Anda di halaman 1dari 3

PT PLN (PERSERO) WILAYAH

MALUKU DAN MALUKU UTARA


PUSAT LISTRIK POKA
PROSEDUR PENGOPERASIAN
GARDU HUBUNG

No. Dokumen
Revisi
Berlaku Efektif
Halaman

PR.OPS.PLA-PLP.751.002
0
27 Juni 2006
1 dari 3

1. TUJUAN
Prosedur ini digunakan sebagai pedoman pengoperasian mesin di PLTD Poka yang
benar sehingga berjalan aman dan handal serta menghindari kesalahan operasi
yang akan mengakibatkan kerusakan fatal.
2. RUANG LINGKUP
Ruang Lingkup meliputi pengoperasian gardu hubung yang terdapat di PLTD Poka.
3. ACUAN
3.1Standing Operation Prosedure (SOP) PLTD Poka
4. .DEFINISI DAN ISTILAH
4.1 Start mesin

Menjalankan

mesin

setelah

persiapan

start

dilaksanakan.
4.2 Parallel mesin

Operasi mesin secara bersama untuk memikul


beban sistem.

4.3 Pembebanan mesin

Membebani mesin setelah mesin operasi, serta


sebaliknya pelepasan beban jika ada pengganti
operasi SPD atau karena beban berkurang.

4.4 Stop mesin

Kegiatan dari mulai lepas parallel sampai dengan


mesin dan alat bantunya stop.

4.5 Stand by

Mesin berada dalam kondisi siap operasi kapanpun


diperlukan.

4.6 Transformator adalah :

Alat yang digunakan untuk menaikkan/ menurunkan


tegangan dan arus listrik berdasarkan prinsip
induksi

elektromagnet

kumparannya.

yang

terdapat

pada

PT PLN (PERSERO) WILAYAH


MALUKU DAN MALUKU UTARA
PUSAT LISTRIK POKA
PROSEDUR PENGOPERASIAN
GARDU HUBUNG
4.7 CB

No. Dokumen
Revisi
Berlaku Efektif
Halaman

Alat

PR.OPS.PLA-PLP.751.002
0
27 Juni 2006
2 dari 3

yang

digunakan

untuk

memutuskan/memasukkan arus listrik ke jaringan


bus bar.
4.8 DS

Alat yang digunakan untuk memisahkan antara bus


bar satu dengan bus bar yang lain.

4.9 CT

Transformator

yang

berfungsi

untuk

menaikkan/menurunkan arus listrik.


4.10 PT

Transformator yang digunakan untuk


menaikkan/menurunkan tegangan listrik.

5. TANGGUNG JAWAB DAN WEWENANG


5.1 Manajer Pusat Listrik Poka bertanggung jawab atas terlaksananya kegiatan
pengoperasian mesin pembangkit.
5.2 Supervisor

Operasi

bertanggung

jawab

atas

setiap

pelaksanaan

pengoperasian mesin pembangkit.


5.3 Kepala Regu bertanggung jawab atas setiap kegiatan pengoperasian mesin
pembangkit.
5.4 Operator

bertanggung

jawab

atas

pelaksanaan

pembangkit sesuai tugas masing-masing.


6. URAIAN PROSEDUR
6.1 Pengoperasian Mesin GMT
6.2 Pengoperasian Mesin CAT
6.3 Pengoperasian Mesin ABC

pengoperasian

mesin

PT PLN (PERSERO) WILAYAH


MALUKU DAN MALUKU UTARA
PUSAT LISTRIK POKA
No. Dokumen
Revisi
Berlaku Efektif
Halaman

PROSEDUR PENGOPERASIAN
GARDU HUBUNG

PR.OPS.PLA-PLP.751.002
0
27 Juni 2006
3 dari 3

7. DOKUMEN TERKAIT
7.1 IK Coupling Bus Bar ANSALDO

(IK.OPS.PLA-PLP.751.004)

7.2 IK Coupling Bus Bar SIEMENS

(IK.OPS.PLA-PLP.751.005)

7.3 IK Coupling Bus Bar ABC

(IK.OPS.PLA-PLP.751.006)

Dibuat oleh
TIM ISO 9001:2000
PT. PLN (PERSERO)
WILAYAH M2U
PUSAT LISTRIK POKA

Diperiksa oleh
Wakil Manajemen Mutu (WMM)

Disahkan oleh
Manajer Pusat Listrik Poka

Leonard Anton Engel

M. Iqbal Siladja