Anda di halaman 1dari 12

Kata Pengantar

Puji dan Syukur Penulis Panjatkan ke Hadirat Tuhan Yang Maha Esa
karena berkat limpahan Rahmat dan Karunia-Nya sehingga penulis dapat
membuat ringkasan materi perkuliahan ini tepat pada waktunya. Ringkasan ini
merupakan tugas akhir dari mata kuliah Media Pembelajaran Kimia.
Dalam ringkasan ini terdapat materi mengenai hakikat dan fungsi media
pembelajaran,

jenis-jenis

media,

klasifikasi

media

dan

penggunaannya,

pengembangan media, serta evaluasi media. Materi tersebut diringkas scara


terperinci sehingga lebih memfokuskan pembaca dalam mempelajari media
pembelajaran.
Penulis menyadari bahwa materi dalam ringkasan ini belum sempurna
karena mungkin saja ada materi yang belum tercantum. Kritik konstruktif dari
pembaca sangat penulis harapkan untuk penyempurnaan pada ringkasan
selanjutnya. Akhir kata semoga ringkasan ini dapat memberikan manfaat kepada
kita semua. Terima kasih.
Inderalaya, Desember 2013
Penulis

1i | P a g e

Daftar Isi

Kata Pengantar.........................................................................................................ii
Daftar Isi.................................................................................................................iii
Hakikat dan Fungsi Membuat Media.......................................................................4
Jenis Media..............................................................................................................5
Klasifikasi Media dan Penggunaan Alat Peraga......................................................7
Sumber Belajar, Media dan Alat Peraga dalam Pembelajaran.................................9
Pengembangan Media Animasi/Video...................................................................10
Evaluasi Media.......................................................................................................11
Daftar Pustaka........................................................................................................14

Hakikat dan Fungsi Membuat Media


Media adalah wadah atau perantara antara pemberi pesan dan penerima
pesan. Media identik dengan alat peraga atau alat bantu, contohnya papan tulis.
Papan tulis akan jadi alat peraga jika guru menjelaskan tentang papan tulis
sehingga dapat mudah dipahami oleh siswa. Media belum tentu alat peraga, tetapi
alat peraga termasuk dalam media.
Ciri-ciri umum media pembelajaran:

Identitas dengan alat peraga langsung dan tidak langsung.


Digunakan dalam proses komunikasi instruksional.
Merupakan alat yang efektif dalam proses belajar mengajar.
Memiliki muatan normatif bagi kepentingan pendidikan.
Erat kaitannya dengan metode mengajar khususnya, maupun komponenkomponen pembelajarn lainnya.
Peranan media pembelajaran adalah sebagai berikut:

Mengatasi perbedaan pengalaman pribadi peserta didik.


Mengatasi batas-batas ruang kelas.

ii | P a g e

Mengatasi kesulitan apabila suatu benda secara langsung tidak dapat diamati
karena terlalu kecil atau terlalu besar.
Mengatasi peristiwa alam.
Memungkinkan terjadinya kontak langsung dengan masyarakat.
Membangkitkan minat belajar yang baru dan membangkitkan motivasi
kegiatan belajar peserta didik.
Ada beberapa peranan media pembelajaran menurut Ahmad Rohani
(1997), diantaranya adalah:

Media pembelajaran mengatasi perbedaan pengalaman pribadi peserta

didik.
Media pembelajaran mengatasi batas-batas ruang kelas.
Mengamati benda yang terlalu kecil.
Mengamati benda yang bergerak terlalu cepat atau terlalu lambat.
Mengamati suara yang halus untuk didengar.
Mengamati peristiwa-peristiwa alam.
Media pembelajaran berperan membangkitkan minat belajar yang baru.
Dari paparan di atas dapat diketahui bahwa media pembelajaran berperan

untuk membantu mewujudkan tujuan pembelajaran. Media pembelajaran dapat


mengatasi permasalahan-permasalahan yang menyangkut pembelajaran. Hal ini
sejalan dengan pernyataan Nana Sudjana (2005) bahwa media pembelajaran
berperan untuk mengatasi kesulitan proses pembelajaran.
Secara umum manfaat media dalam pembelajaran adalah memperlancar
interaksi guru dan siswa, dengan maksud untuk membantu siswa belajar secara
optimal. Namun demikian, secara khusus manfaat media pembelajaran seperti
dikemukakan oleh Kemp dan Dayton (1985), yaitu:
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Penyampaian materi pembelajaran dapat diseragamkan.


Proses pembelajaran menjadi lebih menarik.
Proses pembelajaran menjadi lebih interaktif.
Jumlah waktu belajar dapat dikurangi.
Kualitas belajar siswa dapat lebih ditingkatkan.
Proses pembelajaran dapat terjadi dimana saja dan kapan saja.
Sikap positif siswa terhadap proses belajar dapat ditingkatkan.
ii | P a g e

8. Peran guru dapat berubah ke arah yang lebih positif dan produktif

Jenis Media
Media dalam proses pembelajaran dapat dibagi menjadi dua yaitu berbasis
manusia dan elektronik. Media berbasis manusia, contohnya guru, instruktur,
siswa dan kegiatan kelompok. Sementara, media elektronik dikelompokkan
menjadi tiga kelompok besar, yakni media audio, media visual, media audio
visual.
a. Media Audio
Media audio adalah media yang hanya melibatkan indera pendengaran dan
hanya mampu memanipulasi kemampuan suara semata. Ciri utama dari media
ini adalah pesan yang disalurkan melalui media audio dituangkan dalam
lambing auditif, baik verbal maupun nonverbal.
b. Media Visual
Media visual adalah media yang melibatkan indera penglihatan. Karakteristik
media visual adalah sebagai berikut.
1. Gambar. Gambar secara garis besar dapat dibagi pada tiga jenis, yakni
sketsa, lukisan dan photo.
2. Grafik. Grafik adalah gambar yang sederhana yang banyak sedikitnya
merupakan penggambaran data kuantitatif yang akurat dalam bentuk
yang menarik dan mudah dimengerti.
3. Diagram. Diagram sering juga digunakan untuk menerangkan letak
bagian-bagian sebuah alat atau mesin serta hubungan satu bagian dengan
bagian yang lain.
4. Bagan. Bagan hampir sama dengan diagram. Bedanya, bagan lebih
menekankan kepada suatu perkembangan atau suatu proses atau susunan
suatu organisasi. Bagan ada kalanya disertai simbol atau gambar, maka

ii | P a g e

hal ini sifatnya piktorial. Ada juga bagan yang ditambah dengan
keterangan singkat.
5. Peta. Peta adalah gambar permukaan bumi atau sebagian daripadanya.
Sebenarnya peta bisa disebut juga sebagai bagan.

c. Media Audio Visual


Media audio visual adalah media yang melibatkan indera pendengaran dan
penglihatan. Karakteristik media audio visual yaitu media yang melibatkan
gambar dan suara.

Klasifikasi Media dan Penggunaan Alat Peraga


Edgar Dale mengadakan klasifikasi media pembelajarn menurut tingkat dari
yang paling konkrit sampai yang paling abstrak.

Gambar 1. Kerucut pengalaman

ii | P a g e

Klasifikasi tersebut kemudian dikenal dengan nama kerucut pengalaman


dari Edgar Dale dan dianut secara luas dalam menentukan media, alat bantu
serta alat peraga yang paling sesuai untuk pengalaman belajar.
Klasifikasi media pembelajaran menurut pakar :
1. Klasifikasi media pembelajaran menurut Azhar Arshad
Klasifikasi sumber belajar tidak jauh berbeda dengan bentuknya.
Klasifikasi sumber belajar menurut Degeng dalam Azhar Arshad (2006) adalah
sebagai berikut:
1. Pesan (Apa informasi yang ditransmisikan?)
2. Orang (Siapa/Apakah yang melakukan transmisi?)
3. Bahan (Siapa/Apakah yang menyimpan informasi?)
4. Alat (Siapa/Apakah yang menyimpan informasi?)
5. Teknik (Bagaimana informasi itu ditransmisikan?)
6. Lingkungan/Latar (Di mana ditransmisikan?)
2. Klasifikasi media pembelajaran menurut Rudy Bretz
Rudy Bretz, mengklasifikasikan media berdasarkan unsur pokoknya yaitu
suara, visual (berupa gambar, garis, dan simbol), dan gerak. Di samping itu juga,
Bretz

membedakan

rekam (recording).

antara

Dengan

media
demikian,

siar (telecommunication) dan

media

media

Bretz

menurut

taksonomi

dikelompokkan menjasi 8 kategori: 1) media audio visual gerak, 2) media audio


visual diam, 3) media audio semi gerak, 4) media visual gerak, 5) media visual
diam, 6) media semi gerak, 7) media audio, dan 8) media cetak.
3. Klasifikasi media pembelajaran menurut Sudjana dan Ahmad Rifai

ii | P a g e

Sudjana dan Ahmad Rifai membedakan atau mengklasifikasikan media ke


dalam empat kelompok, yaitu media grafis (dua dimensi), misalnya gambar, foto,
dan grafik. Media tiga dimensi, misalnya model susun dan model kerja. Media
proyeksi, misalnya OHP dan media lingkungan (alam).
4. Klasifikasi media pembelajaran menurut R. Murry Thomas
Menurut R. Murry Thomas media diklasifikasikan berdasarkan jenjang
pengalaman , yaitu: (1) Pengalaman dari benda asli (reliefe experience), misalnya
bola. (2) Pengalaman dari benda tiruan (sudstitude of reliefe experience) misalnya
gambar dan foto. (3) Pengalaman dari kata-kata (word only), misalnya buku dan
program radio.
5. Klasifikasi media pembelajaran menurut Soeparno

Klasifikasi media berdasarkan karakteristiknya, dibedakan menjadi: (a)


media yang memiliki karakteristik tunggal, misalnya radio. (b) media yang
memiliki karakteristik ganda, misalnya film dan TV.

Klasifikasi media berdasarkan dimensi presentasi, yang dibedakan


menjadi: (a) Lama presentasi yaitu presentasi sekilas, misalnya TV, dan
presentasi tak sekilas, misalnya OHP. (b) sifat presentasi yaitu presentasi
kontinyu, misalnya TV, dan presentasi tak kontinyu, misalnya OHP.

Klasifikasi media berdasarkan pemakainya, dapat dibedakan menjadi (a)


berdasarkan jumlah pemakai, yaitu media untuk kelas besar, kelas kecil,
dan belajar individual, (b) berdasarkan usia dan tingkat pendidikan
pemakai, yaitu media untuk TK, SD, SMP, SMU, dan PT.

ii | P a g e

Sumber Belajar, Media dan Alat Peraga dalam


Pembelajaran
Bahan atau sumber belajar adalah segala sesuatu yang membawa pesan
atau informasi untuk pembelajaran. Alat peraga adalah sesuatu yang dimanfaatkan
untuk produksi atau menampilkan sumber-sumber belajar lainnya. Alat peraga
juga dapat diartikan sebagai segala sesuatu alat yang dapat menunjang keefektifan
dan efesiensi penyampaian, pengembangan, dan pemahaman informasi atau pesan
pembelajaran. Sementara itu, aktivitas belajar adalah aktivitas yang mendukung
pencapaian tujuan pembelajaran. Ketiga poin itu menempati suatu lingkungan
yang memungkinkan untuk belajar secara kondusif, yaitu lingkungan belajar.
Sumber belajar menurut Vemon S. Gerlach dan Donald P. Ely (1971)
adalah sebagai berikut.
1. Manusia
2. Bahan
3. Lingkungan

4. Alat dan perlengkapan


5. Aktivitas

Ada dua unsur yang terkandung dalam media:


1. Pesan atau bahan pengajaran yang akan disampaikan atau perangkangkat
lunak
2. Alat penampil atau perangkat keras
Esensi dari sumber belajar, media, dan alat peraga memiliki dimensi, yaitu:

Accessibility (daya jangkau/ akses informasi)


Speed (kecepatan informasi)
Amount (jumlah atau kuantitas informasi)
Cognitive effectiveness (keefektifan memperoleh pengetahuan)
Relevanse (kesesuaian informasi)
Motivating (motivasi)
Dalam pemilihan media, pemberdayaan sumber belajar, media, dan alat

peraga dilakukan pada tahapan berikut.


1. Di awal pembelajaran
2. Selama proses pembelajaran
3. Akhir proses pembelajaran
ii | P a g e

4. Di luar waktu pembelajaran

Pengembangan Media Animasi/Video


Sebagai

sebuah

media

pembelajaran,

video/televisi

mempunyai

karakteristik yang berbeda dengan media lain. Adapun karakteristik media video
agak berbeda dengan media televisi. Perbedaan itu terletak pada penggunaan dan
sumber. Media video dapat digunakan kapan saja dan kontrol ada pada pengguna,
sedangkan media televisi hanya dapat digunakan satu kali pada saat disiarkan, dan
kontrol ada pada pengelola siaran. Namun secara umum kedua media ini
mempunyai karakteristik yang sama, yaitu:
o Menampilkan gambar dengan gerak, serta suara secara bersamaan.
o Mampu menampilkan benda yang sangat tidak mungkin ke dalam kelas
karena terlalu besar (gunung),terlalu kecil (kuman), terlalu abstrak
(bencana), terlalu rumit (proses produksi), terlalu jauh (kehidupan di
kutub) dan lain sebagainya.
o Mampu mempersingkat proses, misalnya proses penyemaian padi hingga
panen.
o Memungkinkan adanya rekayasa (animasi).

Evaluasi Media
Evaluasi media pembelajaran adalah suatu proses atau kegiatan untuk
mengetahui apakah media yang digunakan dalam proses belajar- mengajar
tersebut dapat mencapai tujuan yang telah ditetapkan atau tidak. Mengevaluasi
penggunaan media berarti mengkonfrontortir kembali antara fungsi dan prinsip
dengan hasil yang dicapai dalam pembelajaran.
Ada dua macam bentuk penguji cobaan media yang kita kenal yaitu
evaluasi formatif dan evaluasi sumatif, antara lain:
1. Evaluasi formatif
Adalah suatu proses untuk mengumpulkan data tentang aktifitas dan
efisiensi penggunaan media yang digunakan dalam usaha mencapai
tujuan yang telah ditetapkan. Data yang diperoleh akan digunakan untuk

ii | P a g e

memperbaiki dan menyempurnakan media yang bersangkutan agar dapat


digunakan

lebih

efektif

dan

efisien.

Setelah

diperbaiki

dan

disempurnakan, kemudian diteliti kembali apakah media tersebut layak


digunakan atau tidak dalam situasi-situasi tertentu. Ada tiga tahapan
evaluasi formatif yaitu; evaluasi satu lawan satu(one to one), evaluasi
kelompk kecil (Small group evaluation), dan evaluasi lapangan ( field
evaluation).
2. Evaluasi sumatif
Adalah kelanjutan dari evaluasi formatif yaitu media yang telah
diperbaiki dan disempurnakan, kemudian diteliti kembali apakah media
tersebut layak digunakan atau tidak dalam situasi- situasi tertentu.
Evaluasi semacam inilah yang dinamakan evaluasi sumatif.
Tujuan dari evaluasi media pembelajaran itu sendiri adalah:
Menentukan apakah media pembelajaran itu efektif
Menentukan apakah media pembelajaran itu dapat diperbaiki atau

ditingkatkan
Menetapkan apakah media itu cost-efektif dilihat dari hasil belajar

siswa
Memilih media pembelaran yang sesuai untuk dipergunakan dalam

proses belajar didalam kelas


Menentukan apakah isi pelajaran sudah tepat disajikan dengan

media itu
Menilai kemampuan guru menggunakan media pembelajaran
Mengetahui apakah media pembelajaran itu benar-benar memberi

sumbangan terhadap hasil belajar seperti yang dinyatakan


Mengetahui sikap siswa terhadap media pembelajaran.

Walker dan Hess (1984:2006) memberikan kriteria dalam, me-review media


pembelajaran yang berdasarkan pada kualitas, antara lain:
a. Kualitas isi dan tujuan
1.
2.
3.
4.

Ketepatan
Kepentingan
Kelengkapan
Keseimbangan

5.Minat atau perhatian


6. Keadilan
7.
Kesesuaian dengan situasi
siswa

ii | P a g e

b. Kualitas pembelajaran
1. Memberikan kesempatan belajar
2. Memberikan bantuan untuk belajar
3. Kualitas memotivasi

4. Fleksibiltas pembelajarannya
5. Kualitas tes dan penilaiannya
6. Dapat memberi dampak bagi siswa

c. Kualitas teknis
1. Keterbacaan
2. Mudah digunakan
3. Kualitas tampilan atau tayangan

4. Kualitas penanganan jawaban


5. Kualitas pengelolaan programnya
6. Kualitas pendokumentasiannya

ii | P a g e

Daftar Pustaka
Anonim. 2013. Hakikat, Fungsi, dan Peranan Media dan Sumber Belajar
(Online) http://bimzpang.wordpress.com/2013/01/09/hakikat-fungsi-danperanan-media-dan-sumber-belajar/ diakses pada 1 Desember 2013.
Haryanto. 2012. Klasifikasi Media Pembelajaran (Online)
http://belajarpsikologi.com/klasifikasi-media-pembelajaran/ diakses pada 2
Desember 2013.
Multazam, Ahmad. 2013. Makalah Evaluasi Media Pembelajaran (Online)
http://multazam-einstein.blogspot.com/2013/07/makalah-evaluasi-mediapembelajaran.html diakses pada 1 Desember 2013.
Salamah, Siti. 2012. Evaluasi Media Pembelajaaran (Online)
http://mirzahamzahptikbkt.blogspot.com/2012/05/evaluasi-mediapembelajaran.html diakses pada 1 Desember 2013.
Rusmanto. 2013. Jenis- jenis Media Pembelajaran dan Karakteristiknya
(Online) http://rusmantokkpi.wordpress.com/2013/10/11/jenis-jenismedia-pembelajaran-dan-karakteristiknya/ diakses pada 1 Desember 2013.
Anonim. 2012. Prosedur Pengembangan Media Video Pembelajaran (Online)
http://www.mediafire.com/download/y6417wo86a51dib/Prosedur+Pengem
bangan+Media+Video+Pembelajaran.pdf diakses pada 1 Desember 2013.

ii | P a g e