak Ketiga (PFK).
Berdasarkan hasil pemeriksaan BPK diungkapkan
bahwa
masih
ditemukan
kelemahan
dalam
pengendalian pengelolaan kas di bendahara
pengeluaran, diantaranya pengendalian pengelolaan
kas oleh Bendahara Pengeluaran Sekretariat DPRD
Kabupaten Kabupaten Purworejo. Pemanfaatan uang
persediaan untuk keperluan sementara yang bersifat
pribadi berpotensi merugikan keuangan daerah.
3) Kas di Bendahara Penerimaan
Pada tanggal 31 Desember 2012 tidak terdapat kas
yang tersisa di Bendahara Penerimaan.
Penempatan uang di bank bagi Bendahara Penerimaan
maupun Bendahara Pengeluaran tahun 2012 diatur
dengan Keputusan Bupati Purworejo Nomor
188.4/20/2012 tanggal 17 Januari 2012 tentang
Penunjukan Rekening Pada P.T Bank Pembangunan
Daerah Jawa Tengah Cabang Purworejo Sebagai
Rekening Penyimpan Penerimaan dan pengeluaran
Satuan Kerja Perangkat Daerah Di Lingkungan
Pemerintah Kabupaten Purworejo Tahun Anggaran
2012
Posisi Kas di Bendahara Penerimaan per 31 Desember
2012 sebesar Rp0,00 dan 31 Desember 2011 sebesar
Rp3.953.000,00 atau mengalami penurunan karena

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

91
Pemerintah Kabupaten Purworejo

semua penerimaan sampai 31 Desember 2012 telah


disetor oleh Bendahara Penerimaan ke Kas Daerah.

4) Kas di Badan Layanan Umum Daerah (BLUD)


Saldo kas di Badan Layanan Umum Daerah per 31
Desember 2012 sebesar Rp11.538.260.201,00 dan 31
Desember 2011 sebesar Rp9.098.907.664,00.
Saldo kas di Badan Layanan Umum Daerah per 31
Desember 2012 sebesar Rp11.538.260.201,00 dan 31
Desember 2011 sebesar Rp9.098.907.664,00 atau
mengalami kenaikan sebesar 26,81% karena adanya
penambahan jumlah surplus pendapatan di masingmasing Badan Layanan Umum Daerah
Adapun rincian Saldo kas di Badan Layanan Umum
Daerah per 31 Desember 2012 dan 31 Desember 2011
sebagai berikut :
Badan Layanan Umum Daerah (BLUD)

2012
(Rp)

1).

Rumah Sakit Umum Daerah Saras Husada

2).

Dana Bergulir P2KSM di Badan Pemberdayaan


Masyarakat Desa

Jumlah Kas di Badan Layanan Umum Daerah (BLUD)

2011
(Rp)

11.191.192.599,00

8.812.963.800,00

347.067.602,00

285.943.864,00

11.538.260.201,00

9.098.907.664,00

1). Saldo Kas di Badan Layanan Umum Daerah


Rumah Sakit Umum Daerah Saras Husada
Kabupaten
Purworejo
sebesar
Rp11.191.192.599,00 berada di Rekening Giro
Bank Jateng Nomor 1.020.05522.1. Saldo kas
sebesar
Rp11.191.192.599,00
merupakan
akumulasi dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran
(SILPA) Tahun Anggaran 2011 sebesar
Rp8.812.963.800,00 dan Sisa Lebih Perhitungan
Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp2.378.228.799,00.
Saldo Kas di Badan Layanan Umum Daerah
Rumah Sakit Umum Daerah Saras Husada
Kabupaten Purworejo per 31 Desember 2012
sebesar Rp11.191.192.599,00 dan 31 Desember
2011 sebesar Rp8.812.963.800,00 atau mengalami
kenaikan sebesar 26,99% karena adanya
penambahan jumlah surplus pendapatan.
2). Saldo Kas BLUD UKP Dana Bergulir P2KSM
sebesar Rp347.067.602,00 dengan perincian ada di
rekening giro Bank Jateng nomor :

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

92
Pemerintah Kabupaten Purworejo

2.020.05599.8 (Operasional)

Rp

345.544.938,00

2.020.12814.3 (Bunga)

Rp

51.497,00

2.020.12814.4 (Denda, dll)

Rp

10.270,00

1.020.05858.2 (Dana Bergulir)

Rp

1.460.897,00

Jumlah

Rp

347.067.602,00

Saldo kas sebesar Rp347.067.602,00 merupakan


akumulasi dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran
(SILPA) Tahun Anggaran 2010 sebesar
Rp141.371.649,00, Sisa Lebih Perhitungan
Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2011 sebesar
Rp144.572.215,00 dan Sisa Lebih Perhitungan
Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp61.123.738,00
Masih adanya saldo kas pada rekening selain
rekening operasional pada 31 Desember 2013
merupakan jasa bank yang telah dicatat sebagai
pendapatan tahun 2012, namun karena sistem bank
dibayarkan pada tanggal 31 Desember 2012
sedangkan tanggal 31 Desember 2012 ditetapkan
sebagai hari libur (cuti bersama), maka jasa
dimaksud baru dapat dipindahbukukan ke
rekening operasional pada tanggal 2 Januari 2013.
Saldo Kas di BLUD UKP Dana Bergulir P2KSM
per 31 Desember 2012 sebesar Rp347.067.602,00
dan 31 Desember 2011 sebesar Rp285.943.864,00
atau mengalami kenaikan sebesar 21,38% karena
adanya penambahan jumlah surplus pendapatan.
5.1.1.a)b. Investasi Jangka Pendek
Pemerintah Kabupaten Purworejo per 31 Desember 2012
dan 31 Desember 2011 tidak memiliki investasi jangka
pendek atau sebesar Rp0,00.
5.1.1.a)c. Piutang
1. Piutang
Akun ini menggambarkan hak Pemerintah Daerah yang
sampai dengan tanggal 31 Desember 2012 belum diterima
sebesar Rp.6.854.627.219,76.
Per 31 Desember 2011 tidak terdapat Saldo Piutang
Saldo Piutang per 31 Desember 2012 dan 31 Desember
2011 dengan perincian sebagai berikut :

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

93
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Piutang
1).

Piutang Retribusi

2)

Piutang PAD Lainnya dari Bunga Deposito

3)

Piutang PAD Lainnya RSUD Saras Husada

4).
5)
6)

Piutang dari Kerugian Daerah

2012

2011

(Rp)

(Rp)

527.901.580,00

0,00

11.308.791,00

0,00

5.187.229.269,48

0,00

Piutang Karena Perikatan

250.000.000,00

0,00

Piutang Dana Bagi Hasil

428.858.079,28

0,00

449.329.500,00

0,00

6.854.627.219,76

0,00

Jumlah Piutang

Saldo Piutang per 31 Desember 2012 dan 31 Desember


2012 terdapat di SKPD :
Per
SKPD

1).

Dinas Perhubungan, Komunikasi, Informasi

Rumah Sakit Umum Daerah

3)

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan

31 Desember 2012

2011

(Rp)

(Rp)

5.187.229.269,48
250.000.000,00

Koperasi
4)

31 Desember

527.901.580,00

dan Pariwisata
2).

Per

Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan

889.496.370,28

dan Aset Daerah (PPKD)


Jumlah Piutang

6.854.627.219,76

0,00

0,00
0,00

0,00

0,00

1). Piutang Retribusi


Piutang Retribusi merupakan piutang yang ada di Dinas
Perhubungan, Komunikasi, Informasi dan Pariwisata
per 31 Desember 2012 sebesar Rp527.901.580,00
merupakan
piutang
atas
Retribusi
Menara
Telekomunikasi yang telah diterbitkan Surat Ketetapan
Retribusi Daerah (SKRD) namun sampai 31 Desember
2012 belum disetor ke kas daerah. Piutang terdiri dari
54 SKRD dengan perincian sebagai berikut :
No.

Wajib Retribusi

Jumlah
SKRD

Piutang
(Rp)

Keterangan

1.

Re Tower Asia

13.251.000,00

SKRD Tahun 2011

2.

PT Telkomsel

32

310.958.780,00

SKRD Tahun 2012

3.

PT Indosat

30.576.000,00

SKRD Tahun 2012

4.

PT Mitra Daya Telkom

8.526.000,00

SKRD Tahun 2012

5.

PT Tower Bersama

16

151.338.800,00

SKRD Tahun 2012

6.

Re Tower Asia

13.251.000,00

SKRD Tahun 2012

56

527.901.580,00

Jumlah

Terhadap Piutang Retribusi Menara Telekomunikasi


sebesar Rp527.901.580,00 sampai laporan ini disusun

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

94
Pemerintah Kabupaten Purworejo

piutang yang telah disetor ke kas daerah dari PT


Indosat sebesar Rp43.827.000,00 dengan perincian :
Re Tower Asia sebesar Rp10.647.000,00 tanggal 8
Januari 2013.
Re Tower Asia sebesar Rp2.604.000,00 tanggal 12
Januari 2013.
PT Indosat sebesar Rp30.576.000,00 tanggal 29
Januari 2013.
Akun Piutang Retribusi Menara Telekomunikasi baru
dicatat sebagai
Piutang di Neraca Kabupaten
Purworejo tahun 2012. Sedangkan Piutang Retribusi
yang dicatat di Neraca Kabupaten Purworejo Tahun
2011 merupakan Piutang Usaha yang ada di Rumah
Sakit Umum Daerah Saras Husada dimana Pendapatan
dari Rumah Sakit Umum Daerah Saras Husada dicatat
sebagai lain-lain Pendapatan Asli Daerah Yang Sah.
Untuk menyesuaikan dengan ketentuan SAP maka di
Tahun 2012 Piutang Usaha yang ada di Rumah Sakit
Umum Daerah Saras Husada dilakukan reklasifikasi
ke Piutang Pendapatan Asli Daerah Lainnya dari
Rumah Sakit Daerah Saras Husada
2). Piutang Pendapatan Asli Daerah Lainnya dari
Bunga Deposito
Piutang Pendapatan Asli Daerah Lainnya dari Bunga
Deposito per tanggal 31 Desember 2012 sebesar
Rp11.308.791,00 merupakan Bunga Deposito Bank
BRI Cabang Kutoarjo bagian Bulan Oktober dan
Nopember 2012 yang seharusnya disetor ke Kas
Daerah pada bulan Nopember dan Desember 2012
namun sampai 31 Desember 2012 belum disetor dan
dicatat di Neraca Pejabat Pengelola Keuangan Daerah
(PPKD) dengan rincian bunga deposito yang belum
diterima sebagai berikut :
No

1.

2.

3.

4.

Uraian
Bunga Deposito BRI Cabang Kutoarjo No. Rek. 0136-01-001715-40-1
bagian bulan Oktober
Bunga Deposito BRI Cabang Kutoarjo No. Rek. 0136-01-001715-40-1

Jumlah
(Rp)
530.844,00
513.721,00

bagian bulan Nopember


Bunga Deposito BRI Cabang Kutoarjo No. Rek. 0136-01-001707-40-8

5.216.246,00

bagian bulan Oktober


Bunga Deposito BRI Cabang Kutoarjo No. Rek. 0136-01-001707-40-8

5.047.980,00

bagian bulan Nopember


Jumlah

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

11.308.791,00

95
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Bunga Deposito Bank BRI Cabang Kutoarjo tersebut


telah disetorkan ke Rekening Kas Umum Daerah pada
tanggal 9 Januari 2013 dengan bukti Nota Kredit dari
Bank BRI Cabang Kutoarjo tanggal 9 Januari 2013
dan
pemberitahuan
melalui
Surat
Nomor
B.214/KC/VII/DJS/01/2013 tanggal 14 januari 2013
Hal Bunga Deposito
Per 31 Desember 2011 tidak terdapat Pendapatan Asli
Daerah Lainnya dari Bunga Deposito
3). Piutang Pendapatan Asli Daerah Lainnya dari
Rumah Sakit Umum Daerah Saras Husada
Piutang Pendapatan Asli Daerah Lainnya dari Rumah
Sakit Daerah Saras Husada merupakan piutang Usaha
yang ada di Rumah Sakit Umum Daerah Saras Husada
Kabupaten Purworejo per 31 Desember 2012 sebesar
Rp5.187.229.269,48.
Sedangkan Piutang dari Rumah Sakit Daerah Saras
Husada
per
31
Desember
2011
sebesar
Rp4.712.199.535,50 dicatat di akun Piutang Lain-lain
dan di tahun 2012 sesuai SAP direklasifikasi sebagai
akun Piutang Pendapatan Asli Daerah Lainnya.
Piutang sebesar Rp5.187.229.269,48 sampai laporan
disusun telah dilunasi sebesar Rp4.340.166.989,48
terdiri dari :
Piutang Pasien Umum sebesar

Rp

3.093.412,00

Rp

953.754.000,00

Rp

195.587.984,00

Rp

22.785.228,00

Rp

1.533.184.935,54

Bulan Nopember 2012 sebesar

Rp

1.631.761.429.94

Jumlah Pelunasan Piutang di RSUD

Rp

4.340.166.989,48

Piutang Pasien Askes Sosial Non Obat


Bulan Desember 2012 sebesar
Piutang Pasien Askes Sosial Obat
Bulan Desember 2012 sebesar
Piutang Pasien JAMSOSTEK
Bulan Desember 2012 sebesar
Piutang Pasien JAMKESMAS
Bulan Oktober 2012 sebesar
Piutang Pasien JAMKESMAS

Selain piutang tersebut diatas, pihak RSUD Saras


Husada memiliki Piutang Pasien JAMKESDA (Non

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

96
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Kuota) sebesar Rp214.263.664,00.


Terhadap Piutang Pasien JAMKESDA (NonKuota)
Tahun 2012, selain terdapat di Rumah Sakit Umum
Daerah Saras Husada juga terdapat di Pusat Kesehatan
Masyarakat di Kabupaten Purworejo sebesar
Rp11.430.781,50 terdiri dari :
No

Nama Penerima

Jumlah (Rp)

Puskesmas Cangkrep

5.573.275,00

Puskesmas Loano

1.691.781,50

Puskesmas Ngombol

131.450,00

Puskesmas Bruno

716.750,00

Puskesmas Kemiri

707.500,00

Puskesmas Semawung Daleman

850.000,00

Puskesmas Kutoarjo

244.250,00

Puskesmas Pituruh
Jumlah

1.515.775,00
11.430.781,50

Piutang Pasien JAMKESDA (NonKuota) ini tidak


dicatat sebagai Piutang karena merupakan piutang
dalam satu entitas sedangkan pembayarannya akan
dikeluarkan dari Belanja APBD Kabupaten Purworejo
Tahun Anggaran 2013 melalui kegiatan Jaminan
Kesehatan Daerah di Dinas Kesehatan.
Piutang Pendapatan Asli Daerah Lainnya dari Rumah
Sakit Daerah Saras Husada per 31 Desember 2012
sebesar Rp5.187.229.269,48 dibanding Saldo per 31
Desember 2011 yang dicatat sebagai Piutang Lain-lain
sebesar Rp4.712.199.535,50 atau mengalami kenaikan
sebesar 10,08% karena adanya kenaikan piutang
operasional serta penambahan jumlah klaim tagihan
kepada pihak asuransi yang belum terbayar karena
masih dalam proses verifikasi klaim.
Adapun rincian perbandingan Piutang Pendapatan Asli
Daerah Lainnya dari Rumah Sakit Daerah Saras
Husada per 31 Desember 2012 dan 31 Desember 2011
yang dicatat sebagai Piutang Lain-lain adalah sebagai
berikut :

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

97
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Piutang BLUD RSUD Saras Husada

2012

2011

(Rp)

(Rp)

1).

Piutang Pasien Umum

822.276.109,00

807.096.218,00

2)

Piutang Pasien Askes Sosial Non Obat bulan Desember

953.754.000,00

842.776.000,00

195.587.984,00

119.750.388,00

2012 dan Desember 2011


3)

Piutang Pasien Askes Sosial Obat bulan Desember 2012 dan


Desember 2011

4).

Piutang Pasien Jamsostek bulan Nopember 2012

22.785.228,00

0,00

5)

Piutang Pasien Jamsostek bulan Desember 2012 dan

27.879.583,00

29.131.606,00

1.533.184.935,54

1.498.207.967,45

1.631.761.429,94

1.415.237.356,05

5.187.229.269,48

4.712.199.535,50

Desember 2011
6)

Piutang Jamkesmas bulan Oktober 2012 dan Desember


2011

7)

Piutang Jamkesmas bulan Nopember 2012 dan Desember


2011
Jumlah Piutang BLUD RSUD Saras Husada

4). Piutang Karena Perikatan


Saldo Piutang Karena Perikatan merupakan piutang di
Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi
berupa
biaya
dibayar
dimuka
sebesar
Rp250.000.000,00 yaitu merupakan saldo per 31
Desember 2012 atas biaya sewa lahan milik PT.
Kereta Api Indonesia (PT KAI Persero) di Stasiun
Purworejo seluas 23.427,50 M2 untuk Pasar
Tradisional dan Terminal Angkutan Kota.
Pembayaran sewa berdasarkan Perjanjian Nomor
0006/54151/D.V/951/PWR/TN/XI/2012 tanggal 2
Pebruari 2011 Tentang Persewaan Lahan Milik PT.
Kereta Api Indonesia (PT KAI Persero) di Stasiun
Purworejo antara PT. Kereta Api Indonesia (PT KAI
Persero) Daerah Operasional 5 Purwokerto dengan
Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi
Kabupaten Purworejo. Nilai sewa keseluruhan sebesar
Rp500.000.000,00 untuk jangka waktu 4 (empat)
tahun terhitung mulai 1 Januari 2011 sampai dengan
31 Desember 2014, sehingga per 31 Desember 2012
yang tercatat sebagai Piutang Karena Perikatan (Biaya
Dibayar Dimuka) sebesar Rp250.000.000,00.
Akun Piutang Karena Perikatan di Tahun 2011 dicatat
sebagai
Piutang Lain-lain di Neraca Dinas
Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi dan sesuai

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

98
Pemerintah Kabupaten Purworejo

SAP di tahun 2012 ini direklasifikasi ke Piutang


Karena Perikatan.
Piutang Karena Perikatan per 31 Desember 2012
sebesar Rp250.000.000,00 dibanding
per 31
Desember 2011 sebesar Rp375.000.000,00 yang
dicatat sebagai
Piutang Lain-lain mengalami
penurunan sebesar 33,33% karena sesuai jangka waktu
perikatan.
5). Piutang Dana Bagi Hasil
Akun Piutang Dana Bagi Hasil di Neraca Kabupaten
Purworejo di tahun 2011 belum dicatat dan baru
dicatat di Tahun 2012 ini untuk menyesuaikan SAP.
Saldo Piutang Dana Bagi Hasil per 31 Desember 2012
berupa kekurangan transfer Dana Bagi Hasil, baik
Bagi Hasil dari Pemerintah Pusat maupun Bagi Hasil
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berdasarkan
ketentuan definitife yang telah terbit dengan akumulasi
realisasi sampai 31 Desember 2012 sebesar
Rp428.858.079,28 dan dicatat sebagai Piutang Dana
Bagi Hasil di Pejabat Pengelola Keuangan Daerah.
Piutang Dana Bagi Hasil Per 31 Desember 2011 belum
dicatat dalam Neraca Daerah.
Saldo piutang yang berasal dari Dana bagi Hasil
sebesar Rp428.858.079,28 merupakan piutang dana
bagi hasil Pemerintah Pusat dan Provinsi Jawa Tengah
yang terdiri dari :
Piutang Dana Bagi Hasil

Jumlah
(Rp)

1).

Pemerintah Pusat

405.753.123,00

2).

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah

Jumlah Piutang

23.104.956,28
428.858.079,28

1) Bagi Hasil Pemerintah Pusat


Saldo Piutang Dana Bagi Hasil Pemerintah Pusat
sebesar Rp405.753.123,00 per 31 Desember 2012
berupa kekurangan transfer Dana Bagi Hasil dari
Pemerintah Pusat yang terdiri dari :
Bagi Hasil Pajak Bumi dan Bangunan
berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan
Nomor
203/PMK.07/2012
tanggal
17
Desember 2012 tentang Alokasi Kurang Bayar
Dana Bagi Hasil Pajak Bumi dan Bangunan
Tahun Anggaran 2010 dan Tahun anggaran

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

99
Pemerintah Kabupaten Purworejo

2012 sebesar Rp171.469.385,00 dengan


perincian :
DBH Bagi Rata sebesar
Rp
87.163.888,00
PBB Insentip
Rp
84.305.497,00
Jumlah
Rp
171.469.385,00
Rincian alokasi dan Realisasi transfer Bagi Hasil
Pajak Bumi dan Bangunan sampai dengan tanggal
31 Desember 2012 dapat dilihat pada tabel
berikut:
No
1.

Dasar
PMK Nomor 133/PMK.07/2012

Alokasi

Realisasi Transfer

Lebih/Kurang

(Rp)

(Rp)

(Rp)

110.206.982,00

110.206.982,00

0,00

6.986.667.274,00

6.986.667.274,00

0,00

12.036.949.618,00

12.036.949.618,00

0,00

10.981.561.980,00

10.981.561.980,00

0,00

171.469.385,00

0,00

(171.469.385,00)

30.286.855.239,00

30.115.385.854,00

(171.469.385,00)

tentang Alokasi Kurang Bayar Dana


Bagi Hasil Pajak Bumi dan Bangunan
TA 2009, TA 2010 dan TA 2011 serta
Alokasi Kurang Bayar Dana Bagi Hasil
Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan
Bangunan TA2010
2.

PMK Nomor 191/PMK.07./ tentang


Alokasi Definitif Pajak Bumi dan
Bangunan Bagian Pemerintah Pusat
Yang Dibagikan Kepada Seluruh
Kabupaten dan Kota TA 2012

3.
4.

Laporan Mingguan Penerimaan untuk


PBB
PMK Nomor 231/PMK.07/2012
tentang Alokasi Definitif Dana Bagi
Hasil Pajak Bumi dan Bangunan
Sektor Pertambangan Minyak Bumi,
Gas Bumi, Dan Panas Bumi Bagian
Daerah Tahun Anggaran 2012

5.

PMK Nomor 203/PMK.07/2012


tanggal 17 Desember 2012 tentang
Alokasi Kurang Bayar Dana Bagi Hasil
Pajak Bumi dan Bangunan Tahun
Anggaran 2010 dan Tahun Anggaran
2011
JUMLAH

Atas Bagi Hasil Pajak Bumi dan Bangunan


sebesar Rp171.469.385,00, sampai laporan ini
disusun belum ada realisasi transfer piutang
dimaksud.
Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT)
sebesar Rp234.283.738,00 sesuai alokasi
Peraturan
Menteri
Keuangan
Nomor

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

100
Pemerintah Kabupaten Purworejo

230/PMK.07/2012 tanggal 26 Desember 2012


tentang Alokasi Kurang Bayar Dana Bagi
Hasil Cukai Hasil Tembakau Tahun Anggaran
2011. Sesuai Peraturan Menteri Keuangan
tersebut, penetapan alokasi kurang bayar
DBHCHT tahun anggaran 2011 telah
dialokasikan pada Anggaran Pendapatan dan
Belanja Negara Tahun 2013.
Rincian alokasi dan realisasi transfer
DBHCHT sampai dengan tanggal 31
Desember 2012 dapat dilihat pada tabel
berikut:
No

Dasar

Alokasi

Realisasi

Lebih/Kurang

(Rp)

Transfer (Rp)

(Rp)

197/PMK.07/2012 tanggal
1.

10/12/2012 tentang Alokasi

4.503.538.505,00

4.503.538.505,00

0,00

112.420.161,00

112.420.161,00

0,00

234.283.738,00

0,00

(234.283.738,00)

4.850.242.404,00

4.615.958.666,00

(234.283.738,00)

Definitif DBHCHT TA 2012


141/PMK.07/2012 tanggal
2.

03/09/2012 tentang Alokasi


Kurang Bayar DBHCHT TA
2010
230/PMK.07/2012 tanggal

3.

26/12/2012 tentang Alokasi


Kurang Bayar DBHCHT TA
2011
JUMLAH

Sampai dengan saat penyusunan laporan


keuangan belum ada pelunasan atas piutang
dana bagi hasil ini.
Piutang Dana Bagi Hasil yang berasal dari
Pemerintah Pusat Per 31 Desember 2011
belum dicatat dalam Neraca Daerah.
2). Bagi Hasil Pemerintah Provinsi Jawa Tengah
Akun Piutang Transfer Lainnya di Neraca
Kabupaten Purworejo di tahun 2011 belum dicatat
dan baru dicatat di Tahun 2012 ini untuk
menyesuaikan SAP.
Saldo Piutang Dana Bagi Hasil Pemerintah
Provinsi Jawa Tengah berupa kekurangan transfer
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berdasarkan
ketentuan definitife yang telah terbit dengan
akumulasi realisasi per 31 Desember 2012 sebesar
Rp23.104.956,28 dan dicatat di Pejabat Pengelola
Keuangan Daerah.

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

101
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Akun ini merupakankan perhitungan akumulasi


atas hak dan kewajiban Pemerintah Kabupaten
Purworejo berupa Dana Bagi Hasil dari
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah yang belum
diterima sampai 31 Desember 2012 sesuai
ketentuan yang berlaku sebesar Rp23.104.956,28
yang terdiri dari :
Piutang Bagi Hasil Pajak Kendaraan Bermotor
sebesar Rp4,05 yang merupakan piutang atas
kurang transfer Bagi Hasil Pajak Kendaraan
Bermotor berdasarkan Peraturan Gubernur
Jawa Tengah Nomor 55 tahun 2012 tanggal 22
Nopember 2012 tentang Alokasi Dana Bagi
Hasil Penerimaan Pajak Daerah Provinsi Jawa
Tengah Kepada Kabupaten/Kota di Provinsi
Jawa Tengah Tahun Anggaran 2012, dari pagu
sebesar Rp16.881.227.154,05 realisasi transfer
sebesar Rp16.881.227.150,00
Piutang Bagi Hasil Bea Balik Nama
Kendaraan Bermotor sebesar Rp5,20 yang
merupakan piutang atas kurang transfer Bagi
Hasil Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor
Kendaraan Bermotor berdasarkan Peraturan
Gubernur Jawa Tengah Nomor 55 tahun 2012
tanggal 22 Nopember 2012 tentang Alokasi
Dana Bagi Hasil Penerimaan Pajak Daerah
Provinsi
Jawa
Tengah
Kepada
Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah
Tahun Anggaran 2012, dari pagu sebesar
Rp13.380.301.339,20 realisasi transfer sebesar
Rp13.380.301.334,00
Piutang Bagi Hasil Pajak Bahan Bakar
Kendaraan Bermotor sebesar Rp5,03 yang
merupakan piutang atas kurang transfer Bagi
Hasil Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor
berdasarkan Peraturan Gubernur Jawa Tengah
Nomor 55 tahun 2012 tanggal 22 Nopember
2012 tentang Alokasi Dana Bagi Hasil
Penerimaan Pajak Daerah Provinsi Jawa
Tengah Kepada Kabupaten/Kota di Provinsi
Jawa Tengah Tahun Anggaran 2012, dari pagu
sebesar Rp11.202.964.082,03 realisasi transfer
sebesar Rp11.202.964.077,00
Hutang Bagi Hasil Pajak Pengambilan dan
Pemanfaatan
Air
Permukaan
sebesar
Rp605.845,00 yang merupakan hutang atas
kelebihan transfer Bagi Hasil Pajak

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

102
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Pengambilan dan Pemanfaatan Air Permukaan


berdasarkan Peraturan Gubernur Jawa Tengah
Nomor 55 tahun 2012 tanggal 22 Nopember
2012 tentang Alokasi Dana Bagi Hasil
Penerimaan Pajak Daerah Provinsi Jawa
Tengah Kepada Kabupaten/Kota di Provinsi
Jawa Tengah Tahun Anggaran 2012, dari pagu
sebesar Rp11.040.000,00 realisasi transfer
sebesar Rp11.645.845,00
Piutang Bagi Hasil Dari Sumbangan Pihak
Ketiga
Pengusaha
Kayu
sebesar
Rp6.238.530,00 yang merupakan piutang atas
kurang transfer Bagi Hasil Dari Sumbangan
Pihak Ketiga Pengusaha Kayu berdasarkan
Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 38
tahun 2012 tanggal 13 Agustus 2012 tentang
Bagi Hasil Sumbangan Pihak Ketiga dari
Perseroan Terbatas Perhutani (Persero) Unit I
Jawa Tengah Kepada Kabupaten/Kota di
Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2012,
dari pagu sebesar Rp60.249.585,00 realisasi
transfer sebesar Rp54.011.055,00
Piutang Bagi Hasil Penerimaan Retribusi Tera
Ulang
sebesar
Rp17.472.257,00 yang
merupakan piutang atas kurang transfer Bagi
Hasil Penerimaan Retribusi Tera Ulang
berdasarkan Peraturan Gubernur Jawa Tengah
Nomor 37 tahun 2012 tanggal 13 Agustus
2012 tentang alokasi Dana Bagi Hasil
Penerimaan Retribusi Daerah Provinsi Jawa
Tengah Kepada Kabupaten/Kota di Provinsi
Jawa Tengah Tahun Anggaran 2012, dari pagu
sebesar Rp37.993.702,00 realisasi transfer
sebesar Rp20.521.445,00

Rincian alokasi dan realisasi transfer Dana Bagi


Hasil dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah
sampai dengan tanggal 31 Desember 2012 dapat
dilihat pada tabel berikut:

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

103
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Kekurangan

Uraian

2011

Alokasi 2012

yang ditetapkan

yang ditetapkan

sesuai

sesuai Peraturan

Peraturan

Gubernur

Penerimaan
Transfer
2012

Kurang/Lebih
Disetor 2012

Gubernur

1) Bagi Hasil Pajak


Kendaraan Bermotor

(Rp)

(Rp)

(Rp)

(Rp)

2.825.718.953,00

16.881.227.154,05

19.706.946.103,00

(4,05)

2.254.585.597,00

13.380.301.339,20

15.634.886.931,00

(5,20)

2.266.468.877,00

11.202.964.082,03

13.469.432.954,00

(5,03)

3.012.141,00

11.040.000,00

14.657.986,00

605.845,00

3.699.085,00

60.249.585,00

57.710.140,00

(6.238.530,00)

4.213.400,00

37.993.702,00

24.734.845,00

(17.472.257,00)

7.357.698.053,00

41.573.775.862,28

48.908.368.959,00

(23.104.956,28)

2) Bagi Hasil dari Bea


Balik Nama
Kendaraan Bermotor
3) Bagi Hasil Pajak
Bahan Bakar
Kendaraan Bermotor
4) Bagi Hasil dari Pajak
Pengambilan dan
Pemanfaatan Air
Permukaan
5) Bagi Hasil dari
Sumbangan pihak
ketiga Pengusaha
Kayu
6) Bagi Hasil Retribusi
Tera Ulang
Jumlah Pendapatan
Bagi Hasil
Pajak/Retribusi dari
Provinsi

Sampai dengan saat penyusunan laporan


keuangan belum ada realisasi transfer atas
piutang ini.
Piutang Dana Bagi Hasil yang berasal dari
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah Per 31
Desember 2011 belum dicatat dalam Neraca
Daerah.
7). Piutang Dari Kerugian Daerah
Saldo Piutang Dari Kerugian Daerah berupa Tagihan
Tuntutan Ganti Kerugian Daerah (TGR) per 31
Desember
2012 dicatat di Pejabat Pengelola
Keuangan Daerah sebesar Rp449.329.500,00
mengalami penurunan yang signifikan dari 31
Desember 2011 sebesar Rp15.878.505.385,60 dan
terbagi dalam Bagian Lancar Piutang TPTGR sebesar

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

104
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Rp490.727.555,00 dan Aset Lainnya TPTGR sebesar


Rp15.387.777.830,60. Sehingga secara akumulasi
mengalami penurunan sebesar Rp15.429.175.885,60
karena untuk kerugian yang belum ada penetapannya
dalam bentuk ketetapan pembebanan maupun Surat
Keterangan Tanggung Jawab Mutlak atau kerugian
yang masih bersifat informasi hanya diungkap dalam
Catatan Atas Laporan Keuangan saja. Adapun saldo
Piutang
Dari
Kerugian
Daerah
sebesar
Rp449.329.500,00 dengan perincian pelaku kerugian
oleh :
Sisa

Jumlah
Temua

No

Tahun

Pemeriksaan

Nilai Kerugian

Penyelesaian/

Tem

Setoran

uan

n
Pemeri

Pem

(Rp)

(Rp)

ksaan

(1)

eriks

Sisa Kerugian/
Saldo TGR
(Rp)

aan

Kerugian yang sudah


ada penetapannya
- KD oleh Bendahara

42.398.055,00

42.398.055,00

0,00

- KD oleh PNS Non

91.000.000,00

11.655.000,00

79.345.000,00

549.984.500,00

180.000.000,00

369.984.500,00

0,00

0,00

0,00

0,00

0,00

0,00

10

683.382.555,00

234.053.055,00

449.329.500,00

Bendahara
- KD oleh Pihak Ketiga
- KD oleh Pengelola
BUMD
- KD oleh Lembaga Lain
JumlahPiutang Kerugian
Daerah

Kerugian daerah yang sudah ada penetapan


berdasarkan SKTJM (Surat Ketetapan Tanggung
Jawab Mutlak) serta Surat Kesanggupan berdasarkan
tahun temuan, sisa per 31 Desember 2012 sebesar
Rp449.329.500,00 dengan perincian :
Jumlah
No

Tahun

Temuan

Pemeriksaan

Pemerik
saan

Nilai Kerugian

(Rp)

Penyelesaian/

Sisa

Setoran

Temuan
Pemeriks

(Rp)

aan

Sisa Kerugian/
Saldo TGR
(Rp)

1.

2004

5.500.000,00

3.155.000,00

2.345.000,00

2.

2006

549.984.500,00

180.000.000,00

369.984.500,00

3.

2007

50.898.055,00

50.898.055,00

0,00

4.

2008

77.000.000,00

0,00

77.000.000,00

10

683.382.555,00

234.053.055,00

449.329.500,00

Jumlah

Kerugian daerah yang sudah ada penetapan


berdasarkan SKTJM (Surat Ketetapan Tanggung
Jawab Mutlak) serta Surat Kesanggupan, sisa per 31

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

105
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Desember 2012 sebesar Rp449.329.500,00 dan per 31


Desember 2011 sebesar Rp490.727.555,00 atau
mengalami penurunan sebesar 8,44% karena adanya
angsuran.
Adapun rincian saldo Tagihan Tuntutan Ganti
Kerugian Daerah (TGR) per 31 Desember 2012 dan
per 31 Desember 2011 adalah sebagai berikut :

Sisa

No

Tahun

Pemeriksaan

Temuan

Sisa Kerugian/

Pemeriks

Saldo TGR per

aan per

31 Desember

31

2012

Desember

(Rp)

Sisa
Temuan
Pemeriksa
an per 31
Desember
2011

2012
Kerugian

(1)

yang

sudah

Sisa Kerugian/
Saldo TGR per
31 Desember
2011
(Rp)

ada

penetapannya
- KD oleh Bendahara

0,00

41.398.055,00

- KD oleh PNS Non Bendahara

79.345.000,00

79.345.000,00

- KD oleh Pihak Ketiga

369.984.500,00

369.984.500,00

- KD oleh Pengelola BUMD

0,00

0,00

- KD oleh Lembaga Lain

0,00

0,00

449.329.500,00

490.727.555,00

JumlahPiutang Kerugian Daerah

Saldo Piutang Kerugian Daerah per 31 Desember


2012 sebesar Rp449.329.500,00 belum termasuk
Kerugian Daerah yang belum ada penetapannya
dalam bentuk ketetapan pembebanan maupun Surat
Keterangan Tanggung Jawab Mutlak atau kerugian
yang
masih
bersifat
informasi
sebesar
Rp33.693.631.044,78 dengan perincian pelaku
kerugian oleh :
Jumlah
No.

Tahun

Temuan

Pemeriksaan

Pemeri
ksaan

(1)

Nilai Kerugian

(Rp)

Penyelesaian/
Setoran

(Rp)

Sisa
Temu

Sisa Kerugian/

an

Saldo TGR

Pemer

(Rp)

iksaan

Kerugian yang masih Dalam


Proses Penetapan
- KD oleh Bendahara

- KD oleh PNS Non Bendahara

- KD oleh Pihak Ketiga

- KD oleh Pengelola BUMD

- KD oleh Lembaga Lain

0
3

Jumlah

0,00

0,00

0,00

0,00

0,00

362.000.0000,00

20.000.000,00

342.000.0000,00

0,00

0,00

0,00

0,00

0,00

0,00

362.000.000,00

20.000.000,00

342.000.000,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

0,00

106
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Jumlah
No.

Tahun

Temuan

Pemeriksaan

Pemeri

Temu

Sisa Kerugian/

an

Saldo TGR

Pemer

(Rp)

Setoran

(Rp)

ksaan

Sisa

Penyelesaian/

Nilai Kerugian

(Rp)

iksaan

Kerugian Yang Masih Bersifat


(2)

Informasi

dari

Hasil

760

41.798.041.317,08

8.446.410.272,30

82

33.351.631.044,78

760

41.798.041.317,08

8.446.410.272,30

82

33.351.631.044,78

763

42.160.041.317,08

8.466.410.272,30

85

33.693.631.044,78

Pemeriksaan BPK dan APIP


Jumlah

Jumlah Tuntutan Kerugian Daerah

Adapun penjelasan dan rincian lebih lanjut dari


Tagihan Tuntutan Ganti Kerugian Daerah (TGR) per
31 Desember 2012 sebesar Rp33.693.631.044,78
yang belum diakui sebagai piutang berdasarkan tahun
temuan adalah sebagai berikut :
(1) Tagihan Tuntutan Ganti Kerugian Daerah
(TGR) Yang Masih Dalam Proses Penetapan
Kasus Kerugian Daerah yang masih dalam
proses penetapan sisa (saldo) per 31 Desember
2012 sebesar Rp342.000.000,00 dengan
perincian :
Tahun
No.

Pemeri
ksaan

1.
Jumlah

2005

Jumlah
Temuan
Pemeriksa
an

Penyelesaian
Nilai Kerugian

/
Setoran

(Rp)
(Rp)

Sisa
Temuan
Pemeriksa
an

Sisa Kerugian/
Saldo TGR
(Rp)

362.000.000,00

20.000.000,00

342.000.000,00

362.000.000,00

20.000.000,00

342.000.000,00

Saldo Kerugian Daerah yang masih dalam


proses penetapan sisa (saldo) per 31 Desember
2012 sebesar Rp342.000.000,00 dan per 31
Desember 2011 sebesar Rp342.000.000,00 atau
sama karena tidak ada angsuran.
(2). Tagihan Tuntutan Ganti Kerugian Daerah
(TGR) Yang Masih Bersifat Informasi
Kasus Kerugian Daerah yang masih bersifat
informasi dari Hasil Pemeriksaan BPK dan
APIP, belum diproses melalui Majelis TGR
dengan sisa (saldo) per 31 Desember 2012
sebesar Rp33.351.631.044,78 berdasarkan data
hasil Pemantauan Tim BPK RI Perwakilan

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

107
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Provinsi Jawa Tengah melalui Laporan Hasil


Pemantauan
Nomor
70/LHP/BPK/XVIII.SMG/06/2012 tanggal 29
Juni 2012 dengan perincian sebagai berikut :

Tahun
No.

Pemeri
ksaan

Jumlah
Temuan
Pemerik
saan

Nilai Kerugian

Penyelesaian/
Setoran

(Rp)

(Rp)

Sisa

Sisa Kerugian/

Tem

Saldo TGR

uan

(Rp)

1.

2005

124

2.367.685.696,10

422.265.122,57

1.945.420.573,53

2.

2006

98

25.183.238.812,64

842.029.624,12

24.341.209.188,52

3.

2007

146

7.687.243.511,00

4.022.816.376,02

3.664.427.134,98

4.

2008

64

3.900.163.056,38

1.430.127.169,38

2.470.035.887,00

5.

2009

89

358.393.246,42

348.099.973,88

10.293.272,54

6.

2010

161

1.075.990.694,00

562.379.378,00

12

513.611.316,00

7.

2011

73

1.217.751.613,56

811.117.941,35

35

406.633.672,21

8.

2012

7.574.686,98

7.574.686,98

0,00

41.798.041.317,08

8.446.410.272,30

82

33.351.631.044,78

Jumlah

760

Saldo Kerugian Daerah yang masih dalam


bersifat informasi dari Hasil Pemeriksaan BPK
dan APIP sisa (saldo) per 31 Desember 2012
sebesar Rp33.351.631.044,78 dan per 31
Desember 2011 sebesar Rp15.045.777.830,60
atau mengalami kenaikan sebesar 121,67%
karena adanya penambahan nilai kerugian yang
berasal dari hasil Pemantauan TGR oleh Tim
BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa Tengah.
2. Piutang Lain-lain
Akun ini menggambarkan hak Pemerintah Daerah yang
sampai dengan tanggal 31 Desember 2012 belum diterima
sebesar Rp1.375.362.000,00 dengan perbandingan saldo
per 31 Desember 2011 sebesar Rp7.050.257.581,50. Akun
Piutang Lain-lain sebesar Rp1.375.362.000,00 berupa
Piutang Ex Dana Bergulir dan di catat di Neraca Pejabat
Pengelola Keuangan Daerah (PPKD). Sedangkan akun
Piutang Lain-lain
per 31 Desember 2011 sebesar
Rp7.050.257.581,50 merupakan akumulasi dari Piutang
Usaha Rumah Sakit Umum Daerah Saras Husada, Piutang
Pajak, Piutang Bagian Lancar dari TPTGR dan Piutang Ex
Dana Bergulir di Pejabat Pengelola Keuangan Daerah serta
Biaya Sewa Dibayar Dimuka atas sewa tanah PT KAI oleh
Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi. Piutangpiutang selain Piutang Ex Dana Bergulir dimaksud di
Tahun 2012 direklasifikasi ke masing-masing akun sesuai
SAP.

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

108
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Saldo Piutang Lain-lain berupa piutang Ex Dana Bergulir


merupakan reklasifikasi akun dari Investasi Non Permanen
tahun 2010 berupa Dana Bergulir Non Badan Layanan
Umum Daerah (BLUD) dengan saldo per 31 Desember
2011 sebesar Rp1.464.545.500,00 dan per 31 Desember
2012 menjadi sebesar Rp1.375.362.000,00 dengan
perincian sebagai berikut :

No

Saldo 2011

Uraian

(Rp)

Dinas Perindustrian,
a).

Angsuran
2012

Saldo 2012
(Rp)

(Rp)

85.163.000,00

33.163.000,00

52.000.000,00

1.228.112.000,00

36.600.000,00

1.191.512.000,00

10.000.000,00

10.000.000,00

0,00

663.120.000,00

26.600.000,00

636.520.000,00

554.992.000,00

0,00

554.992.000,00

151.270.000,00

19.420.000,00

131.850.000,00

a) Ex Dana Bergulir Sapi

58.420.000,00

19.420.000,00

39.000.000,00

b) Ex Dana Bergulir untuk PUMK

66.350.000,00

0,00

26.500.000,00

0,00

Perdagangan dan Koperasi


(Ex Dana Bergulir untuk Koperasi
dan UKM 2006)

b).

Dinas Pertanian dan Kehutanan


a) Ex Dana Bergulir untuk
Peningkatan Pendapatan
Petani Kecil
b) Ex Dana Bergulir untuk
Pengembangan Hand Tractor
dari DAK 2006
c) Ex Dana Bergulir untuk
Pengembangan Hand Tractor
dari DAK 2007

c).

Dinas Kelautan, Perikanan dan


Peternakan

(Domba & Kambing)


c) Ex Dana Bergulir untuk
Pinjaman Ternak Sapi
Jumlah Piutang Lain-lain Ex Dana

1.464.545.500,00

89.183.000,00

66.350.000,00

26.500.000,00
1.375.362.000,00

Bergulir Non BLUD

Penjelasan dari masing-masing piutang lainnya Ex


Dana Bergulir adalah sebagai berikut :
a. Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi
Ex Dana Bergulir Untuk Koperasi dan UKM 2006
Sisa pokok ex dana bergulir untuk koperasi dan
UKM per 31 Desember 2011 yang tercatat sebesar
Rp85.163.000,00 dan per 31 Desember 2012
sebesar Rp52.000.000,00 dengan penjelasan
angsuran 2012 sebesar Rp33.163.000,00 sebagai
berikut :

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

109
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Angsuran Pokok sebesar Rp33.163.000,00


terdiri dari. Rp16.333.000,00 yang disetor
tanggal 12 Januari 2012 dan Rp16.830.000,00
disetor
tanggal
14
Desember
2012.
Berdasarkan kondisi di atas maka data piutang
yang tercatat di Neraca dan Laporan Keuangan
Pemerintah Daerah adalah Pokok Ex dana
bergulir di masyarakat pada 31 Desember 2012
sebesar Rp52.000.000,00 dengan perincian
sebagai berikut :

No.

Saldo 2011

Nama Koperasi

(Rp)

Angsuran 2012

Saldo 2012

(Rp)

(Rp)

1.

KPRI Prasojo, Setda Purworejo

2.500.000,00

2.500.000,00

0,00

2.

KPRI KPPDK HAM Lapas Purworejo

2.500.000,00

2.500.000,00

0,00

3.

KPRI KPRI Maju, Loano

4.163.000,00

4.163.000,00

0,00

4.

KPRI Megar, Bruno

2.500.000,00

2.500.000,00

0,00

5.

Koperasi Arga Putra, Purworejo

10.400.000,00

0,00

10.400.000,00

6.

KUD Banyuurip

16.900.000,00

0,00

16.900.000,00

7.

KSU Budi Makmur, Kutoarjo

24.700.000,00

0,00

24.700.000,00

8.

Koptan Manunggal Karyo, Kemiri

5.200.000,00

5.200.000,00

0,00

9.

Rekening Pokja

16.300.000,00

16.300.000,00

0,00

85.163.000,00

33.163.000

52.000.000,00

Jumlah Uang Yang Masih Beredar di


Koperasi-koperasi

Setoran atas pengelolaan Ex Dana Bergulir


Koperasi tahun 2012 di Dinas Perindustrian,
Perdagangan dan Koperasi selain untuk angsuran
pokok juga terdapat setoran meliputi :
Setoran
Jasa
Dana
Bergulir
sebesar
Rp7.525.000,00 yang direalisasikan tanggal 12
Januari 2012 sebesar Rp3.955.000,00 dan 14
Desember 2012 sebesar Rp3.570.000,00,
dicatat sebagai penerimaan Jasa Dana Bergulir
di Disperindag
Setoran Jasa Tabungan dari PT Bank Jateng
sebesar Rp3.000.000,00 tanggal 12 Januari
2012 yang dicatat sebagai penerimaan Bunga
Tabungan Kas Daerah di PPKD.
Rekening tabungan Pokja Ex Dana Bergulir
Koperasi di Dinas Perindustrian, Perdagangan dan
Koperasi yang semula untuk menampung
pengelolaan ex dana bergulir telah ditutup pada
tanggal 19 Januari 2013 dengan sisa bunga
tabungan sebesar Rp529.856,00 telah disetor ke kas
daerah setelah dikurangi biaya administrasi bank.

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

110
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Saldo Piutang Lainnya Ex Dana Bergulir Koperasi


di di Dinas Perindustrian, Perdagangan dan
Koperasi per 31 Desember 2012 sebesar
Rp52.000.000,00 dibanding per 31 Desember 2011
sebesar
Rp85.163.000,00
atau
mengalami
penurunan sebesar 38,94% karena adanya
angsuran.
Dengan demikian maka rincian Piutang Lainnya Ex
Dana Koperasi di di Dinas Perindustrian,
Perdagangan dan Koperasi per 31 Desember 2012
dan 31 Desember 2011 adalah sebagai berikut :

No.

1.
2.

Nama Koperasi

Saldo per

Saldo per

31 Desember2012

31 Desember 2011

(Rp)

(Rp)

KPRI Prasojo, Setda Purworejo

0,00

KPRI KPPDK HAM Lapas

0,00

Purworejo

2.500.000,00

3.

KPRI KPRI Maju, Loano

4.

KPRI Megar, Bruno

0,00

2.500.000,00

5.

Koperasi Arga Putra, Purworejo

10.400.000,00

10.400.000,00

6.

KUD Banyuurip

16.900.000,00

16.900.000,00

7.

KSU Budi Makmur, Kutoarjo

24.700.000,00

24.700.000,00

8.

Koptan Manunggal Karyo, Kemiri

0,00

5.200.000,00

9.

Rekening Pokja

0,00

16.300.000,00

52.000.000,00

85.163.000,00

Jumlah Uang Yang Masih Beredar di


Koperasi-koperasi

0,00

2.500.000,00

4.163.000,00

b). Dinas Pertanian dan Kehutanan


1) Ex Dana Bergulir Peningkatan Pendapatan
Petani Kecil
Saldo dana bergulir untuk Peningkatan
Pendapatan Petani Kecil per 31 Desember 2011
sebesar Rp10.000.000,00. Saldo dimaksud
berada di Koperasi Tani Maju Desa Tunjungan
Kecamatan Ngombol dan telah disetor lunas
pada tanggal 12 Januari 2012.
2). Ex Dana Bergulir Pengembangan Hand
Traktor dari DAK 2006
Saldo ex dana bergulir untuk Pengembangan
Hand Traktor dari DAK tahun 2006 per 31
Desember 2012 sebesar Rp636.520.000,00
berada di 59 Kelompok Tani pada 13
Kecamatan.
Dari saldo dana bergulir untuk Pengembangan
Hand Traktor Tahun 2006 per 31 Desember

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

111
Pemerintah Kabupaten Purworejo

2011 sebesar Rp663.120.000,00, terdapat


angsuran selama tahun 2012 sebesar
Rp26.600.000,00 sehingga saldo per 31
Desember 2012 sebesar Rp636.520.000 dengan
perincian :
No

Desa

Kecamata
n

Nama

Sisa Pokok

Angsuran

Sisa Pokok

Kelompok

per 31-12-2011

2012

per 31-12-2012

Tani

(Rp)

Rp

(Rp)

10.092.500,00

0,00

3.550.000,00

3.550.000,00

0,00

Karya Budi

13.050.000,00

0,00

13.050.000,00

Butuh

Podo Rukun

13.050.000,00

0,00

13.050.000,00

Butuh

Salugu

3.550.000,00

0,00

3.550.000,00

Sidomaju/Ja

9.650.000,00

Sikambang

Pituruh

Tri Utomo

Tersidi Lor

Pituruh

Araning Tani

Kalikotes

Pituruh

Wareng

Lugu

Kunir

Butuh

ya Mandiri

10.092.500,00

0,00

9.650.000,00

Lubang Lor

Butuh

Sri Widodo

11.092.500,00

0,00

11.092.500,00

Tamansari

Butuh

Wiji Sriono

13.050.000,00

0,00

13.050.000,00

Lubang Sampang

Butuh

Margo Mulyo

11.092.500,00

0,00

11.092.500,00

10

Sruwohrejo

Butuh

Muji Lestari

11.550.000,00

0,00

11.550.000,00

11

Andong

Butuh

Cari Asih

13.050.000,00

5.000.000,00

8.050.000,00

Kaliwatukranggan

Butuh

Tani Jaya

11.600.000,00

0,00

11.600.000,00

Kedungsari

Butuh

Ngudi

13.050.000,00
0,00

13.050.000,00

0,00

13.050.000,00

0,00

13.050.000,00

12
13
14

Ketug

Butuh

15

Wonoroto

Ngombol

16

Kumpulsari

Ngombol

Rahayu
Karya Tani

13.050.000,00

Mekar

13.050.000,00

Mandiri
Wiji Makmur

13.050.000,00

0,00

13.050.000,00

17

Kembang Kuning

Ngombol

Sri Widodo

13.050.000,00

0,00

13.050.000,00

18

Jeruken

Ngombol

Dadi Makmur

11.050.000,00

0,00

11.050.000,00

19

Dudukulon

Grabag

Lestari

13.050.000,00

0,00

13.050.000,00

Tondo Wujud

10.550.000,00

0,00

10.550.000,00

Utomo

13.050.000,00
0,00

13.050.000,00

0,00

13.050.000,00

0,00

13.050.000,00

0,00

10.650.000,00

0,00

13.050.000,00

20

Harjobinangun

Grabag

21

Tri Mulyo

Grabag

22

Ketawangrejo

Grabag

23

Tlepok kulon

Grabag

24

Banyuyoso

Grabag

Rahayu
Tri Margo
Makmur
Sumber
Makmur
Sri Rahayu
Sumber

13.050.000,00

13.050.000,00
10.650.000,00

25

Rejosari

Grabag

26

Bakurejo

Grabag

Utama

11.225.000,00

0,00

11.225.000,00

27

Sumber Agung

Grabag

Karya Tani

13.050.000,00

0,00

13.050.000,00

28

Nambangan

Grabag

Maju Tani

13.050.000,00

0,00

13.050.000,00

29

Sokoharjo

Kutoarjo

Sri Mulyo

11.550.000,00

0,00

11.550.000,00

Makmur

13.050.000,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

112
Pemerintah Kabupaten Purworejo

No

Kecamata

Desa

Nama

Sisa Pokok

Angsuran

Sisa Pokok

Kelompok

per 31-12-2011

2012

per 31-12-2012

Tani

(Rp)

Rp

(Rp)

30

Pringgowijayan

Kutoarjo

Tani Makmur

11.050.000,00

0,00

11.050.000,00

31

Tursino

Kutoarjo

Karya Tani

11.350.000,00

0,00

11.350.000,00

32

Majir

Kutoarjo

Majir I

13.050.000,00

0,00

13.050.000,00

33

Wangunrejo

Banyuurip

Tri Utomo

13.050.000,00

13.050.000,00

0,00

34

Tegal Kuning

Banyuurip

0,00

10.200.000,00

35

Cengkawakrejo

Banyuurip

Tani Maju

9.050.000,00

0,00

9.050.000,00

36

Surorejo

Banyuurip

Manunggal

9.050.000,00

0,00

9.050.000,00

37

Malangrejo

Banyuurip

4.000.000,00

7.050.000,00

38

Botorejo

Bayan

0,00

13.050.000,00

39

Bringin

Bayan

0,00

11.075.000,00

40

Jono

Bayan

Sari

13.050.000,00

0,00

13.050.000,00

41

Pelutan

Gebang

Dadi Mulyo

13.050.000,00

0,00

13.050.000,00

42

Pakem

Gebang

Karyo Tani

13.050.000,00

0,00

13.050.000,00

43

Lugosobo

Gebang

Rukun/Subur

11.550.000,00

0,00

11.550.000,00

44

Tlogorejo

Purwodadi

Ngudi Mulyo

3.692.500,00

0,00

3.692.500,00

45

Tegal Aren

Purwodadi

Sri Mulyo

11.250.000,00

0,00

11.250.000,00

46

Jatimalang

Purwodadi

Sido Rahayu

13.050.000,00

0,00

13.050.000,00

47

Sukomanah

Purwodadi

Suko Sarono

9.750.000,00

0,00

9.750.000,00

48

Jenar Kidul

Purwodadi

Sido Makmur

4.950.000,00

0,00

4.950.000,00

Subur
Sentosa

Gotong
Royong
Marsudi
Sumber
Rejeki

Subur

10.200.000,00

11.050.000,00
13.050.000,00
11.075.000,00

49

Purwodadi

Purwodadi

50

Krendetan

Bagelen

Sidoarum

13.050.000,00

0,00

13.050.000,00

51

Bagelen

Bagelen

Tawakal

9.800.000,00

0,00

9.800.000,00

52

Rowobayem

Kemiri

Sidodadi

7.550.000,00

0,00

7.550.000,00

53

Kroyo Lor

Kemiri

Sri Rejeki

13.050.000,00

1.000.000,00

12.050.000,00

54

Baledono

Purworejo

Sri Rejeki

4.050.000,00

0,00

4.050.000,00

55

Kembangkuning

Pituruh

Tani Agung

12.500.000,00

0,00

12.500.000,00

56

Kaliwungu Lor

Ngombol

Dewi Sri

13.100.000,00

0,00

13.100.000,00

57

Gintungan

Gebang

Tani Semi

13.050.000,00

0,00

13.050.000,00

58

Kedungsari

Purworejo

Sari Mulyo II

9.500.000,00

0,00

9.500.000,00

59

Maron

Loano
JUMLAH

Sentosa

Agro
Makmur

13.050.000,00

13.050.000,00
663.120.000,00

0,00

0,00
26.600.000,00

13.050.000,00

13.050.000,00
636.520.000,00

Piutang Ex Dana Bergulir Hand Traktor sebesar


Rp636.520.000 berasal dari DAK tahun 2006 yang
penyerahannya dilakukan berkisar antara tanggal 14
Oktober 2006 sampai Nopember 2006 dengan jangka

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

113
Pemerintah Kabupaten Purworejo

waktu 5 (lima) tahun atau jatuh tempo maksimal bulan


Nopember 2011
3). Ex Dana Bergulir Pengembangan Hand Traktor Dari
DAK 2007
Kelompok penerima perguliran per 31 Desember 2012
dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2007 sebesar
Rp554.992.000,00 berada di 43 Kelompk Tani pada 14
(empat belas) kecamatan. Selama tahun 2012 tidak
terdapat angsuran atas piutang ex dana bergulir dimaksud.
Adapun rincian lebih lanjut piutang ex dana bergulir
Pengembangan Hand Traktor dari DAK 2007 adalah
sebagai berikut:
Sisa angsuran
No

Desa

Kecamatan

Nama Kelompok Tani

per 31-12-2012
(Rp)

Megulung Lor

Pituruh

Mekar Tani

13.500.000,00

Kunirejo Wetan

Butuh

Ampelsari

13.500.000,00

Rowodadi

Butuh

Makmur

13.500.000,00

Kunirrejo Kulon

Butuh

Widodo

13.500.000,00

Keburuhan

Ngombol

Unggul tani

13.500.000,00

Rasukan

Ngombol

Warga tani

13.500.000,00

Wunut

Ngombol

Ngudi Makmur

13.500.000,00

Rowodadi

Grabag

Sido Makmur

13.500.000,00

Suren

Kutoarjo

Sidoluhur/Gemah Ripah

10

Kaligesing

Kutoarjo

Tani Makmur

13.500.000,00

11

Kertosono

Banyuurip

Kertosari II

13.500.000,00

12

Tegalrejo

Banyuurip

Krido Mulyo

10.500.000,00

13

Condongsari

Banyuurip

Lestari I

13.500.000,00

14

Bayan

Bayan

Gemah Ripah

13.500.000,00

15

Ketiwijayan

Bayan

Subur

12.700.000,00

16

Bendosari

Gebang

Ngudi Makmur

8.700.000,00

17

Mlaran

Gebang

Sirap Makmur

9.955.000,00

18

Bulus

Gebang

Sri Widadi

10.500.000,00

19

Guyangan

Purwodadi

Tani Makmur

12.000.000,00

20

Jenar Lor

Purwodadi

Ngudi Makmur

10.500.000,00

21

Sumbersari

Purwodadi

Srigati

12.500.000,00

22

Bragolan

Purwodadi

Ngudi Makmur

13.500.000,00

23

Keponggok

Purwodadi

Suka Kerja

13.500.000,00

24

Gedong

Kemiri

Sri Rejo

13.500.000,00

25

Waled

Kemiri

Makaryo

13.500.000,00

26

Gesikan

Kemiri

Sido Makmur

13.500.000,00

27

Plipir

Purworejo

Tani Maju

12.000.000,00

28

Pacekelan

Purworejo

Budi Santoso

12.700.000,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

9.700.000,00

114
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Sisa angsuran
No

Desa

Kecamatan

Nama Kelompok Tani

per 31-12-2012
(Rp)

29

Doplang

Purworejo

Siringin

13.500.000,00

30

Kedungsari

Purworejo

Sari Mulyo I

13.500.000,00

31

Cangkrepkidul

Purworejo

Karang Rejo

13.500.000,00

32

Ngasinan

Bener

Sumber Makmur

11.500.000,00

33

Kebon Gunung

Loano

Muji Subur

13.500.000,00

34

Sedayu

Loano

Tani Makmur

12.295.000,00

35

Ukirsari

Grabag

Sri Widodo

13.500.000,00

36

Dudukulon

Grabag

Tani Maju

13.500.000,00

37

Kedung Mulyo

Butuh

Titi Mulyo

13.485.500,00

38

Girirejo

Ngombol

Giat

13.485.500,00

39

Malang

Ngombol

Lestari

13.485.500,00

40

Kesidan

Ngombol

Santoso

13.485.500,00

41

Semawung Kembaran

Kutoarjo

Sri Rahayu

15.000.000,00

42

Mlaran

Gebang

Harapan Makmur

15.000.000,00

43

Semawung

Purworejo

Prasojo

15.000.000,00
554.992.000,00

JUMLAH

Piutang Ex Dana Bergulir Pengembangan Hand Traktor


sebesar Rp554.992.000,00 berasal dari DAK tahun
2007 yang penyerahannya dilakukan berdasarkan
Perjanjian yang disepakati antara tanggal 10 Desember
2007 sampai 5 Maret 2008 dengan jangka waktu 5
(lima) tahun atau jatuh tempo maksimal bulan Maret
2013.
Saldo Piutang Ex Dana Bergulir yang dikelola Dinas
Pertanian dan Kehutanan per 31 Desember 2012
sebesar Rp1.191.512.000,00 dan 31 Desember 2011
sebesar Rp1.228.112.000,00 atau mengalami penurunan
sebesar 2,98% karena adanya angsuran.
Saldo Piutang Ex Dana Bergulir yang dikelola Dinas
Pertanian dan Kehutanan per 31 Desember 2012 dan 31
Desember 2011 terdiri dari :
No.

1.

2.

3.

Piutang Ex Dana Bergulir

Saldo per

Saldo per

31 Desember2012

31 Desember 2011

(Rp)

(Rp)

Ex Dana Bergulir Peningkatan Pendapatan

0,00

Petani Kecil
Ex Dana Bergulir Untuk Pengembangan

10.000.000,00

636.520.000,00

663.120.000,00

554.992.000,00

554.992.000,00

1.191.512.000,00

1.228.112.000,00

Hand Traktor dari DAK 2006


Ex Dana Bergulir Untuk Pengembangan
Hand Traktor dari DAK 2006

Jumlah Piutang Ex Dana Bergulir Dinas


Pertanian dan Kehutanan

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

115
Pemerintah Kabupaten Purworejo

c). Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan


Ex Dana Bergulir di Dinas Kelautan, Perikanan dan
Peternakan secara keseluruhan per 31 Desember
2011 sebesar Rp151.270.000,00. Selama tahun
2012 terdapat setoran pokok ke Kas Daerah sebesar
Rp19.420.000,00 Adapun penjelasan ex Dana
Bergulir di Dinas Kelautan, Perikanan dan
Peternakan adalah sebagai berikut :
1). Ex Dana Bergulir Sapi
Saldo pokok ex dana bergulir sapi yang masih
beredar di masyarakat sampai 31 Desember
2011 sebesar Rp58.420.000,00 dan selama
tahun 2012 terdapat setoran sebesar
Rp19.420.000,00
yang
dilakukan
oleh
Kelompok Tani Ternak Desa Grantung
Kecamatan Bayan pada tanggal 26 Desember
2012 sebesar Rp16.500.000,00 dan 29
Desember 2012 sebesar Rp2.920.000,00.
Sehingga saldo per 31 Desember 2012 sebesar
Rp39.000.000,00 dengan rincian sebagai
berikut :

No.

1.

Nama Kelompok Tani

Kelompok Tani Ternak Desa Roworejo

Sisa Per

Angsuran

Sisa Per

31-12-2011

2012

31-12-2012

(Rp)

(Rp)

(Rp)

24.000.000,00

0,00

24.000.000,00

19.420.000,00

19.420.000,00

0,00

15.000.000,00

0,00

15.000.000,00

58.420.000,00

19.420.000,00

39.000.000,00

Kecamatan Grabag
2.

Kelompok Tani Ternak Desa Grantung


Kecamatan Bayan

3.

Kelompok

Tani

Ternak

Desa

Tambakrejo Kecamatan Purworejo


Jumlah Uang Yang Masih Beredar di Ex
Dana Bergulir Sapi di Kelompok Tani

2). Ex Dana Bergulir Kambing dan Domba


Saldo pokok ex dana bergulir kambing dan
domba yang masih beredar di masyarakat
sampai
31
Desember
2011
sebesar
Rp66.350.000,00 dan selama tahun 2012 tidak
terdapat setoran, sehingga saldo per 31
Desember 2012 masih sama dengan saldo 31
Desember 2011 dengan rincian berada di
kelompok sebagai berikut :

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

116
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Saldo per

Setoran 2012

Saldo per

No.

Nama Kelompok Tani

1.

Desa Wonotulus Kecamatan Purworejo

8.400.000,00

0,00

8.400.000,00

2.

Desa Maron Kecamatan Loano

14.750.000,00

0,00

14.750.000,00

3.

Desa Krendetan Kecamatan Bagelen

43.200.000,00

0,00

43.200.000,00

66.350.000,00

0,00

66.350.000,00

31-12-2011

Jumlah Uang Yang Masih Beredar dari ex

31-12-2012

Dana Bergulir Kambing dan Domba di


Kelompok Tani

3). Ex Dana Bergulir Pinjaman Ternak Sapi


Saldo ex dana bergulir untuk pinjaman ternak
sapi per 31 Desember 2011 Rp26.500.000,00
berupa pinjaman sapi kereman yang berada di
Desa Karangsari Kecamatan Bener dan selama
tahun 2012 tidak ada penyetoran pokok, namun
ada setoran dari Penguatan Modal dari Desa
Jogoresan Kecamatan Purwodadi tanggal 6
Pebruari 2012 sebesar Rp3.000.000,00 yang
dicatat sebagai jasa dana bergulir di PPKD,
sehingga saldo per 31 Desember 2012 masih
sebesar Rp26.500.000,00
Saldo Piutang Ex Dana Bergulir yang dikelola
Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan per 31
Desember 2012 sebesar Rp131.850.000,00 dan 31
Desember 2012 sebesar Rp151.270.000,00 atau
mengalami penurunan sebesar 12,84% karena
adanya angsuran.
Saldo Piutang Ex Dana Bergulir yang dikelola
Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan per 31
Desember 2012 dan 31 Desember 2011 terdiri dari :

Saldo per
No.

Piutang Ex Dana Bergulir

31 Desember2012
(Rp)

1.
2.

3.

Saldo per
31 Desember
2011
(Rp)

Ex Dana Bergulir Sapi

39.000.000,00

58.420.000,00

Ex Dana Bergulir Untuk PUMK (Domba dan

66.350.000,00

66.350.000,00

26.500.000,00

26.500.000,00

131.850.000,00

151.270.000,00

Kambing)
Ex Dana Bergulir Untuk Pinjaman Ternak
Sapi

Jumlah Piutang Ex Dana Bergulir Dinas


Pertanian dan Kehutanan

Saldo Piutang Lainnya Ex Dana Bergulir per 31


Desember 2012 sebesar Rp1.375.362.000,00 dan 31
Desember 2011 sebesar Rp1.464.545.500,00 atau
mengalami penurunan sebesar 6,09% karena adanya
angsuran.

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

117
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Dengan demikian maka rincian Piutang Lainnya per 31


Desember 2012 dan 31 Desember 2011 berupa piutang
Ex Dana Bergulir adalah sebagai berikut :
No

Uraian

Saldo 2012

Saldo 2011

(Rp)

(Rp)

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan


a).

Koperasi
(Ex Dana Bergulir untuk Koperasi dan UKM 2006)

52.000.000,00

85.163.000,00

1.191.512.000,00

1.228.112.000,00

0,00

10.000.000,00

636.520.000,00

663.120.000,00

554.992.000,00

554.992.000,00

131.850.000,00

151.270.000,00

39.000.000,00

58.420.000,00

66.350.000,00

66.350.000,00

c) Ex Dana Bergulir untuk Pinjaman Ternak Sapi

26.500.000,00

26.500.000,00

Jumlah Piutang Lain-lain Ex Dana Bergulir Non BLUD

1.375.362.000,00

1.464.545.500,00

b).

Dinas Pertanian dan Kehutanan


a) Ex Dana Bergulir untuk Peningkatan
Pendapatan Petani Kecil
b) Ex Dana Bergulir untuk Pengembangan Hand
Traktor dari DAK 2006
c) Ex Dana Bergulir untuk Pengembangan Hand
Traktor dari DAK 2007

c).

Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan


a) Ex Dana Bergulir Sapi
b) Ex Dana Bergulir untuk PUMK (Domba &
Kambing)

Dari penyajian Neraca Kabupaten Purworejo per 31


Desember 2012 dan 31 Desember 2011, Saldo Piutang 31
Desember 2012 sebesar Rp1.375.362.000,00 dengan
perbandingan saldo per 31 Desember 2011 sebesar
Rp7.050.257.581,50 maka terdapat penurunan sebesar
80,49% karena adanya reklasifikasi maupun adanya
pengurangan piutang karena angsuran.
Dengan demikian maka Saldo Piutang Lain-lain per 31
Desember 2012 dan 31 Desember 2011 terdapat pada
SKPD :
Per
SKPD

1).

Rumah Sakit Umum Daerah

2).

Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan


dan Aset Daerah (PPKD)

3).

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan


Koperasi

Jumlah Piutang Lain-lain

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

Per

31 Desember

31 Desember 2012

2012

(Rp)

(Rp)

4.712.199.535,50

0,00

1.963.058.046,00

1.375.362.000,00

375.000.000,00
7.050.257.581,50

0,00

1.375.362.000,00

118
Pemerintah Kabupaten Purworejo

5.1.1.a)d. Penyisihan Piutang Tidak Tertagih


Piutang di Neraca disajikan sebesar nilai bersih yang dapat
direalisasikan (net realizable value) yaitu nilai nominal
piutang dikurangi penyisihan Piutang Tidak Tertagih dan
penyajiannya mengurangi Piutang dan Piutang Lain-lain.
Akun Penyisihan Piutang Tidak Tertagih menggambarkan
penyisihan atas resiko tidak tertagihnya Piutang dan
Piutang Lain-lain sehingga nilai yang tersaji pada Piutang
dan Piutang Lain-lain merupakan gambaran bersih atas
piutang yang dimiliki Pemerintah Daerah namun tidak
menghapus kewajiban bayar yang ada. Pembentukan
Penyisihan Piutang Tidak Tertagih berdasarkan Peraturan
Pemerintah nomor 71 Tahun 2010 yang ditindaklanjuti
dengan Peraturan Bupati Purworejo Nomor 49 Tahun 2012
dan dimulai penyisihannya pada tahun 2012.
Penyisihan Piutang Tidak Tertagih diperhitungkan
berdasarkan klasifikasi umur piutang (aging scedule)
sebagai berikut :
1) Piutang dengan umur lebih dari 12 bulan sampai
dengan 24 bulan nilai penyisihan piutang sebesar 25%.
2) Piutang dengan umur lebih dari 24 bulan sampai
dengan 36 bulan nilai penyisihan piutang sebesar 35%.
3) Piutang dengan umur lebih dari 36 bulan sampai
dengan 48 bulan nilai penyisihan piutang sebesar 50%.
4) Piutang dengan umur lebih dari 48 bulan sampai
dengan 60 bulan nilai penyisihan piutang sebesar 75%.
5) Piutang dengan umur lebih dari 60 bulan nilai
penyisihan piutang sebesar 100%.
Pengakuan atas klasifikasi umur piutang dimulai pada saat
piutang jatuh tempo.
Perhitungan Penyisihan Piutang Tidak Tertagih sebesar
Rp1.416.552.197,30 merupakan penyisihan terhadap
seluruh Piutang dan Piutang Lain-lain sebesar
Rp8.229.989.219,76 dengan perincian sebagai berikut :

Piutang

Saldo Piutang per 31

Penyisihan Piutang

Piutang Bersih per

Desember 2012

Tak tertagih

31 Desember 2012

(Rp)

(Rp)

(Rp)

1).

Piutang

6.854.627.219,76

951.495.197,30

5.903.132.022,46

2).

Piutang Lain-lain

1.375.362.000,00

465.057.000,00

910.305.000,00

8.229.989.219,76

1.416.552.197,30

6.813.437.022,46

Jumlah

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

119
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Pada 31 Desember 2011 belum diperhitungkan Penyisihan


Piutang Tidak tertagih
Rincian lebih lanjut atas Penyisihan Piutang Tidak tertagih
di atas dapat diuraikan sebagai berikut :
1. Penyisihan Piutang Tidak Tertagih Atas Piutang
Dengan Saldo Piutang per 31 Desember 2012 sebesar
Rp6.854.627.219,76 maka Penyisihan Piutang Tidak
Tertagih sebesar Rp951.495.197,30 dapat diperinci
sebagai berikut :
Penyisihan
Akun

1).

Piutang Retribusi

2)

Piutang PAD Lainnya dari

Saldo Piutang per

Piutang Tak

31 Desember 2012

tertagih

(Rp)

(Rp)

Piutang PAD Lainnya RSUD


Saras Husada

(Rp)

527.901.580,00

3.312.750,00

524.588.830,00

11.308.791,00

0,00

11.308.791,00

5.187.229.269,48

537.352.947,30

4.649.876.322,18

Bunga Deposito
3)

Piutang Bersih

4).

Piutang Karena Perikatan

250.000.000,00

0,00

250.000.000,00

5)

Piutang Dana Bagi Hasil

405.753.123,00

0,00

405.753.123,00

6)

Piutang Transfer Lainnya

23.104.956,28

0,00

23.104.956,28

7)

Piutang dari Kerugian

449.329.500,00

410.829.500

38.500.000,00

6.854.627.219,76

951.495.197,30

5.903.132.022,46

Daerah
Jumlah

Rincian lebih lanjut atas Penyisihan Piutang tidak


tertagih atas Piutang dapat diuraikan sebagai berikut :
1). Piutang Retribusi
Piutang Retribusi di Dinas Perhubungan,
Komunikasi, Informasi dan Pariwisata sebesar
Rp527.901.580,00 merupakan piutang yang timbul
karena adanya Surat Ketetapan Retribusi Daerah
Menara telekomunikasi yang telah diterbitkan
namun sampai tanggal 31 Desember 2012 belum
disetor oleh Wajib Retribusi dengan perincian
sebagai berikut :

No

Umur Piutang

Jumlah Piutang

Penyisihan

Penyisihan

Piutang Bersih

Piutang Tak
Tertagih
Rp

Rp

Rp

0 - 12 bulan

514.650.580,00

0%

0,00

514.650.580,00

12 24 bulan

13.251.000,00

25%

3.312.750,00

9.938.250,00

3.312.750,00

524.588.830,00

JUMLAH

527.901.580,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

120
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Sehingga dari piutang retribusi sebesar


Rp527.901.580,00 dengan Penyisihan Piutang
Tidak Tertagih sebesar Rp3.312.750,00 maka nilai
piutang bersih sebesar Rp524.588.830,00.
2). Piutang Dari Pendapatan Asli Daerah Lainnya
Dari Bunga Deposito
Saldo Piutang Bunga Deposito di Pejabat
Pengelola Keuangan (PPKD) per 31 Desember
2012 sebesar Rp11.308.791,00 merupakan
kekurangan penyetoran bunga atas penempatan
Deposito bulan Oktober dan Nopember 2012 yang
seharusnya disetor ke Kas Daerah pada bulan
Nopember dan Desember 2012 sehingga pada 31
desember 2012 umur piutang masih kurang dari 12
bulan dengan Penyisihan Piutang Tidak Tertagih
0% atau Rp0,00 dan nilai piutang bersih sebesar
Rp11.308.791,00
3). Piutang Dari Pendapatan Asli Daerah Lainnya
Dari Rumah Sakit Umum Daerah saras Husada
:
Piutang dari Pendapatan Asli Daerah Lainnya di
Rumah Sakit Umum Daerah Saras Husada
Kabupaten Purworejo sebesar Rp5.187.229.269,48
dengan perhitungan Penyisihan Piutang Tidak
Tertagih sebesar Rp537.352.947,30 serta nilai
piutang bersih sebesar Rp4.649.876.322,18
dengan perincian sebagai berikut :
No

Umur Piutang

Jumlah Piutang

Penyisihan

Penyisihan

Piutang Bersih

Piutang Tak
Tertagih
Rp

Rp

Rp

0 - 12 bulan

4.456.494.521,48

0%

0,00

4.456.494.521,48

12 24 bulan

90.940.340,00

25%

22.735.085,00

68.205.255,00

14 36 bulan

83.527.158,00

35%

29.234.505,30

54.292.652,70

36 48 bulan

99.656.132,00

50%

49.828.066,00

49.828.066,00

48 60 bulan

84.223.308,00

75%

63.167.481,00

21.055.827,00

6.

> 60 bulan

372.387.810,00

100%

372.387.810,00

0,00

537.352.947,30

4.649.876.322,18

JUMLAH

5.187.229.269,48

4). Piutang Karena Perikatan


Saldo Piutang Karena Perikatan sebesar
Rp250.000.000,00 di Dinas Perindustrian,
Perdagangan dan Koperasi per 31 Desember 2012

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

121
Pemerintah Kabupaten Purworejo

berupa pembayaran sewa tanah yang di bayar di


muka dan akan jatuh tempo tahun 2014, sehingga
per 31 Desember 2012 Penyisihan Piutang Tidak
Tertagih 0% atau Rp0,00 dan nilai piutang bersih
sebesar Rp250.000.000,00.
5). Piutang Dana Bagi Hasil Pemerintah Pusat
Saldo Piutang Dana Bagi Hasil Pemerintah Pusat
sebesar Rp405.753.123,00 di Pejabat Pengelola
Keuangan Daerah per 31 Desember 2012 berupa
kekurangan transfer Pemerintah Pusat yang telah
memiliki ketentuan definitifnya, sehingga per 31
Desember 2012 Penyisihan Piutang Tidak
Tertagih 0% atau Rp0,00 dan nilai piutang bersih
sebesar Rp405.753.123,00.
6). Piutang Bagi Hasil Pemerintah Provinsi
Saldo Piutang Bagi Hasil Pemerintah Provinsi
sebesar Rp23.104.956,28 di Pejabat Pengelola
Keuangan Daerah per 31 Desember 2012 berupa
kekurangan transfer Pemerintah Provinsi Jawa
Tengah
yang telah
memiliki
ketentuan
definitifnya, sehingga per 31 Desember 2012
Penyisihan Piutang Tidak Tertagih 0% atau
Rp0,00 dan nilai piutang bersih sebesar
Rp23.104.956,28.
7). Piutang Dari Kerugian Daerah
Saldo Piutang Dari Kerugian Daerah sebesar
Rp449.329.500,00 di Pejabat Pengelola Keuangan
Daerah per 31 Desember 2012 berupa Piutang
Tagihan Tuntutan Ganti Kerugian Daerah dengan
perhitungan Penyisihan Piutang Tidak Tertagih
sebesar Rp410.829.500,00 dan nilai piutang bersih
sebesar Rp38.500.000,00 dengan rincian temuan
sebagai berikut :
Penyisihan

No.

Jumlah

Klasifikasi Temuan

(Rp)

Nilai Temuan

Piutang Tidak

Setelah

Tertagih

Penyisihan

(Rp)
(Rp)

a.

Kerugian

yang

penetapannya
Jumlah

sudah

ada

449.329.500,00

410.829.500,00

38.500.000,00

449.329.500,00

410.829.500,00

38.500.000,00

Saldo kerugian daerah yang sudah ada penetapannya

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

122
Pemerintah Kabupaten Purworejo

sebesar Rp449.329.500,00 Penyisihan Piutang Tidak


Tertagih sebesar Rp410.829.500,00 dan nilai piutang
bersih sebesar Rp38.500.000,00 yang diperhitungkan
berdasarkan klasifikasi umur piutang sebagai berikut :
No.

1.

12 -24 bulan

2.
3.

Penyisihan

Jumlah

Umur Piutang

Nilai Penyisihan

Nilai Bersih

(Rp)

(Rp)

(%)

(Rp)
0,00

25%

24 -36 bulan

0,00

35%

0,00

0,00

36 -48 bulan

77.000.000,00

50%

38.500.000,00

38.500.000,00

4.

48 -60 bulan

0,00

75%

0,00

0,00

5.

> 60 bulan

372.329.500,00

100%

372.329.500,00

0,00

410.829.500,00

38.500.000,00

Jumlah

449.329.500,00

2.

0,00

Penyisihan Piutang Tidak Tertagih Atas Piutang


Lain-lain
Saldo Piutang Tidak Tertagih Atas Piutang Lain-lain
per 31 Desember 2012 sebesar Rp1.375.362.000,00
dan Penyisihan Piutang Tidak Tertagih sebesar
Rp465.057.000,00 sehingga piutang bersih sebesar
Rp910.305.000,00 dengan perincian sebagai berikut :
Saldo Piutang per 31

Penyisihan Piutang

Desember 2012

Tak tertagih

(Rp)

(Rp)

Piutang lain-lain

1).

0,00

Piutang Bersih

(Rp)

Piutang Ex Dana Bergulir

1.375.362.000,00

465.057.000,00

910.305.000,00

Jumlah

1.375.362.000,00

465.057.000,00

910.305.000,00

Dari saldo piutang Lain-lain Ex Dana Bergulir sebesar


Rp1.375.362.000,00 perhitungan Penyisihan Piutang
Tak Tertagih sebesar Rp465.057.000,00 dan nilai
piutang bersih sebesar Rp910.305.000,00 dengan
perincian sebagai berikut :
No

Uraian

Nilai Piutang

Penyisihan

Piutang Bersih

(Rp)

(Rp)

(Rp)

a.

Ex Dana Bergulir Hand Traktor 2006

636.520.000,00

222.782.000,00

413.738.000,00

b.

Ex Dana Bergulir Hand Traktor 2007

554.992.000,00

114.012.500,00

440.979.500,00

c.

Ex Dana Bergulir Koperasi

52.000.000,00

13.000.000,00

39.000.000,00

d.

Ex Dana Bergulir Ternak

131.850.000,00

115.262.500,00

16.587.500,00

1.375.362.000,00

465.057.000,00

910.305.000,00

Jumlah Penyisihan Piutang Lain-lain Ex


Dana Bergulir Non BLUD

a. Ex Dana Bergulir Hand Traktor 2006 and 2007

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

123
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Saldo Piutang Ex Dana Bergulir Hand Traktor 2006


dan 2007 dengan pelaksana teknis di Dinas Pertanian
dan Kehutanan sebesar Rp1.191.512.000,00 dengan
penyisihan piutang tidak tertagih sebesar
Rp336.794.500,00 sehingga piutang bersih sebesar
Rp854.717.500,00 dengan perincian sebagai berikut :

Ex Dana

No.

Bergulir

Saldo 2012

Hand Traktor

(Rp)

Hand Traktor
1.

2006
Hand Traktor

2.

2007
Hand Traktor

3.

2007

Tanggal

Tanggal

Umur

Penyisihan Piutang

Perjanjian

Jatuh Tempo

Piutang

Tidak Tertagih
%

Rp

(Rp)

636.520.000,00

14-10-2006

13-10-2010

> 24 bulan

35%

222.782.000,00

413.738.000,00

456.050.000,00

10-12-2007

09-12-2011

> 12 bulan

25%

114.012.500,00

342.037.500,00

98.942.000,00

25-03-2008

24-03-2012

<12 bulan

0%

0,00

98.942.000,00

336.794.500,00

854.717.500,00

1.191.512.000,00

Jumlah

Piutang Bersih

b. Ex Dana Bergulir Koperasi


Saldo Piutang Ex Dana Bergulir Koperasi dengan
pelaksana teknis di Dinas Perindustrian, Perdagangan
dan Koperasi per 31 Desember 2012 sebesar
Rp52.000.000,00 dengan Penyisihan Piutang Tidak
Tertagih sebesar Rp13.000.000,00 sehingga piutang
bersih sebesar Rp39.000.000,00.
Adapun perhitungan penyisihan piutang tidak tertagih
adalah sebagai berikut :
Tanggal
Saldo 2012
No.

Uraaian

(Rp)

1.

Koperasi

52.000.000,00

Jumlah

Perjanjian

Tanggal

Umur

Jatuh

Piutang

Tempo
15/12/2006

14/12/2011

> 12 bulan

52.000.000,00

Penyisihan Piutang

Piutang

Tidak Tertagih

Bersih

Rp

(Rp)

25%

13.000.000,00

39.000.000,00

13.000.000,00

39.000.000,00

c. Ex Dana BergulirTernak
Saldo Piutang Ex Dana Bergulir Ternak dengan
pelaksana teknis di Dinas Kelautan, Perikanan dan
Peternakan Koperasi per 31 Desember 2012 sebesar
Rp131.850.000,00 dengan Penyisihan Piutang Tidak
Tertagih sebesar Rp115.262.500,00 sehingga piutang
bersih sebesar Rp16.587.500,00.
Adapun perhitungan penyisihan piutang tidak tertagih
adalah sebagai berikut :

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

124
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Ex Dana Bergulir
Dinas Kelautan,

Saldo 2012

Tanggal

Tanggal

Umur

Penyisihan Piutang Tidak

Perjanjian

Jatuh

Piutang

Tertagih

Perikanan dan
No.
1.
2.

Tempo

Peternakan
Sapi Kereman
Ternak Sapi
PUMK Kambing dan

3.

Domba

4.

Sapi Kereman

Rp

(Rp)

(Rp)

15.000.000,00

21/09/2005

20/09/2006

> 60 bulan

100%

15.000.000,00

0,00

24.000.000,00

21/09/2005

20/09/2006

> 60 bulan

100%

24.000.000,00

0,00

04/09/2006

03/09/2008

> 48 bulan

75%

49.762.500,00

16.587.500,00

10/07/2006

09/07/2007

> 60 bulan

100%

26.500.000,00

0,00

115.262.500,00

16.587.500,00

66.350.000,00
26.500.000,00
131.850.000,00

Jumlah

Piutang Bersih

5.1.1.a)e. Persediaan
Saldo akun ini menggambarkan jumlah persediaan barang
yang mempunyai sifat habis pakai dan diperoleh dengan
maksud untuk mendukung kegiatan operasional
Pemerintah
Daerah,
serta
barang-barang
yang
dimaksudkan untuk dijual/diserahkan dalam rangka
pelayanan masyarakat yang masih berada di SKPD. Saldo
per 31 Desember 2012 dan saldo 31 Desember 2011
dengan perbandingan sebagai berikut :
2012

Uraian

(Rp)
Persediaan

17.201.508.945,16

2011
(Rp)
14.822.506.636.24

Saldo Persediaan per 31 Desember 2012 sebesar


Rp17.201.508.945,16 dibanding Saldo Persediaan per 31
Desember 2011 sebesar Rp14.822.506.636,24 atau
mengalami kenaikan sebesar 16,05%.
Adapun rincian SKPD yang masih mempunyai persediaan
per 31 Desember 2012 dan 31 Desember 2011 adalah
sebagai berikut :
Saldo per
SKPD

31 Desember

Saldo per

2012

31 Desember 2011

(Rp)
1.

Dinas Pendidikan

2.
3.

(Rp)

395.078.385,00

350.694.634,00

Dinas Kesehatan

7.438.385.987,00

5.805.113.070,00

Rumah Sakit Umum Daerah

3.463.182.275,16

3.126.154.943,99

4.

Dinas Pekerjaan Umum

4.004.314.108,00

47.771.350,00

5.

Dinas Pengairan

1.496.152,00

663.300,00

6.

Badan Perencana Pembangunan Daerah

123.327,00

224.600,00

7.

Dinas Perhubungan, Informasi, Komunikasi dan

124.508.472,00

Pariwisata
8.

Kantor Lingkungan Hidup

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

921.269,00

91.608.870,25
11.914.210,00

125
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Saldo per
SKPD

31 Desember

Saldo per

2012

31 Desember 2011

(Rp)
9.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

366.038.811,00

10.

Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan

837.129.182,50

Perempuan
11.

Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial

12.

Kantor Kesbang Politik dan Linmas

13.

Kantor Satuan Polisi Pamong Praja

14.

Sekretariat Daerah

15.

Sekretariat DPRD

16.

Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan

Inspektorat

18.

Badan Kepegawaian Daerah

19.

Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu

20.

Kecamatan Grabag

21.
22.

981.990,00

1.122.750,00

715.150,00

159.450,00

292.525,00

132.700,00

0,00

6.314.700,00

8.635.255,00

14.557.745,00

12.542.875,00

379.921.497,00

Aset Daerah
17.

(Rp)
719.355.889,00

207.135.650,00

1.365.550,00

653.600,00

335.925,00

255.250,00

13.968.521,00

689.000,00

126.000,00

223.000,00

Kecamatan Ngombol

286.700,00

263.450,00

Kecamatan Purwodadi

245.200,00

125.700,00

23.

Kecamatan Bagelen

821.450,00

511.350,00

24.

Kecamatan Kaligesing

517.500,00

460.000,00

25.

Kecamatan Purworejo

91.750,00

0,00

26.

Kecamatan Banyuurip

163.665,00

242.700,00

27.

Kecamatan Bayan

232.100,00

364.575,00

28.

Kecamatan Kutoarjo

721.250,00

445.500,00

29.

Kecamatan Butuh

720.800,00

272.350,00

30.

Kecamatan Pituruh

143.950,00

277.800,00

31.

Kecamatan Kemiri

399.600,00

311.700,00

32.

Kecamatan Bruno

219.741,00

306.500,00

33.

Kecamatan Gebang

152.777,00

117.899,00

34.

Kecamatan Loano

200.625,00

163.900,00

35.

Kecamatan Bener

164.915,00

393.600,00

36.

Kelurahan Purworejo

70.071,00

38.000,00

37.

Kelurahan Pangenrejo

75.050,00

0,00

38.

Kelurahan Kedungsari

415.400,00

0,00

39.

Kelurahan Cangkrep Kidul

262.750,00

0,00

40.

Kelurahan Cangkrep Lor

70.050,00

1.788.500,00

41.

Kelurahan Tambakrejo

297.400,00

232.000,00

42.

Kelurahan Pangen Juru Tengah

59.000,00

44.000,00

43.

Kelurahan Doplang

59.483,00

11.300,00

44.

Kelurahan Sindurejan

46.250,00

0,00

45.

Kelurahan Mranti

126.666,00

0,00

46.

Kelurahan Mudal

69.000,00

0,00

47.

Kelurahan Keseneng

173.000,00

0,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

126
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Saldo per
SKPD

31 Desember

Saldo per

2012

31 Desember 2011

(Rp)

(Rp)

48.

Kelurahan Baledono

140.150,00

78.500,00

49.

Kelurahan Borokulon

100.600,00

301.200,00

50.

Kelurahan Kledung Kradenan

162.825,00

151.500,00

51.

Kelurahan Kledung Karang Dalem

266.000,00

317.800,00

52.

Kelurahan Sucen Juru Tengah

186.650,00

0,00

53.

Kelurahan Kutoarjo

164.781,00

374.800,00

54.

Kelurahan Katerban

190.342,00

298.200,00

55.

Kelurahan Bayem

115.287,00

161.100,00

56.

Kelurahan Semawung Kembaran

91.950,00

127.100,00

57.

Kelurahan Semawung Daleman

88.175,00

71.850,00

58.

Kelurahan Bandung

180.952,00

80.500,00

59.

Kelurahan Lugosobo

74.113,00

99.750,00

60.

Badan Pelaksana Ketahanan Pangan dan

363.200,00

Penyuluh Pertanian
61.

Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa

62.

Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah

63.

Dinas Pertanian dan Kehutanan

64.

Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan

65.

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan

2.440.373,00

Kelurahan Paduroso

67.

366.850,00

348.000,00
4.061.832.350,00

4.836.938,00

1.487.350,00

68.143.544,50

0,00

Kelurahan Kedungsari

Jumlah Persediaan

700.450,00

67.607.265,00

Koperasi
66.

289.300,00

363.609.900,00
150.000,00

0,00

31.000,00

17.201.508.945,16

14.822.506.636,24

Adapun rincian jumlah persediaan untuk masing-masing


obyek 31 Desember 2012 dan 31 Desember 2011 adalah
sebagai berikut :
Uraian

Saldo per

Saldo per

31 Desember 2012

31 Desember 2011

(Rp)

(Rp)

1.

Persediaan Alat Tulis kantor

2.

Persediaan Alat Listrik

3.

Persediaan Material/Bahan

4.

Persediaan Benda Pos

816.000,00

182.500,00

5.

Persediaan Bahan Bakar

540.000,00

17.672.000,00

6.

Persediaan Bahan Makanan Pokok

151.084.804,16

50.709.769,59

7.

Persediaan Brang Yang Akan Dihibahkan

535.492.263,00
11.382.600,00

16.567.350,00

12.564.978.328,00

9.543.065.032,65

3.936.139.950,00

Kepada Pihak Ketiga

8.

Persediaan Perlengkapan Obat

9.

Persediaan lain-lain

Jumlah Persediaan

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

862.191.724,00

4.017.225.260,00

1.075.000,00

0,00

0,00

314.893.000,00

17.201.508.945,16

14.822.506.636,24

127
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Penjelasan lebih lanjut atas masing-masing persediaan


adalah sebagai berikut :
1. Persediaan Alat Tulis Kantor (ATK)
Saldo persediaan Alat Tulis Kantor (ATK) sebesar
Rp535.492.263,00 yang sampai dengan tanggal 31
Desember 2012 belum terpakai habis. Pengadaan ATK
tersebut oleh masing-masing Satker dilakukan melalui
Belanja Barang dan Jasa.
Saldo persediaan Alat Tulis Kantor (ATK) per 31
Desember 2012 sebesar Rp535.492.263,00 dan 31
Desember 2011 sebesar Rp862.191.724,00 atau
mengalami penurunan sebesar 37,89% karena
pengesahan APBD Tahun Anggaran 2013 tepat waktu
sehingga kebutuhan persediaan ATK diperkirakan
untuk kebutuhan sampai awal tahun 2013.
Adapun daftar rincian persediaan ATK pada masingmasing SKPD per 31 Desember 2012 dan 31
Desember 2011 sebagai berikut :

SKPD

Saldo per

Saldo per

31 Desember

31 Desember

2012

2011

(Rp)

(Rp)

1.

Dinas Pendidikan

395.075.200,00

350.694.634,00

2.

Dinas Kesehatan

11.023.640,00

1.890.995,00

3.

Rumah Sakit Umum Daerah

52.919.430,00

453.308.700,00

4.

Dinas Pekerjaan Umum

1.515.400,00

2.362.700,00

5.

Dinas Pengairan

660.152,00

663.300,00

6.

Badan Perencana Pembangunan Daerah

123.327,00

224.600,00

7.

Dinas Perhubungan, Informasi, Komunikasi dan Pariwisata

1.364.000,00

2.426.800,00

8.

Kantor Lingkungan Hidup

876.269,00

891.800,00

9.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

8.923.794,00

3.338.775,00

10.

Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan

883.015,00

981.990,00

11.

Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial

1.122.750,00

715.150,00

12.

Kantor Kesbang Politik dan Linmas

159.450,00

292.525,00

13.

Kantor Satuan Polisi Pamong Praja

132.700,00

0,00

14.

Sekretariat Daerah

4.974.950,00

7.608.855,00

15.

Sekretariat DPRD

14.557.745,00

12.542.875,00

16.

Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah

25.750.697,00

10.725.250,00

17.

Inspektorat

1.042.300,00

653.600,00

18.

Badan Kepegawaian Daerah

19.

Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu

20.
21.
22.

335.925,00

255.250,00

1.018.200,00

689.000,00

Kecamatan Grabag

126.000,00

223.000,00

Kecamatan Ngombol

274.450,00

263.450,00

Kecamatan Purwodadi

245.200,00

125.700,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

128
Pemerintah Kabupaten Purworejo

SKPD

Saldo per

Saldo per

31 Desember

31 Desember

2012

2011

(Rp)

(Rp)

23.

Kecamatan Bagelen

821.450,00

511.350,00

24.

Kecamatan Kaligesing

517.500,00

460.000,00

25.

Kecamatan Purworejo

91.750,00

0,00

26.

Kecamatan Banyuurip

150.825,00

242.700,00

27.

Kecamatan Bayan

218.100,00

364.575,00

28.

Kecamatan Kutoarjo

721.250,00

445.500,00

29.

Kecamatan Butuh

720.800,00

272.350,00

30.

Kecamatan Pituruh

143.950,00

277.800,00

31.

Kecamatan Kemiri

399.600,00

311.700,00

32.

Kecamatan Bruno

219.741,00

306.500,00

33.

Kecamatan Gebang

140.142,00

117.500,00

34.

Kecamatan Loano

196.250,00

163.900,00

35.

Kecamatan Bener

163.900,00

393.600,00

36.

Kelurahan Purworejo

70.071,00

38.000,00

37.

Kelurahan Pangenrejo

75.050,00

0,00

38.

Kelurahan Kedungsari

415.400,00

0,00

39.

Kelurahan Cangkrep Kidul

262.750,00

0,00

40.

Kelurahan Cangkrep Lor

41.

Kelurahan Tambakrejo

42.
43.
44.

Kelurahan Sindurejan

45.

Kelurahan Mranti

46.

Kelurahan Mudal

47.

Kelurahan Keseneng

48.

Kelurahan Baledono

140.150,00

78.500,00

49.

Kelurahan Borokulon

100.600,00

301.200,00

50.

Kelurahan Kledung Kradenan

162.825,00

151.500,00

51.

Kelurahan Kledung Karang Dalem

266.000,00

317.800,00

52.

Kelurahan Sucen Juru Tengah

186.650,00

0,00

53.

Kelurahan Kutoarjo

164.781,00

374.800,00

54.

Kelurahan Katerban

190.342,00

298.200,00

55.

Kelurahan Bayem

115.287,00

161.100,00

56.

Kelurahan Semawung Kembaran

91.950,00

127.100,00

57.

Kelurahan Semawung Daleman

88.175,00

71.850,00

58.

Kelurahan Bandung

180.952,00

80.500,00

59.

Kelurahan Lugosobo

74.113,00

99.750,00

60.

Badan Pelaksana Ketahanan Pangan dan Penyuluh

70.050,00

1.788.500,00

297.400,00

232.000,00

Kelurahan Pangen Juru Tengah

59.000,00

44.000,00

Kelurahan Doplang

59.483,00

11.300,00

46.250,00

0,00

126.666,00

0,00

69.000,00

0,00

173.000,00

0,00

363.200,00

Pertanian
61.

Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa

62.

Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

289.300,00

2.440.373,00

700.450,00

366.850,00

348.000,00

129
Pemerintah Kabupaten Purworejo

SKPD

Saldo per

Saldo per

31 Desember

31 Desember

2012

2011

(Rp)

(Rp)

63.

Dinas Pertanian dan Kehutanan

553.450,00

575.700,00

64.

Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan

336.453,00

1.174.750,00

65.

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi

336.140,00

0,00

66.

Kelurahan Paduroso

0,00

150.000,00

67.

Kelurahan Kedungsari

0,00

31.000,00

535.492.263,00

862.191.724,00

Jumlah PersediaanAlat Tulis Kantor

2. Persediaan Alat Listrik


Merupakan
persediaan
alat
listrik
sebesar
Rp11.382.600,00 yang sampai dengan tanggal 31
Desember 2012 belum terpakai habis.
Saldo persediaan Alat Listrik per 31 Desember 2012
sebesar Rp11.382.600,00 dan 31 Desember 2011
sebesar Rp16.567.350,00 atau mengalami penurunan
sebesar 31,29% karena sesuai kebutuhan sampai awal
tahun 2013.
Adapun daftar rincian persediaan Alat Listrik pada
masing-masing SKPD per 31 Desember 2012 dan 31
Desember 2011 sebagai berikut :
Saldo per
SKPD

1.

Dinas Kesehatan

2.
3.

Saldo per

31 Desember

31 Desember 2012

2011

(Rp)

(Rp)

765.500,00

0,00

Rumah Sakit Umum Daerah Saras Husada

9.404.600,00

16.567.350,00

Dinas Perhubungan, Informasi, Komunikasi dan Pariwisata

1.212.500,00

0,00

11.382.600,00

16.567.350,00

Jumlah Persediaan Alat Listrik

3. Persediaan Bahan/Material
Merupakan Saldo persediaan Bahan/Material sebesar
Rp12.564.978.328,00 yang sampai dengan tanggal 31
Desember 2012 belum terpakai habis.
Saldo persediaan Bahan/Material per 31 Desember
2012 sebesar Rp12.564.978.328,00 dan 31 Desember
2011 sebesar Rp9.543.065.032,65 atau mengalami
kenaikan sebesar 31,67% karena bertambahnya jenis
persediaan bahan material.
Rincian Saldo persediaan Bahan/Material per 31
Desember 2012 dan 31 Desember 2011 adalah sebagai
berikut :

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

130
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Persediaan Bahan/Material

Saldo per

Saldo per

31 Desember 2012

31 Desember 2011

(Rp)

(Rp)

1.

Persediaan Bahan Baku Bangunan

2.

Persediaan Suku Cadang Sarana Mobilitas

3.

Persediaan Bahan/Bibit Tanaman

23.528.500,00

55.053.800,00

4.

Persediaan Obat-obatan

9.317.403.858,00

8.391.119.199,40

5.

Persediaan Bahan Kimia

970.917.175,00

0,00

6.

Persediaan Alat Kebersihan dan Bahan Pembersih

67.397.660,00

0,00

7.

Persediaan Barang Cetakan

893.110.613,00

805.683.814,00

8.

Persediaan Karcis

197.472.834,50

156.304.899,00

9.

Persediaan Barang Kuasi

1.926.350,00

89.182.070,25

10.

Persediaan Alat Kontrasepsi

455.469.927,50

0,00

11.

Pesediaaan Alat Non Kontrasepsi

355.439.260,00

0,00

12.

Persediaan Pakaian Kerja

13.

Persediaan Linen dan Grabah

14.

Persediaan Peralatan Kerja

15.

Persediaan Alat-alat Kedokteran

Jumlah Persediaan Bahan/Material

63.529.500,00

45.721.250,00

836.000,00

0,00

36.250.000,00

0,00

110.421.850,00

0,00

3.119.550,00

0,00

68.155.250,00

0,00

12.564.978.328,00

9.543.065.032,65

Adapun daftar saldo persediaan Bahan/Material pada


masing-masing SKPD per 31 Desember 2012 dan 31
Desember 2011 sebagai berikut :

SKPD

Saldo per

Saldo per

31 Desember 2012

31 Desember 2011

(Rp)

(Rp)

1.

Dinas Pendidikan

3.185,00

0,00

2.
3.

Dinas Kesehatan

7.425.215.847,00

5.803.222.075,00

Rumah Sakit Umum Daerah

3.249.233.441,00

4.

Dinas Pekerjaan Umum

2.587.897.124,40

66.658.758,00

45.408.650,00

5.

Dinas Pengairan

6.

Dinas Perhubungan, Informasi, Komunikasi dan Pariwisata

7.

Kantoe Lingkungan Hidup

45.000,00

0,00

8.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

357.115.017,00

716.017.114,00

9.

Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan

836.246.167,50

0,00

10.

Sekretariat Daerah

841.750,00

843.900,00

11.

Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah

354.170.800,00

196.410.400,00

12.

Inspektorat

13.

Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu

14.

Kecamatan Ngombol

15.

Kecamatan Banyuurip

16.

836.000,00

0,00

121.931.972,00

89.182.070,25

323.250,00

0,00

12.950.321,00

0,00

12.250,00

0,00

840,00

0,00

Kecamatan Bayan

14.000,00

0,00

17.

Kecamatan Gebang

12.635,00

399,00

18.

Kecamatan Loano

4.375,00

0,00

19.

Kecamatan Bener

1.015,00

0,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

131
Pemerintah Kabupaten Purworejo

SKPD

20.

Badan Pelaksana Ketahanan Pangan dan Penyuluh

Saldo per

Saldo per

31 Desember 2012

31 Desember 2011

(Rp)

(Rp)

67.053.815,00

0,00

Pertanian
21.

Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan

22.

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi

23.

Dinas Pertanian dan Kehutanan

Jumlah Persediaan Bahan/Material

4.500.485,00

312.600,00

67.807.404,50

48.716.900,00

0,00

55.053.800,00

12.564.978.328,00

9.543.065.032,65

1). Persediaan Bahan Baku Bangunan


Saldo persediaan Bahan Baku Bangunan per 31
Desember 2012 sebesar Rp63.529.500,00.
Saldo persediaan Bahan Baku Bangunan per 31
Desember 2012 sebesar Rp63.529.500,00
dibanding saldo persediaan Bahan Baku Bangunan
per 31 Desember 2011 sebesar Rp45.721.250,00
atau mengalami kenaikan sebesar 38,95%.
Adapun saldo persediaan Bahan Baku Bangunan
pada masing-masing SKPD per 31 Desember 2012
dan 31 Desember 2011 sebagai berikut :
SKPD

Saldo per

Saldo per

31 Desember 2012

31 Desember 2011

(Rp)
1.

Dinas Pekerjaan Umum

2.

Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan

(Rp)

63.529.500,00

Jumlah Persediaan Bahan Baku Bangunan

45.408.650,00

0,00

312.600,00

63.529.500,00

45.721.250,00

2). Persediaan Suku Cadang Sarana mobilitas


Saldo persediaan Suku Cadang Sarana Mobilitas
per 31 Desember 2012 sebesar Rp836.000,00
berada di Dinas Pengairan.
Pada 31 Desember 2011 tidak terdapat saldo
persediaan Suku Cadang Sarana Mobilitas.
3). Persediaan Bahan/Bibit Tanaman
Saldo persediaan Bahan/Bibit Tanaman per 31
Desember 2012 sebesar Rp23.528.500,00 berupa
bibit padi.
Saldo persediaan Bahan/Bibit Tanaman per 31
Desember 2012 sebesar Rp23.528.500,00
dibanding saldo persediaan Bahan/Bibit Tanaman
per 31 Desember 2011 sebesar Rp55.053.800,00
atau mengalami penurunan sebesar 57,26% karena
31 Desember 2012 bertepatan dengan berakhirnya

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

132
Pemerintah Kabupaten Purworejo

masa tanam sehingga bibit telah laku. Saldo


persediaan dimaksud selama tahun 2012 dan 2011
berada di Dinas Pertanian dan Kehutanan.
4). Persediaan Obat-obatan
Saldo persediaan obat-obatan per 31 Desember
2012 sebesar Rp9.317.403.858,00.
Persediaan obat sebesar Rp9.317.403.858,00
belum termasuk persediaan obat yang kadaluwarsa
di Dinas Kesehatan sebesar Rp39.941.870,00
Saldo persediaan obat-obatan per 31 Desember
2012 sebesar Rp9.317.403.858,00 dibanding saldo
persediaan obat-obatan per 31 Desember 2011
sebesar Rp8.391.119.199,40 atau mengalami
kenaikan sebesar 11,04% karena beberapa jenis
obat dipersiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan
obat, terutama untuk jenis obat yang biasanya
mewabah di akhir tahun maupun awal tahun.
Rincian SKPD yang masih mempunyai saldo
persediaan obat-obatan per 31 Desember 2012 dan
31 Desember 2011 sebagai berikut :
SKPD

Saldo per

Saldo per

31 Desember 2012

31 Desember 2011

(Rp)

(Rp)

1.

Dinas Kesehatan

6.462.741.552,00

5.803.222.075,00

2.

Rumah Sakit Umum Daerah

2.798.725.236,00

2.587.897.124,40

25.336.980,00

0,00

26.287.500,00

0,00

4.312.590,00

0,00

9.317.403.858,00

8.391.119.199,40

Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan


3.

Perempuan

4.

Dinas Pertanian dan Kehutanan

5.

Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan

Jumlah Persediaan Obat-obatan

5).Persediaan Bahan Kimia


Saldo persediaan Bahan Kimia per 31 Desember
2012 sebesar Rp970.917.175,00.
Pada 31 Desember 2011 tidak terdapat saldo
persediaan Bahan Kimia.
Saldo persediaan Bahan Kimia per 31 Desember
2012 berada di :
SKPD
1.

Dinas Kesehatan

2.

Dinas Pertanian dan Kehutanan

Jumlah Persediaan Bahan Kimia

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

Jumlah
(Rp)
953.727.800,00
17.189.375,00
970.917.175,00

133
Pemerintah Kabupaten Purworejo

6). Persediaan Alat Kebersihan dan Bahan


Pembersih
Saldo persediaan Alat Kebersihan dan Bahan
Pembersih per 31 Desember 2012 sebesar
Rp67.397.660,00.
Pada 31 Desember 2011 tidak terdapat saldo
persediaan Alat Kebersihan dan Bahan Pembersih.
Saldo persediaan Alat Kebersihan dan Bahan
Pembersih per 31 Desember 2012 berada di :
SKPD

Jumlah
(Rp)

1.

Dinas Kesehatan

330.400,00

2.

Rumah Sakit Umum Daerah Saras Husada

Dinas Perhubungan, Informasi, Komunikasi dan Pariwisata

4.

Sekretarit Daerah

5.

Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan

66.041.505,00
92.500,00
841.750,00

Jumlah Persediaan Alat Kebersihan dan Bahan Pembersih

91.505,00
67.397.660,00

7). Persediaan Barang Cetakan


Merupakan saldo persediaan Barang Cetakan per
31 Desember 2012 sebesar Rp893.110.613,00.
Saldo persediaan Barang Cetakan per 31
Desember 2012 sebesar Rp893.110.613,00 belum
termasuk barang cetakan yang kadaluwarsa atau
tidak dapat dipakai lagi sebesar Rp358.000,00 di
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dan
sebesar Rp369.000,00 di Dinas Perhubungan,
Komunikasi, Informasi dan Pariwisata
Saldo persediaan Barang Cetakan per 31
Desember 2012 sebesar Rp893.110.613,00
dibanding saldo persediaan Barang Cetakan per 31
Desember 2011 sebesar Rp805.683.814,00 atau
mengalami kenaikan sebesar 10,85% karena untuk
mengantisipasi ketersediaan kebutuhan Barang
Cetakan di awal tahun 2013, sehingga tidak
menghambat koordinasi maupun pelayanan
kepada masyarakat
Rincian SKPD yang masih mempunyai saldo
persediaan Barang Cetakan per 31 Desember 2012
dan 31 Desember 2011 sebagai berikut :

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

134
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Saldo per

1.

Dinas Kesehatan

2.

Rumah Sakit Umum Daerah Saras Husada

3.

Dinas Perhubungan, Informasi, Komunikasi dan Pariwisata

4.

Kantor Lingkungan Hidup

5.
6.
7.

Inspektorat

8.

Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu

9.

Sekretariat Daerah

Saldo per

31 Desember

31 Desember 2012

2011

(Rp)

(Rp)

2.264.750,00

0,00

166.520.050,00

0,00

3.772.600,00

0,00

45.000,00

0,00

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

357.115.017,00

716.017.114,00

Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah

350.117.350,00

88.822.800,00

323.250,00

0,00

12.952.596,00

0,00

Jumlah Persediaan Barang Cetakan

0,00

843.900,00

893.110.613,00

805.683.814,00

8). Persediaan Karcis


Saldo persediaan Karcis yang ada di SKPD per 31
Desember 2012 sebesar Rp197.472.834,50.
Saldo persediaan karcis per 31 Desember 2012
sebesar Rp197.472.834,50. belum termasuk karcis
yang kadaluwarsa atau tidak dapat dipakai lagi
sebesar
Rp99.019.925.000,00
di
Dinas
Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset
Daerah dan sebesar Rp250.610,25 di Dinas
Perhubungan, Komunikasi, Informasi dan
Pariwisata.
Saldo persediaan Karcis yang ada di SKPD per 31
Desember 2012 sebesar Rp197.472.834,50.
dibanding saldo persediaan Karcis
per 31
Desember 2011 sebesar Rp156.304.899,00 atau
mengalami kenaikan sebesar 26,34% karena untuk
mengantisipasi ketersediaan kebutuhan karcis di
awal tahun 2013, sehingga tidak menghambat
penerimaan pajak maupun retribusi yang
diprediksikan juga meningkat.
Rincian SKPD yang masih mempunyai saldo
persediaan Karcis per 31 Desember 2012 dan 31
Desember 2011 sebagai berikut :

SKPD

Saldo per

Saldo per

31 Desember 2012

31 Desember 2011

(Rp)

(Rp)

1.

Dinas Pendidikan

3.185,00

0,00

2.

Dinas Kesehatan

6.151.345,00

0,00

3.

Dinas Pekerjaan Umum

3.129.258,00

0,00

4.

Dinas Perhubungan, Informasi, Komunikasi

116.140.522,00

0,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

135
Pemerintah Kabupaten Purworejo

SKPD

Saldo per

Saldo per

31 Desember 2012

31 Desember 2011

(Rp)

(Rp)

dan Pariwisata
5.

Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan

4.053.450,00

107.587.600,00

dan Aset Daerah


6.

Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu

(2.275,00)

0,00

7.

Kecamatan Ngombol

12.250,00

0,00

8.

Kecamatan Banyuurip

840,00

0,00

9.

Kecamatan Bayan

14.000,00

0,00

10.

Kecamatan Gebang

12.635,00

399,00

11.

Kecamatan Loano

4.375,00

0,00

12.

Kecamatan Bener

1.015,00

0,00

13.

Dinas Pertanian dan Kehutanan

48.440,00

0,00

14.

Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan

96.390,00

0,00

15.

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan

67.807.404,50

Koperasi
Jumlah Persediaan Karcis

197.472.834,50

48.716.900,00
156.304.899,00

9). Persediaan Barang Kuasi


Saldo persediaan barang kuasi yang ada di SKPD
per 31 Desember 2012 sebesar Rp1.926.350,00.
Saldo persediaan barang kuasi per 31 Desember
2012 sebesar Rp1.926.350,00 dibanding saldo
persediaan barang kuasi
per 31 Desember 2011
sebesar Rp89.182.070,25 atau mengalami
penurunan sebesar 97,84% karena pada 31
Desember 2011 untuk persediaan karcis masuk di
persediaan barang kuasi.
Saldo persediaan barang kuasi pada tahun 2012
dan 2011 berada di berada di Dinas Perhubungan,
Komunikasi, Informasi dan Pariwisata.
10).Persediaan Alat Kontrasepsi
Saldo persediaan Alat Kontrasepsi per 31
Desember 2012 sebesar Rp455.469.927,50 berada
pada
Badan
Keluarga
Berencana
dan
Pemberdayaan Perempuan.
Pada 31 Desember 2011 tidak terdapat saldo
persediaan Alat Kontrasepsi.
11) Persediaan Alat Non Kontrasepsi
Saldo persediaan Alat Non Kontrasepsi per 31
Desember 2012 sebesar Rp355.439.260,00 berada
pada
Badan
Keluarga
Berencana
dan
Pemberdayaan Perempuan.

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

136
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Pada 31 Desember 2011 tidak terdapat saldo


persediaan Alat Non Kontrasepsi
12).Persediaan Linen/Grabah
Saldo persediaan Linen/Grabah per 31 Desember
2012 sebesar Rp110.421.850,00 berada pada
Rumah Sakit Umum Daerah Saras Husada.
Pada 31 Desember 2011 tidak terdapat saldo
persediaan Linen/Grabah
13).Persediaan Pakaian Kerja
Saldo persediaan Pakaian Kerja per 31 Desember
2012 sebesar Rp36.250.000,00 berada pada
Rumah Sakit Umum Daerah Saras Husada.
Pada 31 Desember 2011 tidak terdapat saldo
persediaan Pakaian Kerja
14).Persediaan Peralatan Kerja
Saldo persediaan Peralatan Kerja per 31 Desember
2012 sebesar Rp3.119.550,00 berada pada Rumah
Sakit Umum Daerah Saras Husada.
Pada 31 Desember 2011 tidak terdapat saldo
persediaan Peralatan Kerja
15).Persediaan Alat-alat Kedokteran
Saldo persediaan Alat-alat Kedokteran per 31
Desember 2012 sebesar Rp68.155.250,00 berada
pada Rumah Sakit Umum Daerah Saras Husada.
Pada 31 Desember 2011 tidak terdapat saldo
persediaan Alat-alat Kedokteran
4. Persediaan Benda Pos
Merupakan saldo persediaan Benda Pos per 31
Desember 2012 sebesar Rp804.000,00.
Saldo persediaan Benda Pos per 31 Desember 2012
sebesar Rp804.000,00 bila dibanding saldo persediaan
Benda Pos per 31 Desember 2011 sebesar
Rp182.500,00 atau mengalami kenaikan sebesar
340,55% karena kebutuhan benda pos lebih rendah
dari yang direncanakan.
Rincian SKPD yang masih mempunyai saldo
persediaan benda pos per 31 Desember 2012 dan 31
Desember 2011 sebagai berikut :
SKPD

Saldo per

Saldo per

31 Desember 2012

31 Desember 2011

(Rp)

(Rp)

1.

Dinas Kesehatan

306.000,00

0,00

2.

Sekretarit Daerah

498.000,00

182.500,00

Kecamatan Banyuurip

0,00

0,00

804.000,00

182.500,00

Jumlah Persediaan Benda Pos

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

137
Pemerintah Kabupaten Purworejo

5. Persediaan Bahan Bakar Minyak


Merupakan saldo persediaan Bahan Bakar Minyak per
31 Desember 2012 sebesar Rp540.000,00.
Saldo persediaan Bahan Bakar Minyak pada tahun
2012 dan 2011 berada di berada di Rumah Sakit
Umum Daerah Saras Husada.
Saldo persediaan Bahan Bakar Minyak per 31
Desember 2012 sebesar Rp540.000,00 bila dibanding
persediaan Bahan Bakar Minyak per 31 Desember
2011 sebesar Rp17.672.000,00 atau mengalami
penurunan
sebesar
96,94%
karena
telah
dipertimbangkan
nilai
ekonomisnya,
dimana
ketersediaan bahan bakar dimaksud dapat untuk
mengantisipasi kelangsungan operasional tugas,
namun tidak dirugikan karena harga bahan bakar
minyak yang sering berfluktuasi
6. Persediaan Bahan Makanan Pokok
Merupakan saldo persediaan Bahan Makanan Pokok
per 31 Desember 2012 sebesar Rp151.084.804,16.
Saldo persediaan Bahan Makanan Pokok pada tahun
2012 dan 2011 berada di berada di Rumah Sakit
Umum Daerah Saras Husada.
Saldo persediaan Bahan Makanan Pokok per 31
Desember 2012 sebesar Rp151.084.804,16 bila
dibanding persediaan Bahan Makanan Pokok per 31
Desember 2011 sebesar Rp50.709.769,59 atau
mengalami kenaikan sebesar 197,94% karena untuk
mengantisipasi kebutuhan Bahan Makanan Pokok
pelayanan seluruh pasien di Rumah Sakit Umum
Daerah Saras Husada selama libur panjang akhir tahun
2012.
7. Persediaan Barang Yang Akan dihibahkan Kepada
Masyarakat/Pihak Ketiga
Merupakan saldo persediaan Barang Yang Akan
dihibahkan Kepada Masyarakat/Pihak Ketiga per 31
Desember 2012 sebesar Rp3.936.139.950,00 berada di
Dinas Pekerjaan Umum berupa rabat beton bagi 19
Kelompok Masyarakat.
Saldo persediaan Barang Yang Akan dihibahkan
Kepada Masyarakat/Pihak Ketiga per 31 Desember
2012 sebesar Rp3.936.139.950,00 dibanding saldo
persediaan Barang Yang Akan dihibahkan Kepada
Masyarakat/Pihak Ketiga per 31 Desember 2011
sebesar
Rp4.017.225.260,00
atau
mengalami
penurunan sebesar 2,02% karena yang belum

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

138
Pemerintah Kabupaten Purworejo

diserahkan kepada masyarakat masih dalam masa


pemeliharaan oleh rekanan.
Rincian SKPD yang masih mempunyai saldo
persediaan Barang Yang Akan dihibahkan Kepada
Masyarakat/Pihak Ketiga per 31 Desember 2012 dan
31 Desember 2011 sebagai berikut :
SKPD

Saldo per

Saldo per

31 Desember 2012

31 Desember 2011

(Rp)

(Rp)

1.

Kantor Lingkungan Hidup

0,00

11.022.410,00

2.

Dinas Pertanian dan Kehutanan

0,00

4.006.202.850,00

Dinas Pekerjaan Umum

Jumlah Barang Yang Akan Dihibahkan

3.936.139.950,00

0,00

3.936.139.950,00

4.017.225.260,00

8. Persediaan Perlengkapan Obat


Merupakan saldo persediaan Perlengkapan Obat per
31 Desember 2012 sebesar Rp1.075.000,00 berada di
Dinas Kesehatan.
Pada 31 Desember 2011 tidak terdapat saldo
persediaan Perlengkapan Obat
Berdasarkan pemeriksaan BPK diungkapkan bahwa pengelolaan
persediaan pada Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan tidak memadai.
Keterbatasan jumlah SDM dan kemampuan administrasi tidak
didukung dengan sarana yang memadai. Administrasi tata kelola
persediaan tidak mencerminkan kondisi riil persediaan karena
tidak setiap transaksi fisik persediaan langsung diadministrasikan
dalam pencatatan.

5.1.1.b) Investasi Jangka Panjang


Akun ini menggambarkan jumlah Investasi Jangka Panjang
Pemerintah Kabupaten Purworejo untuk kegiatan dana bergulir dan
penyertaan modal pada Bank dan Badan Usaha Milik Daerah
(BUMD), dengan saldo per
31 Desember 2012 sebesar
Rp58.985.820.215,03 dan saldo per 31 Desember 2011 sebesar
Rp47.287.234.53,33 atau mengalami kenaikan sebesar 24,74%
karena adanya penambahan Investasi Permanen berupa penyertaan
modal kepada Badan Usaha Milik Daerah serta adanya perubahan
penerapan metode penilaian investasi ekuitas per 31 Desember
2012.
Pada tahun 2012 baru diperhitungkan penyajian Investasi Non
Permanen Tidak Tertagih.
Adapun rincian pos-pos Investasi jangka Panjang per 31 Desember
2012 dan 31 Desember 2011 dapat diuraikan sebagai berikut :

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

139
Pemerintah Kabupaten Purworejo

2012

Investasi Jangka Panjang :

(Rp)
1).

Investasi Non Permanen

2).

(Investasi non permanen tidak Tertagih)

3).

Investasi Permanen

Jumlah Investasi Jangka Panjang

2011
(Rp)

13.000.000.000,00

13.000.000.000,00

(825.780.057,00)

0,00

46.811.600.272,03

34.287.234.753,33

58.985.820.215,03

47.287.234.753,33

Penjelasan lebih lnjut atas Investasi Jangka Panjang Pemerintah


Kabupaten Purworejo adalah sebagai berikut :
a.

Investasi Non Permanen


Investasi non permanen di Kabupaten Purworejo berupa
dana bergulir. Dengan mendasarkan pada Peraturan
Menteri Keuangan Nomor 99/PMK.05/2008 tentang
Pedoman
Pengelolaan
Dana
Bergulir
pada
Kementerian/Lembaga, pengelolaan Dana Bergulir
Dilakukan Oleh Satuan Kerja Yang Menerapkan
Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (Satker
BLU).
Adapun Saldo Investasi Non Permanen per 31 Desember
2012 berupa Dana Bergulir
Pemberdayaan Potensi
Kesejahteraan Sosial Masyarakat
(P2KSM) sebesar
Rp13.000.000.000,00. Pengelolaan Dana Bergulir dengan
menggunakan mekanisme Pengelolaan Keuangan Badan
Layanan Umum Daerah (BLUD), sehingga semua
transaksi kas dilakukan mandiri oleh pengelola Dana
Bergulir (UKPDB) Pemberdayaan Potensi Kesejahteraan
Sosial Masyarakat (P2KSM) yang merupakan unit di
SKPD Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa
Kabupaten Purworejo sedangkan PPKD mencatat dan
mengkonsolidasikan dalam Perhitungan Anggaran
Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Purworejo.
Pengelolaan dana bergulir ini terhitung mulai 1 Januari
2010 telah dikelola oleh Badan Layanan Umum Daerah
dengan status penuh sesuai Surat Keputusan Bupati
Purworejo Nomor 188.4/725/2010 tanggal 31 Desember
2009 tentang Penetapan Unit Kerja Pengelola Dana
Bergulir Pemberdayaan Potensi Kesejahteraan Sosial
Masyarakat Pada Badan Pemberdayaan Masyarakat dan
Desa Kabupaten Purworejo Sebagai Badan Layanan
Umum Daerah (BLUD). Namun pelaksanaan pengelolaan
keuangan BLUD secara utuh baru dilaksanakan mulai
bulan Oktober 2010 dengan mendasarkan pada Peraturan
Bupati Purworejo Nomor 20 Tahun 2010 tanggal 16
Agustus 2010 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Badan

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

140
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Layanan Umum Daerah Unit Kerja Pengelola Dana


Bergulir Daerah Pemberdayaan Potensi Kesejahteraan
Sosial Masyarakat (P2KSM) Kabupaten Purworejo. Dari
Saldo Dana Bergulir per 31 Desember 2012 sebesar
Rp13.000.000.000,00 yang berada dalam perguliran di
masyarakat sebesar Rp12.524.675.246,00 sebanyak 2.740
orang nasabah sedang saldo sebesar Rp475.324.754,00
berada di rekening giro nomor 1.020.05858-2 Atas Nama
Dana Bergulir Program Pemberdayaan Potensi
Kesejahteraan Sosial Masyarakat yang merupakan
rekening giro untuk penampungan pokok dana bergulir.
Rekening
Giro
tersebut
bersaldo
sebesar
Rp476.785.651,00 atau terdapat selisih sebesar
Rp1.460.897,00, Selisih angka ini merupakan jasa
kelebihan pelunasan pokok dari nasabah dana bergulir
yang sampai 31 Desember 2012 sebesar Rp19.384,00
dicatat sebagai pendapatan lain-lain di BLUD P2KSM dan
jasa giro sebesar Rp1.441.513,00 yang oleh sistem Bank
dibayarkan pada tanggal 31 Desember 2012. Karena
tanggal 31 Desember 2012 ditetapkan sebagai hari libur
(cuti bersama), maka jasa giro rekening dana bergulir
dimaksud baru dapat dipindahbukukan ke rekening Kas
Operasional UKPDB P2KSM pada tanggal 2 Januari 2013.
Saldo pokok dana bergulir sebesar Rp475.324.754,00 ini
tidak termasuk sebagai perhitungan Sisa Lebih
Perhitungan Anggaran (SILPA) Kabupaten Purworejo
tahun 2012 karena merupakan bagian dari modal pokok
dana bergulir. Adapun dana bergulir yang masih beredar di
masyarakat
sebesar
Rp12.524.675.246,00
dengan
klasifikasi :
a) Lancar, sebanyak 2.429 orang sebesar
Rp11.698.895.189,00
b) Diragukan Tertagih, sebanyak 6 orang
Rp
36.760.606,00
c) Tidak Dapat Tertagih sebanyak 305 orang
Rp 789.019.451,00
Jumlah
Rp12.524.675.246,00
Saldo Investasi non permanen di Kabupaten Purworejo
berupa dana bergulir per 31 Desember 2012 sebesar
Rp13.000.000.000,00 dibanding 31 Desember 2011 sama
sebesar Rp13.000.000.000,00, namun penyajian per 31
Desember 2012 telah memperhitungkan penyisihan untuk
Investasi non permanen Tidak Tertagih.

Dana Bergulir Diragukan Tertagih


Saldo Investasi Non Permanen Dana Bergulir per 31
Desember 2012 sebesar Rp13.000.000.000,00 terdiri
dari :

Kas Dana Bergulir P2KSM


Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

Rp

475.324.754,00

141
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Pinjaman Lancar
Pinjaman Diragukan Tertagih
Pinjaman Tidak Dapat Tertagih
Jumlah

Rp
Rp
Rp
Rp

11.698.895.189,00
36.760.606,00
789.019.451,00
13.000.000.000,00

Berdasarkan Peraturan Bupati Purworejo No.49 tahun


2012 tentang Kebijakan Akuntansi Pemerintah
Kabupaten Purworejo Kebijakan Akuntansi No. 09
tentang Akuntansi Aset angka 85: Dana Bergulir
Diragukan Tertagih merupakan jumlah dana bergulir
yang tidak dapat tertagih dan dana bergulir yang
diragukan tertagih. Angka 86 : Pengelola dana bergulir
melakukan penatausahaan dana bergulir sesuai dengan
jatuh temponya (aging schedule) dengan klasifikasi
sebagai berikut:
a. Lancar yaitu apabila tidak terdapat keterlambatan
dan/atau terdapat keterlambatan angsuran pokok
maupun jasa pinjaman baik secara berurutan
maupun tidak berurutan dengan akumulatif sampai
dengan 4 (empat) bulan angsuran.
b. Diragukan tertagih apabila terdapat keterlambatan
angsuran pokok maupun jasa pinjaman baik secara
berurutan maupun tidak berurutan dengan
akumulatif lebih dari 4 (empat) bulan sampai
dengan 7 (tujuh) bulan angsuran.
c. Tidak
Dapat
Tertagih
apabila
terdapat
keterlambatan angsuran pokok maupun jasa
pinjaman baik secara berurutan maupun tidak
berurutan dengan akumulatif lebih dari 7 (tujuh)
bulan angsuran dan/atau jangka waktu pinjaman
telah jatuh tempo.
Sehingga Penyisihan untuk Dana Bergulir Diragukan
Tertagih Tahun 2012 sebesar Rp825.780.057,00 dan
nilai bersih yang dapat direalisasikan untuk investasi
non permanen sebesar Rp12.174.219.943,00.
Pada 31 Desember 2011 belum dilakukan Penyisihan
Investasi Non Permanen Tidak Tertagih.
b.

Investasi Permanen

Kebijakaan penentuan penempatan Investasi permenen


berupa penyetoran penyertaan modal untuk masing-masing
BUMD dengan mempertimbangkan beberapa faktor,
antara lain :

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

142
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Batasan kewajiban Penyetoran Modal (Modal Disetor)


yang tercantum dalam Peraturan Daerah yang
mengatur masing-masing BUMD.
Situasi dan kondisi yang mempengaruhi kelangsungan
BUMD.
Ketersediaan dana untuk Pengeluaran Pembiayaan dari
APBD.
Regulasi peraturan yang lebih tinggi yang mendasari
operasional masing-masing BUMD.
Mulai 31 Desember 2012 Penilaian investasi untuk
investasi yang penyertaannya kurang dari 20% disajikan
menggunakan Metode Biaya sedangkan untuk penyertaan
yang kepemilikannya lebih dari 20% dinilai berdasarkan
metode ekuitas.
Rincian investasi permanen Pemerintah Kabupaten
Purworejo per 31 Desember 2012 dan 31 Desember 2011
adalah sebagai berikut :

b.

Investasi Permanen
1)

PT Bank BPD Jateng

2)

PT PRPP Jateng

3)

2012

2011

(Rp)

(Rp)

12.540.000.000,00

9.093.000.000,00

266.200.000,00

266.200.000,00

PD BPR BKK Purworejo

5.867.911.352,96

4.873.241.675,00

4)

PD BKK Butuh

1.495.367.044,74

990.000.000,00

5)

BPR-Bank Purworejo

12.140.715.065,00

10.000.000.000,00

6)

PD Graha Husada Medika

2.969.242.279,00

1.535.018.332,00

Perusahaan Daerah Air


7)

Minum

8.700.786.064,33

4.417.111.234,33

8)

PD Aneka Usaha

2.282.338.166,00

1.862.663.512,00

9)

PT Bahari Makmur Mandiri

549.040.300,00

1.250.000.000,00

46.811.600.272,03

34.287.234.753,33

Jumlah Investasi Permanen

Dari tabel di atas maka selama tahun 2012 terdapat


perubahan ekuitas sebesar Rp12.524.365.518,70 yang
berasal dari Penyertaan Modal Pemerintah Daerah sebesar
Rp9.368.000.000,00 dan penilaian ekuitas dengan
akumulasi sebesar Rp3.156.365.518,70 dengan rincian
sebagai berikut :

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

143
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Modal Disetor
31-Des-11

Penambahan
Modal Disetor
2012

(Rp)

Penambahan
(Pengurangan)
Metode Ekuitas

Per 31-Des-12

(Rp)

(Rp)

(Rp)

5 (2+3+4)

9.093.000.000,00

3.447.000.000,00

12.540.000.000,00

266.200.000,00

266.200.000,00

4.873.241.675,00

2.500.000.000,00

(1.505.330.322,04)

5.867.911.352,96

990.000.000,00

280.000.000,00

225.367.045

1.495.367.044,74

Investasi Permanen
1
1)

PT Bank BPD Jateng

2)

PT PRPP Jateng

3)

PD BPR BKK Purworejo

4)

PD BKK Butuh

5)

BPR-Bank Purworejo

10.000.000.000,00

2.140.715.065

12.140.715.065,00

6)

1.535.018.332,00

1.000.000.000,00

434.223.947

2.969.242.279,00

7)

PD Graha Husada Medika


Perusahaan Daerah Air
Minum

4.417.111.234,33

1.941.000.000,00

2.342.674.830

8.700.786.064,33

8)

PD Aneka Usaha

1.862.663.512,00

200.000.000,00

219.674.654

2.282.338.166,00

9)

PT Bahari Makmur Mandiri

1.250.000.000,00

(700.959.700)

549.040.300,00

34.287.234.753,33

9.368.000.000,00

3.156.365.518,70

46.811.600.272,03

Jumlah Investasi Permanen

Rincian dan perhitungan investasi permanen Pemerintah


Kabupaten Purworejo per 31 Desember 2012 berdasarkan
hasil Laporan Keuangan Audited masing-masing BUMD
adalah sebagai berikut :
2012

Investasi Permanen

(Rp)

1)

Investasi Permanen dengan Metode Biaya

12.806.200.000,00

2)

Investasi Permanen dengan Metode Ekuitas

34.005.400.272,03

Jumlah Investasi Permanen

46.811.600.272,03

1). Investasi Permanen dengan Metode Biaya


Penilaian Investasi permanen yang penyertaannya
kurang dari 20% menggunakan metode biaya sebesar
Rp12.806.200.000,00
dengan
perincian
dan
perhitungan sebagai berikut :
Investasi

Permanen

Yang

Penyertaannya Kurang dari 20%

a)

PT Bank BPD Jateng

b)

PT PRPP Jateng

Nilai Investasi

Mutasi

Nilai Investasi

Permanen per

Penyertaan Modal

Permanen per

31 Desember 2011

Tahun 2012

31 Desember 2012

(Rp)

(Rp)

(Rp)

9.093.000.000,00

3.447.000.000,00

12.540.000.000,00

266.200.000,00

0,00

266.200.000,00

9.359.200.000,00

3.447.000.000,00

12.806.200.000,00

Jumlah Investasi Permanen Yang


Penyertaannya Kurang dari 20%

Penjelasan lebih lanjut atas Investasi Permanen yang


Penyertaannya kurang dari 20% adalah sebagai berikut :

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

144
Pemerintah Kabupaten Purworejo

a) Perseroan Terbatas Bank Jateng (PT Bank


Jateng)
Penambahan penyertaan modal kepada PT Bank
Jateng sebesar Rp3.447.000.000,00 berdasarkan :
Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 6 Tahun
1999 tentang Perubahan Bentuk badan Hukum
Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah Dari
Perusahaan Daerah (PD) Menjadi Perseroan
Terbatas (PT) Bank Pembangunan Daerah
Jawa Tengah.
Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar
Biasa (RUPSLB) tanggal 25 Juli 2008 yang
tertuang dalam Akta Notaris Nomor 69 berupa
Berita Acara Rapat Umum Pemegang Saham
Luar Biasa (RUPSLB) Perseroan Terbatas
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa
Tengah dengan sebutan Bank Jateng pada
Notaris Tini Prihatini Sriwidiyoko, SH, Sp.N
di Semarang.
Hasil Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan (RUPS Tahunan) yang tercantum
dalam Akta Notaris Prof. Dr. Liliana
Tedjosaputro, SH,MH,MM Nomor 102
tanggal 18 April 2012
Realisasi Penyetoran Modal Tahun 2012 kepada
PT Bank Jateng sebesar Rp3.447.000.000,00
dengan penjelasan sebagai berikut :
Sharing Asset Menegement Unit Rp 163.000.000,00
Cadangan Tujuan
Rp 461.000.000,00
Penyediaan murni Kas Daerah Rp 2.823.000.000,00
Jumlah
Rp 3.447.000.000,00
Atas penyetoran modal ini belum diterbitkan
Resipis Saham namun telah dikeluarkan Surat
Keterangan Setoran Modal Kabupaten Purworejo
dari PT Bank Jateng dengan

Surat nomor 3204/PERC.03.01/2012 tanggal


17 Desember 2012 sebesar Rp10.745.000.000,00

Surat Keterangan Setoran Modal Kabupaten


Purworejo dari PT Bank Jateng dengan nomor
3205/PERC.03.01/2012 tanggal 17 Desember 2012
sebesar Rp1.795.000.000,00
b) Perseroan Terbatas Pusat Rekreasi dan Promosi
Pembangunan (PT PRPP) Jawa Tengah
Ketentuan Peraturan Daerah Provinsi
Jawa Tengah Nomor 9 Th 1993 Rp 267.000.000,00
Modal yang telah disetor
Rp 266.200.000,00
Kekurangan modal disetor
Rp800.000,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

145
Pemerintah Kabupaten Purworejo

2). Investasi Permanen Dengan Metode Ekuitas


Penilaian Investasi permanen dengan metode ekuitas
merupakan penyertaan yang kepemilikan sahamnya
lebih dari 20% sebesar Rp34.005.400.272,03 dengan
perincian dan perhitungan sebagai berikut :
Ekuitas
Investasi Permanen Dengan

Jumlah Modal

Metode Ekuitas

Cadangan2

Laba Ditahan

Laba/rugi Tahun

Disetor per

Nilai Ekuitas

Berjalan

31 Desember 2012
(Rp)
1
a)

PD BPR BKK Purworejo

6 (2+3+4+5)

2.589.561.906,00

11.518.366.396,00

14.473.241.675,00

522.982.580,00

(6.067.419.765)

b)

PD BKK Butuh

1.820.000.000,00

142.087.138,00

180.879.808,00

2.142.966.946,00

c)

BPR-Bank Purworejo

10.000.000.000,00

880.269.117,00

1.260.445.948,00

12.140.715.065,00

PD Graha Husada
d)

Medika

2.535.018.332,00

261.110.812,00

9.380.762

163.732.373,00

2.969.242.279,00

e)

PD Air Minum

6.358.111.234,33

1.350.983.665,00

27.367.638

964.323.527,00

8.700.786.064,33

f)

PD Aneka Usaha

2.062.663.512,00

129.485.772,00

90.188.882,00

2.282.338.166,00

1.251.000.000,00

-701.959.700,00

549.040.300,00

38.500.034.753,33

2.584.959.384,00

6.030.671.365,00 5.249.132.444,00

40.303.455.216,33

PT Bahari Makmur
g)

Mandiri

Jumlah Investasi Permanen


Dengan Metode Ekuitas

Komposisi
Investasi Permanen Dengan Metode
Ekuitas

Jumlah Seluruh
Ekuitas
(Rp)

a)

PD BPR BKK Purworejo

b)

PD BKK Butuh

c)

BPR-Bank Purworejo

d)

11.518.366.396,00

Nilai Ekuitas Kab.

Saham

Purworejo per

Kab.

31 Desember 2012

Purworejo

(Rp)

(%)

50,94

5.867.911.352,96

2.142.966.946,00

69,78

1.495.367.044,74

12.140.715.065,00

100,00

12.140.715.065,00

PD Graha Husada Medika

2.969.242.279,00

100,00

2.969.242.279,00

e)

PD Air Minum

8.700.786.064,33

100,00

8.700.786.064,33

f)

PD Aneka Usaha

2.282.338.166,00

100,00

2.282.338.166,00

549.040.300,00

100,00

549.040.300,00

g)

PT Bahari Makmur Mandiri


Jumlah Investasi Permanen
Dengan Metode Ekuitas

40.303.455.216,33

34.005.400.272,03

Pada 31 Desember 2012 perhitungan jumlah seluruh


ekuitas PD BPR BKK Purworejo sudah termasuk
penambahan penyertaan modal dari Pemerintah
Kabupaten Purworejo sebesar Rp2.500.000.000,00
karena penyetoran dilaksanakan pada bulan Desember

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

146
Pemerintah Kabupaten Purworejo

2012, dimana pada Laporan Keuangan PD BPR BKK


Purworejo penyertaan modal dari Pemerintah
Kabupaten Purworejo sebesar Rp2.500.000.000,00
belum dicatat sebagai penyertaan modal karena
terkendala permasalahan teknis yaitu menunggu
persetujuan Bank Indonesia.
Penjelasan lebih lanjut atas Investasi Permanen yang
Penyertaannya lebih dari 20% adalah sebagai berikut :
a) Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat
Bank Badan Kredit Kecamatan Purworejo
Untuk Perusahaan Daerah Bank Perkreditan
Rakyat Bank Badan Kredit Kecamatan Purworejo
dimana berdasar Peraturan Daerah Provinsi Jawa
Tengah Nomor 3 Tahun 2012 Tentang Perubahan
Atas Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah
Nomor 11 Tahun 2008 sahamnya 51% dimiliki
oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan saham
Pemerintah Kabupaten Purworejo kepemilikan
sahamnya 49% dengan Modal Dasar sebesar
Rp20.000.000.000,00.
Realisasi
perhitungan
ekuitas atas penyertaan modal disetor Pemerintah
Kabupaten Purworejo per 31 Desember 2012
adalah sebagai berikut :
Modal Prov.Jawa Tengah (49,06%) Rp 7.100.000.000,00
Modal Kab. Purworejo (50,94%)
Rp 7.373.241.675,00
Jumlah Modal Disetor
Rp 14.473.241.675,00
Cadangan Umum
Rp
493.824.420,00
Cadangan Tujuan
Rp
29.158.160,00
Rugi Tahun-tahun lalu
Rp (6.067.419.765,00)
Laba Tahun 2012
Rp 2.589.561.906,00
Jumlah Ekuitas
Rp11.518.366.396,00
Ekuitas Kab. Purworejo (50,94% x
Rp11.518.366.396,00)
Rp 5.867.911.352,96
b) Perusahaan Daerah Badan Kredit Kecamatan
Butuh
Untuk Perusahaan Daerah Badan Kredit
Kecamatan Butuh dimana berdasar Peraturan
Daerah Provinsi Jawa Tengah Nomor 19 Tahun
2008 sahamnya 51% dimiliki oleh Pemerintah
Provinsi Jawa Tengah dan saham Pemerintah
Kabupaten Purworejo kepemilikan sahamnya 49%
dengan Modal Dasar sebesar Rp3.000.000.000,00.
Realisasi perhitungan ekuitas atas penyertaan
modal disetor Pemerintah Kabupaten Purworejo
per 31 Desember 2012 adalah sebagai berikut :
Modal Prov.Jawa Tengah (43,31%)Rp
550.000.000,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

147
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Modal Kab. Purworejo (69,78%)

Jumlah Modal Disetor

Cadangan Umum

Laba Tahun 2012

Jumlah Ekuitas

Ekuitas Kab. Purworejo (69,78% x


Rp2.142.966.946,00)

Rp 1.270.000.000,00
Rp 1.820.000.000,00
Rp
142.087.138,00
Rp
180.879.808,00
Rp 2.142.966.946,00
Rp 1.495.367.044,74

c). Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat


Bank Purworejo
Untuk Perusahaan Daerah Bank Perkreditan
Rakyat Bank Purworejo ketentuan mengenai
penyertaan modal berdasarkan Peraturan Daerah
Kabupaten Purworejo Nomor 11Tahun 2008,
dengan modal dasar sebesar Rp10.000.000.000,00
dengan saham 100% milik Pemerintah Kabupaten
Purworejo. Realisasi perhitungan ekuitas atas
penyertaan modal disetor Pemerintah Kabupaten
Purworejo per 31 Desember 2012 adalah sebagai
berikut :
Modal yang telah disetor Rp 10.000.000.000,00
Cadangan Umum
Rp
428.216.454,00
Cadangan Tujuan
Rp
452.052.663,00
Laba Tahun 2012
Rp 1.260.445.948,00
Ekuitas
Rp 12.140.715.065,00
d). Perusahaan Daerah Farmasi dan Sarana
Kesehatan Graha Husada Medika
Untuk Perusahaan Daerah Farmasi dan Sarana
Kesehatan Graha Husada Medika ketentuan
mengenai
penyertaan
modal
berdasarkan
Peraturan Daerah Kabupaten Purworejo Nomor 16
Tahun 2011, dengan modal dasar sebesar
Rp4.000.000.000,00 dengan saham 100% milik
Pemerintah Kabupaten Purworejo. Realisasi
perhitungan ekuitas atas penyertaan modal disetor
Pemerintah Kabupaten Purworejo per 31
Desember 2012 adalah sebagai berikut :
Modal yang telah disetor Rp 2.535.018.332,00
Cadangan Umum
Rp 136.162.189,00
Cadangan Tujuan
Rp 124.948.623,00
Laba Ditahan
Rp
9.380.762,00
Laba Tahun 2012
Rp 163.732.373,00
Jumlah Ekuitas
Rp 2.969.242.279,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

148
Pemerintah Kabupaten Purworejo

e). Perusahaan Daerah Air Minum Tirta


Perwitasari
Untuk Perusahaan Daerah Air Minum, ketentuan
mengenai
penyertaan
modal
berdasarkan
Peraturan Daerah Kabupaten Purworejo Nomor 15
Tahun 2011, dengan modal dasar sebesar
Rp10.000.000.000,00 dengan saham 100% milik
Pemerintah Kabupaten Purworejo. Realisasi
perhitungan ekuitas atas penyertaan modal disetor
Pemerintah Kabupaten Purworejo per 31
Desember 2012 adalah sebagai berikut :
Modal yang telah disetor Rp 6.358.111.234,33
Cadangan Umum
Rp 567.664.691,00
Cadangan Tujuan
Rp 486.602.889,00
Cadangan Lain-lain
Rp 296.716.085,00
Laba Ditahan
Rp
27.367.638,00
Laba Tahun 2012
Rp 964.323.527,00
Jumlah Ekuitas
Rp 8.700.786.064,33
f) Perusahaan Daerah Aneka Usaha
Untuk Perusahaan Daerah Aneka Usaha,
ketentuan
mengenai
penyertaan
modal
berdasarkan
Peraturan
Daerah
Kabupaten
Purworejo Nomor 17 Tahun 2011, dengan modal
dasar sebesar Rp4.000.000.000,00 dengan saham
100% milik Pemerintah Kabupaten Purworejo.
Realisasi perhitungan ekuitas atas penyertaan
modal disetor Pemerintah Kabupaten Purworejo
per 31 Desember 2012 adalah sebagai berikut :
Modal yang telah disetor Rp 2.062.663.512,00
Cadangan Umum
Rp
64.742.886,00
Cadangan Tujuan
Rp
64.742.886,00
Laba Tahun 2012
Rp
90.188.882,00
Jumlah Ekuitas
Rp 2.282.338.166,00
g) Perseroan Terbatas Bahari Makmur Mandiri
(PT BMM)
Untuk Perseroan Terbatas Bahari Makmur
Mandiri (PT BMM), ketentuan mengenai
penyertaan modal berdasarkan Peraturan Daerah
Kabupaten Purworejo Nomor 14 Tahun 2004,
dengan modal dasar sebesar Rp1.250.000.000,00
dengan saham 100% milik Pemerintah Kabupaten
Purworejo. Realisasi perhitungan ekuitas atas
penyertaan modal disetor Pemerintah Kabupaten
Purworejo per 31 Desember 2012 berdasarkan
Neraca Likwidasi yang diterbitkan oleh Kantor

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

149
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Akuntan Publik Drs. Soeroso Donosapoetro pada


30 Juni 2010 dengan perhitungan sebagai berikut :
Modal yang telah disetor Rp 1.250.000.000,00
Modal Sumbangan
Rp
1.000.000,00
Jumlah Modal
Rp 1.251.000.000,00
Cadangan Tujuan
Rp (628.660.435,00)
Cadangan Lain-lain
Rp (73.299.265,00)
Jumlah Ekuitas
Rp 549.040.300,00
Saldo Investasi Permenen per 31 Desember 2012 sebesar
Rp46.811.600.272,03 dibanding 31 Desember 2011 sebesar
Rp34.287.234.753,33 atau mengalami kenaikan sebesar
36,52% karena adanya penambahan penyertaan modal
kepada Badan Usaha Milik Daerah serta adanya penilaian
investasi berdasarkan metode ekuitas.
5.1.1.c) Aset Tetap
Akun ini menggambarkan aset berwujud milik Pemerintah Kabupaten
Purworejo yang mempunyai masa manfaat lebih dari dua belas bulan,
yang digunakan dalam kegiatan pemerintah atau dimanfaatkan oleh
masyarakat umum. Saldo Aset Tetap per 31 Desember 2012 dan 2011
sebesar :

Uraian

2012

2011

(Rp)

(Rp)

a.

Tanah

323.706.207.247,03

205.135.010.056,09

b.

Peralatan dan Mesin

203.705.696.878,84

193.483.306.706,99

c.

Gedung dan Bangunan

626.154.454.521,07

561.146.322.552,72

d.

Jalan, Irigasi dan Jaringan

445.581.448.987,64

391.647.935.460,18

e.

Aset Tetap Lainnya

68.064.340.736,02

71.276.967.608,73

f.

Konstruksi dalam Pengerjaan

2.226.884.950,00

226.919.000,00

g.

Akumulasi Penyusutan

0,00

0,00

1.669.439.033.320,60

1.422.916.461.384,71

Jumlah Aset Tetap

Saldo
Aset
Tetap
per
31
Desember
2012
sebesar
Rp1.669.439.033.320,60 dan per 31 Desember 2011 sebesar
Rp1.422.916.461.384,71 atau mengalami kenaikan secara akumulasi
sebesar 17,32% dengan kenaikan untuk Aset Tetap Tanah sebesar
57,80%, Aset Tetap Peralatan dan Mesin sebesar 5,28%, Aset Tetap
Gedung dan Bangunan sebesar 11,58%, Aset Tetap Jalan, Irigasi dan
Jaringan sebesar 13,77% dan Aset Tetap Konstruksi Dalam Pengerjaan
sebesar 881,36%.
Mutasi Aset Tetap yang terjadi di Tahun 2012 terjadi karena
penambahan maupun pengurangan aset. Penambahan dapat terjadi
karena :

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

150
Pemerintah Kabupaten Purworejo

a. Penambahan berasal dari belanja modal.


b. Penambahan berasal dari administrasi proyek yang penganggarannya
melalui pos belanja barang dan jasa.
c. Penambahan yang berasal dari hibah
d. Penambahan yang berasal dari koreksi atas kesalahan dalam
klasifikasi aset pada waktu penganggarannya.
e. Penambahan yang berasal dari koreksi klasifikasi aset tahun yang
lalu.
f. Penambahan yang berasal dari mutasi asset antar SKPD tahun 2012
Sedangkan pengurangan aset terjadi karena
a. Adanya penghapusan.
b. Koreksi karena kesalahan dalam klasifikasi aset tahun yang lalu
c. Koreksi karena mutasi aset antar SKPD.
d. Koreksi karena kesalahan dalam klasifikasi asset pada waktu
penganggarannya.
e. Reklasifikasi ke Aset Lainnya karena barang rusak berat
Hasil pemeriksaan BPK mengungkapkan bahwa terdapat kelemahankelemahan dalam penatausahaan aset tetap TA 2012 diantaranya adalah
Pejabat Penatausahaan Keuangan SKPD yang bertugas melaksanakan
fungsi akuntansi dan menyiapkan Laporan Keuangan SKPD kurang
memiliki pemahaman mengenai Kebijakan Akuntansi Aset Tetap yang
berlaku seperti pada pemisahan batas kapitalisasi aset tetap. Aplikasi
penatausahaan data aset tetap pada Pemerintah Kabupaten Purworejo
belum dapat secara efektif memisahkan aset kedalam intrakomtabel dan
ektrakomptabel, inventarisasi fisik per unit aset tetap oleh masing-masing
SKPD belum dilaksanakan sepenuhnya, dengan masih ditemukannya aset
tetap yang belum disajikan, tidak dapat lagi digunakan/rusak berat.
Sosialisasi penerapan kebijakan akuntansi pada SKPD belum efektif. Atas
permasalahan tersebut BPK telah mengusulkan koreksi penyajian atas
laporan keuangan sehingga dapat mengeliminir kelemahan-kelemahan
terkait pada penyajian LKPD TA 2012.
Adapun rincian mutasi dapat dapat diuraikan sebagai berikut :
Mutasi Tahun 2012

KIB

Saldo Tahun 2011

Penambahan

Pengurangan

Saldo Tahun 2012

( Rp )

( Rp )

( Rp )

( Rp )

205.135.010.056,09

368.138.648.640,00

249.567.451.449,06

193.483.306.706,99

58.315.498.675,30

48.093.108.503,45

203.705.696.878,84

561.146.322.552,72

111.419.961.451,40

46.411.829.483,05

626.154.454.521,07

391.647.935.460,18

55.741.277.536,00

1.807.764.008,54

445.581.448.987,64

71.276.967.608,73

28.239.213.233,29

31.451.840.106,00

68.064.340.736,02

226.919.000,00

2.120.035.950,00

120.070.000,00

2.226.884.950,00

1.422.916.461.384,71

623.974.635.485,99

377.452.063.550,10

1.669.439.033.320,60

TOTAL

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

323.706.207.247,03

151
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Total Mutasi Aset Tetap Tahun 2012 di Kabupaten Purworejo


sebesar :

Rp. 246.522.571.935,89

Yaitu terdiri dari ;


1. KIB A ( Tanah )
2. KIB B ( Peralatan & Mesin )
3. KIB C ( Gedung & Bangunan )
4. KIB D ( Jalan, Irigasi & Jaringan )
5. KIB E ( Aset Tetap Lainnya )
6. KIB F ( Konstruksi dalam Pengerjaan)

Rp. 118.571.197.190,94
Rp. 10.222.390.171,85
Rp. 65.008.131.968,35
Rp. 53.933.513.527,46
Rp. (3.212.626.872,71)
Rp. 1.999.965.950,00

Hasil rekonsiliasi mutasi penambahan dan pengurangan Aset Tetap Tahun 2012
dapat disajikan sebagai berikut :Rekapitulasi Mutasi Aset Tetap Tahun 2012
No

Uraian

Jumlah

Penambahan yang berasal dari Belanja Modal Tahun


1

Anggaran

147.576.600.543,00

Tahun 2012 :

-Realisasi Belanja Modal


-Realisasi Belanja Aset Tak Berwujud
-Realisasi Belanja Barang & Jasa

149.104.919.641,00
(1.328.970.500,00)
(164.851.598,00)

-Realisasi Belanja Pemeliharaan Aset Tetap

(23.062.500,00)

-Realisasi Belanja Barang Pakai Habis

(11.434.500,00)
147.576.600.543,00

Penambahan yang berasal dari Belanja Barang dan Jasa

3.703.500,00

Tahun 2012
3

Penambahan yang berasal dari Belanja Pemeliharaan Aset

1.154.877.250,00

Tetap Tahun 2012


4

Hasil Inventarisasi Tahun 2012 ( Given )

Hasil Inventarisasi Tahun 2012 ( Penilaian )

Mutasi antar SKPD BM 2012

Mutasi antar SKPD Inventarisasi 2012

Mutasi antar KIB

2.138.802.725,00

Realisasi Belanja Eks.BLUD

3.813.655.200,00

10

Hibah dari Pihak ke - 3

11

Koreksi BPK RI Tahun 2011

12

Reviu Ispektorat Tahun 2012

1.015.682.600,00

13

Bos Pusat Tahun 2012

7.386.218.118,16

14

Rintisan Bos Pusat Tahun 2012

15

Hasil Inventarisasi Diknas Tahun 2012

16

Non Aset Diknas

1.811.331.734,00

17

Reklasifikasi KIB

9.018.235.918,00

18

Penambahan Aset Kurang Saji Tahun 2012

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

2.276.314.700,00
72.413.094.106,00
4.796.479.415,00
30.658.981.730,00

54.805.000,00
263.074.881.400,00

213.474.700,00
65.841.790.548,83

255.653.000,00

152
Pemerintah Kabupaten Purworejo

No

Uraian

Jumlah

19

Penempatan Aset di PDAM Kabupaten Purworejo

4.223.366.000,00

20

Perbaikan Penilaian Tanah 2010 dgn NJOP 2003

3.523.904.200,00

21

Perbaikan Penilaian Tanah Jalan 2011 dgn NJOP 2003

22

Perbaikan Penilaian Tanah 2012 dgn NJOP 2003

23

Penghapusan Hasil Inventarisasi Tahun 2012

24

Penghapusan Kendaraan Hasil Lelang Tahun 2012

25

Penghapusan Gedung Tahun 2012

(3.066.745.141,27)

26

Mutasi antar SKPD BM 2012

(4.796.479.415,00)

27

Mutasi antar SKPD Inventarisasi 2012

28

Mutasi antar KIB

(2.171.102.925,00)

29

Realisasi Belanja Eks. BLUD Tahun 2012

(3.813.655.200,00)

30

Koreksi BPK RI Tahun 2011

(2.915.278.560,00)

31

Reviu Ispektorat Tahun 2012

32

Reklasifikasi KIB

(11.588.629.589,00)

33

Penghapusan Hasil Inventarisasi Diknas Tahun 2012

(63.463.497.700,82)

34

Reklasifikasi Aset lain-lain Diknas Tahun 2012

(7.643.694.893,00)

35

Reklasifikasi Aset Lain-lain Tahun 2012

(7.561.837.017,66)

36

Kapitalisasi Aset Tetap Tahun 2012

(1.863.539.689,36)

37

Penghapusan Tanah Lebih Saji Tahun 2012

38

Double Catat Tanah BOT

(19.970.934.000,00)

39

Perbaikan Penilaian Tanah Tahun 2010 dgn NJOP 2003

(22.533.600.632,03)

1.194.464.000,00
(20.747.594.137,96)
(451.700.000,00)

(30.806.281.730,00)

(1.369.479.946,00)

(628.406.000,00)

Perbaikan Penilaian Tanah Jalan Tahun 2011 dgn NJOP


40

2003

41

Perbaikan Penilaian Tanah Tahun 2012 dgn NJOP 2003

(147.472.651.125,00)
(23.058.636.750,00)

Penambahan Aset Tetap NON Belanja Modal Tahun


2012

98.945.971.392,89

Mutasi Aset Tetap Tahun 2012

246.522.571.935,89

5.1.1.d). Dana Cadangan


Dana Cadangan adalah dana yang disisihkan untuk membiayai
kegiatan yang memerlukan dana relatif besar yang tidak dapat
dipenuhi dalam satu tahun anggaran. Saldo Dana Cadangan
Pemerintah Kabupaten Purworejo per 31 Desember 2012 dan 2011
adalah :
Uraian
Dana Cadangan

2012
Rp3.100.414.113,00

2011
Rp1.000.000.000,00

Saldo Dana Cadangan per 31 Desember 2012 sebesar


Rp3.100.414.113,00 merupakan akumulasi dari pembentukan
Dana Cadangan tahun 2011 dan 2012 beserta hasil pemupukan
bunga deposito atas penempatan dana cadangan yang akan

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

153
Pemerintah Kabupaten Purworejo

digunakan untuk penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah pada


tahun 2014, yang pembentukannya dimulai pada tahun 2011 sesuai
Perda No. 12 Tahun 2011 Seri E Nomor 12 Tanggal 27 Juni 20011
tentang Pembentukan Dana Cadangan Untuk Membiayai
Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah Tahun 2015 dengan
perincian sebagai berikut :
1. Pembentukan dari Pembiayaan Tahun 2011Rp 1.000.000.000,00
3. Pembentukan dari Pembiayaan Tahun 2012Rp 2.000.000.000,00
4. Akumulasi Bunga Deposito Tahun 2012 Rp
100.414.113,00
Jumlah Dana Cadangan per 31 Desember 2012 Rp 3.100.414.113,00
Sesuai dengan ketentuannya, Dana Cadangan tersebut ditempatkan
dalam bentuk Deposito Berjangka PT Bank Jateng nominal
Rp1.000.000.000,00 dan Rp2.000.000.000,00 dengan jangka
waktu 1 (satu) bulan dan tingkat suku bunga antara 4,75% - 5,75%
per tahun dengan mekanisme penerimaan bunga dari deposito
dimaksud langsung menambah nilai Dana Cadangan.
Adapun rincian penerimaan bunga deposito Dana Cadangan tahun
2012 sebagai berikut :
DEPOSITO
No. Bilyet/ Tgl Deposito /Nominal
BULAN

X053686

X053556

13-Jun-12

16-Des-11

Rp. 2.000.000.000

Rp. 1.000.000.000

Januari

0,00

4.883.561,00

Pebruari

0,00

4.907.410,00

Maret

0,00

4.613.223,00

April

0,00

4.523.131,00

Mei

0,00

4.187.372,00

Juni

0,00

4.344.733,00

Juli

7.808.219,00

4.011.314,00

Agustus

8.099.993,00

4.161.207,00

September

8.132.670,00

4.312.768,00

Oktober

7.902.077,00

3.924.722,00

Nopember

8.197.358,00

4.347.072,00

Desember

7.964.931,00

4.092.352,00

JUMLAH

48.105.248,00

52.308.865,00

Tahapan Besaran Dana Cadangan sampai dengan Tahun


Anggaran 2014 adalah sebagai berikut:

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

154
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Tahun Anggaran

Besaran Dana Cadangan


(Rp)

2011

1.000.000.000,00

2012

2.000.000.000,00

2013

2.000.000.000,00

2014

2.000.000.000,00

JUMLAH

7.000.000.000,00

Saldo Dana Cadangan di Tahun Anggaran 2012 sebesar


Rp3.100.414.113,00 dibanding saldo Tahun Anggaran 2011
sebesar Rp1.000.000.000,00 atau mengalami kenaikan
sebesar 210,04% karena adanya penambahan pembentukan
dana cadangan sesuai dengan progress yang telah tercantum
dalam Peraturan Daerah Kabupaten Purworejo Nomor 12
Tahun 2011 tentang Pembentukan Dana Cadangan Untuk
Membiayai Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah
Tahun 2015
5.1.1.e) Aset Lainnya
Aset Lainnya merupakan aset nonlancar yang tidak dapat
diklasifikasikan dalam kelompok Aset Lancar, Investasi, Aset
Tetap, maupun Dana Cadangan. Saldo Aset Lainnya Pemerintah
Kabupaten Purworejo per 31 Desember 2012 dan per 31 Desember
2011 adalah
Uraian
Aset Lainnya

2012
22.339.577.252,02

2011
21.761.146.246,96

Saldo Aset Lainnya per 31 Desember 2012 sebesar


Rp22.339.577.252,02 dan 31 Desember 2011 sebesar
Rp21.761.146.246,96 atau mengalami penurunan sebesar 2,66%
secara akumulasi karena adanya penambahan maupun
pengurangan nilai aset lainnya. Penambahan nilai aset lainnya
terdapat pada pos Aset Tidak Berwujud sebesar 342,51% dan Aset
Lain-lain yang pada 31 Desember 2011 tidak tercatat nilainya.
Sedangkan penurunan terdapat pada pos Tagihan Tuntutan Ganti
Kerugian Daerah karena pos dimaksud pada 31 Desember 2012
direklasifikasi ke pos Piutang Lain-lain.
Saldo Aset Lainnya per 31 Desember 2012 dan 31 Desember 2011
tersebut terdiri dari:
Uraian
a.
b.
c.
d.

Tagihan Tuntutan Ganti Kerugian Daerah


Kemitraan dengan Pihak Ketiga (BOT)
Aset Tidak Berwujud
Aset Lain-Lain

Jumlah Aset Lainnya

Saldo per
31 Desember 2012
(Rp)
0,00
5.151.539.050,00
1.982.506.291,36
15.205.531.910,66

2011
(Rp)
15.387.777.830,60
5.925.358.225,00
448.010.191,36
0,00

22.339.577.252,02

21.761.146.246,96

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

155
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Penjelasan pos-pos Aset Lainnya adalah sebagai berikut:


a. Saldo Tagihan Tuntutan Ganti Kerugian Daerah (TGR)
Saldo Tagihan Tuntutan Ganti Kerugian Daerah (TGR) per 31
Desember 2012 sebesar Rp0,00 mengalami penurunan dari 31
Desember 2011 yang sebesar Rp15.387.777.830,60 atau
sebesar Rp15.387.777.830,60 karena pada 31 Desember 2012
telah dilakukan reklasifikasi ke Piutang Dari Kerugian Daerah,
berdasarkan hasil Pemantauan Tim BPK RI Perwakilan
Provinsi Jawa Tengah tanggal 9 Desember 2012 seluruh
kerugian yang berasal dari hasil temuan pemeriksaan APIP
maupun auditor eksternal sudah mempunyai kekuatan hukum
untuk ditagih sehingga seluruh tagihan tuntutan kerugian
daerah direklasifikasikan ke Piutang Lain-lain.
b. Saldo Kemitraan Dengan Pihak Ketiga atau Built On
Transfer (BOT)
Saldo Kemitraan dengan Pihak Ketiga dalam bentuk Built On
Transfer (BOT) sebesar Rp5.151.539.050,00 merupakan
saldo kemitraan dengan pihak ketiga berupa kerja sama
pengelolaan pasar yang dikelola oleh Dinas Perindustrian,
Perdagangan dan Koperasi dalam bentuk Bangun, Kelola,
Serah (BKS) untuk pembangunan 2 (dua) buah pasar, yaitu:
x BKS Pasar Baledono
Rp
4.081.427.050,00
x BKS Pasar Kutoarjo
Rp
1.070.112.000,00
Jumlah
Rp
5.151.539.050,00
Saldo BOT per 31 Desember
2012 sebesar
Rp5.151.539.050,00 atau sesuai nilai penyertaan modal
Pemerintah Kabupaten Purworejo yang dikerjasamakan
berdasarkan Perjanjian Kerjasama Bagi Tempat Usaha Dalam
Merenovasi Pasar Baledono Purworejo Nomor 602/909/96 Nomor 030/KBBP/IV/96 tanggal 4 April 1996 antara
Pemerintah Kabupaten Daerah Tingkat II Purworejo dengan
PT Karsa Bayu Bangun Perkasa Semarang dan Perjanjian
Kerjasama Bagi Tempat Usaha Dalam merenovasi Pasar
Kutoarjo Kabupaten Purworejo Nomor 050/2471/1997 Nomor 098/KBBP/08/VII/1997 tanggal 8 Juli 1997 antara
Pemerintah Kabupaten Daerah Tingkat II Purworejo dengan
PT Karsa Bayu Bangun Perkasa Semarang masing-masing
untuk jangka waktu 30 (tiga puluh) tahun, dengan rincian :
Uraian
a.
b.

Nilai Penyertaan
Modal Pemda

Nilai Penyertaan
Modal Pihak
Ketiga

Jumlah Nilai
Kerjasama (BOT)

(Rp)

(Rp)

(Rp)

BKS Pasar
Baledono

4.081.427.050,00

8.004.249.000,00

12.085.676.050,00

BKS Pasar
Kutoarjo

1.070.112.000,00

10.989.451.363,00

12.059.563.363,00

5.151.539.050,00

18.993.700.363,00

24.145.239.413,00

Jumlah Aset BKS

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

156
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Nilai penyertaan Kemitraan dengan Pihak Ketiga dalam


bentuk Built On Transfer (BOT) per 31 Desember 2012
sebesar Rp5.151.539.050,00 dibanding per 31 Desember
2011 sebesar Rp5.925.358.225,00 atau mengalami penurunan
sebesar 13,06% karena adanya penilaian kembali atas harga
tanah berdasarkan Nilai Jual Obyek Pajak Neraca Awal
(tahun 2003). Adapun rincian koreksi harga tanah untik BKS
pasar adalah sebagai berikut :

Luas

Uraian

m2
a.

(Rp)

Harga/meter

Nilai per
31-12-2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

BKS Pasar Baledono


Tanah HPL No. 1/1996

13.949

285.000,00

3.975.465.000,00

Bangunan
Jumlah BKS Pasar Baledono
b.

Penilaian 2011

Penilaian 2012
Harga/meter
Nilai per
Sesuai NJOP
31-12-2012
2003

175.000,00

2.441.075.000,00

105.962.050,00

105.962.050,00

4.081.427.050,00

2.547.037.050,00

BKS Pasar Kutoarjo


Tanah HPL No. 1/1998

5.102

48.000,00

244.896.000

151.534,99

773.131.543,68

Tanah HPL No. 2/1998

17.192

48.000,00

825.216.000,00

151.534,99

2.605.189.631,32

Jumlah BKS Pasar Kutoarjo

1.070.112.000,00

3.378.321.175,00

Jumlah Aset BKS

5.151.539.050,00

5.925.358.225,00

c. Aset Tidak Berwujud


Saldo Aset Tidak Berwujud per 31 Desember 2012 sebesar
Rp1.982.506.291,36 dan 31 Desember 2011 sebesar
Rp448.010.191,36 berupa piranti lunak (software)/aplikasi
komputer. Saldo Aset Tidak Berwujud per 31 Desember 2012
sebesar Rp1.982.506.291,36 dan 31 Desember 2011 sebesar
Rp448.010.191,36 atau mengalami kenaikan sebesar 342,51%
karena adanya penambahan yang berasal dari belanja di Tahun
Anggaran 2012.
Saldo Aset Tidak Berujud per 31 Desember 2012 dan per 31
Desember 2011 terdapat di SKPD :
Saldo per
SKPD

31 Desember

Saldo per

2012

31 Desember 2012

(Rp)

(Rp)

1.

Dinas Pendidikan

1.136.623.000,00

900.000,00

2.

Dinas Kesehatan

91.838.307,36

91.838.307,36

3.

Rumah Sakit Umum Daerah

4.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

5.

Sekretariat Daerah

6.

Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset

37.010.000,00

37.010.000,00

196.730.600,00

0,00

31.790.075,00

31.790.075,00

128.070.000,00

0,00

115.658.900,00

89.286.400,00

Daerah
7.

Badan Kepegawaian Daerah

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

157
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Saldo per
SKPD

31 Desember

Saldo per

2012

31 Desember 2012

(Rp)
8.

Kantor Pelayanan dan Perijinan Terpadu

9.
10.
11.

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi

(Rp)

140.174.000,00

92.574.000,00

Badan Pemberdayaan dan Masyarakat Desa

12.650.000,00

12.650.000,00

Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah

57.599.000,00

57.599.000,00

JumlahAset Tidak Berujud

34.362.409,00

34.362.409,00

1.982.506.291,36

448.010.191,36

Adapun rincian masing-masing Aset Tidak Berujud per 31


Desember 2012 di masing-masing SKPD adalah sebagai
berikut :
1. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Saldo Aset Tidak Berujud di Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan per 31 Desember 2012 sebesar
Rp1.136.623.000,00 atau mengalami kenaikan sebesar
Rp1.135.723.000,00,00 dari 31 Desember 2011 yang
sebesar Rp900.000,00. Adapun rincian
Aset Tidak
Berujud Rp1.136.623.000,00 terdiri dari :

Software Canaker SMK 1, 2 dan 3 di


Lingkungan Dinas Pendidikan
Rp
900.000,00

Software Manajemen Perpustakaan (86 unit) Rp 97.068.200,00

Software Pembelajaran IPS (86 set)


Rp 121.337.400,00

Software Pembelajaran TIK (86 set)


Rp 70.778.000,00

Software Pembelajaran PKn (86 set)


Rp 70.778.000,00

Software Pembelajaran Ketrampilan


Edukatif (86 set)
Rp 40.445.800,00

Software Pembelajaran Interaktif Bahasa


Inggris (86 set)
Rp 230.540.200,00.

Software Pembelajaran Interaktif IPA


(86 set)
Rp 145.606.600,00

Software Pembelajaran Interaktif


Matematika (86 set)
Rp 230.540.200,00
Software Pembelajaran JSM (16 paket)
Rp 68.728.000,00

Software Pembelajaran Evaluasi (16 paket) Rp 51.105.600,00

Software BOS Pusat


Rp
8.795.000,00

Jumlah
Rp 1.136.623.000,00
Saldo Aset Tidak Berujud di Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan per 31 Desember 2012 sebesar Rp900.000,00
dan per 31 Desember 2011 sebesar Rp1.136.623.000,00
atau mengalami kenaikan sebesar 126.191,44% karena
adanya penambahan dari belanja dan hasil inventarisasi
Tahun Anggaran 2012.

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

158
Pemerintah Kabupaten Purworejo

2. Dinas Kesehatan.
Saldo Aset Tidak Berujud di Dinas Kesehatan sebesar
Rp91.838.307,36 terdiri dari :
Sistim Informasi Kesehatan
Rp
35.738.307,36
Jaringan Komputer dari Dinas Kesehatan ke 27
Pusat Kesehatan Masyarakat Rp 56.100.000,00
Jumlah
Rp 91.838.307,36
Saldo Aset Tidak Berujud di Dinas Kesehatan per 31
Desember 2012 dan per 31 Desember 2011 sebesar
Rp91.838.307,36 atau sama karena tidak ada mutasi.
3. Rumah Sakit Umum Daerah Saras Husada
Saldo Aset Tidak Berujud di Rumah Sakit Umum Daerah
Saras Husada sebesar Rp37.010.000,00 merupakan
Jaringan Komputer OS di RSUD Saras Husada Kabupaten
Purworejo.
Saldo Aset Tidak Berujud di Rumah Sakit Umum Daerah
Saras Husada per 31 Desember 2012 dan per 31 Desember
2011 sebesar Rp37.010.000,00 atau sama karena tidak ada
mutasi.
4. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Saldo Aset Tidak Berujud di Dinas Kependudukan dan
Pencatatan Sipil sebesar Rp196.730.600,00 terdiri dari :

Aplikasi SIAK Off


line Tk. Kecamatan
Dan Tingkat Kabupaten (APBD)
Rp
42.515.000,00
Lisensi Software SIAK (Hibah Depdagri) Rp
55.000.000,00
Support Aplikasi Program SIAK (APBD) Rp
9.647.000,00
Support Aplikasi Program SIAK (APBD) Rp
6.738.600,00
Pemeliharaan software SIAK (APBD)
Rp
63.085.000,00
Pengembangan Program SIAK
Rp
19.745.000,00
Jumlah
Rp
196.730.600,00
Saldo Aset Tidak Berujud di Dinas Kependudukan dan
Pencatatan Sipil per 31 Desember 2012 sebesar
Rp196.730.600,00 dan per 31 Desember 2011 sebesar
Rp0,00
atau
mengalami
kenaikan
sebesar
Rp196.730.600,00 karena adanya penambahan dari hibah
yang telah selesai proses administrasinya.
5. Sekretariat Daerah
Saldo Aset Tidak Berujud di Sekretariat Daerah sebesar
Rp31.790.075,00 merupakan Jaringan Web Site Jaringan
Informasi Hukum di Bagian Hukum Setda Purworejo.
Saldo Aset Tidak Berujud di Sekretariat Daerah per 31
Desember 2012 dan per 31 Desember 2011 sebesar
Rp31.790.075,00 atau sama karena tidak ada mutasi.

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

159
Pemerintah Kabupaten Purworejo

6. Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset


Daerah
Saldo Aset Tidak Berujud di Dinas Pendapatan,
Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah sebesar
Rp128.070.000,00 dengan perincian sebagai berikut :
SIMDA Keuangan
Rp
0,00
SIMDA Penggajian
Rp
0,00
SIMDA Barang Milik Daerah
Rp
0,00
Mapatda
Rp
0,00
Peralatan Komp. Mainframe Lain-lain Rp 30.870.000,00
Peralatan Komp.Mainframe Lain-lain Rp 94.090.000,00
Peralatan Komp. Mainframe Lain-lain Rp 3.110.000,00
Jumlah
Rp128.070.000,00
Saldo Aset Tidak Berujud di Dinas Pendapatan,
Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah per 31 Desember
2012 sebesar Rp128.070.000,00 dan per 31 Desember
2011 sebesar Rp0,00 atau mengalami kenaikan sebesar
Rp128.070.000,00 karena adanya penambahan dari belanja
tahun 2012.
7. Badan Kepegawaian Daerah
Saldo Aset Tidak Berujud di Badan Kepegawaian Daerah
sebesar Rp115.658.900,00 merupakan
Jaringan Sistim Informasi Pegawai Rp 89.286.400,00
Software Aplikasi SIMPEG
Rp 26.372.500,00
Jumlah
Rp 115.658.900,00
Saldo Aset Tidak Berujud di Badan Kepegawaian Daerah
per 31 Desember 2012 sebesar Rp115.658.900,00 dan per
31 Desember 2011 sebesar Rp89.286.400,00 atau
mengalami kenaikan sebesar 29,54% karena adanya
penambahan dari belanja Tahun Anggaran 2012.
9

Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu


Saldo Aset Tidak Berujud di Kantor Pelayanan Perijinan
Terpadu
sebesar Rp140.174.000,00 terdiri dari :
SI Perizinan Web&SMS Gateway
Rp
48.200.000,00
SI Perizinan EIS di KPPT
Rp
24.750.000,00
Pengembangan Aplikasi SIM Perijinan
Rp
19.624.000,00
Pengembangan Aplikasi Pengolah Data
Rp
47.600.000,00
Jumlah
Rp 140.174.000,00
Saldo Aset Tidak Berujud di Kantor Pelayanan Perijinan
Terpadu
per
31 Desember
2012 sebesar
Rp140.174.000,00 dan per 31 Desember 2011 sebesar
Rp92.574.000,00 atau mengalami kenaikan sebesar

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

160
Pemerintah Kabupaten Purworejo

51,42% karena adanya penambahan dari belanja Tahun


Anggaran 2012.
10 Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa
Saldo Aset Tidak Berujud di Badan Pemberdayaan
Masyarakat Desa sebesar Rp12.650.000,00 merupakan
Aplikasi Keuangan Dana Bergulir P2KSM.
Saldo Aset Tidak Berujud di Badan Pemberdayaan
Masyarakat Desa per 31 Desember 2012 dan per 31
Desember 2011 sebesar Rp12.650.000,00 atau sama
karena tidak ada mutasi.
11. Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah
Saldo Aset Tidak Berujud di Kantor Arsip dan
Perpustakaan Daerah sebesar Rp57.599.000,00 terdiri dari
:
Aplikasi Teknologi Kearsipan
Rp 48.700.000,00
Aplikasi SIMPOLAK Kearsipan dan
Perpustakaan
Rp 8.899.000,00
Jumlah
Rp 57.599.000,00
Saldo Aset Tidak Berujud di Kantor Arsip dan
Perpustakaan Daerah per 31 Desember 2012 dan per 31
Desember 2011 sebesar Rp57.599.000,00 atau sama
karena tidak ada mutasi.
12. Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi
Saldo Aset Tidak Berujud di Dinas Perindustrian,
Perdagangan dan Koperasi sebesar Rp34.362.409,00
merupakan Aplikasi GIS
Saldo Aset Tidak Berujud di Dinas Perindustrian,
Perdagangan dan Koperasi per 31 Desember 2012 dan per
31 Desember 2011 sebesar Rp34.362.409,00 atau sama
karena tidak ada mutasi.
d.

Aset Lain-lain
Akun Aset Lain-lain sebesar Rp15.205.531.910,66 merupakan
reklasifikasi dari Aset Tetap atas kondisi barang yang rusak berat,
merupakan hasil inventarisasi di Tahun 2012 khususnya dari Dinas
Pendidikan dan Kebudayaan dengan perincian sebagai berikut :

No.
1.
2.
3.
4.

Reklasifikasi dari KIB


KIB B
KIB C
KIB D
KIB E
Jumlah Aset Lainnya

2012
(Rp)
14.846.085.060,66
11.881.200,00
29.175.374,00
318.390.276,00
15.205.531.910,66

Saldo Aset Lainnya per 31 Desember 2011 belum dilakukan


pencatatan di Neraca.

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

161
Pemerintah Kabupaten Purworejo

5.1.2

Kewajiban
Akun ini merupakan saldo kewajiban Pemerintah Kabupaten
Purworejo per 31 Desember 2012, dengan perincian sebagai berikut :

No.
1.
2.

Kewajiban
Kewajiban Jangka Pendek
Kewajiban Jangka Panjang
Jumlah Kewajiban

2012
(Rp)
2.796.033.785,50
0,00

2011
(Rp)
3.068.227.614,54
386.361.176,35

2.796.033.785,50

3.454.588.790,89

Saldo kewajiban Pemerintah Kabupaten Purworejo per 31 Desember


2012 sebesar Rp2.796.033.785,50 dan per 31 Desember 2011 sebesar
Rp3.454.588.790,89 atau mengalami penurunan sebesar 19,06%
karena adanya penurunan pada Kewajiban Jangka Pendek maupun
adanya pelunasan Kewajiban Jangka Panjang.
1. Kewajiban Jangka Pendek
Akun ini menggambarkan jumlah kewajiban daerah yang akan
jatuh tempo dalam waktu kurang dari satu tahun sejak tanggal 31
Desember 2012 dan 2011, yang meliputi kewajiban Rumah Sakit
Umum Daerah, kekurangan pembayaran Gaji Pegawai Negeri Sipil
di tahun 2012, kewajiban kepada pihak ketiga tahun 2012 yang
belum terselesaikan, dengan rincian sebagai berikut:

0,00

2011
(Rp)
110.388.907,54

Utang Jangka Pendek Lainnya

2.796.033.785,50

2.957.838.707,00

Jumlah Kewajiban Jangka Pendek

2.796.033.785,50

3.068.227.614,54

Kewajiban Jangka Pendek :


a.
b.

Bagian Lancar Utang Jangka panjang dalam negeri

2012
(Rp)

Saldo kewajiban Jangka Pendek per 31 Desember 2012 sebesar


Rp2.796.033.785,50
dan per
31 Desember 2011 sebesar
Rp3.068.227.614,54 atau mengalami penurunan sebesar 8,87%
karena Utang Jangka Panjang Dalam Negeri telah lunas di tahun
2012 dan adanya penurunan pada Utang Jangka Pendek Lainnya.
a. Bagian Lancar Hutang Jangka Panjang Pemerintah Pusat
Saldo Bagian Lancar Hutang Jangka Panjang Dalam Negeri
per 31 Desember 2012 sebesar Rp0,00 karena untuk pinjaman
Eks Loan ADB/IBRD yang belum jatuh tempo telah dilakukan
pelunasan di tahun 2012 berdasarkan Rekonsiliasi antara
Pemerintah Kabupaten Purworejo dengan DP3 Direktorat
Jenderal Lembaga Keuangan Departemen Keuangan Republik
Indonesia tanggal 14 Nopember 2012 yang dituangkan dalam
Berita Acara Rekonsiliasi Nomor 544/PB.4.1/2012 dan
pelunasan dilakukan berdasarkan Surat Bank Jateng Nomor
9293/DT.04.02/2012 tanggal 26 Nopember 2012.

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

162
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Saldo Bagian Lancar Hutang Jangka Panjang Dalam Negeri


per 31 Desember 2012 sebesar Rp0,00 dan per 31 Desember
2011 sebesar Rp110.388.907,54 atau mengalami penurunan
karena Bagian Lancar Hutang Jangka Panjang Dalam Negeri
telah dilunasi pada tahun 2012.
b. Utang Jangka Pendek Lainnya
Saldo Utang Jangka Pendek Lainnya per 31 Desember 2012
sebesar Rp2.796.033.785,50 merupakan Utang Jangka Pendek
Lainnya berupa kewajiban Rumah Sakit Umum Daerah,
kekurangan pembayaran Gaji Pegawai Negeri Sipil di tahun
2012, kewajiban kepada pihak ketiga tahun 2012 yang belum
terselesaikan, dengan rincian sebagai berikut :

Utang Jangka Pendek Lainnya

Saldo per

Saldo per

31 Desember

31 Desember

2012

2011

(Rp)

(Rp)

Kewajiban Rumah Sakit Umum Daerah Saras


1).

Husada

2).

Kekurangan Pembayaran Gaji Tahun 2012

1.754.207.738,00
1.866.305.513,00
246.343.852,00

Kewajiban kepada pihak ketiga yang belum


3).

terselesaikan

31.949.162,00
520.321.654,00

Kewajiban pembayaran klaim Jamkesmas Non


4).

779.144.101,00

392.537.706,00
163.062.766,50

kuota

Jumlah Utang Jangka Pendek Lainnya

2.796.033.785,50

2.957.838.707,00

Adapun rincian SKPD yang memiliki utang jangka pendek


lainnya per 31 Desember 2012 dan per 31 Desember 2011
adalah sebagai berikut :

SKPD

1.

Dinas Pendidikan

2.

Rumah Sakit Umum Daerah

3.

4.

Saldo per

Saldo per

31 Desember

31 Desember

2012

2011

(Rp)

(Rp)

468.937.215,00

663.000,00

1.866.305.513,00

1.754.207.738,00

Dinas Pekerjaan Umum

39.112.220,00

0,00

Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan

25.474.500,00

0,00

163.062.766,50

1.193.831.807,00

Perempuan
Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset

5.

Daerah (PPKD)

6.

Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu

2.300.855,00

0,00

7.

Kecamatan Bruno

2.822.000,00

0,00

8.

Kelurahan Purworejo

1.335.834,00

0,00

9.

Kelurahan Cangkrep lor

1.129.134,00

0,00

10.

Kelurahan Tambakrejo

1.129.134,00

0,00

11.

Kelurahan Pangen Juru Tengah

1.264.472,00

0,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

163
Pemerintah Kabupaten Purworejo

12.

Kelurahan Doplang

1.264.472,00

0,00

13.

Kelurahan Paduroso

3.079.173,00

0,00

13.

Kelurahan Mudal

1.129.134,00

0,00

15.

Kelurahan Baledono

1.674.595,00

0,00

16.

Kelurahan Borokulon

1.129.134,00

0,00

17.

Kelurahan Kledung Karang Dalem

1.129.134,00

0,00

18.

Kelurahan Sucen Juru Tengah

1.374.286,00

0,00

19.

Dinas Pertanian dan Kehutanan

1.652.544,00

0,00

20.

Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan

210.727.670,00

0,00

21.

Badan Kepegaewaian Daerah

Jumlah Utang Jangka Pendek Lainnya

0,00

9.136.162,00

2.796.033.785,50

2.957.838.707,00

Penjelasan lebih lanjut atas Utang Jangka Pendek Lainnya


adalah sebagai berikut :
1). Rumah Sakit Umum Daerah Saras Husada
Kewajiban jangka pendek lainnya di Rumah Sakit Umum
Daerah Saras Husada sebesar Rp1.866.305.513,00
merupakan kewajiban operasional Badan Layanan Umum
Daerah yang pembayarannya menjadi beban Badan
Layanan Umum Daerah Rumah Sakit Umum Daerah
Saras Husada berupa jasa medis dan jasa pelayanan tahun
2012 yang sampai 31 Desember 2012 belum dibayarkan
kepada yang berhak.
Saldo kewajiban jangka pendek lainnya 31 Desember
2012 sebesar Rp1.866.305.513,00 dan 31 Desember 2011
sebesar Rp1.754.207.738,00 mengalami kenaikan sebesar
6,39%.
2). Kekurangan Pembayaran Gaji
Kewajiban jangka pendek lainnya berupa kekurangan
pembayaran Gaji Pegawai Negeri Sipil tahun 2012
sebesar Rp246.343.852,00.
Saldo kewajiban jangka pendek lainnya berupa
kekurangan pembayaran Gaji Pegawai Negeri Sipil per 31
Desember 2012 sebesar Rp246.343.852,00 dan 31
Desember 2011 sebesar Rp779.144.101,00 mengalami
penurunan sebesar 68,38% karena Kewajiban jangka
pendek lainnya berupa kekurangan pembayaran Gaji
Pegawai Negeri Sipil 31 Desember 2011 secara
proporsional lebih besar untuk pembayaran kekurangan
tunjangan beras tahun 2010 dan tahun 2011 karena adanya
perubahan peraturan tunjangan beras sedangkan
penganggaran di SKPD tidak mencukupi atau kurang.
Pencatatan Kewajiban jangka pendek lainnya berupa
kekurangan pembayaran Gaji Pegawai Negeri Sipil per 31
Desember 2012 pada Neraca masing-masing SKPD

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

164
Pemerintah Kabupaten Purworejo

sedangkan pencatatan per 31 Desember 2011 pada Pejabat


Pengelola Keuangan Daerah (PPKD).
Adapun rincian SKPD yang memiliki utang jangka pendek
lainnya berupa kekurangan pembayaran Gaji Pegawai
Negeri Sipil per 31 Desember 2012 dan per 31 Desember
2011 adalah sebagai berikut :

SKPD

Kewajiban

Kewajiban

per

per

31 Desember 2012

31 Desember 2011

(Rp)

(Rp)

1.

Dinas Pendidikan

159.343.231,00

400.891.310,00

2.

Dinas Kesehatan

39.112.220,00

41.545.298,00

3.

Rumah Sakit Umum Daerah

0,00

21.599.488,00

4.

Dinas Pekerjaan Umum

0,00

14.573.318,00

5.

Dinas Pengairan

0,00

9.682.691,00

6.

Badan Perencana Pembangunan Daerah

0,00

20.071.086,00

7.

Dinas Perhubungan, Informasi, Komunikasi dan

0,00

21.415.560,00

Pariwisata
8.

Kantor Lingkungan Hidup

0,00

1.099.844,00

9.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

0,00

4.354.004,00

10.

Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan

25.474.500,00

9.372.920,00

Perempuan
11.

Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial

0,00

7.199.462,00

12.

Kantor Kesbang Politik dan Linmas

0,00

1.965.012,00

13.

Satuan Polisi Pamong Praja

0,00

4.059.878,00

14.

Sekretariat Daerah

0,00

13.933.878,00

15.

Sekretariat DPRD

0,00

2.568.908,00

16.

Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset

0,00

6.054.613,00

0,00

2.852.084,00

Daerah
17.

Inspektorat

18.

Badan Kepegawaian Daerah

19.

Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu

20.
21.

0,00

2.448.443,00

2.300.855,00

5.760.447,00

Kecamatan Grabag

0,00

19.659.276,00

Kecamatan Ngombol

0,00

3.933.153,00

22.

Kecamatan Purwodadi

0,00

16.727.540,00

23.

Kecamatan Bagelen

0,00

2.180.913,00

24.

Kecamatan Kaligesing

0,00

2.165.268,00

25.

Kecamatan Purworejo

0,00

1.806.998,00

26.

Kecamatan Banyuurip

0,00

2.623.667,00

27.

Kecamatan Bayan

0,00

2.747.262,00

28.

Kecamatan Kutoarjo

0,00

2.112.075,00

29.

Kecamatan Butuh

0,00

3.351.159,00

30.

Kecamatan Pituruh

0,00

3.363.675,00

31.

Kecamatan Kemiri

0,00

3.047.646,00

32.

Kecamatan Bruno

2.822.000,00

2.080.040,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

165
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Kewajiban
SKPD

Kewajiban

per

per

31 Desember 2012

31 Desember 2011

(Rp)

(Rp)

33.

Kecamatan Gebang

0,00

5.120.609,00

34.

Kecamatan Loano

0,00

15.884.096,00

35.

Kecamatan Bener

36.

Kelurahan Purworejo

37.
38.
39.

Kelurahan Cangkrep Kidul

40.

Kelurahan Cangkrep Lor

41.

Kelurahan Tambakrejo

1.129.134,00

671.171,00

42.

Kelurahan Pangen Juru Tengah

1.264.472,00

1.687.392,00

43.

Kelurahan Doplang

1.264.472,00

442.754,00

44.

Kelurahan Sindurjan

0,00

455.270,00

45.

Kelurahan Paduroso

3.079.173,00

594.066,00

46.

Kelurahan Mranti

0,00

3.683.965,00

47.

Kelurahan Mudal

1.129.134,00

431.802,00

48.

Kelurahan Keseneng

0,00

409.899,00

49.

Kelurahan Baledono

1.674.595,00

320.723,00

50.

Kelurahan Boro Kulon

1.129.134,00

519.414,00

51.

Kelurahan Kledung Kradenan

0,00

549.068,00

52.

Kelurahan Kledung Karang Dalem

1.129.134,00

488.124,00

53.

Kelurahan Sucen Juru Tengah

1.374.286,00

624.236,00

54.

Kelurahan Kutoarjo

0,00

544.446,00

55.

Kelurahan Katerban

0,00

553.833,00

56.

Kelurahan Bayem

0,00

605.462,00

57.

Kelurahan Semawung Kembaran

0,00

2.127.101,00

58.

Kelurahan Semawung Daleman

0,00

486.560,00

59.

Kelurahan Bandung

0,00

2.244.218,00

60.

Kelurahan Lugosobo

0,00

569.478,00

61.

Badan Pelaksana Ketahanan Pangan dan Penyuluh

0,00

9.213.341,00

0,00

2.345.186,00

1.335.834,00

255.014,00

Kelurahan Pangenrejo

0,00

619.542,00

Kelurahan Kedungsari

0,00

897.068,00

0,00

2.729.465,00

1.129.134,00

364.529,00

Pertanian
62.

Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa

0,00

2.313.896,00

63.

Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah

0,00

1.722.515,00

64.

Dinas Pertanian dan Kehutanan

1.652.544,00

5.121.512,00

65.

Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan

0,00

45.572.373,00

66.

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi

0,00

11.729.057,00

Jumlah Kewajiban Kekurangan Pembayaran Gaji

3). Kewajiban

Kepada

246.343.852,00

Pihak

Ketiga

779.144.101,00

Yang

Belum

Terselesaikan
Kewajiban jangka pendek berupa kewajiban kepada pihak
ketiga yang belum terselesaikan sebesar Rp520.321.654,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

166
Pemerintah Kabupaten Purworejo

merupakan kewajiban atas pelaksanaan kegiatan yang


pada 31 Desember 2012 masih dalam penyelesaian.
Pada 31 Desember 2011 tidak terdapat kewajiban kepada
pihak ketiga yang belum terselesaikan.
Adapun rincian SKPD yang memiliki kewajiban kepada
pihak ketiga yang belum terselesaikan per 31 Desember
2012 adalah :
Saldo Per
31 Desember 2012

SKPD
a.
b.

(Rp)
309.593.984,00
210.727.670,00

Dinas Pendidikan
Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan

Jumlah Kewajiban Kepada Pihak Ketiga

a.

No

Nama Pekerjaan

1.

Rehabilitasi Berat Paket V


(SMP N 14 Purworejo)
2.
Rehabilitasi Sedang Paket III
(SMP N 9, 15 dan 33
Purworejo)
3.
Rehabilitasi Sedang Paket V
(SMP N 23 Purworejo)
Jumlah Kewajiban Yang Belum Dibayar

Penyedia
CV Karya Putra
Utama
CV Bangun

CV Bangun

520.321.654,00

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan


Saldo kewajiban jangka pendek berupa kewajiban
kepada pihak ketiga yang belum terselesaikan di Dinas
Pendidikan
dan
Kebudayaan
sebesar
Rp309.593.984,00
merupakan
kewajiban
atas
pelaksanaan belanja berupa :
Nilai Kontrak
(Rp)
170.239.000,00

Nilai Fisik
(Rp)
163.667.775,00

Tlh Dibayar
(Rp)
51.071.700,00

Hutang
(Rp)
112.596.075,00

209.732.000,00

187.908.417,00

62.919.600,00

124.988.817,00

125.525.000,00

109.666.592,00

37.657.500,00

72.009.092,00

505.496.000,00

461.242.784,00

151.648.800,00

309.593.984,00

Atas kekurangan pembayaran ini akan dialokasikan


pembayarannya di APBD Perubahan 2013.
Pada 31 Desember 2011 di Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan tidak terdapat kewajiban kepada pihak
ketiga yang belum terselesaikan.
b. Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan
Saldo kewajiban jangka pendek berupa kewajiban
kepada pihak ketiga yang belum terselesaikan di Dinas
Kelautan, Perikanan dan Peternakan sebesar
Rp231.519.400,00
merupakan
kewajiban
atas
pelaksanaan belanja berupa :
No
1.

Nama Pekerjaan

Jasa Konsultan Pengawasaan Teknis


Pengadaan Prasarana Perikanan
Tangkap
2.
Pembangunan
Rumah
Jaring
Pengadaan Prasarana Perikanan
Tangkap
Jumlah Kewajiban Yang Belum Dibayar

Penyedia
CV
Dharma
Cipta
CV Sari
Deling

Nilai Kontrak
(Rp)
8.932.000,00

Nilai Fisik
(Rp)
8.363.925,00

Tlh Dibayar
(Rp)
0,00

Hutang
(Rp)
8.363.925,00

317.982.000,00

297.758.345,00

95.394.600,00

202.363.745,00

326.914.000,00

306.122.270,00

95.394.600

210.727.670,00

Atas kekurangan pembayaran ini akan dialokasikan


pembayarannya di APBD Perubahan 2013.

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

167
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Pada 31 Desember 2011 di Dinas Kelautan, Perikanan


dan Peternakan tidak terdapat kewajiban kepada pihak
ketiga yang belum terselesaikan.
4). Kewajiban Atas Pembayaran Klaim Jamkesmas Non
Kuota Tahun Anggaran 2012
Saldo kewajiban atas pembayaran klaim Jamkesmas Non
Kuota Tahun Anggaran 2012 sebesar Rp163.062.766.50
merupakan kewajiban pembayaran klaim biaya
penggantian pelayanan kesehatan untuk Masyarakat
Miskin Jamkesmas Non Kuota yang belum terbayarkan
sampai 31 Desember 2012 karena belum selesainya
verifikasi oleh Tim di Dinas Kesehatan.
Atas
kewajiban
tersebut,
dianggarkan
kembali
menggunakan APBD Tahun Anggaran 2013 pada kegiatan
di Dinas Kesehatan dan akan direalisasikan setelah
Keputusan Bupati yang mengatur tentang Daftar Bantuan
Sosial Jamkesmas Non Kuota diterbitkan.
Saldo kewajiban jangka pendek lainnya per 31 Desember
2012 sebesar Rp163.062.766.50 dan 31 Desember 2011
sebesar Rp392.537.706,00 mengalami penurunan sebesar
58,46% karena sesuai tagihan yang belum dibayar dan
telah diverifikasi oleh Tim Verifikasi di Dinas Kesehatan
Adapun rincian klaim Jamkesmas Non Kuota yang belum
dibayar per 31 Desember 2012 dan per 31 Desember 2011,
kepada :

No

Nama Penerima

Klaim Perorangan

RSUP DR Sardjito Yogyakarta

RSUP Dr. Kariadi Semarang

RSJ dr Soeroyo Magelang

5
6.
7.

RSO Prof.Dr. Soeharso Surakarta


RS Jantung dan Pembuluh Darah Harapan Kita
Jakarta
RSUD Margono Soekarjo Purwokerto
JUMLAH

Saldo per

Saldo per

31 Desember

31 Desember

2012

2011

(Rp)

(Rp)

12.834.000,00

0,00

131.502.998,00

354.254.306,00

3.000.000,00

0,00

12.725.768,50

27.783.400,00

3.000.000,00

0,00

0,00

7.500.000,00

0,00

3.000.000,00

163.062.766,50

392.537.706,00

Selain kewajiban jangka pendek tersebut, per 31


Desember 2012 Pemerintah Kabupaten Purworejo masih
memiliki kewajiban lain yang tidak masuk dalam
klasifikasi kewajiban jangka pendek. Hal ini dikarenakan
kewajiban tersebut digunakan untuk membayar klaim

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

168
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Jamkesmas non kuota pada BLUD RSUD Saras Husada


dan
pada
puskesmas
dengan
total
sebesar
Rp292.112.668,50 dengan rincian sebagai berikut:
No

Nama Penerima

Jumlah (Rp)

BLUD RSUD Saras Husada

280.681.887,00

Puskesmas Cangkrep

5.573.275,00

Puskesmas Loano

1.691.781,50

Puskesmas Ngombol

131.450,00

Puskesmas Bruno

716.750,00

Puskesmas Kemiri

707.500,00

Puskesmas Semawung Daleman

850.000,00

Puskesmas Kutoarjo

Puskesmas Pituruh

244.250,00
1.515.775,00

Jumlah

292.112.668,50

Atas kewajiban ini akan dilakukan pembayarannya


melalui kegiatan di Dinas Kesehatan Tahun 2013.
2. Kewajiban Jangka Panjang
Akun ini menggambarkan jumlah kewajiban daerah yang jatuh
tempo lebih dari satu tahun sejak tanggal 31 Desember 2012 dan
31 Desember 2011, dengan saldo sebagai berikut:
Kewajiban Jangka Panjang :

2012

2011

(Rp)

(Rp)

Hutang Penerusan Pinjaman No.SLA


845/DP3/1996

Jumlah Kewajiban Jangka Panjang

0,00

386.361.176,35

0,00

386.361.176,35

Pinjaman tersebut didasarkan atas Perjanjian Penerusan Pinjaman


antara Pemerintah RI dengan Pemerintah Kabupaten Purworejo
Nomor : SLA-841/DP3/1996. Sumber dana pinjaman tersebut
berasal dari Asian Development Bank (ADB) sesuai Loan
Agreement Nomor : 1198- INO tanggal 10 Februari 1993 antara
Pemerintah RI dengan ADB. Hutang jangka panjang ini sesuai
skedul akan jatuh tempo pada tanggal 20 Januari 2016.
Saldo kewajiban jangka panjang per 31 Desember 2012 sebesar
Rp0,00 bila dibandingkan dengan saldo kewajiban jangka panjang
per 31 Desember 2011 sebesar Rp386.361.176,35 mengalami
penurunan sebesar Rp386.361.176,35 karena telah dilakukan
pelunasan berdasarkan Cut Off Date Pelunasan tanggal 30
Nopember 2012 sebesar Rp386.361.176,00. Realisasi pelunasan
hutang jangka panjang atas Eks Loan ADB/IBRD yang belum
jatuh tempo berdasarkan Rekonsiliasi antara Pemerintah
Kabupaten Purworejo dengan DP3 Direktorat Jenderal Lembaga
Keuangan Departemen Keuangan Republik Indonesia tanggal 14
Nopember 2012 yang dituangkan dalam Berita Acara Rekonsiliasi
Nomor 544/PB.4.1/2012 dan pembayaran dilakukan berdasarkan

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

169
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Surat Bank Jateng Nomor 9293/DT.04.02/2012 tanggal 26


Nopember 2012.
5.1.3 Ekuitas Dana
Akun ini menggambarkan jumlah kekayaan bersih Pemerintah
Kabupaten Purworejo, meliputi Ekuitas Dana Lancar (EDL), Ekuitas
Dana Investasi (EDI) dan Ekuitas Dana Cadangan (EDC). Saldo per 31
Desember 2012 dan 2011 dapat dirinci sebagai berikut :
2012

Uraian

2011

(Rp)
a.

Ekuitas Dana Lancar (EDL)

b.

Ekuitas Dana Investasi (EDI)

c.

Ekuitas Dana Cadangan (EDC)


Jumlah Ekuitas Dana

(Rp)

166.958.615.417,12

134.626.464.378,20

1.750.764.430.787,65

1.491.578.481.208,65

3.100.414.113,00

1.000.000.000,00

1.920.823.460.317,77

1.627.204.945.586,85

Saldo-saldo akun ekuitas dana per 31 Desember 2012 sebesar


Rp1.920.823.460.317,77
dan
31
Desember
2011
sebesar
Rp1.627.204.945.586,85 atau mengalami kenaikan sebesar 18,04%.
Kenaikan didukung oleh kenaikan setiap pos equitas, yaitu kenaikan
equitas Ekuitas Dana Lancar (EDL) sebesar 24,02%, equitas Ekuitas
Dana Investasi (EDI) 17,38% sebesar dan equitas Ekuitas Dana
Cadangan (EDC) sebesar 210,04%.
Saldo-saldo akun ekuitas dana per 31 Desember 2012 dan 31 Desember
2011 tersebut dapat dijelaskan sebagai berikut :
a. Ekuitas Dana Lancar (EDL) :

2012

2011

(Rp)

(Rp)

145.739.703.235,00

115.795.161.775,00

6.813.437.022,46

7.050.257.581,50

1)

Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA)

2)

Cadangan Piutang

3)

Cadangan Persediaan

17.201.508.945,16

14.822.506.636,24

Dana yang Hrs Disediakan utk Pmbyr Hutang Jangka Pendek

(2.796.033.785,50)

(3.045.414.614,54)

0,00

3.953.000,00

166.958.615.417,12

134.626.464.378,20

4)
5)

Pendapatan yang Ditangguhkan

Jumlah Ekuitas Dana Lancar (EDL)

Saldo-saldo akun Ekuitas Dana Lancar (EDL) per 31 Desember 2012


sebesar Rp166.958.615.417,12 dan 31 Desember 2011 sebesar
Rp134.626.464.378,20 atau mengalami kenaikan sebesar 24,02%.
Kenaikan Ekuitas Dana Lancar (EDL) selaras dengan kenaikan Aset
Lancar atau secara akumulasi karena adanya kenaikan pada 2 (dua) pos
yaitu pos Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) sebesar 25,86%, pos
Cadangan Piutang sebesar 16,05% dan pos Cadangan Persediaan sebesar
16,05%, sedangkan penurunan pada 2 (dua) pos yaitu pos Cadangan
Piutang sebesar 3,36% dan Dana yang Harus Disediakan untuk
Pembayaran Hutang Jangka Pendek sebesar 8,19% dan pengurangan
pada 1(satu) pos yaitu pos Pendapatan yang Ditangguhkan.
Adapun penjelasan lebih lanjut atas Ekuitas Dana Lancar (EDL) adalah
sebagai berikut :
x Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2012
sebesar Rp145.739.703.235,00 berasal dari realisasi Pendapatan

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

170
Pemerintah Kabupaten Purworejo

x
b.

Daerah TA 2012 dikurangi Belanja Daerah Tahun Anggaran 2012


dan Pembiayaan Netto Tahun Anggaran 2012.
Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2012
sebesar Rp145.739.703.235,00 dibanding dengan Sisa Lebih
Pembiayaan Anggaran (SILPA) Tahun Anggaran 2011 sebesar
Rp115.795.161.775,00 atau mengalami kenaikan sebesar 25,86%
karena adanya pelampauan pendapatan dan sisa belanja serta adanya
pelampauan Pembiayaan Netto di Tahun Anggaran 2012.
Cadangan
Piutang
per
31
Desember
2012
sebesar
Rp6.813.437.022,46 merupakan kontra pos rekening Piutang dan
Piutang Lain-lain setelah dikurangi Penyisihan Piutang Tidak
Tertagih.
Cadangan
Piutang
per
31
Desember
2012
sebesar
Rp6.813.437.022,46 dibanding dengan Cadangan Piutang per 31
Desember 2011 sebesar Rp7.050.257.581,50 mengalami kenaikan
sebesar 3,36% atau sebanding dengan kenaikan Piutang dan Piutang
Lain-lain.
Cadangan
Persediaan
Tahun
Anggaran
2012
sebesar
Rp17.201.508.945,16 merupakan kontra pos rekening Persediaan.
Cadangan Persediaan per 31 Desember 2012 sebesar
Rp17.201.508.945,16 dibanding dengan Cadangan Persediaan per
31 Desember 2011
sebesar Rp14.822.506.636,24 mengalami
kenaikan sebesar 16,05% atau sebanding dengan kenaikan
Persediaan.
Dana Yang Harus Disediakan Untuk Pembayaran Hutang Jangka
Pendek Tahun Anggaran 2012 sebesar (Rp2.796.033.785,50)
merupakan kontra pos rekening Utang Jangka Pendek sebesar
Rp2.796.033.785,50.
Dana Yang Harus Disediakan Untuk Pembayaran Hutang Jangka
Pendek per 31 Desember 2012 sebesar (Rp Rp2.796.033.785,50)
dibanding dengan Cadangan Piutang per 31 Desember 2011 sebesar
Rp(Rp3.045.414.614,54) mengalami penurunan sebesar 8,19% atau
sebanding dengan penurunan Hutang Jangka Pendek
Pada 31 Desember 2012 tidak terdapat Pendapatan Ditangguhkan
karena tidak ada Penerimaan Bendahara Penerima yang belum
disetorkan ke Kas Daerah, sehingga bila dibandingkan dengan
Pendapatan Ditangguhkan 31 Desember 2011 yang sebesar
Rp3.953.000,00 mengalami penurunan.
Ekuitas Dana Investasi (EDI)
2012

Ekuitas Dana Investasi (EDI) :

2011

(Rp)
1)

Diinvestasikan dalam Investasi Jangka Panjang

2)

Diinvestasikan dalam Aset Tetap

3)

Diinvestasikan dalam Aset Lainnya

4)

Dana yang Hrs Disediakan utk Pmbyr Htg Jgk Pjg


Jumlah Ekuitas Dana Investasi (EDI)

(Rp)

58.985.820.215,03

47.287.234.753,33

1.669.439.033.320,60

1.422.916.461.384,71

22.339.577.252,02

21.726.783.837,96

0,00

(386.361.176,35)

1.750.764.430.787,65

1.491.578.481.208,65

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

171
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Saldo-saldo akun Ekuitas Dana Investasi (EDI) per 31 Desember


2012 sebesar Rp1.750.764.430.787,65 dan 31 Desember 2011
sebesar Rp1.491.578.481.208,65 atau mengalami kenaikan sebesar
17,38%. Kenaikan Ekuitas Dana Lancar Investasi (EDI) selaras
dengan kenaikan pos Diinvestasikan dalam Investasi atau secara
akumulasi karena adanya kenaikan pada 3 (tiga) pos yaitu pos
Diinvestasikan dalam Investasi Jangka Panjang sebesar 22,05%, pos
Aset Tetap sebesar 17,33% dan Diinvestasikan dalam Aset Lainnya
sebesar 2,82%. Sedangkan pengurangan pada 1(satu) pos yaitu pos
Dana yang Harus Disediakan untuk Pembayaran Hutang Jangka
Panjang
x

Diinvestasikan Dalam Investasi Jangka Panjang per 31 Desember


2012 sebesar Rp58.985.820.215,03 merupakan kontra pos atas
rekening Investasi Jangka Panjang.
Diinvestasikan Dalam Investasi Jangka Panjang per 31 Desember
2012 sebesar Rp58.985.820.215,03 dan 31 Desember 2011 sebesar
Rp47.287.234.753,33 atau mengalami kenaikan sebesar 24,74%,
selaras dengan kenaikan Investasi Jangka Panjang

Diinvestasikan Dalam Aset Tetap per 31 Desember 2012 sebesar


Rp1.669.439.033.320,60 merupakan kontra pos atas rekening Aset
Tetap berupa Tanah, Peralatan dan Mesin, Gedung dan Bangunan,
Jalan, Jaringan dan Instalasi, Aset Tetap Lainnya serta Konstruksi
dalam pengerjaan.
Diinvestasikan Dalam Aset Tetap per 31 Desember 2012 sebesar
Rp1.669.439.033.320,60
dan 31 Desember 2011 sebesar
Rp1.422.916.461.384,71 atau mengalami kenaikan sebesar 17,33%,
selaras dengan kenaikan Aset Tetap

Diinvestasikan Dalam Aset Lainnya per 31 Desember 2012 sebesar


Rp22.339.577.252,02 merupakan kontra pos atas Aset Lainnya
terdiri dari Kemitraan Dengan Pihak Ketiga, Aset Tidak Berwujud
dan Aset Lain-lain.
Diinvestasikan Dalam Aset Lainnya per 31 Desember 2012 sebesar
Rp22.339.577.252,02
dan
31
Desember
2011
sebesar
Rp21.761.146.246,96 atau mengalami kenaikan sebesar 2,66%,
selaras dengan kenaikan Aset Lain-lain.

Dana Yang Harus Disediakan Untuk Pembayaran Hutang Jangka


Panjang per 31 Desember 2012 sebesar Rp0,00 merupakan kontra
pos atas rekening Hutang Jangka Panjang.
Dana Yang Harus Disediakan Untuk Pembayaran Hutang Jangka
Panjang per 31 Desember 2012 sebesar Rp0,00 dan per 31
Desember 2011 sebesar Rp386.361.176,35 atau mengalami
penurunan sebesar Rp386.361.176,35 karena adanya pelunasan
Hutang Jangka Panjang

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

172
Pemerintah Kabupaten Purworejo
x

c.

Ekuitas Dana Cadangan

Ekuitas Dana Cadangan (EDC) :


1)

2012

2011

(Rp)

(Rp)

Cadangan Dana Untuk persiapan pilkada 2012

3.100.414.113,00

1.000.000.000,00

Jumlah (EDC)

3.100.414.113,00

1.000.000.000,00

Ekiutas Dana Cadangan merupakan Kontra pos atas Dana Cadangan


untuk persiapan Pilkada per 31 Desember 2012 sebesar
Rp3.100.414.113,00
Saldo Ekiutas Dana Cadangan per 31 Desember 2012 sebesar
Rp3.100.414.113,00 dan per 31 Desember 2011 sebesar
Rp1.000.000.000,00 atau mengalami kenaikan sebesar 210,04%
karena adanya penambahan pembentukan dana cadangan.

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

173
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Penjelasan Pos-Pos Laporan Realisasi Anggaran


5.2

Rincian dan Penjelasan Masing-masing Pos Laporan Realisasi Anggaran


5.2.1 Pendapatan
Merupakan Pendapatan periode 1 Januari sampai dengan 31 Desember
2012. Pendapatan Daerah Kabupaten Purworejo meliputi Pendapatan
Asli Daerah (PAD), Pendapatan Transfer, dan Lain-lain Pendapatan
yang Sah, dengan anggaran dan realisasi dalam TA 2012 dan 2011
sebagai berikut :
Pendapatan

1.
2.
3.

Pendapatan Asli
Daerah (PAD)
Pendapatan Transfer
Lain-lain Pendapatan
yang Sah

Jumlah Pendapatan Daerah

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

91.866.119.724,00

98.262.003.374,00

88.941.781.923,00

1.060.855.120.196,00

1.068.785.597.793,00

921.827.155.857,00

895.975.866,00

895.975.859,00

2.306.429.234,00

1.153.617.215.786,00

1.167.943.577.026

1.013.075.367.014,00

Realisasi
Pendapatan
Daerah
TA
2012
sebesar
Rp1.167.943.577.026,00 atau 101,24% dari anggarannya sebesar
Rp1.153.617.215.786,00, belum termasuk di dalamnya penerimaan
yang berasal dari sektoral maupun dari berbagai sumber yang
langsung diterima SKPD tanpa melalui mekanisme APBD maupun
ke Rekening Kas Umum Daerah. Laporan atas Tugas Pembantuan
dan Urusan Bersama (TP-UB) serta Laporan atas Keuangan Sekolah
se Kabupaten Purworejo akan kami sajikan sebagai lampiran laporan
ini.
Realisasi
Pendapatan
Daerah
TA
2012
sebesar
Rp1.167.943.577.026,00 mengalami kenaikan sebesar 15,29% dari
realisasi Pendapatan Daerah TA 2011 yang sebesar
Rp1.013.075.367.014,00 terutama didukung oleh kenaikan
Pendapatan Transfer yang mengalami kenaikan sebesar 15,94% dan
kenaikan Pendapatan Asli Daerah mengalami kenaikan sebesar
10,48%, sedangkan untuk Lain-lain Pendapatan yang Sah mengalami
penurunan sebesar 61,15% karena adanya reklasifikasi pos Bantuan
Keuangan dari Provinsi dari akun Lain-lain Pendapatan yang Sah ke
Pendapatan Transfer. Kenaikan secara umum karena adanya
peningkatan pendapatan Transfer dari Dana Perimbangan atau
dengan kata lain Pendapatan Asli Daerah belum mendukung secara
signifikan dan belum dapat diandalkan untuk menopang seluruh
belanja daerah.
Adapun realisasi masing-masing akun pendapatan daerah, dapat
dijelaskan sebagai berikut :

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

174
Pemerintah Kabupaten Purworejo

1. Pendapatan Asli Daerah (PAD)


Akun ini menggambarkan realisasi Pendapatan Asli Daerah
(PAD) untuk periode Tahun Anggaran 2012, dengan rincian pos
dan jumlah anggaran dan realisasi PAD Tahun Anggaran 2012
dan Tahun Anggaran 2011 sebagai berikut :
Anggaran

Pendapatan Asli Daerah


A.

Pajak Daerah

B.

Retribusi Daerah

C.

Hasil

Pengelolaan

Kekayaan

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

10.692.797.000,00

12.114.227.362,00

12.014.216.022,00

15.198.851.812,00

14.620.639.262,00

12.202.193.560,00

3.120.004.660,00

3.120.004.597,00

2.849.829.486,00

62.854.466.252,00

68.407.132.153,00

61.875.542.855,00

91.866.119.724,00

98.262.003.374,00

88.941.781.923,00

Daerah yang Dipisahkan


D.

Lain-lain PAD yang Sah

Jumlah Pendapatan Asli Daerah (PAD)

Realisasi
PAD
Tahun
Anggaran
2012
sebesar
Rp98.262.003.374,00 atau 106,96% dari anggarannya sebesar
Rp91.866.119.724,00.
Realisasi
PAD
Tahun
Anggaran
2012
sebesar
Rp98.262.003.374,00 atau mengalami kenaikan sebesar 10,48%
dari Realisasi PAD Tahun Anggaran 2011 yang sebesar
Rp88.941.781.923,00 terutama didukung oleh capaian Retribusi
Daerah yang mengalami kenaikan sebesar 19,82% dari
Pendapatan Retribusi Daerah tahun 2011. Kenaikan secara
umum karena telah dilakukan upaya optimalisasi potensi,
intensifikasi oleh petugas serta kesadaran masyarakat yang
semakin meningkat.
Realisasi masing-masing akun PAD, dapat dijelaskan sebagai
berikut :
a. Pajak Daerah
Pajak Daerah merupakan PAD yang pemungutannya
berdasarkan Peraturan Daerah (Perda). Pajak Daerah
Kabupaten Purworejo dipungut dengan azas Self Assessment
dan Official Assesment serta dikelola oleh DPPKAD.
Realisasi pendapatan pajak daerah Tahun Anggaran 2012
sebesar Rp12.114.227.362,00 atau mencapai 113,29% dari
anggarannya sebesar Rp10.692.797.000,00.
Realisasi pendapatan Pajak Daerah Tahun Anggaran 2012
sebesar Rp12.114.227.362,00 mengalami kenaikan sebesar
0,83% dari pendapatan Pajak Daerah Tahun Anggaran 2011
yang sebesar Rp12.014.216.022,00. Kenaikan yang relatif
rendah dari tahun 2011 karena adanya jenis Pajak Daerah
yang sulit diprediksi realisasinya.
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

175
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Rincian anggaran dan realisasi pendapatan pajak daerah


Tahun Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran 2011 dapat
diuraikan sebagai berikut :
Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

Pajak Daerah

1)

Pajak Hotel

235.000.000,00

255.520.857,00

219.950.650,00

2)

Pajak Restoran

905.000.000,00

1.139.858.897,00

980.298.557,00

3)

Pajak Hiburan

47.300.000,00

46.053.000,00

43.804.000,00

4)

Pajak Reklame

215.000.000,00

248.085.750,00

251.807.750,00

5)

Pajak Penerangan Jalan

8.016.961.000,00

8.529.676.831,00

8.168.059.379,00

25.000.000,00

25.483.250,00

100.648.908,00

16.436.000,00

16.750.100,00

16.436.000,00

129.000.000,00

156.227.233,00

120.487.408,00

51.000.000,00

45.090.500,00

61.282.500,00

1.052.100.000,00

1.651.480.944,00

2.051.440.870,00

10.692.797.000,00

12.114.227.362,00

12.014.216.022,00

6)

Pajak Mineral Bukan Logam


dan Batuan

7)

Pajak Parkir

8)

Pajak Air Tanah

9)
10)

Pajak Pengusahaan Sarang


Burung Walet
BPHTB

Jumlah pendapatan pajak daerah

Rincian lebih lanjut atas anggaran dan realisasi masingmasing Pajak Daerah dapat diuraikan sebagai berikut :
1) Pajak Hotel
Pemungutan pajak hotel berdasarkan Peraturan Daerah
Kabupaten Purworejo Nomor 8 Tahun 2010 dengan tarif
pengenaan sebesar 10% dari jumlah pembayaran yang
dilakukan pelanggan kepada hotel.
Penerimaan Pajak Hotel Tahun Anggaran 2012 dengan
target sebesar Rp235.000.000,00, realisasi mencapai
108,73% atau sebesar Rp255.520.857,00.
Realisasi penerimaan Pajak Hotel Tahun Anggaran 2012
sebesar Rp255.520.857,00 atau mengalami kenaikan
sebesar 16,17% dari penerimaan Pajak Hotel Tahun
Anggaran 2011 sebesar Rp219.950.650,00, terutama
berasal dari Pajak atas Hotel Bintang Satu yang
mengalami kenaikan sebesar 53,37% karena adanya
peningkatan tingkat hunian hotel.
Adapun rincian dan perbandingan anggaran dan
realisasi Penerimaan Pajak Hotel Tahun Anggaran 2012
dan Tahun Anggaran 2011 adalah sebagai berikut :
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

176
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Pajak Hotel :
a)

Hotel Bintang Satu

b)

Hotel Melati Tiga

c)

Losmen/Penginapan dll

Jumlah pendapatan pajak


Hotel

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

45.000.000,00

46.433.500,00

30.275.000,00

125.000.000,00

140.465.152,00

127.915.900,00

65.000.000,00
235.000.000,00

68.622.205,00

61.759.750,00

255.520.857,00

219.950.650,00

Realisasi masing-masing Pajak Hotel dapat dijelaskan


sebagai berikut :
a). Hotel Bintang Satu
Realisasi untuk Pajak atas Hotel Bintang Satu Tahun
Anggaran
2012
dari
anggaran
sebesar
Rp45.000.000,00
dapat
dicapai
sebesar
Rp46.433.500,00 atau 103,19%. Pelampauan target ini
dikarenakan intensifikasi dan tingkat hunian hotel
selama tahun 2012 yang mengalami peningkatan.
Jumlah Wajib Pajak atas Hotel Bintang Satu sebanyak
1 (Satu) Wajib Pajak dan telah melaksanakan
pembayaran Pajak Hotel.
Sedangkan realisasi untuk Pajak atas Hotel Bintang
Satu
di
Tahun
Anggaran
2012
sebesar
Rp46.433.500,00 mengalami kenaikan sebesar
53,37% dari realisasi penerimaan Pajak atas Hotel
Bintang Satu di Tahun Anggaran 2011 yang sebesar
Rp30.275.000,00 karena adanya kenaikan tingkat
hunian hotel.
b). Hotel Melati Tiga
Realisasi untuk Pajak atas Hotel Melati Tiga di Tahun
Anggaran
2012
dari
anggaran
sebesar
Rp125.000.000,00
dapat
dicapai
sebesar
Rp140.465.152,00 atau 112,37%. Pelampauan target
ini karena intensifikasi dan tingkat hunian hotel
selama tahun 2012 yang mengalami peningkatan.
Jumlah Wajib Pajak atas Hotel Melati Tiga sebanyak
7 Wajib Pajak dan seluruhnya telah membayar Pajak
Hotel .
Sedangkan realisasi untuk Pajak atas Hotel Melati
Tiga
di
Tahun
Anggaran
2012
sebesar
Rp140.465.152,00 mengalami kenaikan sebesar
9,81% dari realisasi penerimaan Pajak atas Hotel
Melati Tiga di Tahun Anggaran 2011 yang sebesar
Rp127.915.900,00 karena adanya kenaikan tingkat
hunian hotel.
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

177
Pemerintah Kabupaten Purworejo

c). Losmen/Penginapan dan Lain-lain


Realisasi untuk Pajak atas Losmen/Penginapan dan
lain-lain di Tahun Anggaran 2012 dari anggaran
sebesar Rp65.000.000,00 dapat dicapai sebesar
Rp68.622.205,00 atau 105,57%. Pelampauan target ini
karena intensifikasi dan tingkat hunian hotel selama
tahun 2012 yang mengalami peningkatan. Jumlah
Wajib Pajak atas Losmen/Penginapan sebanyak 7
Wajib Pajak dan seluruhnya telah melaksanakan
pembayaran Pajak Hotel.
Realisasi untuk Pajak atas Losmen/Penginapan dan
lain-lain di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp68.622.205,00 mengalami kenaikan sebesar
11,11% dari realisasi penerimaan Pajak atas
Hotel/Penginapan dan Lain-lain di Tahun Anggaran
2011 yang sebesar Rp61.759.750,00 karena adanya
kenaikan tingkat hunian hotel.
2). Pajak Restoran
Pemungutan pajak restoran berdasarkan Peraturan
Daerah Kabupaten Purworejo Nomor 10 Tahun 2010
dengan tarif pengenaan sebesar 10% dari jumlah
pembayaran konsumen yang dilakukan kepada restoran.
Sedangkan dari target penerimaan Pajak Pedagang Kaki
Lima
di
Tahun
Anggaran
2012
sebesar
Rp905.000.000,00
dapat
direalisasikan
sebesar
Rp1.139.858.897,00 atau mencapai 125,95%.
Realisasi untuk Pajak Restoran di Tahun Anggaran 2012
sebesar Rp1.139.858.897,00 mengalami kenaikan
sebesar 16,28% dari realisasi penerimaan Pajak Restoran
di
Tahun
Anggaran
2011
yang
sebesar
Rp980.298.557,00 terutama berasal dari Pajak Katering
yang naik sebesar 3,17%, serta adanya penambahan pos
penerimaan Pajak Restoran yang dicatat terpisah dengan
Pajak Katering (Tahun Anggaran 2011 pencatatan Pajak
Restoran menjadi satu pada Pajak Katering).
Adapun rincian anggaran dan realisasi Tahun Anggaran
2012 dan realisasi tahun 2011 adalah sebagai berikut :
Pajak Restoran

Anggaran
(Rp)

Realisasi 2012
(Rp)

Realisasi 2011
(Rp)

a)

Restoran

230.000.000,00

132.717.975,00

0,00

b)

Katering

600.000.000,00

929.927.422,00

901.391.557,00

c)

Pedagang Kaki Lima

75.000.000,00

77.213.500,00

78.907.000,00

1.139.858.897,00

980.298.557,00

Jumlah pendapatan pajak


Restoran

905.000.000,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

178
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Realisasi masing-masing Pajak Restoran dapat dijelaskan


sebagai berikut :
a) Restoran
Realisasi untuk Pajak atas Restoran di Tahun
Anggaran
2012
dari
anggaran
sebesar
Rp230.000.000,00
dapat
dicapai
sebesar
Rp132.717.975,00 atau 57,70%. Pajak Restoran
diperoleh berdasarkan SSPD yang diisi oleh Wajib
Pajak dan disetor ke Kas Daerah.
Tidak tercapainya target karena sebagian Wajib Pajak
Restoran juga sebagai Wajib Pajak Katering. Sehingga
Wajib Pajak Restoran tidak mau membayar dua kali
dan sebagian wajib pajak tidak mengisi sesuai
omsetnya.
Jumlah Wajib Pajak Restoran yang terdaftar ada 315
Wajib Pajak, yang melaksanakan pembayaran 290
Wajib Pajak.
Realisasi untuk Pajak atas Restoran di Tahun
Anggaran 2012 sebesar Rp132.717.975,00 dan di
Tahun Anggaran 2011 sebesar Rp0,00 karena
pencatatan penerimaan Pajak Restoran di tahun 2011
digabung menjadi satu dengan penerimaan Pajak
Katering
b) Katering
Realisasi untuk Pajak atas Katering di Tahun
Anggaran
2012
dari
anggaran
sebesar
Rp600.000.000,00
dapat
dicapai
sebesar
Rp929.927.422,00 atau 154,99%. Pajak rumah makan
diperoleh berdasarkan SSPD yang diisi oleh Wajib
Pajak dan disetor ke Kas Daerah. Pelampauan target
terutama karena intensifikasi melalui kerjasama
dengan Bendahara Pengeluaran SKPD dan SKPKD
dalam melakukan pengSPJan belanja konsumsi/makan
minum dengan melampirkan bukti pembayaran
(SSPD) Pajak Katering.
Dengan demikian realisasi untuk Pajak atas Katering
di Tahun Anggaran 2012 sebesar Rp929.927.422,00
mengalami kenaikan sebesar 3,17% dari Tahun
Anggaran 2011 sebesar Rp901.391.557,00 karena
selaras dengan kenaikan pajak yang berasal dari
kenaikan belanja konsumsi/makan minum Tahun
Anggaran 2012 yang mengalami kenaikan sebesar
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

179
Pemerintah Kabupaten Purworejo

20,17%. Di Tahun Anggaran 2011 pencatatan


penerimaan Pajak Katering menjadi satu dengan Pajak
Restoran.
c) Pedagang Kaki Lima
Realisasi untuk Pajak atas Pedagang Kaki lima di
Tahun Anggaran 2012 dari anggaran Rp75.000.000,00
realisasi mencapai Rp77.213.500,00 atau 102,95%.
Pemungutan pajak pedagang kaki lima menggunakan
karcis dengan tarif nominal antara Rp500,00 sampai
Rp1.000,00 per hari. Capaian setoran melebihi target
disamping karena adanya penambahan wajib pajak
baru juga dilakukan intensifikasi dan sosialisasi Pajak
Daerah secara terus menerus kepada wajib pajak.
Jumlah Wajib Pajak atas Pedagang Kaki Lima yang
terdaftar sebanyak 215 Wajib Pajak dan seluruhnya
telah melaksanakan pembayaran Pajak Restoran.
Realisasi untuk Pajak Pedagang Kaki Lima di Tahun
Anggaran 2012 sebesar Rp77.213.500,00 mengalami
penurunan sebesar 2,15% dari Tahun Anggaran 2011
yang sebesar Rp78.907.000,00 karena banyak
pedagang kaki lima yang tidak berjualan atau tutup.
Berdasarkan pemeriksaan BPK diungkapkan bahwa
mekanisme pemungutan pajak restoran belum sesuai
ketentuan. Kelamahan
tersebut
diantaranya
kepatuhan wajib pajak untuk menyampaikan
pendaftaran dan pelaporan tidak memadai. Penetapan
wajib
pajak
belum
dilakukan,
Mekanisme
pemungutan pajak restoran belum sesuai dengan perda
pajak restoran, Dasar pengenaan pajak restoran tidak
berdasarkan jumlah pembayaran yang diterima atau
yang seharusnya diterima penyelenggara Restoran,
Mekanisme optimalisasi pemungutan pajak melalui
Bendahara Pengeluaran SKPD tidak sesuai dengan
petunjuk pelaksanaan pajak restoran.
3). Pajak Hiburan
Pemungutan pajak hiburan berdasarkan Peraturan
Daerah Kabupaten Purworejo Nomor 14 Tahun 2010
dengan besaran tarif pengenaan sesuai jenis hiburan
meliputi :
a. Jenis Diskotik meliputi diskotik, karaoke, klab
malam, panti pijat, mandi uap/spa dengan tarip
sebesar 30% dari omset
b. Jenis Musik/fashion meliputi film, pagelaran musik,
tari, busana, permainan ketangkasan, bilyar,
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

180
Pemerintah Kabupaten Purworejo

pameran, balap kendaraan, pasar malam, sirkus,


sulap, pertandingan olah raga dengan tarip 20% dari
omset
c. Jenis Kesenian Rakyat dengan tarip 10% dari omset.
Target Pajak Hiburan di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp47.300.000,00
dapat
direalisasikan
sebesar
Rp46.053.000,00 atau mencapai 97,36%.
Adapun realisasi penerimaan Pajak Hiburan di Tahun
Anggaran 2012 sebesar Rp46.053.000,00 mengalami
kenaikan 5,13% dari penerimaan Pajak Hiburan di
Tahun Anggaran 2011 sebesar Rp43.804.000,00
terutama berasal dari pos penerimaan Pajak Pagelaran
Kesenian/Musik/Tari/Busana yang mengalami kenaikan
sebesar 75,52% karena dalam pelaksanaannya SKPD
pengelola bekerjasama dengan Pihak Ketiga (Even
Organizer).
Rincian dari anggaran dan realisasi penerimaan Pajak
Hiburan Tahun Anggaran 2012 dengan realisasi di
Tahun Anggaran 2011 adalah sebagai berikut :
Pajak Hiburan

a)

Pagelaran Kesenian/Musik/Tari/

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

5.800.000,00

4.388.000,00

8.500.000,00

8.500.000,00

13.500.000,00

Busana

2.500.000,00

b)

Balap Kendaraan bermotor

c)

Permainan Ketangkasan

17.500.000,00

17.515.000,00

10.304.000,00

d)

Pasar Malam

15.500.000,00

15.650.000,00

17.500.000,00

47.300.000,00

46.053.000,00

43.804.000,00

Jumlah pendapatan pajak Hiburan

Realisasi lebih lanjut masing-masing Pajak Hiburan dapat


dijelaskan sebagai berikut :
a). Pagelaran Kesenian/Musik/Tari/Busana
Untuk
pemungutan
pajak
atas
Pagelaran
Kesenian/Musik/Tari/Busana di Tahun Anggaran
2012 dari anggaran sebesar Rp5.800.000,00
terealisasi sebesar Rp4.388.000,00 atau mencapai
75,66%. Rendahnya capaian ini karena Kabupaten
Purworejo tidak mempunyai potensi dan agenda
hiburan yang tetap, hanya bergantung pada hiburan
yang bersifat insidentiil. Di tahun 2012 terdapat satu
kali even hiburan yaitu pemilihan Mas dan Roro
tahun 2012.
Realisasi
untuk
Pajak
atas
Pagelaran
Kesenian/Musik/Tari/Busana di Tahun Anggaran
2012 sebesar Rp4.388.000,00 mengalami kenaikan
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

181
Pemerintah Kabupaten Purworejo

sebesar 75,52% dari realisasi Tahun Anggaran 2011


yang sebesar Rp2.500.000,00. Kenaikan penerimaan
disebabkan karena di Tahun Anggaran 2012, SKPD
pengelola bekerjasama dengan Pihak Ketiga (Even
Organizer).
b). Balap Kendaraan Bermotor
Pemungutan Pajak atas Balap Kendaraan Bermotor di
Tahun Anggaran 2012 dari anggaran sebesar
Rp8.500.000,00 realisasi sebesar Rp8.500.000,00
atau mencapai 100,00%. Capaian sebesar 100,00%
terjadi karena realisasi balap kendaraan bermotor
yang dilaksanakan dalam tahun 2012 di sekitar alunalun Purworejo telah sesuai dengan yang
direncanakan.
Realisasi untuk Pajak atas Balap Kendaraan
Bermotor di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp8.500.000,00
mengalami penurunan sebesar
37,04% dari Tahun Anggaran 2011 yang sebesar
Rp13.500.000,00. Penurunan realisasi karena
realisasi agenda/even yang direncanakan tidak
tercapai seluruhnya. Di Tahun Anggaran 2012
direncanakan 2 (dua) kali namun realisasi hanya 1
(satu) kali
c). Permainan Ketangkasan
Pemungutan Pajak atas Permainan Ketangkasan di
Tahun Anggaran 2012 dari target sebesar
Rp17.500.000,00 terealisasi sebesar Rp17.515.000,00
atau mencapai 100,09%. Pencapaian target karena
adanya hiburan mengelilingi seputar alun-alun
Purworejo dan even insidentil berupa ketangkasan
lumba-lumba di Lapangan Garnizun.
Realisasi untuk Pajak atas Permainan Ketangkasan di
Tahun Anggaran 2012 sebesar Rp17.515.000,00
mengalami kenaikan sebesar 69,98% dari Tahun
Anggaran 2011 yang sebesar Rp10.304.000,00.
Kenaikan realisasi karena potensi dan agenda/even
yang direncanakan lebih sering frekwensinya di tahun
2012.
d).Pasar Malam
Penerimaan Pajak atas Pasar Malam di Tahun
Anggaran 2012 dari target sebesar Rp15.500.000,00
realisasi sebesar Rp15.650.000,00 atau mencapai
100,97%. Penyelenggaraan pasar malam hanya
diijinkan diselenggarakan di alun-alun Purworejo dan
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

182
Pemerintah Kabupaten Purworejo

alun-alun Kutoarjo serta lapangan Kecamatan.


Pelaksanaan pasar malam di tahun 2012 dilaksanakan
sebanyak 4 (empat) kali yaitu di lapangan Garnisun 1
(satu) kali, Kutoarjo 2 (dua) kali dan Kemiri 1 (satu)
kali. Pelampauan target karena adanya even pasar
malam yang dilakukan oleh pihak ketiga yang bersifat
insidentil.
Realisasi untuk Pajak atas Pasar Malam di Tahun
Anggaran 2012 sebesar Rp15.650.000,00 mengalami
penurunan sebesar 10,57% dari Tahun Anggaran 2011
yang sebesar Rp17.500.000,00. Penurunan realisasi
karena potensi dan agenda/even yang direncanakan
lebih jarang dibanding tahun 2011.
3). Pajak Reklame
Pemungutan pajak reklame berdasarkan Peraturan
Daerah Kabupaten Purworejo Nomor 9 Tahun 2010
dengan tarif pengenaan sebesar 25% dari Nilai Sewa
Reklame.
Penerimaan Pajak Reklame di Tahun Anggaran 2012
dari
target
sebesar
Rp215.000.000,00
dapat
direalisasikan sebesar Rp248.085.750,00 atau mencapai
115.39%.
Adapun realisasi untuk Pajak Reklame di Tahun
Anggaran 2012 sebesar Rp248.085.750,00 mengalami
penurunan sebesar 1,48% dari Tahun Anggaran 2011
yang sebesar Rp251.807.000,00 karena pada tahun 2012
terdapat penurunan jumlah permohonan pemasangan
reklame.
Rincian
anggaran dan realisasi Penerimaan Pajak
Reklame di Tahun Anggaran 2012 dan realisasi Tahun
Anggaran 2011 sebagai berikut :
Pajak Reklame

Anggaran
(Rp)

a)

Reklame Papan/billboard

b)

Reklame Kain

Jumlah pendapatan pajak


Reklame

Realisasi 2012
(Rp)

Realisasi 2011
(Rp)

150.000.000,00

173.965.000,00

200.898.250,00

65.000.000,00

74.120.750,00

50.909.500,00

248.085.750,00

251.807.750,00

215.000.000,00

Realisasi masing-masing Pajak Reklame dapat dijelaskan


sebagai berikut :
a) Reklame Papan/Billboard
Penerimaan pendapatan pajak untuk reklame
papan/billboard di Tahun Anggaran 2012 dengan
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

183
Pemerintah Kabupaten Purworejo

target sebesar Rp150.000.000,00 dan realisasi sebesar


Rp173.965.000,00 atau 115,98%. Besarnya tarif Pajak
Reklame sebesar 25 % dari nilai sewa reklame.
Sedangkan
pelampauan
target
dikarenakan
penambahan potensi yaitu berdirinya 1 (satu) buah
bando jalan di Jalan Wates (Desa Dadirejo Kecamatan
Bagelan berupa reklame PT Bank Jateng) dan 4
(empat) baliho di Jalan Kutoarjo sebanyak 2 (dua)
buah, di Jalan Yogya (pertigaan Don Bosco) dan di
eks Kantor Kejaksaan Negeri.
Realisasi untuk Pajak Reklame Papan/Billboard di Tahun
Anggaran 2012 sebesar Rp173.965.000,00 mengalami
penurunan sebesar 13,41% dari realisasi Tahun
Anggaran 2011 yang sebesar Rp200.898.250,00 karena
pada tahun 2012 terdapat penurunan jumlah permohonan
pemasangan Reklame Papan/Billboard.
b)

Reklame Kain
Target pendapatan dari Reklame Kain di Tahun
Anggaran 2012 sebesar Rp65.000.000,00 dan realisasi
sebesar Rp74.120.750,00 atau 114,03%. Besarnya tarif
Pajak Reklame sebesar 25 % dari nilai sewa reklame
dengan masa berlaku singkat (antara 1 hari sampai 1
bulan). Capaian melebihi target terutama didukung
oleh banyaknya spanduk untuk Penerimaan
Mahasiswa Baru atau Penerimaan Siswa Baru maupun
produk-produk baru yang lain.
Realisasi untuk Pajak Reklame Kain di Tahun
Anggaran 2012 sebesar Rp74.120.750,00 mengalami
kenaikan sebesar 45,59% dari Tahun Anggaran 2011
yang sebesar Rp50.909.500,00
karena adanya
peningkatan pemasangan Reklame Kain oleh
masyarakat terutama spanduk untuk Penerimaan
Mahasiswa Baru atau Penerimaan Siswa Baru maupun
produk-produk baru yang lain.

4). Pajak Penerangan Jalan


Pemungutan pajak penerangan jalan berdasarkan
Peraturan Daerah Kabupaten Purworejo Nomor 18
Tahun 2010 dengan tarip pengenaan sebesar 9 % untuk
penggunaan listrik dari PLN bukan untuk industri dan 3
% untuk penggunaan listrik dari PLN untuk industri.
Khusus untuk pemungutan pajak penerangan jalan
dilakukan oleh PT PLN berdasarkan Perjanjian Kerja
Sama antara Pemerintah Kabupaten Purworejo dengan
PT PLN (Persero) Distribusi Jawa Tengah dan DI
Yogyakarta Area Pelayanan Dan Jaringan Magelang
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

184
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Nomor 021 PJ/613/APJ.MGL/2006 tanggal 31 Mei 2006


tentang Pemungutan dan Penyetoran Pajak Penerangan
Jalan (PPJ) Serta Pembayaran Rekening Listrik
Penerangan Jalan Umum (PJU) Pemerintah Kabupaten
Purworejo dan yang terakhir melalui Addendum
Perjanjian Kerjasama Antara Pemerintah Kabupaten
Purworejo dengan PT PLN (Persero) Distribusi Jawa
Tengah dan DI Yogyakarta Area Pelayanan dan Jaringan
Magelang dengan Perjanjian Kerjasama Nomor
973/5888.1/2011 dan Nomor 071.PJ/545/APJMGL/2011
tanggal 29 Desember 2011 tentang Pemungutan dan
Penyetoran Pajak Penerangan Jalan (PPJ) Serta
Pembayaran Rekening Listrik Penerangan Jalan Umum
(PJU) Pemerintah Kabupaten Purworejo, mulai
diberlakukan untuk pemungutan pajak penerangan jalan
tahun 2012.
Adapun untuk penerimaan di Tahun Anggaran 2012 dari
target sebesar Rp8.016.961.000,00 dapat direalisasikan
sebesar Rp8.529.676.831,00 atau mencapai 106,40%.
Pelampauan sebesar Rp512.715.831,00 dari target
anggaran dikarenakan adanya penambahan jumlah
pelanggan di tahun 2012.
Realisasi untuk penerimaan Pajak Penerangan Jalan
Umum
di
Tahun
Anggaran
2012
sebesar
Rp8.529.676.831,00 mengalami kenaikan sebesar 4,43%
dari
Tahun
Anggaran
2011
yang
sebesar
Rp8.168.059.379,00 karena adanya penambahan jumlah
pelanggan di tahun 2012.

5). Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan


Pemungutan Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan
berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2011
yang diberlakukan efektif di tahun 2012, dengan tarif
pengenaan sebesar 25% dari harga jual pengambilan.
Adapun untuk penerimaan Pajak Mineral Bukan Logam
dan Batuan di Tahun Anggaran 2012 dari target sebesar
Rp25.000.000,00 untuk obyek pajak penambangan batu
kali pasir dan tanah dapat direalisasikan sebesar
Rp25.483.250,00 atau mencapai 101,93%. Capaian
melebihi target karena Jumlah Wajib Pajak Mineral
Bukan Logam dan Batuan yang mengajukan
perpanjangan ijin sebanyak 6 Penambang namun yang
mendapat rekomendasi dari Balai Besar Wilayah Sungai
Serayu-Opak, Direktorat Sumber Daya Air Kementerian
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

185
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Pekerjaan Umum sebanyak 1 Penambang dan telah


menyetorkan kewajiban pajaknya.
Realisasi untuk penerimaan Pajak Mineral Bukan
Logam
di
Tahun
Anggaran
2012
sebesar
Rp25.483.250,00 mengalami penurunan sebesar 74,68%
dari
Tahun
Anggaran
2011
yang
sebesar
Rp100.648.908,00 karena penerimaan Pajak Mineral
Bukan Logam hanya dikenakan kepada Wajib Pajak
yang telah mempunyai rekomendasi ijin penambangan,
sedangkan untuk masyarakat yang melaksanakan
penyetoran berdasarkan penggunaan bahan batuan
dicatat sebagai pos Lain-lain Pendapatan Asli Daerah.

6). Pajak Parkir


Pemungutan pajak parkir berdasarkan Peraturan Daerah
Kabupaten Purworejo Nomor 11 Tahun 2010 dengan
tarif pengenaan sebesar 20% dari jumlah pembayaran
konsumen yang dilakukan kepada penyelenggara parkir.
Penerimaan Pajak Parkir di Tahun Anggaran 2012 dari
target sebesar Rp16.436.000,00 dapat direalisasikan
sebesar
Rp16.750.100,00 atau mencapai 101,91%
karena adanya intensifikasi terhadap wajib pajak
pengelola tempat penitipan kendaraan sehingga
memenuhi kewajibannya. Di Kabupaten Purworejo
tercatat sebanyak 49 (empat puluh sembilan) pengusaha
pengelola tempat penitipan kendaraan, termasuk 3 (tiga)
pengusaha pengelola parkir yang berada di Stasiun
Kereta Api Purworejo, Kutoarjo dan Jenar dan
seluruhnya telah melaksanakan pembayaran Pajak
Parkir.
Realisasi untuk penerimaan Pajak Parkir di Tahun
Anggaran 2012 sebesar Rp16.750.100,00 mengalami
peningkatan sebesar 1,91% dari Tahun Anggaran 2011
yang sebesar Rp16.436.000,00 karena meningkatnya
kesadaran pengelola penitipan kendaraan.

7). Pajak Air Tanah


Pemungutan pajak air tanah berdasarkan Peraturan
Daerah Kabupaten Purworejo Nomor 17 Tahun 2010
dengan tarif sebesar 20% dari nilai perolehan air yang
ditetapkan sesuai Peraturan Bupati Purworejo Nomor 32
Tahun 2012 tentang Petunjuk Teknis Perhitungan Nilai
Perolehan Air di Kabupaten Purworejo. Untuk tahun
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

186
Pemerintah Kabupaten Purworejo

2012 sebagai tahun kedua ketetapan pajak terutang


mendapat keringanan sebesar 60%.
Untuk penerimaan Pajak Air Tanah di Tahun Anggaran
2012 dari target sebesar Rp129.000.000,00 dapat
direalisasikan sebesar Rp156.227.233,00 atau mencapai
121,11%. Jumlah Wajib Pajak Air Tanah di Kabupaten
Purworejo terdata 79 Wajib Pajak dan seluruhnya telah
melakukan penyetoran pajak air tanah. Tingginya
capaian Pajak Air Tanah ini karena dilakukan pendataan
dan intensifikasi penagihan melalui penetapan Surat
Ketetapan Pajak Daerah (SKPD) serta pembinaan secara
terus menerus setiap bulan.
Realisasi untuk penerimaan Pajak Air Tanah di Tahun
Anggaran 2012 sebesar Rp156.227.233,00 mengalami
kenaikan sebesar 29,66% dari Tahun Anggaran 2011
yang sebesar Rp120.487.408,00 karena prosentase
pengurangan Harga Dasar Air lebih rendah dari tahun
2011.
Berdasarkan pemeriksaan BPK diungkapkan bahwa
mekanisme pemungutan pajak air tanah belum sesuai
ketentuan, diantaranya Wajib Pajak belum melaporkan
Surat Pemberitahuan Obyek Pajak Air Tanah atau
pengambilan (SPOPD) atau volume pengambilan dan
pemanfaatan air tanah. Selain itu volume pengambilan
air yang tercantum dalam Buku Kendali dihitung secara
tetap (flat) mendasarkan pada perkiraan kemampuan
wajib pajak. Kelemahan tersebut dikarenakan wajip
pajak tidak melakukan pemasangan meter air sebagai
dasar perhitungan volume.
8). Pajak Pengusahaan Sarang Burung Walet
Pemungutan Pajak Pengusahaan Sarang Burung Walet
berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Purworejo
Nomor 15 Tahun 2010 dengan tarif pengenaan sebesar
10% dari nilai jual sarang burung walet yang dihitung
berdasarkan perkalian antara harga pasaran umum
sarang burung walet yang berlaku di daerah dengan
volume sarang burung walet.
Untuk penerimaan Pajak Pengusahaan Sarang Burung di
Tahun
Anggaran
2012
dari
target
sebesar
Rp51.000.000,00
dapat
direalisasikan
sebesar
Rp45.090.500,00 atau mencapai 88,41% yang didukung
oleh 22 (dua puluh dua) Wajib Pajak dari pengusaha
sarang burung wallet dan sebanyak 19 (sembilan belas)
Wajib Pajak yang telah memenuhi kewajibannya.
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

187
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Capaian lebih rendah dari target disebabkan merosotnya


harga pasaran sarang burung walet sebagai akibat kurang
maksimalnya hasil produksi dan kwalitas yang menurun.
Realisasi untuk penerimaan Pajak Pengusahaan Sarang
Burung Walet di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp45.090.500,00 mengalami penurunan sebesar 26,42%
dari
Tahun
Anggaran
2011
yang
sebesar
Rp61.282.500,00 karena merosotnya harga pasaran
sarang burung walet
9). Bea Perolehan Hak
(BPHTB)

Atas Tanah dan Bangunan

Pemungutan Pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan


Bangunan (BPHTB) berdasarkan Peraturan Daerah
Kabupaten Purworejo Nomor 19 Tahun 2010. Obyek
pemungutan adalah pengalihan hak atas tanah dan
bangunan yang nilainya lebih dari Rp60.000.000,00
(enam puluh juta rupiah) dengan tarif pengenaan sebesar
5% dari nilai selisih jual setelah dikurangi
Rp60.000.000,00. Khusus untuk pajak Bea Perolehan
Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) Hibah Wasiat
dan
Waris
batas
nilai
pengenaan
diatas
Rp300.000.000,00
Untuk penerimaan Pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah
dan Bangunan (BPHTB) di Tahun Anggaran 2012 dari
target sebesar Rp1.052.100.000,00 dapat direalisasikan
sebesar Rp1.651.480.944,00 atau mencapai 156,97%.
Pemungutan pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan
Bangunan tahun 2012 ini merupakan tahun kedua
pengalihan pemungutannya yang semula dilakukan oleh
Pemerintah Pusat dan diterimakan dalam bentuk bagi
hasil. Capaian yang jauh lebih besar disebabkan karena
intensitas pengurusan BPHTB yang meningkat dan
intensifikasi dengan mengadakan cek lapangan serta
survai harga tanah ke desa dan kelurahan. Dari jumlah
3.540 transaksi Pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah
dan Bangunan yang dikenakan pembayaran BPHTB
sebanyak 326 transaksi.
Realisasi untuk penerimaan Pajak Bea Perolehan Hak
Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) di Tahun Anggaran
2012 sebesar Rp1.651.480.944,00 mengalami penurunan
sebesar 19,50% dari Tahun Anggaran 2011 yang sebesar
Rp2.051.440.870,00 karena capaian penerimaan Pajak
Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB)
di tahun 2011 secara signifikan didukung oleh adanya
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

188
Pemerintah Kabupaten Purworejo

transaksi balik nama atas tanah milik Perusahaan


Jawatan Kereta Api (PJKA) menjadi Perseroan Terbatas
Kereta Api Indonesia (PT. KAI)
b . Retribusi Daerah
Retribusi Daerah merupakan PAD yang pemungutannya
berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) yang digolongkan
dalam 3 jenis retribusi :
1)
2)
3)

Retribusi Jasa Umum


Retribusi Jasa Usaha
Retribusi Perizinan Tertentu

Pada tahun 2010 dan 2011 Pemerintah Kabupaten Purworejo


telah mengadakan revisi maupun penetapan Peraturan
Daerah yang mengatur masalah Retribusi sesuai Undangundang Nomor 28 Tahun 2009 Tentang Pajak Daerah dan
Retribusi Daerah, sehingga terdapat beberapa retribusi
daerah yang Peraturan Daerahnya ditetapkan di tahun 2011
berlaku efektif di tahun 2012. Adapun ketentuan yang
mengatur retribusi menurut jenisnya dapat diuraikan sebagai
berikut:
Dasar Hukum
A.
1).

2).

3).

Tentang

SKPD Penghasil

Retribusi Jasa Umum


Pengendalian

Menara

Dinas Perhubungan, Komunikasi,

Peraturan Daerah Kabupaten

Retribusi

Purworejo No. 13 Tahun 2010

Telekomunikasi

Informasi dan Pariwisata

Peraturan Daerah Kabupaten

Retribusi Penggantian Biaya Cetak Kartu

Dinas Kependudukan dan Pencatatan

Purworejo No. 20 Tahun 2010

Tanda Penduduk dan Akta Catatan Sipil

SipilL

Peraturan Daerah Kabupaten

Retribusi Pelayanan Kesehatan

Dinas Kesehatan

Retribusi Pelayanan Pasar

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan

Purworejo No. 21 Tahun 2010


4).

Peraturan Daerah Kabupaten


Purworejo Nomor 5 Tahun 2011

5).

Peraturan Daerah

Kabupaten

Koperasi
Retribusi

Pelayanan

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan

Purworejo No. 7 Tahun 2011

Persampahan/Kebersihan

Koperasi

Peraturan Daerah Kabupaten

Retribusi Parkir Tepi Jalan Umum

Dinas Perhubungan, Komunikasi,

Dinas Pekerjaan Umum


6).

Purworejo Nomor 9 Tahun 2011


7).

Peraturan Daerah Kabupaten

Informasi dan Pariwisata


Retribusi Pengujian Kendaraan Bermotor

Dinas Perhubungan, Komunikasi,

Purworejo No. 20 Tahun 2011


8).

Peraturan Daerah

Kabupaten

Purworejo No. 22 Tahun 2011


B.
9).

Informasi dan Pariwisata


Retribusi

Pelayanan

Pemakaman

dan

Dinas Pekerjaan Umum

Pengabuan Mayat

Retribusi Jasa Usaha


Peraturan Daerah Kabupaten

Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah

Purworejo No. 16 Tahun 2010

DP2KAD
Setda
Kecamatan
Dinas Kesehatan

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

189
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Dasar Hukum

Tentang

SKPD Penghasil
Dinas Pekerjaan Umum
Dinas Pengairan
Dinas Kependudukan dan Pencatatan
SipilL
Dinas Perhubungan, Komunikasi,
Informasi dan Pariwisata
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan
Sosial
Badan Penyuluhan Pertanian dan
Ketahanan Pangan

10).

Peraturan Daerah Kabupaten


Purworejo Nomor

Retribusi Tempat Khusus Parkir

10 Tahun

Dinas Perhubungan, Komunikasi,


Informasi dan Pariwisata

2011
11).

Peraturan Daerah Kabupaten

Retribusi Terminal

12).

Peraturan Daerah Kabupaten


Purworejo Nomor

Dinas Perhubungan, Komunikasi,


Informasi dan Pariwisata

Purworejo No. 12 Tahun 2010


Retribusi Rumah Potong Hewan

21 Tahun

Dinas

Kelautan,

Perikanan

dan

Peternakan

2011
13).

Peraturan Daerah

Kabupaten

Retribusi Penyedotan Kakus

Dinas Pekerjaan Umum

Purworejo No. 23 Tahun 2011


14).

Peraturan Daerah Kabupaten


Purworejo Nomor

Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga

24 Tahun

Dinas Perhubungan, Komunikasi,


Informasi dan Pariwisata

2011
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
C.
15).

Retribusi Perizinan Tertentu


Peraturan Daerah Kabupaten

Retribusi Ijin Mendirikan Bangunan

Purworejo Nomor 8 Tahun 2011


16)

Peraturan Daerah Kabupaten

Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu &


Kecamatan

Retribusi Ijin Gangguan (HO)

Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu

Retribusi Ijin Trayek

Dinas Perhubungan, Komunikasi,

Purworejo Nomor 6 Tahun 2012


17).

Peraturan Daerah Kabupaten


Purworejo Nomor

11 Tahun

Informasi dan Pariwisata

2011

Pendapatan Retribusi Daerah di Tahun Anggaran 2012 dari


anggaran sebesar Rp15.198.851.812,00 dapat direalisasikan
sebesar Rp14.620.639.262,00, atau mencapai 96,20%. Tidak
tercapainya target retribusi yang dikelola SKPD dapat
dijelaskan sesuai karakteristik dan permasalahan yang
berbeda di setiap SKPD
Beberapa retribusi yang secara akumulasi realisasinya tidak
mencapai target adalah Jenis Retribusi Jasa Umum dan
Retribusi Jasa Usaha. Sedangkan yang secara akumulasi
melampaui target adalah Retribusi Perizinan Tertentu.
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

190
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Realisasi untuk penerimaan Retribusi Daerah di Tahun


Anggaran 2012 sebesar Rp14.620.639.262,00 mengalami
kenaikan sebesar 19,82% dari Tahun Anggaran 2011 yang
sebesar Rp12.202.193.560.00 karena adanya optimalisasi
potensi dan intensifikasi oleh petugas sehingga mendukung
kenaikan penerimaan seluruh Jenis Retribusi Daerah.
Gambaran antara target dan realisasi dalam penerimaan
retribusi Tahun Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran 2011
berdasarkan jenis retribusi dapat diuraikan sebagai berikut:
Retribusi Daerah

A.

Retribusi Jasa Umum

1)

Retribusi Pelayanan Kesehatan

2)

Retribusi Pelayanan Persampahan

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

6.543.890.000,00

6.494.793.947,00

6.074.360.618,00

133.400.000,00

146.400.800,00

1.194.565.000,00

1.406.790.000,00

7.000.000,00

7.495.000,00

1.651.500.000,00

1.256.429.000,00

1.501.201.000,00

1.495.837.700,00

1.296.696.542,00

348.898.000,00

444.471.000,00

310.964.500,00

1.244.432.812,00

726.478.232,00

12.624.886.812,00

11.978.695.679,00

/Kebersihan
3)

Retribusi Penggantian Biaya cetak KTP


dan Akta Catatan Sipil

4)

Retr. Pelayanan. Pemakaman dan


Pengabuan Mayat

5)

Retribusi Pelayanan Parkir di tepi jalan


Umum

6)

Retribusi Pelayanan Pasar

7)

Retribusi Pengujian Kendaraan Bernotor

8)

Retribusi Pengendalian Menara


Telekomunikasi

Jumlah Retribusi Jasa Umum


B.

Retribusi Jasa Usaha

9)

Retribusi Jasa Pemakaian Kekayaan


Daerah

266.825.000,00

247.514.533,00

116.618.250,00

950.310.000,00

6.722.000,00

1.276.765.000,00

75.619.400,00
10.108.056.310,00

316.443.711,00

10)

Retribusi Terminal

747.159.000,00

695.490.500,00

728.508.650,00

11)

Retribusi Tempat Khusus Parkir

245.267.000,00

245.251.000,00

72.323.450,00

12)

Retribusi Penyediaan dan atau

6.800.000,00

7.250.000,00

Penyedotan Kakus
13)

Retribusi Rumah Potong Hewan

14)

Retribusi Tempat Rekreasi dan Olah Raga

Jumlah Retribusi Jasa Usaha

6.800.000,00

42.500.000,00

43.360.000,00

41.540.000,00

526.389.000,00

551.715.000,00

239.353.000,00

1.834.940.000,00

1.790.581.033,00

1.404.968.811,00

C.

Retribusi Perizinan Tertentu

15)

Retribusi Ijin Mendirikan Bangunan

323.500.000,00

341.947.550,00

436.901.639,00

16)

Retribusi Ijin Gangguan

400.000.000,00

495.915.000,00

228.201.800,00

17)

Retribusi Ijin Trayek

15.525.000,00

13.500.000,00

23.845.000,00

18)

Retribusi Peruntukan Penggunaan Tanah

Jumlah Retribusi Perizinan Tertentu


Jumlah Pendapatan Retribusi Daerah

220.000,00
739.025.000,00

851.362.550,00

689.168.439,00

15.198.851.812,00

14.620.639.262,00

12.202.193.560,00

Pendapatan Retribusi Daerah dikelola oleh masing-masing


Satker Penghasil. Rincian SKPD penghasil retribusi pada
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

191
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Tahun Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran 2011 adalah


sebagai berikut :
SKPD

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

1.

Dinas Pendidikan

67.156.000,00

79.956.500,00

2.

Dinas Kesehatan

6.507.268.947,00

6.086.330.118,00

3.

Dinas Pekerjaan Umum

100.204.533,00

73.662.400,00

4.

Dinas Pengairan

0,00

44.449.311,00

5.

Dinas Perhubungan, Informasi, Komunikasi dan

3.966.573.732,00

2.705.236.550,00

1.407.690.000,00

951.210.000,00

4.350.000,00

4.320.000,00

Pariwisata
6.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

7.

Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial

8.

Sekretariat Daerah

22.075.000,00

24.755.000,00

9.

Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan

23.152.000,00

31.232.000,00

811.792.550,00

637.026.750,00

600.000,00

927.500,00

Aset Daerah
10.

Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu

11.

Kecamatan Grabag

12.

Kecamatan Ngombol

600.000,00

600.000,00

13.

Kecamatan Purwodadi

1.540.000,00

860.000,00

14.

Kecamatan Bagelen

4.411.500,00

6.913.000,00

15.

Kecamatan Kaligesing

600.000,00

600.000,00

16.

Kecamatan Purworejo

11.634.000,00

10.661.000,00

17.

Kecamatan Banyuurip

3.631.500,00

2.230.500,00

18.

Kecamatan Bayan

881.000,00

1.336.000,00

19.

Kecamatan Kutoarjo

5.260.000,00

5.388.650,00

20.

Kecamatan Butuh

1.566.000,00

2.332.500,00

21.

Kecamatan Pituruh

600.000,00

600.000,00

22.

Kecamatan Kemiri

600.000,00

600.000,00

23.

Kecamatan Bruno

550.000,00

0,00

24.

Kecamatan Gebang

1.596.000,00

1.827.000,00

25.

Kecamatan Loano

600.000,00

1.000.539,00

26.

Kecamatan Bener

600.000,00

600.000,00

27.

Badan Pelaksana Ketahanan Pangan dan

360.000,00

360.000,00

43.360.000,00

41.540.000,00

1.631.386.500,00

1.485.638.242,00

14.620.639.262,00

12.202.193.560,00

Penyuluh Pertanian
28.

Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan


Dinas Perindustrian, Perdagangan dan
Koperasi

Jumlah Hasil Retribusi Daerah

Realisasi pendapatan Retribusi Pelayanan Kesehatan tidak


termasuk di dalamnya pendapatan dari Pelayanan Kesehatan
di Rumah Sakit Umum Daerah Saras Husada karena
terhitung mulai 1 Januari 2010 Rumah Sakit Umum Daerah
Saras Husada ditetapkan sebagai Badan Layanan Umum
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

192
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Daerah dengan Keputusan Bupati Purworejo Nomor


188.4/1/2012 tanggal 1 Januari 2010 tentang Penetapan
Rumah Sakit Umum Daerah Saras Husada Purworejo
Sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), sehingga
mempunyai fleksibilitas dalam pengelolaan pendapatannya
di luar mekanisme kas daerah dengan memanfaatkan
langsung penerimaan pendapatannya untuk belanja operasi.
Pendapatan dari Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit
Umum Daerah Saras Husada tetap dicatat dalam APBD pada
jenis Pendapatan Asli Daerah dengan Obyek Lain-lain
Pendapatan Asli Daerah Yang Sah.
Realisasi masing-masing Retribusi Daerah dapat dijelaskan
sebagai berikut :
1)

Retribusi Pelayanan Kesehatan


Target Pemungutan Retribusi Pelayanan Kesehatan di
Tahun Anggaran 2012 sebesar Rp6.543.890.000,00
dapat direalisasikan sebesar Rp6.494.793.947,00 atau
mencapai 99,25 %. Capaian lebih rendah dari target
disebabkan :
Fluktuasi jumlah kasus penyakit yang ada di
masyarakat.
Peserta Askes sebagian ikut ke dokter keluarga
Fluktuasi jumlah calon pengantin yang dilayani
Puskesmas.
Fluktuasi jumlah pembuat sertifikat produksi
pangan IRT
Pelaksana Pemungutan Retribusi Pelayanan Kesehatan
adalah Dinas Kesehatan.
Realisasi untuk penerimaan Retribusi Pelayanan
Kesehatan di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp6.494.793.947,00 mengalami kenaikan sebesar
6,92% dari Tahun Anggaran 2011 yang sebesar
Rp6.074.360.618,00
merupakan upaya untuk
peningkatan pelayanan kesehatan.

2)

Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan


Target
Pemungutan
Retribusi
Pelayanan
Persampahan/Kebersihan di Tahun Anggaran 2012
sebesar Rp133.400.000,00 dapat direalisasikan sebesar
Rp146.400.800,00 atau mencapai 109,75%.
Pelaksana
Pemungutan
Retribusi
Pelayanan
Persampahan/Kebersihan adalah
adalah Dinas
Pekerjaan
Umum
dan
Dinas
Perindustrian,

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

193
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Perdagangan dan Koperasi.


Pelampauan target ini karena target hanya dikenakan
pada kebersihan pasar daerah yang dikelola Dinas
Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi.
Sedangkan pemungutan retribusi kebersihan oleh Dinas
Pekerjaan Umum belum ditargetkan dalam APBD
karena sosialisasi dan pemungutan kepada masyarakat
dilakukan setelah perubahan APBD, sehingga masih
merupakan uji coba.
Realisasi Retribusi Kebersihan berasal dari Dinas
Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi sebesar Rp.
131.633.800,00 dan Dinas Pekerjaan Umum sebesar
Rp. 14.767.000,00
Pemungutan retribusi kebersihan yang dilaksanakan
oleh Dinas Pekerjaan Umum mengalami kendala
karena :
Masyarakat belum bisa sepenuhnya menerima
Program
Retribusi
Pelayanan
Persampahan/Kebersihan.
Masyarakat masih merasa terbebani dengan
berbagai macam iuran
Karena masih kegiatan baru, sehingga kesadaran
masyarakat untuk berpartisipasi terhadap Retribusi
Pelayanan Persampahan / Kebersihan belum bisa
maksimal
Jumlah penduduk dan luas wilayah yang berbeda di
setiap Kelurahan sehingga berpengaruh pada
pendapatan/setoran retribusi.
Tidak tercapainya target kebersihan di pasar daerah
dikarenakan banyak pedagang alih profesi menjadi
pedagang keliling dan pada musim penghujan, panen
padi dan musim tanam banyak pedagang tidak berjualan.
Realisasi untuk penerimaan Retribusi Pelayanan
Persampahan/Kebersihan di Tahun Anggaran 2012
sebesar Rp146.400.800,00 mengalami kenaikan sebesar
25,54% dari Tahun Anggaran 2011 yang sebesar
Rp116.618.250,00 merupakan upaya untuk optimalisasi
pendapatan.
3)

Retribusi Penggantian Biaya KTP dan Akte Catatan


Sipil
Target Pemungutan Retribusi Penggantian Biaya KTP
dan Akte Catatan Sipil di Tahun Anggaran 2012
sebesar Rp1.194.565.000,00 dapat direalisasikan

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

194
Pemerintah Kabupaten Purworejo

sebesar Rp1.406.790.000,00 atau mencapai 117,77%.


Capaian yang jauh lebih besar dari target ini disamping
karena adanya Program Nasional e-KTP yang pada saat
perekaman data, masyarakat dipersyaratkan membawa
KTP dan KK yang masih berlaku dengan data terbaru,
sehingga permohonan pembuatan KK dan KTP
meningkat juga diintensifikasikannya pemungutan
denda atas keterlambatan perbaruan data penduduk.
Capaian sebesar Rp1.406.790.000,00 didukung oleh :
Penerbitan Kartu Keluarga sebanyak 67.704
pemohon.
Penerbitan Kartu Tanda Penduduk sebanyak
125.803 pemohon.
Penerbitan Surat Keterangan Tinggal Sementara
sebanyak 10 pemohon.
Penerbitan Pencatatan Sipil sebanyak 14.501
pemohon
Pelaksana Pemungutan Retribusi Penggantian Biaya
KTP dan Akte Catatan Sipil adalah Dinas
Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
Realisasi untuk penerimaan Retribusi Penggantian
Biaya KTP dan Akte Catatan Sipil di Tahun Anggaran
2012 sebesar Rp1.406.790.000,00 mengalami kenaikan
sebesar 48,03% dari Tahun Anggaran 2011 sebesar
Rp950.310.000,00 yang didukung karena adanya
Program Nasional e-KTP.
4)

Retribusi Pelayanan Pemakaman dan Pengabuan


Mayat
Target Pemungutan Retribusi Pemakaman dan
Pengabuan Mayat di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp7.000.000,00
dapat
direalisasikan
sebesar
Rp7.495.000,00 atau mencapai 107,07%. Pelampauan
target ini karena adanya perubahan kebijakan melalui
sistem sewa yaitu sebesar Rp20.000,00 per tahun per
meter dan untuk pesan tempat sebesar Rp100.000,00
sehingga pendapatan menjadi meningkat. Realisasi
sebesar Rp7.495.000,00 itu didukung oleh 84 penyewa
dan 77 pemohon. Pelaksana Pemungutan Retribusi
Pemakaman dan Pengabuan Mayat adalah Dinas
Pekerjaan Umum.
Realisasi untuk penerimaan Retribusi Pemakaman dan
Pengabuan Mayat di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp7.495.000,00 mengalami kenaikan sebesar 11,50%
dari Tahun Anggaran 2011 sebesar Rp6.722.000,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

195
Pemerintah Kabupaten Purworejo

yang merupakan upaya untuk optimalisasi pendapatan


melalui regulasi peraturan yang dimulai di tahun 2012.

5)

Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum


Target Pemungutan Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi
Jalan Umum di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp1.651.500.000,00 dapat direalisasikan sebesar
Rp1.256.429.000,00 atau mencapai 76,08 %. Capaian
yang lebih rendah dari target ini karena pada waktu
musim hujan pendapatan menurun serta beberapa titik
parkir yang tidak dipergunakan karena sepi/toko yang
tutup. Pelaksana Pemungutan Retribusi Pelayanan
Parkir di Tepi Jalan Umum adalah Dinas Pehubungan,
Komunikasi, Informasi dan Pariwisata.
Realisasi untuk penerimaan Retribusi Pelayanan Parkir
di Tepi Jalan Umum di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp1.256.429.000,00 mengalami penurunan sebesar
1,59% dari Tahun Anggaran 2011 yang sebesar
Rp1.276.765.000,00 karena adanya beberapa titik parkir
yang tidak potensi karena sepi/toko tutup.
Berdasarkan pemeriksaan BPK diungkapkan bahwa
pelaksanaan mekanisme pemungutan retribusi parkir
tepi jalan umum tidak sesuai dengan ketentuan.
Pencatatan atas pemungutan oleh juru parkir didasarkan
atas besarnya karcis yang diserahkan kepada juru
parkir, namun demikian pelaksanaan pemungutan pada
kenyataanya tidak menggunakan karcis. Kelemahan
pengendalian
tersebut
mengakibatkan
tidak
memungkinkan untuk dilakukan penelusuran transaksi
jumlah pemungutan dengan jumlah penerimaan
retribusi parkir tepi jalan umum dan jumlah karcis
terjual.

6)

Retribusi Pelayanan Pasar


Target Pemungutan Retribusi Pelayanan Pasar di Tahun
Anggaran 2012 sebesar Rp1.501.201.000,00 dapat
direalisasikan sebesar Rp1.495.837.700,00
atau
mencapai 99,64 %.
Capaian yang lebih rendah dari
target ini karena banyaknya pasar desa dan pasar
modern yang semakin berkembang dengan fasilitas
yang lebih bagus sehingga pasar tradisional menjadi
sepi dan pedagang beralih profesi menjadi pedagang
keliling atau menjadi petani pada musim panen atau
musim tanam. Jumlah pasar tradisional 27 pasar dengan
jumlah kios kosong sebanyak 212 unit dan los kosong

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

196
Pemerintah Kabupaten Purworejo

sebanyak 1.359 unit. Sedangkan jumlah pasar desa


kurang lebih sebanyak 54 pasar. Pelaksana Pemungutan
Retribusi Pelayanan Pasar adalah Dinas Perindustrian,
Perdagangan dan Koperasi.
Realisasi untuk penerimaan Retribusi Pelayanan Pasar
di Tahun Anggaran 2012 sebesar Rp1.495.837.700,00
mengalami kenaikan sebesar 15,36% dari Tahun
Anggaran 2011 yang sebesar Rp1.296.696.542,00
karena merupakan upaya untuk peningkatan kinerja
melalui
optimalisasi
pendapatan
melalui
regulasi/peraturan yang dimulai di tahun 2012 .
Berdasarkan hasil pemeriksaan BPK diungkapkan
bahwa mekanisme pengenaan tarif kepada wajib
retribusi pelayanan pasar tidak sesuai perda.
Kelemahan tersebut diantaranya pedagnang tidak
bersedia membayar sesuai tarif yang berlaku,
Disperindagkop tidak mengenakan tagihan retribusi
sesuai tarif berlaku, tidak dilakukanya tagihan retribusi,
penegakan hukum pelanggaran pembayaran retribusi
belum diupayakan secara memadai.
7)

Retribusi Pengujian Kendaraan Bermotor


Target Pemungutan Retribusi Pengujian Kendaraan
Bermotor di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp348.898.000,00 dapat
direalisasikan
sebesar
Rp444.471.000,00 atau mencapai 127,39 %.
Pelampauan target ini karena adanya tambahan denda
keterlambatan pengujian kendaraan di tahun 2012 yang
cukup tinggi yaitu sebesar Rp76.699.500,00. Pelaksana
Pemungutan Retribusi Pengujian Kendaraan Bemotor
adalah Dinas Pehubungan, Komunikasi, Informasi dan
Pariwisata.
Realisasi untuk penerimaan Retribusi Pengujian
Kendaraan Bermotor di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp444.471.000,00 mengalami kenaikan sebesar 42,93%
dari
Tahun
Anggaran
2011
yang
sebesar
Rp310.964.500,00
karena
adanya
peningkatan
pembayaran denda keterlambatan pengujian kendaraan.

8)

Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi


Target Pemungutan Retribusi Pengendalian
Telekomunikasi di Tahun Anggaran 2012
Rp1.244.432.812,00 dapat direalisasikan
Rp726.478.232,00 atau mencapai 58,38%.
yang jauh lebih rendah dari target ini karena :

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

Menara
sebesar
sebesar
Capaian

197
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Kurangnya kesadaran Wajib Retribusi untuk


memenuhi kewajiban tepat waktu, meskipun SKPD
Penghasil telah melakukan upaya penagihan.
Adanya permohonan keringanan dari wajib
retribusi.
Dari rendahnya capaian ini menimbulkan Piutang
Retribusi sebesar Rp527.901.580,00. Pelaksana
Pemungutan
Retribusi
Pengendalian
Menara
Telekomunikasi
adalah
Dinas
Pehubungan,
Komunikasi, Informasi dan Pariwisata.
Realisasi untuk penerimaan Retribusi Pengendalian
Menara Telekomunikasi di Tahun Anggaran 2012
sebesar Rp726.478.232,00 mengalami kenaikan sebesar
860,70% dari Tahun Anggaran 2011 yang sebesar
Rp75.619.400,00 karena adanya intensifikasi penagihan
terhadap tunggakan retribusi maupun diadakannya
sosialisasi kepada Wajib Retribusi Pengendalian
Menara Telekomunikasi sehingga kesadaran Wajib
Retribusi Pengendalian Menara Telekomunikasi
semakin meningkat.
Berdasarkan hasil pemeriksaan BPK diungkapkan
bahwa penatausahaan retribusi pengendalian menara
telekomunikasi dinyatakan tidak memadai, diantaranya
SKRD tidak mencantumkan tanggal diterbitkan, dan
hanya
mencantumkan
tanggal
jatuh
tempo.
Dinhubkominpar tidak dapat merekonsiliasi data
piutang retribusi menara telekomunikasi pada 2011,
penetapan SKRD 2012 dan data pelunasan masingmasing SKRD selam TA 2012. Pembayaran dilakukan
secara langsung ke bank tanpa identitas WR dan nomor
SKRD. Sampai dengan per 31 Desember 2012 masih
terdapat wajib retribusi yang belum menyelesaikan
kewajibannya. Dinhubkominpar tidak melakukan
teguran atas pelanggaran jatuh tempo pembayaran
retribusi. Menara telekomunikasi belum seluruhnya
ditetapkan ketetapan retribusinya. Penegakan hukum
atas pelanggaran izin dan pelanggaran retribusi belum
secara memadai diupayakan. Pengenaan denda atas
keterlambatan pembayaran SKRD belum dilakukan.
9)

Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah


Target Pemungutan Retribusi Pemakaian Kekayaan
Daerah di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp266.825.000,00 dapat
direalisasikan
sebesar
Rp247.514.533,00 atau mencapai 92,76%. Belum
dilampauinya target ini secara umum karena :

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

198
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Jumlah pengguna Gedung Wanita berkurang karena


fasilitas yang ada kurang memadai atau tidak
seperti yang dikehendaki pelanggan serta
banyaknya gedung pertemuan lain.
Taman Bermain Anak (TBA) dikembalikan
fungsinya sebagai fasilitas umum, sehingga mulai
bulan April 2012 pengguna TBA tidak dipungut
biaya.
Retribusi Tanah Reklame insidentil tidak bisa
terpungut sesuai perkiraan karena berkurangnya
even serta ijin reklame belum diperpanjang (Bando
Jalan di Jl. A.Yani).
Beberapa rumah dinas kosong diantaranya karena
masih dalam renovasi.
Pelaksana Pemungutan Retribusi Pemakaian Kekayaan
Daerah adalah Dinas Pendapatan, Pengelolaan
Keuangan dan Aset Daerah, Sekretariat Daerah,
Kecamatan, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum,
Dinas Pengairan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan
Sipil, Dinas Pehubungan, Komunikasi, Informasi dan
Pariwisata, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas
Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial serta Badan
Pelaksana Penyuluhan dan Ketahanan Pangan.
Realisasi untuk penerimaan Retribusi Pemakaian
Kekayaan Daerah di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp247.514.533,00 mengalami penurunan sebesar
21,78% dari Tahun Anggaran 2011 yang sebesar
Rp316.443.711,00 karena kurang sesuainya fasilitas
kekayaan daerah dengan tuntutan masyarakat.
10) Retribusi Terminal

Target Pemungutan Retribusi Terminal di Tahun


Anggaran 2012 sebesar Rp747.159.000,00 dapat
direalisasikan sebesar Rp695.490.500,00 atau mencapai
93,08%.
Capaian yang lebih rendah dari target ini
karena :
Kendaraan yang beroperasi berkurang
Sering terjadi demo angkutan dan aksi protes tidak
mau membayar retribusi.
Terputusnya jalan Purworejo-Wonosobo sehingga
mengurangi pemasukan retribusi.
Pelaksana Pemungutan Retribusi Terminal adalah
Dinas Perhubungan, Komunikasi, Informasi dan
Pariwisata.
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

199
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Realisasi untuk penerimaan Retribusi Terminal di


Tahun Anggaran 2012 sebesar Rp695.490.500,00
mengalami penurunan sebesar 4,53% dari Tahun
Anggaran 2011 sebesar Rp728.508.650,00 dengan
alasan yang identik dengan tidak tercapainya target di
Tahun Anggaran 2012.
Berdasarkan pemeriksaan BPK diungkapkan bahwa
mekanisme pemungutan retribusi terminal dilakukan
oleh petugas pemungut dengan media SKRD/karcis
tidak sepenuhnya dilaksanakan. Setiap WR/awak
kendaraan yang dipungut retribusi tidak seslalu
diberikan bukti/karcis. Setoran yang dilakukan
didasarkan target yang ditetapkan dari masing-masing
terminal/sub terminal. Selain itu masih terjadi
bus/angkutan yang tidak bersedia masuk terminal
sehingga tidak selalu membayar retribusi meskipun ada
kewajiban seluruh bus harus masuk terminal.
Kelemahan pengendalian tersebut mengakibatkan tidak
memungkinkan untuk dilakukan penelusuran transaksi
jumlah pemungutan dengan jumlah penerimaan
retribusi terminal dan jumlah karcis terjual
11) Retribusi Tempat Khusus Parkir

Target Pemungutan Retribusi Tempat Khusus Parkir di


Tahun Anggaran 2012 sebesar Rp245.267.000,00 dapat
direalisasikan sebesar Rp245.251.000,00 atau mencapai
99,99%.
Capaian setoran didukung oleh retribusi
tempat khusus parkir di Rumah Sakit Umum Daerah
Saras Husada dan retribusi tempat khusus parkir di
Pasar Baledono dan Pasar Kutoarjo. Pelaksana
Pemungutan Retribusi Tempat Khusus Parkir tahun
2012 adalah Dinas Perhubungan, Komunikasi,
Informasi dan Pariwisata dan Dinas Perindustrian,
Perdagangan dan Koperasi. Pemungutan Retribusi
Tempat Khusus Parkir tahun 2012 oleh Dinas
Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi berupa
retribusi parkir di Pasar Baledono dan Pasar Kutoarjo
hanya dilaksanakan di bulan Januari 2012 atau selama
masa peralihan sebelum dialihkan pemungutannya
berdasarkan peraturan daerah yaitu
Dinas
Perhubungan, Komunikasi, Informasi dan Pariwisata.
Realisasi untuk penerimaan Retribusi Tempat Khusus
Parkir
di
Tahun
Anggaran
2012
sebesar
Rp245.251.000,00 mengalami kenaikan sebesar
239,10% dari Tahun Anggaran 2011 yang sebesar
Rp72.323.450,00 karena adanya regulasi kebijakan
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

200
Pemerintah Kabupaten Purworejo

pengelolaan tempat khusus parkir di halaman Rumah


Sakit Umum Daerah Saras Husada yang dilaksanakan
oleh Dinas Perhubungan, Komunikasi, Informasi dan
Pariwisata.
12) Retribusi Penyediaan dan/atau Penyedotan Kakus

Target Pemungutan Retribusi Penyediaan dan/atau


Penyedotan Kakus di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp6.800.000,00
dapat
direalisasikan
sebesar
Rp7.250.000,00 atau mencapai 106,62%.
Tarip
retribusi Penyediaan dan/atau Penyedotan Kakus
sebesar Rp250.000,00 per penyedotan. Pelampauan
target ini karena meningkatnya permintaan jasa
penyedotan kakus/tinja, yang semula diprediksi
sebayak 27 orang realisasi mencapai 26 orang dengan
29 penyedotan. Pelaksana Pemungutan Retribusi
Penyediaan dan/atau Penyedotan Kakus adalah adalah
Dinas Pekerjaan Umum.
Realisasi untuk penerimaan Retribusi Penyediaan
dan/atau Penyedotan Kakus di Tahun Anggaran 2012
sebesar Rp7.250.000,00 mengalami kenaikan sebesar
6,62% dari Tahun Anggaran 2011 yang sebesar
Rp6.800.000,00 karena adanya peningkatan pelayanan.
13) Retribusi Rumah Potong Hewan

Target Pemungutan Retribusi Rumah Potong Hewan di


Tahun Anggaran 2012 sebesar Rp42.500.000,00 dapat
direalisasikan sebesar Rp43.360.000,00 atau mencapai
102,02%. Pelampauan target ini karena meningkatnya
jumlah konsumsi daging.
Jumlah pemotongan
mencapai 2.168 ekor sapi/kerbau.
Pelaksana Pemungutan Retribusi Rumah Potong
Hewan adalah Dinas Kelautan, Perikanan dan
Peternakan.
Realisasi untuk penerimaan Retribusi Rumah Potong
Hewan di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp43.360.000,00 mengalami kenaikan sebesar 4,38%
dari Tahun Anggaran 2011 yang sebesar
Rp41.540.000,00
karena
adanya
peningkatan
pelayanan.
14) Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga

Target Pemungutan Retribusi Tempat Rekreasi dan


Olahraga di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp526.389.000,00
dapat
direalisasikan
sebesar
Rp551.715.000,00 atau mencapai 104,81%. Capaian
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

201
Pemerintah Kabupaten Purworejo

yang lebih tinggi dari target ini karena jumlah animo


dan kunjungan di Kolam Renang Artha Tirta meningkat
serta meningkatnya promosi obyek wisata. Pelaksana
Pemungutan Retribusi Tempat Rekreasi dan Olahraga
adalah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Dinas
Pehubungan, Komunikasi, Informasi dan Pariwisata.
Realisasi untuk penerimaan Retribusi Rekreasi dan
Olahraga di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp551.715.000,00 mengalami kenaikan sebesar
130,50% dari Tahun Anggaran 2011 yang sebesar
Rp239.353.000,00 yang didukung oleh promosi wisata
dan meningkatnya animo dan kunjungan di obyek
wisata.
15) Retribusi Ijin Mendirikan Bangunan

Target Pemungutan Retribusi Ijin Mendirikan


Bangunan di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp323.500.000,00 dapat
direalisasikan
sebesar
Rp341.947.550,00 atau mencapai 105,70%. Capaian
yang lebih tinggi dari target ini karena meningkatnya
kesadaran masyarakat untuk membuat IMB. Pelaksana
Pemungutan Retribusi Ijin Mendirikan Bangunan
adalah Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu dan
Kecamatan.
Realisasi untuk penerimaan Retribusi Ijin Mendirikan
Bangunan di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp341.947.550,00
mengalami penurunan sebesar
21,73% dari Tahun Anggaran 2011 yang sebesar
Rp436.901.639,00 karena belum seluruh masyarakat
memahami mengenai pentingnya Ijin Mendirikan
Bangunan.
16) Retribusi Ijin Gangguan/Keramaian

Target Pemungutan Retribusi Ijin Gangguan/Keramaian


sebesar Rp400.000.000,00 dapat direalisasikan sebesar
Rp495.915.000,00
atau
mencapai
123,98%.
Pelampauan target ini karena meningkatnya kesadaran
masyarakat tentang perlunya perijinan. Pelaksana
Pemungutan Retribusi Ijin Gangguan/Keramaian adalah
Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu.
Realisasi
untuk
penerimaan
Retribusi
Ijin
Gangguan/Keramaian di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp495.915.000,00 mengalami kenaikan sebesar
117,31% dari Tahun Anggaran 2011 yang sebesar
Rp228.201.800,00 karena meningkatnya kesadaran
masyarakat tentang perlunya perijinan.
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

202
Pemerintah Kabupaten Purworejo

17) Retribusi Ijin Trayek

Target Pemungutan Retribusi Ijin Trayek sebesar


Rp15.525.000,00
dapat
direalisasikan
sebesar
Rp13.500.000,00 atau mencapai 86,96%.
Capaian
yang lebih rendah dari target ini karena ada 7 Angkota,
8 Primkopad dan 1 Hika (Koperasi Angkutan
Himpunan Indra Ing Karaharjan) tidak melakukan
pengurusan ijin trayek. Pelaksana Pemungutan
Retribusi Ijin Trayek
adalah Dinas Pehubungan,
Komunikasi, Informasi dan Pariwisata.
Realisasi untuk penerimaan Retribusi Ijin Trayek di
Tahun Anggaran 2012 sebesar Rp13.500.000,00
mengalami penurunan sebesar 43,38% dari Tahun
Anggaran 2011 yang sebesar Rp23.845.000,00 karena
banyaknya pengusaha angkutan tidak melakukan
pengurusan ijin trayek.
c. Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan
Realisasi masing-masing jenis Hasil Pengelolaan Kekayaan
Daerah Yang Dipisahkan merupakan Bagian Laba masingmasing Perusahaan Daerah Tahun 2011 yang disetorkan di
tahun anggaran 2012 dengan pengaturan sesuai masingmasing Peraturan Daerah sebagai payung hukum pendirian
perusahaan daerah dan yang masih merugi tidak
menyetorkan bagian labanya ke kas daerah.
Adapun dasar hukum pendirian masing-masing Perusahaan
Daerah adalah sebagai berikut :
Dasar Hukum
1)

2)

3)

4)

Peraturan

Daerah

Keterangan

Perusahaan Daerah Air Minum Tirta

Penyertaan Modal murni milik

Purworejo Nomor 15 Tahun 2011

Perwitasari

Kab. Purworejo

Peraturan

Perusahaan Daerah Farmasi dan Sarana

Penyertaan Modal murni milik

Purworejo Nomor 16 Tahun 2011

Kesehatan Graha Husada Medika

Kab. Purworejo

Peraturan

Perusahaan Daerah Bank Perkreditan

Penyertaan Modal murni milik

Purworejo Nomor 11 Tahun 2008

Rakyat Bank Purworejo

Kab. Purworejo

Peraturan Daerah Provinsi Jawa

Pembentukan Perusahaan Daerah Badan

Penyertaan

Tengah Nomor 19 Tahun 2003

Kredit Kecamatan Provinsi Jawa Tengah

Provinsi Jawa Tengah dan

Daerah

Daerah

Kabupaten

Tentang

Kabupaten

Kabupaten

Modal

Milik

Kab.Purworejo
Peraturan Daerah Provinsi Jawa

Perubahan

Tengah Nomor 3 Tahun 2012

Provinsi Jawa Tengah nomor 11 Tahun

Provinsi Jawa Tengah dan

2008 Tentang Perusahaan Daerah Bank

Kabupaten Purworejo

Perkreditan

Atas

Peraturan

Rakyat

Daerah

Badan

Penyertaan

Modal

Milik

Kredit

Kecamatan di Provinsi Jawa Tengah


5)

Peraturan

Daerah

Kabupaten

Perusahaan Daerah Aneka Usaha

Purworejo Nomor 17 Tahun 2011

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

Penyertaan Modal murni milik


Kabupaten Purworejo

203
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Dasar Hukum
6)

7).

Peraturan

Daerah

Kabupaten

Tentang

Keterangan

Pembentukan Perseroan Terbatas Bahari

Penyertaan Modal murni milik

Purworejo Nomor 14 Tahun 2004

Makmur Mandiri

Kab. Purworejo

Peraturan Daerah Provinsi Daerah

Pendirian Perseroan Terbatas

Tingkat I Jawa Tengah Nomor 9

Rekreasi dan Promosi Pembangunan

Provinsi Jawa Tengah dan

Tahun 1993

Jawa Tengah

semua Kabupaten/Kota

Pusat

Penyertaan

Modal

Milik

se

Jawa Tengah
8)

Peraturan Daerah Provinsi Daerah

Perubahan Bentuk Badan Hukum Bank

Penyertaan

Tingkat I Jawa Tengah Nomor 6

Pembangunan Daerah Jawa Tengah dari

Provinsi Jawa Tengah dan

Tahun 1999

Perusahaan

Daerah

semua Kabupaten/Kota se

Perseroan

Terbatas

(PD)

Menjadi

(PT)

Bank

Modal

Milik

Jawa Tengah

Pembangunan Daerah Jawa Tengah

Realisasi Pendapatan Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah


Yang Dipisahkan merupakan pembagian deviden atas laba
perusahaan milik daerah.
Adapun rincian anggaran dan realisasi penerimaan Hasil
Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang Dipisahkan di Tahun
Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran 2011 adalah sebagai
berikut :
Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

Yang Dipisahkan

(Rp)

(Rp)

(Rp)

1)

Bagian Laba Perusahaan Milik


Daerah

2)

Bagian Laba Lembaga


Keuangan Bank

Jumlah Hasil Pengelolaan Kekayaan


Daerah yg Dipisahkan

1.266.494.042,00

1.853.510.618,00

3.120.004.660,00

1.266.493.979,00

1.853.510.618,00

3.120.004.597,00

920.443.702,00

1.929.385.784,00

2.849.829.486,00

Realisasi pendapatan dari Hasil Pengelolaan Kekayaan


Daerah Yang Dipisahkan Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp3.120.004.597,00 atau 100,00% dari anggarannya sebesar
Rp3.120.004.660,00.
Realisasi untuk Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah Yang
Dipisahkan
di
Tahun
Anggaran
2012
sebesar
Rp3.120.004.660,00 mengalami kenaikan sebesar 9,48%
dari
Tahun
Anggaran
2011
yang
sebesar
Rp2.849.318.459,00 sesuai pembagian laba masing-masing
Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) karena adanya
peningkatan kinerja dan omset perusahaan.
Adapun rincian penyetoran masing-masing Perusahaan
Daerah di Tahun Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran 2011
adalah sebagai berikut :
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

204
Pemerintah Kabupaten Purworejo

No
1)

Uraian

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

Bagian Laba Perusahaan Milik Daerah :


a)

Bagian Laba PD Air Minum (PDAM) Tirta

503.265.464,00

503.265.400,00

83.194.993,00

83.194.994,00

538.358.299,00

538.358.299,00

279.697.715,00

Perwitasari
b)

Bagian Laba PD Farmasi dan Sarana Kesehatan


Graha Husada Medika

433.738.500,00

77.521.027,00

c)

PD Bank Purworejo

d)

PD Badan Kredit Kecamatan (BKK)

53.960.830,00

53.960.830,00

46.814.304,00

e)

Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU)

87.714.456,00

87.714.456,00

82.672.156,00

0,00

0,00

0,00

0,00

0,00

0,00

1.266.494.042,00

1.266.493.979,00

920.443.702,00

1.853.510.618,00

1.853.510.618,00

1.929.385.784,00

Jumlah Bagian Laba Lembaga Keuangan

1.853.510.618,00

1.853.510.618,00

1.929.385.784,00

Jumlah Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan

3.120.004.660,00

3.120.004.597,00

2.849.829.486,00

f)

PT Bahari Makmur Mandiri

g)

PT Pusat Rekreasi dan Promosi Pembangunan


Jawa Tengah
Jumlah bagian laba prshn milik daerah

2)

Bagian Laba Lembaga Keuangan Bank :


a)

Bagian Laba Bank Jateng

1). Bagian Laba Perusahaan Milik Daerah


Bagian laba dari perusahaan milik daerah belum dapat
menyumbangkan Pendapatan Asli Daerah yang
signifikan meskipun kinerjanya sudah menunjukkan
perbaikan, misalnya
Perusahaan Daerah Bank
Perkreditan Rakyat
Badan Kredit Kecamatan
Purworejo yang masih menanggung kerugian tahun
sebelumnya namun mulai tahun 2011 telah
menghasilkan laba sebesar Rp2.459.984.238,60
meskipun belum dapat menutup kerugian seluruhnya.
Adapun yang dapat menyetorkan bagian laba tahun
2012 adalah
a). Bagian Laba Perusahaan Daerah Air Minum
(PDAM) Tirta Perwitasari
Penetapan bagian laba tahun 2011 yang harus
disetor ke kas daerah berasal dari hasil audit atas
Laporan Keuangan Perusahaan Daerah Air Minum
(PDAM) Tirta Perwitasari Kabupaten Purworejo
tahun 2011 dan ditetapkan dengan Keputusan
Bupati Purworejo Nomor 188.4/271/2012 tanggal 2
Mei 2012 tentang Pengesahan Laporan Keuangan
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta
Perwitasari Kabupaten Purworejo Tahun 2011
dengan perincian sebagai berikut :
Laba Bersih setelah pajak tahun 2011
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

Rp

915.028.117,11

205
Pemerintah Kabupaten Purworejo

55% Bagian laba yang harus disetor


Bagian laba yang telah disetor
Kewajiban yang belum disetor

Rp
Rp
Rp

503.265.464,00
503.265.400,00
64,00

Realisasi penyetoran kurang sebesar Rp64,00 dari


kewajibannya karena pembulatan.
Realisasi untuk penerimaan Bagian Laba
Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta
Perwitasari Kabupaten Purworejo di Tahun
Anggaran
2012
sebesar
Rp503.265.464,00
mengalami kenaikan sebesar 16,03% dari Tahun
Anggaran 2011 yang sebesar Rp433.738.500,00
karena adanya kenaikan omset dan atau efisiensi di
tahun 2011.
b). Bagian Laba PD Farmasi dan Sarana Kesehatan
Graha Husada Medika
Penetapan bagian laba tahun 2011 yang harus
disetor ke kas daerah berasal dari hasil audit atas
Laporan Keuangan PD
Farmasi dan Sarana
Kesehatan Graha Husada Medika Kabupaten
Purworejo Tahun 2011 dan ditetapkan dengan
Keputusan
Bupati
Purworejo
Nomor
188.4/238/2012 tanggal 24 April 2012 tentang
Pengesahan Laporan Keuangan PD Farmasi dan
Sarana Kesehatan Graha Husada Medika
Kabupaten Purworejo Tahun 2011 dengan
perincian sebagai berikut :
Laba Bersih setelah pajak tahun 2011

Rp 151.263.625,00

Bagian laba dibagi (55% dari Laba)

Rp

83.194.993,75

Bagian laba yang telah disetor

Rp

83.194.994,00

Kelebihan setor

Rp

0,25

Realisasi penyetoran lebih besar Rp0,25 dari


kewajibannya karena pembulatan.
Realisasi untuk penerimaan Bagian Laba
Perusahaan Daerah Farmasi dan Sarana Kesehatan
Graha Husada Medika Kabupaten Purworejo di
Tahun Anggaran 2012 sebesar Rp83.194.993,75
mengalami kenaikan sebesar 7,32% dari Tahun
Anggaran 2011 yang sebesar Rp77.521.027,00
karena adanya kenaikan omset dan atau efisiensi di
tahun 2011.
c). Bagian Laba PD Bank Perkreditan Rakyat Bank
Purworejo
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

206
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Penetapan bagian laba tahun 2011 yang harus


disetor ke kas daerah berdasarkan hasil audit atas
Laporan Keuangan Tahun Anggaran 2011 PD Bank
Perkreditan Rakyat Bank Purworejo oleh Kantor
Akuntan Publik Drs. Hadiono, Yogyakarta dan
mendapat pengesahan melaui
Rapat Umum
Pemegang Saham tentang Pengesahan Laporan
Keuangan Tahun 2011 PD BPR Bank Purworejo
tanggal 7 Pebruari 2012 dengan perincian sebagai
berikut :
Laba Bersih setelah pajak tahun 2011 Rp

1.076.716.599,31

Bagian laba dibagi (50% dari Laba)

Rp

538.358.299,66

Bagian laba yang telah disetor

Rp

538.358.299,00

Kewajiban yang belum disetor

Rp

0,66

Realisasi penyetoran kurang sebesar Rp0,66 dari


kewajibannya karena pembulatan.
Realisasi untuk penerimaan Bagian Laba
Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat Bank
Purworejo di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp538.358.299,66 mengalami kenaikan sebesar
92,48% dari Tahun Anggaran 2011 yang sebesar
Rp279.697.715,00 karena adanya kenaikan omset
dan atau efisiensi di tahun 2011.
d). Bagian Laba PD Badan Kredit Kecamatan Butuh
Penyetoran bagian laba di tahun 2012 atas laba
tahun 2011 sebesar Rp53.960.830,00 berdasarkan
hasil Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS)
tentang Pengesahan Laporan Keuangan Tahun
2011 PD BPR Bank Purworejo tanggal 7 Pebruari
2012 dengan perincian sebagai berikut :
Laba Bersih setelah pajak tahun 2011

Rp 146.076.961,00

Bagian laba dibagi (50% dari Laba)

Rp 73.038.480,50

Bagian laba yang dibagi (73,88% dari


Saham) milik Kabupaten Purworejo

Rp 53.960.830,00

Bagian laba yang telah disetor

Rp 53.960.830,00

Kewajiban yang belum disetor

Rp

0,00

Realisasi untuk penerimaan Bagian Laba


Perusahaan Daerah Badan Kredit Kecamatan Butuh
Kabupaten Purworejo di Tahun Anggaran 2012
sebesar Rp53.960.830,00 mengalami kenaikan
sebesar 15,27% dari Tahun Anggaran 2011 yang
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

207
Pemerintah Kabupaten Purworejo

sebesar Rp46.814.304,00 karena adanya kenaikan


omset dan atau efisiensi di tahun 2011.
e).

Bagian Laba Perusahaan Daerah Aneka Usaha


(PDAU)
Penetapan bagian laba tahun 2011 yang harus
disetor ke kas daerah berasal dari hasil audit atas
Laporan Keuangan PD Aneka Usaha Kabupaten
Purworejo Tahun 2011 dan ditetapkan dengan
Keputusan
Bupati
Purworejo
Nomor
188.4/239/2012 tanggal 24 April 2012 tentang
Pengesahan laporan Keuangan PD Aneka Usaha
Kabupaten Purworejo Tahun 2011 dengan
perincian sebagai berikut :

Laba Bersih setelah pajak tahun 2011

Rp 159.480.829,68

Bagian laba dibagi (55% dari Laba)

Rp

87.714.456,32

Bagian laba yang telah disetor

Rp

87.714.456,00

Kewajiban yang belum disetor

Rp

0,32

Realisasi penyetoran kurang sebesar Rp0,32 dari


kewajibannya karena pembulatan.
Realisasi untuk penerimaan Bagian Laba
Perusahaan Daerah Aneka Usaha Kabupaten
Purworejo di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp87.714.456,32 mengalami kenaikan sebesar
6,10% dari Tahun Anggaran 2011 yang sebesar
Rp82.672.156,00 karena adanya kenaikan omset
dan atau efisiensi di tahun 2011.
Untuk Perseroan Terbatas Bahari Makmur Mandiri dan
Perseroan Terbatas Pusat Rekreasi dan Promosi
Pembangunan Jawa Tengah (PT.PRPP Jateng) sampai
saat ini belum dapat menyetorkan hasil usahanya. Untuk
Perseroan Terbatas Bahari Makmur Mandiri tidak
menyetorkan bagian laba karena sudah dalam proses
likuidasi sedangkan pengajuan proses pembubarannya
melalui Peraturan Daerah menunggu pembahasan
dengan DPRD.
2). Bagian Laba Lembaga Keuangan Bank
Bagian Laba Lembaga Keuangan Bank merupakan
pembagian laba dari Perseroan Terbatas Bank Jateng.
Penetapan bagian laba tahun 2011 yang harus disetor ke kas
daerah berdasarkan Hasil Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah
tanggal 18 April 2012 yang tercatat di Kantor Notaris Prof.
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

208
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Dr. Liliana Tedjosaputro, SH, MH, MM Nomor 102 dengan


penjelasan sebagai berikut :

Bagian laba dibagi (62% dari Laba)

Deviden Kabupaten Purworejo

Rp

(0, 7283% x Rp254.403.246.159,00) (a)

254.403.246.159,00

Rp

1.852.863.205,00

Rp

647.413,00

Imbal Hasil modal yang telah disetor


namun belum disahkan RUPS (b)

Bagian Laba Kabupaten Purworejo (a+b)

Bagian Laba Yang Telah Disetor

Kewajiban yang belum disetor

Rp
Rp
Rp

1.853.510.618,00
1.853.510.618,00
0,00.

Realisasi untuk penerimaan Bagian Laba Lembaga


Keuangan Bank di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp1.853.510.618,00 mengalami penurunan sebesar 3,93%
dari
Tahun
Anggaran
2011
yang
sebesar
Rp1.929.386.241,00 karena adanya penurunan terhadap
proporsional saham yang telah disetor oleh Pemerintah
Kabupaten.
d.

Lain-lain PAD yang Sah


Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang sah merupakan
pendapatan dari berbagai sumber yang bersifat tidak
tetap/rutin kecuali pendapatan Badan Layanan Umum
Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah Saras Husada
dan Pendapatan dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD)
P2KSM berupa pendapatan bunga dari Dana Bergulir.
Penerimaan Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang sah di
Tahun
Anggaran
2012
dari
anggaran
sebesar
Rp62.854.466.252,00
dapat
direalisasikan
sebesar
Rp68.407.132.153,00 atau 108,83%.
Realisasi untuk penerimaan Lain-lain Pendapatan Asli
Daerah yang sah di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp68.407.132.153,00 mengalami kenaikan sebesar 10,56%
dari
Tahun
Anggaran
2011
yang
sebesar
Rp61.875.542.855,00 yang secara signifikan didukung oleh
Hasil Penjualan Aset Daerah Yang Tidak Dipisahkan,
penerimaan Jasa Giro, penerimaan Bunga deposito, sewa eks
tanah bengkok serta penerimaan dari Badan Layanan Umum
Daerah (BLUD).
Adapun rincian anggaran dan realisasi Penerimaan Lain-lain
Pendapatan Asli Daerah yang sah Tahun Anggaran 2012 dan
Tahun Anggaran 2011 dapat diuraikan sebagai berikut :

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

209
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Lain-lain PAD Yang Sah


1)

Hasil Penjualan Aset Daerah Yang Tidak

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

475.337.000,00

566.106.500,00

Dipisahkan

185.927.480,00

2)

Penerimaan Jasa Giro

3.008.155.000,00

4.665.332.948,00

3.651.503.918,00

3)

Penerimaan Bunga Deposito

4.000.000.000,00

5.589.512.120,00

3.913.469.199,00

4)

Tuntutan Ganti Rugi Kerugian Daerah

100.000.000,00

560.780.312,00

339.380.250,00

5)

Pendapatan Denda Keterlambatan

0,00

234.659.103,00

0,00

13.400.000,00

0,00

0,00

140.049.260,00

874.470.258,00

144.325.000,00

121.050.504,00

95.464.405,00

Pelaksanaan Pekerjaan
6)

Pendapatan Hasil Eksekusi atas Jaminan

7)

Pendapatan dari Pengembalian

8)

Sumbangan Pihak Ketiga

9)

Penerimaan Lain-lain

10)

Pendapatan BLUD RSUD Saras Husada

11)

Pendapatan Badan Layanan Umum

1.378.448.252,00

1.498.335.876,00

2.570.733.018,00

52.548.201.000,00

53.764.575.286,00

48.530.970.442,00

1.200.000.000,00

1.253.330.244,00

62.854.466.252,00

68.407.132.153,00

Daerah P2KSM
Jumlah lain-lain PAD yang sah

572.210.048,00

1.141.413.837,00
61.875.542.855,00

Adapun rincian SKPD penghasil Lain-lain PAD yang sah di


Tahun Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran 2011 dapat
diuraikan sebagai berikut:
SKPD
1.

Dinas Kesehatan

2.

Rumah Sakit Umum Daerah Saras

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

3.000.000,00

3.000.000,00

53.764.575.286,00

48.530.970.442,00

Husada
3.

Dinas Pekerjaan Umum

28.619.500,00

16.372.500,00

4.

Dinas Pengairan

40.490.504,00

2.553.155,00

5.

Dinas Perhubungan, Informasi,

59.186.318,00

43.422.000,00

Komunikasi dan Pariwisata


6.

Sekretariat Daerah

624.000.000,00

1.939.000.000,00

7.

Dinas Pendapatan, Pengelolaan

569.972.000,00

212.520.230,00

11.757.641.501,00

9.720.642.565,00

Keuangan dan Aset Daerah (SKPD)


8.

Dinas Pendapatan, Pengelolaan


Keuangan dan Aset Daerah (PPKD)

9.

Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu

8.000.000,00

14.600.000,00

10.

Kecamatan Grabag

1.000.000,00

1.000.000,00

11.

Kecamatan Ngombol

1.025.000,00

625.000,00

12.

Kecamatan Purwodadi

2.000.000,00

1.600.000,00

13.

Kecamatan Bagelen

1.213.000,00

1.000.000,00

14.

Kecamatan Kaligesing

3.100.000,00

500.000,00

15.

Kecamatan Purworejo

3.000.000,00

3.000.000,00

16.

Kecamatan Banyuurip

860.000,00

605.000,00

17.

Kecamatan Bayan

650.000,00

900.000,00

18.

Kecamatan Kutoarjo

2.200.000,00

2.800.000,00

19.

Kecamatan Butuh

1.000.000,00

1.000.000,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

210
Pemerintah Kabupaten Purworejo

SKPD

Realisasi 2012

Realisasi 2011

20.

Kecamatan Pituruh

1.000.000,00

1.000.000,00

21.

Kecamatan Kemiri

1.000.000,00

1.000.000,00

22.

Kecamatan Bruno

750.000,00

1.000.000,00

23.

Kecamatan Gebang

1.596.000,00

1.675.000,00

24.

Kecamatan Loano

1.645.000,00

1.475.000,00

25.

Kecamatan Bener

26.

Badan Pemberdayaan Masyarakat dan

1.798.000,00

1.966.000,00

1.253.330.244,00

1.141.413.837,00

Desa
27.

Dinas Pertanian dan Kehutanan

238.532.800,00

182.801.200,00

28.

Dinas Kelautan, Perikanan dan

24.400.000,00

21.000.000,00

11.547.000,00

26.100.926,00

68.407.132.153,00

61.875.542.855,00

Peternakan
29.

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan


Koperasi

Jumlah Lain-lain Pendapatan Asli Daerah


Yang Sah

Adapun ketentuan yang mengatur masalah Lain-lain


Pendapatan Asli Daerah yaitu :
No.

Dasar Hukum Lain-lain Pendapatan Asli Daerah

Tentang

Yang Sah
1).

2).

3).

4).

5).

Peraturan Daerah Kabupaten Purworejo Nomor 4

Penerimaan

Tahun 2001

Kepada Daerah

Sumbangan

Pihak

Peraturan Daerah Kabupaten Purworejo Nomor 14

Pelayanan Kesehatan di RSUD Saras

Tahun 2007

Husada Purworejo

Peraturan Daerah Kabupaten Purworejo Nomor 10

Pendapatan Badan Layanan Umum Daerah

Tahun 2008

(BLUD) P2KSM di Bapermades

Peraturan Daerah Kabupaten Purworejo Nomor 3

Pokok-pokok

Tahun 2007

Daerah

Peraturan Daerah Kabupaten Purworejo Nomor 3

Pengelolaan Barang Milik Daerah

Pengelolaan

Ketiga

Keuangan

Tahun 2008
6).

Peraturan Bupati Purworejo Nomor 36 Tahun 2009

Pembentukan Unit Kerja Pengelola Dana


Bergulir Program P2KSM (UKPDB P2KSM)
pada Bapermasdes Kabupaten Purworejo

7).

Keputusan Bupati Purworejo Nomor 188.4/725/2009

Penetapan UKPDB P2KSM sebagai Badan


Layanan Umum Daerah (BLUD)

8).

Keputusan Bupati Purworejo Nomor 188.4/1/2009

Penetapan Rumah Sakit Umum Daerah


Saras Husada sebagai Badan Layanan
Umum Daerah (BLUD)

Realisasi masig-masing akun Lain-lain Pendapatan Asli


Daerah Yang Sah dapat dijelaskan sebagai berkut :
1) Hasil Penjualan Aset Daerah yang Tidak Dipisahkan
Realisasi pendapatan dari hasil penjualan aset daerah
yang tidak dipisahkan di Tahun Anggaran 2012 mencapai
119,10% atau Rp566.106.500,00 dari target sebesar
Rp475.337.000,00.
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

211
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Realisasi untuk penerimaan dari hasil penjualan aset


daerah yang tidak dipisahkan di Tahun Anggaran 2012
sebesar Rp566.106.500,00 mengalami kenaikan sebesar
204,48% dari Tahun Anggaran 2011 yang sebesar
Rp185.927.250,00 yang secara signifikan didukung dari
penjualan atas penebangan pohon dan penjualan bahanbahan bekas bangunan.
Rincian lebih lanjut pendapatan dari hasil penjualan aset
daerah yang tidak dipisahkan di Tahun Anggaran 2012
dan Tahun Anggaran 2011 adalah sebagai berikut:
Uraian
a).

Penjualan Kendaraan Dinas Roda Dua

b).

Penjualan Kendaraan Dinas Roda Empat

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

197.810.000,00

173.210.000,00

117.920.000,00

0,00

88.600.000,00

0,00

c).

Penjualan Drum Bekas

20.000.000,00

28.619.500,00

16.372.500,00

d).

Penjualan Hasil Penebangan Pohon

27.527.000,00

45.127.000,00

1.800.000,00

e).

Penjualan Bahan-bahan Bekas Bangunan

230.000.000,00

230.550.000,00

49.834.980,00

475.337.000,00

566.106.500,00

185.927.480,00

Jumlah Hasil Penjualan Aset Daerah yang Tidak


Dipisahkan

Penjualan Kendaraan Dinas oleh Dinas Pendapatan,


Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah menggunakan
proses lelang yang dilaksanakan oleh Kantor Pelayanan
Kekayaan Negara dan Lelang Purwokerto di ruang
Arahiwang Sekretariat Daerah Kabupaten Purworejo
dalam 2 (dua) tahap yaitu :
Tahap Pertama pada tanggal 16 Juli 2012 bersamaan
dengan lelang material bongkaran Gedung Olah Raga
WR Soepratman diikuti oleh 150 peserta lelang.
Kendaraan yang dilelang terbagi dalam 23 Paket yang
terjual sebanyak 20 paket dengan perincian sebagai
berikut :
No

Uraian

Lelang
Unit

Harga Limit

Hasil Penjualan
Unit

(Rp)
1.

Roda Dua

2.

Roda Empat

109

Jumlah Kendaran Dinas

149.412.800,00

Harga Jual

Sisa
Unit

(Rp)
94

145.110.000,00

15

23460.000,00

52.800.000,00

112

172.872.800,00

97

197.910.000,00

15

Dari hasil penjualan sebesar Rp197.910.000,00 yang


masuk ke kas daerah sebesar Rp197.810.000,00
sedangkan sisanya sebesar Rp100.000,00 sebagai
biaya pelaksanaan lelang disetor ke kas Negara.
Tahap Kedua pada tanggal 20 Desember 2012 yang
diikuti oleh 53 peserta lelang. Kendaraan yang
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

212
Pemerintah Kabupaten Purworejo

dilelang dalam unit dengan perincian sebagai berikut


:
No

Uraian

Lelang
Unit

Harga Limit

Hasil Penjualan
Unit

(Rp)
1.

Roda Dua

2.

Roda Empat

Jumlah Kendaran Dinas

20

33.370.000,00

6
26

Harga Jual

Sisa
Unit

(Rp)
17

28.200.000,00

34.880.000,00

35.900.000,00

68.250.000,00

23

64.100.000,00

Dari hasil penjualan sebesar Rp64.100.000,00 yang


masuk ke kas daerah sebesar Rp64.000.000,00
sedangkan sisanya sebesar Rp100.000,00 sebagai
biaya pelaksanaan lelang disetor ke Kas Negara.
Berdasarkan uraian tersebut maka :
a) Penjualan Kendaraan Dinas Roda Dua
Realisasi untuk penerimaan dari hasil penjualan
kendaraan dinas roda dua di Tahun Anggaran 2012
dari anggaran sebesar Rp197.810.000,00 realisasi
mencapai 87,56% atau sebesar Rp173.210.000,00.
Kendaraan yang dijual merupakan inventaris yang
telah dilakukan penghapusan berdasarkan :
Keputusan
Bupati
Purworejo
Nomor
188.4/351/2012 tanggal 23 Juni 2012 tentang
Penghapusan
Barang
Milik
Pemerintah
Kabupaten Purworejo Berupa Kendaraan Dinas
Operasional, Bangunan Dan Gedung Dari Daftar
Inventaris Barang Milik Pemerintah Kabupaten
Purworejo.
Keputusan
Bupati
Purworejo
Nomor
188.4/523/2012 tanggal 3 Desember 2012 tentang
Penghapusan
Barang
Milik
Pemerintah
Kabupaten Purworejo Berupa Kendaraan Dinas
Operasional Dari Daftar Inventaris Barang Milik
Pemerintah Kabupaten Purworejo Tahun 2012.
Capaian lebih rendah karena adanya kendaraan dinas
roda dua yang dilelang namun tidak terjual.
Penjualan kendaraan dinas oleh Dinas Pendapatan,
Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah melalui
proses lelang yang dilaksanakan oleh
Kantor
Pelayanan Kekayaan Negara
dan
Lelang
Purwokerto.
Realisasi untuk penerimaan dari hasil penjualan
kendaraan dinas roda dua di Tahun Anggaran 2012
sebesar Rp173.210.000,00 mengalami kenaikan
sebesar 46,89% dari Tahun Anggaran 2011 yang
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

213
Pemerintah Kabupaten Purworejo

sebesar Rp117.920.000,00 karena unit yang dijual


lebih banyak di tahun 2012.
b) Penjualan Kendaraan Dinas Roda Empat
Untuk penjualan Kendaraan dinas Roda Empat di
Tahun Anggaran 2012 tidak ada anggarannya
namun ada realisasi sebesar Rp88.600.000,00.
Kendaraan yang dijual merupakan inventaris yang
telah
dilakukan
penghapusan
berdasarkan
Keputusan
Bupati
Purworejo
Nomor
188.4/676.1/2011 tanggal 1 Desember 2011 tentang
Penghapusan Barang Milik Daerah Dari Daftar
Inventaris Barang Milik Pemerintah Kabupaten
Purworejo.
Sedangkan di Tahun Anggaran 2011 tidak ada
penjualan Kendaraan dinas Roda Empat.
c) Penjualan Drum Bekas
Pendapatan dari hasil penjualan drum bekas di
Tahun Anggaran 2012 merupakan pendapatan dari
penjualan sebanyak 1.547 unit drum bekas atas
pengadaan aspal di Dinas Pekerjaan Umum dengan
harga penjualan sebesar Rp18.500 per unit. Dari
anggaran sebesar Rp20.000.000,00 dapat direalisasi
sebesar Rp28.619.500,00 atau 143,10%. Pelaksana
Penjualan Drum Bekas adalah Dinas Pekerjaan
Umum.
Realisasi untuk penerimaan dari hasil penjualan
drum bekas di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp28.619.500,00 mengalami kenaikan sebesar
74,80% dari Tahun Anggaran 2011 yang sebesar
Rp16.372.500,00 karena adanya peningkatan belanja
pemeliharaan jalan sehingga drum bekas yang dijual
di tahun 2012 lebih banyak dari pada tahun 2011.
d) Penjualan Hasil Penebangan Pohon
Pendapatan dari hasil penjualan penebangan pohon
di Tahun Anggaran 2012 merupakan pendapatan
dari penjualan hasil penebangan pohon ayoman di
pinggir jalan.
Dari anggaran sebesar Rp27.527.000,00 realisasi
mencapai 163,94% atau sebesar Rp45.127.000,00.
Capaian yang jauh lebih tinggi dari target karena
penjualan dilaksanakan melalui lelang umum
sehingga penawaran di atas harga limit. Yang dijual
sebanyak 18 pohon. Pelaksana Penjualan Hasil
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

214
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Penebangan Pohon adalah Dinas Pendapatan,


Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah.
Realisasi untuk penerimaan dari hasil penjualan
hasil penebangan pohon di Tahun Anggaran 2012
sebesar Rp45.127.000,00 mengalami kenaikan
sebesar 2.407,06% dari Tahun Anggaran 2011 yang
sebesar Rp1.800.000,00 karena pohon yang dijual
lebih banyak dan melalui pelelangan umum dan
diperoleh penawaran di atas harga limit.
e) Penjualan Bahan-bahan Bekas Bangunan
Pendapatan ini merupakan pendapatan dari
penjualan
material
hasil
bongkaran
gedung/bangunan milik pemerintah daerah.
Dari anggaran sebesar Rp230.000.000,00 realisasi
mencapai 100,24% atau sebesar Rp230.550.000,00.
Capaian yang lebih tinggi dari target karena
penjualan dilaksanakan melalui lelang umum
sehingga penawaran di atas harga limit. Adapun
bahan-bahan bekas bangunan yang dijual terdiri
dari:
Bongkaran Gedung Bangsal Melastri RSUD
Purworejo
terjual Rp. 24.200.000,00
Bongkaran Gedung Kecamatan Bayan terjual
Rp8.000.000,00
Bongkaran Gedung Kecamatan Bagelen terjual
Rp14.800.000,00
Bongkaran Gedung Bioskop Bagelen terjual
seharga Rp29.050.000,00
Bongkaran Gedung GOR WR Supratman
terjual seharga Rp154.500.000,00
Pelaksana Penjualan Bahan-bahan Bekas Bangunan
adalah Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan
dan Aset Daerah.
Realisasi untuk penerimaan dari hasil penjualan
bahan-bahan bekas bangunan di Tahun Anggaran
2012 sebesar Rp230.550.000,00 mengalami
kenaikan sebesar 362,63% dari Tahun Anggaran
2011 yang sebesar Rp49.834.980,00 karena bahanbahan bekas bangunan yang dijual di tahun 2012
konstruksinya berbeda dengan bahan-bahan bekas
bangunan yang dijual di tahun 2011.

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

215
Pemerintah Kabupaten Purworejo

2) Penerimaan Jasa Bank


Penerimaan ini merupakan pendapatan daerah yang
berasal dari jasa giro penempatan rekening kas daerah
di PT Bank Jateng dan jasa atas pengelolaan Dana
Bergulir yang belum ditangani oleh Badan Layanan
Umum Daerah (BLUD) dan pengelolaan teknisnya
berada di SKPD serta jasa tabungan kelompok kerja
pelaksana APBD.
Untuk penerimaan dari jasa bank di Tahun Anggaran
2012 dari target sebesar Rp3.008.155.000,00 sampai 31
Desember
2012
dapat
terealisir
sebesar
Rp4.665.332.948,00 atau 155,09%.
Realisasi untuk penerimaan dari jasa bank di Tahun
Anggaran
2012
sebesar
Rp4.665.332.948,00
mengalami kenaikan sebesar 27,76% dari Tahun
Anggaran 2011 yang sebesar Rp3.651.503.918,00
karena pengendapan dana di rekening BUD, rekening
Bendahara Pengeluaran maupun rekening Bendahara
Penerimaan tahun 2012 lebih banyak dan lebih lama.
Adapun rincian penerimaan jasa giro Tahun Anggaran
2012 dan Tahun Anggaran 2011 dapat diuraikan
sebagai berikut :
Uraian
a).

Jasa Giro Kas Daerah

b).

Jasa Tabungan

c).

Jasa Dana Bergulir

Jumlah Penerimaan Jasa


Bank

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

3.004.200.000,00

4.650.287.317,00

3.624.060.492,00

0,00

3.320.631,00

0,00

3.955.000,00

11.725.000,00

27.443.426,00

4.665.332.948,00

3.651.503.918,00

3.008.155.000,00

Penjelasan lebih lanjut atas penerimaan Jasa Bank


sebesar Rp4.665.332.948,00 adalah sebagai berikut :
a) Jasa Giro Kas Daerah
Penerimaan ini merupakan pendapatan daerah yang
berasal dari jasa giro penempatan rekening kas
daerah maupun jasa giro atas penempatan rekening
Bendahara Penerimaan maupun Bendahara
Pengeluaran di PT Bank Jateng selama tahun 2012.
Dari target sebesar Rp3.004.200.000,00 dapat
terealisir
sebesar
Rp4.650.287.317,00
atau
mencapai
154,79%.
Tingginya
capaian
dikarenakan lamanya pengendapan dana yang
ditempatkan pada giro untuk operasional BUD,
Bendahara Pengeluaran, Bendahara Penerimaan
maupun Bendahara Gaji dalam rangka pelaksanaan
APBD. Mekanisme penyetoran Jasa giro dari
rekening giro bendahara tahun 2012 dilakukan
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

216
Pemerintah Kabupaten Purworejo

secara langsung atau overbooking oleh PT Bank


Jateng dari rekening bendahara ke rekening kas
umum daerah.
Legalitas penempatan rekening BUD, Bendahara
Pengeluaran,
Bendahara Penerimaan maupun
Bendahara Gaji dalam rangka pelaksanaan APBD
ditetapkan melalui Keputusan Bupati :
Keputusan
Bupati
Purworejo
Nomor
188.4/738/2011 tanggal 30 Desember 2011
tentang Penunjukan Beberapa Bank Umum
Pemerintah dan Bank Umum Pemerintah
Daerah di Kabupaten Purworejo Sebagai
Penampung Penerimaan Dan/Atau Pengeluaran
Serta Penempatan Kas Daerah Pemerintah
Kabupaten Purworejo Tahun Anggaran 2012.
Penempatan uang di bank bagi Bendahara
Penerimaan maupun Bendahara Pengeluaran
tahun 2012 diatur dengan Keputusan Bupati
Purworejo Nomor 188.4/20/2012 tanggal 17
Januari 2012 tentang Penunjukan Rekening
Pada P.T Bank Pembangunan Daerah Jawa
Tengah Cabang Purworejo Sebagai Rekening
Penyimpan Penerimaan dan pengeluaran
Satuan Kerja Perangkat Daerah Di Lingkungan
Pemerintah Kabupaten Purworejo Tahun
Anggaran 2012
Realisasi untuk penerimaan dari jasa giro kas
daerah di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp4.650.287.317,00 mengalami kenaikan sebesar
28,32% dari Tahun Anggaran 2011 yang sebesar
Rp3.624.060.492,00 karena pengendapan dana di
rekening BUD di tahun 2012 lebih banyak dan
lebih lama.
Rincian lebih lanjut dari penerimaan jasa giro kas
daerah Tahun Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran
2011 adalah sebagai berikut :
Jasa Giro
a).

Rekening Kas Umum Daerah

b).

Rekening PAD

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

4.578.477.630,00

3.513.281.542,00

126.542,00

292.727,00

c).

Rekening BEC-TF

11.209.816,00

2.819.857,00

d).

Jasa Giro Rekening Bendahara

60.473.329,00

107.666.366,00

4.650.287.317,00

3.624.060.492,00

Jumlah Penerimaan Jasa Giro

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

217
Pemerintah Kabupaten Purworejo

b) Jasa Tabungan
Penerimaan yang berasal dari Jasa Tabungan tidak
dianggarkan namun terdapat realisasi sebesar
Rp3.320.631,00 merupakan penerimaan yang berasal
dari tabungan Kelompok Kerja Pengelola Dana Bergulir
di Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi
sebesar Rp3.000.000,00 dan sebesar Rp320.631,00
berasal dari tabungan pengelola TPHD. Sedangkan
Penerimaan yang berasal dari Jasa Tabungan di Tahun
Anggaran 2011 tidak ada dan tidak dianggarkan.
c) Jasa Dana Bergulir
Penerimaan ini merupakan pendapatan daerah yang
berasal dari jasa atas pengelolaan dana bergulir yang
belum ditangani oleh Badan Layanan Umum Daerah
(BLUD) selama tahun anggaran 2012.
Penerimaan jasa dana bergulir di Tahun Anggaran 2012
dari anggaran sebesar Rp3.955.000,00 dapat terealisir
sebesar Rp11.725.000,00 atau 296,46%. Realisasi
penerimaan jasa dana bergulir jauh di atas target yang
telah ditentukan karena adanya intensifikasi dari SKPD
Pengelola Dana Bergulir mengingat telah dihentikannya
semua bentuk dana bergulir yang pengelolaan
keuangannya
belum
menggunakan
mekanisme
Pengelola Keuangan Badan Layanan Umum Daerah
(BLUD) sehingga harus disetorkan ke kas daerah. Hasil
pengembangan modal termasuk jasa dana bergulir yang
semula masih ada di rekening pengelola telah disetor ke
kas daerah.
Realisasi untuk penerimaan dari jasa dana bergulir di
Tahun Anggaran 2012 sebesar Rp11.725.000,00
mengalami penurunan sebesar 57,28% dari Tahun
Anggaran 2011 yang sebesar Rp27.443.426,00
disebabkan dana bergulir yang tersisa sudah tidak
berpotensi menghasilkan jasa karena sudah tidak
digulirkan kembali.
Adapun rincian dari penyetoran jasa dana bergulir Tahun
Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran 2011 dapat
diuraikan sebagai berikut :
Jasa Dana Bergulir
a).
b).

c).

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

Eks. Dana Bergulir Koperasi di Disperindagkop

7.525.000,00

23.843.426,00

Eks. Dana Bergulir di Dinas Kelautan, Perikanan

3.000.000,00

0,00

1.200.000,00

3.600.000,00

11.725.000,00

27.443.426,00

dan Peternakan
Eks. Dana Bergulir LUEP di Badan Pelaksana
Penyuluhan dan Ketahanan Pangan

Jumlah Penerimaan Jasa Dana Bergulir

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

218
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Jasa Dana Bergulir sebesar Rp11.725.000,00 belum


termasuk di dalamnya jasa dana bergulir P2KSM.
Dari pendapatan sebesar Rp1.253.330.244,00, pada
Dana Bergulir P2KSM sebesar Rp1.109.730.874,00
diantaranya merupakan jasa pemanfaatan dana
bergulir.
3) Penerimaan Bunga Deposito
Penerimaan Bunga Deposito merupakan pendapatan
daerah yang berasal dari jasa bunga deposito
penempatan dana daerah yang belum terpakai atau
menurut perkiraan masih dapat ditanamkan dalam
bentuk deposito dengan pertimbangan bunganya relatif
lebih tinggi dari pada dalam bentuk giro.
Realisasi untuk penerimaan bunga deposito di Tahun
Anggaran 2012 sebesar Rp5.589.512.120,00 mengalami
kenaikan sebesar 42,83% dari Tahun Anggaran 2011
yang sebesar Rp3.913.469.199,00 karena dana rekening
BUD di tahun 2012 yang ditempatkan dalam bentuk
deposito lebih banyak termasuk adanya penempatan
Dana Cadangan Pemilihan Kepala Daerah dan wakil
Kepala Daerah Tahun 2015 dalam bentuk deposito.
Sedangkan untuk penerimaan bunga deposito di Tahun
Anggaran 2012 sebesar Rp5.589.512.120,00 atau
mencapai 139,74% dari anggarannya sebesar
Rp4.000.000.000,00. Adapun rincian penerimaan Bunga
Deposito di Tahun Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran
2011 dengan perincian sebagai berikut :
Uraian
a).

Bunga Deposito Kas Daerah

b).

Bunga Deposito Dana Cadangan

Jumlah Penerimaan Jasa Bank

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

4.000.000.000,00

5.489.098.007,00

3.913.469.199,00

0,00

100.414.113,00

0,00

4.000.000.000,00

5.589.512.120,00

3.913.469.199,00

Adapun rincian lebih lanjut atas penerimaan Bunga


Deposito adalah sebagai berikut :
a). Bunga Deposito Kas Daerah
Realisasi untuk penerimaan bunga deposito Kas
Daerah di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp5.489.098.007,00 mengalami kenaikan sebesar
40,26% dari Tahun Anggaran 2011 yang sebesar
Rp3.913.469.199,00 karena pengendapan dana
rekening BUD di tahun 2012 yang ditempatkan
dalam bentuk deposito meningkat.
Penerimaan Bunga Deposito Kas Daerah di Tahun
Anggaran
2012
dari
anggaran
sebesar
Rp4.000.000.000,00 dapat terealisir sebesar
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

219
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Rp5.489.098.007,00 atau 137,23%.


Hal ini
dikarenakan
adanya
ketepatan
manajemen
pengelolaan kas dalam menghitung kebutuhan riil
kas daerah sehingga apabila menurut perhitungan
dari anggaran kasnya kegiatan APBD dipandang
belum memanfaatkan maka ditempatkan dalam
bentuk deposito 1, 2 atau 3 bulan di Bank Umum
milik Pemerintah dengan mempertimbangkan suku
bunga tertinggi pada waktu penempatannya . Untuk
deposito yang ditempatkan di PT Bank Jateng, Bank
BNI Cabang Pembantu Purworejo, Bank BRI
Cabang Purworejo serta Bank BRI Cabang Kutoarjo
semuanya dengan jangka waktu 1 bulan dan
perlakuan bunganya menggunakan mekanisme Add
On atau di kapitalisasi pada waktu jatuh tempo
sehingga tidak ada rekening penampungan untuk
bunga akan tetapi dikapitalisasi menjadi pokok
deposito ketika penempatan berikutnya. Adapun
rincian penerimaan dari bunga deposito di Tahun
Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran 2011 dapat
diuraikan sebagai berikut:
Bunga Deposito

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

4.835.986.284,00

3.140.547.932,00

a).

Bunga Deposito PT Bank Jateng

b).

Bunga Deposito dari Bank BNI

172.733.627,00

203.456.476,00

c).

Bunga Deposito dari Bank BRI Cabang Purworejo

420.269.751,00

503.306.779,00

d).

Bunga Deposito dari Bank BRI Cabang Kutoarjo

60.108.345,00

66.158.012,00

5.489.098.007,00

3.913.469.199,00

Jumlah Penerimaan Bunga Deposito

b). Bunga Deposito Dana Cadangan


Penerimaan bunga Deposito Dana Cadangan
merupakan penerimaan bunga deposito atas
penempatan dana cadangan untuk pemilihan Kepala
Daerah/Wakil Kepala Daerah Tahun 2015 yang
tidak terdapat anggarannya, namun terdapat realisasi
sebesar Rp100.414.113,00
Sesuai dengan
peraturannya, Dana Cadangan tersebut ditempatkan
dalam bentuk Deposito Berjangka pada PT Bank
Jateng
nominal
Rp1.000.000.000,00
dan
Rp2.000.000.000,00 dengan jangka waktu 1 (satu)
bulan dan tingkat suku bunga antara 4,75% hingga
5,75% per tahun dengan mekanisme penerimaan
bunga dari deposito dimaksud langsung menambah
nilai Dana Cadangan. Sedangkan di Tahun
Anggaran 2011 tidak ada penerimaan bunga
Deposito Dana Cadangan karena penempatan
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

220
Pemerintah Kabupaten Purworejo

deposito Dana Cadangan baru dilaksanakan pada


akhir tahun 2011.
Adapun rincian penerimaan bunga deposito Dana
Cadangan tahun 2012 sebagai berikut :
DEPOSITO
No. Bilyet/ Tgl Deposito /Nominal
BULAN

X053686

X053556

13-Jun-12

16-Des-11

Rp. 2.000.000.000

Rp. 1.000.000.000

Januari

0,00

4.883.561,00

Pebruari

0,00

4.907.410,00

Maret

0,00

4.613.223,00

April

0,00

4.523.131,00

Mei

0,00

4.187.372,00

Juni

0,00

4.344.733,00

Juli

7.808.219,00

4.011.314,00

Agustus

8.099.993,00

4.161.207,00

September

8.132.670,00

4.312.768,00

Oktober

7.902.077,00

3.924.722,00

Nopember

8.197.358,00

4.347.072,00

Desember

7.964.931,00

4.092.352,00

JUMLAH

48.105.248,00

52.308.865,00

4) Tuntutan Ganti Kerugian Daerah (TGR)


Penerimaan ini merupakan pendapatan daerah yang
berasal dari penyetoran kerugian daerah yang telah
ditetapkan Majelis Pertimbangan Tuntutan Ganti Rugi
Kerugian Daerah (Majelis TGR) untuk ditagih atau
dikembalikan ke kas daerah.
Adapun sebagai dasar dalam penyelesaian Ganti
Kerugian Negara serta pembentukan Majelis
Pertimbangan maupun Tim Penyelesaian Kerugian
Negara telah diterbitkan Peraturan Bupati Purworejo
Nomor 47 Tahun 2012 tentang Tata Cara penyelesaian
Ganti Kerugian Negara tanggal 11 Nopember 2012,
Keputusan Bupati Purworejo Nomor 188.4/531 tanggal
6 Desember 2012 tentang Pembentukan Majelis
Pertimbangan dan Sekretariat Majelis Pertimbangan
Tuntutan Perbendaharaan dan Tuntutan Ganti Rugi
Keuangan dan Barang Daerah Kabupaten Purworejo
serta Keputusan Bupati Purworejo Nomor 188.4/534
tanggal 6 Desember 2012 tentang Pembentukan Tim
Penyelesaian Kerugian Negara dan/atau Daerah
Kabupaten Purworejo
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

221
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Langkah-langkah penagihan telah diupayakan namun


terkendala karena pelaku kerugian ada yang telah
meninggal, disamping itu terdapat beberapa kasus
kerugian daerah telah memperoleh keputusan Pengadilan
namun dengan nilai penggantian kerugian daerah yang
tidak sama dengan hasil pemeriksaan BPK.
Untuk penerimaan Tuntutan Ganti Kerugian Daerah di
Tahun Anggaran 2012 dari anggaran sebesar
Rp100.000.000,00
dapat
terealisir
sebesar
Rp560.780.312,00 atau mencapai 560,78%. Pelampauan
yang jauh lebih besar karena adanya intensifikasi
penagihan khususnya untuk temuan yang baru sehingga
lebih mudah ditindaklanjuti serta adanya reklasifikasi
terhadap kasus kerugian daerah yang masih bersifat
informasi dari Hasil Pemeriksaan BPK dan APIP sudah
menjadi Tuntutan Ganti Kerugian Daerah, berdasarkan
Pemantauan Tim BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa
Tengah tanggal 9 Desember 2012.
Adapun rincian penyetoran sebagai berikut :
Tahun

Jumlah

Jumlah Setoran

Temuan

Temuan

(Rp)

1.

2005

15.885.000,00

2.

2006

43.057.946,00

3.

2007

0,00

4.

2008

0,00

5.

2009

0,00

6.

2010

5.956.080,00

7.

2011

104

159.991.865,00

8.

2012

61

335.889.421,00

178

560.780.312,00

No.

Jumlah

Realisasi untuk penerimaan dari Tuntutan Ganti


Kerugian Daerah di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp560.780.312,00
mengalami kenaikan sebesar
65,24% dari Tahun Anggaran 2011 yang sebesar
Rp339.380.250,00
karena
adanya
intensifikasi
penagihan serta adanya reklasifikasi terhadap kasus
kerugian daerah yang masih bersifat informasi dari Hasil
Pemeriksaan BPK dan APIP sudah menjadi Tuntutan
Ganti Kerugian Daerah sehingga hal ini juga
berpengaruh terhadap akun penerimaan daerah, yang
semula dicatat sebagai penerimaan dari hasil temuan
dicatat sebagai penerimaan Tuntutan Ganti Kerugian
Daerah
5) Pendapatan Denda Keterlambatan Pelaksanaan
Pekerjaan
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

222
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Penerimaan ini merupakan pendapatan daerah yang


berasal dari denda keterlambatan rekanan dalam
pelaksanaan pekerjaan karena adanya wan prestasi dari
rekanan. Pendapatan ini tidak ditetapkan targetnya
dalam APBD Tahun Anggaran 2012 maupun Tahun
Anggaran 2011 namun karena ada penerimaannya maka
pengelompokan rekening mengacu pada ketentuan yang
berlaku, dengan realisasi penerimaan di Tahun Anggaran
2012 sebesar Rp234.659.103,00,
Realisasi untuk penerimaan denda keterlambatan
pelaksanaan pekerjaan di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp234.659.103,00 dan di Tahun Anggaran 2011 sebesar
Rp572.210.048,00 atau mengalami penurunan sebesar
58,99% dari tahun sebelumnya, hal ini disebabkan
karena meningkatnya kesadaran dari pelaksana
pekerjaan untuk menyelesaikan kegiatan tepat waktu
sehingga tidak terkena sangsi denda keterlambatan
pelaksanaan pekerjaan.
Adapun rincian bidang penyetor denda keterlambatan
pelaksanaan pekerjaan di Tahun Anggaran 2012 dan
Tahun Anggaran 2011 dapat diuraikan sebagai berikut :
Bidang Pekerjaan

Realisasi 2012
(Rp)

Realisasi 2011
(Rp)

a).

Bidang Pendidikan dan Kebudayaan

73.301.544,00

519.530.701,00

b).

Bidang Kesehatan

60.162.387,00

3.114.550,00

c).

Bidang Pekerjaan Umum

56.777.363,00

29.647.136,00

d).

Bidang Perencanaan Pembangunan

13.281.758,00

0,00

e).

Bidang Otda, Pemerintahan Umum

6.673.541,00

4.844.594,00

f).

Bidang Ketahanan Pangan

1.754.904,00

0,00

g).

Bidang Pertanian

14.156.182,00

10.750.584,00

h).

Bidang Kelautan dan Perikanan

5.639.820,00

2.628.400,00

i).

Bidang Perdagangan

2.911.604,00

0,00

j).

Bidang Kependudukan dan Pencatatan Sipil

0,00

1.579.875,00

Bidang Kesatuan Bangsa dan Politik Dalam Negeri

0,00

114.208,00

234.659.103,00

572.210.048,00

Jumlah Penerimaan Jasa Bank

6) Pendapatan Dari Hasil Eksekusi Jaminan


Penerimaan ini merupakan pendapatan daerah yang
berasal dari penerimaan setoran jaminan atas pengadaan
barang/jasa Tahun Anggaran 2012. Pendapatan ini tidak
ditetapkan targetnya dalam APBD TA 2012 namun
karena ada penerimaan maka pengelompokan rekening
mengacu pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor
13 Tahun 2006. Adapun realisasi penerimaan tanggal 7
Nopember 2012 sebesar Rp13.400.000,00 berasal dari 4
(empat) rekanan atas jaminan penawaran karena
mengundurkan diri dari pelaksana kegiatan Pengadaan
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

223
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Mebelair Sekolah Dasar (SD) DAK Luncuran 2011di


Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Di Tahun Anggaran 2011 tidak terdapat penerimaan
yang berasal dari penerimaan setoran jaminan atas
pengadaan barang/jasa
7) Pendapatan Dari Pengembalian
Penerimaan ini merupakan pendapatan daerah yang
berasal dari pengembalian sisa belanja tahun-tahun
sebelum 2012 yang telah diperhitungkan sebagai belanja
tahun bersangkutan. Pendapatan ini tidak ditetapkan
targetnya dalam APBD TA 2012 namun karena ada
penerimaan maka pengelompokan rekening mengacu
pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun
2006. Penerimaan dari pengembalian di tahun 2012
secara keseluruhan merupakan pengembalian atas
belanja tahun anggaran 2011. Adapun realisasi
penerimaan pengembalian sisa belanja tahun-tahun
sebelum tahun 2012 sebesar Rp140.049.260,00.
Realisasi untuk penerimaan pengembalian sisa belanja di
Tahun Anggaran 2012 sebesar Rp140.049.260,00 dan di
Tahun Anggaran 2011 sebesar Rp874.470.258,00 atau
mengalami penurunan sebesar 83,98% dari tahun
sebelumnya
karena adanya reklasifikasi dari
pengembalian dari sisa belanja ke penerimaan dari
Tuntutan Ganti Kerugian Daerah berdasarkan
Pemantauan Tim BPK RI Perwakilan Provinsi Jawa
Tengah tanggal 9 Desember 2012.
Adapun rincian penerimaan pengembalian sisa belanja
di Tahun Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran 2011
adalah sebagai berikut:
Penerimaan Pengembalian Belanja
a).

Kelebihan Pengembalain Gaji dan Tunjangan

b).

Kelebihan Pengembalain Perjalanan dinas

c).

Pengembalain Uang Muka

d).

Pengembalain Hasil Temuan Pemeriksaan

Jumlah Penerimaan Pengembalian Belanja

Realisasi 2012
(Rp)

Realisasi 2011
(Rp)

101.229.190,00

425.496.102,00

0,00

4.405.000,00

38.820.070,00

202.918.440,00

0,00

241.650.716,00

140.049.260,00

874.470.258,00

8) Sumbangan Pihak Ketiga


Penerimaan ini merupakan pendapatan daerah yang
penerimaannya berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 4
Tahun 2001 tentang Sumbangan Pihak Ketiga Kepada
Daerah.
Untuk penerimaan Sumbangan Pihak Ketiga di Tahun
Anggaran 2012 dari anggaran sebesar Rp144.325.000,00
dapat terealisir sebesar Rp121.050.504,00 atau mencapai
83,87%.
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

224
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Realisasi untuk penerimaan Sumbangan Pihak Ketiga di


Tahun Anggaran 2012 sebesar Rp121.050.504,00 dan di
Tahun Anggaran 2011 sebesar Rp95.464.405,00 atau
mengalami peningkatan sebesar 26,80% dari tahun
sebelumnya karena peningkatan pelayanan kepada
masyarakat serta meningkatnya peran serta masyarakat
dalam pembiayaan pembangunan.
Adapun rincian anggaran dan realisasi penerimaan
Sumbangan Pihak Ketiga di Tahun Anggaran 2012 dan
Tahun Anggaran 2011 dapat diuraikan sebagai berikut :
Anggaran

Uraian

(Rp)

a).

Sumbangan Pihak Ketiga kepada Daerah

b).

Nikah, Talak, Cerai dan Rujuk (NTCR)

Jumlah Sumbangan Pihak Ketiga

104.325.000,00

Realisasi 2012
(Rp)

Realisasi 2011
(Rp)

88.565.504,00

52.499.155,00

40.000.000,00

32.485.000,00

42.965.250,00

144.325.000,00

121.050.504,00

95.464.405,00

a) Sumbangan Pihak Ketiga Kepada Daerah


Penerimaan Sumbangan Pihak Ketiga Kepada
Daerah merupakan pendapatan daerah yang berasal
dari sumbangan organisasi/lembaga profesi, pribadi
dan lain-lain yang mengajukan ijin di semua
kecamatan dan satuan kerja penghasil.
Dari target anggaran sebesar Rp104.325.000,00
dapat terealisir sebesar Rp88.565.504,00 atau
mencapai 84,89%. Adapun realisasi jauh lebih kecil
dari anggarannya karena pendapatan ini bersifat
sukarela dan jumlah penyumbang menurun.
Realisasi untuk penerimaan Sumbangan Pihak
Ketiga Kepada Daerah di Tahun Anggaran 2012
sebesar Rp88.565.504,00 dan di Tahun Anggaran
2011 sebesar Rp52.499.155,00 atau mengalami
peningkatan sebesar 68,70% dari tahun sebelumnya
karena di tahun 2011 Kecamatan baru ditetapkan
sebagai pengelola pendapatan Sumbangan Pihak
Ketiga Kepada Daerah setelah APBD Perubahan
Tahun Anggaran 2011, sehingga penerimaan
dimaksud dari Kecamatan kecil.
b) Nikah, Talak, Cerai, dan Rujuk (NTCR)
Penerimaan ini merupakan pendapatan daerah yang
berasal dari sumbangan masyarakat yang
melaksanakan nikah, talak, cerai maupun rujuk di
Kantor Urusan Agama (KUA) se Kabupaten
Purworejo. Pada awal pelaksanaannya sebetulnya
merupakan program pemerintah untuk menanamkan
kepedulian masyarakat terhadap budidaya tanaman
kelapa, sehingga kepada masyarakat yang akan
melaksanakan nikah, talak, cerai maupun rujuk
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

225
Pemerintah Kabupaten Purworejo

diharap menyerahkan bantuan berupa sebuah bibit


pohon kelapa yang akan dikembalikan lagi kepada
masyarakat, namun dalam prakteknya masyarakat
mengalami kesulitan membawa bibitnya ke KUA,
maka bantuan itu akhirnya diwujudkan dalam
bentuk uang dan besaran uang ditetapkan dengan
Keputusan Bupati Nomor 188.4/1255/2001 tentang
Biaya Kontribusi Daerah Berupa Sumbangan Cikal
Nikah, Talak, Cerai dan Rujuk (NTCR) sebesar
Rp5.000,00. Dari target anggaran sebesar
Rp40.000.000,00
dapat
terealisir
sebesar
Rp32.485.000,00 atau 81,21%. Realisasi lebih
rendah dari anggarannya karena pelayanan terhadap
proses nikah, talak, cerai maupun rujuk di Kantor
Urusan Agama (KUA) menurun.
Realisasi untuk penerimaan Nikah, Talak, Cerai dan
Rujuk di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp32.485.000,00 dan di Tahun Anggaran 2011
sebesar Rp42.965.250,00
atau mengalami
penurunan sebesar 24,39% dari tahun sebelumnya
karena terdapat penurunan pelayanan Nikah, Talak,
Cerai dan Rujuk di KUA.
8) Penerimaan Lain-lain
Penerimaan ini merupakan pendapatan daerah untuk
menampung semua bentuk pendapatan asli daerah yang
tidak dapat dikategorikan sesuai nomenklatur pos-pos
terdahulu.
Dari
target
anggaran
sebesar
Rp1.378.448.252,00
dapat
terealisir
sebesar
Rp1.498.335.876,00 atau 108,70%.
Realisasi untuk penerimaan Lain-lain di Tahun
Anggaran 2012 sebesar Rp1.498.335.876,00 dan di
Tahun Anggaran 2011 sebesar Rp2.570.733.018,00 atau
mengalami penurunan sebesar 41,72% karena adanya
penurunan penerimaan Cadangan Tujuan dari Bank
Jateng.
Rincian lebih lanjut dari penerimaan lain-lain di Tahun
Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran 2011 sebagai
berikut :
Penerimaan Lain-lain

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

a)

Penerimaan Lain-lain

754.448.252,00

874.335.876,00

b)

Penerimaan AMU Bank Jateng

163.000.000,00

163.000.000,00

151.000.000,00

c)

Penerimaan Cadangan Tujuan Bank Jateng

461.000.000,00

461.000.000,00

1.788.000.000,00

1.378.448.252,00

1.498.335.876,00

2.570.733.018,00

Jumlah Penerimaan Lain-lain

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

631.733.018,00

226
Pemerintah Kabupaten Purworejo

a). Penerimaan Lain-lain


Berupa penerimaan lain-lain dari SKPD yang tidak
mempunyai rekening sesuai nomenklatur terdahulu
dalam APBD. Dari target anggaran sebesar
Rp754.448.252,00
dapat
terealisir
sebesar
Rp874.335.876,00 atau mencapai 115,89%.
Tingginya capaian ini salah satu penyebabnya
karena intensifikasi pemakaian ex tanah bengkok
dan penjualan bibit padi serta penyetoran rekanan
pelaksana proyek terhadap penggunaan mineral
bukan logam dan batuan.
Realisasi untuk penerimaan Lain-lain di Tahun
Anggaran 2012 sebesar Rp874.335.876,00 dan di
Tahun Anggaran 2011 sebesar Rp631.733.018,00
atau mengalami kenaikan sebesar 38,40% yang
didukung adanya kenaikan dari sewa eks tanah
bengkok, penjualan bibit padi dan penyetoran
rekanan atas penggunaan mineral bukan logam dan
batuan dalam pelaksanaan proyek.
Adapun rincian SKPD yang menyetorkan
penerimaan lain-lain di Tahun Anggaran 2012 dan
Tahun Anggaran 2011 adalah :
Realisasi 2012

SKPD

Realisasi 2011

(Rp)
1)
2)

Dinas Perhubungan, Komunikasi, Informasi dan Pariwisata

59.186.318,00

43.422.000,00

561.432.758

393.452.318

,00

,00

234.916.800,00

176.601.200,00

0,00

2.257.500,00

Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah


(PPKD)

3)

Dinas Pertanian dan Kehutanan

4)

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi

5)

Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan

Jumlah penerimaan Lain-lain

18.800.000,00

16.000.000,00

874.335.876,00

631.733.018,00

Rincian dan uraian setoran penerimaan lain-lain di


Tahun Anggaran 2012 berdasarkan Surat Tanda
Setoran (STS) adalah sebagai berikut :
Uraian

Jumlah
(Rp)

1.

Sewa Eks Tanah Bengkok (PPKD)

2.

Penjualan Bibit Ikan dari Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan

3.

Penjualan Bibit Padi dari Dinas Pertanian dan Kehutanan

4.

Sewa Kios Kolam Renang dari Dinas Perhubungan, Informasi dan Komunikasi

5.

Sewa Tanah Perusahaan Daerah Air Minum Tirta Perwita Sari (PPKD)

6.

Penerimaan RSPD dari Dinas Perhubungan, Informasi dan Komunikasi

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

474.948.414,00
13.200.000,00
234.916.800,00
12.700.000,00
740.172,00
46.486.318,00

227
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Uraian

Jumlah

7.

Sewa tanah untuk PNPM

8.

Sewa lahan di Kelurahan Kedungsari

9.

Retribusi Pendaratan Ikan Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan

10.

Denda pelunasan dana bergulir Badan Penyuluhan dan Ketahanan Pangan

11.

Sewa Tanah untuk Gedung MTS MAarif NU

12.

Setoran rumah dinas pengairan

13.

Kelebihan Tunjangan Suami

14.

Penerimaan lain-lain Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan

600.000,00

15.

Denda keterlambatan pengiriman laporan bulanan BPHTB

250.000,00

16.

Kelebihan setor denda keterlambatan Rehab Pasar Purworejo dari CV Az Zahra

17.

Kelebihan setor pengembalian belanja Kelurahan Mudal

18.

134.400,00
12.770.000,00
5.000.000,00
800.000,00
1.606.560,00
288.000,00
3.328.800,00

Kelebihan setor denda keterlambatan pekerjaan pembangunan perpustakaan


dari CV Bhakti Pertiwi

5.334,00
14.000,00
155,00

19.

Pengembalian BOS tahun 2012 (kesalahan rekening)

20.

Kelebihan setor pengembalian belanja Kecamatan Gebang

21.

Kelebihan setor denda keterlambatan pekerjaan dari CV Gramantara Dipa

376,00

22.

Kelebihan setor denda keterlambatan pekerjaan dari CV Varia Graha Jaya

511,00

23.

Kelebihan setor denda keterlambatan pekerjaan dari CV Tri Agung Jaya

16,00

24.

Kelebihan setor pengembalian belanja Dinas Kesehatan

13,00

25.

26.

Kelebihan setor pengembalian Tambahan Hang Dinas Pendidikan dan


Kebudayaan
Penyetoran Rekanan atas penggunaan mineral bukan logam dan batuan dalam
pelaksanaan proyek
Jumlah

145.000,00
10.100,00

50.000,00

66.340.907,00
874.335.876,00

Berdasarkan hasil pemeriksaan BPK diungkapkan


bahwa penerimaan hasil penjualan benih padi serta
benih ikan belum ditetapkan dengan Peraturan
Daerah.
b). Penerimaan Asset Management Unit Bank jateng
Berupa penerimaan yang berasal dari AMU (Asset
Management Unit) PT Bank Jateng. Anggaran dan
Realisasi penerimaan AMU merupakan hasil
keputusan Rapat Umum Pemegang Saham yang
tertuang dalam Pernyataan Keputusan Rapat Akta
Notaris Prof. Liliana Tedjosaputro, SH, MH, MM di
Semarang Nomor 102 tanggal 18 April 2012. Dari
target anggaran sebesar Rp163.000.000,00 dapat
terealisir sebesar Rp163.000.000,00 atau mencapai
100,00%.
Sesuai amanat Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan
maka
penerimaan
ini
telah
dikompensasikan
untuk
penyertaan
modal
Pemerintah Kabupaten Purworejo kepada PT Bank
Jateng di tahun 2012.
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

228
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Realisasi untuk penerimaan AMU (Asset


Management Unit) PT Bank Jateng di Tahun
Anggaran 2012 sebesar Rp163.000.000,00 dan di
Tahun Anggaran 2011 sebesar Rp151.000.000,00
atau mengalami kenaikan sebesar 7,95% karena
sesuai hasil Rapat Umum Pemegang Saham
Tahunan PT Bank Jateng tahun 2012, yang
mengamanatkan adanya pembagian dari AMU
(Asset Management Unit) PT Bank Jateng untuk
Kabupaten Purworejo di Tahun Anggaran 2012
sebesar Rp163.000.000,00
c). Penerimaan Cadangan Tujuan Bank Jateng
Berupa penerimaan yang berasal dari sharing
Cadangan Tujuan di PT Bank Jateng. Penerimaan
ini merupakan tindak lanjut hasil Rapat Umum
Pemegang Saham yang tertuang dalam Pernyataan
Keputusan Rapat Akta Notaris Prof. Liliana
Tedjosaputro, SH, MH, MM di Semarang Nomor
102 tanggal 18 April 2012. Dari anggaran sebesar
Rp461.000.000,00
dapat
terealisir
sebesar
Rp461.000.000,00 atau mencapai 100,00%. Sesuai
amanat Rapat Umum Pemegang Saham maka
penerimaan ini dikompensasikan untuk penyertaan
modal Pemerintah Kabupaten Purworejo kepada PT
Bank Jateng di tahun 2012.
Realisasi untuk penerimaan Cadangan Tujuan di PT
Bank Jateng di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp461.000.000,00 dan di Tahun Anggaran 2011
sebesar Rp1.788.000.000,00 atau mengalami
penurunan sebesar 74,22% karena sesuai hasil Rapat
Umum Pemegang Saham Tahunan PT Bank Jateng
tahun 2012, yang mengamanatkan adanya
pembagian dari Cadangan Tujuan PT Bank Jateng
untuk Kabupaten Purworejo di Tahun Anggaran
2012 sebesar Rp461.000.000,00.
10) Pendapatan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD)
Rumah Sakit Umum Daerah
Penerimaan ini merupakan pendapatan daerah yang
berasal dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD)
Rumah Sakit Umum Daerah Saras Husada. Penerimaan
pendapatan ini berasal dari pendapatan operasional
Rumah Sakit Umum Daerah yang telah menjadi Badan
Layanan Umum Daerah. Mekanisme penerimaan tidak
melalui rekening kas daerah namun hanya dicatat dan
dilaporkan dalam APBD sebagai Pendapatan BLUD
Rumah Sakit Umum Daerah Saras Husada sedangkan
uang ada di rekening giro Rumah Sakit Umum Daerah
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

229
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Saras Husada. Dari target sebesar Rp52.548.201.000,00


realisasi tercapai sebesar Rp53.764.575.286,00 atau
102,31%.
Realisasi untuk penerimaan Badan Layanan Umum
Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah Saras
Husada di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp53.764.575.286,00 dan di Tahun Anggaran 2011
sebesar Rp48.530.970.442,00 atau mengalami kenaikan
sebesar 10,78%, merupakan upaya untuk optimalisasi
pendapatan dari pelayanan kesehatan. Pendapatan dari
hasil kerjasama dengan pihak lain yang ada di Tahun
Anggaran 2012 merupakan akun baru yang di Tahun
Anggaran 2011 dicatat dalam pendapatan lain-lain.
Adapun rincian target anggaran dan realisasi
penerimaan di Tahun Anggaran 2012 dan Tahun
Anggaran 2011 adalah sebagai berikut :
Penerimaan BLUD RSUD Saras

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

Husada

(Rp)

(Rp)

(Rp)

No.
1)

Pendapatan Instalasi Rawat Inap

17.500.000.000,00

17.410.808.777,00

15.294.301.790,00

2)

Pendapatan Instalasi Rawat Jalan

5.250.000.000,00

5.553.443.561,00

4.949.096.917,00

3)

Pendapatan Instalasi Gawat Darurat

235.000.000,00

239.963.300,00

230.270.100,00

4)

Pendapatan InstalasiBedah Sentral

1.025.000.000,00

991.326.500,00

1.020.278.000,00

5)

Pendapatan Instalasi Rehabilitasi

14.250.000,00

18.225.000,00

14.104.500,00

Medik
6)

Pendapatan Instalasi Radiologi

180.000.000,00

195.639.700,00

184.099.500,00

7)

Pendapatan Instalasi Laboratorium

185.000.000,00

170.546.398,00

165.830.950,00

8)

Pendapatan Instalasi Farmasi

26.000.000.000,00

27.301.059.857,00

23.928.454.638,00

9)

Pendapatan Instalasi Gizi

13.301.000,00

13.334.000,00

10.004.000,00

10)

Pendapatan dari Hasil Kerjasama

795.650.000,00

622.543.250,00

0,00

1.350.000.000,00

1.247.684.943,00

2.734.530.047,00

52.548.201.000,00

53.764.575.286,00

48.530.970.442,00

dengan pihak lain


11)

Pendapatan Lain-lain
Jumlah Pendapatan BLUD RSUD
Saras Husada

11) Pendapatan Badan Layanan Umum Daerah


(BLUDP2KSM
Penerimaan ini merupakan pendapatan daerah yang
berasal dari Badan Layanan Umum Daerah (BLUD)
Program
Peningkatan
Kesejahteraan
Sosial
Masyarakat (P2KSM) yang dikelola Badan
Pemberdayaan Masyarakat Desa. Pengelolaan Dana
Bergulir ini berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten
Purworejo Nomor 10 Tahun 2008 tentang Program
Peningkatan Kesejahteraan Sosial Masyarakat
(P2KSM) dengan bunga sebesar 6% dari pokok
pinjaman. Selanjutnya dari bunga 6% dimaksud
dicatat secara brutto. Mekanisme penyaluran dan
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

230
Pemerintah Kabupaten Purworejo

penerimaan angsuran yang semula melalui PT Bank


Jateng, mulai 1 Januari 2011
langsung dilakukan
oleh Pengelola Badan Layanan Umum Daerah
(BLUD) Program Peningkatan Kesejahteraan Sosial
Masyarakat (P2KSM), meskipun
masih tetap
menggunakan rekening PT Bank Jateng, sehingga
bunga sebesar 6% seluruhnya menjadi hak pengelola.
Realisasi pendapatan Badan Layanan Umum Daerah
(BLUD) Program Peningkatan Kesejahteraan Sosial
Masyarakat
(P2KSM)
tahun
2012
sebesar
Rp1.253.330.244,00 atau mencapai 104,44% dari
anggaran sebesar Rp1.200.000.000,00. Adapun
rincian dari penerimaan dari Badan Layanan Umum
Daerah (BLUD) Program Peningkatan Kesejahteraan
Sosial Masyarakat (P2KSM) di Tahun Anggaran 2012
terdiri dari :

Administrasi Pinjaman
Rp
13.895.000,00

Jasa Realisasi Pinjaman


Rp
93.720.000,00

Jasa Pinjaman Dana Bergulir


Rp 1.109.730.874,00

Denda Keterlambatan Angsuran


Rp
8.618.992,00

Jasa Giro Rekening Dana Bergulir Rp


15.982.597,00

Bunga Rekening Tabungan


Rp
11.363.397,00

Kelebihan Pelunasan Nasabah


Rp
19.384,00
Pendapatan Dana Bergulir P2KSM
Rp 1.253.330.244,00
Realisasi untuk penerimaan Badan Layanan Umum
Daerah (BLUD) Program Peningkatan Kesejahteraan
Sosial Masyarakat (P2KSM) di Tahun Anggaran 2012
sebesar Rp1.253.330.244,00 dan di Tahun Anggaran
2011 sebesar Rp1.141.413.837,00 atau mengalami
kenaikan sebesar 9,81% merupakan upaya untuk
optimalisasi pendapatan dalam pelayanan nasabah
dana bergulir.
5.2.1.2.Pendapatan Transfer
Pendapatan Transfer berasal dari Pemerintah Pusat dan Propinsi,
meliputi Transfer Pemerintah Pusat - Dana Perimbangan,
Transfer Pemerintah Pusat- Lainnya yang penerimaannya
berdasar Peraturan Presiden, Peraturan Menteri Keuangan dan
Transfer Pemerintah Propinsi berdasarkan Keputusan Gubernur
dengan
realisasi
dalam
TA
2012
sebesar
Rp1.068.785.597.793,00 atau 100,75% dari anggaran sebesar
Rp1.060.855.120.196,00.
Realisasi untuk penerimaan Pendapatan Transfer di Tahun
Anggaran 2012 sebesar Rp1.068.785.597.793,00 dan di Tahun
Anggaran 2011 sebesar Rp896.083.690.857,00 atau mengalami
peningkatan sebesar 19,27% sesuai dengan transfer dari Pusat
maupun Provinsi Jawa Tengah serta adanya reklasifikasi pos
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

231
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Bantuan Keuangan dari Provinsi dari akun Lain-lain Pendapatan


yang Sah ke Pendapatan Transfer.
Adapun anggaran dan realisasi transfer di Tahun Anggaran 2012
dan Tahun Anggaran 2011 dengan rincian sebagai berikut :
Pendapatan Transfer
a.

Transfer Pemerintah Pusat Dana


Perimbangan

b.

Transfer Pemerintah Pusat Lainnya

c.

Transfer Pemerintah Provinsi


Jumlah Pendapatan Transfer

5.2.1.2.a.

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

823.689.956.896,00

828.200.750.834,00

690.786.569.844,00

155.803.538.000,00

155.803.538.000,00

173.573.408.160,00

81.361.625.300,00

84.781.308.959,00

57.467.177.853,00

1.060.855.120.196,00

1.068.785.597.793,00

921.827.155.857,00

Transfer Pemerintah Pusat Dana Perimbangan


Realisasi Penerimaan Transfer Pemerintah Pusat - Dana
Perimbangan
Tahun
Anggaran
2012
sebesar
Rp828.200.750.834,00 atau 100,55 % dari anggaran
Rp823.689.956.896,00.
Masing-masing dasar penerimaan untuk penetapan definitif
maupun
penetapan
kelebihan/kekurangan
realisasi
pembayarannya sesuai dengan Peraturan Presiden, Peraturan
Menteri Keuangan dan Peraturan Direktur Jenderal
Perimbangan Keuangan. Asumsi yang diberlakukan untuk
Penerimaan Transfer Pemerintah Pusat bahwa :
a) Penetapan pagu anggaran Transfer Pemerintah Pusat
Dana Perimbangan berdasarkan Peraturan Presiden,
Peraturan Menteri Keuangan dan Peraturan Direktur
Jenderal Perimbangan Keuangan yang ditetapkan sesuai
peruntukannya
sebelum penetapan Anggaran
Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan Kabupaten
Purworejo Tahun Anggaran 2012.
b) Realisasi penerimaan Transfer Pemerintah Pusat Dana
Perimbangan berdasarkan realisasi transfer yang masuk
ke rekening umum kas daerah tanggal 1 Januari sampai
31 Desember 2012.
c) Atas kelebihan/kekurangan transfer akan dicatat sebagai
hutang/ piutang apabila Pemerintah Pusat telah
menerbitkan peraturan definitif atau dokumen lainnya
sebagai informasi yang pasti.
Realisasi untuk penerimaan Pendapatan Transfer Dana
Perimbangan di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp828.200.750.834,00 dan di Tahun Anggaran 2011 sebesar
Rp690.786.569.844,00 atau mengalami peningkatan sebesar
19,89% secara akumulasi karena adanya transfer untuk
membayar kekurangan bagi hasil tahun sebelumnya, adanya
peningkatan wajib pajak maupun peningkatan kesadaran

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

232
Pemerintah Kabupaten Purworejo

wajib pajak serta adanya peningkatan penyetoran


Penerimaan Negara dari daerah penghasil.
Adapun rincian masing-masing pendapatan transfer
pemerintah pusat dana perimbangan di Tahun Anggaran
2012 dan Tahun Anggaran 2011 dapat diuraikan sebagai
berikut :
Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

37.572.672.608,00

41.344.640.726,00

39.598.007.774,00

4.807.045.288,00

5.545.871.108,00

4.395.147.070,00

711.741.839.000,00

711.741.839.000,00

585.851.015.000,00

69.568.400.000,00

69.568.400.000,00

60.942.400.000,00

823.689.956.896,00

828.200.750.834,00

690.786.569.844,00

Uraian
1). Bagi Hasil Pajak/
2). Bagi Hasil Bukan Pajak
3). Dana Alokasi Umum
4) . Dana Alokasi Khusus
Jumlah Pendapatan Transfer
Dana Perimbangan

1). Bagi Hasil Pajak :


Merupakan penerimaan atas pembagian hasil-hasil
pajak pusat yang ditransfer ke Kabupaten Purworejo.
Anggaran penerimaan daerah yang berasal dari Bagi
Hasil Pajak TA 2012 dari target Rp37.572.672.608,00
dapat direalisasikan sebesar Rp41.344.640.726,00 atau
110,04%
Realisasi untuk penerimaan Bagi Hasil Pajak di Tahun
Anggaran 2012 sebesar Rp41.344.640.726,00 dan di
Tahun Anggaran 2011 sebesar Rp39.598.007.774,00
atau mengalami peningkatan sebesar 4,41% karena
adanya pembayaran atas kekurangan bagi hasil tahun
sebelumnya dan selaras dengan peningkatan wajib
pajak maupun peningkatan kesadaran wajib pajak dari
Kabupaten Purworejo.
Adapun rincian masing-masing pendapatan Bagi Hasil
Pajak di Tahun Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran
2011 dapat diuraikan sebagai berikut :
Uraian

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

a)

Bagi Hasil Pajak Bumi dan Bangunan

27.147.006.397,00

30.115.385.854,00

32.666.837.555,00

b)

Bagi Hasil Perolehan BPHTB

481.469.231,00

481.469.231,00

555.520,00

c)

Bagi Hasil Pajak Penghasilan

9.944.196.980,00

10.747.785.641,00

6.930.614.699,00

37.572.672.608,00

41.344.640.726,00

39.598.007.774,00

Jumlah Pendapatan Transfer DP Bagi


Hasil Pajak

a). Bagi Hasil Pajak Bumi dan Bangunan


Realisasi transfer yang berasal dari Bagi Hasil
Pajak
Bumi
dan
Bangunan
sebesar
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

233
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Rp30.115.385.854,00 atau mencapai 110,93% dari


anggarannya sebesar Rp27.147.006.397,00 dengan
penjelasan sebagai berikut :
Penetapan
pagu
anggaran
Rp27.147.006.397,00 berdasarkan :

sebesar

PMK Nomor 197/PMK.07/2011 tanggal 2


Desember 2011 tentang Alokasi Sementara
Dana Bagi Hasil Pajak Bumi dan Bangunan
Tahun
Anggaran
2012
sebesar
Rp27.036.799,415,00 dengan perincian :
PBB Bagi Merata

Rp 3.915.742.233,00

Dana Bagi Hasil PBB


Desa dan Kota

Rp 7.994.290.812,00

Dana Bagi Hasil PBB


Sektor Perhutanan

Rp

466.691.083,00

Dana Bagi Hasil PBB


Sektor Pertambangan

Rp13.303.404.159,00

Biaya Pemungutan PBB Rp 1.356.671.128,00


Jumlah

Rp27.036.799,415,00

PMK Nomor 133/PMK.07/2012 tanggal 9


Agustus 2012 tentang Alokasi Kurang
Bayar Dana Bagi Hasil Pajak Bumi dan
Bangunan Tahun Anggaran 2009, Tahun
Anggaran 2010 dan Tahun Anggaran 2011
serta Alokasi Kurang Bayar Dana Bagi
Hasil Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan
Bangunan Tahun Anggaran 2010 sebesar
Rp110.206.982,00 dengan perincian :
PBB Bagi Merata

Rp 51.782.559,00

Biaya Pemungutan PBB

Rp 58.424.423,00

Jumlah

Rp 110.206.982,00

Adapun realisasi transfer berdasarkan :


PMK Nomor 133/PMK.07/2012 tanggal 9
Agustus 2012 tentang Alokasi Kurang
Bayar Dana Bagi Hasil Pajak Bumi dan
Bangunan Tahun Anggaran 2009, Tahun
Anggaran 2010 dan Tahun Anggaran 2011
serta Alokasi Kurang Bayar Dana Bagi
Hasil Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan
Bangunan Tahun Anggaran 2010 sebesar
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

234
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Rp110.206.982,00 dengan perincian :


PBB Bagi Merata

Rp 51.782.559,00

Biaya Pemungutan PBB Rp 58.424.423,00


Jumlah

Rp110.206.982,00

Sedangkan realisasi
Rp110.206.982,00

transfer

sebesar

PMK Nomor 191/PMK.07./2012 tanggal


30 Nopember 2012 tentang Alokasi
Definitif Pajak Bumi dan Bangunan
Bagian Pemerintah Pusat Yang Dibagikan
Kepada Seluruh Kabupaten dan Kota
Tahun
Anggaran
2012
sebesar
Rp6.986.667.274,00 dengan perincian :
x

PBB Merata

Rp

3.855.784.618,00

Insentif

Rp

3.130.882.656,00

Jumlah

Rp

6.986.667.274,00

Sedangkan realisasi
Rp6.986.667.274,00

transfer

sebesar

PMK Nomor 197/PMK.07/2011 tanggal 2


Desember 2011 tentang Alokasi Sementara
Dana Bagi Hasil Pajak Bumi dan Bangunan
Tahun Anggaran 2012 dengan pagu sebesar
Rp27.036.799,415,00
namun
dalam
perkembangannya
beberapa
rincian
penerimaan telah terbit PMK yang spesifik.
Realisasi transfer berdasarkan Laporan
Mingguan Penerimaan (LMP) untuk PBB
sebesar
Rp12.036.949.618,00
dengan
perincian :
Bagian Daerah Perkebunan Rp 230.718.780,00
BP PBB Perkebunan

Rp

8.972.397,00

Bagian daerah & BP PBB


Perdesaan dan Perkotaan
Jumlah

Rp11.797.258.441,00
Rp12.036.949.618,00

PMK Nomor 231/PMK.07/2012 tanggal 26


Desember 2012 tentang Alokasi Definitif
Dana Bagi Hasil Pajak Bumi dan Bangunan
Sektor Pertambangan Minyak Bumi, Gas
Bumi, Dan Panas Bumi Bagian Daerah
Tahun
Anggaran
2012
sebesar
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

235
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Rp10.981.561.980,00 dengan perincian :


Bag. Daerah PertambanganRp10.627.318.046,00
BP Pertambangan

Rp

Jumlah

Rp 10.981.561.980,00

Sedangkan realisasi
Rp10.981.561.980,00

354.243.934,00

transfer

sebesar

PMK Nomor 203/PMK.07/2012 tanggal 17


Desember 2012 tentang Alokasi Kurang
Bayar Dana Bagi Hasil Pajak Bumi dan
Bangunan Tahun Anggaran 2010 dan
Tahun
Anggaran
2011
sebesar
Rp171.469.385,00 dengan perincian :
DBH Bagi Rata Rp

87.163.888,00

PBB Insentip

Rp

84.305.497,00

Jumlah

Rp

171.469.385,00

Sedangkan realisasi transfernya belum ada.


Dengan demikian terjadi selisih kurang
transfer Rp171.469.385,00
Realisasi untuk penerimaan Bagi Hasil Pajak Bumi
dan Bangunan di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp30.115.385.854,00 dan di Tahun Anggaran 2011
sebesar Rp32.666.837.555,00 atau mengalami
penurunan sebesar 7,81% , disamping karena masih
adanya kurang transfer juga karena merupakan
masa transisi atas pengalihan atau pendaerahan
Pajak Bumi dan Bangunan.
b.

Bagi Hasil Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan


Bangunan (BPHTB).
Realisasi transfer yang berasal dari Bagi Hasil Bea
Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan sebesar
Rp481.469.231,00 atau mencapai 100,00% dari
anggaran sebesar Rp481.469.231,00. Penetapan
pagu
anggaran
sebesar
Rp481.469.231,00
berdasarkan PMK Nomor 133/PMK.07/2012
tanggal 9 Agustus 2012 tentang Alokasi Kurang
Bayar Dana Bagi Hasil Pajak Bumi dan Bangunan
Tahun Anggaran 2009, Tahun Anggaran 2010 dan
Tahun Anggaran 2011 serta Alokasi Kurang Bayar
Dana Bagi Hasil BPHTPB Tahun Anggaran 2010
sebesar Rp481.469.231,00. Sedangkan realisasi
transfer sebesar Rp481.469.231,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

236
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Realisasi untuk penerimaan Bagi Hasil Bea


Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan
(BPHTB) di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp481.469.231,00 dan di Tahun Anggaran 2011
sebesar Rp555.520,00 atau mengalami kenaikan
sebesar 86.570,01% karena berdasarkan ketentuan,
dengan dialihkannya Bea Perolehan Hak Atas
Tanah dan Bangunan (BPHTB) kepada daerah
mulai tahun 2011, maka tidak ada lagi Bagi Hasil
Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan
(BPHTB) dari Pusat, namun adanya realisasi
transfer di Tahun Anggaran 2011 sebesar
Rp555.520,00 merupakan transfer dari Pusat
tanggal 31 Desember 2010 yang diterima di RKUD
tanggal 2 Januari 2011 dan transfer Tahun
Anggaran 2012 sebesar Rp481.469.231,00
merupakan akumulasi perhitungan Pemerintah
Pusat
atas kekurangan pembagian hasil
penerimaan Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan
Bangunan (BPHTB) sebelum tahun 2011
c.

Bagi Hasil Pajak Penghasilan


Realisasi transfer yang berasal dari Bagi Hasil
Pajak Penghasilan sebesar Rp10.747.785.641,00
atau mencapai 108,08% dari anggarannya sebesar
Rp9.944.196.980,00 dapat dijelaskan sebagai
berikut :
Penetapan pagu anggaran berdasarkan PMK
Nomor
203/PMK.07/2011
tanggal
12
Desember 2011 tentang Alokasi Sementara
Dana Bagi Hasil Pajak Penghasilan Pasal 25
dan Pasal 29 Wajib Pajak Orang Pribadi
(WPOP) dan Pajak Penghasilan Pasal 21 Tahun
Anggaran 2012 sebesar Rp9.944.196.980,00
dengan
rincian
alokasi
sebesar
Rp9.269.718.249,00 untuk Bagi Hasil Pajak
Penghasilan
Pasal
21
dan
sebesar
Rp674.478.731,00 untuk Bagi Hasil Pajak
Penghasilan Pasal 25 dan Pasal 29 Wajib Pajak
Orang Pribadi (WPOP).
Transfer berdasarkan :
PMK Nomor 157/PMK.07/2012 tanggal 16
Oktober 2012 tentang Alokasi Kurang
Bayar dan Lebih Bayar Dana Bagi Hasil
Pajak Penghasilan Pasal 25 dan Pasal 29
Wajib Pajak Orang Pribadi Dalam Negeri

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

237
Pemerintah Kabupaten Purworejo

dan Pajak Penghasilan Pasal 21 Tahun


Anggaran 2008, Tahun Anggaran 2009,
dan Tahun Anggaran 2010 sebesar
Rp2.285.103.243,00 dengan rincian :

Bagi Hasil Pajak Penghasilan

Pasal 21 dan sebesar

Rp

2.180.103.445,00

Bagi Hasil Pajak Penghasilan

Pasal 25 dan Pasal 29 Wajib Pajak


Orang Pribadi (WPOP)

Rp

104.999.798,00

Rp

2.285.103.243,00

Jumlah

Sedangkan realisasi
Rp2.285.103.243,00

transfer

sebesar

PMK Nomor 204/PMK.07/2012 tanggal 17


Desember 2012 tentang Alokasi Definitif
Dana Bagi Hasil Pajak Penghasilan Pasal
25 dan Pasal 29 Wajib Pajak Dalam Negeri
dan Pajak Penghasilan Orang Pribadi Pasal
21 Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp8.462.682.398,00, dengan rincian :

Bagi Hasil Pajak Penghasilan

Pasal 21 dan sebesar

Rp

8.014.509.257,00

Bagi Hasil Pajak Penghasilan

Pasal 25 dan Pasal 29 Wajib Pajak


Orang Pribadi (WPOP)

Rp

448.173.141,00

Rp

8.462.682.398,00

Jumlah

Sedangkan realisasi
Rp8.462.682.398,00

transfer

sebesar

Realisasi untuk penerimaan Bagi Hasil Pajak


Penghasilan di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp10.747.785.641,00 dan di Tahun Anggaran 2011
sebesar Rp6.930.614.699,00 atau mengalami kenaikan
sebesar 55,08% karena selaras dengan peningkatan
Wajib Pajak dan peningkatan kesadaran Wajib Pajak
dari Kabupaten Purworejo.

2). Bagi Hasil Bukan Pajak/Sumber Daya Alam


Penerimaan dana perimbangan dari Bagi Hasil Bukan
Pajak atau Sumber Daya Alam dari target yang
diharapkan
sebesar
Rp4.807.045.288,,00
dapat
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

238
Pemerintah Kabupaten Purworejo

direalisasikan sebesar
mencapai 115,37%.

Rp5.545.871.108,00

atau

Realisasi untuk penerimaan Bagi Hasil Bukan Pajak


atau Sumber Daya Alam di Tahun Anggaran 2012
sebesar Rp5.545.871.108,00 dan di Tahun Anggaran
2011 sebesar Rp4.395.147.070,00 atau mengalami
kenaikan sebesar 26,18% karena selaras dengan
peningkatan kesadaran Wajib Pajak dan peningkatan
Wajib Pajak Sumber Daya Alam dari daerah penghasil
ke Pusat.
Adapun rincian masing-masing penerimaan dana
perimbangan dari Bagi Hasil Bukan Pajak atau Sumber
Daya Alam di Tahun Anggaran 2012 dan Tahun
Anggaran 2011 dapat dirinci sebagai berikut :
Uraian
a)

Bagi Hasil dari Provisi Sumber Daya Hutan

b)

Bagi Hasil dari Pungutan Pengusahaan


Perikanan

c)

Bagi Hasil dari Pertambangan Minyak Bumi

d)

Bagi Hasil dari Pertambangan Gas Bumi

e)

Bagi Hasil dari Pertambangan Umum

f)

Bagi Hasil dari Cukai Tembakau (DBHCT)

Jumlah pendapatan transfer DP Bagi Hasil


Bukan Pajak/Sumber Daya Alam

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

512.504.449,00

418.719.010,00

342.461.378,00

254.479.544,00

343.986.219,00

76.273.515,00

70.784.381,00

95.355.271,00

6.639.000,00

19.488.252,00

0,00

0,00

76.934.580,00

0,00

3.957.148.780,00

4.615.958.666,00

3.696.282.179,00

4.807.045.288,00

5.545.871.108,00

4.395.147.070,00

261.048.242,00

a). Bagi Hasil dari Provisi Sumber Daya Hutan


Realisasi transfer yang berasal dari Bagi Hasil dari
Provisi
Sumber
Daya
Hutan
sebesar
Rp418.719.010,00 atau mencapai 81,70% atau
lebih kecil Rp93.785.439,00 dari anggarannya
sebesar Rp512.504.449,00 dapat dijelaskan sebagai
berikut :
Penetapan pagu anggaran berdasarkan PMK
Nomor 02/PMK.07/2012 tanggal 3 Januari
2012 tentang Perkiraan Alokasi Dana Bagi
Hasil Sumber Daya Alam Kehutanan Tahun
Anggaran 2012 sebesar Rp512.504.449,00.
Realisasi transfer berdasarkan :
PMK Nomor 215/PMK.07/2012 tanggal
21 Desember 2012 tentang Alokasi Dana
Bagi Hasil Sumber Daya Alam Kehutanan
Tahun
Anggaran
2012
sebesar
Rp368.539.520,00.
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

239
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Sedangkan realisasi transfer sebesar


Rp368.539.520,00.
Transfer Dana Cadangan Dana bagi Hasil
PSDH tanggal 23 Pebruari 2012 sebesar
Rp50.179.490,00
berdasarkan
Surat
Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan
Nomor S-279/PK/2012 tanggal 4 April
2012 Perihal Konfirmasi atas Penyaluran
Anggaran Transfer ke Daerah Triwulan I
Tahun Anggaran 2012.
Sedangkan realisasi transfer sebesar
Rp50.179.490,00
Realisasi untuk penerimaan dari Bagi Hasil dari
Provisi Sumber Daya Hutan di Tahun
Anggaran 2012 sebesar Rp418.719.010,00 dan
di
Tahun
Anggaran
2011
sebesar
Rp342.461.378,00 atau mengalami kenaikan
sebesar 22,27% karena selaras dengan
peningkatan kesadaran Wajib Pajak Sumber
Daya Hutan dari daerah penghasil ke Pusat.
b). Bagi Hasil dari
Perikanan

Pungutan

Pengusahaan

Realisasi transfer yang berasal dari Bagi Hasil dari


Pungutan
Pengusahaan
Perikanan
sebesar
Rp343.986.219,00 atau mencapai 135,17% lebih
besar Rp89.506.675,00 dari anggarannya sebesar
Rp254.479.544,00 hal ini disebabkan:
Penetapan
pagu
anggaran
Rp254.479.544,00 berdasarkan :

sebesar

PMK Nomor 202/PMK.07/2011 tanggal 12


Desember 2011 tentang Perkiraan Alokasi
Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam
Perikanan Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp241.448.692,00
PMK Nomor 86/PMK.07/2012 tanggal 8
Juni 2012 tentang Alokasi Kurang Bayar
Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam
Perikanan Tahun Anggaran 2011 Yang
Dialokasikan Dalam APBN Tahun
Anggaran 2012 sebesar Rp13.030.852,00
Realisasi transfer berdasarkan :
PMK Nomor 86/PMK.07/2012 tanggal 8
Juni 2012 tentang Alokasi Kurang Bayar
Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

240
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Perikanan Tahun Anggaran 2011 Yang


Dialokasikan Dalam APBN Tahun
Anggaran 2012 sebesar Rp13.030.852,00
Sedangkan realisasi
Rp13.030.852,00

transfer

sebesar

PMK Nomor 217/PMK.07/2012 tanggal 21


Desember 2012 tentang Alokasi Dana Bagi
Hasil Sumber Daya Alam Perikanan
sebesar Rp300.072.778,00.
Sedangkan realisasi
Rp300.072.778,00.

transfer

sebesar

Transfer Dana Cadangan Dana Bagi Hasil


Sumber Daya Alam Perikanan tanggal 23
Pebruari 2012 sebesar Rp30.882.589,00
berdasarkan Surat Direktorat Jenderal
Perimbangan Keuangan Nomor
S279/PK/2012 tanggal 4 April 2012 Perihal
Konfirmasi atas Penyaluran Anggaran
Transfer ke Daerah Triwulan I Tahun
Anggaran 2012.
Sedangkan realisasi transfer sebesar
Rp30.882.589,00
Realisasi untuk penerimaan dari Bagi Hasil dari
Pungutan Pengusahaan Perikanan di Tahun
Anggaran 2012 sebesar Rp343.986.219,00 dan
di
Tahun
Anggaran
2011
sebesar
Rp261.048.242,00 atau mengalami kenaikan
sebesar 31,77% karena adanya transfer atas
pembayaran
perhitungan
kekurangan
penerimaan Pungutan Pengusahaan Perikanan
tahun sebelumnya dan peningkatan kesadaran
Wajib Pajak Sumber Daya Alam Perikanan dari
daerah penghasil ke Pusat
d). Bagi Hasil dari Pertambangan Minyak Bumi
Realisasi transfer yang berasal dari Bagi Hasil
Pertambangan
Minyak
Bumi
sebesar
Rp70.784.381,00 atau mencapai 92,80% dari
anggarannya sebesar Rp76.273.515,00 atau
realisasi lebih rendah Rp5.489.134,00 dari pagu
anggaran, hal ini disebabkan karena :
Penetapan
pagu
anggaran
Rp76.273.515,00 berdasarkan :

sebesar

PMK Nomor 08/PMK.07/2012 tanggal 13


Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

241
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Januari 2012 tentang Perkiraan Alokasi


Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam
Pertambangan, Minyak Bumi dan Gas
Bumi Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp72.872.000,00
PMK Nomor 78/PMK.07/2012 tanggal 22
Mei 2012 tentang Alokasi Kurang Bayar
Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam
Pertambangan, Minyak Bumi dan Gas
Bumi Tahun Anggaaran 2011 Yang
Dialokasikan Dalam Anggaran Pendapatan
dan Belanja Nasional Tahun Anggaaran
2012 sebesar Rp3.401.515,00
Realisasi transfer berdasarkan :
PMK Nomor 78/PMK.07/2012 tanggal 22
Mei 2012 tentang Alokasi Kurang Bayar
Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam
Pertambangan, Minyak Bumi dan Gas
Bumi Tahun Anggaaran 2011 Yang
Dialokasikan Dalam Anggaran Pendapatan
dan Belanja Nasional Tahun Anggaaran
2012 sebesar Rp3.401.515,00
Sedangkan realisasi
Rp3.401.515,00

transfer

sebesar

PMK Nomor 213/PMK.07/2012 tanggal 20


Desember 2012 tentang Alokasi Dana
Bagi
Hasil
Sumber
Daya
Alam
Pertambangan, Minyak Bumi dan Gas
Bumi Tahun Anggaaran 2012 sebesar
Rp66.752.462,00.
Sedangkan realisasi transfer sebesar
Rp63.562.052,00
Transfer Dana Cadangan Dana Bagi Hasil
Minyak Bumi 15% tanggal 21 Pebruari
2012 sebesar Rp3.697.562,00 berdasarkan
Surat Direktorat Jenderal Perimbangan
Keuangan Nomor S-279/PK/2012 tanggal 4
April 2012 Perihal Konfirmasi atas
Penyaluran Anggaran Transfer ke Daerah
Triwulan I Tahun Anggaran 2012.
Sedangkan realisasi transfer sebesar
Rp3.697.562,00
Transfer Dana Cadangan Dana Bagi Hasil
Minyak Bumi 0,5% tanggal 22 Pebruari
2012 sebesar Rp123.252,00 berdasarkan
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

242
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Surat Direktorat Jenderal Perimbangan


Keuangan Nomor S-279/PK/2012 tanggal 4
April 2012 Perihal Konfirmasi atas
Penyaluran Anggaran Transfer ke Daerah
Triwulan I Tahun Anggaran 2012.
Sedangkan realisasi transfer sebesar
Rp123.252,00
Terdapat potongan lebih salur sebesar
Rp3.190.410,00 dengan perincian sebesar
Rp3.137.941,00
dan
Rp52.469,00
berdasarkan Surat Direktorat Jenderal
Perimbangan Keuangan Nomor
S279/PK/2012 tanggal 4 April 2012 Perihal
Konfirmasi atas Penyaluran Anggaran
Transfer ke Daerah Triwulan I Tahun
Anggaran 2012.
Angka lebih salur tersebut sudah
diperhitungkan pada realisasi atas PMK
Nomor 213/PMK.07/2012 tanggal 20
Desember 2012 tentang Alokasi Dana
Bagi
Hasil
Sumber
Daya
Alam
Pertambangan, Minyak Bumi dan Gas
Bumi Tahun Anggaaran 2012.
Realisasi untuk penerimaan dari Bagi Hasil
Pertambangan Minyak Bumi di Tahun Anggaran
2012 sebesar Rp70.784.381,00 dan di Tahun
Anggaran 2011 sebesar Rp95.355.271,00 atau
mengalami penurunan sebesar 25,77% karena
untuk realisasi transfer Bagi Hasil Pertambangan
Minyak Bumi di Tahun Anggaran 2011 menjadi
satu dengan Bagi Hasil Gas Bumi serta di Tahun
Anggaran 2012 adanya pengurangan perhitungan
transfer karena perhitungan lebih salur.
e). Bagi Hasil dari Pertambangan Gas Bumi
Realisasi transfer yang berasal dari Bagi Hasil
Pertambangan Gas Bumi sebesar Rp19.488.252,00
atau mencapai 293,54% dari anggarannya sebesar
Rp6.639.000,00 atau realisasi lebih besar
Rp12.849.252,00 hal ini disebabkan :
Penetapan
pagu
anggaran
sebesar
Rp6.639.000,00 berdasarkan PMK Nomor
08/PMK.07/2012 tanggal 13 Januari 2012
tentang Perkiraan Alokasi Dana Bagi Hasil
Sumber Daya Alam Pertambangan, Minyak
Bumi dan Gas Bumi Tahun Anggaran 2012
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

243
Pemerintah Kabupaten Purworejo

sebesar Rp6.639.000,00
Realisasi transfer berdasarkan :
PMK Nomor 213/PMK.07/2012 tanggal 20
Desember 2012 tentang Alokasi Dana Bagi
Hasil Sumber Daya Alam Pertambangan,
Minyak Bumi dan Gas Bumi Tahun
Anggaran 2012 sebesar Rp20.816.052,00
Sedangkan realisasi
Rp19.488.252,00

transfer

sebesar

Terdapat potongan lebih salur sebesar


Rp1.327.800,00
dengan
perincian
Rp1.306.200,00
dan
Rp21.600,00
berdasarkan Surat Direktorat Jenderal
Perimbangan
Keuangan
Nomor
S01/PK/2013 tanggal 3 Januari 2013 Perihal
Konfirmasi atas penyaluran Anggaran
Transfer ke Daerah Triwulan IV Tahun
Anggaran 2012.
Angka lebih salur tersebut sudah
diperhitungkan pada realisasi atas PMK
Nomor 213/PMK.07/2012 tanggal 20
Desember 2012 tentang Alokasi Dana Bagi
Hasil Sumber Daya Alam Pertambangan,
Minyak Bumi dan Gas Bumi Tahun
Anggaaran 2012.
Realisasi untuk penerimaan dari Bagi Hasil
Pertambangan Minyak Bumi di Tahun
Anggaran 2011 diterimakan menjadi satu di
pos Bagi Hasil Pertambangan Minyak Bumi.
e). Bagi Hasil dari Pertambangan Umum
Terdapat realisasi transfer yang berasal dari Bagi
Hasil
Pertambangan
Umum
sebesar
Rp76.934.580,00 namun tidak ada pagu anggaran.
Bagi Hasil Pertambangan Umum dalam APBD
Tahun Anggaran 2012 tidak ditetapkan atau sebesar
Rp0,00
dan
realisasi
transfer
sebesar
Rp76.934.580,00 berdasarkan
PMK Nomor 210/PMK/07/2012 tentang
Alokasi Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam
Pertambangan Umum Tahun Anggaran 2012
sebesar Rp50.892.358,00.
Sedangkan
realisasi
Rp50.892.358,00.
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

transfer

sebesar

244
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Terdapat Transfer Dana Cadangan Dana Bagi


Hasil Pertambangan Umum tanggal 23 Pebruari
2012 sebesar Rp26.042.222,00 berdasarkan
Surat Direktorat Jenderal Perimbangan
Keuangan Nomor S-279/PK/2012 tanggal 4
April 2012 Perihal Konfirmasi atas Penyaluran
Anggaran Transfer ke Daerah Triwulan I
Tahun Anggaran 2012.
Sedangkan
realisasi
transfer
sebesar
Rp26.042.222,00
di Tahun Anggaran 2011 tidak ada anggaran
maupun realisasi untuk penerimaan dari Bagi Hasil
dari Pertambangan Umum, namun terdapat
pengurangan transfer karena lebih salur di tahun
2010 dan diperhitungkan mengurangi Bagi Hasil
Minyak Bumi dan Gas Bumi di tahun 2011.
f). Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (BHCHT)
Realisasi transfer yang berasal dari Bagi Hasil
Cukai
Hasil
Tembakau
sebesar
Rp4.615.958.666,00 atau mencapai 116,65% lebih
besar Rp658.809.886,00 dari anggarannya sebesar
Rp3.957.148.780,00 dapat diuraikan sebagai
berikut
Penetapan
pagu
anggaran
Rp3.957.148.780,00 berdasarkan :

sebesar

PMK Nomor 46/PMK.07/2012 tanggal 20


Maret 2012 tentang Alokasi Sementara
Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau Tahun
Anggaran
2012
sebesar
Rp3.844.728.619,00
PMK Nomor 141/PMK.07/2012 tanggal 3
September 2012 tentang Alokasi Kurang
Bayar Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau
Tahun Anggaran 2010 Yang Dialokasikan
Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja
Nasional Tahun Anggaaran 2012 sebesar
Rp112.420.161,00
Realisasi transfer berdasarkan
PMK No. 141/PMK.07/2012 tanggal 3
September 2012 tentang Alokasi Kurang
Bayar Dana Bagi Hasil Cukai Hasil
Tembakau Tahun 2010 Rp112.420.161,00
Sedangkan
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

realisasi

transfer

sebesar

245
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Rp112.420.161,00
PMK No. 197/PMK.07/2012 tanggal 10
Desember 2012 tentang Alokasi Definitif
Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau
Tahun
Anggaran
2012
sebesar
Rp4.503.538.505,00.
Sedangkan realisasi
Rp4.503.538.505,00.

transfer

sebesar

PMK No. 230/PMK.07/2012 tanggal 26


Desember 2012 tentang Alokasi Kurang
Bayar Dana Bagi Hasil Cukai Hasil
Tembakau Tahun Anggaran 2011 sebesar
Rp234.283.738,00.
Sedangkan realisasi transfernya belum ada.
Dengan demikian terdapat selisih kurang
sebesar Rp234.283.738,00 atau sebesar
nominal PMK No. 230/PMK.07/2012 tanggal
26 Desember 2012.
Realisasi untuk penerimaan dari Bagi Hasil Cukai
Hasil Tembakau di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp4.615.958.666,00 dan di Tahun Anggaran 2011
sebesar Rp3.696.282.179,00 atau mengalami kenaikan
sebesar 24,88% karena adanya kenaikan penerimaan
Hasil Cukai Hasil Tembakau Pemerintah Pusat dari
daerah penghasil serta adanya kekurangan transfer atas
perhitungan Hasil Cukai Hasil Tembakau tahun
sebelumnya.
3). Dana Alokasi Umum
Penerimaan transfer Dana Alokasi Umum berdasarkan
Peraturan Presiden Nomor 96 Tahun 2011 tanggal 30
Desember 2011 tentang Dana Alokasi Umum Daerah
Provinsi dan Kabupaten/Kota Tahun Anggaran 2012
dengan prioritas untuk pembayaran Gaji PNS. Dari
anggaran yang ditetapkan dalam APBD Kabupaten
Purworejo
Tahun
Anggaran
2012
sebesar
Rp711.741.839.000,00 sampai 31 Desember 2012
dapat direalisasikan sebesar Rp711.741.839.000,00 atau
mencapai 100,00%.
Realisasi untuk penerimaan dari Dana Alokasi Umum di
Tahun
Anggaran
2012
sebesar
sebesar
Rp711.741.839.000,00 dan di Tahun Anggaran 2011
sebesar Rp585.851.015.000,00 atau mengalami kenaikan
sebesar 21,49% sejalan dengan adanya kebijakan kenaikan
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

246
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Gaji Pokok PNS di tahun 2012 sebesar 10% dan karena


adanya kenaikan dari Penerimaan Dalam Negeri Netto.
4). Dana Alokasi Khusus
Penerimaan Dana Alokasi Khusus berdasarkan Peraturan
Menteri Keuangan Nomor 209/PMK.04/2011 tanggal 12
Desember 2011 tentang Pedoman Umum dan Alokasi Dana
Alokasi Khusus Tahun Anggaran 2012.. Dari anggaran
yang ditetapkan dalam APBD Kabupaten Purworejo Tahun
Anggaran 2012 sebesar Rp69.568.400.000,00.
Adapun transfer dari pusat direalisasikan
Rp69.568.400.000,00 atau mencapai 100,00 %.

sebesar

Realisasi untuk penerimaan dari Dana Alokasi Khusus di


Tahun
Anggaran
2012
sebesar
sebesar
Rp69.568.400.000,00 dan di Tahun Anggaran 2011 sebesar
Rp60.942.400.000,00 atau mengalami kenaikan sebesar
14,15% karena berdasarkan perhitungan formulasi
kebijakan Dana Alokasi Khusus untuk Kabupaten
Purworejo mengalami peningkatan.
Kenaikan yang signifikan di atas 35% meliputi DAK
Bidang Kesehatan, bidang Kelautan dan Perikanan serta
Bidang Keselamatan Transportasi Darat. Sedangkan yang
mengalami penurunan meliputi Bidang Pertanian, Bidang
Keluarga Berencana dan Bidang InfraStruktur Pengairan.
Adapun anggaran dan realisasi transfer Dana Alokasi
Khusus di Tahun Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran
2011 dengan alokasi penggunaan sebagai berikut :
N
o

Uraian Dana Alokasi Khusus

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

1.

Dana Alokasi Khusus Bidang Pendidikan

38.357.350.000,00

38.357.350.000,00

34.366.300.000,00

3.

Dana Alokasi Khusus Bidang Kesehatan

7.567.080.000,00

7.567.080.000,00

4.753.300.000,00

5.

Dana Alokasi Khusus Bidang Infrastruktur Jalan

6.822.870.000,00

6.822.870.000,00

5.609.500.000,00

7.

Dana Alokasi Khusus Bidang Air Minum

1.268.720.000,00

1.268.720.000,00

1.056.300.000,00

9.

Dana Alokasi Khusus Bidang Kelautan dan Perikanan

2.808.120.000,00

2.808.120.000,00

2.029.000.000,00

10.

Dana Alokasi Khusus Bidang Pertanian

4.771.700.000,00

4.771.700.000,00

5.016.900.000,00

11.

Dana Alokasi Khusus Bidang Lingkungan Hidup

899.020.000,00

899.020.000,00

796.500.000,00

12.

Dana Alokasi Khusus Bidang Keluarga Berencana

1.091.140.000,00

1.091.140.000,00

1.192.400.000,00

13.

Dana Alokasi Khusus Bidang Kehutanan

1.324.080.000,00

1.324.080.000,00

1.001.900.000,00

14.

Dana Alokasi Khusus Bidang Infrastruktur Sanitasi

1.278.640.000,00

1.278.640.000,00

1.201.500.000,00

15.

Dana Alokasi Khusus Bidang Keselamatan Transportasi darat

301.890.000,00

301.890.000,00

220.700.000,00

16.

Dana Alokasi Khusus Bidang Infrastruktur Pengairan

3.077.790.000,00

3.077.790.000,00

3.698.100.000,00

69.568.400.000,00

69.568.400.000,00

60.942.400.000,00

Jumlah Dana Alokasi Khusus

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

247
Pemerintah Kabupaten Purworejo

5.2.1.2.b.

Transfer Pemerintah Pusat Lainnya


Realisasi dari penerimaan Transfer Pemerintah Pusat
Lainnya berasal dari pos Dana Penyesuaian Tunjangan
Kependidikan sebesar Rp155.803.538.000,00 atau mencapai
100,00% dari anggaran sebesar Rp155.803.538.000,00.
Realisasi untuk penerimaan dari Dana Penyesuaian
Tunjangan Kependidikan di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp155.803.538.000,00 dan di Tahun Anggaran 2011 sebesar
Rp173.573.408.160,00 atau mengalami penurunan sebesar
10,24%. Dana Penyesuaian Tunjangan Kependidikan di
Tahun Anggaran 2011 sebesar Rp173.573.408.160,00 sudah
termasuk Dana untuk Bantuan Operasional Sekolah sebesar
Rp47.632.163.000,00 yang di tahun 2012 pencairannya
melalui APBD Provinsi, serta Dana Percepatan
Pembangunan Infrastruktur Daerah (DPPID) sebesar
Rp15.309.169.000,00 yang di tahun 2012 tidak terdapat
anggaran maupun realisasinya.
Adapun anggaran dan realisasi transfer Dana Penyesuaian
Tunjangan Kependidikan di Tahun Anggaran 2012 dan
Tahun Anggaran 2011 dengan rincian sebagai berikut :
Anggaran

Uraian

Realisasi 2012

(Rp)
1)

Tambahan Penghasilan Guru

2)

Tunjangan Profesi Guru

3)
4)

Bantuan Operasional Sekolah (BOS)


Dana Percepatan Pembangunan
Infrastruktur Daerah (DPPID)

Jumlah Dana Penyesuaian Tunjangan


Kependidikan

(Rp)

Realisasi 2011
(Rp)

7.572.000.000,00

7.572.000.000,00

8.963.250.000,00

148.231.538.000,00

148.231.538.000,00

101.668.826.160,00

0,00

0,00

47.632.163.000,00

0,00

0,00

15.309.169.000,00

155.803.538.000,00

155.803.538.000,00

173.573.408.160,00

1) Tambahan Penghasilan Guru PNSD


Untuk dana Tambahan Penghasilan Guru PNSD,
realisasi sebesar Rp7.572.000.000,00 dari anggaran
sebesar Rp7.572.000.000,00 atau mencapai 100,00%.
Realisasi transfer berdasarkan PMK 35/PMK.04/2012
tanggal 9 Maret 2012 tentang Pedoman Umum dan
Alokasi Dana Tambahan Penghasilan Bagi Guru PNSD
kepada Daerah Provinsi, Kabupaten, dan Kota Tahun
Anggaran 2012 untuk membayar Tambahan Penghasilan
Guru PNSD Tahun 2012 selama 12 (dua belas) bulan.
Realisasi untuk penerimaan dari Dana Tambahan
Penghasilan Guru PNSD di Tahun Anggaran 2012
sebesar sebesar Rp7.572.000.000,00 dan di Tahun
Anggaran 2011 sebesar Rp8.963.250.000,00 atau
mengalami penurunan sebesar 15,52% karena sebagian
guru yang pada tahun 2011 mendapatkan Tambahan
Penghasilan Guru, beralih mendapatkan Tunjangan
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

248
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Profesi Guru setelah dinyatakan lulus sertifikasi


sehingga peralihan ini diakomodir ke Tunjangan Profesi
Guru PNSD.
2). Tunjangan Profesi Guru PNSD
Untuk dana Tunjangan Profesi Guru PNSD, realisasi
sebesar Rp148.231.538.000,00 dari anggaran sebesar
Rp148.231.538.000,00 atau mencapai 100,00%.
Realisasi transfer Dana Tunjangan Profesi bagi Guru
PNSD berdasarkan PMK 34/PMK.04/2012 tanggal 9
Maret 2012 tentang Pedoman Umum dan Alokasi
Tunjangan Profesi Guru PNSD kepada Daerah Provinsi,
Kabupaten, dan Kota Tahun Anggaran 2012 untuk
membayar Tunjangan Profesi Guru selama 12 (dua
belas) bulan.
Realisasi untuk penerimaan dari Dana Tunjangan Profesi
Guru PNSD di Tahun Anggaran 2012 sebesar sebesar
Rp148.231.538.000,00 dan di Tahun Anggaran 2011
sebesar Rp101.668.826.160,00 atau mengalami kenaikan
sebesar 45,80% akibat adanya tambahan guru yang telah
dinyatakan lulus sertifikasi sehingga terdapat peralihan
dari yang semula mendapat Tambahan Penghasilan Guru
PNSD beralih mendapat Tunjangan Profesi Guru PNSD
Adapun rekapitulasi perhitungan pembayaran Pendapatan
Transfer Pemerintah Pusat Dana Perimbangan Tahun
Anggaran 2012 dapat diuraikan sebagai berikut :

Uraian

1)
2)

Bagi Hasil dari Pajak Bumi dan Bangunan


Bagi Hasil dari Bea Perolehan Hak Atas Tanah
dan Bangunan

Alokasi 2012 yang

Penerimaan

ditetapkan sesuai

Transfer

PMK

2012

(Rp)

(Rp)

Lebih/Kurang
Disetor 2012
(Rp)

30.286.855.239,00

30.115.385.854,00

(171.469.385,00)

481.469.231,00

481.469.231,00

0,00

10.747.785.641,00

10.747.785.641,00

0,00

3)

Bagi Hasil dari Pajak Penghasilan

4)

Bagi Hasil dari Provisi Sumber Daya Hutan

418.719.010,00

418.719.010,00

0,00

5)

Bagi Hasil dari Pungutan Pengusahaan Perikanan

343.986.219,00

343.986.219,00

0,00

6)

Bagi Hasil dari Pertambangan Minyak Bumi

70.784.381,00

70.784.381,00

0,00

7)

Bagi Hasil dari Pertambangan Gas Bumi

19.488.252,00

19.488.252,00

0,00

8)

Bagi Hasil dari Pertambangan Umum

9)

Bagi Hasil dari Cukai Tembakau

10)

76.934.580,00

76.934.580,00

0,00

4.850.242.404,00

4.615.958.666,00

(234.283.738,00)

Dana Alokasi Umum

711.741.839.000,00

711.741.839.000,00

0,00

11)

Dana Alokasi Khusus

69.568.400.000,00

69.568.400.000,00

0,00

12)

Tambahan Penghasilan Guru

7.572.000.000,00

7.572.000.000,00

0,00

13)

Tunjangan Profesi Guru

148.231.538.000,00

148.231.538.000,00

0,00

984.410.041.957,00

984.004.288.834,00

(405.753.123,00)

Jumlah Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

249
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Berdasarkan rekapitulasi perhitungan pendapatan transfer


Pemerintah Pusat selama tahun 2012, maka terdapat kekurangan
transfer Pemerintah Pusat ke Pemerintah Kabupaten Purworejo
sebesar Rp405.753.123,00 dan dicatat secara akumulasi sebagai
Piutang Transfer Dana Bagi Hasil.
Pada Tahun Anggaran 2011 Kabupaten Purworejo mendapatkan
dana Transfer Pemerintah Pusat Lainnya melalui Dana
Percepatan Pembangunan Infrastruktur Daerah sebesar
Rp15.309.169.000,00 dengan alokasi untuk Bidang Pendidikan
sebesar Rp1.932.469.000,00 dan Bidang Jalan/Jembatan sebesar
Rp13.376.700.000,00 namun di tahun 2012 untuk dana
dimaksud tidak ada alokasi anggaran maupun realisasinya.
5.2.1.2.c. Transfer Pemerintah Provinsi
Penerimaan Transfer Pemerintah Provinsi dengan realisasi
sampai
dengan
31
Desember
2012
sebesar
Rp84.781.308.959,00 atau mencapai 104,20% dari anggaran
sebesar Rp81.361.625.300,00. Masing-masing penerimaan
Transfer Dari Provinsi, baik untuk penetapan definitif
maupun
penetapan
kelebihan/kekurangan
realisasi
pembayarannya sesuai dengan Peraturan Gubernur Jawa
Tengah.
Asumsi yang diberlakukan untuk Penerimaan Transfer
Pemerintah Provinsi bahwa :
a) Penetapan pagu anggaran Bagi Hasil dari Provinsi Jawa
Tengah berdasarkan Peraturan Gubernur yang ditetapkan
sebelum Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah
Perubahan Kabupaten Purworejo Tahun Anggaran 2012
ditetapkan.
b) Realisasi penerimaan Bagi Hasil dari Provinsi Jawa
Tengah berdasarkan Peraturan Gubernur yang berlaku
untuk masing-masing tahun anggaran.
Sesuai hasil audit BPK, terdapat reklasifikasi terhadap akun
penerimaan Transfer Pemerintah Provinsi di Tahun
Anggaran 2012, yaitu penerimaan Bantuan Keuangan dari
Provinsi yang semula dicatat sebagai akun Lain-lain
Pendapatan yang Sah direklasifikasi ke Pendapatan Transfer.
Realisasi untuk penerimaan Transfer Pemerintah Provinsi di
Tahun Anggaran 2012 sebesar sebesar Rp84.781.308.959,00
dan di Tahun Anggaran 2011 sebesar Rp57.467.177.853,00
atau mengalami kenaikan sebesar 47,53% karena adanya
perluasan obyek pajak dan retribusi, pengenaan pajak yang
progresif serta kenaikan dari Bantuan Keuangan Provinsi.
Adapun anggaran dan realisasi penerimaan Transfer
Pemerintah Provinsi di Tahun Anggaran 2012 sebesar
sebesar Rp84.781.308.959,00 dan di Tahun Anggaran 2011
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

250
Pemerintah Kabupaten Purworejo

sebesar Rp57.467.177.853,00 dengan rincian sebagai berikut


:
Uraian
1). Bagi Hasil Bagi Hasil Pajak

Jumlah Pendapatan Transfer


Pemerintah Provinsi

Realisasi 2012

(Rp)

(Rp)

(Rp)

48.825.923.974,00

31.723.712.853,00

45.357.159.528,00

2). Pendapatan Bagi Hasil Lainnya


3). Bantuan Keuangan Provinsi

Anggaran

Realisasi 2011

106.155.772,00

82.444.985,00

0,00

35.898.310.000,00

35.872.940.000,00

25.743.465.000,00

81.361.625.300,00

84.781.308.959,00

57.467.177.853,00

Adapun penjelasan lebih lanjut atas Pendapatan Transfer


Pemerintah Provinsi adalah sebagai berikut :
1). Bagi Hasil Bagi Hasil Pajak.
Realisasi dari penerimaan Transfer Pemerintah Provinsi
yang berasal dari pos Bagi Hasil Pajak sebesar
Rp48.825.923.974,00 atau mencapai 107,65% dari
anggaran sebesar Rp45.357.159.528,00 karena adanya
perluasan obyek pajak serta pengenaan pajak yang
progresif.
Realisasi untuk penerimaan Bagi Hasil Pajak di Tahun
Anggaran 2012 sebesar sebesar Rp48.825.923.974,00
dan
di
Tahun
Anggaran
2011
sebesar
Rp31.723.712.853,00 atau mengalami kenaikan sebesar
53,91% karena adanya perluasan obyek pajak serta
pengenaan pajak yang progresif.
Adapun anggaran dan realisasi penerimaan Transfer
Pemerintah Provinsi dari Bagi Hasil Pajak di Tahun
Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran 2011 dengan
rincian sebagai berikut :
Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

19.495.998.953,00

19.706.946.103,00

11.921.592.786,00

12.882.109.597,00

15.634.886.931,00

8.978.661.381,00

12.963.388.837,00

13.469.432.954,00

10.660.388.067,00

15.662.141,00

14.657.986,00

13.564.415,00

0,00

0,00

149.258.351,00

45.357.159.528,00

48.825.923.974,00

31.723.465.000,00

Uraian
a). Bagi Hasil dari Pajak Kendaraan Bermotor
b). Bagi Hasil dari Bea Balik Nama Kendaraan
Bermotor
c). Bagi Hasil dari Pajak Bahan Bakar
Kendaraan Bermotor
d). Bagi Hasil dari Pajak Pengambilan dan
Pemanfaatan Air Permukaan
e). Bagi Hasil dari Pajak Lainnya
Jumlah Pendapatan Bagi Hasil Pajak dari
Provinsi

Adapun

penjelasan

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

lebih

lanjut

terkait

Transfer

251
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Pemerintah Provinsi berupa Bagi Hasil Pajak adalah


sebagai berikut :
a). Bagi Hasil Pajak Kendaraan Bermotor
Realisasi penerimaan Bagi Hasil Pajak Kendaraan
Bermotor sampai dengan 31 Desember 2012
sebesar Rp19.706.946.103,00 atau mencapai
101,08%
dari
anggaran
sebesar
Rp19.495.998.953,00.
Kelebihan
sebesar
Rp210.947.150,00
dari
anggarannya
dapat
dijelaskan sebagai berikut :

Penganggaran penerimaan Bagi Hasil Pajak


Kendaraan Bermotor berdasarkan :
Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 4
Tahun 2012 tanggal 21 Maret 2012 tentang
Alokasi Dana Bagi Hasil Penerimaan Pajak
Daerah Provinsi Jawa Tengah Kepada
Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah
Tahun Anggaran 2012, untuk Kabupaten
Purworejo mendapat alokasi sebesar
Rp16.670.280.000,00.
Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 28
Tahun 2012 tanggal 28 Juni 2012 tentang
Alokasi Kekurangan
Dana Bagi Hasil
Penerimaan Pajak Daerah Provinsi Jawa
Tengah Kepada Kabupaten/Kota di Provinsi
Jawa Tengah Tahun Anggaran 2011, untuk
Kabupaten Purworejo mendapat alokasi
sebesar Rp2.825.718.953,00.

Realisasi transfer dari provinsi berdasarkan :


Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 28
Tahun 2012 tanggal 28 Juni 2012 tentang
Alokasi Kekurangan
Dana Bagi Hasil
Penerimaan Pajak Daerah Provinsi Jawa
Tengah Kepada Kabupaten/Kota di Provinsi
Jawa Tengah Tahun Anggaran 2011, untuk
Kabupaten
Purworejo
sebesar
Rp2.825.718.953,00. Sedangkan realisasi
transfer sebesar Rp2.825.718.953,00
Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 55
tahun 2012 tgl 22 Nopember 2012 tentang
Alokasi Dana Bagi Hasil Penerimaan Pajak
Daerah Provinsi Jawa Tengah Kepada
Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah
Tahun Anggaran 2012, untuk Kabupaten
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

252
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Purworejo sebesar Rp16.881.227.154,05.


Sedangkan realisasi transfer sebesar
Rp16.881.227.150,00
Dengan demikian
transfer Rp4,05.

terjadi selisih kurang

Realisasi untuk penerimaan Bagi Hasil Pajak


Kendaraan Bermotor di Tahun Anggaran 2012
sebesar sebesar Rp19.706.946.103,00 dan di Tahun
Anggaran 2011 sebesar Rp11.921.592.787,00 atau
mengalami kenaikan sebesar 65,30% karena selaras
dengan kenaikan penyetoran Pajak Kendaraan
Bermotor dari Kabupaten Purworejo akibat adanya
perluasan obyek pajak, termasuk Pajak untuk
kendaraan pemerintah dan pengenaan tarif
progressif sesuai Undang-undang Nomor 28 Tahun
2009.
b). Bagi Hasil Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor
Realisasi penerimaan Bagi Hasil Bea Balik Nama
Kendaraan Bermotor sampai dengan 31 Desember
2012 sebesar Rp15.634.886.931,00 atau mencapai
121,37%
dari
anggaran
sebesar
Rp12.882.109.597,00.
Kelebihan
sebesar
Rp2.752.777.334,00 dari anggaran dijelaskan
sebagai berikut :

Penganggaran penerimaan Bagi Hasil Bea


Balik Nama Kendaraan Bermotor berdasarkan :

Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 4


Tahun 2012 tanggal 21 Maret 2012 tentang
Alokasi Dana Bagi Hasil Penerimaan Pajak
Daerah Provinsi Jawa Tengah Kepada
Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah
Tahun Anggaran 2012, untuk Kabupaten
Purworejo mendapat alokasi sebesar
Rp10.627.524.000,00.

Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 28


Tahun 2012 tanggal 28 Juni 2012 tentang
Alokasi Kekurangan
Dana Bagi Hasil
Penerimaan Pajak Daerah Provinsi Jawa
Tengah Kepada Kabupaten/Kota di Provinsi
Jawa Tengah Tahun Anggaran 2011, untuk
Kabupaten Purworejo mendapat alokasi
sebesar Rp2.254.585.597,00.

Realisasi transfer dari provinsi berdasarkan


Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

253
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 28


Tahun 2012 tanggal 28 Juni 2012 tentang
Alokasi Kekurangan
Dana Bagi Hasil
Penerimaan Pajak Daerah Provinsi Jawa
Tengah Kepada Kabupaten/Kota di Provinsi
Jawa Tengah Tahun Anggaran 2011, untuk
Kabupaten
Purworejo
sebesar
Rp2.254.585.597,00. Sedangkan realisasi
transfer sebesar Rp2.254.585.597,00.

Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 55


tahun 2012 tgl 22 Nopember 2012 tentang
Alokasi Dana Bagi Hasil Penerimaan Pajak
Daerah Provinsi Jawa Tengah Kepada
Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah
Tahun Anggaran 2012, untuk Kabupaten
Purworejo sebesar Rp13.380.301.339,20.
Sedangkan realisasi transfer sebesar
Rp13.380.301.334,00. Dengan demikian
terjadi kurang transfer sebesar Rp5,20
Realisasi untuk penerimaan Bagi Hasil Bea Balik
Nama Kendaraan Bermotor di Tahun Anggaran
2012 sebesar sebesar Rp15.634.886.931,00 dan di
Tahun Anggaran 2011 sebesar Rp8.978.661.381,00
atau mengalami kenaikan sebesar 74,13% karena
selaras dengan kenaikan penyetoran Pajak Bea
Balik Nama Kendaraan Bermotor dari Kabupaten
Purworejo.

c).

Bagi Hasil Pajak Bahan Bakar Kendaraan


Bermotor
Realisasi penerimaan Bagi Hasil Pajak Bahan
Bakar Kendaraan Bermotor sampai dengan 31
Desember 2012 sebesar Rp13.469.432.954,00 atau
mencapai 103,90% dari anggaran sebesar
Rp12.963.388.837,00.
Kelebihan
sebesar
Rp506.044.117,00
dari
anggarannya
dapat
dijelaskan sebagai berikut :

Penganggaran penerimaan Bagi Hasil Pajak


Bahan Bakar Kendaraan Bermotor berdasarkan
:

Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 4


Tahun 2012 tanggal 21 Maret 2012 tentang
Alokasi Dana Bagi Hasil Penerimaan Pajak
Daerah Provinsi Jawa Tengah Kepada
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

254
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah


Tahun Anggaran 2012, untuk Kabupaten
Purworejo mendapat alokasi sebesar
Rp10.696.919.960,00.

Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 28


Tahun 2012 tanggal 28 Juni 2012 tentang
Alokasi Kekurangan
Dana Bagi Hasil
Penerimaan Pajak Daerah Provinsi Jawa
Tengah Kepada Kabupaten/Kota di Provinsi
Jawa Tengah Tahun Anggaran 2011, untuk
Kabupaten Purworejo mendapat alokasi
sebesar Rp2.266.468.877,00.
Realisasi penerimaan Bagi Hasil Pajak Bahan
Bakar Kendaraan Bermotor berdasarkan :
Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 28
Tahun 2012 tanggal 28 Juni 2012 tentang
Alokasi Kekurangan
Dana Bagi Hasil
Penerimaan Pajak Daerah Provinsi Jawa
Tengah Kepada Kabupaten/Kota di Provinsi
Jawa Tengah Tahun Anggaran 2011, untuk
Kabupaten
Purworejo
sebesar
Rp2.266.468.877,00. Sedangkan realisasi
transfer sebesar Rp2.266.468.877,00.
Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 55
tahun 2012 tgl 22 Nopember 2012 tentang
Alokasi Dana Bagi Hasil Penerimaan Pajak
Daerah Provinsi Jawa Tengah Kepada
Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah
Tahun Anggaran 2012, untuk Kabupaten
Purworejo sebesar Rp11.202.964.082,03.
Sedangkan realisasi transfer sebesar
Rp11.202.964.077,00
Dengan demikian terjadi kurang transfer
sebesar Rp5,03
Realisasi untuk penerimaan Bagi Hasil Pajak Bahan
Bakar Kendaraan Bermotor di Tahun Anggaran
2012 sebesar Rp13.469.432.954,00 dan di Tahun
Anggaran 2011 sebesar Rp10.660.388.067,00 atau
mengalami kenaikan sebesar 26,35% karena adanya
transfer atas kekurangan Bagi Hasil Pajak Bahan
Bakar Kendaraan Bermotor tahun sebelumnya serta
adanya kenaikan tarif berdasarkan Undang-undang
Nomor 28 Tahun 2009 dan Peraturan Daerah
Provinsi Jawa Tengah Nomor 2 Tahun 2011.
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

255
Pemerintah Kabupaten Purworejo

d). Bagi Hasil Pajak Pengambilan & Pemanfaatan Air


Permukaan
Realisasi
penerimaan
Bagi
Hasil
Pajak
Pengambilan dan Pemanfaatan Air Permukaan
sampai dengan 31 Desember
2012 sebesar
Rp14.657.986,00 atau mencapai 93,59% dari
anggaran sebesar Rp15.662.141,00. Kekurangan
sebesar Rp1.004.155,00 dari anggarannya dapat
dijelaskan sebagai berikut :
Penganggaran penerimaan Bagi Hasil Pajak
Pengambilan dan Pemanfaatan Air Permukaan
berdasarkan :

Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 4


Tahun 2012 tanggal 21 Maret 2012 tentang
Alokasi Dana Bagi Hasil Penerimaan Pajak
Daerah Provinsi Jawa Tengah Kepada
Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah
Tahun Anggaran 2012, untuk Kabupaten
Purworejo mendapat alokasi sebesar
Rp12.650.000,00.

Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 28


Tahun 2012 tanggal 28 Juni 2012 tentang
Alokasi Kekurangan
Dana Bagi Hasil
Penerimaan Pajak Daerah Provinsi Jawa
Tengah Kepada Kabupaten/Kota di Provinsi
Jawa Tengah Tahun Anggaran 2011, untuk
Kabupaten Purworejo mendapat alokasi
sebesar Rp3.012.141,00.
Realisasi penerimaan Bagi Hasil Pajak
Pengambilan dan Pemanfaatan Air Permukaan
berdasarkan :

Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 28


Tahun 2012 tanggal 28 Juni 2012 tentang
Alokasi Kekurangan
Dana Bagi Hasil
Penerimaan Pajak Daerah Provinsi Jawa
Tengah Kepada Kabupaten/Kota di Provinsi
Jawa Tengah Tahun Anggaran 2011, untuk
Kabupaten
Purworejo
sebesar
Rp3.012.141,00.
Sedangkan
realisasi
transfer sebesar Rp3.012.141,00.
Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 55
tahun 2012 tgl 22 Nopember 2012 tentang
Alokasi Dana Bagi Hasil Penerimaan Pajak
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

256
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Daerah Provinsi Jawa Tengah Kepada


Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah
Tahun Anggaran 2012, untuk Kabupaten
Purworejo
sebesar
Rp11.040.000,00.
Sedangkan realisasi transfer sebesar
Rp11.645.845,00.
Dengan demikian terjadi lebih transfer sebesar
Rp605.845,00
Realisasi untuk penerimaan Bagi Hasil Pajak
Pengambilan dan Pemanfaatan Air Permukaan di
Tahun Anggaran 2012 sebesar sebesar sebesar
Rp14.657.986,00 dan di Tahun Anggaran 2011
sebesar Rp13.564.415,00 atau mengalami kenaikan
sebesar 8,06% karena adanya transfer atas
kekurangan Bagi Hasil Pajak Pengambilan dan
Pemanfaatan Air Permukaan tahun sebelumnya
serta adanya peningkatan pemakaian Air
Permukaan dari Kabupaten Purworejo.

2). Pendapatan Bagi Hasil Lainnya


Realisasi dari penerimaan Transfer Pemerintah Provinsi
yang berasal dari pos Pendapatan Bagi Hasil Lainnya
sebesar Rp82.444.985,00 atau mencapai 77,66% dari
anggaran sebesar Rp106.155.772,00.
Realisasi untuk penerimaan Bagi Hasil Lainnya di
Tahun Anggaran 2012 sebesar sebesar Rp82.444.985,00
dan di Tahun Anggaran 2011 sebesar Rp0,00.
Adapun anggaran dan realisasi penerimaan Transfer
Pemerintah Provinsi dari Bagi Hasil Lainnya di Tahun
Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran 2011 dengan
rincian sebagai berikut :
Realisasi
Anggaran

2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

a). Bagi Hasil dari Sumbangan pihak ketiga Pengusaha Kayu

63.948.670,00

57.710.140,00

0,00

b). Bagi Hasil Retribusi Tera Ulang

42.207.102,00

24.734.845,00

0,00

0,00

0,00

0,00

106.155.772,00

82.444.985,00

0,00

Uraian

c). Bagi Hasil dari Retribusi Pemberian Ijin Dispensasi


Kelebihan Muatan
Jumlah Pendapatan Bagi Hasil Lainnya dari Provinsi

Adapun penjelasan lebih lanjut atas penerimaan Transfer


Pemerintah Provinsi dari Bagi Hasil Lainnya adalah
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

257
Pemerintah Kabupaten Purworejo

sebagai berikut :
a). Bagi Hasil Penerimaan Sumbangan Pihak Ketiga
Pengusaha Kayu
Realisasi Bagi Hasil Penerimaan Sumbangan Pihak
Ketiga Pengusaha Kayu sampai dengan 31
Desember 2012 sebesar Rp57.710.140,00 atau
mencapai 90,24% dari anggaran sebesar
Rp63.948.670,00.
Kekurangan
sebesar
Rp6.238.530,00 dari anggarannya dapat dijelaskan
sebagai berikut :
Penganggaran
Bagi
Hasil
Penerimaan
Sumbangan Pihak Ketiga Pengusaha Kayu
berdasarkan :
Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor
27 Tahun 2012 tanggal 28 Juni 2012 tentang
Alokasi Kekurangan Dana Bagi Hasil
Penerimaan Sumbangan Pihak Ketiga Dari
Perseroan Terbatas Perhutani (Persero) Unit
I Jawa Tengah Kepada Kabupaten/Kota di
Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran
2011, untuk Kabupaten Purworejo mendapat
alokasi sebesar Rp3.699.085,00.
Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor
38 Tahun 2012 tanggal 13 Agustus 2012
tentang Alokasi Dana Bagi Hasil
Penerimaan Sumbangan Pihak Ketiga Dari
Perseroan Terbatas Perhutani (Persero) Unit
I Jawa Tengah Kepada Kabupaten/Kota di
Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran
2012, untuk Kabupaten Purworejo mendapat
alokasi sebesar Rp60.249.585,00
Realisasi penerimaan Bagi Hasil Penerimaan
Sumbangan Pihak Ketiga Pengusaha Kayu
berdasarkan :
Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor
27 Tahun 2012 tanggal 28 Juni 2012 tentang
Alokasi Kekurangan Dana Bagi Hasil
Penerimaan Sumbangan Pihak Ketiga Dari
Perseroan Terbatas Perhutani (Persero) Unit
I Jawa Tengah Kepada Kabupaten/Kota di
Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran
2011, untuk Kabupaten Purworejo mendapat
alokasi sebesar Rp3.699.085,00. Sedangkan
realisasi transfer sebesar Rp3.699.085,00.
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

258
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor 38


tahun 2012 tgl 13 Agustus 2012 tentang
Bagi Hasil Penerimaan Sumbangan Pihak
Ketiga dari Perseroan Terbatas Perhutani
(Persero) Unit I Jawa Tengah Kepada
Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Tengah
Tahun Anggaran 2012, untuk Kabupaten
Purworejo
sebesar
Rp60.249.585,00.
Sedangkan realisasi transfer sebesar
Rp54.011.055,00
Dengan demikian terjadi kurang
sebesar Rp6.238.530,00.

transfer

Realisasi untuk penerimaan Bagi Hasil Penerimaan


Sumbangan Pihak Ketiga Pengusaha Kayu di
Tahun Anggaran 2012 sebesar sebesar sebesar
Rp57.710.140,00 dan di Tahun Anggaran 2011
sebesar Rp56.125.559,00 atau mengalami kenaikan
sebesar 2,82% karena adanya transfer atas
kekurangan Bagi Hasil Sumbangan Pihak Ketiga
Pengusaha Kayu tahun sebelumnya serta adanya
peningkatan pengusahaan kayu dari Kabupaten
Purworejo
b). Bagi Hasil Penerimaan Retribusi Tera Ulang
Realisasi Bagi Hasil Penerimaan Retribusi Tera
Ulang sampai dengan 31 Desember 2012 sebesar
Rp24.734.845,00 atau mencapai 58,60% dari
anggaran sebesar Rp42.207.102,00. Kekurangan
sebesar Rp17.472.257,00 dari anggarannya dapat
dijelaskan sebagai berikut :
Penganggaran
penerimaan
Bagi
Hasil
Penerimaan Retribusi Tera Ulang berdasarkan :

Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor


27 Tahun 2012 tanggal 28 Juni 2012 tentang
Alokasi Kekurangan Dana Bagi Hasil
Penerimaan Retribusi Daerah Provinsi Jawa
Tengah Kepada Kabupaten/Kota di Provinsi
Jawa Tengah Tahun Anggaran 2011, untuk
Kabupaten Purworejo mendapat alokasi
sebesar Rp4.213.400,00.

Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor


37 Tahun 2012 tanggal 13 Agustus 2012
tentang Alokasi Dana Bagi Hasil
Penerimaan Retribusi Daerah Provinsi
Jawa Tengah Kepada Kabupaten/Kota di
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

259
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran


2012, untuk Kabupaten Purworejo mendapat
alokasi sebesar Rp37.993.702,00
Realisasi penerimaan Bagi Hasil Penerimaan
Tera Ulang berdasarkan

Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor


27 Tahun 2012 tanggal 28 Juni 2012 tentang
Alokasi Kekurangan Dana Bagi Hasil
Penerimaan Retribusi Daerah Provinsi Jawa
Tengah Kepada Kabupaten/Kota di Provinsi
Jawa Tengah Tahun Anggaran 2011, untuk
Kabupaten Purworejo mendapat alokasi
sebesar
Rp4.213.400,00.
Sedangkan
realisasi transfer sebesar Rp4.213.400,00.

Peraturan Gubernur Jawa Tengah Nomor


37 Tahun 2012 tanggal 13 Agustus 2012
tentang Alokasi Dana Bagi Hasil
Penerimaan Retribusi Daerah Provinsi
Jawa Tengah Kepada Kabupaten/Kota di
Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran
2012, untuk Kabupaten Purworejo mendapat
alokasi
sebesar
Rp37.993.702,00.
Sedangkan realisasi transfer sebesar
Rp20.521.445,00
Dengan demikian terjadi kurang transfer
sebesar Rp17.472.257,00.
Realisasi untuk penerimaan Bagi Hasil Penerimaan
Retribusi Tera Ulang di Tahun Anggaran 2012
sebesar sebesar sebesar Rp24.734.845,00 dan di
Tahun Anggaran 2011 sebesar Rp30.078.139,00
atau mengalami penurunan sebesar 17,76% karena
adanya penurunan pembayaran Retribusi Tera
Ulang dari Kabupaten Purworejo.
3). Bantuan Keuangan Provinsi
Penerimaan Bantuan Keuangan dari Provinsi Jawa
Tengah tahun 2012 penetapannya didasarkan pada :

Dokumen Pelaksanaan Perubahan Anggaran


Pendapatan dan Belanja Provinsi Jawa Tengah
Tahun Anggaran 2012 Nomor 1223/DPPA/2012
tanggal
18
September
2012
sebesar
Rp35.270.310.000,00

Keputusan Gubernur Jawa Tengah Nomor


903/041/2012 tanggal 21 Pebruari 2012 tentang

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

260
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Pemberian
Bantuan
Keuangan
Kepada
Kabupaten/Kota se Jawa Tengah Dari Anggaran
Pendapatan dan Belanja Daerah Provinsi Jawa
Tengah
Tahun
Anggaran
2012
sebesar
Rp628.000.000,00
Bantuan Keuangan dari Provinsi Jawa Tengah tahun
2012 dengan realisasi sebesar Rp35.872.940.000,00 atau
mencapai
99,93%
dari
anggarannya
sebesar
Rp35.898.310.000,00.
Realisasi untuk Penerimaan Bantuan Keuangan dari
Provinsi Jawa Tengah di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp35.872.940.000,00 dan di Tahun Anggaran 2011
sebesar Rp25.743.465.000,00 atau mengalami kenaikan
sebesar 39,35%.
Realisasi Bantuan Keuangan dari Provinsi Jawa Tengah
dengan rincian anggaran dan realisasi penerimaan di
Tahun Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran 2011
sebagai berikut :
Uraian

Anggaran

Realisasi 2012

(Rp)

(Rp)

Realisasi 2011

a).

Bantuan Keuangan Kepada Kabupaten/Kota

571.000.000,00

571.000.000,00

860.000.000,00

b).

Bantuan Sarana Prasarana

14.523.000.000,00

14.523.000.000,00

5.020.000.000,00

c).

Bantuan Pendidikan

20.804.310.000,00

20.778.940.000,00

19.863.465.000,00

35.898.310.000,00

35.872.940.000,00

25.743.465.000,00

Jumlah Bantuan Keuangan Kepada Kabupaten/


Kota

Realisasi masing-masing Pendapatan lainnya dapat


dijelaskan sebagai berikut :
a). Bantuan Keuangan Kepada Kabupaten/Kota
Realisasi
Bantuan
Keuangan
Kepada
Kabupaten/Kota dari Provinsi Jawa Tengah tahun
2012 sebesar Rp571.000.000,00 atau mencapai
100,00%
dari
anggarannya
sebesar
Rp571.000.000,00.
Realisasi untuk Penerimaan Bantuan Keuangan
Kepada Kabupaten/Kota dari Provinsi Jawa Tengah
di Tahun Anggaran 2012 sebesar Rp571.000.000,00
dan
di Tahun
Anggaran
2011
sebesar
Rp860.000.000,00 atau mengalami penurunan
sebesar 33,60% karena mengikuti mekanisme
penganggaran dari Provinsi Jawa Tengah
Adapun Penerimaan Bantuan Keuangan Kepada
Kabupaten/Kota dari Provinsi Jawa Tengah dengan
rincian anggaran dan realisasi penerimaan di Tahun
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

261
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran 2011 sebagai


berikut :
Uraian (Jenis Bantuan)

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

Keterangan

(Rp)

(Rp)

(Rp)

(SKPD
Pengelola)

1).

FEDEP

75.000.000,00

75.000.000,00

70.000.000,00

Bappeda

2).

TMMD

306.000.000,00

306.000.000,00

290.000.000,00

Bappeda

3).

Profil Daerah

50.000.000,00

50.000.000,00

50.000.000,00

Bappeda

4).

Agropolitan/Minapolitan

100.000.000,00

100.000.000,00

250.000.000,00

Pertanian

40.000.000,00

40.000.000,00

0,00

0,00

200.000.000,00

571.000.000,00

571.000.000,00

860.000.000,00

5).
6)

Pendidikan Untuk
Semua
Primatani

Jumlah Bantuan Keuangan


dari Provinsi

0,00

Bappeda
Dinas Pertanian

Atas Penerimaan Bantuan Keuangan Kepada


Kabupaten/Kota dari Provinsi Jawa Tengah di
Tahun Anggaran 2012, terdapat 1 (satu) pos yang
ada penerimaan di Tahun Anggaran 2011 namun
tidak ada di Tahun Anggaran 2012, yaitu Primatani
sebesar Rp200.000.000,00 dan terdapat 1 (satu) pos
yang di Tahun Anggaran 2012 ada realisasi
penerimaan namun di Tahun Anggaran 2011 tidak
ada, yaitu Bantuan untuk Pendidikan Untuk Semua
sebesar Rp40.000.000,00 karena baru dianggarkan
di Tahun Anggaran 2012.
b). Bantuan Sarana/Prasarana
Realisasi Bantuan Sarana/prasarana dari Provinsi
Jawa Tengah tahun 2012 berupa pekerjaan fisik
sebesar Rp14.523.000.000,00
atau mencapai
100,00%
dari
anggarannya
sebesar
Rp14.523.000.000,00.
Realisasi untuk Bantuan Sarana/prasarana dari
Provinsi Jawa Tengah di Tahun Anggaran 2012
sebesar Rp14.523.000.000,00
dan di Tahun
Anggaran 2011 sebesar Rp5.020.000.000,00 atau
mengalami kenaikan sebesar 189,30% karena karena
mengikuti mekanisme penganggaran dari Provinsi
Jawa Tengah
Adapun rincian anggaran dan realisasi transfer
Bantuan Sarana/prasarana dari Provinsi Jawa
Tengah tahun 2012 berupa pekerjaan fisik sebesar
Rp14.523.000.000,00 adalah sebagai berikut :
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

262
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Keterangan
Uraian (Jenis Bantuan)

Anggaran
(Rp)

1).

Relokasi Rumah Desa Giyombong (Prasarana

2).

Peningkatan Jalan Bruno

Lebih

(SKPD

Realisasi

(Kurang)

Pengelola)

(Rp)

(Rp)

330.000.000,00

330.000.000,00

0,00

Kesbangpo-

- Brondong -

750.000.000,00

750.000.000,00

0,00

DPU

Rehabilitasi DI Siwatu Desa Kedung Kamal Kec.

300.000.000,00

300.000.000,00

0,00

Pengairan

linmas

MCK, AB, Rabat) Kec. Bruno

Kambangan
3).

Grabag
4).

Peningkatan Jalan Cangkrep - Kedungsari

1.600.000.000,00

1.600.000.000,00

0,00

DPU

5).

Peningkatan Jalan-Jalan Dalam Kota Purworejo

2.600.000.000,00

2.600.000.000,00

0,00

DPU

6).

Peningkatan Jalan-Jalan Dalam Kota Kutoarjo

700.000.000,00

700.000.000,00

0,00

DPU

7).

Peningkatan Jalan Candisari - Condongsari

900.000.000,00

900.000.000,00

0,00

DPU

8).

Peningkatan Jalan Karanduwur - Winong

1.810.000.000,00

1.810.000.000,00

0,00

DPU

9).

Peningkatan Jalan Gintungan - Jetis

1.650.000.000,00

1.650.000.000,00

0,00

DPU

Wawar

1.200.000.000,00

1.200.000.000,00

0,00

DPU

Peningkatan Jalan RW 02 Desa Wironatan

75.000.000,00

75.000.000,00

0,00

DPU

TKIT Ulul Albab 2 Purworejo

100.000.000,00

100.000.000,00

0,00

PPKD

Pembangunan Drainase & JUT Kelompok Tani

100.000.000,00

100.000.000,00

0,00

DPU

100.000.000,00

100.000.000,00

0,00

DPU

100.000.000,00

100.000.000,00

0,00

DPU

100.000.000,00

100.000.000,00

0,00

DPU

100.000.000,00

100.000.000,00

0,00

DPU

100.000.000,00

100.000.000,00

0,00

DPU

100.000.000,00

100.000.000,00

0,00

DPU

90.000.000,00

90.000.000,00

0,00

DPU

90.000.000,00

90.000.000,00

0,00

DPU

1.000.000.000,00

1.000.000.000,00

0,00

RSUD

90.000.000,00

90.000.000,00

0,00

Pengairan

91.000.000,00

91.000.000,00

0,00

Pengairan

10).

Peningkatan

Jalan

Sidomulyo

(Lanjutan)
11).

Butuh
12).
13).

Tumenggungan Makmur Desa Tumenggungan


Ngombol
14).

Pembangunan Drainase & JUT Kelompok Tani


Makmur Desa Sedayu Loano

15).

Pembangunan Drainase & JUT Kelompok Tani


Pelita Jaya Desa Kalinongko Loano

16).

Pembangunan Drainase & JUT Kelompok Tani


Manunggal Desa Rimun Loano

17).

Pembangunan Drainase & JUT Kelompok Tan


Sedyo Makmur Desa Kalisemo Loano

18).

Pembangunan Drainase & JUT Kelompok Tani


Dwi Tunggal Desa Kedungpoh Loano

19).

Pembangunan Drainase & JUT Kelompok Tani


Lestari Purbowono Karya Tani Desa Ngadirejo
Kaligesing

20).

Pembangunan Jalan Makam Umum Desa


Lubang Lor Dusun Banglor Wetan RT.01 RW.02
Kecamatan Butuh

21).

Peningkatan

Jalan

Lingkungan Sorogenen

RT.02.RW.04 Kalijambe Kecamatan Bener


22).

Pengadaan Alkes RSUD Saras Husada

23).

Penanganan Saluran Irigasi Sekunder Kedander


Desa Pakem Kec Gebang

24).

Penanganan Saluran Sekunder Dukuh Kidul

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

263
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Keterangan
Uraian (Jenis Bantuan)

Lebih

(SKPD
Pengelola)

Anggaran

Realisasi

(Kurang)

(Rp)

(Rp)

(Rp)

Desa Kemanukan Kec Bagelen


25).

Penanganan Saluran Induk Penungkulan Desa

89.000.000,00

89.000.000,00

0,00

Pengairan

91.000.000,00

91.000.000,00

0,00

Pengairan

91.000.000,00

91.000.000,00

0,00

Pengairan

90.000.000,00

90.000.000,00

0,00

Pengairan

86.000.000,00

86.000.000,00

0,00

Pengairan

14.523.000.000

14.523.000.000

0,00

Trirejo Kec. Loano


26).

Penanganan Saluran Induk Penungkulan Desa


Jetis Kec. Loano

27).

Penanganan Saluran Sekunder Dukuh Kidul


Desa Pacekelan Kec. Purworejo

28).

Penanganan Saluran Setran Kelurahan Mudal


Kec. Purworejo

29).

Pemb. Rehab Saluran Sekunder Sejiwan Desa


Kalinongko Kec Loano

Jumlah Bantuan Sarana/Prasarana

c). Bantuan Pendidikan


Realisasi Bantuan Pendidikan dari Provinsi Jawa
Tengah tahun 2012 sebesar Rp20.778.940.000,00
atau mencapai 99,88% dari anggarannya sebesar
Rp20.804.310.000,00.
Adapun rincian anggaran dan realisasi transfer
Bantuan Pendidikan dari Provinsi Jawa Tengah
tahun 2012 sebesar Rp20.778.940.000,00 adalah
sebagai berikut :
Anggaran

Uraian (Jenis Bantuan)

(Rp)
1).

Bantuan Pengembangan Sarana Prasarana

Lebih

(SKPD

Realisasi

(Kurang)

Pengelola)

(Rp)

(Rp)

300.000.000,00

300.000.000,00

0,00

150.000.000,00

150.000.000,00

0,00

PPKD

10.000.000,00

10.000.000,00

0,00

PPKD

150.000.000,00

150.000.000,00

0,00

PPKD

70.000.000,00

70.000.000,00

0,00

P & K,

PPKD

PAUD Formal
2).

Bantuan Pengadaan APE PAUD Non Formal

3).

Bantuan

Fasilitasi

P & K,

Pelaksanaan

Ajang

Kreatifitas Semarak Anak Usia Dini PAUD Non


Formal.
4).

Bantuan Pengembangan PAUD Unggulan Non


Formal.

5).

Bantuan Pengadaan Alat Bermain di Luar (Out


Door)

6).

PPKD

Bantuan Pengadaan alat Bermain di Dalam (In

75.000.000,00

75.000.000,00

0,00

1.200.000.000,00

1.200.000.000,00

0,00

P&K

Rusak

480.000.000,00

480.000.000,00

0,00

P&K

Bantuan Pembangunan Ruang Perpustakaan

240.000.000,00

240.000.000,00

0,00

P&K

Door)

P & K,
PPKD

7).

Bantuan Rehab Ruang Kelas Rusak SD/SDLB

8).

Bantuan

Rehab

Ruang

Kelas

SMP/SMPLB
9).

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

264
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Uraian (Jenis Bantuan)

Lebih

(SKPD

Anggaran

Realisasi

(Kurang)

Pengelola)

(Rp)

(Rp)

(Rp)

SD/SDLB
10).

Bantuan Pengadaan

Buku Perpustakaan

90.000.000,00

90.000.000,00

0,00

P&K

Bantuan Pengadaan Buku Mulok Bahasa Jawa

16.000.000,00

16.000.000,00

0,00

P&K

Buku Perpustakaan

50.000.000,00

50.000.000,00

0,00

P&K

Bantuan Pengadaan Buku Mulok Bahasa Jawa

16.000.000,00

16.000.000,00

0,00

P&K

225.000.000,00

225.000.000,00

0,00

P&K

180.000.000,00

180.000.000,00

0,00

P&K

SD/SDLB
11).

SD
12).

Bantuan Pengadaan
SMP/SMPLB

13).

SMP
14).

Bantuan Pengadaan Alat Lab IPA SMP

15).

Bantuan

Peningkatan

Sarana

SDLB/SMPLB/SLB
16).

Bantuan Pengadaan Meubelair Pengganti SD

60.000.000,00

60.000.000,00

0,00

P&K

17).

Bantuan Pengadaan Meubelair Pengganti

40.000.000,00

40.000.000,00

0,00

P&K

SMP
18).

Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Paket A

75.000.000,00

75.000.000,00

0,00

PPKD

19).

Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Paket B

200.000.000,00

200.000.000,00

0,00

PPKD

20).

Bantuan Penjaminan Mutu SD RSBI

175.000.000,00

175.000.000,00

0,00

P&K

21).

Bantuan TPK MBS

10.000.000,00

10.000.000,00

0,00

P&K

22).

Bantuan MBS SD

180.000.000,00

180.000.000,00

0,00

P&K

23).

Bantuan Fasilitasi Pendidikan Inklusi SD

300.000.000,00

300.000.000,00

0,00

P&K

24).

Bantuan

43.200.000,00

43.200.000,00

0,00

P&K

800.000.000,00

800.000.000,00

0,00

P&K

Fasilitasi

Program

Makanan

Tambahan Anak Sekolah (PMTAS)


25).

Bantuan Penjaminan Mutu SMP RSBI

26).

Bantuan MBS SMP

27).

Bantuan Fasilitasi Pendidikan Inklusi SMP

28).

Bantuan Fasilitasi Kantin Sehat

29).

Bantuan Pendampingan BOS SD/SDLB/MI

30.000.000,00

30.000.000,00

0,00

P&K

150.000.000,00

150.000.000,00

0,00

P&K

15.000.000,00

15.000.000,00

0,00

P&K

(1.920.000,00)

P & K,

2.295.810.000,00

PPKD

2.293.890.000,00
30).

Bantuan

Pendampingan

BOS

1.808.100.000,00

1.784.650.000,00

(23.450.000,00)

360.000.000,00

360.000.000,00

0,00

P & K,

P&K

PPKD

SMP/SMPLB/MTs
31).

Bantuan Pembangunan RKB SMA/SMK

32).

Bantuan Rehab. Gedung SMA/SMK.

180.000.000,00

180.000.000,00

0,00

P&K

33).

Bantuan Pembangunan Ruang Perpustakaan

140.000.000,00

140.000.000,00

0,00

P&K

80.000.000,00

80.000.000,00

0,00

P&K

0,00

P&K

SMA/SMK
34).

Bantuan Pengadaan Komputer SMA/SMK

35).

Bantuan Pengadaan Alat Lab. IPA SMA/SMK.

36).

Bantuan Pengadaan Alat Bengkel SMK.

37).

Bantuan Pengadaan Alat Lab. IPA SMA RSBI

38).

Bantuan Pengadaan Alat Multimedia SMA

50.000.000,00

100.000.000,00

100.000.000,00

200.000.000,00

200.000.000,00

0,00

P&K

100.000.000,00

100.000.000,00

0,00

P&K

100.000.000,00

100.000.000,00

0,00

P&K

50.000.000,00

0,00

P&K

RSBI
39).

Bantuan Pengadaan Alat Lab. IPA SMK RSBI

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

265
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Anggaran

Uraian (Jenis Bantuan)

(Rp)
40).

Bantuan Pengadaan Alat Multimedia SMK

Lebih

(SKPD

Realisasi

(Kurang)

Pengelola)

(Rp)

(Rp)

50.000.000,00

50.000.000,00

0,00

P&K

1.050.000.000,00

1.050.000.000,00

0,00

P&K

50.000.000,00

50.000.000,00

0,00

P&K

RSBI
41).

Bantuan

Pengadaan

Alat

Computer

Numerically Controlled (CNC) SMK.


42).

Bantuan Buku Perpustakaan SMA/SMK

43).

Bantuan Pengembangan RSBI SMA

400.000.000,00

400.000.000,00

0,00

P&K

44).

Bantuan Fasilitasi Peningkatan Bahasa Inggris

100.000.000,00

100.000.000,00

0,00

P&K

80.000.000,00

80.000.000,00

0,00

P&K

200.000.000,00

200.000.000,00

0,00

P&K

50.000.000,00

50.000.000,00

0,00

P&K

140.000.000,00

140.000.000,00

0,00

P&K

Guru SMA RSBI


45).

Bantuan Fasilitasi Penelitian IPA dan IPS


Siswa SMA RSBI

46).

Bantuan Pengembangan SMK RSBI

47).

Bantuan Fasilitasi Peningkatan Bahasa Inggris


Guru SMK RSBI

48).

Bantuan Pembangunan Lab. IPA SMA/SMK

49).

Bantuan Fasilitasi Carier Center SMK.

150.000.000,00

150.000.000,00

0,00

P&K

50).

Bantuan Fasilitasi Bussines Center SMK.

200.000.000,00

200.000.000,00

0,00

P&K

51).

Bantuan Fasilitasi Pengelolaan Bursa Kerja

225.000.000,00

225.000.000,00

0,00

P&K

100.000.000,00

100.000.000,00

0,00

P&K

Berbasis

20.000.000,00

20.000.000,00

0,00

P&K

Bantuan Fasilitasi Implementasi SMM ISO

25.000.000,00

25.000.000,00

0,00

P&K

40.000.000,00

40.000.000,00

0,00

P&K

Khusus (BKK) SMK.


52).

Bantuan Fasilitasi Pemasaran Tamatan SMK

53).

Bantuan

Fasilitasi

Pendidikan

Keunggulan Lokal (PBKL).


54).

SMA/SMK.
55).

Bantuan Fasilitasi Penelitian IPA dan IPS


Siswa SMA

56).

Bantuan Fasilitasi Kantin Kejujuran.

20.000.000,00

20.000.000,00

0,00

P&K

57).

Bantuan Fasilitasi Program Kelas Industri SMK

100.000.000,00

100.000.000,00

0,00

P&K

Bantuan Beasiswa Siswa SMA/SMK dari

386.000.000,00

386.000.000,00

0,00

PPKD

58).

Keluarga Kurang Mampu.


59).

Bantuan Penyelenggaraan Pendidikan Paket C

73.000.000,00

73.000.000,00

0,00

PPKD

60).

Bantuan Kursus Kewirausahaan Desa (KWD)

150.000.000,00

150.000.000,00

0,00

PPKD

61).

Bantuan Kelompok Belajar Usaha (KBU) Desa

60.000.000,00

60.000.000,00

0,00

PPKD

Bantuan Penguatan Manajemen Desa Vokasi

90.000.000,00

90.000.000,00

0,00

PPKD

Bantuan Fasilitasi Pengembangan Taman

90.000.000,00

90.000.000,00

0,00

PPKD

180.000.000,00

180.000.000,00

0,00

PPKD

75.000.000,00

75.000.000,00

0,00

PPKD

75.000.000,00

75.000.000,00

0,00

PPKD

3.337.425.000,00

3.337.425.000,00

0,00

P & K,

Vokasi
62).
63).

Bacaan Masyarakat (TBM) Desa Vokasi


64).

Bantuan Fasilitasi Keaksaraan Lanjutan

65).

Bantuan Pengembangan Pusat Kegiatan


Belajar Masyarakat (PKBM)

66).

Bantuan Penguatan Kelembagaan Kursus dan


Pelatihan (LKP)

67).

Bantuan Kesejahteraan Pendidik Wiyata Bhakti


Pendidikan Formal

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

PPKD

266
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Anggaran

Uraian (Jenis Bantuan)

(Rp)
68).

Bantuan Kesejahteraan Pendidik PAUD

69).

Bantuan Peningkatan Kualifikasi ke S1

Lebih

(SKPD

Realisasi

(Kurang)

Pengelola)

(Rp)

(Rp)

1.365.000.000,00

1.365.000.000,00

0,00

PPKD

332.500.000,00

332.500.000,00

0,00

20.07

66.500.000,00

66.500.000,00

0,00

PPKD

50.000.000,00

50.000.000,00

0,00

P&K

7.500.000,00

7.500.000,00

0,00

P&K

25.000.000,00

25.000.000,00

0,00

P&K

Pendidik Formal
70).

Bantuan Peningkatan Kualifikasi ke S1/D4


Pendidik PAUD

71).

Bantuan Penyelenggaraan Pemilihan Pendidik


dan Tenaga Kependidikan Formal

72).

Bantuan Fasilitasi Hari Aksara Internasional


(HAI) Dinas Pendidikan Kab/Kota.

73).

Bantuan Penyelenggaraan Jambore Pendidik


dan Tenaga Kependidikan Pendidik PAUDNI.

74).

Bantuan Pengarusutamaan Gender

50.000.000,00

50.000.000,00

0,00

P&K

75).

Bantuan Pengembangan Profesi Pendidik

42.000.000,00

42.000.000,00

0,00

P&K

50.000.000,00

50.000.000,00

0,00

P&K

338.425.000,00

338.425.000,00

0,00

P&K

0,00

P&K

P&K

Formal
76).

Bantuan Pengelolaan Penilaian angka Kredit


dan Sertifikasi Pendidik

77).

Bantuan Fasilitasi Penyelenggaraan UN,

78).

Bantuan Manajemen Pendataan Pendidikan

79).

Bantuan Fasilitasi Pembinaan Nasionalisme

116.850.000,00

116.850.000,00

100.000.000,00

100.000.000,00

0,00

20.804.310.000,00

20.778.940.000,00

(25.370.000,00)

dan Karakter Bangsa Melalui Jalur Pendidikan.


Jumlah Bantuan Pendidikan

Bantuan Pendidikan dari pagu Rp20.804.310.000,00


hanya terealisasi Rp20.778.940.000,00 atau kurang
sebesar
Rp25.370.000,00
karena
Bantuan
Pendampingan BOS SD/SDLB/MI dan Bantuan
Pendampingan BOS SMP/SMPLB/MTs tidak
dimohon seluruhnya, disesuaikan dengan jumlah
peserta didik.
Realisasi untuk Bantuan Pendidikan dari Provinsi
Jawa Tengah di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp20.778.940.000,00 dan di Tahun Anggaran 2011
sebesar Rp19.863.465.000,00 atau mengalami
kenaikan sebesar 4,61% karena mengikuti
mekanisme penganggaran dari Provinsi Jawa
Tengah.
Atas Penerimaan Transfer Pemerintah Provinsi, terdapat 2
(dua) pos yang di Tahun Anggaran 2011 ada penerimaan
namun di Tahun Anggaran 2012 tidak ada, yaitu Bagi Hasil
dari Pajak Pengambilan dan Pemanfaatan Air Tanah sebesar
Rp22.002.266,00 dan Bagi Hasil dari Retribusi Pemberian
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

267
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Ijin Dispensasi Kelebihan Muatan sebesar Rp41.300.240,00.


Rekapitulasi perhitungan pembayaran Transfer dari Provinsi
tahun anggaran 2012 dapat dijelaskan dengan rincian
sebagai berikut :
Kekurangan
2011
yang ditetapkan
Uraian

sesuai Peraturan
Gubernur

Alokasi 2012
yang ditetapkan
sesuai Peraturan
Gubernur

Penerimaan
Transfer
2012

Disetor 2012

(Rp)

(Rp)

2.825.718.953,00

16.881.227.154,05

19.706.946.103,00

(4,05)

2.254.585.597,00

13.380.301.339,20

15.634.886.931,00

(5,20)

2.266.468.877,00

11.202.964.082,03

13.469.432.954,00

(5,03)

3.012.141,00

11.040.000,00

14.657.986,00

605.845,00

3.699.085,00

60.249.585,00

57.710.140,00

(6.238.530,00)

4.213.400,00

37.993.702,00

24.734.845,00

(17.472.257,00)

0,00

571.000.000,00

571.000.000,00

0,00

8) Bantuan Sarana Prasarana

0,00

14.523.000.000,00

14.523.000.000,00

0,00

9) Bantuan Pendidikan

0,00

20.804.310.000,00

20.778.940.000,00

(25.370.000,00)

7.357.698.053,00

77.472.085.862,28

84.781.308.959,00

(48.474.956,28)

1) Bagi Hasil Pajak Kendaraan


Bermotor
2) Bagi Hasil dari Bea Balik Nama
Kendaraan Bermotor
3) Bagi Hasil Pajak Bahan Bakar
Kendaraan Bermotor
4) Bagi Hasil dari Pajak Pengambilan
dan Pemanfaatan Air Permukaan
5) Bagi Hasil dari Sumbangan pihak
ketiga Pengusaha Kayu
6) Bagi Hasil Retribusi Tera Ulang
7) Bantuan Keuangan Kepada
Kabupaten/Kota

Jumlah Pendapatan Bagi Hasil

(Rp)

Kurang/Lebih

(Rp)

Pajak/Retribusi dari Provinsi

Dari rekapiltulasi di atas, terjadi selisih kurang transfer sebesar


Rp48.474.956,28. Untuk kekurangan transfer Bantuan
Pendidikan sebesar Rp25.370.000,00 karena sesuai dengan
kebutuhan
disesuaikan dengan jumlah peserta didik
sedangkan kekurangan transfer sebesar
Rp23.104.956,28
karena belum dilaksanakannya transfer oleh Provinsi Jawa
Tengah dan dicatat sebagai Piutang Dana Bagi Hasil
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sebesar Rp23.104.956,28

5.2.1.3 Lain-lain Pendapatan Yang Sah


Lain-lain Pendapatan Yang Sah merupakan penerimaan daerah
yang berasal dari Pemerintah Pusat berupa Hibah TA 2012
dengan rincian anggaran dan realisasi penerimaan di Tahun
Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran 2011 sebagai berikut :
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

268
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

895.975.866,00

895.975.859,00

2.306.429.234,00

Uraian
a. Pendapatan Hibah
Jumlah Lain-lain Pendapatan Yang
Sah

895.975.866,00

895.975.859,00

2.306.429.234,00

Realisasi Penerimaan Lain-lain Pendapatan Yang Sah TA 2012


berupa Hibah merupakan dana dari pemerintah pusat yang
dialokasikan untuk Kegiatan Local Basic Education Capacity (LBEC) Project
Rp895.975.866,00 dengan realisasinya transfer
sebesar Rp895.975.859,00 atau mencapai 100,00% berdasarkan
Naskah Perjanjian Penerusan Hibah antara Pemerintah Pusat dengan
Pemerintah Kabupaten Purworejo Nomor NPPH-31/PK/2009
tanggal 23 Nopember 2009 dan penerimaan di tahun 2012
merupakan penerimaan tahap akhir dari perjanjian dimaksud.
Realisasinya Rp895.975.859,00 atau kurang Rp7,00 dari pagu
anggaran karena pembulatan. Pengelola kegiatan adalah Dinas
Pendidikan Kabupaten Purworejo.
Realisasi penerimaan hibah di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp895.975.859,00 untuk Kegiatan Local Basic Education Capacity
(L-BEC) Project
dan di Tahun Anggaran 2011 sebesar
Rp2.306.429.234,00 atau mengalami penurunan sebesar 61,15%
karena penerimaan di tahun 2012 merupakan penerimaan tahap akhir
atau sisa dari seluruh nilai perjanjian sesuai termijn yang disepakati.
Hibah Tahun Anggaran 2011 dari Pusat sebesar Rp2.306.429.234,00
berupa Kegiatan Local Basic Education Capacity (L-BEC) Project
sebesar Rp806.429.234,00 dan Kegiatan Percepatan Pembangunan
Sanitasi sebesar Rp1.500.000.000,00.
5.2.2 Belanja
Belanja Daerah meliputi Belanja Operasi, Belanja Modal, Belanja
Tak Terduga (BTT) dan Transfer. Dalam TA 2012 di lingkungan
Pemerintah Kabupaten Purworejo terdapat 69 (enam puluh sembilan)
Entitas Akuntansi meliputi 1 (satu) SKPKD, 66 (enam puluh enam)
SKPD dan 2 (dua) non SKPD yaitu DPRD dan Bupati/Wakil Bupati.
Anggaran dan realisasi Belanja Daerah Tahun Anggaran 2012 dan
Tahun Anggaran 2011 adalah sebagai berikut:
Uraian

Anggaran

Realisasi 2012

(Rp)

(Rp)

Realisasi 2011
(Rp)

1.

Belanja Operasi

981.123.674.987,00

931.396.527.440,00

851.514.200.385,00

2.

Belanja Modal

177.746.788.649,00

149.104.919.641,00

87.865.430.463,00

3.

Belanja Tak Terduga (BTT)

48.091.689.008,00

272.500.000,00

626.250.000,00

4.

Transfer

46.645.582.230,00

45.386.892.779,00

28.304.732.450,00

1.253.607.734.874,00

1.126.160.839.860,00

968.310.613.298,00

Jumlah Belanja Daerah

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

269
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Jumlah realisasi Belanja Daerah Tahun Anggaran 2012 sebesar


Rp1.126.130.839.860,00 atau 89,83% dari anggaran sebesar
Rp1.253.607.734.874,00. Secara garis besar dapat digambarkan
bahwa Program dan Kegiatan Tahun Anggaran 2012 telah
dilaksanakan sesuai capaian kinerjanya namun dari sisi belanja
terealisir sebesar 89,83% karena adanya upaya-upaya untuk efisiensi
dan penghematan serta peningkatan kedisiplinan dalam pelaksanaan
pengelolaan keuangan daerah, termasuk adanya kegiatan Dana
Alokasi Khusus di Bidang Pendidikan yang belum terselesaikan.
Realisasi Belanja di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp1.126.130.839.860,00 dan di Tahun Anggaran 2011 sebesar
Rp968.310.613.298,00 atau mengalami kenaikan sebesar 16,30%.
Adapun data capaian penyerapan anggaran belanja tahun anggaran
2012 untuk masing-masing SKPD adalah sebagai berikut :
Total Belanja
NO

SKPD

Anggaran

Realisasi

Capaian

(Rp)

(Rp)

(%)

BELANJA

Dinas Pendidikan

657.030.887.021,00

612.161.043.077,00

93,17%

Dinas Kesehatan

53.061.198.000,00

51.207.161.695,00

96,51%

RSUD Saras Husada

74.614.541.000,00

73.268.277.689,00

98,20%

Dinas Pekerjaan Umum

86.321.391.000,00

84.304.337.699,00

97,66%

Dinas Pengairan

15.721.571.000,00

14.944.276.454,00

95,06%

Bappeda

5.970.265.000,00

5.690.372.475,00

95,31%

Dishubkominpar

9.952.386.000,00

9.382.408.755,00

94,27%

Kantor Lingkungan Hidup

3.217.072.693,00

3.010.503.365,00

93,58%

Dinas Kependudukan dan Catatan

8.939.083.150,00
8.401.694.704,00

93,99%

Sipil
Badan KB dan Pemberdayaan

10

12.046.073.000,00

Perempuan

11.710.076.725,00

97,21%

11

Dinas Nakertransos

7.867.346.440,00

7.445.097.489,00

94,63%

12

Kantor Kesbanglinmas

2.891.713.000,00

2.700.098.449,00

93,37%

13

Satpol PP

3.171.082.495,00

3.053.674.772,00

96,30%

14

DPRD

6.774.181.000,00

6.512.676.550,00

96,14%

15

Bupati/Wakil Bupati

491.383.000,00

419.140.114,00

85,30%

16

Sekretariat Daerah

20.985.854.050,00

19.574.346.204,00

93,27%

1.373.649.600,00

1.246.249.780,00

90,73%

Bagian Hukum

876.057.950,00

848.910.171,00

96,90%

Bagian Humas

391.352.000,00

382.916.464,00

97,84%

Bagian Perekonomian

667.341.740,00

639.195.330,00

95,78%

Bagian Administrasi Pembangunan

848.069.760,00

813.221.975,00

95,89%

37.300.000,00

35.130.950,00

94,18%

Bagian Pemerintahan

Bagian Prafis

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

270
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Total Belanja
NO

SKPD

Anggaran

Realisasi

Capaian

(Rp)

(Rp)

(%)

Bagian Organisasi

491.474.000,00

429.335.845,00

87,36%

Bagian Kesra

773.532.000,00

742.786.900,00

96,03%

Bagian Umum

15.527.077.000,00

14.436.598.789,00

92,98%

17

Seretariat DPRD

12.671.484.000,00

10.924.581.582,00

86,21%

18

DPPKAD (SKPD)

15.292.773.785,00

14.187.976.992,00

92,78%

19

DPPKAD (PPKD)

121.815.371.372,00

73.741.495.072,00

59,08%

20

Inspektorat

4.569.214.000,00

4.277.476.146,00

93,62%

21

Badan Kepegawaian Daerah

17.667.166.622,00

5.572.234.906,00

31,54%

22

Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu

1.615.071.000,00

1.495.221.056,00

92,58%

23

Kecamatan Grabag

2.185.951.000,00

2.150.184.637,00

98,36%

24

Kecamatan Ngombol

3.158.336.000,00

2.960.848.254,00

93,75%

25

Kecamatan Purwodadi

2.612.920.000,00

2.456.338.673,00

94,01%

26

Kecamatan Bagelen

2.011.270.000,00

1.918.239.256,00

95,37%

27

Kecamatan Kaligesing

1.826.032.000,00

1.667.214.331,00

91,30%

28

Kecamatan Purworejo

1.848.705.000,00

1.771.446.273,00

95,82%

29

Kecamatan Banyuurip

2.273.515.000,00

2.229.894.746,00

98,08%

30

Kecamatan Bayan

2.317.405.000,00

2.262.865.091,00

97,65%

31

Kecamatan Kutoarjo

2.111.076.000,00

2.034.942.371,00

96,39%

32

Kecamatan Butuh

2.734.410.000,00

2.693.801.163,00

98,51%

33

Kecamatan Pituruh

2.823.223.000,00

2.755.211.121,00

97,59%

34

Kecamatan Kemiri

2.456.477.000,00

2.417.591.368,00

98,42%

35

Kecamatan Bruno

1.651.850.000,00

1.576.419.837,00

95,43%

36

Kecamatan Gebang

1.961.035.000,00

1.818.854.999,00

92,75%

37

Kecamatan Loano

1.757.407.000,00

1.715.339.972,00

97,61%

38

Kecamatan Bener

2.068.151.000,00

1.833.793.294,00

88,67%

39

Kel. Purworejo

494.301.000,00

473.035.190,00

95,70%

40

Kel. Pangenrejo

543.682.000,00

465.638.099,00

85,65%

41

Kel. Kedungsari

505.336.000,00

436.038.953,00

86,29%

42

Kel. Cangkrepkidul

505.615.000,00

491.170.004,00

97,14%

43

Kel. Cangkreplor

439.647.000,00

431.156.448,00

98,07%

44

Kel. Tambakrejo

682.870.000,00

651.497.768,00

95,41%

45

Kel. Pangen Juru Tengah

485.872.000,00

473.769.526,00

97,51%

46

Kel. Doplang

511.831.000,00

503.262.933,00

98,33%

47

Kel. Sindurjan

557.886.000,00

533.599.698,00

95,65%

48

Kel. Paduroso

510.003.000,00

487.713.491,00

95,63%

49

Kel. Mranti

611.603.000,00

577.293.191,00

94,39%

50

Kel. Mudal

467.503.000,00

456.210.114,00

97,58%

51

Kel. Keseneng

428.991.000,00

412.750.075,00

96,21%

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

271
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Total Belanja
NO

SKPD

Anggaran

Realisasi

Capaian

(Rp)

(Rp)

(%)

52

Kel. Baledono

412.313.000,00

391.289.775,00

94,90%

53

Kel. Borokulon

519.043.000,00

504.423.865,00

97,18%

54

Kel. Kledung Kradenan

534.779.000,00

489.362.007,00

91,51%

55

Kel. Kledung Karang Dalem

528.119.000,00

491.471.465,00

93,06%

56

Kel. Sucen Juru Tengah

623.680.000,00

545.778.273,00

87,51%

57

Kel. Kutoarjo

586.984.000,00

562.106.923,00

95,76%

58

Kel. Katerban

528.437.000,00

517.381.818,00

97,91%

59

Kel. Bayem

505.152.000,00

494.639.854,00

97,92%

60

Kel. Semawung Kembaran

550.714.000,00

520.455.637,00

94,51%

61

Kel. Semawung Daleman

551.615.500,00

479.511.074,00

86,93%

62

Kel. Bandung

571.817.000,00

536.423.889,00

93,81%

63

Kel. Lugosobo

64

Bapeluh

65

Bapermades

66

Kantor Arsip Daerah

67

Dinas Pertanian dan Kehutanan

424.158.000,00

404.546.504,00

95,38%

11.603.200.000,00

10.497.414.832,00

90,47%

5.608.135.800,00

5.051.746.470,00

90,08%

1.953.726.000,00

1.916.301.992,00

98,08%

16.523.297.686,00

15.658.877.988,00

94,77%

9.958.942.000,00

9.426.523.723,00

94,65%

13.393.610.260,00

13.002.290.925,00

97,08%

1.253.607.734.874,00

1.126.130.839.860,00

89,83%

Dinas Kelautan, Perikanan dan


68

Peternakan

69

Diperindagkop
Jumlah Belanja Daerah

5.2.2.1. Belanja Operasi


Belanja Operasi Kabupaten Purworejo meliputi Belanja Pegawai,
Belanja Barang, Belanja Bunga, Belanja Hibah, Belanja Bantuan
Sosial dan Belanja Bantuan Keuangan dengan realisasi Tahun
Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran 2011 sebagai berikut :
Anggaran

Realisasi 2012

(Rp)

(Rp)

a. Belanja Pegawai

818.800.840.290,00

778.533.685.180,00

693.555.389.794,00

b. Belanja Barang

109.445.379.062,00

102.812.240.538,00

125.687.350.691,00

c. Belanja Bunga

98.203.134,00

72.834.064,00

69.068.960,00

d. Belanja Hibah

46.830.684.501,00

45.506.336.326,00

20.810.533.967,00

5.948.568.000,00

4.471.431.332,00

11.391.856.973,00

981.123.674.987,00

931.396.527.440,00

851.514.200.385,00

Uraian

e. Belanja Bantuan Sosial


Jumlah Belanja Operasi

Realisasi 2011

Realisasi Belanja Operasi Tahun Anggaran 2012 sebesar


Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

272
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Rp931.396.527.440,00
Rp981.123.674.987,00.

atau

94,93%

dari

anggaran

Realisasi Belanja Operasi sebesar Rp931.396.527.440,00 sudah


termasuk didalamnya Belanja Operasi yang berasal dari Badan
Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Saras Husada sebesar
Rp45.372.419.387,00
dari
anggaran
sebesar
Rp46.434.042.300,00 dan Badan Layanan Umum Daerah
(BLUD) P2KSM sebesar Rp1.069.666.506,00 dari anggaran
sebesar Rp1.076.790.000,00 yang pengelolaan keuangannya
diluar meknisme Kasda.
Realisasi untuk Belanja Operasi di Tahun Anggaran 2012
sebesar Rp931.396.527.440,00 dan di Tahun Anggaran 2011
sebesar Rp851.514.200.385,00 atau mengalami kenaikan ratarata sebesar 9,38% karena sesuai kebutuhan untuk menunjang
operasional daerah.
Secara akumulasi kenaikan belanja operasi karena adanya
kenaikan maupun penurunan belanja. Kenaikan belanja yang
signifikan pada Belanja Hibah sebesar 118,67%, Belanja
Pegawai naik sebesar 12,25% dan Belanja Bunga naik sebesar
5,45%. Sedangkan realisasi belanja yang mengalami penurunan
yaitu Belanja Barang dan Jasa menurun sebesar 18,20% dan
Belanja Bantuan Sosial menurun sebesar 60,75%.
Adapun data capaian penyerapan anggaran Belanja Operasi
tahun anggaran 2012 untuk masing-masing SKPD adalah
sebagai berikut :
Belanja Operasi
NO

SKPD

Anggaran

Realisasi

(Rp)

(Rp)

Capaian (%)

BELANJA OPERASI

Dinas Pendidikan

567.533.239.510,00

548.705.869.135,00

96,68%

Dinas Kesehatan

49.532.410.000,00

47.971.266.145,00

96,85%

RSUD Saras Husada

64.479.838.300,00

63.286.456.289,00

98,15%

Dinas Pekerjaan Umum

32.175.775.000,00

31.025.560.204,00

96,43%

Dinas Pengairan

8.592.319.000,00

8.335.461.137,00

97,01%

Bappeda

5.809.525.000,00

5.532.397.755,00

95,23%

Dishubkominpar

7.629.182.000,00

7.140.437.830,00

93,59%

Kantor Lingkungan Hidup

2.235.525.293,00

2.055.469.585,00

91,95%

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil

6.847.935.000,00

6.419.003.954,00

93,74%

10

Badan KB dan Pemberdayaan Perempuan

10.757.357.000,00

10.450.116.451,00

97,14%

11

Dinas Nakertransos

7.802.346.440,00

7.380.321.539,00

94,59%

12

Kantor Kesbanglinmas

2.772.550.000,00

2.581.951.988,00

93,13%

13

Satpol PP

3.151.957.995,00

3.036.605.172,00

96,34%

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

273
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Belanja Operasi
NO

SKPD

Anggaran

Realisasi

(Rp)

(Rp)

Capaian (%)
5

14

DPRD

6.774.181.000,00

6.512.676.550,00

96,14%

15

Bupati/Wakil Bupati

491.383.000,00

419.140.114,00

85,30%

16

Sekretariat Daerah

19.260.513.962,00

18.002.093.354,00

93,47%

Bagian Pemerintahan

671.871.000,00

618.448.280,00

92,05%

Bagian Hukum

871.857.950,00

845.110.171,00

96,93%

Bagian Humas

262.966.372,00

255.494.564,00

97,16%

Bagian Perekonomian

628.906.740,00

601.482.830,00

95,64%

Bagian Administrasi Pembangunan

804.069.900,00

772.321.975,00

96,05%

37.300.000,00

35.130.950,00

94,18%

Bagian Organisasi

491.474.000,00

429.335.845,00

87,36%

Bagian Kesra

773.532.000,00

742.786.900,00

96,03%

Bagian Prafis

Bagian Umum

14.718.536.000,00

13.701.981.839,00

93,09%

17

Seretariat DPRD

12.580.554.000,00

10.842.026.582,00

86,18%

18

DPPKAD (SKPD)

13.204.485.785,00

12.154.102.362,00

92,05%

19

DPPKAD (PPKD)

30.078.100.134,00

28.112.102.293,00

93,46%

20

Inspektorat

4.545.914.000,00

4.256.635.146,00

93,64%

21

Badan Kepegawaian Daerah

17.366.290.122,00

5.272.596.381,00

30,36%

22

Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu

1.554.225.000,00

1.436.771.056,00

92,44%

23

Kecamatan Grabag

2.185.951.000,00

2.150.184.637,00

98,36%

24

Kecamatan Ngombol

3.158.336.000,00

2.960.848.254,00

93,75%

25

Kecamatan Purwodadi

2.599.020.000,00

2.442.438.673,00

93,98%

26

Kecamatan Bagelen

1.996.370.000,00

1.903.381.256,00

95,34%

27

Kecamatan Kaligesing

1.816.032.000,00

1.657.214.331,00

91,25%

28

Kecamatan Purworejo

1.826.161.000,00

1.749.651.573,00

95,81%

29

Kecamatan Banyuurip

2.267.515.000,00

2.223.894.746,00

98,08%

30

Kecamatan Bayan

2.298.685.000,00

2.244.145.091,00

97,63%

31

Kecamatan Kutoarjo

2.111.076.000,00

2.034.942.371,00

96,39%

32

Kecamatan Butuh

2.734.410.000,00

2.693.801.163,00

98,51%

33

Kecamatan Pituruh

2.819.208.000,00

2.751.741.121,00

97,61%

34

Kecamatan Kemiri

2.456.477.000,00

2.417.591.368,00

98,42%

35

Kecamatan Bruno

1.637.250.000,00

1.561.822.837,00

95,39%

36

Kecamatan Gebang

1.961.035.000,00

1.818.854.999,00

92,75%

37

Kecamatan Loano

1.743.907.000,00

1.702.323.772,00

97,62%

38

Kecamatan Bener

2.068.151.000,00

1.833.793.294,00

88,67%

39

Kel. Purworejo

494.301.000,00

473.035.190,00

95,70%

40

Kel. Pangenrejo

543.682.000,00

465.638.099,00

85,65%

41

Kel. Kedungsari

505.336.000,00

436.038.953,00

86,29%

42

Kel. Cangkrepkidul

505.615.000,00

491.170.004,00

97,14%

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

274
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Belanja Operasi
NO

SKPD

Anggaran

Realisasi

(Rp)

(Rp)

Capaian (%)
5

43

Kel. Cangkreplor

439.647.000,00

431.156.448,00

98,07%

44

Kel. Tambakrejo

682.870.000,00

651.497.768,00

95,41%

45

Kel. Pangen Juru Tengah

485.872.000,00

473.769.526,00

97,51%

46

Kel. Doplang

511.831.000,00

503.262.933,00

98,33%

47

Kel. Sindurjan

557.886.000,00

533.599.698,00

95,65%

48

Kel. Paduroso

510.003.000,00

487.713.491,00

95,63%

49

Kel. Mranti

611.603.000,00

577.293.191,00

94,39%

50

Kel. Mudal

467.503.000,00

456.210.114,00

97,58%

51

Kel. Keseneng

428.991.000,00

412.750.075,00

96,21%

52

Kel. Baledono

412.313.000,00

391.289.775,00

94,90%

53

Kel. Borokulon

519.043.000,00

504.423.865,00

97,18%

54

Kel. Kledung Kradenan

534.779.000,00

489.362.007,00

91,51%

55

Kel. Kledung Karang Dalem

528.119.000,00

491.471.465,00

93,06%

56

Kel. Sucen Juru Tengah

623.680.000,00

545.778.273,00

87,51%

57

Kel. Kutoarjo

586.984.000,00

562.106.923,00

95,76%

58

Kel. Katerban

528.437.000,00

517.381.818,00

97,91%

59

Kel. Bayem

505.152.000,00

494.639.854,00

97,92%

60

Kel. Semawung Kembaran

550.714.000,00

520.455.637,00

94,51%

61

Kel. Semawung Daleman

551.615.500,00

479.511.074,00

86,93%

62

Kel. Bandung

571.817.000,00

536.423.889,00

93,81%

63

Kel. Lugosobo

424.158.000,00

404.546.504,00

95,38%

64

Bapeluh

11.592.700.000,00

10.486.984.382,00

90,46%

65

Bapermades

5.484.925.800,00

4.929.206.470,00

89,87%

66

Kantor Arsip Daerah

1.804.757.000,00

1.768.469.001,00

97,99%

67

Dinas Pertanian dan Kehutanan

16.087.479.686,00

15.250.690.445,00

94,80%

68

Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan

69

Diperindagkop
JUMLAH BELANJA OPERASI

5.2.2.1.a

8.992.253.000,00

8.719.930.935,00

96,97%

13.224.416.460,00

12.835.029.125,00

97,06%

981.123.674.987,00

931.396.527.440,00

94,93%

Belanja Pegawai
Realisasi belanja Pegawai sebesar Rp778.533.685.180,00
atau
95,08%
dari
anggarannya
sebesar
Rp818.800.840.290,00 dipergunakan untuk pembayaran
gaji, tunjangan, honor dan sejenisnya yang dipilah kedalam
Belanja Tidak Langsung dan Belanja Langsung.
Realisasi untuk Belanja Pegawai di Tahun Anggaran 2012
sebesar Rp778.533.685.180,00 dan di Tahun Anggaran 2011
sebesar Rp693.555.389.794,00 atau mengalami kenaikan

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

275
Pemerintah Kabupaten Purworejo

sebesar 12,25% karena adanya kenaikan belanja tidak


langsung.
Adapun dengan rincian anggaran dan realisasi Belanja
Pegawai di Tahun Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran
2011 sebagai berikut :
Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

780.333.018.000,00

741.354.182.664,00

655.308.727.677,00

Uraian
1) . Belanja Tidak
Langsung
2). Belanja Langsung
Jumlah Belanja Pegawai

38.467.822.290,00

37.179.502.516,00

38.246.662.117,00

818.800.840.290,00

778.533.685.180,00

693.555.389.794,00

1) Belanja Tidak Langsung


Realisasi pelaksanaan pembayaran belanja pegawai pada
belanja tidak langsung sebesar Rp741.354.182.664,00
atau
95,00%
dari
anggarannya
sebesar
Rp780.333.018.000,00 dipergunakan untuk membayar
gaji dan tunjangan PNS, Kepala Daerah, Wakil Kepala
Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dan juga
untuk membayar Tambahan Penghasilan bagi PNS dan
CPNS, Biaya Pemungutan PBB dan Insentif Pungutan
Pajak/Retribusi.
Adapun rincian realisasi Belanja Tidak Langsung untuk
Belanja Pegawai masing-masing SKPD di Tahun
Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran 2011 adalah sebagai
berikut :
SKPD

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

1.

Dinas Pendidikan

529.974.307.065,00

462.613.176.168,00

2.

Dinas Kesehatan

38.411.231.591,00

35.253.894.709,00

3.

Rumah Sakit Umum Daerah

17.914.036.902,00

16.291.453.922,00

4.

Dinas Pekerjaan Umum

9.967.658.981,00

9.080.938.188,00

5.

Dinas Pengairan

6.299.615.364,00

6.008.306.943,00

6.

Badan Perencana Pembangunan Daerah

2.432.218.819,00

2.152.319.260,00

7.

Dinas Perhubungan, Informasi, Komunikasi dan Pariwisata

4.696.091.563,00

4.208.728.885,00

8.

Kantor Lingkungan Hidup

949.273.977,00

920.988.364,00

9.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

4.410.406.869,00

4.083.291.751,00

10.

Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan

9.607.724.141,00

8.498.604.563,00

11.

Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial

5.845.697.694,00

5.417.733.311,00

12.

Kantor Kesbang Politik dan Linmas

1.606.709.954,00

1.479.205.152,00

13.

Satuan Polisi Pamong Praja

2.694.586.103,00

2.476.341.985,00

14.

Sekretariat Daerah

10.665.677.247,00

9.958.203.957,00

15.

Sekretariat DPRD

9.049.418.255,00

7.487.875.288,00

16.

Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah

7.831.273.108,00

7.976.463.025,00

17.

Inspektorat

2.753.377.323,00

2.572.639.425,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

276
Pemerintah Kabupaten Purworejo

SKPD

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

18.

Badan Kepegawaian Daerah

2.221.833.268,00

1.859.749.829,00

19.

Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu

1.187.212.298,00

1.123.541.249,00

20.

Kecamatan Grabag

1.964.695.345,00

1.748.281.320,00

21.

Kecamatan Ngombol

2.762.238.258,00

2.575.692.010,00

22.

Kecamatan Purwodadi

2.262.059.220,00

2.106.444.674,00

23.

Kecamatan Bagelen

1.741.404.767,00

1.600.064.976,00

24.

Kecamatan Kaligesing

1.482.125.081,00

1.404.085.096,00

25.

Kecamatan Purworejo

1.571.631.980,00

1.476.892.126,00

26.

Kecamatan Banyuurip

2.051.081.486,00

1.764.211.219,00

27.

Kecamatan Bayan

2.085.780.903,00

1.828.632.496,00

28.

Kecamatan Kutoarjo

1.846.285.746,00

1.671.158.965,00

29.

Kecamatan Butuh

2.501.032.178,00

2.172.777.052,00

30.

Kecamatan Pituruh

2.564.656.131,00

2.222.452.841,00

31.

Kecamatan Kemiri

2.238.459.938,00

1.968.823.849,00

32.

Kecamatan Bruno

1.392.325.132,00

1.309.309.358,00

33.

Kecamatan Gebang

1.632.586.877,00

1.583.263.987,00

34.

Kecamatan Loano

1.528.572.038,00

1.363.335.008,00

35.

Kecamatan Bener

1.661.947.053,00

1.654.856.255,00

36.

Kelurahan Purworejo

411.934.841,00

345.276.579,00

37.

Kelurahan Pangenrejo

418.279.285,00

430.161.768,00

38.

Kelurahan Kedungsari

395.525.073,00

385.533.327,00

39.

Kelurahan Cangkrep Kidul

448.916.125,00

399.928.598,00

40.

Kelurahan Cangkrep Lor

387.405.160,00

310.883.011,00

41.

Kelurahan Tambakrejo

602.751.188,00

528.705.132,00

42.

Kelurahan Pangen Juru Tengah

426.833.971,00

376.975.590,00

43.

Kelurahan Doplang

460.004.798,00

341.328.793,00

44.

Kelurahan Sindurjan

482.631.922,00

441.203.302,00

45.

Kelurahan Paduroso

451.915.806,00

356.838.435,00

46.

Kelurahan Mranti

536.171.462,00

474.614.295,00

47.

Kelurahan Mudal

419.927.795,00

326.127.817,00

48.

Kelurahan Keseneng

371.265.882,00

328.975.513,00

49.

Kelurahan Baledono

335.003.560,00

307.295.305,00

50.

Kelurahan Boro Kulon

454.869.556,00

402.369.067,00

51.

Kelurahan Kledung Kradenan

440.252.807,00

407.424.032,00

52.

Kelurahan Kledung Karang Dalem

448.290.145,00

397.793.927,00

53.

Kelurahan Sucen Juru Tengah

504.207.784,00

474.687.513,00

54.

Kelurahan Kutoarjo

504.370.081,00

380.671.210,00

55.

Kelurahan Katerban

473.677.792,00

400.094.337,00

56.

Kelurahan Bayem

454.463.758,00

381.663.926,00

57.

Kelurahan Semawung Kembaran

481.626.206,00

409.923.026,00

58.

Kelurahan Semawung Daleman

434.914.143,00

352.274.135,00

59.

Kelurahan Bandung

491.514.706,00

429.574.313,00

60.

Kelurahan Lugosobo

364.575.348,00

451.039.455,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

277
Pemerintah Kabupaten Purworejo

SKPD

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

61.

Badan Pelaksana Ketahanan Pangan dan Penyuluh Pertanian

9.502.799.834,00

8.511.656.710,00

62.

Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa

2.216.619.111,00

1.929.593.597,00

63.

Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah

1.411.404.102,00

1.262.484.593,00

64.

Dinas Pertanian dan Kehutanan

4.381.629.807,00

4.073.528.929,00

65.

Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan

4.507.849.405,00

3.925.491.305,00

66.

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi

8.327.318.556,00

7.850.872.931,00

741.354.182.664,00

655.308.727.677,00

Jumlah Belanja Tidak Langsung Belanja Pegawai

Realisasi untuk Belanja Pegawai pada belanja tidak


langsung di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp741.354.182.664,00 dan di Tahun Anggaran 2011
sebesar Rp655.308.727.677,00 atau mengalami kenaikan
sebesar 13,13%. Kenaikan realisasi Belanja Pegawai
tersebut terutama dikarenakan oleh beberapa sebab,
antara lain:
Kebijakan kenaikan Gaji Pokok PNS di tahun 2012
sebesar 10%, dan kenaikan tunjangan keluarga yang
perhitungannya turut dipengaruhi oleh kenaikan gaji
pokok.
Peningkatan gaji dan tunjangan bagi PNS karena
kenaikan pangkat maupun kenaikan gaji berkala;
Belanja Penerimaan Lainnya Pimpinan dan Anggota
DPRD serta KDH/WKDH naik sebesar 89,82%,
karena peningkatan belanja penunjang operasional
Pimpinan DPRD dan belanja penunjang komunikasi
intensif Pimpinan dan Anggota DPRD sejalan dengan
peningkatan kemampuan keuangan daerah dalam
ketegori SEDANG;
Belanja Penghasilan Lainnya naik sebesar 57,13%
berupa Tunjangan Profesi dan Tambahan Penghasilan
Guru PNSD mengikuti kenaikan pendapatan yang
berasal dari Dana Penyesuaian.
Sedangkan yang mengalami penurunan dari Tahun
Anggaran 2011 adalah Belanja Tambahan Penghasilan
PNS menurun sebesar 36,47%, Belanja Biaya
Pemungutan PBB menurun sebesar 4,50% dan Belanja
Insentif Pemungutan Pajak menurun sebesar 38,11%.
Adapun rincian lebih lanjut antara anggaran dan realisasi
dari Belanja Tidak Langsung pada Belanja Pegawai di
Tahun Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran 2011
sebagai berikut :
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

278
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Anggaran

Realisasi 2012

(Rp)

(Rp)

607.840.708.810,00

573.337.109.388,00

539.532.261.520,00

11.058.882.500,00

8.515.066.910,00

13.403.326.250,00

2.836.000.000,00

2.741.150.000,00

1.444.102.000,00

1.500.000.000,00

1.352.310.917,00

1.416.063.149,00

155.803.538.000,00

154.299.543.580,00

98.195.808.338,00

f) Insentif Pemungutan Pajak

534.639.850,00

529.682.500,00

855.809.308,00

g) Insentif Pemungutan Retribusi

759.248.840,00

579.319.369,00

461.357.112,00

780.333.018.000,00

741.354.182.664,00

655.308.727.677,00

Uraian
a) Gaji dan Tunjangan
b) Tambahan Penghasilan PNS

Realisasi 2011

c) Belanja Penerimaan Lainnya


Pimpinan dan Anggota DPRD
serta KDH/WKDH
d) Biaya Pemungutan PBB
e) Penghasilan Lainnya

Jumlah Belanja Tidak Langsung


Belanja Pegawai

Realisasi masing-masing akun Belanja Pegawai untuk


Belanja Tidak Langsung dapat dijelaskan sebagai berikut
:
a). Gaji dan Tunjangan
Dalam pelaksanaannya untuk membayar gaji dan
tunjangan PNS, Kepala Daerah, Wakil Kepala
Daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah dengan
besaran mengacu pada ketentuan yang diatur oleh
Pemerintah Pusat. Adapun realisasi atas pembayaran
gaji dan tunjangan tahun 2012 mencapai
Rp573.337.109.388,00 atau 94,32% dari anggarannya
yang sebesar Rp607.840.708.810,00.
Capaian penyerapan sebesar 94,32% karena :
Adanya Pegawai Negeri Sipil yang pensiun.
Pengangkatan formasi Pegawai Negeri Sipil
Kategori I di tahun 2012 yang diprediksi
sebanyak 336 orang ditangguhkan dari
Pemerintah Pusat sehingga secara signifikan
mempengaruhi penyerapan belanja gaji dan
tunjangan secara menyeluruh.
Peneriman SK Pengangkatan pegawai dari Calon
Pegawai Negeri menjadi Pegawai penuh
terlambat sehingga akan dibayarkan melalui rapel
gaji di tahun 2013.
Beberapa SKPD menganggarkan cadangan untuk
rapel lebih tinggi
Realisasi untuk Belanja Pegawai pada belanja Gaji
dan Tunjangan di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

279
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Rp573.337.109.388,00 dan di Tahun Anggaran 2011


sebesar Rp539.532.261.520,00 atau mengalami
kenaikan sebesar 6,27%. Kenaikan sebesar 6,27%
didukung oleh kenaikan Gaji Pokok beserta
Tunjangan yang mengikutinya yaitu Tunjangan
Keluarga, Tunjangan PPh dan Tunjangan Asuransi
Kesehatan dengan rata-rata sebesar 8,14%. Untuk
Tunjangan Beras, Tunjangan Badan Anggaran dan
Tunjangan Badan Legislasi mengalami kenaikan ratarata sebesar 1,25%. Sedangkan untuk Tunjangan
lainnya mengalami penurunan dengan rata-rata
sebesar 3,31%
Adapun rincian lebih lanjut antara anggaran dan
realisasi dari Belanja Gaji dan Tunjangan di Tahun
Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran 2011 sebagai
berikut :
Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

453.037.081.518,85

430.454.425.202,00

b. Tunjangan Keluarga

41.781.103.650,30

39.080.774.081,00

36.318.676.193,00

c. Tunjangan Jabatan

9.677.895.230,00

8.924.097.933,00

9.026.107.500,00

37.625.308.475,00

36.377.317.075,00

37.455.003.115,00

8.889.267.858,00

7.453.236.500,00

8.086.588.475,00

28.880.089.948,00

25.420.016.219,00

25.217.002.315,00

16.486.354.732,52

15.068.356.704,00

13.684.740.466,00

45.162.386,33

7.311.756,00

8.071.984,00

9.400.638.711,00

8.635.382.368,00

8.058.313.472,00

86.058.000,00

84.798.000,00

85.113.000,00

55.906.200,00

55.175.400,00

55.358.100,00
6.714.025,00

Uraian
a. Gaji Pokok PNS/ Uang
Representasi

d. Tunjangan Fungsional
e. Tunjangan Fungsional Umum
f.

Tunjangan Beras

g. Tunjangan PPh/Tunjangan Khusus


h. Pembulatan Gaji
i.

Iuran asuransi Kesehatan

j.

Uang Paket

k. Tunjangan Komisi

399.753.832.725,00

7.856.100,00

6.942.600,00

24.664.500,00

11.236.050,00

1.722.000.000,00

1.694.000.000,00

1.701.000.000,00

26.160.000,00

0,00

0,00

4.725.000,00

0,00

0,00

q. Tunjangan Badan Musyawarah

28.318.500,00

22.106.700,00

22.563.450,00

r.

30.510.900,00

27.499.500,00

27.050.100,00

31.607.100,00

14.433.300,00

14.251.100,00

607.840.708.810,00

573.337.109.388,00

539.532.261.520,00

l.

Tunjangan Badan Kehormatan

m. Tunjangan Alat Kelengkapan


Lainnya
n. Tunjangan Perumahan
o. Uang Duka Wafat/Tewas
p. Uang Jasa Pengabdian

Tunjangan Badan Anggaran

s. Tunjangan Badan Legislasi


Jumlah Belanja Gaji dan Tunjangan

b). Tambahan Penghasilan PNS


Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

11.875.500,00

280
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Kebijakan untuk pemberian Tambahan Penghasilan


PNS Tahun anggaran 2012 berdasarkan Peraturan
Bupati Nomor 42 Tahun 2010 tentang Pedoman
Pemberian Tambahan Penghasilan Kepada Pegawai
Negeri Sipil dan Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah
di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Purworejo
sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Bupati
Nomor 45.1 Tahun 2012 tentang Perubahan Atas
Peraturan Bupati Nomor 42 Tahun 2010 tentang
Pedoman Pemberian Tambahan Penghasilan Kepada
Pegawai Negeri Sipil dan Calon Pegawai Negeri Sipil
Daerah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten
Purworejo. Adapun pelaksanaan dari Peraturan
Bupati dimaksud juga telah diterbitkan Surat
Keputusan Bupati yaitu :
1) Keputusan
Bupati
Purworejo
Nomor
188.4/697/2011 tentang Penetapan Alokasi Dan
Besaran Penerimaan Tambahan Penghasilan
Kepada Pegawai Negeri Sipil Daerah dan Calon
Pegawai Negeri Sipil Daerah di Lingkungan
Pemerintah Kabupaten Purworejo.
2) Keputusan
Bupati
Purworejo
Nomor
188.4/496/2012 tentang Penetapan Alokasi dan
Besaran Penerimaan Tambahan Penghasilan
Kepada Pegawai Negeri Sipil Daerah dan Calon
Pegawai Negeri Sipil Daerah Di Lingkungan
Pemerintah Kabupaten Purworejo.
Capaian penyerapan anggaran sebesar 77,00% karena
:
Adanya Pegawai Negeri Sipil yang pensiun.
Pengangkatan formasi Pegawai Negeri Sipil
Kategori I di tahun 2012 yang diprediksi
sebanyak 336 orang ditangguhkan dari
Pemerintah Pusat sehingga secara signifikan
mempengaruhi penyerapan belanja Tambahan
Penghasilan khususnya Tambahan Penghasilan
Berdasarkan Pertimbangan Obyektif Lainnya dan
Tambahan Penghasilan Berdasarkan Kondisi
Kerja
Realisasi dari Tambahan Penghasilan Pegawai Negeri
Sipil sebesar Rp8.515.066.910,00 atau 77,00% dari
anggarannya sebesar Rp11.058.882.500,00.
Realisasi untuk Tambahan Penghasilan Pegawai
Negeri Sipil di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp8.515.066.910,00 dan di Tahun Anggaran 2011
sebesar Rp13.403.326.250,00 mengalami penurunan
sebesar 36,47% karena adanya PNS yang pensiun,
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

281
Pemerintah Kabupaten Purworejo

adanya penangguhan pengangkatan PNS di tahun


2012 dan Tambahan Penghasilan Guru PNS di Tahun
Anggaran 2012 dianggarkan melalui Penghasilan
Lainnya.
Adapun rincian lebih lanjut antara anggaran dan
realisasi dari Tambahan Penghasilan Pegawai Negeri
Sipil di Tahun Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran
2011 sebagai berikut :
Uraian
a. Tambahan Penghasilan Berdasarkan Beban Kerja
b. Tambahan

Penghasilan

Berdasarkan

tempat

Penghasilan Berdasarkan

Kondisi

Kerja
d. Tambahan

Penghasilan

Berdasarkan

pertimbangan obyektif lainnya

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

171.540.000,00

151.347.500,00

155.000.000,00

145.440.000,00

122.140.000,00

132.564.000,00

1.359.616.400,00

1.092.396.160,00

894.454.850,00

9.382.286.100,00

7.149.183.250,00

4.252.707.400,00

0,00

0,00

7.968.600.000,00

11.058.882.500,00

8.515.066.910,00

13.403.326.250,00

bekerja
c. Tambahan

Anggaran

e. Tambahan Penghasilan Guru PNS


Jumlah Belanja Tambahan Penghasilan PNSD

Adapun SKPD yang melaksanakan belanja pegawai


untuk Tambahan Penghasilan di Tahun Anggaran
2012 dan Tahun Anggaran 2011 adalah :
SKPD

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

1.

Dinas Pendidikan

964.787.500,00

8.596.614.100,00

2.

Dinas Kesehatan

1.398.784.250,00

956.883.500,00

3.

Dinas Pekerjaan Umum

375.675.000,00

219.520.000,00

4.

Dinas Pengairan

224.211.000,00

141.437.500,00

5.

Badan Perencana Pembangunan Daerah

117.768.700,00

53.308.000,00

6.

Dinas Perhubungan, Informasi, Komunikasi dan

173.799.000,00

97.154.000,00

37.492.500,00

21.912.000,00

Pariwisata
7.

Kantor Lingkungan Hidup

8.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

173.902.000,00

96.926.000,00

9.

Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan

333.739.000,00

186.596.000,00

208.851.000,00

120.464.500,00

58.790.000,00

34.594.000,00

Perempuan
10.

Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial

11.

Kantor Kesbang Politik dan Linmas

12.

Satuan Polisi Pamong Praja

13.

Sekretariat Daerah

14.

Sekretariat DPRD

15.

Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset


Daerah

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

96.240.000,00

59.220.000,00

438.756.910,00

241.524.100,00

83.670.000,00

42.756.000,00

896.038.500,00

872.071.250,00

282
Pemerintah Kabupaten Purworejo

SKPD

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

16.

Inspektorat

136.949.800,00

56.684.000,00

17.

Badan Kepegawaian Daerah

103.184.000,00

46.816.000,00

18.

Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu

40.245.000,00

24.024.000,00

19.

Kecamatan Grabag

75.000.000,00

41.626.000,00

20.

Kecamatan Ngombol

96.675.000,00

60.946.000,00

21.

Kecamatan Purwodadi

83.145.000,00

51.248.000,00

22.

Kecamatan Bagelen

62.100.000,00

37.176.000,00

23.

Kecamatan Kaligesing

55.830.000,00

32.770.000,00

24.

Kecamatan Purworejo

58.775.000,00

34.768.000,00

25.

Kecamatan Banyuurip

77.410.000,00

41.408.000,00

26.

Kecamatan Bayan

72.930.250,00

42.848.000,00

27.

Kecamatan Kutoarjo

71.240.000,00

40.070.000,00

28.

Kecamatan Butuh

92.455.000,00

51.776.000,00

29.

Kecamatan Pituruh

96.675.000,00

54.496.000,00

30.

Kecamatan Kemiri

83.470.000,00

47.146.000,00

31.

Kecamatan Bruno

54.485.000,00

31.142.000,00

32.

Kecamatan Gebang

63.110.000,00

39.628.000,00

33.

Kecamatan Loano

56.830.000,00

32.496.000,00

34.

Kecamatan Bener

64.630.000,00

39.516.000,00

35.

Kelurahan Purworejo

16.830.000,00

8.274.000,00

36.

Kelurahan Pangenrejo

15.600.000,00

9.936.000,00

37.

Kelurahan Kedungsari

14.958.000,00

8.904.000,00

38.

Kelurahan Cangkrep Kidul

16.062.000,00

9.564.000,00

39.

Kelurahan Cangkrep Lor

16.187.000,00

7.874.000,00

40.

Kelurahan Tambakrejo

19.592.000,00

12.504.000,00

41.

Kelurahan Pangen Juru Tengah

14.742.000,00

9.264.000,00

42.

Kelurahan Doplang

17.142.000,00

8.054.000,00

43.

Kelurahan Sindurjan

17.986.000,00

10.554.000,00

44.

Kelurahan Paduroso

17.432.000,00

9.174.000,00

45.

Kelurahan Mranti

17.885.500,00

11.544.000,00

46.

Kelurahan Mudal

15.822.000,00

7.984.000,00

47.

Kelurahan Keseneng

15.184.000,00

8.424.000,00

48.

Kelurahan Baledono

12.822.000,00

7.434.000,00

49.

Kelurahan Boro Kulon

16.942.000,00

9.264.000,00

50.

Kelurahan Kledung Kradenan

16.362.000,00

9.344.000,00

51.

Kelurahan Kledung Karang Dalem

17.142.000,00

8.924.000,00

52.

Kelurahan Sucen Juru Tengah

17.942.000,00

11.184.000,00

53.

Kelurahan Kutoarjo

17.736.000,00

9.994.000,00

54.

Kelurahan Katerban

17.142.000,00

9.044.000,00

55.

Kelurahan Bayem

15.617.000,00

8.824.000,00

56.

Kelurahan Semawung Kembaran

16.887.000,00

9.894.000,00

57.

Kelurahan Semawung Daleman

15.888.000,00

7.874.000,00

58.

Kelurahan Bandung

17.686.000,00

9.968.000,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

283
Pemerintah Kabupaten Purworejo

SKPD
59.
60.

Kelurahan Lugosobo
Badan Pelaksana Ketahanan Pangan dan Penyuluh

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

13.212.000,00

10.184.000,00

297.259.000,00

183.380.000,00

Pertanian
61.

Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa

88.821.000,00

43.898.500,00

62.

Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah

51.015.000,00

28.104.000,00

63.

Dinas Pertanian dan Kehutanan

165.322.000,00

91.860.800,00

64.

Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan

170.120.000,00

92.470.000,00

65.

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi

304.085.000,00

182.062.000,00

8.515.066.910,00

13.403.326.250,00

Jumlah Belanja Tambahan Penghasilan PNSD

c). Belanja Penerimaan Lainnya Pimpinan dan


Anggota DPRD serta Kepala Daerah/Wakil Kepala
Daerah
Pembayaran penghasilan dan penerimaan lain
Pimpinan dan Anggota DPRD serta Belanja
Penunjang kegiatan berdasarkan pada Peraturan
Pemerintah Nomor 24 Tahun 2004 tentang
Kedudukan Protokoler dan Keuangan Pimpinan dan
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah,
sebagaimana telah diubah terakhir dengan Peraturan
Pemerintah Nomor 21 Tahun 2007 tentang
Pengelompokan Kemampuan Keuangan Daerah,
Penganggaran dan Pertanggungjawaban Penggunaan
Belanja Penunjang Operasional Pimpinan DPRD
serta Tata Cara Pengembalian Tunjangan Komunikasi
Intensif dan Dana Operasional. Sedangkan belanja
penerimaan lainnya untuk Bupati dan Wakil Bupati
berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 109
Tahun 2000 tentang Kedudukan Keuangan Kepala
Daerah dan Wakil Kepala Daerah, termasuk di
dalamnya Biaya Penunjang Operasional untuk Bupati
dan Wakil Bupati. Dari anggaran sebesar
Rp2.836.000.000,00 realisasinya mencapai 96,66%
atau Rp2.741.150.000,00.
Realisasi untuk Belanja Penerimaan Lainnya
Pimpinan dan Anggota DPRD serta Kepala
Daerah/Wakil Kepala Daerah di Tahun Anggaran
2012 sebesar Rp2.741.150.000,00 dan di Tahun
Anggaran
2011
sebesar
Rp1.444.102.000,00
mengalami kenaikan sebesar 89,82% karena
peningkatan belanja penunjang operasional Pimpinan
DPRD dan belanja penunjang komunikasi intensif
Pimpinan dan Anggota DPRD sejalan dengan
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

284
Pemerintah Kabupaten Purworejo

peningkatan kemampuan keuangan daerah dalam


ketegori SEDANG.
Rincian lebih lanjut dari Belanja Penerimaan Lainnya
Pimpinan dan Anggota DPRD serta Kepala
Daerah/Wakil Kepala Daerah di Tahun Anggaran
2012 dan Tahun Anggaran 2011 dapat diuraikan
sebagai berikut :
Uraian

a. Belanja Penunjang Operasional Pimpinan DPRD


b. Belanja Penunjang Komunikasi Intensif Pimpinan
dan Anggota DPRD

c. Belanja Penunjang Operasional KDH/WKDH


Jumlah Belanja Penerimaan Lainnya Pimpinan

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

252.000.000,00

252.000.000,00

141.120.000,00

2.268.000.000,00

2.234.400.000,00

1.121.400.000,00

316.000.000,00

254.750.000,00

181.582.000,00

2.836.000.000,00

2.741.150.000,00

1.444.102.000,00

dan Anggota DPRD serta KDH/WKDH

d). Biaya Pemungutan Pajak


Penggunaan Biaya Pemungutan Pajak Bumi dan
Bangunan
(PBB)
dilaksanakan
dengan
mempertimbangkan
efektifitas
dan
efisiensi
pemanfaatan biaya pemungutan, dengan didasarkan
atas kebutuhan riil bagi aparat terkait dalam
pemungutan dan jumlah masing-masing sektor sesuai
dengan Keputusan Menteri Keuangan No.
83/KMK.04/2000
tentang
Pembagian
dan
Penggunaan Biaya Pemungutan PBB dan Surat
Edaran Gubernur Jawa Tengah Nomor 973/9123
tanggal 11 Mei 2000 perihal Pembagian BP PBB
Bagian Daerah yaitu
Sektor Pedesaan sebesar 7,623% dari penerimaan
atau realisasi
Sektor Perkotaan sebesar 6,777% dari penerimaan
atau realisasi
Sektor Perhutanan sebesar
penerimaan atau realisasi
Sektor Pertambangan sebesar
penerimaan atau realisasi.

2,520%
2,160%

dari
dari

Untuk pos belanja ini dialokasikan untuk biaya


pemungutan PBB oleh petugas pemungut di tingkat
desa yaitu perangkat desa dan kelurahan, Tim
Intensifikasi Tingkat Kecamatan dan Tim
Intensifikasi Tingkat Kabupaten yang masing-masing
ditetapkan berdasarkan :
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

285
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Surat Keputusan Bupati Purworejo Nomor


188.4/386/II/2010 tanggal 30 April 2010 tentang
Pembentukan Tim Intensifikasi PBB Tingkat Desa
dan Kelurahan se Kabupaten Purworejo.
Surat Keputusan Bupati Purworejo Nomor
188.4/562/2010 tanggal 16 Juli 2010 tentang
Pembagian Biaya Pemungutan Pajak Bumi dan
Bangunan Kabupaten Purworejo
Surat Keputusan Bupati Purworejo Nomor
188.4/133.3/2012 tanggal 28 Pebruari 2012
tentang Pembentukan Tim Intensifikasi PBB
Tingkat Kecamatan se Kabupaten Purworejo
Dari
anggaran
sebesar
Rp1.500.000.000,00
realisasinya
mencapai
90,15%
atau
Rp1.352.310.917,00. Rendahnya penyerapan karena
yang diajukan pencairannya merupakan biaya
pemungutan PBB, sesuai realisasi penyetorannya.
Adapun pelaksana belanja biaya pemungutan PBB
adalah Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan
Dan Aset Daerah Kabupaten Purworejo.
Realisasi untuk Belanja Biaya Pemungutan Pajak
Bumi dan Bangunan (PBB) di Tahun Anggaran 2012
sebesar Rp1.352.310.917,00 dan di Tahun Anggaran
2011 sebesar Rp1.416.063.149,00 mengalami
penurunan sebesar 4,50% karena di Tahun Anggaran
2012 yang direalisasi pembayarannya adalah sesuai
realisasi penyetorannya
e). Penghasilan Lainnya
Realisasi dari Pos belanja Penghasilan Lainnya
sebesar Rp154.299.543.580,00 atau 99,03% dari
anggarannya sebesar Rp155.803.538.000,00.
Realisasi untuk Pos belanja Penghasilan Lainnya di
Tahun Anggaran 2012 sebesar Rp154.299.543.580,00
dan
di
Tahun
Anggaran
2011
sebesarRp98.195.808.338,00 mengalami kenaikan
sebesar 57,13% karena untuk pembayaran Tunjangan
Profesi Guru mengalami kenaikan sebesar 50,89%
disebabkan untuk membayar kekurangan pembayaran
Tunjangan Profesi Guru tahun 2011 dan untuk
pembayaran Tambahan Penghasilan Guru di Tahun
Anggaran 2011 direalisasikan melalui Belanja
Tambahan Penghasilan PNS.
Rincian lebih lanjut dari Belanja Penghasilan Lainnya
di Tahun Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran 2011
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

286
Pemerintah Kabupaten Purworejo

dapat diuraikan sebagai berikut :


Uraian
a. Tunjangan Profesi Guru
b. Tambahan Penghasilan Guru
Jumlah Belanja Penghasilan Lainnya

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

148.231.538.000,00

148.164.668.580,00

98.195.808.338,00

7.572.000.000,00

6.134.875.000,00

0,00

155.803.538.000,00

154.299.543.580,00

98.195.808.338,00

a. Tunjangan Profesi Guru


Realisasi Belanja Pos belanja Penghasilan
Lainnya dialokasikan untuk membayar tunjangan
profesi guru yang pelaksanaannya ditentukan
oleh pemerintah pusat berdasarkan PMK
34/PMK.04/2012 tanggal 9 Maret 2012 tentang
Pedoman Umum dan Alokasi Tunjangan Profesi
Guru PNSD kepada Daerah Provinsi, Kabupaten,
dan Kota Tahun Anggaran 2012 untuk membayar
Tunjangan Profesi Guru selama 12 (dua belas)
bulan. Untuk Kabupaten Purworejo sesuai
ketersediaan dana dan kondisi yang ada
dipergunakan untuk membayar Tunjangan
Profesi Bagi PNSD yang ditugaskan sebagai guru
SD, SMP, SLB, SMA, SMK dan Pengawas
selama 11 (sebelas) bulan, dan dibayarkan dalam
empat tahap atau per tri wulan. Menurut
kebijakannya, pemberian Tunjangan Profesi Guru
untuk 12 (dua belas) bulan, namun realisasinya
transfer dari pusat hanya cukup untuk 11
(sebelas) bulan sehingga kekurangan ini akan
diperhitungkan pada pembayaran berikutnya.
Dari anggaran sebesar Rp148.231.538.000,00
realisasinya sebesar Rp148.164.668.580,00 atau
mencapai 99,95% dengan penjelasan sebagai
berikut :
Periode Triwulan I dibayarkan tanggal 24 Mei
2012 sebesar Rp39.264.590.600,00 dengan
perincian :
Bagian bulan Januari 2012 diberikan kepada
3.963 orang dengan nominal sebesar
Rp13.123.762.700,00
Bagian bulan Pebruari 2012 diberikan kepada
3.955 orang dengan nominal sebesar
Rp13.095.225.600,00
Bagian bulan Maret 2012 diberikan kepada
3.941 orang dengan nominal sebesar
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

287
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Rp13.045.602.300,00
Periode Triwulan II dibayarkan tanggal 7
Agustus 2012 sebesar Rp42.766.526.380,00
dengan perincian :
Bagian bulan April 2012 diberikan kepada
4.245 orang dengan nominal sebesar
Rp14.737.267.280,00
Bagian bulan Mei 2012 diberikan kepada
4.177 orang dengan nominal sebesar
Rp13.990.726.900,00
Bagian bulan Juni 2012 diberikan kepada
4.151 orang dengan nominal sebesar
Rp14.038.532.200,00
Periode Triwulan III dibayarkan tanggal 15
Oktober 2012 sebesar Rp40.939.216.500,00
dengan perincian :
Bagian bulan Juli 2012 diberikan kepada
4.132 orang dengan nominal sebesar
Rp13.965.732.800,00
Bagian bulan Agustus 2012 diberikan kepada
4.095 orang dengan nominal sebesar
Rp13.603.758.800,00
Bagian bulan September 2012 diberikan
kepada 4.052 orang dengan nominal sebesar
Rp13.369.724.900,00
Periode Triwulan IV dibayarkan tanggal 28
Desember 2012 sebesar Rp25.198.235.700,00
dengan perincian :
Bagian bulan Oktober 2012 diberikan kepada
4.029 orang dengan nominal sebesar
Rp13.282.506.400,00
Bagian bulan Nopember 2012 diberikan
kepada 3.606 orang dengan nominal sebesar
Rp11.915.729.300,00
Bagian bulan Desember 2012 belum
dibayarkan karena pagu dari Pusat tidak
mencukupi.
Berdasarkan realisasi pembayaran Tunjangan
Profesi
di
atas,
seharusnya
sebesar
Rp148.168.569,180,00,
namun
terdapat
pengembalian belanja sebesar Rp3.900.600,00
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

288
Pemerintah Kabupaten Purworejo

sehingga menjadi Rp148.164.668.580,00


Terhadap realisasi pembayaran Tunjangan
Profesi
tahun
2012
sebesar
Rp148.164.668.580,00 meskipun transfer lebih
kecil dari kebutuhan pembayaran, namun di kas
daerah per 31 Desember 2012 masih terdapat
akumulasi
sisa
transfer
sebesar
Rp3.376.509.017,00
Dari realisasi pembayaran Tunjangan Profesi
Guru tahun 2012 sebesar Rp148.164.668.580,00
masih terdapat 4004 orang guru yang berhak
namun belum menerima tunjangan bulan
Desember
2012
dengan
nilai
sebesar
Rp14.569.573.700,00.
Adapun pelaksana belanja Penghasilan Lainnya
oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Realisasi Belanja untuk Pos Tunjangan Profesi
Guru di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp148.164.668.580,00 dan di Tahun Anggaran
2011 sebesar Rp98.195.808.338,00 mengalami
kenaikan sebesar 57,13%. Untuk pembayaran
Tunjangan Profesi Guru mengalami kenaikan
sebesar 50,89% karena menyesuaikan pendapatan
yang berasal dari Dana Penyesuaian Tunjangan
Kependidikan pada tahun anggaran 2012,
termasuk
untuk
membayar
kekurangan
pembayaran Tunjangan Profesi Guru tahun 2011.

b. Tambahan Penghasilan Guru


Realisasi Pos belanja Tambahan Penghasilan
Guru dialokasikan untuk membayar tambahan
penghasilan
guru
yang
pelaksanaannya
ditentukan oleh pemerintah pusat berdasarkan
PMK 35/PMK.04/2012 tanggal 9 Maret 2012
tentang Pedoman Umum dan Alokasi Dana
Tambahan Penghasilan Bagi Guru PNSD kepada
Daerah Provinsi, Kabupaten, dan Kota Tahun
Anggaran 2012 untuk membayar Tambahan
Penghasilan bagi PNSD yang ditugaskan sebagai
guru TK, SD, SMP, SLB, SMA, SMK dan
Pengawas selama 12 (dua belas) bulan, dan
dibayarkan dalam empat tahap atau per tri wulan.
Dari anggaran sebesar Rp7.572.000.000,00
realisasinya sebesar Rp6.134.875.000,00 atau
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

289
Pemerintah Kabupaten Purworejo

mencapai 81,02% dengan penjelasan sebagai


berikut :
Periode Triwulan I dibayarkan tanggal 22 Mei
2012 sebesar Rp1.619.000.000,00 dengan
perincian :
Bagian bulan Januari 2012 diberikan kepada
2.161 orang dengan nominal sebesar
Rp540.250.000,00
Bagian bulan Pebruari 2012 diberikan kepada
2.159 orang dengan nominal sebesar
Rp539.750.000,00
Bagian bulan Maret 2012 diberikan kepada
2.158 orang dengan nominal sebesar
Rp539.000.000,00
Periode Triwulan II dibayarkan tanggal 7
Agustus 2012 sebesar Rp1.518.250.000,00
dengan perincian :
Bagian bulan April 2012 diberikan kepada
2.021 orang dengan nominal sebesar
Rp505.250.000,00
Bagian bulai Mei 2012 diberikan kepada
2.021 orang dengan nominal sebesar
Rp505.250.000,00
Bagian bulan Juni 2012 diberikan kepada
2.031 orang dengan nominal sebesar
Rp507.750.000,00
Periode Triwulan III dibayarkan tanggal 15
Oktober 2012 sebesar Rp1.507.500.000,00
dengan perincian :
Bagian bulan Juli 2012 diberikan kepada
2.010 orang dengan nominal sebesar
Rp502.500.000,00
Bagian bulan Agustus 2012 diberikan kepada
2.010 orang dengan nominal sebesar
Rp502.500.000,00
Bagian bulan September 2012 diberikan
kepada 2.009 orang dengan nominal sebesar
Rp502.500.000,00
Periode Triwulan IV dibayarkan tanggal 18 dan
21 Desember 2012 Rp1.493.750.000,00 dengan
perincian :
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

290
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Bagian bulan Oktober 2012 diberikan kepada


1.992 orang dengan nominal sebesar
Rp498.000.000,00
Bagian bulan Nopember 2012 diberikan
kepada 1.992 orang dengan nominal sebesar
Rp498.000.000,00
Bagian bulan Desember 2012 diberikan
kepada 1.991 orang dengan nominal sebesar
Rp497.750.000,00
Berdasarkan realisasi pembayaran Tambahan
Penghasilan Guru di atas, seharusnya sebesar
Rp6.138.245.000,00, namun terdapat pengembalian
belanja sebesar Rp3.370.000,00 sehingga menjadi
Rp6.134.875.000,00
Terhadap
realisasi
pembayaran
Tambahan
Penghasilan
Guru
tahun
2012
sebesar
Rp6.134.875.000,00, di kas daerah masih terdapat
akumulasi sisa transfer sebesar Rp1.437.125.000,00
dan semua guru yang berhak telah menerima
tunjangan. Adapun pelaksana belanja Penghasilan
Lainnya berupa Tambahan Penghasilan Guru adalah
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Realisasi Belanja untuk Pos Tambahan Penghasilan
Guru di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp6.134.875.000,00 dan di Tahun Anggaran 2011
direalisasikan melalui Belanja Tambahan Penghasilan
Guru PNS sebesar Rp7.968.600.000,00 atau
mengalami penurunan sebesar 23,01% karena
sebagian guru yang pada tahun 2011 mendapatkan
Tambahan Penghasilan Guru, beralih mendapatkan
Tunjangan Profesi Guru setelah dinyatakan lulus
sertifikasi.
f).

Belanja Insentif Pemungutan Pajak


Pos belanja Insentif Pemungutan Pajak dialokasikan
untuk membayar insentif pemungutan pajak-pajak
daerah. Dari anggaran sebesar Rp534.639.850,00
realisasi
mencapai
99,07%
atau
sebesar
Rp529.682.500,00 yaitu merupakan belanja insentif
pemungutan pajak tahun 2012 atas penyetoran pajak
daerah tahun 2012 serta pembayarannya berdasarkan
:
Peraturan Bupati Purworejo Nomor 13 Tahun
2012 tanggal 28 April 2012 tentang Penetapan

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

291
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Target Kinerja Penerimaan dan Tata Cara


Pemberian Insentif Pajak Daerah dan Retribusi
Daerah Kabupaten Purworejo Tahun Anggaran
2012.
Peraturan Bupati Purworejo Nomor 48 Tahun
2012 tanggal 24 Nopember 2012 Tentang
Perubahan Atas Peraturan Bupati Purworejo
Nomor 13 Tahun 2012 tanggal 28 April 2012
tentang Penetapan Target Kinerja Penerimaan dan
Tata Cara Pemberian Insentif Pajak Daerah dan
Retribusi Daerah Kabupaten Purworejo Tahun
Anggaran 2012
Surat Keputusan Bupati Purworejo Nomor
188.4/411/2012 tanggal 13 Agustus 2012 tentang
Penetapan Besaran dan Penerima Insentip Pajak
Daerah dan Retribusi Daerah Kabupaten
Purworejo Tahun Anggaran 2012 Triwulan I
Surat Keputusan Bupati Purworejo Nomor
188.4/412/2012 tanggal 13 Agustus 2012 tentang
Penetapan Besaran dan Penerima Insentip Pajak
Daerah dan Retribusi Daerah Kabupaten
Purworejo Tahun Anggaran 2012 Triwulan II
Surat Keputusan Bupati Purworejo Nomor
188.4/507/2012 tanggal 5 Nopember 2012 tentang
Penerimaan dan Besaran Insentip Pajak Daerah
dan Retribusi Daerah Kabupaten Purworejo Tahun
Anggaran 2012 Triwulan III
Surat Keputusan Bupati Purworejo Nomor
188.4/573/2012 tanggal 26 Desember 2012
tentang Penetapan Besaran dan Penerima Insentip
Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Kabupaten
Purworejo Tahun Anggaran 2012 Triwulan IV
Pelaksana belanja Insentif Pemungutan Pajak adalah
Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset
Daerah.
Realisasi Belanja Insentif Pemungutan Pajak di
Tahun Anggaran 2012 sebesar Rp529.682.500,00 dan
di Tahun Anggaran 2011 direalisasikan sebesar
Rp855.809.308,00 atau mengalami penurunan
sebesar 38,11% karena Belanja Insentif Pemungutan
Pajak di Tahun Anggaran 2011 merupakaan beban
Belanja Insentif Pemungutan Pajak di Tahun
Anggaran 2011 dan Tahun Anggaran 2010.
g). Belanja Insentif Pemungutan Retribusi
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

292
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Pos belanja Insentif Pemungutan Retribusi


dialokasikan untuk membayar insentif pemungutan
retribusi
daerah.
Dari
anggaran
sebesar
Rp759.248.840,00 realisasi mencapai 76,30% atau
sebesar Rp579.319.369,00. Pagu anggaran belanja
Insentif Pemungutan Retribusi telah sesuai dengan
ketentuannya, yaitu 5% dari target pendapatan.
Rendahnya penyerapan belanja karena :
Beberapa SKPD tidak mencapai target kinerja
pendapatan tri wulan keempat atau pada saat
pencairan insentif pemungutan retribusi tanggal
20 Desember 2012 sehingga permohonan
pencairan sesuai dengan capaian kinerja
pendapatan triwulan kedua atau ketiga.
Terdapat SKPD yang tidak mengajukan
pencairan insentif retribusi karena jumlahnya
relatif kecil.
Adapun pembayarannya berdasarkan :
Peraturan Bupati Purworejo Nomor 13 Tahun
2012 tanggal 28 April 2012 tentang Penetapan
Target Kinerja Penerimaan dan Tata Cara
Pemberian Insentif Pajak Daerah dan Retribusi
Daerah Kabupaten Purworejo Tahun Anggaran
2012.
Peraturan Bupati Purworejo Nomor 48 Tahun
2012 tanggal 24 Nopember 2012 tentang
Perubahan Atas Peraturan Bupati Purworejo
Nomor 13 Tahun 2012 tanggal 28 April 2012
tentang Penetapan Target Kinerja Penerimaan dan
Tata Cara Pemberian Insentif Pajak Daerah dan
Retribusi Daerah Kabupaten Purworejo Tahun
Anggaran 2012
Surat Keputusan Bupati Purworejo Nomor
188.4/411/2012 tanggal 13 Agustus 2012 tentang
Penetapan Besaran dan Penerima Insentip Pajak
Daerah dan Retribusi Daerah Kabupaten
Purworejo Tahun Anggaran 2012 Triwulan I
Surat Keputusan Bupati Purworejo Nomor
188.4/412/2012 tanggal 13 Agustus 2012 tentang
Penetapan Besaran dan Penerima Insentip Pajak
Daerah dan Retribusi Daerah Kabupaten
Purworejo Tahun Anggaran 2012 Triwulan II
Surat Keputusan Bupati Purworejo Nomor
188.4/507/2012 tanggal 5 Nopember 2012 tentang
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

293
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Penerimaan dan Besaran Insentip Pajak Daerah


dan Retribusi Daerah Kabupaten Purworejo Tahun
Anggaran 2012 Triwulan III
Surat Keputusan Bupati Purworejo Nomor
188.4/573/2012 tanggal 26 Desember 2012
tentang Penetapan Besaran dan Penerima Insentip
Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Kabupaten
Purworejo Tahun Anggaran 2012 Triwulan IV
Capaian penyerapan anggaran sebesar 76,30% karena
pengajuan pencairan insentif pemungutan retribusi
sesuai dengan capaian perolehan pendapatan yang
dikelola sampai Triwulan III.
Realisasi Belanja Insentif Pemungutan Retribusi di
Tahun Anggaran 2012 sebesar Rp579.319.369,00 dan
di Tahun Anggaran 2011 sebesar Rp461.357.112,00
atau mengalami kenaikan sebesar 25,57% karena
selaras dengan peningkatan realisasi penerimaan
retribusi.
Adapun SKPD yang melaksanakan pembayaran
belanja insentif pemungutan retribusi di Tahun
Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran 2011 adalah :
SKPD
1.

Dinas Kesehatan

2.

Dinas Pekerjaan Umum

3.

Dinas Perhubungan, Informasi, Komunikasi dan Pariwisata

4.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

5.

Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial

6.

Sekretariat Daerah

7.

Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

254.749.600,00

214.206.000,00

4.188.000,00

3.300.000,00

160.729.732,00

109.936.320,00

59.710.000,00

34.625.000,00

243.000,00

0,00

787.500,00

999.000,00

1.030.000,00

9.050.692,00

Daerah
8.

Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu

33.750.000,00

29.135.000,00

9.

Kecamatan Bagelen

180.000,00

180.000,00

10.

Kecamatan Purworejo

530.000,00

354.000,00

11.

Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan

12.

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi

13.

Dinas Pengairan

Jumlah Belanja Insentif Pemungutan Retribusi

2.124.000,00

2.020.000,00

61.297.537,00

56.376.000,00

0,00

1.175.100,00

579.319.369,00

461.357.112,00

2). Belanja langsung


Pelaksanaan pembayaran belanja pegawai pada belanja
langsung dipergunakan untuk pembayaran : honor, uang
lembur, uang saku dan uang transpot serta uang untuk
diberikan kepada masyarakat/pihak ketiga yang
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

294
Pemerintah Kabupaten Purworejo

berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan di Tahun 2012.


Dari anggaran sebesar Rp38.467.822.290,00 realisasi
mencapai 96,65% atau sebesar Rp37.179.502.516,00.
Rincian Belanja Langsung Belanja Pegawai per SKPD
di Tahun Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran 2011
dapat diuraikan sebagai berikut :
SKPD

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

6.662.450.944,00

13.900.621.304,00

1.

Dinas Pendidikan

2.

Dinas Kesehatan

3.

Rumah Sakit Umum Daerah

4.

Dinas Pekerjaan Umum

1.286.077.000,00

936.077.500,00

5.

Dinas Pengairan

1.160.885.000,00

1.001.833.250,00

6.

Badan Perencana Pembangunan Daerah

7.

Dinas Perhubungan, Informasi, Komunikasi dan

3.061.637.466,00

2.586.125.032,00

16.871.833.206,00

14.172.671.831,00

451.973.000,00

231.121.000,00

1.127.484.400,00

988.770.000,00

Pariwisata
8.

Kantor Lingkungan Hidup

109.667.700,00

35.625.000,00

9.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

626.119.500,00

11.186.000,00

10.

Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan

67.870.000,00

29.127.000,00

Perempuan
11.

Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial

136.194.000,00

133.724.000,00

12.

Kantor Kesbang Politik dan Linmas

161.922.000,00

103.230.000,00

13.

Satuan Polisi Pamong Praja

40.885.000,00

47.310.000,00

14.

Sekretariat Daerah

882.230.000,00

618.411.000,00

15.

Sekretariat DPRD

199.139.000,00

130.210.000,00

16.

Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan

1.144.109.750,00

582.995.500,00

73.168.000,00

65.656.000,00

Aset Daerah
17.

Inspektorat

18.

Badan Kepegawaian Daerah

792.871.500,00

570.003.000,00

19.

Kantor Pelayanan dan Perijinan Terpadu

7.013.000,00

0,00

20.

Kecamatan Ngombol

5.224.000,00

10.458.000,00

21.

Kecamatan Purwodadi

8.075.000,00

0,00

22.

Kecamatan Bagelen

16.889.000,00

5.475.000,00

23.

Kecamatan Kaligesing

9.700.000,00

5.273.500,00

24.

Kecamatan Purworejo

28.105.000,00

7.290.000,00

25.

Kecamatan Kutoarjo

780.000,00

0,00

26.

Kecamatan Butuh

29.525.000,00

25.230.000,00

27.

Kecamatan Pituruh

9.000.000,00

9.750.000,00

28.

Kecamatan Kemiri

6.000.000,00

6.000.000,00

29.

Kecamatan Bruno

5.695.000,00

1.708.000,00

30.

Kecamatan Gebang

9.940.000,00

4.875.000,00

31.

Kecamatan Loano

980.000,00

0,00

32.

Kecamatan Bener

8.100.000,00

8.475.000,00

33.

Kelurahan Kedungsari

656.000,00

0,00

34.

Kelurahan Tambakrejo

7.130.000,00

2.955.000,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

295
Pemerintah Kabupaten Purworejo

SKPD

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

35.

Kelurahan Pangen Juru Tengah

7.940.000,00

2.425.000,00

36.

Kelurahan Sindurjan

2.308.000,00

0,00

37.

Kelurahan Paduroso

1.234.250,00

650.000,00

38.

Kelurahan Mranti

1.340.000,00

1.190.000,00

39.

Kelurahan Keseneng

4.155.000,00

1.340.000,00

40.

Kelurahan Baledono

6.515.000,00

1.743.000,00

41.

Kelurahan Boro Kulon

1.870.000,00

0,00

42.

Kelurahan Kledung Kradenan

4.985.000,00

4.090.000,00

43.

Kelurahan Katerban

910.000,00

300.000,00

44.

Kelurahan Semawung Kembaran

548.000,00

0,00

45.

Kelurahan Semawung Daleman

5.120.800,00

0,00

46.

Kelurahan Bandung

47.

Badan Pelaksana Ketahanan Pangan dan Penyuluh

1.320.000,00

0,00

109.115.000,00

301.760.000,00

1.123.793.000,00

1.012.854.000,00

54.429.000,00

34.126.500,00

Pertanian
48.

Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa

49.

Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah

50.

Dinas Pertanian dan Kehutanan

318.890.000,00

305.874.700,00

51.

Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan

108.175.000,00

48.203.000,00

52.

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi

417.525.000,00

292.690.000,00

53.

Kelurahan Purworejo

675.000,00

54.

Kelurahan Cangkrep Lor

330.000,00

55.

Kelurahan Sucen Juru Tengah

2.220.000,00

56.

Kelurahan Kutoarjo

4.004.000,00

Jumlah Belanja Langsung Belanja Pegawai

37.179.502.516,00

38.246.662.117,00

Realisasi Belanja Pegawai pada Belanja Langsung di


Tahun Anggaran 2012 sebesar Rp37.179.502.516,00 dan
di Tahun Anggaran 2011 sebesar Rp38.246.662.117,00
atau mengalami penurunan sebesar 2,79% karena di
Tahun Anggaran 2011 terdapat belanja Pegawai untuk
kegiatan Bantuan Operasional Sekolah namun di Tahun
Anggaran 2012 tidak ada, karena di Tahun Anggaran
2012 Bantuan Operasional Sekolah disalurkan melalui
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
Secara akumulasi penurunan karena adanya (satu) pos
Belanja Pegawai yang mengalami penurunan sebesar
23,32% yaitu pos Belanja Pegawai dengan rekening
Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) yang
dipergunakan untuk menampung rekening Bantuan
Operasional Sekolah. Sedangkan yang mengalami
kenaikan meliputi Belanja Honorarium PNS sebesar
25,98%, Belanja Honorarium Non PNS sebesar 24,17,
Uang lembur sebesar 47,23% dan uang saku, uang piket,
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

296
Pemerintah Kabupaten Purworejo

uang transport sebesar 176,55%. Sedangkan untuk


belanja kursus pelatihan, sosialisasi dan bimbingan
teknis PNS serta Beasiswa Pendidikan PNS di tahun
2011 terdapat realisasi namun di 2012 tidak ada pagu
maupun realisasi, karena sesuai Peraturan Menteri
Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 tentang Perubahan
Kedua atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13
Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan
Daerah, kedua obyek belanja tersebut masuk dalam jenis
Belanja Barang dan Jasa.
Adapun rincian Belanja Langsung Belanja Pegawai per
obyek belanja Tahun Anggaran 2012 dan Tahun
Anggaran 2011 dapat diuraikan sebagai berikut :
Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

a). Belanja Pegawai

17.565.255.990,00

17.244.333.206,00

22.490.084.101,00

b). Honorarium PNS

8.312.837.700,00

7.849.594.866,00

6.230.894.666,00

Uraian

c). Honoraium Non PNS

10.468.946.800,00

10.093.323.094,00

8.128.479.850,00

d). Uang Lembur

855.831.800,00

754.536.350,00

512.505.500,00

e). Uang saku, uang Piket, uang Transpot

702.385.000,00

675.150.000,00

244.130.000,00

f). Uang untuk diberikan kepada pihak ketiga/ masyarakat

562.565.000,00

562.565.000,00

0,00

0,00

0,00

404.568.000,00

0,00

0,00

236.000.000,00

38.467.822.290,00

37.179.502.516,00

38.246.662.117,00

g). Belanja Kursus Pelatihan, sosialisasi dan bimbingan Teknis


PNS
h).Belanja Beasiswa Pendidiikan PNS
Jumlah Belanja Langsung Belanja Pegawai

Realisasi masing-masing akun Belanja Pegawai untuk


Belanja Langsung dapat dijelaskan sebagai berikut :
a). Belanja Pegawai
Pos Belanja Pegawai ini dialokasikan untuk belanja
operasional pegawai pada kegiatan Badan Layanan
Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum Daerah
Saras Husada dan Badan Layanan Umum Daerah
(BLUD) yang dikelola oleh UKPDB P2KSM pada
Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Perdesaan.
Dari anggaran sebesar Rp17.565.255.990,00 realisasi
mencapai Rp17.244.333.206,00 atau sebesar 98,17%.
Realisasi Belanja pada Belanja Pegawai di Tahun
Anggaran 2012 sebesar Rp17.244.333.206,00 dan di
Tahun Anggaran 2011 sebesar Rp22.490.084.101,00
atau mengalami penurunan sebesar 2,79% karena di
Tahun anggaran 2011 terdapat Belanja Pegawai untuk
kegiatan Bantuan Operasional Sekolah sebesar
Rp7.965.794.270,00 yang di Tahun Anggaran 2012
tidak ada belanja dimaksud, karena Bantuan
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

297
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Operasional Sekolah disalurkan melalui Pemerintah


Provinsi Jawa Tengah.
Adapun rincian anggaran dan realisasi
Belanja
Pegawai di Tahun Anggaran 2012 dan Tahun
Anggaran 2011 dengan perincian sebagai berikut :
No.

Uraian

1.

RSUD Saras Husada

2.

Badan Layanan Umum Daerah P2KSM

3.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

Jumlah Belanja Pegawai

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

17.192.755.990,00

16.871.833.206,00

14.172.671.831,00

372.500.000,00

372.500.000,00

351.618.000,00

0,00

0,00

7.965.794.270,00

17.565.255.990,00

17.244.333.206,00

22.490.084.101,00

Adapun rincian penjelasan Belanja Pegawai adalah


sebagai berikut :
1). Badan Layanan Umum Daerah Rumah Sakit
Umum Daerah Saras Husada
Dari anggaran Belanja Pegawai sebesar
Rp17.192.755.990,00 realisasi mencapai 98,13%
atau sebesar Rp16.871.833.206,00.
Realisasi Belanja Pegawai pada Badan Layanan
Umum Daerah Rumah Sakit Umum Daerah Saras
Husada di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp16.871.833.206,00 dan di Tahun Anggaran
2011
sebesar
Rp14.172.671.831,00
atau
mengalami kenaikan sebesar 19,04% karena
adanya kenaikan honorarium dan Jasa
Medis/Pelayanan sebagai konsekwensi atas
peningkatan pelayanan di Rumah Sakit Umum
Daerah Saras Husada yang ditandai dengan
peningkatan penerimaan operasionalnya.
Secara akumulasi kenaikan secara signifikan
didukung dari Belanja Uang Sidang sebesar
40,46%, Jasa Medis/Pelayanan sebesar 13,62,
Honorarium Dewan Pengawas sebesar 93,12%
serta Honorarium Pegawai tidak Tetap sebesar
70,28%. Secara umum kenaikan belanja ini
karena adanya kenaikan gaji pegawai dan Dewan
Pengawas, kenaikan jasa medis/pelayanan selaras
dengan
peningkatan
pelayanan
pasien,
penambahan jumlah pegawai tidak tetap
sebanyak 79 orang terdiri dari Dokter Spesialis
sebanyak 3 orang, Dokter Umum sebanyak 5
orang dan Diploma 3 Kesehatan sebanyak 42
orang, Diploma 3 Umum sebanyak 2 orang serta
SLTA sebanyak 27 orang.
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

298
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Terdapat belanja Profesional Fee Bantuan


Hukum,
Honorarium
Pengembangan
Administrasi dan Keuangan serta Belanja
Kursus-kursus singkat / Pelatihan, Seminar,
sosialisasi dan Bimbingan Teknis yang di tahun
Anggaran 2011 tidak ada namun di Tahun
Anggaran 2012 ada, hal ini untuk menyesuaikan
kebutuhan Badan Layanan Umum Daerah Rumah
Sakit Umum Daerah Saras Husada.
Adapun rincian anggaran dan realisasi Belanja
Pegawai pada Badan Layanan Umum Daerah
Rumah Sakit Umum Daerah Saras Husada di
Tahun Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran
2011 dengan perincian sebagai berikut :
Uraian

No.
1.

Honoraium Tenaga Ahli/Instruktur/ Narasumber

2.

Uang Sidang Pelaksana Kegiatan

3.

Jasa Medis/Pelayanan

4.

Honorarium Dewan Pengawas dan Pembina Rumah

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

9.000.000,00

9.000.000,00

114.652.500,00

233.925.000,00

209.690.000,00

149.285.000,00

14.489.910.990,00

14.308.073.206,00

12.593.344.331,00

317.400.000,00

314.400.000,00

162.800.000,00

2.010.400.000,00

1.962.650.000,00

1.152.590.000,00

24.000.000,00

600.000,00

0,00

41.700.000,00

5.000.000,00

0,00

66.420.000,00

62.420.000,00

0,00

17.192.755.990,00

16.871.833.206,00

14.172.671.831,00

Sakit
5.

Honorarium Pegawai Honorer/Tidak Tetap

6.

Profesional Fee Bantuan Hukum

7.

Honorarium

Pengembangan

Administrasi

dan

Keuangan
8.

Belanja Kursus-kursus singkat / Pelatihan, Seminar,


sosialisasi dan Bimbingan Teknis

Total Belanja Pegawai BLUD-RSUD Saras Husada

Berdasarkan pemeriksaan BPK diungkapkan


bahwa realisasi belanja pegawai tersebut
diantaranya tidak sesuai ketentuan
terkait
pemberian honorarium kepada pembina teknis
dan pembina keuangan. Sesuai ketentuan bahwa
yang berhak atas remunerasi adalah pejabat
pengelola, dewan pengawas, sekretaris dewan
pengawas dan pegawai BLUD.
2). Badan Layanan Umum Daerah UKPDB
P2KSM
Dari
anggaran
Belanja
Pegawai
sebesar
Rp372.500.000,00,00 realisasi mencapai 100,00%
atau
sebesar
Rp372.500.000,00,00
yang
dipergunakan untuk membayar penghasilan pegawai
pengelola
UKPDB
P2KSM
pada
Badan
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

299
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Pemberdayaan Masyarakat dan Desa


bulan sebanyak 74 orang.

selama 12

Realisasi Belanja Pegawai pada Badan Layanan


Umum P2KSM di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp372.500.000,00 dan di Tahun Anggaran 2011
sebesar Rp351.618.000,00 atau mengalami kenaikan
sebesar 5,94% karena adanya kenaikan gaji pokok
pegawai pengelola UKPDB P2KSM karena
menyesuaikan Upah Minimum Kabupaten.

b). Honorarium PNS


Belanja Honorarium PNS direalisasikan untuk
pembayaran Panitia Pelaksana Kegiatan, Tim
Pengadaan Barang dan Jasa, uang sidang, honor
penceramah, instruktur, narasumber, honor Tim
Pembina Jasa Medis Pelayanan Kesehatan.
Dari pagu anggaran sebesar Rp8.312.837.700,00
realisasi mencapai Rp7.849.594.866,00 atau 94,43%.
Capaian penyerapan sebesar 94,42% karena beberapa
kegiatan menganggarkan belanja pegawai untuk
pengadaan barang dan jasa dalam bentuk Panitia
Pengadaan Barang dan Jasa namun realisasinya
cukup menggunakan Pejabat Pengadaan yang standar
honorariumnya lebih rendah.
Realisasi Belanja Honorarium PNS di Tahun
Anggaran 2012 sebesar Rp7.849.594.866,00 dan di
Tahun Anggaran 2011 sebesar Rp6.230.894.666,00
atau mengalami kenaikan sebesar 25,98% karena
adanya peningkatan intensitas pelaksanaan sidang
dan peningkatan jasa medis/pelayanan kesehataan
yang selaras dengan peningkatan pelayanan di Pusat
Kesehatan Masyarakat.
Kenaikan yang signifikan didukung belanja
Honorarium Tim Pengadaan Barang dan Jasa sebesar
265,34%, Uang Sidang sebesar 50,76% , Jasa
medis/Pelayanan Kesehatan sebesar 19,69% serta
adanya Honorarium Tenaga Ahli/Narasumber dan
Honor Tim Pembina yang di Tahun Anggaran 2011
tidak ada belanjanya.
Adapun rincian anggaran dan realisasi Belanja
Honorarium PNS di Tahun Anggaran 2012 dan
Tahun Anggaran 2011 adalah sebagai berikut :

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

300
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Uraian

No.
1.

Honorarium Panitia Pelaksana Kegiatan

2.

Honorarium Tim Pengadaan Barang dan Jasa

3.
4.
5.

Honorarium Tenaga Ahli/Narasumber

6.

Honor Tim Pembina

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

2.715.711.000,00

2.560.603.750,00

2.679.469.384,00

214.527.700,00

193.157.700,00

52.870.000,00

Uang Sidang

2.636.821.000,00

2.413.610.750,00

1.600.960.250,00

Jasa Medis Pelayanan Kesehatan

2.323.940.000,00

2.271.157.666,00

1.897.595.032,00

399.188.000,00

394.405.000,00

0,00

22.650.000,00

16.660.000,00

0,00

8.312.837.700,00

7.849.594.866,00

6.230.894.666,00

Jumlah Belanja Honorarium PNS

Rincian Belanja Honorarium PNS per SKPD Tahun


Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran 2011 adalah
sebagai berikut :
SKPD

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

1.

Dinas Pendidikan

1.993.978.750,00

2.192.230.384,00

2.

Dinas Kesehatan

2.440.352.666,00

2.046.680.032,00

3.

Dinas Pekerjaan Umum

370.094.000,00

147.639.500,00

4.

Dinas Pengairan

34.215.000,00

50.911.250,00

5.

Badan Perencana Pembangunan Daerah

334.140.000,00

215.971.000,00

6.

Dinas Perhubungan, Informasi, Komunikasi dan Pariwisata

12.545.000,00

21.585.000,00

7.

Kantor Lingkungan Hidup

90.797.700,00

25.420.000,00

8.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

209.220.000,00

6.005.000,00

9.

Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan

39.420.000,00

9.635.000,00

10.

Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial

65.795.000,00

46.230.000,00

11.

Kantor Kesbang Politik dan Linmas

60.270.000,00

61.680.000,00

12.

Satuan Polisi Pamong Praja

30.085.000,00

23.735.000,00

13.

Sekretariat Daerah

639.390.000,00

424.380.000,00

14.

Sekretariat DPRD

164.750.000,00

98.290.000,00

15.

Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah

500.421.750,00

396.542.500,00

16.

Inspektorat

51.980.000,00

29.140.000,00

17.

Badan Kepegawaian Daerah

150.585.000,00

93.890.000,00

18.

Kantor Perijinan dan Pelayanan Terpadu

6.405.000,00

0,00

19.

Kecamatan Ngombol

1.800.000,00

5.270.000,00

20.

Kecamatan Purwodadi

8.075.000,00

0,00

21.

Kecamatan Bagelen

4.685.000,00

0,00

22.

Kecamatan Kaligesing

5.200.000,00

0,00

23.

Kecamatan Purworejo

12.445.000,00

5.810.000,00

24.

Kecamatan Kutoarjo

780.000,00

0,00

25.

Kecamatan Butuh

25.025.000,00

19.305.000,00

26.

Kecamatan Bruno

2.350.000,00

250.000,00

27.

Kecamatan Gebang

2.600.000,00

0,00

28.

Kecamatan Loano

980.000,00

0,00

29.

Kelurahan Tambakrejo

7.130.000,00

1.815.000,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

301
Pemerintah Kabupaten Purworejo

SKPD

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

30.

Kelurahan Pangen Juru Tengah

7.940.000,00

1.485.000,00

31.

Kelurahan Sindurjan

1.810.000,00

0,00

32.

Kelurahan Paduroso

1.110.000,00

650.000,00

33.

Kelurahan Mranti

1.340.000,00

1.190.000,00

34.

Kelurahan Keseneng

4.155.000,00

1.340.000,00

35.

Kelurahan Baledono

6.515.000,00

885.000,00

36.

Kelurahan Boro Kulon

1.870.000,00

0,00

37.

Kelurahan Kledung Kradenan

1.980.000,00

1.650.000,00

38.

Kelurahan Katerban

910.000,00

0,00

39.

Kelurahan Semawung Kembaran

350.000,00

0,00

40.

Kelurahan Bandung

1.320.000,00

0,00

41.

Badan Pelaksana Ketahanan Pangan dan Penyuluh Pertanian

89.140.000,00

49.210.000,00

42.

Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa

73.455.000,00

60.130.000,00

43.

Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah

26.585.000,00

9.970.000,00

44.

Dinas Pertanian dan Kehutanan

160.660.000,00

93.790.000,00

45.

Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan

103.685.000,00

36.195.000,00

46.

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi

101.255.000,00

48.100.000,00

47.

Kelurahan Sucen Juru Tengah

0,00

2.220.000,00

48.

Kelurahan kutoarjo

Jumlah Belanja Honorarium PNS

0,00

1.665.000,00

7.849.594.866,00

6.230.894.666,00

c). Honorarium Non PNS


Belanja Honorarium Non PNS direalisasikan untuk
pembayaran honor instruktur, narasumber dan honor
Pegawai Tidak Tetap atau pegawai harian lepas 12
(dua belas) kali dalam tahun anggaran 2012.
Dari pagu anggaran sebesar Rp10.468.946.800,00
realisasi mencapai Rp10.093.323.094,00 atau
96,41%.
Realisasi Belanja Honorarium Non PNS di Tahun
Anggaran 2012 sebesar Rp10.093.323.094,00 dan di
Tahun Anggaran 2011 sebesar Rp8.128.479.850,00
atau mengalami kenaikan sebesar 24,17% karena
kebutuhan untuk Tenaga Ahli/ Instruktur/Narasumber
yang mendukung tercapainya sasaran kegiatan
semakin meningkat.
Adapun anggaran dan realisasi Belanja Honorarium
Non PNS di Tahun Anggaran 2012 dan Tahun
Anggaran 2011 adalah sebagai berikut :
No.

Uraian

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

1.

Honorarium Tenaga Ahli/ Instruktur/ Narasumber

1.309.110.000,00

1.232.305.000,00

747.405.300,00

2.

Honorarium Pegawai Honorer/Tidak Tetap

9.159.836.800,00

8.861.018.094,00

7.381.074.550,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

302
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Jumlah Belanja Honorarium Non PNS

10.468.946.800,00

10.093.323.094,00

8.128.479.850,00

Rincian realisasi SKPD yang melaksanakan Belanja


Honorarium Non PNS Tahun Anggaran 2012 dan
Tahun Anggaran 2011 adalah sebagai berikut :
SKPD

Realisasi 2012
(Rp)

Realisasi 2011
(Rp)

1.

Dinas Pendidikan

4.243.598.694,00

3.258.757.650,00

2.

Dinas Kesehatan

592.836.000,00

520.062.000,00

3.

Dinas Pekerjaan Umum

4.

Dinas Pengairan

5.

Badan Perencana Pembangunan Daerah

6.

Dinas Perhubungan, Informasi, Komunikasi dan Pariwisata

7.

Kantor Lingkungan Hidup

8.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

9.
10.

714.139.000,00

599.859.000,00

1.126.670.000,00

950.922.000,00

106.825.000,00

14.400.000,00

1.109.789.400,00

966.985.000,00

18.870.000,00

10.205.000,00

163.800.000,00

0,00

Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan

28.450.000,00

14.200.000,00

Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial

66.400.000,00

74.900.000,00

11.

Kantor Kesbang Politik dan Linmas

66.550.000,00

41.550.000,00

12.

Satuan Polisi Pamong Praja

10.800.000,00

23.575.000,00

13.

Sekretariat Daerah

162.850.000,00

102.050.000,00

14.

Sekretariat DPRD

9.150.000,00

9.600.000,00

69.300.000,00

78.725.000,00

15.

Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset


Daerah

16.

Inspektorat

17.

Badan Kepegawaian Daerah

13.500.000,00

22.975.000,00

412.525.000,00

168.390.000,00

18.

Kecamatan Ngombol

400.000,00

2.500.000,00

19.

Kecamatan Bagelen

7.500.000,00

5.475.000,00

20.

Kecamatan Kaligesing

4.500.000,00

5.273.500,00

21.

Kecamatan Purworejo

13.800.000,00

0,00

22.

Kecamatan Butuh

4.500.000,00

4.875.000,00

23.

Kecamatan Pituruh

9.000.000,00

9.750.000,00

24.

Kecamatan Kemiri

6.000.000,00

6.000.000,00

25.

Kecamatan Gebang

4.800.000,00

4.875.000,00

26.

Kecamatan Bener

8.100.000,00

8.475.000,00

27.

Kelurahan Kedungsari

500.000,00

0,00

15.725.000,00

252.550.000,00

672.220.000,00

581.345.000,00

9.750.000,00

9.750.000,00

158.230.000,00

193.320.700,00

28.

Badan Pelaksana Ketahanan Pangan dan Penyuluh


Pertanian

29.

Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa

30.

Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah

31.

Dinas Pertanian dan Kehutanan

32.

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi

Jumlah Belanja Honorarium Non PNS

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

262.245.000,00

187.135.000,00

10.093.323.094,00

8.128.479.850,00

303
Pemerintah Kabupaten Purworejo

SKPD

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

1.

Dinas Pendidikan

51.643.500,00

61.179.000,00

2.

Dinas Kesehatan

28.448.800,00

19.383.000,00

3.

Dinas Pekerjaan Umum

201.844.000,00

188.579.000,00

4.

Badan Perencana Pembangunan Daerah

1.008.000,00

750.000,00

5.

Dinas Perhubungan, Informasi, Komunikasi dan Pariwisata

6.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

7.

150.000,00

0,00

253.099.500,00

5.181.000,00

Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial

3.999.000,00

12.594.000,00

8.

Kantor Kesbang Politik dan Linmas

1.452.000,00

0,00

9.

Sekretariat Daerah

7.490.000,00

53.581.000,00

10.

Sekretariat DPRD

25.239.000,00

22.320.000,00

11.

Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah

12.

Inspektorat

13.

Badan Kepegawaian Daerah

14.

Kantor Perijinan dan Pelayanan Terpadu

15.
16.

103.573.000,00

93.873.000,00

7.688.000,00

10.041.000,00

24.251.500,00

0,00

608.000,00

0,00

Kecamatan Ngombol

3.024.000,00

2.688.000,00

Kecamatan Bagelen

4.704.000,00

0,00

17.

Kecamatan Purworejo

1.860.000,00

1.480.000,00

18.

Kecamatan Bruno

1.005.000,00

1.008.000,00

19.

Kelurahan Kedungsari

156.000,00

0,00

20.

Kelurahan Sindurejan

498.000,00

0,00

21.

Kelurahan Paduroso

124.250,00

0,00

22.

Kelurahan Semawung Kembaran

198.000,00

0,00

23.

Kelurahan Semawung Daleman

5.120.800,00

0,00

24.

Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa

3.368.000,00

6.611.000,00

25.

Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah

15.194.000,00

456.500,00

26.

Dinas Pertanian dan Kehutanan

0,00

11.424.000,00

27.

Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan

4.490.000,00

7.828.000,00

28.

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi

4.300.000,00

3.780.000,00

29.

Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan

0,00

5.292.000,00

30.

Kelurahan Tambakrejo

0,00

1.140.000,00

31.

Kelurahan Pangen Juru Tengah

0,00

940.000,00

32.

Kelurahan Baledono

0,00

858.000,00

33.

Kelurahan Kutoarjo

0,00

1.519.000,00

754.536.350,00

512.505.500,00

Jumlah Belanja Uang Lembur

d). Uang Lembur


Belanja
uang
lembur
direalisasikan
untuk
pembayaran lembur dalam rangka pelaksanaan
pekerjaan baik untuk tenaga PNS maupun yang Non
PNS. Dari pagu anggaran sebesar Rp855.831.800,00
realisasi mencapai Rp754.536.350,00 atau 88,16%.
Capaian penyerapan anggaran sebesar 88,16% karena
realisasi belanja menyesuaikan kebutuhan riil untuk
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

304
Pemerintah Kabupaten Purworejo

lembur SKPD
Realisasi Uang Lembur di Tahun Anggaran 2012
sebesar Rp754.536.350,00 dan di Tahun Anggaran
2011 sebesar Rp512.505.500,00 atau mengalami
kenaikan sebesar 47,23% karena meningkatnya
mobilitas pekerjaan yang harus diselesaikan dengan
lembur, antara lain program e-KTP, pengelolaan
keuangan dan lainnya.
Adapun anggaran dan realisasi Belanja Hang Lembur
di Tahun Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran 2011
adalah sebagai berikut :
Uraian

No.

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

1.

Uang Lembur PNS

739.049.000,00

668.026.050,00

454.236.500,00

2.

Uang Lembur Non PNS

116.782.800,00

86.510.300,00

58.269.000,00

Total Belanja Uang Lembur

855.831.800,00

754.536.350,00

512.505.500,00

Adapun rincian SKPD yang melaksanakan Belanja


untuk Uang Lembur di Tahun Anggaran 2012 dan
Tahun Anggaran 2011adalah sebagai berikut :
SKPD

Realisasi 2012
(Rp)

1.

Dinas Pendidikan

2.

Dinas Kesehatan

3.

Dinas Pekerjaan Umum

4.

Badan Perencana Pembangunan Daerah

5.

Dinas Perhubungan, Informasi, Komunikasi dan Pariwisata

6.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

7.
8.
9.
10.
11.

Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah

12.

Inspektorat

13.

Badan Kepegawaian Daerah

14.

Kantor Perijinan dan Pelayanan Terpadu

15.
16.

51.643.500,00

Realisasi 2011
(Rp)
61.179.000,00

28.448.800,00

19.383.000,00

201.844.000,00

188.579.000,00

1.008.000,00

750.000,00

150.000,00

0,00

253.099.500,00

5.181.000,00

Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial

3.999.000,00

12.594.000,00

Kantor Kesbang Politik dan Linmas

1.452.000,00

0,00

Sekretariat Daerah

7.490.000,00

53.581.000,00

Sekretariat DPRD

25.239.000,00

22.320.000,00

103.573.000,00

93.873.000,00

7.688.000,00

10.041.000,00

24.251.500,00

0,00

608.000,00

0,00

Kecamatan Ngombol

3.024.000,00

2.688.000,00

Kecamatan Bagelen

4.704.000,00

0,00

17.

Kecamatan Purworejo

1.860.000,00

1.480.000,00

18.

Kecamatan Bruno

1.005.000,00

1.008.000,00

19.

Kelurahan Kedungsari

156.000,00

0,00

20.

Kelurahan Sindurejan

498.000,00

0,00

21.

Kelurahan Paduroso

124.250,00

0,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

305
Pemerintah Kabupaten Purworejo

SKPD
22.

Kelurahan Semawung Kembaran

23.

Kelurahan Semawung Daleman

24.
25.
26.

Dinas Pertanian dan Kehutanan

27.
28.
29.
30.

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

198.000,00

0,00

5.120.800,00

0,00

Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa

3.368.000,00

6.611.000,00

Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah

15.194.000,00

456.500,00

0,00

11.424.000,00

Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan

4.490.000,00

7.828.000,00

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi

4.300.000,00

3.780.000,00

Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan

0,00

5.292.000,00

Kelurahan Tambakrejo

0,00

1.140.000,00

31.

Kelurahan Pangen Juru Tengah

0,00

940.000,00

32.

Kelurahan Baledono

0,00

858.000,00

33.

Kelurahan Kutoarjo

0,00

1.519.000,00

754.536.350,00

512.505.500,00

Jumlah Belanja Uang Lembur

e). Uang Saku, Uang Piket, Uang Transpot


Belanja uang saku, uang piket, uang transpot direalisasikan
untuk pegawai yang melaksanakan penjagaan, piket/jaga.
Dari pagu anggaran sebesar Rp702.385.000,00 realisasi
mencapai Rp675.150.000,00 atau 96,12%.
Realisasi Belanja uang saku, uang piket, uang transpot di
Tahun Anggaran 2012 sebesar Rp675.150.000,00 dan di
Tahun Anggaran 2011 sebesar Rp244.130.000,00 atau
mengalami kenaikan sebesar 176,55%,
karena
meningkatnya petugas/peserta yang memerlukan uang saku,
uang piket dan transpot dalam berbagai kegiatan. Khusus
untuk Dinas Pendidikan, peningkatan terdapat pada
kegiatan L.BEC yang di tahun 2012 lebih banyak
melibatkan banyak peserta. Sedangkan untuk Badan
Kepegawaian Daerah karena untuk uang saku peserta
Diklat fungsional, Diklat Pim II, III dan IV serta uang saku
Pendamping OL pada Diklat Pim IV dan belanja dimaksud
baru dilaksanakan di Tahun Anggaran 2012.
Adapun anggaran dan realisasi Belanja uang saku, uang
piket, uang transpot di Tahun Anggaran 2012 dan Tahun
Anggaran 2011 adalah sebagai berikut :
Uraian

No.

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

1.

Uang Saku

508.005.000,00

486.670.000,00

51.750.000,00

2.

Uang Piket

56.470.000,00

51.570.000,00

0,00

3.

Uang Transpot

137.910.000,00

136.910.000,00

192.380.000,00

702.385.000,00

675.150.000,00

244.130.000,00

Jumlah Belanja Uang Saku, Uang Transpot

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

306
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Adapun rincian SKPD yang melaksanakan Belanja


untuk uang saku, uang piket dan uang transpot di
Tahun Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran 2011
adalah sebagai berikut :
Realisasi 2012

SKPD

(Rp)

Realisasi 2011
(Rp)

1.

Dinas Pendidikan

2.

Kantor Kesbang Politik dan Linmas

3.

Badan Kepegawaian Daerah

4.

Kecamatan Bruno

5.

Kecamatan Gebang

540.000,00

0,00

6.

Kelurahan Kledung Kradenan

3.005.000,00

2.440.000,00

7.

Badan Pelaksana Ketahanan Pangan dan Penyuluh Pertanian

4.250.000,00

0,00

8.

Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah

2.900.000,00

13.950.000,00

9.

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi

49.725.000,00

53.675.000,00

10.

Dinas Perhubungan, Informasi, Komunikasi dan Pariwisata

0,00

200.000,00

11.

Sekretariat Daerah

0,00

38.400.000,00

12.

Inspektorat

0,00

3.500.000,00

13.

Kecamatan Butuh

0,00

1.050.000,00

14.

Kelurahan Pangenrejo

0,00

675.000,00

15.

Kelurahan Cangkrep Lor

0,00

330.000,00

16.

Kelurahan Kutoarjo

0,00

820.000,00

17.

Kelurahan Katerban

0,00

300.000,00

18.

Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan

0,00

2.180.000,00

675.150.000,00

244.130.000,00

Jumlah Belanja Uang Saku, Uang Piket, Uang Transpot

f).

373.230.000,00

126.160.000,00

33.650.000,00

0,00

205.510.000,00

0,00

2.340.000,00

450.000,00

Uang Yang Akan Diserahkan Kepada Pihak


Ketiga/Masyarakat
Belanja uang yang akan diserahkan kepada pihak
ketiga/masyarakat direalisasikan untuk hadiah PBB,
hadiah lomba/kejuaraan kesenian, olah raga maupun
prestasi yang lain tingkat Nasional, tingkat Provinsi
Jawa Tengah maupun tingkat Kabupaten. Dari pagu
anggaran sebesar Rp562.565.000,00 realisasi
mencapai Rp562.565.000,00 atau 100,00%.
Pada Tahun Anggaran 2011 tidak terdapat Belanja
uang yang akan diserahkan kepada pihak
ketiga/masyarakat.
Adapun rincian SKPD yang melaksanakan belanja
uang yang akan diserahkan kepada pihak
ketiga/masyarakat di Tahun Anggaran 2012 adalah :

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

307
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Jumlah

SKPD

(Rp)

1.

Badan Perencana Pembangunan Daerah

10.000.000,00

2.

Dinas Perhubungan, Informasi, Komunikasi dan Pariwisata

3.

Sekretariat Daerah

4.

Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah

5.

Kecamatan Gebang

6.

Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa

5.000.000,00
72.500.000,00
470.815.000,00
2.000.000,00
2.250.000,00

Jumlah Belanja Uang Yang Akan diserahkan Kepada Pihak Ketiga/Masyarakat

5.2.2.1.b

562.565.000,00

Belanja Barang Dan Jasa


Realisasi
belanja
barang
dan
jasa
sebesar
Rp102.812.240.538,00 atau mencapai 93,94% dari anggaran
sebesar
Rp109.445.379.062,00
karena
dalam
perencanaannya sudah diarahkan adanya efisiensi dan
efektifitas belanja barang yang tidak produktip dan tidak
prioritas.
Realisasi Belanja uang saku, uang piket, uang transpot di
Tahun Anggaran 2012 sebesar Rp102.812.240.538,00 dan di
Tahun Anggaran 2011 sebesar Rp125.687.350.691,00 atau
mengalami penurunan sebesar 18,20% karena secara
signifikan pada Tahun Anggaran 2011 terdapat Belanja
Barang dan Jasa untuk kegiatan Bantuan Operasional
Sekolah yang dibelanjakan melalui pos ini dan di Tahun
Anggaran 2012 tidak ada. Selain itu juga terdapat belanja
yang mengalami kenaikan dan penurunan.
Adapun anggaran dan realisasi Belanja Barang dan Jasa di
Tahun Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran 2011 adalah
sebagai berikut :

Uraian

No.

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

a).

Belanja Barang dan Jasa

29.945.576.310,00

29.197.752.687,00

54.725.532.248,00

b).

Belanja Bahan Pakai Habis Kantor

6.176.146.618,00

5.922.220.936,00

5.734.912.010,00

c).

Belanja Bahan/Material

5.437.091.791,00

5.317.580.616,00

12.157.196.117,00

d).

Belanja Jasa Kantor

6.691.341.860,00

5.612.875.232,00

6.060.832.786,00

e).

Belanja Premi Asuransi

178.460.000,00

175.520.000,00

151.704.000,00

f).

Belanja Perawatan Kendaraan bermotor

2.391.658.964,00

2.213.862.084,00

2.004.768.570,00

g).

Belanja Cetak dan Penggandaan

4.411.638.492,00

4.196.751.223,00

3.889.660.809,00

h).

Belanja Sewa Rumah / Gedung / Gudang/ Parkir

664.594.400,00

617.986.831,00

697.226.669,00

i).

Belanja Sewa Sarana Mobilitas

440.612.900,00

380.073.200,00

301.415.000,00

j).

Belanja sewa Perlengkapan dan Peralatan Kantor

k).

Belanja Makanan dan Minuman

l).

Belanja Pakaian Dinas dan Atributnya

424.930.100,00

406.865.709,00

217.284.500,00

7.431.006.740,00

6.702.456.300,00

5.577.315.789,00

182.205.600,00

171.813.000,00

177.537.900,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

308
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Uraian

No.
m).

Belanja Pakaian Kerja

n).

Belanja Pakaian Khusus dan Hari-hari tertentu

o).

Belanja Perjalanan Dinas

p).

Belanja Perawatan Peralatan Kerja

q).
r).

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

109.138.400,00

107.123.500,00

138.137.400,00

37.552.800,00

37.502.800,00

10.735.000,00

22.679.355.800,00

20.621.822.761,00

15.477.616.540,00

1.075.388.562,00

1.024.400.603,00

992.667.743,00

Belanja Jasa Pihak Ketiga

7.313.096.544,00

6.612.372.610,00

6.728.067.849,00

Belanja Pemeliharaan Bangunan

3.107.334.641,00

2.968.641.706,00

2.221.324.631,00

s).

Belanja Perawatan Jalan, Irigasi dan Jaringan

9.366.985.940,00

9.206.782.640,00

7.494.242.300,00

t).

Belanja Peningkatan Jalan dan Jembatan

406.000.000,00

394.551.000,00

383.150.825,00

9.075.000,00

9.075.000,00

0,00

10.891.600,00

10.841.600,00

0,00

u).

Belanja Barang dan Jasa Pendukung Pembelajaran


Sekolah

v).

Belanja Perawatan Barang Kepustakaan

w).

Belanja Kontribusi

x).
y).
z).

3.000.000,00

0,00

0,00

579.796.000,00

530.868.500,00

0,00

372.500.000,00

372.500.000,00

0,00

0,00

0,00

109.445.379.062,00

102.812.240.538,00

Belanja Kursus, Pelatihan, Sosialisasi dan Bimbingan


Teknis PNS
Belanja Beasiswa Pendidikan PNS
Belanja Barang Yang Akan Diserahkan Kepada
Masyarakat

Total Belanja Barang dan Jasa

546.022.005,00
125.687.350.691,00

Adapun rincian SKPD yang melaksanakan Belanja Barang


dan Jasa di Tahun Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran
2011 adalah sebagai berikut :
SKPD

Realisasi 2012
(Rp)

(Rp)

1.

Dinas Pendidikan

2.

Dinas Kesehatan

6.498.397.088,00

7.296.844.620,00

3.

Rumah Sakit Umum Daerah

28.500.586.181,00

25.204.017.374,00

4.

Dinas Pekerjaan Umum

15.835.684.273,00

9.218.096.014,00

5.

Dinas Pengairan

874.960.773,00

1.043.302.517,00

6.

Badan Perencana Pembangunan Daerah

2.648.205.936,00

1.689.731.973,00

7.

Dinas Perhubungan, Informasi, Komunikasi dan Pariwisata

1.316.861.867,00

1.190.575.482,00

8.

Kantor Lingkungan Hidup

509.867.908,00

685.493.151,00

9.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

1.382.477.585,00

989.135.604,00

10.

Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan

774.522.310,00

589.459.496,00

11.

Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial

1.266.864.845,00

949.570.009,00

12.

Kantor Kesbang Politik dan Linmas

457.901.034,00

509.159.957,00

13.

Satuan Polisi Pamong Praja

301.134.069,00

281.944.819,00

14.

Sekretariat Daerah

6.873.326.221,00

6.388.898.020,00

15.

Sekretariat DPRD

8.106.145.877,00

5.258.139.651,00

16.

Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah

3.178.719.504,00

3.282.924.446,00

17.

Inspektorat

1.430.089.823,00

1.197.842.713,00

18.

Badan Kepegawaian Daerah

2.257.891.613,00

1.278.695.960,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

9.375.614.604,00

Realisasi 2011

38.469.533.949,00

309
Pemerintah Kabupaten Purworejo

SKPD

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

19.

Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu

242.545.758,00

142.793.037,00

20.

Kecamatan Grabag

185.489.292,00

132.538.099,00

21.

Kecamatan Ngombol

193.385.996,00

133.633.087,00

22.

Kecamatan Purwodadi

172.304.453,00

129.750.515,00

23.

Kecamatan Bagelen

145.087.489,00

103.893.627,00

24.

Kecamatan Kaligesing

165.389.250,00

110.492.174,00

25.

Kecamatan Purworejo

149.914.593,00

115.202.826,00

26.

Kecamatan Banyuurip

172.813.260,00

111.437.253,00

27.

Kecamatan Bayan

158.364.188,00

110.099.327,00

28.

Kecamatan Kutoarjo

187.876.625,00

126.787.479,00

29.

Kecamatan Butuh

163.243.985,00

106.222.633,00

30.

Kecamatan Pituruh

178.084.990,00

133.769.694,00

31.

Kecamatan Kemiri

173.131.430,00

131.888.734,00

32.

Kecamatan Bruno

163.802.705,00

135.230.756,00

33.

Kecamatan Gebang

176.328.122,00

107.100.500,00

34.

Kecamatan Loano

172.771.734,00

110.005.264,00

35.

Kecamatan Bener

163.746.241,00

133.003.732,00

36.

Kelurahan Purworejo

61.100.349,00

41.246.815,00

37.

Kelurahan Pangenrejo

47.358.814,00

28.147.570,00

38.

Kelurahan Kedungsari

39.857.880,00

26.499.577,00

39.

Kelurahan Cangkrep Kidul

42.253.879,00

29.194.430,00

40.

Kelurahan Cangkrep Lor

43.751.288,00

29.420.091,00

41.

Kelurahan Tambakrejo

41.616.580,00

31.521.831,00

42.

Kelurahan Pangen Juru Tengah

38.995.555,00

34.449.891,00

43.

Kelurahan Doplang

43.258.135,00

24.878.205,00

44.

Kelurahan Sindurjan

48.659.776,00

33.787.938,00

45.

Kelurahan Paduroso

34.563.435,00

23.946.000,00

46.

Kelurahan Mranti

39.781.729,00

23.263.760,00

47.

Kelurahan Mudal

36.282.319,00

24.982.780,00

48.

Kelurahan Keseneng

37.329.193,00

23.382.908,00

49.

Kelurahan Baledono

49.771.215,00

38.341.190,00

50.

Kelurahan Boro Kulon

47.684.309,00

27.607.466,00

51.

Kelurahan Kledung Kradenan

44.124.200,00

29.620.651,00

52.

Kelurahan Kledung Karang Dalem

43.181.320,00

24.285.979,00

53.

Kelurahan Sucen Juru Tengah

41.570.489,00

33.147.569,00

54.

Kelurahan Kutoarjo

57.736.842,00

35.936.119,00

55.

Kelurahan Katerban

42.794.026,00

27.369.088,00

56.

Kelurahan Bayem

40.176.096,00

24.955.115,00

57.

Kelurahan Semawung Kembaran

38.281.431,00

24.471.036,00

58.

Kelurahan Semawung Daleman

39.476.131,00

26.111.955,00

59.

Kelurahan Bandung

43.589.183,00

25.258.104,00

60.

Kelurahan Lugosobo

39.971.156,00

25.186.224,00

61.

Badan Pelaksana Ketahanan Pangan dan Penyuluh Pertanian

548.439.448,00

1.716.739.333,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

310
Pemerintah Kabupaten Purworejo

SKPD
62.

Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa

64.

Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah

65.

Dinas Pertanian dan Kehutanan

66.

Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan

67.

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

1.588.794.359,00

Jumlah Belanja Barang dan Jasa

1.884.742.610,00

302.635.899,00

193.736.570,00

1.284.696.183,00

8.329.913.076,00

736.221.530,00

2.905.778.544,00

2.714.756.167,00

2.342.213.774,00

102.812.240.538,00

125.687.350.691,00

Realisasi masing-masing akun Belanja Barang dan Jasa


untuk Belanja Langsung dapat dijelaskan sebagai berikut :
a. Belanja Barang dan Jasa
Pos Belanja Barang dan Jasa ini dialokasikan untuk
belanja operasional Barang dan Jasa pada Badan
Layanan Umum Daerah (BLUD) Rumah Sakit Umum
Daerah Saras Husada dan Badan Layanan Umum
Daerah (BLUD) yang dikelola oleh UKPDB P2KSM
Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Perdesaan.
Dari anggaran sebesar Rp29.945.576.310,00 realisasi
mencapai Rp29.197.752.687,00 atau sebesar 97,50%.
Realisasi Belanja Barang dan Jasa di Tahun Anggaran
2012 sebesar Rp29.197.752.687,00 dan di Tahun
Anggaran 2011 sebesar Rp54.725.532.248,00 atau
mengalami penurunan sebesar 46,65% karena secara
signifikan pada Tahun Anggaran 2011 terdapat Belanja
Barang dan Jasa untuk kegiatan Bantuan Operasional
Sekolah yang dibelanjakan melalui pos ini dan di Tahun
Anggaran 2012 tidak ada.
Adapun anggaran dan realisasi Belanja Barang dan Jasa
di Tahun Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran 2011
adalah sebagai berikut :
No.

SKPD

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

1.

Rumah Sakit Umum Daerah Saras Husada

29.241.286.310,00

28.500.586.181,00

25.204.017.374,00

2.

Unit Kerja Pengelola Dana Bergulir P2KSM

704.290.000,00

697.166.506,00

428.035.122,00

3.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

0,00

0,00

29.093.479.752,00

29.945.576.310,00

29.197.752.687,00

54.725.532.248,00

Jumlah Belanja Barang dan Jasa Rekening BLUD

Rincian lebih lanjut atas Belanja Barang dan Jasa dapat


diuraikan sebagai berikut :
1). Badan Layanan Umum Daerah Rumah Sakit
Umum Daerah Saras Husada
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

311
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Dari anggaran Belanja Barang dan Jasa sebesar


Rp29.241.286.310,00 realisasi mencapai 97,47%
atau sebesar Rp28.500.586.181,00.
Realisasi Belanja Barang dan Jasa oleh Badan
Layanan Umum Daerah Rumah Sakit Umum
Daerah Saras Husada di Tahun Anggaran 2012
sebesar Rp28.500.586.181,00 dan di Tahun
Anggaran 2011 sebesar Rp25.204.017.374,00 atau
mengalami kenaikan sebesar 13,08% karena selaras
dengan peningkatan pelayanan.
Kenaikan belanja karena adanya kenaikan belanja
telepon, air, listrik, alat elektronik sebesar 11,67%,
belanja makan minum pasien sebesar 27,03%,
belanja bahan obat-obatan sebesar 13,56%, belanja
cetak dan penggandaan sebesar 6,53%, perjalanan
dinas luar daerah sebesar 23,51%, belanja jasa
servis sebesar 205,81%, belanja pakaian kerja
sebesar 58,10% dan jasa pihak ketiga sebesar
21,38%.
Adapun anggaran dan realisasi Belanja Barang dan
Jasa Badan Layanan Umum Daerah Rumah Sakit
Umum Daerah Saras Husada di Tahun Anggaran
2012 dan Tahun Anggaran 2011 adalah sebagai
berikut :
Uraian

No.

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

1.

Belanja Telepon, Air, Listrik, Alat Elektronik

904.460.800,00

869.770.629,00

778.854.640,00

2.

Belanja Tabung Pemadam Kebakaran, Gas Dan

254.913.500,00

225.268.600,00

245.729.490,00

Bahan Bakar
3.

Belanja Materai, Perangko Dan Surat

4.

Belanja Surat Kabar Dan Majalah

5.

Belanja Makan Minum Harian Pegawai Dan Tamu

6.

Makan Minum Kegiatan

7.

Belanja Makan Minum Pasien

8.

Belanja Peralatan Kerja

9.

Belanja Alat Tulis Kantor

10.

Belanja Bahan Obat - Obatan

11.

Belanja Cetak Dan Penggandaan

12.

Belanja Pemeliharaan Gedung / Bangunan

13.

Belanja

36.180.000,00

Pemeliharaan / Perawatan Peralatan

7.300.000,00

7.106.482,00

7.297.700,00

10.080.000,00

4.654.000,00

5.280.000,00

460.775.000,00

459.003.445,00

507.758.420,00

64.314.000,00

53.099.700,00

0,00

1.850.931.500,00

1.850.909.190,00

1.457.095.990,00

5.801.700,00

4.856.400,00

687.471.130,00

309.258.910,00

261.053.435,00

237.729.290,00

20.832.957.600,00

20.829.693.962,00

18.342.228.750,00

669.335.950,00

571.981.076,00

536.938.895,00

464.000.000,00

458.310.783,00

466.878.523,00

146.329.300,00

145.898.500,00

545.527.521,00

31.405.000,00

0,00

Komputer
14.

Pelatihan, Seminar, Kursus Ekstern

15.

Dekorasi

16.

Belanja Transportasi Dan Akomodasi

17.

Belanja Perjalanan Dinas Dalam Daerah

1.200.000,00

318.500,00

0,00

23.960.650,00

5.746.100,00

21.905.000,00

3.140.000,00

1.305.000,00

2.715.000,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

312
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Uraian

No.
18.

Belanja Perjalanan Dinas Luar Daerah

19.

Belanja Jasa Servis

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

262.300.000,00

225.533.977,00

182.603.050,00

57.686.700,00

57.537.050,00

18.814.750,00

20

Belanja Kebersihan Dan Bahan Pembersih

614.894.350,00

590.258.610,00

0,00

21.

Belanja Perlengkapan Kesehatan

121.330.750,00

87.724.550,00

109.503.500,00

22.

Belanja Pakaian Kerja

86.850.000,00

85.265.000,00

53.931.000,00

23.

Belanja Penguburan Pasien Tidak Di Kenal

6.000.000,00

2.000.000,00

3.500.000,00

24.

Belanja Jasa Pihak Ketiga

1.085.330.000,00

893.020.500,00

735.731.500,00

25.

Belanja Linen Gerabah

239.646.300,00

228.927.050,00

256.523.225,00

26.

Belanja Pajak dan Belanja STNK

21.158.300,00

20.164.407,00

0,00

27.

Belanja Jasa Konsultansi, Pendampingan BLUD

304.760.000,00

209.227.100,00

0,00

28.

Belanja Perawatan Alat Rumah Tangga, Alat Berat,

396.391.000,00

320.547.135,00

0,00

29.241.286.310,00

28.500.586.181,00

25.204.017.374,00

Perawatan
Total Belanja Barang dan Jasa RSUD Saras Husada

2). Badan Layanan Umum Daerah P2KSM


Dari anggaran Belanja Barang dan Jasa sebesar
Rp704.290.000,00 realisasi mencapai 98,99%
atau sebesar Rp697.166.506,00.
Realisasi Belanja Barang dan Jasa oleh Badan
Layanan Umum Daerah P2KSM di Tahun
Anggaran 2012 sebesar Rp697.166.506,00 dan di
Tahun Anggaran 2011 sebesar Rp428.035.122,00
atau mengalami kenaikan sebesar 62,88% karena
peningkatan operasional Badan Layanan Umum
Daerah P2KSM.
Kenaikan belanja secara akumulasi disebabkan
oleh kenaikan sebagian besar belanja maupun
adanya pos belanja baru di tahun 2012 serta
adanya penurunan pada 3 (tiga) pos belanja
meliputi belanja langganan sambungan air
minum
dengan penurunan sebesar 73,58%,
belanja cetak blanko dan kalender sebesar 4,04%
serta belanja pajak bunga dan rekening tabungan
sebesar 5,63%.
Adapun anggaran dan realisasi Belanja Barang
dan Jasa Badan Layanan Umum Daerah P2KSM
di Tahun Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran
2011 adalah sebagai berikut :
No.

Uraian

1.

Honorarium & Tunjangan Tetap Pegawai

2.

Honorarium Pejabat Pengadaan Barang/Jasa

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

421.000.000,00

421.000.000,00

172.620.000,00

1.000.000,00

1.000.000,00

0,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

313
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Uraian

No.

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

3.

Uang Sidang Panitia Penerima Hasil Pekerjaan

2.625.000,00

2.625.000,00

4.

Uang Lembur Pegawai

2.478.000,00

5.

Belanja Alat Tulis Kantor

6.

Belanja Materai

7.

0,00

2.475.000,00

0,00

34.961.085,00

34.536.268,00

32.340.100,00

960.000,00

960.000,00

720.000,00

Listrik

3.250.000,00

3.250.000,00

2.014.200,00

8.

Telepon speedy

4.249.235,00

4.074.470,00

2.650.275,00

9.

PDAM

355.000,00

351.015,00

1.328.585,00

10.

Langganan Harian Suara Merdeka

840.000,00

840.000,00

840.000,00

3.398.800,00

0,00

1.725.000,00

1.725.000,00

0,00

600.000,00

600.000,00

0,00

28.535.000,00

14.203.000,00

22.650.000,00

22.350.000,00

23.290.000,00

2.221.800,00

2.221.800,00

1.936.350,00

11.

Belanja bahan dan peralatan kebersihan


kantor

12.

Belanja perawatan gedung kantor

13.

Belanja perawatan AC kantor

14.

Belanja pajak, operasional dan perawatan


kendaraan bermotor

3.400.000,00

28.785.000,00

15.

Cetak blangko-blangko dan kalender 2013

16.

Belanja Foto copy

17.

Belanja makanan dan minuman harian / rapat

28.565.000,00

28.430.500,00

24.945.750,00

18.

Belanja perjalanan dinas dalam daerah

17.700.000,00

16.820.000,00

13.175.000,00

19.

Belanja perjalanan dinas luar daerah

10.050.000,00

8.184.500,00

0,00

20

Belanja Perawatan Komputer dan Printer

13.300.000,00

13.290.000,00

9.900.000,00

21.

Premi asuransi kesehatan pegawai

29.444.800,00

29.417.800,00

28.275.000,00

22.

Jasa layanan verifikasi kelayakan proposal

58.200.000,00

55.900.000,00

0,00

23.

Jasa layanan penanganan pinjaman


bermasalah

13.200.000,00

12.600.000,00

12.000.000,00

24.

Belanja pajak atas bunga rekening tabungan

2.395.080,00

2.271.353,00

2.406.862,00

25.

Biaya administrasi bank

335.000,00

310.000,00

310.000,00

26.

Jasa Layanan verifikasi proposal

0,00

0,00

56.850.000,00

27.

Belanja bahan pakaian seragam pegawai

0,00

0,00

13.725.000,00

28.

Belanja perlengkapan kantor

14.505.000,00

Total Belanja Barang dan Jasa BLUD P2KSM

704.290.000,00

697.166.506,00

428.035.122,00

b). Belanja Bahan Pakai Habis


Realisasi belanja bahan pakai habis sebesar
Rp5.922.220.936,00 atau hanya mencapai 95,89% dari
anggaran sebesar Rp6.176.146.618,00.
Realisasi Belanja bahan habis pakai di Tahun Anggaran
2012 sebesar Rp5.922.220.936,00 dan di Tahun
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

314
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Anggaran 2011 sebesar Rp5.734.912.010,00 atau


mengalami
kenaikan
sebesar
3,27%
karena
meningkatnya operasional SKPD.
Kenaikan belanja disebabkan oleh pos belanja
Dokumen/Administrasi Tender sebesar 508,15%,
belanja alat listrik dan elektronik sebesar 14,66%,
belanja Perlengkapan Kesehatan sebesar 190.053, 15%
serta belanja alat peraga sebesar 1.034,04%. Adapun pos
belanja yang lain mengalami penurunan berkisar 2,99%
sampai 89,43%.
Adapun anggaran dan realisasi Belanja bahan habis
pakai di Tahun Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran
2011 adalah sebagai berikut :
Uraian

No.

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

1).

Belanja Alat Tulis Kantor

2)

Belanja Dokumen/Administrasi Tender

34.133.500,00

30.845.500,00

5.072.000,00

3).

Belanja Alat Listrik dan elektronik

490.162.745,00

485.150.934,00

423.109.504,00

Belanja Perangko, meterai dan benda pos lainnya

128.154.140,00

121.626.140,00

135.678.411,00

Belanja Peralatan Kebersihan dan bahan

484.102.683,00

460.390.932,00

280.077.500,00

237.246.025,00

333.181.500,00

15.168.000,00

15.132.000,00

84.580.740,00

4).
5).

3.829.354.001,00

3.680.408.844,00

Pembersih

3.793.745.852,00

570.132.853,00

6).

Belanja Bahan bakar Minyak/Gas

7).

Belanja Pengisian Tabung Gas

8).

Belanja Bahan dan Kelengkapan Pelatihan

251.006.049,00

249.175.911,00

338.838.150,00

9).

Belanja Perlengkapan Kesehatan

211.271.000,00

190.053.150,00

100.000,00

10).

Belanja Bahan Peraga

452.689.000,00

452.163.500,00

43.728.000,00

11).

Belanja CD dan DVD

28.000,00

28.000,00

265.000,00

12).

Belanja Pengisian Tabung Pemadam Kebakaran

0,00

0,00

6.480.000,00

6.176.146.618,00

5.922.220.936,00

5.734.912.010,00

Total Belanja Barang Pakai Habis

Adapun rincian SKPD yang melaksanakan belanja


barang pakai habis di Tahun Anggaran 2012 dan Tahun
Anggaran 2011 adalah sebagai berikut :
SKPD

Realisasi 2012
(Rp)

Realisasi 2011
(Rp)

1.

Dinas Pendidikan

2.705.462.731,00

2.595.189.074,00

2.

Dinas Kesehatan

535.898.006,00

433.484.046,00

3.

Dinas Pekerjaan Umum

463.421.500,00

380.496.150,00

4.

Dinas Pengairan

55.493.441,00

64.650.200,00

5.

Badan Perencana Pembangunan Daerah

49.837.977,00

46.655.600,00

6.

Dinas Perhubungan, Informasi, Komunikasi dan Pariwisata

84.973.263,00

57.777.050,00

7.

Kantor Lingkungan Hidup

45.705.411,00

17.948.450,00

8.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

83.260.728,00

60.869.985,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

315
Pemerintah Kabupaten Purworejo

SKPD

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

9.

Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan

131.194.743,00

57.791.320,00

10.

Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial

201.635.681,00

146.970.645,00

11.

Kantor Kesbang Politik dan Linmas

16.021.805,00

20.690.075,00

12.

Satuan Polisi Pamong Praja

19.958.267,00

21.252.000,00

13.

Sekretariat Daerah

368.454.612,00

468.729.697,00

14.

Sekretariat DPRD

45.656.455,00

119.527.105,00

15.

Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah

255.497.563,00

279.484.825,00

16.

Inspektorat

17.

Badan Kepegawaian Daerah

18.
19.
20.

Kecamatan Ngombol

8.624.000,00

8.320.650,00

21.

Kecamatan Purwodadi

10.947.592,00

10.279.000,00

22.

Kecamatan Bagelen

12.524.150,00

9.615.050,00

23.

Kecamatan Kaligesing

11.696.100,00

10.822.600,00

24.

Kecamatan Purworejo

11.554.650,00

8.821.150,00

25.

Kecamatan Banyuurip

14.921.140,00

8.743.350,00

26.

Kecamatan Bayan

16.791.890,00

12.744.000,00

27.

Kecamatan Kutoarjo

20.499.750,00

16.826.500,00

28.

Kecamatan Butuh

9.635.597,00

7.864.900,00

29.

Kecamatan Pituruh

11.718.000,00

10.584.550,00

30.

Kecamatan Kemiri

8.954.200,00

7.863.400,00

31.

Kecamatan Bruno

16.877.646,00

11.231.000,00

32.

Kecamatan Gebang

8.919.000,00

6.085.000,00

33.

Kecamatan Loano

9.867.650,00

8.642.200,00

34.

Kecamatan Bener

35.

Kelurahan Purworejo

36.
37.
38.

Kelurahan Cangkrep Kidul

39.

Kelurahan Cangkrep Lor

40.

Kelurahan Tambakrejo

13.719.500,00

7.815.500,00

41.

Kelurahan Pangen Juru Tengah

9.103.900,00

10.183.500,00

42.

Kelurahan Doplang

11.337.500,00

3.916.000,00

43.

Kelurahan Sindurjan

9.585.000,00

5.574.650,00

44.

Kelurahan Paduroso

5.134.325,00

6.841.000,00

45.

Kelurahan Mranti

10.319.050,00

4.166.100,00

46.

Kelurahan Mudal

6.715.663,00

6.828.000,00

47.

Kelurahan Keseneng

5.349.700,00

5.646.000,00

48.

Kelurahan Baledono

8.715.200,00

6.620.500,00

49.

Kelurahan Boro Kulon

6.635.600,00

5.160.150,00

50.

Kelurahan Kledung Kradenan

9.003.430,00

8.485.500,00

51.

Kelurahan Kledung Karang Dalem

3.486.000,00

3.293.000,00

35.762.150,00

33.323.300,00

128.182.895,00

117.884.463,00

Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu

14.949.375,00

17.651.870,00

Kecamatan Grabag

17.510.400,00

11.863.500,00

8.003.000,00

11.413.900,00

13.042.500,00

7.711.500,00

Kelurahan Pangenrejo

6.834.848,00

3.985.000,00

Kelurahan Kedungsari

10.067.475,00

4.286.000,00

7.230.200,00

4.235.750,00

13.176.160,00

5.543.500,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

316
Pemerintah Kabupaten Purworejo

SKPD

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

52.

Kelurahan Sucen Juru Tengah

11.160.500,00

8.845.100,00

53.

Kelurahan Kutoarjo

4.754.600,00

8.515.800,00

54.

Kelurahan Katerban

8.707.880,00

4.221.000,00

55.

Kelurahan Bayem

6.450.641,00

5.724.500,00

56.

Kelurahan Semawung Kembaran

4.539.800,00

3.360.750,00

57.

Kelurahan Semawung Daleman

3.750.130,00

4.130.050,00

58.

Kelurahan Bandung

6.381.650,00

5.270.500,00

59.

Kelurahan Lugosobo

12.862.110,00

2.679.750,00

60.

Badan Pelaksana Ketahanan Pangan dan Penyuluh Pertanian

41.654.337,00

65.805.250,00

61.

Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa

31.464.960,00

34.227.060,00

62.

Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah

39.054.350,00

18.749.500,00

64.

Dinas Pertanian dan Kehutanan

52.425.850,00

64.080.195,00

65.

Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan

41.535.745,00

30.259.400,00

66.

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi

67.610.964,00

276.654.900,00

5.922.220.936,00

5.734.912.010,00

Jumlah Belanja Barang Pakai Habis

c). Belanja Bahan/Material


Realisasi
belanja
bahan/material
sebesar
Rp5.317.580.616,00 atau hanya mencapai 97,80% dari
anggaran sebesar Rp5.437.091.791,00.
Realisasi Belanja bahan/material di Tahun Anggaran
2012 sebesar Rp5.317.580.616,00 dan di Tahun
Anggaran 2011 sebesar Rp12.157.196.117,00 atau
mengalami penurunan sebesar 56,26% karena untuk
Tahun Anggaran 2011 di Dinas Pertanian dan
Kehutanan dan Dinas Kelautan, Perikanan dan
Peternakan pengadaan belanja yang akan dihibahkan
kepada masayarakat/pihak ketiga dialokasikan melalui
Belanja bahan/material sedangkan di Tahun Anggaran
2012 melalui belanja hibah.
Kenaikan belanja secara akumulasi karena adanya
kenaikan, penurunan maupun penambahan dan
pengurangan pos belanja. Penurunan belanja disebabkan
oleh adanya 2 (dua) pos belanja yang di Tahun
Anggaran 2011 terdapat belanja namun di Tahun
Anggaran 2012 tidak terdapat belanja dimaksud, yaitu
belanja Pengadaan Alat Mesin Pertanian dan belanja
Belanja Pengeboran sumur dan Peralatannya, sebagian
besar pos belanja mengalami penurunan berkisar antara
24,2% yaitu belanja bahan obat-obatan sampai 99,68%
yaitu belanja bibit ternak. Sedangkan yang mengalami
kenaikan adalah belanja bahan uji kendaraan sebesar
56,24 dan belanja sembako sebesar168,86%.
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

317
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Adapun rincian anggaran dan realisasi belanja


bahan/material di Tahun Anggaran 2012 dan Tahun
Anggaran 2011 adalah sebagai berikut :
Uraian

No.
1).

Belanja bahan baku bangunan

2)

Belanja bahan/bibit tanaman

3).

Belanja bibit ternak

4).

Belanja bahan obat-obatan

5).
6).

Belanja bahan kimia

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

887.449.739,00

884.804.650,00

1.254.032.956,00

84.814.980,00

79.966.900,00

1.186.936.900,00

2.307.000,00

2.307.000,00

729.395.000,00

3.858.363.415,00

3.774.530.821,00

5.000.528.721,00

198.864.500,00

187.478.690,00

259.301.890,00

39.765.859,00

39.161.000,00

51.894.898,00

51.163.500,00

32.746.000,00

51.730.000,00

51.554.000,00

227.332.900,00

235.730.000,00

230.726.000,00

85.815.650,00

Belanja Pembangunan Jalan Usaha Tani


& Jaringan Irigasi

766.146.700,00

7).

Belanja Bahan Uji Kendaraan

8).

Belanja Linen Grabah

9).

Belanja Sembako

10).

Belanja Bibit Ikan

750.000,00

750.000,00

0,00

11).

Belanja Peralatan Peternakan

22.201.400,00

12.093.055,00

0,00

12).

Belanja Peralatan Perikanan

3.220.000,00

3.045.000,00

0,00

13).

Belanja Pengadaan Alat Mesin Pertanian

0,00

0,00

2.561.084.400,00

Belanja Pengeboran sumur dan

0,00

0,00

5.437.091.791,00

5.317.580.616,00

14).

Peralatannya

Total Belanja Bahan/Material

53.875.000,00
12.157.196.117,00

Adapun rincian SKPD yang melaksanakan belanja


bahan/material di Tahun Anggaran 2012 dan di Tahun
Anggaran 2011 adalah sebagai berikut :
SKPD

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

1.

Dinas Pendidikan

170.983.450,00

232.926.900,00

2.

Dinas Kesehatan

3.681.772.125,00

4.772.186.637,00

3.

Dinas Pekerjaan Umum

245.648.000,00

0,00

4.

Dinas Pengairan

449.339.150,00

494.656.106,00

5.

Badan Perencana Pembangunan Daerah

6.

Dinas Perhubungan, Komunikasi Pariwisata dan Informasi

7.

Kantor Lingkungan Hidup

8.

Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial

9.

Kantor Kesatuan Bangsa, Politik dan Linmas

22.305.000,00

22.409.540,00

10.

Satuan Polisi Pamong Praja

6.250.000,00

9.706.000,00

11.

Badan Kepegawaian Daerah

12.

Kecamatan Ngombol

13.
14.
15.

43.429.000,00

16.570.200,00

109.114.500,00

73.806.000,00

14.224.625,00

517.258.800,00

111.246.400,00

104.875.150,00

8.787.250,00

0,00

22.000.000,00

0,00

Kecamatan Butuh

6.627.000,00

1.096.500,00

Kecamatan Kemiri

9.383.000,00

9.850.000,00

Kecamatan Bruno

13.800.000,00

14.977.000,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

318
Pemerintah Kabupaten Purworejo

SKPD

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

16.

Kecamatan Bener

12.327.000,00

6.800.000,00

17.

Kelurahan Boro Kulon

3.840.000,00

3.709.000,00

18.

Kelurahan Kledung Karang dalem

3.786.000,00

2.643.000,00

19.

Badan Pelaksana Ketahanan Pangan dan Penyuluh Pertanian

6.252.000,00

623.847.140,00

20.

Dinas Pertanian dan Kehutanan

133.635.665,00

2.707.169.800,00

21.

Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan

108.475.451,00

2.476.141.744,00

22.

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi

134.355.000,00

0,00

23.

Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan

0,00

7.875.000,00

24.

Sekretariat Daerah

0,00

6.270.000,00

25.

Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu

0,00

4.250.000,00

26.

Kecamatan Grabag

0,00

8.170.000,00

27.

Kecamatan banyuurip

0,00

8.193.200,00

28.

Kecamatan Gebang

0,00

6.800.000,00

29.

Kecamatan Loano

0,00

8.847.800,00

30.

Kelurahan Doplang

0,00

5.585.000,00

31.

Kelurahan Paduroso

0,00

1.255.000,00

32.

Kelurahan Mudal

0,00

1.600.000,00

33.

Kelurahan Kledung Kradenan

0,00

1.341.000,00

34.

Kelurahan Sucen Juru Tengah

0,00

3.500.000,00

35.

Kelurahan Semawung Daleman

0,00

1.140.000,00

36.

Kelurahan Lugosobo

Jumlah Belanja Bahan/ Material

0,00

1.739.600,00

5.317.580.616,00

12.157.196.117,00

d). Belanja Jasa Kantor


Realisasi
belanja
Jasa
Kantor
sebesar
Rp5.612.875.232,00 atau hanya mencapai 83,88% dari
anggaran sebesar Rp6.691.341.860,00.
Capaian penyerapan sebesar 83,88% karena pelaksanaan
belanja berdasarkan tagihan atas pemakaian jasa kantor,
sehingga sisa anggaran merupakan efisiensi khususnya
terhadap pemakaian listrik
Realisasi Belanja Jasa Kantor di Tahun Anggaran 2012
sebesar Rp5.612.875.232,00 dan di Tahun Anggaran
2011 sebesar Rp6.060.832.786,00 atau mengalami
penurunan sebesar 7,39% karena adanya efisiensi
penggunaan jasa kantor khususnya listrik kantor dan
penghematan penerangan jalan umum melalui meterisasi
karena jika melalui abonemen pengenaan biaya
berdasarkan perhitungan tiang sehingga melalui
meterisasi lebih efisien.
Penurunan secara akumulasi disebabkan karena adanya
7 (tujuh) pos belanja yang mengalami penurunan
berkisar antara 0,75% sampai 98,56%, 4 (empat) pos
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

319
Pemerintah Kabupaten Purworejo

yang mengalami kenaikan berkisar antara 0% sampai


54,32% serta adanya 1 (satu) pos yang di Tahun
Anggaran 2011 tidak ada belanja namun di Tahun
Anggaran 2012 ada belanjanya.
Adapun rincian anggaran dan realisasi belanja Jasa
Kantor di Tahun Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran
2011 adalah sebagai berikut :
Uraian

No.

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

1).

Belanja Telepon

617.797.276,00

406.094.532,00

432.996.284,00

2)

Belanja Air

354.973.568,00

279.013.641,00

292.725.780,00

3).

Belanja Listrik

5.198.890.756,00

4.462.841.058,00

4.768.665.250,00

4).

Belanja Jasa Pengumuman Lelang/Pemenang Lelang

11.100.000,00

10.830.000,00

9.580.000,00

5).

Belanja Surat Kabar/Majalah

183.469.700,00

175.164.500,00

163.012.100,00

6).

Belanja Kawat/Faksimile/internet

162.097.160,00

157.439.685,00

265.344.178,00

7).

Belanja Paket/Pengiriman

8).

Belanja Sertifikasi

9).

Belanja Jasa Transaksi Keuangan

10).
11).
12).

Belanja Jasa Administrasi Pungutan Pajak

2.648.000,00

1.041.230,00

1.526.480,00

121.835.000,00

82.267.656,00

82.886.798,00
21.148.286,00

600.000,00

305.000,00

6.130.400,00

6.130.400,00

25.000.000,00

24.999.900,00

6.800.000,00

6.747.630,00

6.691.341.860,00

5.612.875.232,00

0,00

Penerangan Jalan Umum


Belanja Pemeliharaan Kesehatan
Belanja Jasa Administrasi Pungutan Pajak Bumi dan
Bangunan

Jumlah Belanja Jasa Kantor

16.200.000,00
6.747.630,00
6.060.832.786,00

Adapun rincian SKPD yang melaksanakan belanja Jasa


Kantor di Tahun Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran 2011
adalah sebagai berikut :
SKPD

Realisasi 2012
(Rp)

Realisasi 2011
(Rp)

1.

Dinas Pendidikan

626.804.381,00

693.316.774,00

2.

Dinas Kesehatan

268.931.452,00

270.685.037,00

3.

Dinas Pekerjaan Umum

3.055.168.538,00

3.399.349.814,00

4.

Dinas Pengairan

16.712.665,00

19.578.575,00

5.

Badan Perencana Pembangunan Daerah

6.

Dinas Perhubungan, Informasi, Komunikasi dan Pariwisata

7.

Kantor Lingkungan Hidup

8.
9.

16.533.968,00

15.109.270,00

192.211.348,00

196.799.982,00

8.662.564,00

9.453.421,00

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

95.814.017,00

47.865.764,00

Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan

14.226.673,00

13.614.996,00

10.

Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial

77.039.035,00

68.720.964,00

11.

Kantor Kesbang Politik dan Linmas

9.086.419,00

9.283.637,00

12.

Satuan Polisi Pamong Praja

6.943.902,00

6.787.059,00

13.

Sekretariat Daerah

604.678.649,00

702.789.376,00

14.

Sekretariat DPRD

76.804.948,00

88.564.056,00

15.

Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah

102.094.054,00

106.225.741,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

320
Pemerintah Kabupaten Purworejo

SKPD

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

16.

Inspektorat

14.996.507,00

17.584.598,00

17.

Badan Kepegawaian Daerah

73.740.778,00

54.108.397,00

18.

Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu

7.516.898,00

7.805.722,00

19.

Kecamatan Grabag

5.362.292,00

5.209.599,00

20.

Kecamatan Ngombol

6.095.996,00

6.305.087,00

21.

Kecamatan Purwodadi

4.927.261,00

5.755.699,00

22.

Kecamatan Bagelen

5.020.264,00

5.218.230,00

23.

Kecamatan Kaligesing

3.761.550,00

3.637.674,00

24.

Kecamatan Purworejo

8.469.593,00

9.222.426,00

25.

Kecamatan Banyuurip

6.750.820,00

5.234.299,00

26.

Kecamatan Bayan

6.667.648,00

7.833.428,00

27.

Kecamatan Kutoarjo

9.055.625,00

8.249.479,00

28.

Kecamatan Butuh

4.220.303,00

5.436.732,00

29.

Kecamatan Pituruh

6.213.641,00

6.777.694,00

30.

Kecamatan Kemiri

4.588.230,00

5.431.237,00

31.

Kecamatan Bruno

2.856.659,00

3.318.654,00

32.

Kecamatan Gebang

8.270.122,00

7.380.000,00

33.

Kecamatan Loano

5.151.061,00

4.010.264,00

34.

Kecamatan Bener

8.468.391,00

6.547.232,00

35.

Kelurahan Purworejo

3.840.349,00

3.446.815,00

36.

Kelurahan Pangenrejo

3.296.024,00

5.162.570,00

37.

Kelurahan Kedungsari

2.497.305,00

2.399.577,00

38.

Kelurahan Cangkrep Kidul

3.316.409,00

2.838.130,00

39.

Kelurahan Cangkrep Lor

2.215.978,00

2.370.091,00

40.

Kelurahan Tambakrejo

2.648.580,00

2.503.831,00

41.

Kelurahan Pangen Juru Tengah

2.762.855,00

3.017.891,00

42.

Kelurahan Doplang

2.253.135,00

2.218.205,00

43.

Kelurahan Sindurjan

3.678.776,00

4.187.938,00

44.

Kelurahan Paduroso

2.604.250,00

2.418.579,00

45.

Kelurahan Mranti

2.046.729,00

2.333.760,00

46.

Kelurahan Mudal

1.977.319,00

1.782.780,00

47.

Kelurahan Keseneng

2.496.043,00

2.661.908,00

48.

Kelurahan Baledono

2.349.615,00

2.454.190,00

49.

Kelurahan Boro Kulon

2.451.709,00

1.590.666,00

50.

Kelurahan Kledung Kradenan

2.319.200,00

2.430.651,00

51.

Kelurahan Kledung Karang Dalem

3.185.320,00

2.774.679,00

52.

Kelurahan Sucen Juru Tengah

2.264.589,00

2.267.219,00

53.

Kelurahan Kutoarjo

2.642.842,00

2.723.419,00

54.

Kelurahan Katerban

1.989.026,00

1.669.088,00

55.

Kelurahan Bayem

1.941.155,00

1.095.115,00

56.

Kelurahan Semawung Kembaran

2.241.581,00

3.041.036,00

57.

Kelurahan Semawung Daleman

2.637.851,00

1.181.955,00

58.

Kelurahan Bandung

1.827.183,00

1.422.104,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

321
Pemerintah Kabupaten Purworejo

SKPD

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

59.

Kelurahan Lugosobo

1.496.146,00

2.211.724,00

60.

Badan Pelaksana Ketahanan Pangan dan Penyuluh Pertanian

12.859.991,00

12.894.463,00

61.

Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa

11.343.163,00

13.845.613,00

62.

Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah

25.687.735,00

24.877.420,00

64.

Dinas Pertanian dan Kehutanan

19.339.396,00

19.929.126,00

65.

Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan

35.591.525,00

38.035.271,00

66.

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi

81.227.201,00

65.836.055,00

5.612.875.232,00

6.060.832.786,00

Jumlah Belanja Jasa Kantor

e). Belanja Premi Asuransi


Realisasi
Belanja
Premi
Asuransi
sebesar
Rp175.520.000,00 atau 98,35% dari anggaran sebesar
Rp178.460.000,00.
Belanja Premi Asuransi merupakan belanja asuransi
jaminan kesehatan bagi Anggota Dewan Perwakilan
Rakyat Daerah beserta keluarga sebanyak 180 orang dan
General check up bagi 45 orang Anggota Dewan
Perwakilan Rakyat Daerah dengan premi sebesar
Rp154.020.000,00 di Sekretariat DPRD dengan
penyedia jasa End Health Magelang melalui lelang
sedangkan
asuransi
dengan
pelaksana
Dinas
Perhubungan, Komunikasi, Informasi dan Pariwisata
merupakan asuransi bagi pengunjung di lokasi wisata
dengan perhitungan asuransi sebesar Rp200,00 per
orang. Penyedia jasa adalah Jasa Raharja Putra dengan
mekanisme penunjukan langsung. Adapun perhitungan
premi berdasarkan perkiraan atau prediksi sebanyak
107.500 orang pengunjung dengan nilai premi sebesar
Rp21.500.000,00
Realisasi Belanja Premi Asuransi di Tahun Anggaran
2012 sebesar Rp175.520.000,00 dan di Tahun Anggaran
2011 sebesar Rp151.704.000,00 atau mengalami
kenaikan sebesar 15,70% karena adanya penambahan
pada pos Belanja Premi Asuransi bagi pengunjung di
lokasi wisata.
Adapun rincian anggaran dan realisasi belanja Premi
Asuransi di Tahun Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran
2011 adalah sebagai berikut :
No.

Uraian

1).

Belanja Premi Asuransi Kesehatan

2)

Belanja Premi Asuransi

Total Belanja Premi Asuransi

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

156.960.000,00

154.020.000,00

151.704.000,00

21.500.000,00

21.500.000,00

0,00

178.460.000,00

175.520.000,00

151.704.000,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

322
Pemerintah Kabupaten Purworejo

f). Belanja Perawatan Kendaraan Bermotor


Realisasi belanja Perawatan Kendaraan Bermotor
sebesar Rp2.213.862.084,00 atau mencapai 92,57% dari
anggaran sebesar Rp2.391.658.964,00.
Capaian penyerapan anggaran sebesar 92,57% karena
untuk belanja pembayaran pajak kendaraan pagu yang
ditetapkan lebih tinggi dari tagihannya, sedangkan
khusus untuk penggantian suku cadang dan bahan bakar
minyak pelumas terdapat sisa yang signifikan di Dinas
Pekerjaan Umum karena berkurangnya volume sampah
pada musim kemarau panjang, sehingga operasional
pengangkutan sampah berkurang yang berdampak pada
pengurangan pemakaian bahan bakar minyak pelumas
atau kendaraan yang mengalami kerusakan menurun.
Realisasi Belanja Perawatan Kendaraan Bermotor di
Tahun Anggaran 2012 sebesar Rp2.213.862.084,00 dan
di Tahun Anggaran 2011 sebesar Rp2.004.768.570,00
atau mengalami kenaikan sebesar 10,43% karena
bertambahnya jumlah kendaraan dinas. Kenaikan
belanja Perawatan Kendaraan Bermotor terjadi di semua
pos belanja, yaitu belanja Jasa Service sebesar 6,08%,
belanja Penggantian Suku cadang sebesar 12,08%,
belanja Bahan bakar Minyak /Gas dan Pelumas sebesar
5,45%, belanja Jasa KIR sebesar 383,05% dan belanja
Surat Tanda Nomer Kendaraan sebesar 74,87%.
Adapun rincian anggaran dan realisasi belanja
Perawatan Kendaraan Bermotor di Tahun Anggaran
2012 dan Tahun Anggaran 2011 adalah sebagai berikut
:
Uraian

No.

Anggaran
(Rp)

1).

Belanja Jasa Service

Realisasi 2012
(Rp)

Realisasi 2011
(Rp)

435.882.500,00

375.481.235,00

353.963.371,00

1.022.653.496,00

990.073.385,00

883.394.403,00

819.500.875,00

753.641.314,00

714.713.296,00

2)

Belanja Penggantian Suku cadang

3).

Belanja Bahan bakar Minyak /Gas dan Pelumas

4).

Belanja Jasa KIR

8.139.700,00

3.939.300,00

815.500,00

5).

Belanja Surat Tanda Nomer Kendaraan

105.482.393,00

90.726.850,00

51.882.000,00

Total Belanja Perawatan Kendaraan Bermotor

2.391.658.964,00

2.213.862.084,00

2.004.768.570,00

Adapun rincian SKPD yang melaksanakan belanja


Perawatan Kendaraan Bermotor di Tahun Anggaran 2012
dan Tahun Anggaran 2011 adalah sebagai berikut :
KPD
1.

Dinas Pendidikan

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

35.908.467,00

82.573.000,00

323
Pemerintah Kabupaten Purworejo

KPD

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

2.

Dinas Kesehatan

217.781.149,00

220.225.300,00

3.

Dinas Pekerjaan Umum

877.465.745,00

605.979.800,00

4.

Dinas Pengairan

33.190.000,00

32.170.000,00

5.

Badan Perencana Pembangunan Daerah

24.962.883,00

23.908.899,00

6.

Dinas Perhubungan, Informasi, Komunikasi dan Pariwisata

26.611.225,00

37.348.200,00

7.

Kantor Lingkungan Hidup

13.974.070,00

14.765.930,00

8.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

12.812.888,00

15.000.000,00

9.

Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan

59.244.804,00

64.247.330,00

10.

Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial

14.098.275,00

11.825.000,00

11.

Kantor Kesbang Politik dan Linmas

32.434.720,00

31.866.000,00

12.

Satuan Polisi Pamong Praja

17.922.700,00

9.208.500,00

13.

Sekretariat Daerah

205.065.876,00

206.116.970,00

14.

Sekretariat DPRD

171.091.039,00

221.957.590,00

15.

Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah

60.008.275,00

52.498.615,00

16.

Inspektorat

28.848.276,00

30.608.800,00

17.

Badan Kepegawaian Daerah

12.824.000,00

17.231.000,00

18.

Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu

12.253.725,00

12.092.040,00

19.

Kecamatan Grabag

10.250.000,00

10.500.000,00

20.

Kecamatan Ngombol

11.750.000,00

16.455.000,00

21.

Kecamatan Purwodadi

9.750.000,00

6.000.000,00

22.

Kecamatan Bagelen

11.407.500,00

7.644.397,00

23.

Kecamatan Kaligesing

11.000.000,00

6.500.000,00

24.

Kecamatan Purworejo

9.029.000,00

8.116.400,00

25.

Kecamatan Banyuurip

10.250.000,00

8.816.450,00

26.

Kecamatan Bayan

9.744.900,00

5.388.399,00

27.

Kecamatan Kutoarjo

10.820.000,00

9.470.000,00

28.

Kecamatan Butuh

9.500.000,00

5.318.401,00

29.

Kecamatan Pituruh

13.630.348,00

8.860.000,00

30.

Kecamatan Kemiri

9.000.000,00

6.159.997,00

31.

Kecamatan Bruno

32.

Kecamatan Gebang

33.

8.700.000,00

8.749.202,00

11.750.000,00

12.505.500,00

Kecamatan Loano

9.965.673,00

8.179.000,00

34.

Kecamatan Bener

12.465.850,00

9.600.000,00

35.

Kelurahan Purworejo

750.000,00

750.000,00

36.

Kelurahan Pangenrejo

1.553.942,00

1.500.000,00

37.

Kelurahan Kedungsari

750.000,00

1.000.000,00

38.

Kelurahan Cangkrep Kidul

745.000,00

992.000,00

39.

Kelurahan Cangkrep Lor

750.000,00

750.000,00

40.

Kelurahan Tambakrejo

1.500.000,00

1.433.000,00

41.

Kelurahan Pangen Juru Tengah

750.000,00

750.000,00

42.

Kelurahan Doplang

715.000,00

1.000.000,00

43.

Kelurahan Sindurjan

1.500.000,00

1.500.000,00

44.

Kelurahan Paduroso

750.000,00

1.060.000,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

324
Pemerintah Kabupaten Purworejo

KPD

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

45.

Kelurahan Mranti

750.000,00

750.000,00

46.

Kelurahan Mudal

750.000,00

750.000,00

47.

Kelurahan Keseneng

988.000,00

700.000,00

48.

Kelurahan Baledono

748.000,00

750.000,00

49.

Kelurahan Boro Kulon

750.000,00

750.000,00

50.

Kelurahan Kledung Kradenan

715.000,00

750.000,00

51.

Kelurahan Kledung Karang Dalem

738.000,00

695.000,00

52.

Kelurahan Sucen Juru Tengah

690.000,00

725.000,00

53.

Kelurahan Kutoarjo

750.000,00

750.000,00

54.

Kelurahan Katerban

750.000,00

750.000,00

55.

Kelurahan Bayem

1.030.000,00

750.000,00

56.

Kelurahan Semawung Kembaran

1.000.000,00

1.000.000,00

57.

Kelurahan Semawung Daleman

1.497.500,00

1.125.000,00

58.

Kelurahan Bandung

1.500.000,00

1.500.000,00

59.

Kelurahan Lugosobo

750.000,00

997.000,00

60.

Badan Pelaksana Ketahanan Pangan dan Penyuluh Pertanian

19.417.120,00

37.750.000,00

61.

Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa

22.313.300,00

25.869.000,00

62.

Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah

18.062.334,00

17.727.850,00

64.

Dinas Pertanian dan Kehutanan

65.948.000,00

51.713.000,00

65.

Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan

20.707.000,00

4.000.000,00

66.

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi

18.732.500,00

16.346.000,00

2.213.862.084,00

2.004.768.570,00

Jumlah Belanja Perawatan Kendaraan Bermotor

g). Belanja Cetak dan Penggandaan


Realisasi belanja cetak dan penggandaan sebesar
Rp4.196.751.223,00 atau mencapai 95,13% dari
anggaran sebesar Rp4.411.638.492,00.
Realisasi Belanja cetak dan penggandaan di Tahun
Anggaran 2012 sebesar Rp4.196.751.223,00 dan di
Tahun Anggaran 2011 sebesar Rp3.889.660.809,00 atau
mengalami
kenaikan
sebesar
7,90%
karena
meningkatnya kebutuhan cetak dan penggandaan.
Kenaikan terdapat pada pos belanja cetak sebesar 6,59%,
belanja penggandaan sebesar 8,97% dan belanja
penjilidan sebesar 55,11%.
Adapun rincian anggaran dan realisasi belanja cetak dan
penggandaan di Tahun Anggaran 2012 dan Tahun
Anggaran 2011 adalah sebagai berikut :
No.

Uraian

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

1).

Belanja Cetak

2.403.437.717,00

2.313.922.702,00

2.170.825.140,00

2)

Belanja penggandaan

1.969.390.250,00

1.850.075.496,00

1.697.719.669,00

3).

Belanja Penjilidan

38.810.525,00

32.753.025,00

21.116.000,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

325
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Total Belanja Cetak dan Penggandaan

4.411.638.492,00

4.196.751.223,00

3.889.660.809,00

Adapun rincian SKPD yang melaksanakan belanja cetak


dan penggandaan di Tahun Anggaran 2012 dan Tahun
Anggaran 2011 adalah sebagai berikut :
SKPD

Realisasi 2012
(Rp)

Realisasi 2011
(Rp)

1.

Dinas Pendidikan

1.154.513.835,00

1.314.193.702,00

2.

Dinas Kesehatan

279.147.116,00

205.782.490,00

3.

Dinas Pekerjaan Umum

68.793.650,00

56.439.150,00

4.

Dinas Pengairan

19.989.540,00

38.648.350,00

5.

Badan Perencana Pembangunan Daerah

245.509.896,00

134.578.450,00

6.

Dinas Perhubungan, Informasi, Komunikasi dan Pariwisata

181.225.800,00

148.377.650,00

7.

Kantor Lingkungan Hidup

8.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

9.
10.

25.256.850,00

10.771.000,00

309.118.359,00

466.631.100,00

Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan

20.862.430,00

20.375.900,00

Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial

38.232.550,00

76.608.800,00

11.

Kantor Kesbang Politik dan Linmas

11.540.000,00

14.046.350,00

12.

Satuan Polisi Pamong Praja

4.142.800,00

5.072.650,00

13.

Sekretariat Daerah

288.304.940,00

332.980.052,00

14.

Sekretariat DPRD

25.436.550,00

22.326.500,00

15.

Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah

754.787.900,00

441.051.760,00

16.

Inspektorat

40.350.400,00

38.072.800,00

17.

Badan Kepegawaian Daerah

104.645.550,00

75.629.800,00

18.

Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu

71.157.900,00

17.203.855,00

19.

Kecamatan Grabag

14.375.600,00

8.688.500,00

20.

Kecamatan Ngombol

9.409.800,00

6.103.650,00

21.

Kecamatan Purwodadi

7.637.600,00

5.944.000,00

22.

Kecamatan Bagelen

10.934.550,00

3.681.450,00

23.

Kecamatan Kaligesing

4.217.900,00

3.617.000,00

24.

Kecamatan Purworejo

8.675.850,00

7.972.350,00

25.

Kecamatan Banyuurip

7.906.300,00

8.374.454,00

26.

Kecamatan Bayan

27.

Kecamatan Kutoarjo

28.
29.

5.651.650,00

4.493.500,00

12.082.250,00

3.309.500,00

Kecamatan Butuh

7.137.085,00

5.844.100,00

Kecamatan Pituruh

6.791.000,00

5.098.450,00

30.

Kecamatan Kemiri

6.427.000,00

4.908.600,00

31.

Kecamatan Bruno

7.248.400,00

4.754.900,00

32.

Kecamatan Gebang

6.543.000,00

2.508.750,00

33.

Kecamatan Loano

8.415.350,00

5.910.500,00

34.

Kecamatan Bener

5.252.300,00

4.872.800,00

35.

Kelurahan Purworejo

13.940.500,00

5.492.500,00

36.

Kelurahan Pangenrejo

4.695.000,00

1.703.000,00

37.

Kelurahan Kedungsari

2.360.600,00

913.500,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

326
Pemerintah Kabupaten Purworejo

SKPD

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

38.

Kelurahan Cangkrep Kidul

3.095.970,00

3.063.750,00

39.

Kelurahan Cangkrep Lor

1.870.750,00

1.526.500,00

40.

Kelurahan Tambakrejo

3.968.500,00

3.029.500,00

41.

Kelurahan Pangen Juru Tengah

4.787.800,00

3.086.500,00

42.

Kelurahan Doplang

8.789.500,00

1.444.000,00

43.

Kelurahan Sindurjan

5.656.000,00

2.270.350,00

44.

Kelurahan Paduroso

3.349.260,00

407.921,00

45.

Kelurahan Mranti

5.351.950,00

1.868.400,00

46.

Kelurahan Mudal

2.301.800,00

1.800.500,00

47.

Kelurahan Keseneng

2.308.450,00

1.830.000,00

48.

Kelurahan Baledono

8.652.900,00

5.730.000,00

49.

Kelurahan Boro Kulon

7.011.000,00

2.155.650,00

50.

Kelurahan Kledung Kradenan

3.434.570,00

1.672.500,00

51.

Kelurahan Kledung Karang Dalem

4.010.000,00

1.797.100,00

52.

Kelurahan Sucen Juru Tengah

2.154.400,00

1.949.250,00

53.

Kelurahan Kutoarjo

6.558.900,00

2.773.900,00

54.

Kelurahan Katerban

1.501.120,00

741.000,00

55.

Kelurahan Bayem

2.127.300,00

1.645.500,00

56.

Kelurahan Semawung Kembaran

2.971.450,00

1.642.250,00

57.

Kelurahan Semawung Daleman

3.257.400,00

1.323.950,00

58.

Kelurahan Bandung

2.936.350,00

1.791.500,00

59.

Kelurahan Lugosobo

4.662.110,00

2.254.650,00

60.

Badan Pelaksana Ketahanan Pangan dan Penyuluh Pertanian

27.904.700,00

38.303.675,00

61.

Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa

66.918.350,00

105.937.200,00

62.

Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah

14.475.000,00

16.123.800,00

64.

Dinas Pertanian dan Kehutanan

35.815.000,00

40.735.400,00

65.

Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan

20.933.300,00

15.430.700,00

66.

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi

Jumlah Belanja Cetak dan Penggandaan

147.229.592,00

114.343.500,00

4.196.751.223,00

3.889.660.809,00

h). Belanja Sewa Rumah/Gedung/Gudang/Parkir


Realisasi belanja sewa rumah/gedung/gudang parkir
sebesar Rp617.986.831,00 atau mencapai 92,99% dari
anggaran sebesar Rp664.594.400,00.
Capaian penyerapan sebesar 92,99% karena beberapa
rumah dinas rusak dan tidak ditempati atau masih dalam
renovasi. Selain itu khususnya anggaran sewa tempat di
Dinas Perhubungan, Komunikasi, Informasi dan
Pariwisata untuk sewa Taman Bermain Anak (TBA)
tidak dibayarkan karena adanya surat dari KODAM
Diponegoro Nomor B/515/VI/2011 tanggal 30 Juni 2011
Perihal Kompensasi Penggunaan Tanah TNI AD Ex
Projo Handokoloyo yang menyebutkan bahwa untuk
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

327
Pemerintah Kabupaten Purworejo

tempat pelayanan umum tidak dapat disewakan dan


apabila telah habis waktunya diserahkan kembali kepada
KODAM Diponegoro.
Realisasi Belanja sewa rumah/gedung/gudang parkir di
Tahun Anggaran 2012 sebesar Rp617.986.831,00 dan di
Tahun Anggaran 2011 sebesar Rp697.226.669,00 atau
mengalami penurunan sebesar 11,37% karena di tahun
anggaran 2011 di Dinas Perindustrian, Perdagangan dan
Koperasi terdapat biaya sewa dari PT Kereta Api
Indonesia
untuk
Pasar
Suronegaran
sebesar
Rp500.000.000,00 untuk 4 (empat) tahun atau sampai
tahun 2014 dan Tahun Anggaran 2012 tidak ada.
Secara akumulasi kenaikan belanja karena adanya
kenaikan pada pos belanja Sewa Rumah Jabatan/ Rumah
Dinas sebesar 15,16% dan belanja Sewa Ruang
rapat/Pertemuan sebesar 104,58%, sedangkan yang
mengalami
penurunan
adalah
belanja
Sewa
Gedung/Kantor/Tempat yaitu sebesar 36,35%.
Adapun rincian anggaran dan realisasi belanja sewa
rumah/gedung/gudang parkir di Tahun Anggaran 2012
dan Tahun Anggaran 2011 adalah sebagai berikut :
Uraian

No.

Anggaran

Realisasi 2012

(Rp)

1).

Belanja Sewa Rumah Jabatan/ Rumah Dinas

2)
3).

(Rp)

Realisasi 2011
(Rp)

20.000.000,00

10.710.980,00

7.924.600,00

Belanja Sewa Gedung/Kantor/Tempat

587.596.400,00

555.350.851,00

663.920.819,00

Belanja Sewa Ruang rapat/Pertemuan

56.998.000,00

51.925.000,00

25.381.250,00

664.594.400,00

617.986.831,00

697.226.669,00

Total Belanja Sewa Rumah/Gudang/Parkir

Adapun rincian SKPD yang melaksanakan belanja sewa


rumah/gedung/gudang parkir di Tahun Anggaran 2012
dan Tahun Anggaran 2011 adalah sebagai berikut :
SKPD

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

1.

Dinas Pendidikan

344.592.600,00

15.975.000,00

2.

Dinas Kesehatan

3.598.000,00

5.298.000,00

3.

Dinas Pekerjaan Umum

7.500.000,00

4.000.000,00

4.

Badan Perencana Pembangunan Daerah

5.

Dinas Perhubungan, Informasi, Komunikasi dan Pariwisata

6.

Kantor Lingkungan Hidup

1.400.000,00

0,00

7.

Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial

2.700.000,00

16.931.250,00

8.

Kantor Kesbang Politik dan Linmas

3.300.000,00

1.800.000,00

9.

Sekretariat Daerah

71.252.380,00

32.325.000,00

10.

Sekretariat DPRD

2.399.600,00

2.399.600,00

11.

Inspektorat

3.000.000,00

850.000,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

600.000,00

6.450.000,00

54.077.531,00

59.000.000,00

328
Pemerintah Kabupaten Purworejo

SKPD

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

12.

Badan Kepegawaian Daerah

42.845.000,00

450.000,00

13

Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu

17.484.900,00

0,00

14.

Kecamatan Bagelen

2.485.000,00

0,00

15.

Badan Pelaksana Ketahanan Pangan dan Penyuluh Pertanian

1.800.000,00

5.400.000,00

16.

Dinas Pertanian dan Kehutanan

1.000.000,00

2.100.000,00

17.

Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan

300.000,00

150.000,00

18.

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi

57.651.820,00

541.897.819,00

19.

Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah

0,00

700.000,00

20.

Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa

Jumlah Belanja Sewa Rumah/Gudang/Parkir

0,00

1.500.000,00

617.986.831,00

697.226.669,00

i). Belanja Sewa Sarana Mobilitas


Realisasi belanja sewa sarana mobilitas darat sebesar
Rp380.073.200,00 atau mencapai 86,26% dari anggaran
sebesar Rp440.612.900,00 berupa sewa sarana mobilitas
darat. Rendahnya penyerapan karena beberapa kegiatan
pemerintah daerah yang direncanakan menggunakan
kendaraan umum dilaksanakan tanpa menggunakan
kendaraan umum dan khusus untuk kegiatan yang
menggunakan kendaraan umum di Dinas Kependudukan
dan Pencatatan Sipil untuk mobilisasi e-KTP tidak
dilaksanakan seluruhnya karena dianggap sudah tidak
efektif lagi mengingat fasilitasi untuk layanan e-KTP
sudah mulai berkurang.
Realisasi Belanja sewa sarana mobilitas darat di Tahun
Anggaran 2012 sebesar Rp380.073.200,00 dan di Tahun
Anggaran 2011 sebesar Rp301.415.000,00 atau
mengalami kenaikan sebesar 26,10% karena adanya
peningkatan sewa sarana mobilitas darat untuk
pengiriman even-even lomba dan perekaman data eKTP.
Adapun rincian SKPD yang melaksanakan belanja Sewa
Sarana Mobilitas di Tahun Anggaran 2012 dan Tahun
Anggaran 2011 sebagai berikut :
SKPD
1.

Dinas Pendidikan

2.

Badan Perencana Pembangunan Daerah

3.
4.

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

110.068.300,00

61.025.000,00

2.600.000,00

0,00

Dinas Perhubungan, Informasi, Komunikasi dan Pariwisata

25.250.000,00

32.950.000,00

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

20.640.900,00

0,00

Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial

24.425.000,00

17.250.000,00

6.

Kantor Kesbang Politik dan Linmas

2.350.000,00

2.100.000,00

Sekretariat Daerah

95.000.000,00

90.000.000,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

329
Pemerintah Kabupaten Purworejo

SKPD
8.

Kantor Pelayanan Perijinan Terpadu

9.

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

3.200.000,00

0,00

Kecamatan Grabag

300.000,00

300.000,00

10.

Kecamatan Ngombol

178.500,00

0,00

11.

Kecamatan Bagelen

1.800.000,00

0,00

12.

Kecamatan Bayan

5.400.000,00

0,00

13.

Kecamatan Bruno

784.000,00

1.590.000,00

14.

Badan Pelaksana Ketahanan Pangan dan Penyuluh Pertanian

3.750.000,00

1.500.000,00

15.

Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan

3.000.000,00

5.700.000,00

16.

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi

81.326.500,00

78.500.000,00

17.

Dinas Pertanian dan Kehutanan

0,00

10.500.000,00

380.073.200,00

301.415.000,00

Jumlah Belanja Sewa Sarana Mobilitas

j). Belanja Sewa Perlengkapan dan Peralatan Kantor


Realisasi belanja sewa perlengkapan dan peralatan
kantor sebesar Rp406.865.709,00 atau mencapai 95,75%
dari anggaran sebesar Rp424.930.100,00.
Realisasi Belanja sewa sarana perlengkapan dan
peralatan kantor di Tahun Anggaran 2012 sebesar
Rp406.865.709,00 dan di Tahun Anggaran 2011 sebesar
Rp217.284.500,00 atau mengalami kenaikan sebesar
87,25% antara lain karena adanya peningkatan sewa
perlengkapan di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,
peningkatan sewa perlengkapan untuk mendukung
perekaman data e-KTP di Dinas Kependudukan dan
Pencatatan Sipil dan sewa internet seluruh Pusat
Kesehatan Masyarakat di Dinas Kesehatan.
Kenaikan belanja secara akumulasi karena adanya
kenaikan maupun penurunan belanja. Kenaikan
disebabkan oleh kenaikan belanja Sewa Meja Kursi
sebesar 98,67%, belanja Sewa Generator sebesar
89,62%, belanja Sewa Tenda sebesar 48,71%, belanja
Sewa Sound System sebesar 56,85% dan belanja Sewa
Perlengkapan Lainnya sebesar 248,95%. Sedangkan
yeng mengalami penurunan adalah pos belanja sewa
computer dan printer sebesar 85% dan belanja Sewa
Pakaian Adat/Tradisional sebesar 0,64%.
Adapun rincian anggaran dan realisasi belanja sewa
perlengkapan dan peralatan kantor di Tahun Anggaran
2012 dan Tahun Anggaran 2011 adalah sebagai berikut
:
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

330
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Uraian

No.
1).

Belanja Sewa Meja Kursi

2)

Belanja Sewa Komputer dan Printer

3).
4).
5).

Belanja Sewa Pakaian Adat/Tradisional

6).

Belanja Sewa Sound System

7).

Belanja Sewa Perlengkapan Lainnya

8).

Belanja Sewa Proyektor

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

141.726.600,00

140.010.600,00

70.474.500,00

450.000,00

450.000,00

3.000.000,00

Belanja Sewa Generator

10.590.000,00

10.050.000,00

5.300.000,00

Belanja Sewa Tenda

89.976.000,00

88.164.000,00

59.285.000,00

Jumlah Belanja Sewa Perlengkapan dan Peralatan Kantor

7.800.000,00

7.800.000,00

7.850.000,00

67.265.000,00

65.565.000,00

41.800.000,00

107.122.500,00

94.826.109,00

27.175.000,00

0,00

0,00

2.400.000,00

424.930.100,00

406.865.709,00

217.284.500,00

Adapun rincian SKPD yang melaksanakan belanja sarana


perlengkapan dan peralatan kantor di Tahun Anggaran 2012
dan Tahun Anggaran 2011 sebagai berikut :
SKPD

Realisasi 2012
(Rp)

Realisasi 2011
(Rp)

1.

Dinas Pendidikan

90.725.000,00

2.

Dinas Kesehatan Kabupaten

35.403.609,00

0,00

3.

Badan Perencana Pembangunan Daerah

21.150.000,00

10.915.000,00

4.

Dinas Perhubungan, Informasi, Komunikasi dan Pariwisata

7.425.000,00

9.807.500,00

5.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

60.500.000,00

0,00

6.

Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan

5.366.000,00

7.450.000,00

7.

Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial

7.672.500,00

21.265.000,00

8.

Kantor Kesbang Politik dan Linmas

8.085.600,00

7.905.000,00

9..

Sekretariat Daerah

67.537.500,00

83.854.000,00

10

Sekretariat DPRD

1.650.000,00

1.725.000,00

11.

Inspektorat

3.000.000,00

940.000,00

12.

Badan Kepegawaian daerah

1.904.000,00

750.000,00

13.

Kecamatan Ngombol

1.634.700,00

4.156.200,00

14.

Kecamatan Bagelen

453.900,00

250.000,00

15.

Kecamatan Kaligesing

1.180.000,00

0,00

16.

Kecamatan Purworejo

425.000,00

475.000,00

17.

Kecamatan Kemiri

1.200.000,00

1.200.000,00

18.

Kecamatan Bener

140.700,00

1.050.300,00

19.

Kelurahan Cangkrep Kidul

310.000,00

0,00

20.

Kelurahan Sucen Juru Tengah

600.000,00

0,00

21.

Kelurahan Katerban

102.000,00

49.000,00

22.

Badan Pelaksana Ketahanan Pangan dan Penyuluh Pertanian

200.000,00

0,00

23.

Kelurahan Bandung

725.000,00

0,00

24.

Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa

8.020.000,00

7.405.000,00

25.

Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah

3.025.000,00

850.000,00

26.

Dinas Pertanian dan Kehutanan

16.816.000,00

0,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

44.193.500,00

331
Pemerintah Kabupaten Purworejo

SKPD
27.

Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan

28.

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi

29.

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

470.000,00

300.000,00

61.144.200,00

6.716.000,00

Satuan Polisi Pamong Praja

0,00

3.900.000,00

30.

Kecamatan Kutoarjo

0,00

1.088.000,00

31.

Kecamatan Bruno

0,00

750.000,00

32.

Kelurahan Semawung Daleman

0,00

140.000,00

33.

Kelurahan Bandung

0,00

150.000,00

406.865.709,00

217.284.500,00

Jumlah Belanja Sewa Perlengkapan dan Peralatan Kantor

k). Belanja Makanan dan Minuman


Realisasi belanja makanan dan minuman sebesar
Rp6.702.456.300,00 atau mencapai 90,20% dari
anggaran sebesar Rp7.431.006.740,00.
Capaian penyerapan yang 90,20% karena :

Beberapa kegiatan dilaksanakan di bulan puasa


sehingga tidak menggunakan jamuan makan
minum.
Beberapa kegiatan pelaksanaan sidang bersama
dengan
kegiatan
lain
sehingga
belanja
menggunakan salah satu kegiatan.
Realisasi Belanja makanan dan minuman di Tahun
Anggaran 2012 sebesar Rp6.702.456.300,00 dan di
Tahun Anggaran 2011 sebesar Rp5.577.315.879,00 atau
mengalami kenaikan sebesar 20,17%. Kenaikan belanja
disebabkan meningkatnya kebutuhan makan dan minum
dalam mendukung penyelesaian kegiatan-kegiatan di
daerah serta adanya penambahan pos belanja untuk
tambahan makan anak sekolah di Dinas Pendidikan dan
Kebudayaan yang dimulai di Tahun Anggaran 2012.
Adapun proporsi kenaikan pada pos belanja Makanan
dan Minuman Harian Pegawai sebesar 21,42%, belanja
Makanan dan Minuman Rapat sebesar 20,65%, belanja
Makanan dan Minuman Tamu sebesar 21,38%, belanja
Makanan dan Minuman Pasien sebesar 12,92% serta
adanya penambahan pos baru di Tahun Anggaran 2012
yaitu Makan Minum Anak Sekolah.
Adapun rincian anggaran dan realisasi belanja makanan
dan minuman di Tahun Anggaran 2012 dan Tahun
Anggaran 2011 adalah sebagai berikut :

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

332
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Uraian

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

1).

Belanja Makanan dan Minuman Harian Pegawai

1.120.356.340,00

1.105.660.350,00

910.633.925,00

2)

Belanja Makanan dan Minuman Rapat

5.085.276.900,00

4.465.874.450,00

3.701.463.397,00

3).

Belanja Makanan dan Minuman Tamu

679.796.000,00

648.127.100,00

533.947.705,00

4).

Belanja Makanan dan Minuman Lembur

97.011.500,00

66.420.000,00

100.796.000,00

5).

Belanja Makanan dan Minuman Pasien

405.366.000,00

373.174.400,00

330.474.762,00

6).

Belanja Makan Minum Anak Sekolah

43.200.000,00

43.200.000,00

0,00

7.431.006.740,00

6.702.456.300,00

5.577.315.789,00

Total Belanja Makan dan Minuman

Rincian SKPD yang melaksanakan belanja makanan dan


minuman di Tahun Anggaran 2012 dan
Tahun
Anggaran 2011 sebagai berikut :
KPD

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

1.

Dinas Pendidikan

1.064.201.615,00

858.334.023,00

2.

Dinas Kesehatan

581.166.825,00

488.069.266,00

3.

Dinas Pekerjaan Umum

124.950.500,00

71.935.000,00

4.

Dinas Pengairan

48.879.000,00

52.437.000,00

5.

Badan Perencana Pembangunan Daerah

197.864.000,00

154.520.800,00

6.

Dinas Perhubungan, Informasi, Komunikasi dan Pariwisata

57.619.000,00

64.231.500,00

7.

Kantor Lingkungan Hidup

51.181.200,00

17.493.000,00

8.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

42.758.600,00

17.877.000,00

9.

Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan

104.075.000,00

76.875.650,00

10.

Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial

100.413.000,00

87.418.000,00

11.

Kantor Kesbang Politik dan Linmas

58.143.800,00

71.187.500,00

12.

Satuan Polisi Pamong Praja

57.952.400,00

33.567.000,00

13.

Sekretariat Daerah

1.215.878.800,00

1.077.620.650,00

14.

Sekretariat DPRD

613.750.760,00

821.763.700,00

15.

Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah

295.295.500,00

233.444.000,00

16.

Inspektorat

50.513.500,00

44.910.000,00

17.

Badan Kepegawaian Daerah

477.771.200,00

287.005.900,00

18.

Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu

10.903.000,00

5.084.550,00

19.

Kecamatan Grabag

40.181.000,00

36.046.500,00

20.

Kecamatan Ngombol

43.243.000,00

37.792.500,00

21.

Kecamatan Purwodadi

30.647.000,00

27.364.500,00

22.

Kecamatan Bagelen

26.268.000,00

23.339.500,00

23.

Kecamatan Kaligesing

33.529.000,00

21.804.500,00

24.

Kecamatan Purworejo

42.768.500,00

26.541.500,00

25.

Kecamatan Banyuurip

40.130.000,00

31.535.500,00

26.

Kecamatan Bayan

45.170.600,00

34.507.500,00

27.

Kecamatan Kutoarjo

32.474.000,00

29.044.000,00

28.

Kecamatan Butuh

38.780.000,00

18.203.000,00

29.

Kecamatan Pituruh

49.692.000,00

30.879.000,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

333
Pemerintah Kabupaten Purworejo

KPD

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

30.

Kecamatan Kemiri

24.269.000,00

24.020.500,00

31.

Kecamatan Bruno

17.414.000,00

18.904.000,00

32.

Kecamatan Gebang

46.496.000,00

16.401.250,00

33.

Kecamatan Loano

27.692.000,00

18.005.500,00

34.

Kecamatan Bener

36.745.000,00

29.014.500,00

35.

Kelurahan Purworejo

17.777.000,00

11.226.000,00

36.

Kelurahan Pangenrejo

15.808.000,00

8.202.000,00

37.

Kelurahan Kedungsari

15.361.000,00

8.101.500,00

38.

Kelurahan Cangkrep Kidul

14.391.000,00

8.470.800,00

39.

Kelurahan Cangkrep Lor

14.811.000,00

9.200.000,00

40.

Kelurahan Tambakrejo

10.678.000,00

7.431.000,00

41.

Kelurahan Pangen Juru Tengah

9.741.000,00

8.112.000,00

42.

Kelurahan Doplang

11.036.000,00

3.855.000,00

43.

Kelurahan Sindurjan

11.965.000,00

10.659.000,00

44.

Kelurahan Paduroso

5.615.000,00

4.612.500,00

45.

Kelurahan Mranti

11.319.000,00

4.630.500,00

46.

Kelurahan Mudal

11.468.000,00

5.985.000,00

47.

Kelurahan Keseneng

11.757.000,00

4.624.000,00

48.

Kelurahan Baledono

13.526.000,00

9.920.000,00

49.

Kelurahan Boro Kulon

16.671.000,00

9.342.000,00

50.

Kelurahan Kledung Kradenan

11.587.000,00

7.916.000,00

51.

Kelurahan Kledung Karang Dalem

18.446.000,00

5.453.200,00

52.

Kelurahan Sucen Juru Tengah

15.459.000,00

11.651.000,00

53.

Kelurahan Kutoarjo

24.503.000,00

11.628.000,00

54.

Kelurahan Katerban

16.074.000,00

7.194.000,00

55.

Kelurahan Bayem

17.197.000,00

6.600.000,00

56.

Kelurahan Semawung Kembaran

14.695.000,00

7.246.000,00

57.

Kelurahan Semawung Daleman

16.450.000,00

9.900.000,00

58.

Kelurahan Bandung

13.349.000,00

6.824.000,00

59.

Kelurahan Lugosobo

10.864.000,00

8.352.500,00

60.

Badan Pelaksana Ketahanan Pangan dan Penyuluh Pertanian

125.371.500,00

106.171.000,00

61.

Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa

183.858.000,00

137.946.000,00

62.

Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah

64.

Dinas Pertanian dan Kehutanan

65.

Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan

66.

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi

Jumlah Belanja Makanan dan Minuman

31.966.000,00

16.382.000,00

100.878.000,00

117.023.000,00

54.326.000,00

20.103.500,00

126.692.000,00

95.376.000,00

6.702.456.300,00

5.577.315.789,00

l). Belanja Pakaian Dinas dan Atributnya


Realisasi belanja pakaian dinas dan atributnya
dibelanjakan untuk pakaian dinas Bupati dan Wakil
Bupati, pakaian dinas anggota DPRD, pakaian dinas
kerja harian petugas perlindungan masyarakat dan
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

334
Pemerintah Kabupaten Purworejo

pamong praja, sebesar Rp171.813.000,00 atau mencapai


94,30% dari anggaran sebesar Rp182.205.600,00.
Capaian penyerapan anggaran sebesar 94,30% karena
efisiensi yang diperoleh sesuai nilai kontrak.
Realisasi Belanja pakaian dinas dan atributnya di Tahun
Anggaran 2012 sebesar Rp171.813.000,00 dan di Tahun
Anggaran 2011 sebesar Rp177.537.900,00 atau
mengalami penurunan sebesar 3,22% disebabkan untuk
pakaian dinas Bupati hanya direalisasikan untuk Bupati
saja.
Penurunan secara akumulasi didukung adanya kenaikan
serta penurunan pada beberapa pos serta adanya pos
belanja baru di Tahun Anggaran 2012. Yang mengalami
kenaikan adalah pos belanja Pakaian Sipil harian (PSH)
sebesar 0,22%, belanja Pakaian Sipil Lengkap (PSL)
sebesar 10,68%, belanja Dinas Harian (PDH) sebesar
10,14%. Sedangkan yang menurun adalah pos belanja
Pakaian Dinas KDH dan WaKDH sebesar 25,88% dan
belanja Pakaian Dinas Upacara (PDU) sebesar 33,33%.
Adapun rincian anggaran dan realisasi belanja pakaian
dinas dan atributnya di Tahun Anggaran 2012 dan
Tahun Anggaran 2011 adalah sebagai berikut :
Uraian

No.

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

1).

Belanja Pakaian Dinas KDH dan WaKDH

28.700.000,00

22.640.000,00

30.545.000,00

2)

Belanja Pakaian Sipil harian (PSH)

45.000.000,00

43.560.000,00

43.463.200,00

3).

Belanja Pakaian Sipil Lengkap (PSL)

29.250.000,00

27.588.000,00

24.926.000,00

4).

Belanja Pakaian Dinas Harian (PDH)

61.551.600,00

60.403.000,00

54.843.400,00

5).

Belanja Pakaian Dinas Upacara (PDU)

15.842.000,00

15.842.000,00

23.760.300,00

6).

Belanja Pakaian Dinas Lapangan (PDL)

1.862.000,00

1.780.000,00

0,00

182.205.600,00

171.813.000,00

177.537.900,00

Total Belanja Pakain Dinas dan Atributnya

Rincian SKPD yang melaksanakan belanja pakaian


dinas dan atributnya di Tahun Anggaran 2012 dan
Tahun Anggaran 2011 sebagai berikut :
SKPD

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

1.

Dinas Pendidikan

15.842.000,00

14.275.000,00

2.

Satuan Polisi Pamong Praja

38.623.000,00

33.388.300,00

3.

Sekretariat Daerah

20.000.000,00

26.000.000,00

4.

Sekretariat DPRD

95.568.000,00

96.456.600,00

5.

Kecamatan Purworejo

1.780.000,00

0,00

6.

Kantor Kesbang Politik dan Linmas

0,00

6.048.000,00

7.

Kelurahan Paduroso

0,00

1.370.000,00

171.813.000,00

177.537.900,00

Jumlah Belanja Pakaian Dinas dan Atributnya

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

335
Pemerintah Kabupaten Purworejo

m). Belanja Pakaian Kerja


Realisasi
belanja
pakaian
kerja
sebesar
Rp107.123.500,00 atau mencapai 98,15% dari anggaran
sebesar
Rp109.138.400,00
dipergunakan
untuk
pembelian pakaian kerja petugas kebersihan dan pakaian
kerja lainnya.
Realisasi Belanja pakaian kerja di Tahun Anggaran 2012
sebesar Rp107.123.500,00 dan di Tahun Anggaran 2011
sebesar Rp138.137.400,00 atau mengalami penurunan
sebesar 22,45% disebabkan untuk pakaian dinas Bupati
hanya direalisasikan untuk Bupati saja.
Rincian SKPD yang melaksanakan belanja pakaian kerja
di Tahun Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran 2011
sebagai berikut :
SKPD
1.

Dinas Pendidikan

2.

Dinas Pekerjaan Umum

3.
4.
5.

Kelurahan Cangkrep Lor

6.

Dinas Pertanian dan Kehutanan

7.

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi

8.

Dinas Perhubungan, Informasi, Komunikasi dan Pariwisata

9.

Badan Pelaksana Ketahanan Pangan dan Penyuluh Pertanian

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

38.710.500,00

66.496.400,00

3.475.000,00

4.300.000,00

Satuan Polisi Pamong Praja

29.321.000,00

23.716.000,00

Badan Kepegawaian Daerah

27.467.000,00

0,00

Jumlah Belanja Pakaian Kerja

1.000.000,00

0,00

800.000,00

4.800.000,00

6.350.000,00

14.180.000,00

0,00

22.680.000,00

0,00

1.965.000,00

107.123.500,00

138.137.400,00

n). Belanja Pakaian Khusus dan Hari-hari Tertentu


Realisasi belanja pakaian khusus dan hari-hari tertentu
sebesar Rp37.502.800,00 atau mencapai 99,87% dari
anggaran sebesar Rp37.552.800,00. Pelaksanaan
belanja pakaian khusus dan hari-hari tertentu adalah
dari Dinas Pendidikan sebesar Rp28.802.800,00 untuk
pakaian seragam latihan Pasukan Pengibar Bendera
Pusaka Kabupaten Purworejo tanggal 17 Agustus 2012
dan Dinas Perhubungan, Komunikasi, Informasi dan
Pariwisata sebesar Rp7.750.000,00 diantaranya untuk
pembelian pakaian batik tradisional pengiriman Mas
dan Mbak Tingkat Jawa Tengah serta Sekretariat
Daerah sebesar Rp950.000,00 untuk seragam
pengiriman peserta upacara Hari Olah Raga Nasional di
Semarang.
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

336
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Realisasi Belanja pakaian khusus dan hari-hari tertentu


di Tahun Anggaran 2012 sebesar Rp37.502.800,00 dan
di Tahun Anggaran 2011 sebesar Rp10.735.000,00 atau
mengalami kenaikan sebesar 249,35% karena adanya
pengadaan pakaian seragam latihan Pasukan Pengibar
Bendera Kabupaten Purworejo.
Kenaikan belanja didukung oleh adanya kenaikan pos
belanja Pakaian Batik Tradisional sebesar 50,00% dan
belanja pakaian olah raga sebesar 294,99%.
Adapun rincian anggaran dan realisasi belanja pakaian
khusus dan hari-hari tertentu di Tahun Anggaran 2012
dan Tahun Anggaran 2011 adalah sebagai berikut :

Uraian

No.
1).

Belanja Pakaian Batik Tradisional

2)

Belanja Pakaian Olah Raga

Total Belanja Pakaian Khusus dan hari-hari Tertentu

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

3.000.000,00

3.000.000,00

2.000.000,00

34.552.800,00

34.502.800,00

8.735.000,00

37.552.800,00

37.502.800,00

10.735.000,00

Rincian SKPD yang melaksanakan belanja pakaian


pakaian khusus dan hari-hari tertentu di Tahun
Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran 2011 sebagai
berikut :
Realisasi 2012

SKPD

(Rp)

1.

Dinas Pendidikan

2.

Dinas Perhubungan, Informasi, Komunikasi dan Pariwisata

3.

Sekretariat Daerah

Jumlah Belanja Pakaian Khusus dan hari-hari Tertentu

Realisasi 2011
(Rp)

28.802.800,00

4.710.000,00

7.750.000,00

6.025.000,00

950.000,00

0,00

37.502.800,00

10.735.000,00

o). Belanja Perjalanan Dinas


Realisasi
belanja
perjalanan
Dinas
sebesar
Rp20.621.822.761,00 atau mencapai 90,93% dari
anggaran sebesar Rp22.679.355.800,00.
Capaian penyerapan anggaran sebesar 90,93% karena :
Beberapa perjalanan yang direncanakan untuk
even-even khusus tidak dilaksanakan karena
penyelenggaraannya oleh pihak lain dan tidak
diselenggarakan.
Efisiensi perjalanan dinas dengan mengurangi
volume peserta yang melaksanakan perjalanan
dinas.
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

337
Pemerintah Kabupaten Purworejo

Untuk perjalanan dinas dalam daerah terkait


kegiatan mobilisasi e-KTP yang dilakukan
penambahan anggaran melalui perubahan anggaran
untuk penyisiran ke desa-desa dan monitoring
perekaman e-KTP tidak dilaksanakan karena
keterbatasan waktu.
Perjalanan dinas dalam daerah maupun luar daerah
di Sekretariat DPRD disebabkan tidak semua
anggota DPRD selalu mengikuti kunjungan kerja
dan rencana kunjungan kerja ke luar Pulau Jawa
tidak dilaksanakan.
Atas pelaksanaan belanja perjalanan dinas sebesar
Rp20.621.822.761,00 terdapat realisasi belanja di
Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah yang melebihi
pagu anggaran sebesar Rp649.000,00 karena kesalahan
pembebanan rekening, namun telah disetor ke kas
daerah pada tanggal 14 Januari 2013 sebesar
Rp680.000,00.
Realisasi Belanja perjalanan dinas di Tahun Anggaran
2012 sebesar Rp20.621.822.761,00 dan di Tahun
Anggaran 2011 sebesar Rp15.477.616.540,00 atau
mengalami kenaikan sebesar 33,24% karena
meningkatnya kebutuhan untuk koordinasi, konsultasi
dan kunjungan kerja terutama di jajaran Sekretariat
DPRD.
Kenaikan belanja terdapat pada pos belanja Perjalanan
Dinas Dalam Daerah sebesar 1,70% dan belanja
Perjalanan Dinas Luar Daerah sebesar 60,23%
Adapun rincian anggaran dan realisasi belanja
perjalanan dinas di Tahun Anggaran 2012 dan Tahun
Anggaran 2011 adalah sebagai berikut :
No.

Uraian

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

1).

Belanja Perjalanan Dinas Dalam Daerah

8.058.446.400,00

7.259.894.900,00

7.138.284.300,00

2)

Belanja Perjalanan Dinas Luar Daerah

14.620.909.400,00

13.361.927.861,00

8.339.332.240,00

22.679.355.800,00

20.621.822.761,00

15.477.616.540,00

Total Belanja Perjalanan Dinas

Rincian SKPD yang melaksanakan belanja perjalanan


dinas di Tahun Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran
2011 sebagai berikut :

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

338
Pemerintah Kabupaten Purworejo

SKPD

Realisasi 2012
(Rp)

Realisasi 2011
(Rp)

1.

Dinas Pendidikan

1.410.886.400,00

1.278.679.600,00

2.

Dinas Kesehatan

517.601.392,00

421.034.085,00

3.

Dinas Pekerjaan Umum

884.538.650,00

697.550.000,00

4.

Dinas Pengairan

230.217.062,00

321.362.395,00

5.

Badan Perencana Pembangunan Daerah

725.704.014,00

672.401.929,00

6.

Dinas Perhubungan, Informasi, Komunikasi dan Pariwisata

223.235.000,00

300.160.000,00

7.

Kantor Lingkungan Hidup

171.483.180,00

79.596.300,00

8.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

386.640.093,00

209.488.755,00

9.

Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan

200.995.000,00

161.250.000,00

10.

Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial

412.830.625,00

249.072.200,00

11.

Kantor Kesbang Politik dan Linmas

215.384.750,00

183.715.305,00

12.

Satuan Polisi Pamong Praja

117.290.000,00

114.307.500,00

13.

Sekretariat Daerah

2.233.675.251,00

2.207.173.455,00

14.

Sekretariat DPRD

6.140.356.775,00

2.930.416.300,00

15.

Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah

1.121.680.832,00

1.094.646.955,00

16.

Inspektorat

1.181.207.540,00

1.008.648.565,00

17.

Badan Kepegawaian Daerah

733.634.590,00

470.820.000,00

18.

Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu

83.055.000,00

65.570.000,00

19.

Kecamatan Grabag

65.085.000,00

41.630.000,00

20.

Kecamatan Ngombol

65.300.000,00

31.850.000,00

21.

Kecamatan Purwodadi

89.395.000,00

65.382.316,00

22.

Kecamatan Bagelen

69.994.125,00

46.795.000,00

23.

Kecamatan Kaligesing

67.773.700,00

36.455.000,00

24.

Kecamatan Purworejo

50.722.500,00

29.651.000,00

25.

Kecamatan Banyuurip

56.990.000,00

36.915.000,00

26.

Kecamatan Bayan

59.575.000,00

34.500.000,00

27.

Kecamatan Kutoarjo

78.895.000,00

46.900.000,00

28.

Kecamatan Butuh

81.265.000,00

58.190.000,00

29.

Kecamatan Pituruh

77.540.001,00

57.420.000,00

30.

Kecamatan Kemiri

97.395.000,00

64.190.000,00

31.

Kecamatan Bruno

87.403.000,00

64.958.000,00

32.

Kecamatan Gebang

77.000.000,00

44.320.000,00

33.

Kecamatan Loano

92.180.000,00

46.950.000,00

34.

Kecamatan Bener

73.730.000,00

55.950.000,00

35.

Kelurahan Purworejo

6.900.000,00

4.640.000,00

36.

Kelurahan Pangenrejo

4.915.000,00

2.495.000,00

37.

Kelurahan Kedungsari

3.905.000,00

3.210.000,00

38.

Kelurahan Cangkrep Kidul

4.150.000,00

4.985.000,00

39.

Kelurahan Cangkrep Lor

3.410.000,00

3.000.000,00

40.

Kelurahan Tambakrejo

5.700.000,00

4.275.000,00

41.

Kelurahan Pangen Juru Tengah

6.570.000,00

4.480.000,00

42.

Kelurahan Doplang

2.665.000,00

4.670.000,00

43.

Kelurahan Sindurjan

9.435.000,00

3.320.000,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

339
Pemerintah Kabupaten Purworejo

SKPD

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

44.

Kelurahan Paduroso

6.995.000,00

2.100.000,00

45.

Kelurahan Mranti

5.760.000,00

5.280.000,00

46.

Kelurahan Mudal

8.460.000,00

4.050.000,00

47.

Kelurahan Keseneng

7.130.000,00

4.180.000,00

48.

Kelurahan Baledono

13.250.000,00

4.960.000,00

49.

Kelurahan Boro Kulon

6.745.000,00

3.500.000,00

50.

Kelurahan Kledung Kradenan

8.820.000,00

5.290.000,00

51.

Kelurahan Kledung Karang Dalem

5.920.000,00

5.530.000,00

52.

Kelurahan Sucen Juru Tengah

2.830.000,00

3.210.000,00

53.

Kelurahan Kutoarjo

9.060.000,00

4.610.000,00

54.

Kelurahan Katerban

4.270.000,00

4.900.000,00

55.

Kelurahan Bayem

6.680.000,00

4.090.000,00

56.

Kelurahan Semawung Kembaran

5.920.000,00

2.030.000,00

57.

Kelurahan Semawung Daleman

4.490.000,00

4.680.000,00

58.

Kelurahan Bandung

10.170.000,00

4.550.000,00

59.

Kelurahan Lugosobo

4.880.000,00

5.005.000,00

60.

Badan Pelaksana Ketahanan Pangan dan Penyuluh Pertanian

225.960.000,00

283.710.000,00

61.

Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa

480.738.080,00

614.745.265,00

62.

Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah

120.908.880,00

80.726.000,00

64.

Dinas Pertanian dan Kehutanan

508.930.972,00

466.439.805,00

65.

Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan

277.723.159,00

188.311.810,00

66.

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi

Jumlah Belanja Perjalanan Dinas

667.872.190,00

512.694.000,00

20.621.822.761,00

15.477.616.540,00

p). Belanja Perawatan Peralatan Kerja


Realisasi belanja perawatan peralatan kerja sebesar
Rp1.024.400.603,00 atau mencapai 95,26% dari
anggaran sebesar Rp1.075.388.562,00.
Realisasi Belanja perawatan peralatan kerja di Tahun
Anggaran 2012 sebesar Rp1.024.400.603,00 dan di
Tahun Anggaran 2011 sebesar Rp992.667.743,00 atau
mengalami kenaikan sebesar 3,20% karena adanya
peningkatan peralatan yang memerlukan perawatan
serta adanya peningkatan harga beberapa komponen
pemeliharaan.
Kenaikan secara akumulasi didukung adanya kenaikan
serta penurunan pada beberapa pos serta adanya pos
belanja di Tahun Anggaran 2011 ada namun di Tahun
Anggaran 2012 tidak ada, yaitu belanja pemeliharaan
printer. Yang mengalami kenaikan meliputi pos belanja
Perawatan Komputer sebesar 3,34%, belanja Perawatan
Peralatan Kantor sebesar 32,19%, belanja Perawatan
Alat Studio dan Komunikasi sebesar 0,31% serta
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

340
Pemerintah Kabupaten Purworejo

belanja Perawatan Alat-alat Laboratorium sebesar


181,11%. Sedangkan penurunan belanja terdapat pada
pos belanja Perawatan Alat Rumah Tangga sebesar
6,39%, belanja Perawatan AC sebesar 19,41%, belanja
Perawatan Peralatan Uji Kendaraan sebesar 2,13%,
belanja Perawatan Mebelair sebesar 40,84%, belanja
Perawatan Alat-alat Berat sebesar 1,68% serta belanja
Perawatan Peralatan Kesehatan sebesar 32,74%.
Adapun rincian anggaran dan realisasi belanja
perawatan peralatan kerja di Tahun Anggaran 2012 dan
Tahun Anggaran 2011 adalah sebagai berikut :
Uraian

No.

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

1).

Belanja Perawatan Komputer

620.662.700,00

614.530.688,00

594.662.370,00

178.051.362,00

146.403.325,00

110.749.700,00

47.786.000,00

44.647.740,00

47.697.973,00

2)

Belanja Perawatan Peralatan Kantor

3).

Belanja Perawatan Alat Rumah Tangga

4).

Belanja Perawatan AC

7.409.000,00

6.365.000,00

7.898.000,00

5).

Belanja Perawatan Alat Studio dan Komunikasi

45.300.000,00

44.900.000,00

44.760.000,00

6).

Belanja Perawatan Peralatan Uji Kendaraan

39.200.000,00

39.000.000,00

39.850.000,00

7).

Belanja Perawatan Mebelair

13.975.000,00

10.092.000,00

17.060.000,00

8).

Belanja Perawatan Alat-alat Berat

67.816.200,00

67.813.250,00

68.972.400,00

9).

Belanja Perawatan Peralatan Kesehatan

32.012.500,00

27.597.800,00

41.033.300,00

10).

Belanja Perawatan Alat-alat Laboratorium

23.175.800,00

23.050.800,00

8.200.000,00

0,00

0,00

11.784.000,00

1.075.388.562,00

1.024.400.603,00

992.667.743,00

Belanja Perawatan Printer


Total Belanja Perawatan Peralatan Kerja

Rincian SKPD yang melaksanakan belanja perawatan


peralatan kerja di Tahun Anggaran 2012 dan Tahun
Anggaran 2011 sebagai berikut :
SKPD

Realisasi 2012
(Rp)

Realisasi 2011
(Rp)

1.

Dinas Pendidikan

265.589.075,00

250.543.020,00

2.

Dinas Kesehatan

181.343.328,00

210.737.323,00

3.

Dinas Pekerjaan Umum

93.627.050,00

84.274.800,00

4.

Dinas Pengairan

5.

Badan Perencana Pembangunan Daerah

6.

Dinas Perhubungan, Informasi, Komunikasi dan Pariwisata

7.

Kantor Lingkungan Hidup

8.
9.
10.
11.
12.

Sekretariat Daerah

6.950.000,00

7.448.000,00

11.066.000,00

9.496.000,00

105.086.500,00

78.200.000,00

5.000.000,00

1.580.000,00

Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan

10.000.000,00

8.000.000,00

Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial

20.999.200,00

4.744.000,00

Kantor Kesbang Politik dan Linmas

8.225.000,00

8.728.000,00

Satuan Polisi Pamong Praja

2.400.000,00

3.000.000,00

105.022.200,00

121.449.650,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

341
Pemerintah Kabupaten Purworejo

SKPD

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

13.

Sekretariat DPRD

19.368.500,00

31.548.800,00

14.

Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah

31.007.000,00

25.475.400,00

15.

Inspektorat

7.919.750,00

8.072.650,00

16.

Badan Kepegawaian Daerah

18.150.000,00

9.600.000,00

17.

Kantor Pelayanan Perizinan Terpadu

12.500.000,00

13.135.000,00

18.

Kecamatan Grabag

3.000.000,00

3.000.000,00

19.

Kecamatan Ngombol

5.000.000,00

5.000.000,00

20.

Kecamatan Purwodadi

2.000.000,00

2.000.000,00

21.

Kecamatan Bagelen

3.000.000,00

2.600.000,00

22.

Kecamatan Kaligesing

4.591.000,00

2.500.000,00

23.

Kecamatan Purworejo

3.500.000,00

3.000.000,00

24.

Kecamatan Banyuurip

4.995.000,00

3.000.000,00

25.

Kecamatan Bayan

2.902.500,00

2.992.500,00

26.

Kecamatan Kutoarjo

3.000.000,00

3.000.000,00

27.

Kecamatan Butuh

3.484.000,00

3.432.000,00

28.

Kecamatan Pituruh

2.000.000,00

3.900.000,00

29.

Kecamatan Kemiri

4.500.000,00

2.500.000,00

30.

Kecamatan Bruno

3.800.000,00

3.148.000,00

31.

Kecamatan Gebang

3.500.000,00

3.500.000,00

32.

Kecamatan Loano

3.500.000,00

0,00

33.

Kecamatan Bener

3.500.000,00

4.200.000,00

34.

Kelurahan Purworejo

1.000.000,00

1.000.000,00

35.

Kelurahan Pangenrejo

1.000.000,00

1.000.000,00

36.

Kelurahan Kedungsari

1.000.000,00

1.000.000,00

37.

Kelurahan Cangkrep Kidul

1.000.000,00

1.499.000,00

38.

Kelurahan Cangkrep Lor

1.000.000,00

1.000.000,00

39.

Kelurahan Tambakrejo

500.000,00

1.000.000,00

40.

Kelurahan Pangen Juru Tengah

1.000.000,00

1.000.000,00

41.

Kelurahan Doplang

1.000.000,00

1.000.000,00

42.

Kelurahan Sindurjan

1.000.000,00

1.000.000,00

43.

Kelurahan Paduroso

1.000.000,00

2.603.000,00

44.

Kelurahan Mranti

1.000.000,00

1.000.000,00

45.

Kelurahan Mudal

500.000,00

1.000.000,00

46.

Kelurahan Keseneng

1.000.000,00

1.000.000,00

47.

Kelurahan Baledono

1.000.000,00

1.000.000,00

48.

Kelurahan Boro Kulon

1.000.000,00

1.000.000,00

49.

Kelurahan Kledung Kradenan

1.000.000,00

1.000.000,00

50.

Kelurahan Kledung Karang Dalem

1.000.000,00

1.000.000,00

51.

Kelurahan Sucen Juru Tengah

1.000.000,00

1.000.000,00

52.

Kelurahan Kutoarjo

500.000,00

1.440.000,00

53.

Kelurahan Katerban

1.425.000,00

1.500.000,00

54.

Kelurahan Bayem

700.000,00

1.000.000,00

55.

Kelurahan Semawung Kembaran

1.000.000,00

1.000.000,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

342
Pemerintah Kabupaten Purworejo

SKPD

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

56.

Kelurahan Semawung Daleman

1.500.000,00

1.321.000,00

57.

Kelurahan Bandung

1.500.000,00

1.000.000,00

58.

Kelurahan Lugosobo

1.500.000,00

1.346.000,00

59.

Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa

13.000.000,00

10.500.000,00

60.

Kantor Arsip dan Perpustakaan Daerah

7.000.000,00

8.300.000,00

61.

Dinas Pertanian dan Kehutanan

6.000.000,00

3.000.000,00

62.

Dinas Kelautan, Perikanan dan Peternakan

6.749.500,00

5.128.600,00

64.

Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi

6.000.000,00

5.000.000,00

65.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

0,00

8.225.000,00

1.024.400.603,00

992.667.743,00

Jumlah Belanja Perawaatan Peralatan Kerja

q). Belanja Jasa Pihak Ketiga


Realisasi belanja jasa pihak ketiga sebesar
Rp6.612.372.610,00 atau mencapai 90,42% dari
anggaran sebesar Rp7.313.096.544,00.
Capaian penyerapan sebesar 90,42% karena :
Jasa narasumber yang direncanakan untuk
narasumber
Tingkat
Nasional,
realisasinya
menggunakan narasumber Tingkat Provinsi.
Tidak semua kegiatan workshop di DPRD diikuti
oleh semua anggota DPRD.
Pengiriman transmigran ke Kalimantan Barat oleh
Dinas Tenagakerja, Transmigrasi dan Sosial
dibatalkan oleh Pemerintah Pusat karena adanya
bencana alam.
Realisasi Belanja jasa pihak ketiga di Tahun Anggaran
2012 sebesar Rp6.612.372.610,00 dan di Tahun
Anggaran 2011 sebesar Rp6.728.067.849,00
atau
mengalami penurunan sebesar 1,72% karena untuk
belanja transportasi dan akomodasi Tahun Anggaran
2011 di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan masih
mengakomodir belanja lainnya dari kegiatan Bantuan
Operasional Sekolah.
Penurunan secara akumulasi didukung adanya kenaikan
serta penurunan pada beberapa pos serta adanya pos
belanja di Tahun Anggaran 2011 tidak ada namun di
Tahun Anggaran 2012 ada, yaitu belanja Jasa Notaris.
Penurunan belanja terdapat pada pos belanja
Transportasi dan Akomodasi sebesar 21,35%, belanja
Uang Pembinaan sebesar 97,63% serta belanja
Perencanaan dan Pengawasan sebesar 29,30%.
Sedangkan kenaikan belanja terdapat pada 9 pos belanja
dengan kenaikan yang signifikan pada pos belanja
Publikasi sebesar 92,32%, belanja Hadiah/Penghargaan
Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

343
Pemerintah Kabupaten Purworejo

sebesar 259,92%, belanja Uji Laboratorium sebesar


156,31% serta belanja Jasa Konsultansi sebesar
1.512,38%.
Adapun rincian anggaran dan realisasi belanja jasa pihak
ketiga di Tahun Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran
2011 adalah sebagai berikut :
Uraian

No.

Anggaran

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

(Rp)

91.820.503,00

77.432.330,00

74.121.019,00

118.821.900,00

107.947.100,00

97.433.750,00

3.537.051.940,00

3.302.624.940,00

4.198.969.230,00

Belanja Publikasi

392.931.200,00

392.136.580,00

203.895.600,00

5).

Jasa Tenaga Perseorangan

884.324.196,00

788.654.850,00

768.615.100,00

6).

Uang Pembinaan

12.300.000,00

12.300.000,00

519.100.000,00

7).

Belanja Plakat

11.300.000,00

11.300.000,00

9.300.000,00

8).

Belanja Perencanaan dan Pengawasan

598.356.030,00

520.934.200,00

736.853.250,00

Belanja Karangan bunga

10.200.000,00

10.200.000,00

8.500.000,00

10).

Belanja Hadiah/Penghargaan

60.910.669,00

56.855.537,00

15.796.500,00

11).

Belanja Uji Laboratorium

121.800.000,00

39.685.700,00

15.483.400,00

12).

Belanja Jasa Konsultansi

1.469.680.106,00

1.289.901.373,00

80.000.000,00

13).

Belanja Jasa Notaris

3.600.000,00

2.400.000,00

0,00

7.313.096.544,00

6.612.372.610,00

6.728.067.849,00

1).

Belanja Dokumentasi

2)

Belanja Dekorasi

3).

Belanja Transportasi dan Akomodasi

4).

9).

Total Belanja Jasa Pihak Ketiga

Rincian SKPD yang melaksanakan belanja Jasa Pihak


Ketiga di Tahun Anggaran 2012 dan Tahun Anggaran
2011 sebagai berikut :
SKPD

Realisasi 2012
(Rp)

Realisasi 2011
(Rp)

1.

Dinas Pendidikan

2.

Dinas Kesehatan

3.

Dinas Pekerjaan Umum

4.

Badan Perencana Pembangunan Daerah

877.760.800,00

215.975.000,00

5.

Dinas Perhubungan, Informasi, Komunikasi dan Pariwisata

61.057.000,00

47.374.000,00

6.

Kantor Lingkungan Hidup

167.580.008,00

13.306.250,00

7.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil

360.932.500,00

153.178.000,00

8.

Badan Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan

222.557.660,00

171.979.300,00

9.

Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Sosial

184.170.522,00

143.889.000,00

10.

Kantor Kesbang Politik dan Linmas

56.773.940,00

116.908.800,00

11.

Satuan Polisi Pamong Praja

330.000,00

18.039.810,00

12.

Sekretariat Daerah

1.142.695.113,00

861.065.570,00

13.

Sekretariat DPRD

692.360.900,00

681.562.500,00

14.

Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah

554.638.380,00

1.048.197.150,00

Laporan Keuangan Daerah Tahun Anggaran 2012

480.730.800,00

1.195.667.050,00

65.260.000,00

144.895.000,00

410.482.750,00

224.700.000,00

344
Pemerintah Kabupaten Purworejo

SKPD
15.

Inspektorat

16.

Badan Kepegawaian Daerah

17.
18.

Realisasi 2012

Realisasi 2011

(Rp)

(Rp)

56.491.700,00

6.832.000,00

336.280.850,00

245.216.400,00

Kecamatan Grabag

3.805.700,00

7.130.000,00

Kecamatan Ngombol

4.100.000,00

2.600.000,00

19.

Kecamatan