Anda di halaman 1dari 10

MAKALAH

SISTEM INFORMASI AKUTANSI


(Siklus Konversi)

Disusun oleh:
Eva Febrina (1202120046)
Nita Karlina (1202120056)
Galang Pandu Aranza (1202124049)

AKUNTANSI B
TELKOM ECONOMICS AND BUSINESS
SCHOOL
BANDUNG
2014

Galang Pandu Aranza (1202124049)

Nita Karlina (1202120056)

Eva Febrina (1202120046)

KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, bahwa pada saat ini
kami telah menyelesaikan tugas yang merupakan salah satu tugas dari mata kuliah Sistem
Informasi Akuntansi.Tujuan kami menyusun tugas ini guna memenuhi salah satu tugas dari
matakuliah perpajakan, selain itu juga agar kami dapat mengetahui dan mengenal lebih
banyak mengenai hal-hal yang berkaitan dengan system informasi yang relevan dengan
akuntansi.
Kami ucapkan terima kasih kepada dosen Sistem Informasi Akuntansi yang telah
membimbing kami dalam pembuatan tugas ini dan terima kasih atas kerja sama temanteman sekelompok.Kami mohon maaf apabila dalam makalah ini terdapat kekurangan atau
kesalahan. Kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan, terutama dari dosen
yang bersangkutan. Harapan kami semoga makalah ini bermanfaat bagi semua pihak,
khusunya bagi kami.

Bandung, 9 Mei 2014

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR...................................................................3
BAB I......................................................................................5
PENDAHULUAN.........................................................................5
I. LATAR BELAKANG.......................................................................5
II. RUMUSAN MASALAH..................................................................5
III. Tujuan.....................................................................................5

BAB II.....................................................................................6
ISI.......................................................................................... 6
A. Deskripsi Perusahaan........................................................................6
B. Struktur Organisasi Perusahaan............................................................7
C. Flowchart Konversi..........................................................................8
D. Penjelasan flowchart.................................................................9

BAB III................................................................................... 10
KESIMPULAN..........................................................................10

BAB I
PENDAHULUAN
I. LATAR BELAKANG
Pada era informasi dan globalisasi menyebabkan lingkungan bisnis mengalami
perubahan yang begitu pesat dengan tingkat persaingan ketat. Oleh sebab itu, perusahaanperusahaan dituntut untuk melakukan kegiatan operasionalnya secara efektif dan efisien
untuk mempertahankan eksistensinya, sehingga pengetahuan merupakan kekuatan yang
sangat penting untuk membantu manajer dalam pengambilan keputusan. Informasi yang
berkualitas yaitu informasi yang akurat, relevan dan tepet waktu sehingga keputusan yang
tepat dapat dibuat yang disesuaikan dengan system informasi yang diterapkan di masingmasing perusahaan. Dengan demikian, pengelolaan system informasi merupakan hal yang
sangat penting untuk dilakukan.
Sistem informasi juga diperlukan dalam pengadaan bahan baku untuk kelancaran proses
pembelian bahan baku dari pemasok serta kepada pembeli. Prosedur pembelian bahan baku
melibatkan beberapa bagian dalam perusahaan dengan maksud agar pelaksanaan pembelian
bahan baku dapat diawasi dengan baik. Salah satu penyebab terjadinya kekacauankekacauan dalam prosedur pembelian bahan baku adalah lemahnya pengendalian intern
pada sistem dan prosedur yang mengatur suatu transaksi. Untuk mengatasi masalah
tersebut, maka setiap perusahaan perlu menyusun suatu sistem dan prosedur yang dapat
menciptakan pengendalian intern yang baik dalam mengatur pelaksanaan transaksi
perusahaan.
Dalam pembahasan ini akan di bahas tentang salah satu dari empat siklus transaksi
dalam sistem informasi akuntansi untuk mencatat kegiatan bisnis yaitu siklus konversi.

II. RUMUSAN MASALAH


1. Bagaimana gambaran singkat tentang perusahaan PT.3AM?
2. Bagaimana flowchart dari siklus konversi perusahaan tersebut?
3. Bagaimana mekanisme/ penjelasan mengenai flowchart tersebut?

III. Tujuan
Tujuan dari makalah ini adalah:
1. Memahami tentang gambaran siklus konversi secara keseluruhan
2. Memahami proses-proses yang ada dalam siklus konversi suatu perusahaan
3. Mengerti tentang proses produksi suatu perusahaan dimulai dari pembelian
bahan baku hingga menjadi barang siap jual
4. Memahami cara agar pengendalian internal di suatu perusahaan dapat
berjalan efektif dan efisien

BAB II
ISI
A. Deskripsi Perusahaan
PT.3AM merupakan suatu perusahaan lokal di Indonesia yang memproduksi
berbagai model furniture yang serba minimalis dengan tampilan inovasi-inovasi yang
menjadi daya tarik konsumen tetapi masih bisa memberikan kesan nyaman bagi
penggunanya dan tentunya dengan kualitas yang sangat baik. PT. 3AM baru saja berdiri
pada 6 November 2013. Hingga saat ini sudah ada 3 Showroom yang baru tersebar di
Jakarta, Bandung dan Surabaya.
Berikut ini terdapat deskripsi jabatan yang berlaku di PT.3AM:
1. Direktur
Direktur bertugas untuk mengatur seluruh operasional suatu perusahaan, baikd ari
segi SDM maupun non-SDM dan juga harus mengatur strategi perusahaan agar
maju dibandingkan dengan perusahaan yang lainnya.
2. Bagian Akuntansi
Bagian akuntansi betugas untuk mencatat seluruh transaksi dan membuatnya
menjadi sebuah laporan keuangan yang selanjutnya akan diserahkan kepada direktur
untuk membuat perencanaan atau strategi perusahaan di masa yang akan datang.
3. Bagian keuangan
Bagian keuangan bertugas untuk bertanggungjawab dengan masalah keuangan
seperti hasil pendapatan dari pengiriman barang maupun pengeluaran untuk gaji
pegawai dan pembelian bahan-bahan material yang dibutuhkan untuk memproduksi
barang.
4. Bagian Penjualan
Bagian penjualan bertugas mengatur produk yang akan di jual oleh perusahaan,
selain itu bagian penjualan juga mempromosikan barang-barang Meubel di
showroom supaya mencapai target yang maksimal dalam penjualan barang, demi
kemajuan perusahaan.
Sales
Bagian sales bertugas mempromosikan barang-barang di showroom atau
ke masyrakat luas.
Marketing
Bagian maeketing bertugas untuk menerima atau mengurus pesanan atau
order dari toko-toko maupun konsumen.
5. Bagian Produksi
Bagian produksi bertugas untuk memproduksi barang-barang dan harus mempunyai
kemampuan dalam membuat suatu barang sehingga barang yang dihasilkan
bermutu dan berkualitas dalam segi pembuatan barang tersebut.
6. Bagian perencanaan
Bagian perencanaan bertugas untuk merancang desain-desain macam-macam
lemari, meja dan lain-lain. Merencanakan proses pembuatan macam-macam lemari,
meja dan lain-lain, serta menentukan bahan material apa saja yang akan digunakan
dalam memproduksi barang, sehingga bisa memenuhui kepuasan pelanggan dan
mencapai target yang maksimal.

Design
Bagian desain bertugas untuk mendesain-desain macam-macam lemari, meja
dan lain-lain, yang harus kreatif agar barang-barang yang dibuat bisa
memenuhi kepuasan konsumen dan harus selalu mempunyai ide baru dalam
memdesain lemari, kursi dan tempat tidur agar konsumen tidak merasa bosan.
7. Bagian gudang
Bagian gudang bertugas untuk mengecek dan melaporkan persediaan yang ada di
gudang atau yang dibutuhkan apabila persediaan habis. Selain itu bagian gudang
juga bertugas untuk mendistribusikan bahan baku ke bagian produksi untuk
diproses lebih lanjut.
8. Bagian pembelian
Bagian pembelian bertugas untuk membeli bahan-bahan yang dibutuhkan oleh
bagian produksi.

B. Struktur Organisasi Perusahaan

Direktur
Direktur

Bag.
Bag.
Akuntansi
Akuntansi

Bag.
Bag.
Keuangan
Keuangan

Bag.
Bag.
Penjualan
Penjualan
Sales
Sales

Bag.
Bag.
Produksi
Produksi

Bag.
Bag.
Perencanaa
n

Bag.
Bag.
Gudang
Gudang

Bag.
Bag.
Pembelian
Pembelian

Design
Design

Marketing
Marketing

C. Flowchart Konversi

D. Penjelasan flowchart
Pertama-tama bagian gudang memberi laporan tentang persediaan atau kebutuhan
barang yang akan di beli .lalu menyerahkannya pada bagian pembelian . Bagian pembelian
memverifikasi bahan baku yang akan dibeli lalu membuat catatan pembelian bahan baku
yang akan diserahkan pada bagian keuangan . Setelah itu bagian keuangan membuat
laporan pembelian yang akan diserahkan pada direktur.tugas direktur yaitu memvalidasi
pembelian dan memberikan lgi surat validasi pada bagian keuangan . Setelah menerima
surat validasi , bagian keuangan menyerahkan surat validasi ke bagian pembelian .setelah
bagian pembelian menerima laporan validasi , ia lalu menghubungi supplier untuk meminta
barang yang akan dipesan .dan menerima 2 salinan nota yang berisi jumlah yang harus
dibayar. Faktur pertama disimpan di pengarsipan bagian pembelian lalu salinan ke 2
diberikan pada bagian keuangan untuk dilakukan pencatatan dan memberikan uang setelah
bagian keuangan memvalidasi kuitansi dan memberikan uang sesuai dengan nominal yang
terutang , maka bagian keuangan memberikan uang pada bagian pembelian . Lalu bagian
pembelian melakuan pembayaran . Setelah barang diterima oleh bagian gudang , lalu
supplier pun memberikan 3 salinan faktur. Salinan pertama disimpan di bagian gudang ,
untuk mengontrol jumlah keluar-masuknya barang yang ada , lalu nota kedua diberikan
pada bagian pembelian sebagai perantara , dan nota ke 3 diberikan pada bagian akuntansi
yang nantinya digunakan untuk pembukuan .lalu tugas bagian gudang menyeleksi barang
yang masuk , dan mengirim barang yang telah diseleksi pada bagian produksi . Bagian
produksi menerima barang dari bagian gudang yang sebelumnya juga menerima design dari
bagian perencaan . setelah menerima barang dan design bagian perencanaan lalu bagian
produksi memulai melakukan pemotongan ,dan memulai perakitan setelah itu bagian
produksi melakukan beutify seperti pengukiran dan lain-lain . setelah itu bagian produksi
melakukan pengecatan dan plitur . setelah barang selesai diproduksi . bagian produksi
mencatat hasil jumlah barang yang telah diproduksi dan barang yang terpakai. catatan
tersebut dibuat menjadi 3 salinan . yang pertama diarsip di bagian produksi dan salinan ke
dua disimpan pada bagian akuntansi , dan salinan ke 3 disimpan pada bagian penjualan .
setelah itu bagiaan penjualan menerima barang dan membuat harga pokok penjualan dan
melakukan pemasaran . setelah itu bagian penjualan membuat catatan penjualan yang
disalin menjadi 2 salinan , yang pertama untuk diarsip pada bagian penjualan dan satu
bagian lagi diberikan ke bagian akuntansi.bagian akuntansi menerima catatan hasil
produksi dan catatan penjualan lalu mencocokkannya dan membuat laporan keuangan yang
dibuat menjadi 2 salinan yang pertama untuk diarsip dan melakukan pembukuan dan
salinan kedua diberikan pada direktur .

BAB III
KESIMPULAN
Sistem informasi berperan penting dalam pengadaan bahan baku untuk kelancaran
proses pembelian bahan baku dari pemasok serta kepada pembeli. Prosedur pembelian
bahan baku melibatkan beberapa bagian dalam perusahaan seperti bagian akuntansi,
keuangan, penjualan, perencanaan, produksi, bagian gudang, bagian pembelian serta
direktur sebagai pihak yang berhak mengautorisasi segala kegiatan. Bagian-bagian tersebut
ada agar pelaksanaan pembelian bahan baku dapat diawasi dengan baik dan berjalan lancar
serta sebagai salah satu langkah pengendalian internal. Sehingga target perusahaan dapat
tercapai dengan baik tanpa adanya kecurangan atau penipuan.

10