Anda di halaman 1dari 73

Evaluasi Program Pencegahan Kanker Leher

Rahim Dan Kanker Payudara di Puskesmas


Cikampek Kabupaten Karawang periode
Januari 2012 sampai dengan Desember 2012

Oleh :
Merty M. Taolin
11-2011-123

RUMUSAN MASALAH
Masih tingginya jumlah kasus baru, angka
kematian kanker leher rahim, yaitu dengan
angka kesakitan dan kematian kanker leher
rahim di dunia, yaitu kasus baru yang
ditemukan 8,8% dan jumlah kematian 8,2%
per tahun dan merupakan penyebab kematian
kedua pada perempuan.

RUMUSAN MASALAH

Tingginya angka kanker payudara sekitar 13,8%


kasus yang terjadi di negara berkembang dan angka
kematian 14% dari seluruh kasus kanker pada
perempuan di dunia (IARC 2008)

Tingginya angka kesenjangan diantara target yang


telah ditetapkan oleh WUS dengan hasil penapisan
untuk mendeteksi dini dan pencegahan kenker leher
rahim melalui program inspeksi visual asam asetat di
Puskesmas cikampek bagi periode tahun 2012

RUMUSAN MASALAH

Belum diketahuinya tingkat keberhasilan


pelaksanaan program pencegahan kanker
leher rahim dan kanker payudara di
Puskesmas Kecamatan Cikampek periode
Januari sampai Desember 2012.

TUJUAN UMUM

Untuk mengetahui masalah program


pencegahan kanker leher rahim dan kanker
payudara di Puskesmas Kecamatan
Cikampek Kabupaten Karawang periode
Januari 2012 sampai dengan Desember 2012
dengan menggunakan pendekatan sistem dan
mencari penyelesaian masalah.

TUJUAN KHUSUS

Diketahuinya cakupan konseling perempuan


berusia 30-50 tahun di Puskesmas Kecamatan
Cikampek, Kabupaten Karawang periode Januari
2012 sampai dengan Desember 2012

Diketahuinya cakupan penyuluhan


perempuan berusia 30-50 tahun di
Kecamatan Cikampek, Kabupaten
periode Januari 2012 sampai dengan
2012

kelompok
Puskesmas
Karawang
Desember

TUJUAN KHUSUS

Diketahuinya cakupan penapisan kanker leher rahim


pada perempuan berusia 30-50 tahun di Puskesmas
Kecamatan Cikampek , Kabupaten Karawang periode
Januari 2012 sampai dengan Desember 2012

Diketahuinya cakupan perempuan dengan hasil positif


dari tes Inspeksi Visual dengan Asam Asetat (IVA)
pada penapisan kanker leher rahim di Puskesmas
Kecamatan Cikampek , Kabupaten Karawang periode
periode Januari 2012 sampai dengan Desember 2012

TUJUAN KHUSUS

Diketahuinya cakupan perempuan yang dilakukan


krioterapi pada penapisan kanker leher rahim dengan
IVA positif di Puskesmas Kecamatan Cikampek,
Kabupaten Karawang periode Januari 2012 sampai
dengan Desember 2012

Diketahuinya cakupan penanganan efek samping dan


komplikasi ringan dari krioterapi pada penapisan
kanker leher rahim dengan IVA positif di Puskesmas
Kecamatan Cikampek , Kabupaten Karawang periode
Januari 2012 sampai dengan Desember 2012.

TUJUAN KHUSUS

Diketahuinya cakupan pelayanan rujukan pada


penapisan kanker leher rahim di Puskesmas
Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang
periode Januari 2012 sampai dengan Desember
2012
Diketahuinya cakupan penapisan kanker
payudara pada perempuan berusia 30-50 tahun di
Puskesmas Kecamatan Cikampek, Kabupaten
Karawang periode Januari 2012 sampai dengan
Desember 2012

TUJUAN KHUSUS

Diketahuinya cakupan pelayanan rujukan


pada penapisan kanker payudara di
Puskesmas
Kecamatan
Cikampek,
Kabupaten Karawang periode Januari 2012
sampai dengan Desember 2012.

SASARAN
Semua perempuan berusia 30-50 tahun di
wilayah kerja Puskesmas Cikampek,
Kabupaten Karawang, periode Januari 2012
sampai dengan Desember 2012.

MATERI

Materi yang dievaluasi dalam program ini


terdiri dari laporan hasil kegiatan bulanan
Puskesmas mengenai program pencegahan
kanker leher rahim dan kanker payudara di
Puskesmas
Kecamatan
Cikampek,
Kabupaten Karawang periode Januari 2012
sampai dengan Desember 2012

METODE

Mengetahui cakupan program pencegahan


kanker leher rahim dan kanker payudara
dibandingkan dengan tolok ukur yang
ditetapkan dengan mengadakan pengumpulan
data, pengolahan data, analisis data dan
interpretasi data dengan menggunakan
pendekatan sistem masalah dibuat
usulan dan saran sebagai pemecahan masalah
tersebut berdasarkan penyebab masalah yang
ditemukan dari unsur-unsur sistem.

PENDEKATAN SISTEM

TOLOK UKUR

Tolok ukur keberhasilan terdiri dari variabel


masukan, proses, keluaran, lingkungan,
umpan balik, dan dampak. Digunakan
sebagai pembanding atau target yang harus
dicapai dalam program pencegahan kanker
leher rahim dan kanker payudara.

SUMBER DATA
Data sekunder

Data Demografi Puskesmas Kecamatan Cikampek tahun


2012
Laporan Pembangunan Kesehatan UPTD/DTP/PONED
Puskesmas Cikampek tahun 2012, Dinas Kesehatan
Kabupaten Karawang
Laporan hasil deteksi dini dan pencegahan kanker leher
rahim dan payudara, di puskesmas klinik IVA kabupaten
Karawang Januari 2012 hinggadesember 2012

DATA GEOGRAFIS

Lokasi gedung Puskesmas Rengasdengklok


terletak di Jalan Ahmad Yani No. 50
Cikampek, Karawang.
Luas wilayah kerja 4.638 Ha yang terdiri
dari 10 desa, dengan 106 RW dan 384 RT

Batas wilayah kerja

Sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan


Tirtamulya
Sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan
Klari
Sebelah Barat berbatasan dengan Kecamatan
Purwasari
Sebelah Timur berbatasan dengan Kecamatan
Kotabaru

DATA DEMOGRAFI

Jumlah penduduk Kecamatan Cikampek Kabupaten


Karawang adalah 104.254 jiwa.
Jumlah penduduk berdasarkan jenis kelamin : Lakilaki 51.788 jiwa dan jumlah perempuan 52.466 jiwa
dengan total WUS 23.267 jiwa.
Terdiri dari 10 desa dengan jumlah kepala keluarga
Kepala Keluarga (KK) 27.925
Mata pencaharian terbanyak di Kecamatan
Cikampek Kabupaten Karawang adalah pengrajin
industri sebanyak 16.062 orang

DATA DEMOGRAFI

Tingkat pendidikan penduduk Kecamatan


cikampek
Kabupaten Karawang yang
terbanyak adalah tingkat pendidikan sedang
(lulus SMA) sebanyak(57,9%).

MASUKAN

Tenaga
Dokter Umum (terlatih)
: Bidan (terlatih)
: 5 orang
Kader
: 9 orang
Dana
APBD
: Cukup

MASUKAN

Sarana (medis)
Meja peralatan (trolley)
: 1 buah
Wadah peralatan dengan tutup
: 1 buah
Meja pemeriksaan
: 1 buah
Lampu sorot sumber cahaya
: 1 buah
Senter (bila listrik mati)
: 4 buah(2
rusak)
Baterai kering untuk senter
: 2 buah/bulan
Bivalved speculum
:25 (12 ukuran
kecil, 8 sedang, 5 kecil ) dalam keadaan baik, 10 dalam
keadann rusak)

MASUKAN

Kain perlak untuk meja ginekologi : 12 buah


Kain penutup perut klien
: 12 buah
Kursi pemeriksa
: 1 buah
Gallipots antikarat
: 24 buah
Kapas lidi kassa
: Jumlah cukup
Sarung tangan disposable : Jumlah cukup
Spatula kayu
: Jumlah cukup
Asam asetat 3-5%
: Jumlah cukup
Masker
: Jumlah cukup
Atlas IVA
: 2 buah

MASUKAN

Unit Krioterapi
Krioterapi tip
Karet penahan untuk krio unit
Tabung CO2

Kereta dorong untuk tabung CO2 : 1 buah

Tang/ spanner
Mur/ baut Washers krio machine

: 1 buah
: 2 buah
: 1 per unit
: 1 buah
: 1 buah
: Ada

MASUKAN

Pencegahan Infeksi
Ember plastik dekontaminasi
Larutan klorin 0,5%
Sabun bubuk
Sikat gigi (untuk cuci alat)
Sarung tangan rumah tangga
Tempat sampah plastik
Kantung plastik
Antibiotik untuk IMS

: 3 buah
: Jumlah cukup
: Jumlah cukup
: Ada
: Ada
: Ada
: Jumlah cukup
: Jumlah cukup

MASUKAN
Sarana (non medis)
Pengatur waktu/Timer
Tinta stempel
Leaflet
Poster
Atlas IVA
Stempel
Kartu pemeriksaanIVA
Catatan medik
Buku Acuan

: 1 buah
: 1 buah
: Ada
: Ada
: 1 buah
: Ada
: Ada, cukup
: Ada, cukup
:Ada

METODE PROGRAM

Konseling dan Penyuluhan Kelompok


Penapisan kanker leher rahim dan Payudara
Penanganan dengan krioterapi pada
penapisan kanker leher rahim
Penapisan kanker payudara
Pelayanan rujukan
Pencatatan dan pelaporan

PERENCANAAN
1.Konseling
Dilakukan Senin - kamis oleh bidan di Puskesmas
dengan memberikan sesi konseling perorangan
wawancara atau anamnesis.
2. Penyuluhan Kelompok
Dilakukan berkelompok satu kali setiap bulan di
setiap desa oleh bidan.
3. Penapisan kanker leher rahim
Dilakukan Senin - kamis oleh bidan di Puskesmas
atau tempat lain secara berkelompok oleh bidan desa
serta satu bulan diadakan satu kali di setiap desa.

PERENCANAAN
4. Penanganan dengan krioterapi pada
penapisan kanker leher rahim
Single Visit Approach yaitu dilakukan
krioterapi untuk IVA positif
dengan
terjadwal

PERENCANAAN
5. Penapisan kanker payudara
Dilakukan Senin - kamis oleh bidan di Puskesmas
atau tempat lain secara berkelompok oleh bidan desa
serta satu bulan diadakan satu kali di setiap desa.
6. Pelayanan rujukan
Dilakukan Senin - Jumat oleh dokter maupun bidan
di Puskesmas, berupa sistem rujukan bagi pasien
dengan efek samping maupun komplikasi yang berat
yang tidak dapat ditangani oleh tenaga medis di
Puskesmas.

PERENCANAAN
7. Pencatatan dan pelaporan
Setiap akhir bulan oleh bidan di Puskesmas,
berupa kegiatan pencatatan hasil kegiatan
program pencegahan kanker rahim dan
payudara di puskesmas setempat dan
dilaporkan setiap bulan.

STRUKTUR ORGANISASI
Kepala Puskesmas,
Dr. H.La Ode Ahmad

Koordinator Program
Wiwi Dwi Gayantini
Am.Keb

Ratna Syiahriah,
Am.Keb

Tuti
Nengsih,
Am.Keb

Martinawati,
Am.Keb

Retno Wulan,
Am.Keb

PELAKSANAAN
1. Konseling : Dilakukan kepada semua klien pada Senin - Kamis
oleh bidan.
2. Penyuluhan kelompok : Dilakukan berkelompok satu bulan
diadakan satu kali di setiap desa oleh bidan terlatih.
3. Penapisan kanker leher rahim : Dilakukan Senin - Kamis di
Puskesmas oleh bidan terlatih.
4. Penanganan dengan krioterapi pada penapisan kanker leher
rahim dilakukan sesuai jadwal yang ditentukan bidan

PELAKSANAAN
5. Penapisan kanker payudara : Dilakukan Senin
- Kamis di Puskesmas oleh bidan.
6. Pelayanan rujukan : Senin - Kamis oleh
dokter/bidan.
7. Pencatatan dan pelaporan : Dilakukan pada
setiap akhir bulan oleh bidan.

PENGAWASAN

Pencatatan dan pelaporan : Bulanan, triwulan


Rapat : Bulanan, triwulan

KELUARAN
Cakupan Konseling
Persentase Konseling
= Jumlah penapisan kanker leher rahim dan payudara x
100% Jumlah perempuan yang mendapatkan konseling

= 224 x 100%
224
= 100%

KELUARAN
Cakupan Penyuluhan Kelompok

Penyuluhan
kelompok masih belum
dilakukan di dalam gedung Puskesmas.
Untuk program luar gedung, penyuluhan
kelompok dijadwalkan bersama-sama IVA
keliling, namun penyuluhan itu tidak
dilakukan merata untuk setiap kali program
IVA keliling berjalan.

Tabel 1 Hasil keluaran konseling kelompok dan perorangan


Lokasi

Tolok ukur

Pencapaian

Penyuluhan kelompok

Dalam gedung

Ada, keseluruhan

Tidak ada

Konseling perorangan

Luar gedung

Ada, keseluruhan

Ada, tidak menyeluruh

Dalam gedung

Ada, kesuluruhan

Ada, menyeluruh

Luar gedung

Ada, keseluruhan

Ada, menyeluruh

KELUARAN
Cakupan Penapisan Kanker Leher Rahim
Perkiraan Target Sasaran
Target penapisan = 100% x 13.718
= 10.975 orang perempuan
Target yang akan ditapis tiap tahun = 10.975:
5 = 2195 orang perempuan
Target yang akan ditapis tiap tahun :
2195/ 10.975 x 100 % = 16 %

KELUARAN

Persentase Penapisan Kanker Leher Rahim


Pencapaian Penapisan Kanker Leher Rahim
x 100%
Jumlah target penapisan kanker leher rahim pertahun

= 224 x 100%
2195
= 10, 20%

KELUARAN

Persentasi Penapisan dengan Hasil IVA


Positif
= Penapisan dengan Hasil IVA Positif x 100%
Pencapaian penapisan kanker leher rahim

= 0 x100%
224
=0%

KELUARAN
Persentase penanganan dengan
krioterapi
=
Penanganan dengan krioterapi x 100%
Penapisan dengan hasil IVA positif

= 0%

KELUARAN

Persentase Temuan Kasus Rujukan


Kanker Leher Rahim
Temuan Kasus Rujukan Kanker Leher Rahim x 100%
Penapisan dengan hasil IVA positif

= 0%

Cakupan
pelayanan rujukan Kanker Leher
KELUARAN
Rahim
= Jumlah Temuan Kasus Rujukan Kanker
Leher Rahim
Jumlah Pelayanan Kasus Kanker Leher
Rahim yang Harus dirujuk
x 100%
= 0%

KELUARAN
Persentase
Penapisan Kanker Payudara

= Pencapaian Penapisan Kanker payudara


x 100%
Jumlah target penapisan kanker payudara pertahun

= 224 x 100%
2195
= 10, 20%

KELUARAN

Persentase Temuan Kasus Rujukan Kanker


Payudara
= Temuan Kasus Rujukan pada Penapisan Kanker Payudara
Jumlah target penapisan kanker payudara pertahun

= 1 x 100%
224
= 0,04%

X 100 %

KELUARAN

Cakupan Pelayanan Rujukan Kanker


Payudara
= Jumlah Temuan Kasus Rujukan Kanker Payudara
Jumlah Pelayanan Kasus Kanker Payudara yang harus dirujuk

= 100%

X 100 %

LINGKUNGAN FISIK

Lokasi :
Mudah dijangkau oleh masyarakat.
Transportasi :
Tersedia sarana transportasi umum yang relatif murah
seperti becak, ojek dan angkutan umum
Jalur jalan raya yang rata dan tidak sukar dilalui oleh
prasarana trasportasi darat
Di Puskesmas terdapat 1 ambulans yang siap pakai.

LINGKUNGAN FISIK
Fasilitas kesehatan :
Adanya kerjasama yang baik antara Puskesmas
dengan fasilitas kesehatan yang lain seperti
Rumah Sakit Bersalin (RBS), Bidan Praktek
Swasta (BPS).

LINGKUNGAN NON FISIK

Pendidikan
Mayoritas berpendidikan sedang sebanyak 60363
orang (57,90%)
Sosial Ekonomi
Mayoritas bekerja sebagai pengrajin industry kecil
sebanyak 16.062 orang (34,10%)
Agama
Mayoritas beragama Islam (95,7%)
Dukungan
Mayoritas istri akan meminta pesetujuan suami

UMPAN BALIK

Pencatatan dan pelaporan yang lengkap dan


sesuai dengan waktu yang ditentukan akan
dapat digunakan sebagai masukan (Ada)

Rapat kerja yang membahas laporan kegiatan


setiap bulannya untuk mengevaluasi program
yang telah dijalankan (Ada)

DAMPAK LANGSUNG

Menurunkan jumlah kesakitan kanker leher


rahim dan kanker payudara (Belum dapat
dinilai)

Menurunkan jumlah kematian kanker leher


rahim dan kanker payudara (Belum dapat
dinilai)

DAMPAK TIDAK LANGSUNG

Meningkatkan derajat kesehatan


masyarakat (Belum dapat dinilai)

Masalah Menurut Variabel Keluaran :


No.

Variabel

Tolok

Pencapaian

Masalah

80 %

10,20 %

(+)

4-10%

0%

(+)

80 %

10,20 %

(+)

Ukur

1.

Persentase penapisan
kanker leher rahim

2.

Cakupan penemuan
IVA positif

.
3.

Persentase penapisan
kanker payudara

Menurut Variabel masukan :

No

Variabel

1.

Tolok ukur

Pencapaian

Masalah

(+)

1. Tenaga

Dokter (terlatih)

1 orang

Bidan (terlatih)

5 orang

5 orang

Kader

10 orang

9 orang

2.

1. Material

Spekulum

35, berfungsi

10, rusak

Senter

Cukup

2 rusak

(+)

Masalah Menurut Variabel Proses :


No. Variabel

Tolok Ukur

1.

Terdapat pengaturan,

Pengorganisasian

Pencapaian
Terdapat

Masalah
pembagian

tugas

dan ( + )

pembagian tugas, dan

penanggungjawab,namun tidak dijalankan

penanggung jawab yang

secara teratur dalam menjalankan tugas

teratur dalam melaksanakan


tugasnya
2.

Penyuluhan
perorangan
atau
dalam

DilakukanSenin-

Kamis,

dan dilakukan sebelum, semasa

kelompok dan

dilakukan

adalah

mayoritasnya

selesai

perorangan, yang seharusnya dilakukan

maupun melaksanakan program IVA

secara berkelompok terlebih dahulu dan

luar gedung

setelah

Untuk Senin-Kamis, penyuluhan yang ( + )

dan pemeriksaan payudara


penyuluhan kelompok di desa
2 kali/bulan/desa

diikuti dengan penyuluhan perorangan.

Untuk program IVA keliling penyuluhan


perorangan telah dilaksanankan, untuk
penyuluhan
menyeluruh

kelompok masih

belum

3. Penanganan
4

Tindakan

dengan

dilakukan

oleh

krioterapi

dokter atau bidan


terlatih.

terlatih

untuk

melakukan

tindakan krioterapi.

Tindakan krioterapi dilakukan

Tindakan

bergantung ada atau tidak

krioterapi

dokter penanggungjawab pada

dilakukan

sesuai

hari pelayanan IVA

Tidak terdapat seorang dokter ( + )

Single
Approach

Visit
harus

masa tersebut/bidan terlatih


jika

ada

boleh

langsung

dilakukan, jika tidak ada harus


membuat janji

dilakukan

pada

Masih belum dijalankan Single

setiap

kasus

Visit Approach untuk setiap

dengan IVA positif

(+)

kasus IVA positif yang ditemui.

(+)

Masalah menurut variabel Lingkungan :


No

Variabel

Tolok Ukur

Pencapaian

Masalah

Tidak menjadi

Mayoritas bekerja

(+)

faktor

sebagai pengrajin

penghambat

industri kecil

1.

Sosial ekonomi

sebesar 34,90 %

2.

Dukungan suami

Tidak menjadi

Mayoritas suami

faktor

tidak menyetujui

penghambat

tindakan
krioterapi

(+)

PERUMUSAN MASALAH
Masalah menurut keluaran (masalah
sebenarnya)
Cakupan penapisan kanker leher rahim masih
kurang (10,20%) dari target sebesar 80%.
Cakupan penapisan IVA positif ( 0%) dari
target sebesar 4-10%
Cakupan penapisan kanker payudara masih
kurang (10,20%) dari target sebesar 80%.

PERUMUSAN MASALAH
Masukan tenaga(man) masih kurang
( dokter terlatih tidak ada, bidan desa tidak
ada, ada kader yang tidak aktif )
Peralatan medis masih tidak mencukupi
(spekulum dan senter rusak )
Jangkauan pemeriksaan IVA ke desa-desa
belum merata dan menyeluruh, seharusnya
setiap desa 1- 2 kali/bulan
Tim penyuluhan yang kurang

PERUMUSAN MASALAH
Struktur

organisasi tidak terdapat pembagian


tugas dan penanggungjawab yang teratur
dalam menjalankan tugas
Penyuluhan kelompok dalam gedung belum
terlaksana
Penyuluhan kelompok saat IVA keliling belum
menyeluruh
Tindakan krioterapi bergantung pada ada tidak
bidan terlatih
Belum dijalankan sistem single visit approach

PRIORITAS MASALAH
a. Cakupan penapisan kanker leher rahim
masih kurang (10,20%) dari target sebesar
80%.
b. Cakupan penapisan kanker payudara masih
kurang (10,20%) dari target sebesar 80%.
c. Cakupan IVA positif 0% dari target 4-10%

PRIORITAS MASALAH
No.

Parameter

Masalah
A

Besarnya masalah

2.

Berat ringannya akibat yang

ditimbulkan
3.

Keuntungan sosial yang diperoleh

4.

Teknologi yang tersedia

5.

Sumber daya yang tersedia

22

19

21

Total

Yang menjadi prioritas masalah adalah :


Cakupan penapisan kanker leher rahim masih
kurang (10,20%) dari target sebesar 80%.
Cakupan IVA positif 0% masih kuang dari
target 4-10 %

PENYELESAIAN MASALAH
Masalah :
1. Cakupan penapisan kanker leher rahim masih kurang
(10,20%) dari target sebesar 80%.

Penyebab :
Masukan ( Tenaga/man ) kurang
Peralatan medis tidak mencukupi
Jangkauan ke semua desa belum tercapai secara
menyeluruh
Tim penyuluhan kurang
Kurang kerja sama lintas program dan lintas sektor
Sebagian besar WUS bekerja sebagai buruh pabrik

PENYELESAIAN MASALAH
Pelatihan

petugas kesehataan tentang iva dan


pelatihan penyuluahan kepada kader dan
bidan desa
Penyebaran informasi pelayanan iva dengan
lintas sektor dan lintas program
Penyuluhan tidak hanya pada wanita tetapi
juga kepada suami
Pelayanan rutin ke desa-desa 1-2 kali/
desa/bulan secara menyeluruh
Pelayanan iva di Pabrik / diluar hari kerja

2. Cakupan penapisan IVA positif 0 % dari target 410%


Penyebab :
Rendahnya cakupan WUS yang di tapis
Kurangnya tenaga terlatih dan pelatihan dalam
melakukan pemeriksaan IVA
Human eror dalam penilaian IVA test
Peralatan medis yang tidak memenuhi syarat

PENYELESAIAN MASALAH

Menyelesaikan faktor penyebab terjadinya


cakupan penapisan yang rendah
Melakukan pelatihan bagi dokter maupun
bidan mengenai IVA test
Memperbaiki kinerja kerja dari para petugas
Memperbaiki peralatan medis yang rusak.

KESIMPULAN

Cakupan konseling sebesar 100%.


Tidak terdapat data pelaksanaan penyuluhan kelompok.
Cakupan penapisan kanker leher rahim sebesar 10,20%.
Cakupan penapisan kanker leher rahim dengan IVA positif
yaitu sebesar 0%.
Cakupan penanganan krioterapi pada penapisan kanker
leher rahim sebesar 0%.
Cakupan pelayanan rujukan pada penapisan kanker leher
rahim 0%.
Cakupan penapisan kanker payudara sebesar 10,20 %
Cakupan penemuan kasus rujukan kanker payudara 0,04%
Cakupan pelayanan rujukan pada penapisan kanker
payudara 100%.

KESIMPULAN
Dipilih dua prioritas masalah, yaitu :
Cakupan penapisan kanker leher rahim
masih kurang (43,53%) dari target sebesar
80%.
Cakupan IVA positif pada penapisan kanker
leher rahim (0%) dari target 4-10%.

SARAN

Perlunya
adanya
bantuan
penyebaran
informasi mengenai program IVA melalui
lintas sektoral serta lintas program
Perlu diusulkan adanya pelatihan bidan atau
dokter yang baru mengenai tindakan IVA dan
krioterapi
Kerja sama bidan desa dan kader dalam
mensosialisasikan program IVA kepada
masyarakat

SARAN

Perlunya
evaluasi
cara
penyampaian
penyuluhan dan konseling diantara dokter,
bidan dan kader sehingga pembaikan dan
penuturan bahasa yang benar dapat membantu
menarik minat masyarakat untuk tes IVA
Penambahan media penyuluhan berupa brosur
leaflet, poster ataupun televisi.
Perlu ada evaluasi dan umpan balik yang
dilakukan pada setiap lokakarya bulanan atau
triwulan