Anda di halaman 1dari 12

FISIKA

MODERN
oleh

Lalu Sahrul Hudha

Transformasi Galilei

Besaran penting Fisika : Ruang(x,y,z)


dan waktu(t)
Pembahasan tentang transformasi
galileo hanya terbatas pada suatu
kerangka acuan inersia.

TRANSFORMASI GALILEI
Perhatikan Gmbar di bawah ini
z

V
X
O
y

Ada dua macam obyek dengan kerangka


acuannya
masing-masing.
Obyek
O
dengan kerangka XYZ dan obyek O'
dengan kerangka X'Y'Z'. O melihat O'
bergerak dengan kecepatan V ke arah
sumbu X'.

Karena sumbu Y sejajar dengan Y' dan sumbu Z


sejajar pula dengan Z', maka bisa dikatakan Y = Y'
dan Z = Z', sehingga yang perlu diperhatikan
hanyalah sumbu X dan X'. Menurut Galileo, O melihat
O' bergerak sejauh :

X' = X + Vt . . . . . . . (1)
Sementara jika dibalik, O' melihat O bergerak sejauh :

X = X' - Vt

. . . . . . . (2)

Perhatikan bahwa baik di O maupun O', waktu t


senantiasa bernilai sama. Inilah yang dikenal sebagai
"transformasi Galileo ".

Contoh Soal Transformasi


Galilei
Sebuah kereta api bergerak dengan
kelajuan 70 km/jam. Seorang
penumpang melemparkan benda
dengan kelajuan 15 km/jam. Tentukan
kelajuan benda terhadap orang yang
diam di tepi rel kereta, jika arah
lemparan:
a. searah gerak kereta
b. berlawanan dengan arah gerak

Answer
Orang yang diam di tepi rel kereta kita
pilih sebagai kerangka acuan s dan
kereta api sebagai kerangka acuan s
yang bergerak dengan kelajuan v=70
km/jam relatif terhadap s.
a. Gerak benda searah gerak kereta api
ux = 15 km/jam
kelajuan benda relatif terhadap orang
yang diam di tepi rel kereta:
ux = ux + v
= 15 + 70 = 85 km/jam

b.

Gerak berlawanan arah dengan


gerak kereta api
ux = -15 km/jam
kelajuan benda relatif terhadap
orang yang diam di tepi rel kereta:
ux = ux + v
= -15 + 70 = 55 km/jam

Postulat Relativitas
Khusus

1.

Hukum-hukum Fisika memiliki bentuk


yang sama pada semua kerangka acuan
inersia. Semua gerak adalah relatif.
Postulat pertama diungkapkan karena
tidak adanya kerangka acuan universal
sebagai acuan mutlak dan merupakan
perluasan relativitas Newton untuk
memasukkan tidak hanya hukum-hukum
mekanika tetapi juga hukum fisika
lainnya termasuk listrik dan magnet

2.

Kelajuan cahaya di ruang hampa


adalah
sama
untuk
semua
pengamat, tidak tergantung pada
gerak cahaya atau pun pengamat.
Postulat kedua memiliki implikasi
yang
sangat
luas
dimana
kecepatan, panjang, waktu, dan
massa benda semuanya bersifat
relatif sehingga relativitas Newton
dan Galileo tidak dapat digunakan.

Transformasi Lorentz
Lorentz memandang bahwa transformasi Galileo
tidaklah cukup mampu menjelaskan apa yang
terjadi pada dunia elektromagnetis dan Lorentz
mengusulkan revisinya. Ia berpegang pada
asumsi bahwa tiap obyek memiliki " waktu
sendiri ". Untuk gambar di atas, waktu bagi
obyek O adalah t sementara waktu bagi O'
adalah t' dimana t tidak lagi sama dengan t'.
Maka
persamaan
transformasi
Galileo
kemudian ditulisnya ulang menjadi :

Transformasi Lorentz
X' = k(X + vt) . . . . . . . (3)
dan :
X = k(X' - vt') . . . . . . . (4)
dengan k sebuah konstanta, yang
tidak dipengaruhi oleh waktu. Inilah "
transformasi Lorentz ".

Mencari nilai K
Dengan mensubstitusikan nilai x
pada persamaan (3) ke dalam
persamaan (4) akan diperoleh
x = K[K(x vt) + vt]
= K2(x vt) + Kvt
x 1 K
t ' Kt
Kv

. . . . . . . . (5)