Anda di halaman 1dari 6

LAPORAN

PEKERJAAN :
TINJAUAN UMUM SEBARAN POTENSI BATU GAMPING DAN BATU LEMPUNG
DAERAH SANDANG AJI, KABUPATEN OKU SELATAN, PROVINSI SUMATERA
SELATAN

Disampaikan Oleh :
PT. SERASAN SEANDANAN
Kerjasama Dengan :
JURUSAN TEKNIK GEOLOGI DAN TEKNIK PERTAMBANGAN
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS SRIWIJAYA, PALEMBANG

TAHUN 2014

1. PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang


Dengan adanya UU No. 22 Tahun 1999 mengenai Otonomi Daerah dan UU No.
25 Tahun 1999 Tentang Perimbangan Penerimaan Keuangan Antara Pemerintah
Pusat dan Pemerintah Daerah, memungkinkan Pemerintah Daerah berpartisipasi
mengusahakan dan mengelola kekayaan alam yang berada dalam lingkup wewenang
daerahnya untuk meningkatkan kemakmuran rakyat dengan memanfaatkan potensi
sumber daya mineral yang ada. Dalam kondisi perekonomian saat ini, sector
pertambangan harus diupayakan secara optimal, guna memberikan kontribusi yang
nyata yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Didalam konsep
pengembangan potens daerah, maka peran sector swasta dan pemilik modal lainnya
sangat dibutuhkan. Walaupun demikian diberikan peluang kepada masyarakat
setempat untuk melakukan peneloalaan sumberdaya alam dan penataan wilayah
usaha penambangan.
Sebagian wilayah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, terutama di wilayah
kecamatan Sandang Aji, di Desa Negeri Agung, Desa Madura, Desa Negeri Batin dan
Desa Kota Batu tersusun oleh batuan-batuan yang mempunyai potensi sebagai bahan
baku industri semen, seperti batu gamping, batu pasir kuarsa, serta batu lempung.
Oleh karena itu sangat penting dilakukannya intentarisasi sebaran batuan-batuan
sebagai bahan baku tersebut. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat memberikan
informasi mengenai potensi bahan baku semen, khususnya batu gamping dan batu
lempung dibeberapa wilayah Kecamatan Sandang Aji tersebut.
1.2. Tujuan
Tujuan dari kegiatan ini adalah melakukan peninjauan umum untuk
mengindentifikasi keberadaan dan kualitas batu gamping yang berpotensi sebagai
raw material industry semen. Dengan tinjauan umum ini diharapkan teridentifikasi
wilayah yang dapat dilakukan survey atau penelitian lanjutan.

1.3. Lokasi Penelitian


Lokasi Penelitian berada pada empat desa yaitu Desa Negeri Agung, Desa
Madura, Desa Negeri Batin dan Desa Kota Karang, Kecamatan Sandang Aji,
Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan, Provinsi Sumatera Selatan.

Gambar 1.1. Peta Wilayah Penelitian


1.4. Lingkup Pekerjaan / Kegiatan
1.4.1.

Pekerjaan Persiapan dan Survey Awal

Pengadaan bahan dan peralatan yaitu berupa peta dasar atau peta rupa bumi
dengan skala yang digunakan yaitu dengan skala 1 : 25.000, Kompas Geologi, Palu
Geologi, GPS, dan Peralatan Dokumentasi.
1.4.2.

Pekerjaan Identifikasi Batu Gamping dan Pengukuran

Identifikasi Batu Gamping pada wilayah Kecamatan Sandang Aji, Observasi


dilakukan dengan menggunakan peta dasar rupa bumi dengan skala peta 1 : 25.000.
dan pengambilan conto pada beberapa lokasi untuk dianalisa kimia.

1.4.3.

Pekerjaan Studio

Analisa laboratorium secara kimia (AAS/XRF) dan penggambaran peta


pengambilan conto dan perkiraan sebaranbatu gamping dengan skala 1 : 25.000
dengan program computer AutoCad, Map Info dan Corel Draw.
1.4.4.

Pelaporan

Laporan pekerjaan sejumlah 2 (dua) buku yang berisi seluruh kegiatan dalam
ruag lingkup pekerjaan, laporan tersebut disertai soft copy (CD atau Flash Disk).
1.5. Metode dan Tahap Pengerjaan
Pekerjaan dilaksanakan dalam beberapa tahap, dimana dalam setiap tahapan
pekerjaan menggunakan metode tertentu yang digunakan.
1.5.1.

Pekerjaan Persiapan

Pekerjaan persiapan mencakup penyiapan segala keperluan yang dibutuhkan


dalam pelaksanaan pekerjaan penelitian, seperti antara lain : pengumpulan data
sekunder dan data pustaka, penyiapan bahan dan alat, serta persiapan tim kerja.
1.5.2.

Pekerjaan Identifikasi Batu Gamping

Pekerjaan ini merupakan survey awal dari pemetaan geologi, dimana pada
tahapn ini melakukan identifikasi batu gamping yang ada pada daerah penelitian,
kegiatan ini diawali dengan melakukan interpretasi terhadap peta tofografi yang
dibantu dengan citra satelit unutk mengetahui pola sebaran batuan yang diidentifikasi
sebagai batu gamping. Hal tersebut bermanfaat untuk menentukan arah penelusuran
dan pengamatan lapangan.
Setelah mendapatkan gambaran hasil interpretasi dari peta tofografi dan citra
satelit atau citra landsat, kemudian dilakukan kajian kelapangan untuk memastikan
sebaran batuan-batuan tersebut. Kemudian dilakukan pengamatan , pencatatan,
pendataan, dan pengujian dilapangan dengan menggunakan peralatan yang
digunakan antara lain : GPS, kompas geologi, palu geologi, loupe (kaca pembesar),
larutan HCl, field note dan peta tofografi. Peta tofografi yang digunakan untuk ploting
disetiap lokasi pengamatan, yang selanjutnya dilakukan sampling untuk analisa
petrografi dan unsur kimia batu gamping (CaO, MgO, SiO2, Fe2O3, Al2O3).
Pengamatan singkapan batuan pada beberapa lokasi singkapan batuan terpilih
untuk mengethaui variasi batuan da tipikal perselingan batu gamping dengan batuan
lainnya, ataupun ketebalan batuan secara vertikal. Secara umum pekerjaan ini

meliputi pencatatan dan pengukuran batuan yang tersingkap kepermukaan,


diantaranya adalah :
a.

Semua titik lokasi pengukuran dan pengambilan conto dilapangan diukur dengan
menggunakan alat GPS dan diplot dalam peta tofografi dengan skala 1 : 25.000.

b.

Mencatat dan melakukan pemerian jenis batuan, mencakup tekstur dan


komposisi batuan, dengan bantuan kaca pembesar (loupe), juga dilakukan
pengamatan detil mineral-mineral yang ada pada batuan tersebut.

c.

Mencatat kedudukan (jurus dan kemiringan) lapisan batuan, kedudukan kekar,


mauoun sesar yang berkembang pada daerah penelitian.

d.

Pengambilan conto batuan dilakukakn dengan tujuan untuk bahan uji


laboratorium, metode pengambilan conto dilakukan pengambilan dipermukaan
dengan menggunakan palu geologi.
Setelah selesai melakukan penelitian ini, maka selanjutnya dilakukan pekerjaan

laboratorium dan pekerjaan studio.


1.5.3.

Pekerjaan Laboratorium dan Studio

Analisa laboratorium secara fisik, kimia, dan mineralogi/petrografi terhadap


conto, analisa kimia unsur utama yang meliputi CaO, MgO, SiO2, Fe2O3, Al2O3,
menggunakan metode AAS (Atomic Absorbsion Spectrophotometry).
Pekerjaan studio merupakan pekerjaan yang dilakukan diluar laboratorium
seperti kegiatan : penggambaran peta, digitasi peta, dan analisa data. Dimana
penggambaran peta lokasi pengambilan data conto dengan skala 1 : 50.000 serta
digitasi dengan program AutoCad, Map Info dan Corel Draw.
1.5.4.

Pelaporan

Buku pelaporan sebanyak 2 (dua) eksemplar disertai soft copy dalam CD atau
falsh disk. Laporan akhir 2 (dua) keeping dalam waktu 30 (tiga puluh) hari kalender
sejak ditandatanganinya surat perjanjian kerjasama laporan ini.
1.6. Personil Pelaksanaan
Untuk melaksanakan kegiatan ini dibutuhkan beberapa tenaga ahli dengan kualifikasi
sebagai berikut :
a.

Ketua Tim (Ahli Geologi)

b.

Ahli Petrologi

c.

Ahli Struktur Geologi

d.

Drafter

: Jounaldo Safputra dan Arahman Panji Putra

1.7. Rencana Waktu Penyelesaian


Pekerjaan ini dilaksanakan dalam waktu 30 hari kalender terhitung sejak diterbitkan
surat perjanjian kerjasama atau surat perintah kerja.
1.8. Kerangka Laporan Akhir
HALAMAN JUDUL
KATA PENGANTAR
SARI
DAFTAR ISI
DAFTAR GAMBAR
DAFTAR TABEL
DAFTAR LAMPIRAN
BAB 1 PENDAHULUAN
A. LATAR BELAKANG
B. TUJUAN
C. LOKASI PENELITIAN
D. RUANG LINGKUP PEKERJAAN
E. METODELOGI PENELITIAN
F. SUSUNAN TIM PELAKSANA
BAB 2 KONDISI BATU GAMPING
A. KEBERADAAN BATU GAMPING
B. KUALITAS BATU GAMPING
BAB 3 KESIMPULAN DAN SARAN
A. KESIMPULAN
B. SARAN
DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN