Anda di halaman 1dari 8

KREDIT BERMASALAH

DAN PENYELESAIANNYA

KREDIT BERMASALAH
Kredit bermasalah (problem loan)
adalah suatu keadaan debitur tidak
dapat memenuhi kewajiban kredit
yang ia peroleh dari bank, yaitu
kewajiban atas pembayaran bunga
dan pokok pinjaman.

KERUGIAN YANG TIMBUL AKIBAT


KREDIT BERMASALAH
Diantaranya :
Kerugian materi, misal nilai jaminan sudah tidak
cukup lagi untuk menutup seluruh kewajiban
debitur akibat biaya denda yang terus
membengkak,biaya pengadilan,dll
Pencadangan kredit
Reputasi
Cash flow bank terganggu
Kesempatan bisnis
Alokasi sumber daya

KOLEKTIBILITAS KREDIT
Adalah penggolongan kualitas kredit berdasarkan status kelancaran
pembayaran kewajiban dan prospeknya dimasa mendatang.
Merujuk pada Surat Keputusan Direksi Bank Indonesia
No.31/147/KEP/DIR tentang kualitas aktiva produktif pasal 3, kualitas
aktiva produktif termasuk didalamnya kredit di nilai berdasarkan;
prospek usaha, kondisi keuangan dengan penekanan pada arus kas
debitur, kemampuan membayar.
Klasifikasinya menjadi 5 kolektibilitas :
1.Lancar
2.Dalam perhatian khusus
3.Kurang lancar
4.Diragukan
5.Macet

MENCEGAH TIMBULNYA KREDIT


BERMASALAH

Tindakan pertama untuk mecegah timbulkan kredit macet adalah


berhati-hati dalam pemberian kredit.
Beberapa langkah konkrit dalam tindakan konservatif tersebut adalah :
-Mengikuti prosedur pemberian kredit dengan baik
-Hindari sikap subjektivitas dalam pemberian kredit.
-Seorang AO harus memiliki prinsip sendiri berdasarkan analisis yang
dilakukannya.
-Jangan segan-segan menolak suatu permohonan kredit kalau memang
dari hasil analisis diperoleh kesimpulan tidak layak untuk dibiayai oleh
bank.
-Lengkapi dokumentasi sebelum kredit direalisasi.
Seorang AO harus menyadari bahwa tidak semua keinginan nasabah
dapat dan harus dipenuhi oleh bank.
-Memantau perkembangan aktivitas rekening debitur pada bank.
-Melakukan kunjungan ke debitur secara teratur secara periodik.
-Untuk kredit yang berbentuk cicilan seperti term loan, KPR,dll Ao dapat
melakukan pemantauan dengan memperhatikan ketertiban cicilan setiap
periode angsuran.

INDIKASI AWAL KREDIT


BERMASALAH
Perputaran piutang dagang semakin
panjang
Posisi kas memburuk
Persedian meningkat dengan tajam
Debt Equity Ratio semakin tinggi
Rasio likuiditas memburuk
Penjualan menurun
Penjualan meningkat tetapi laba menurun

TIGA ALTERNATIF KEPUTUSAN


Meneruskan hubungan dengan debitur
Melikuidasi jaminan
Tidak melakukan tindakan sama sekali

TEKNIK PENYELESAIAN KREDIT


1.Dari pihak perbankan, artinya dalam melakukan analisisnya,pihak analis kurang
teliti,sehingga apa yang seharusnya terjadi tidak diprediksi sebelumnya atau
mungkin salah dalam melakukan perhitungan.
2.Dari pihak nasabah, ada 2 hal yaitu: adanya unsur kesengajaan, adanya unsur
tidak sengaja.
PENYELAMATAN TERHADAP KREDIT MACET DILAKUKAN DENGAN CARA :
Rescheduling
Suatu tindakan yang diambil dengan cara memperpanjang jangka waktu kredit
atau jangka waktu angsuran.
Reconditioning
Maksudnya adalah bank mengubah berbagai persyaratan seperti;
-Kapitalisasi bunga
-Penundaan pembayaran bunga sampai waktu tertentu
-Penuruna suku bunga
-Pembebasan bunga
-Kombinasi
-Penyitaan jaminan
Restructuring
Merupakan tindakan bank kepada nasabah dengan cara menambah modal
nasabah dengan pertimbangan nasabah memang membutuhkan tambahan
dana dan usaha yang dibiayai memang masih layak