Anda di halaman 1dari 43

Momentum

&
Impuls
Oleh :
Magdalena Bahar
FKIP UNSRI

MOMENTUM
Suatu benda yang bergerak dengan
sebuah
kecepatan
tertentu
akan
memiliki MOMENTUM
Apa itu Momentum ???
Besaran vektor atau Besaran Skalar???

Bahan Ajar Kelas XI

Momentum adalah
tingkat kesukaran
untuk diberhentikan.
Dipengaruhi oleh :
Massa (Kg)
Kecepatan (m/s)

suatu

benda

Besaran vektor (Nilai & Arah)

Bahan Ajar Kelas XI

Mobil truk dan mobil sedan bergerak


dengan kecepatan yang sama?
Momentum yang paling besar dimiliki
oleh ...
Mobil Truk atau Mobil Sedan ???

Bahan Ajar Kelas XI

Ada dua motor bergerak dengan arah


yang berlawanan. Motor pertama
memiliki kecepatan 40 m/s dan motor
kedua memiliki kecepatan 80 m/s.
Kemudian
kedua
motor
tersebut
mengalami tabrakan.
Bagaimana gaya yang ditimbulkan
saat tabrakan antara kedua motor ???
Bagaimana besarnya momentum ???
Bahan Ajar Kelas XI

Rumus Momentum

p = m. v
Keterangan :
p : Momentum (kg m/s)
m : Massa benda (kg)
v : Kecepatan benda (m/s)
Bahan Ajar Kelas XI

Tugas
Urutkan benda-benda berikut dengan
urutan yang benar dari momentum
terkecil ke momentum terbesar (anggap
semua benda sedang bergerak dengan
kecepatan maksimum) :
Kereta penumpang; peluru; pesawat
ruang angkasa; kapal perang pembawa
torpedo; mobil

Tugas
1. Pengertian Impuls
2. Rumus atau persamaan matematis
dari impuls
3. Bunyi hukum kekekalan momentum
4. Sebutkan dan jelaskan jenis-jenis
tumbukan

Jawaban Tugas 1
Jika kita anggap bahwa kecepatan
maksimum dari tiap benda tersebut
berbeda maka :
Kecepatan maksimum terkecil ke
terbesar :
Mobil, kapal perang pembawa torpedo ,
kereta penumpang, peluru dan pesawat
ruang angkasa

Catatan :
Mobil : 160 Km/Jam
Kapal perang pembawa torpedo : 40 knot
1 knot = 1,852 Km/Jam
Kereta penumpang di RI : 100 Km/Jam
Kereta penumpang di China : 300 Km/Jam
Peluru : 200 375 FpS (Feet Per Second)
1 FpS = 1.09728000003 Km/Jam
Pesawat ruang angkasa : 4.200 Km/Jam

Massa terkecil ke terbesar :


Peluru, mobil, pesawat ruang angkasa,
kereta penumpang dan kapal pembawa
torpedo

KESIMPULAN :
Benda yang memiliki
massa besar namun
memiliki kecepatan kecil
akan memiliki besarnya
momentum yang sama
dengan besar benda
yang memiliki massa
kecil namun memiliki
kecepatan besar

IMPULS
Adalah perubahan momentum dengan
besarnya hasil kali antara gaya
konstan F dan interval waktu t.
Perubahan momentum berarti beda
antara momentum akhir dengan
momentum awalnya

Persamaan Matematis

I = F . t
Keterangan :
I : Impuls ( N s)
F : Gaya yang bekerja pada benda (N)
t : Interval waktu selama gaya
bekerja (s)

Untuk massa benda konstan dan


kecepatan berubah dari v1 menjadi v2
maka :

I = F . t = m v2 m
v1
Keterangan :
M : Massa benda (Kg)
V : Kecepatan benda (m/s)

Penerapan IMPULS dalam Kehidupan Sehari-hari

a. Sarung Tinju
Ketika petinju memukul lawannya,
pukulannya tersebut memiliki waktu
kontak yang lebih lama. Karena waktu
kontak lebih lama, maka gaya impuls
yang bekerja juga makin kecil.
Makin kecil gaya impulsif yang bekerja
maka rasa sakit menjadi berkurang.

b. Palu atau pemukul


Mengapa palu tidak dibuat dari kayu
saja,tetapi dibuat dari besi ? Tujuannya
supaya selang waktu kontak menjadi
lebih singkat, sehingga gaya impulsif
yang dihasilkan lebih besar.

Gaya impulsifnya besar, maka paku


akan tertanam lebih dalam.

c. Matras
Matras dimanfaatkan untuk
memperlama selang waktu bekerjanya
gaya impulsif, sehingga tubuh kita
tidak terasa sakit ketika dibanting.

Gaya impulsif yang bekerja juga


menjadi
lebih kecil.

d. Helm
Bagian dalam helm terdapat lapisan lunak
seperti gabus atau spons. Fungsi
lapisan
lunak tersebut untuk memperlama waktu
kontak seandainya kepala anda terbentur ke
aspal ketika terjadi tabrakan.
Jika tidak ada lapisan lunak tersebut, gaya
impulsif akan bekerja lebih cepat
Sehingga walaupun memakai helm,
anda akan pusing-pusing ketika terbentur
aspal.

Consol( Contoh Soal)


1. Seorang anak menendang
sebongkah batu bermassa 1 Kg dan
bersentuhan selama 0,001 s untuk
mempercepat batu dari keadaan
diam (v1 = 0 m/s) menjadi v2 = 10
m/s. Hitunglah gaya yang dikerjakan
batu pada kaki anak adalah . . .

2. Jika seorang anak yang


menendang batu tadi, menendang
bola sepak yang juga bermassa 1 Kg
dan bersentuhan selama 0,01 s (10x
lebih lama daripada batu) untuk
mempercepat bola dari keadaan diam
menjadi 10 m/s, Berapa gaya impulsif
yang dikerjakan bola pada kaki anak
tersebut . . .

KESIMPULAN :
Jika sebuah impuls bekerja pada
diri Anda maka rasa sakit bukanlah
disebabkan oleh besarnya impuls, melainkan
oleh gaya impulsif F.
Jika besar Impuls yang sama, namun impuls
yang berlangsung dalam selang waktu kontak
yang lebih lama menghasilkan gaya
impulsif yang lebih kecil sehingga lebih
tidak menyakitkan anda.

Tugas
Mengapa
seorang
karateka
selalu
menarik
kepalan
tangannya
secara
cepat
sewaktu melayangkan pukulan
lurus pada diri lawannya ?

Jawaban Tugas :
Dimaksudkan agar selang waktu
kontak antara kepalan tangan karateka
dan badan lawan yang dipukulnya
berlangsung sesingkat mungkin
sehingga lawannya menderita gaya
impulsif yang lebih besar maka rasa
sakit yang dirasakan oleh lawan akan
semakin besar pula

Hukum Kekekalan Momentum

Suatu tumbukan selalu


melibatkan sedikitnya dua
benda

Bunyi Hukum Kekekalan


Momentum
Jika resultan gaya yang bekerja
pada benda sama dengan nol,
maka momentum total sebelum
tumbukan
sama
dengan
momentum
total
setelah
tumbukan.
Psebelum = Psesudah
PA +PB = PA + PB

Aplikasi Hukum Kekekalan


Momentum

Aplikasi Hukum Kekekalan


Momentum
Hukum kekekalan momentum tidak
hanya berlaku untuk peristiwa
tumbukan saja, tetapi secara umum
berlaku untuk masalah interaksi
benda-benda (sedikitnya dua benda)
yang hanya melibatkan gaya dalam
(gaya interaksi antara benda-benda itu
saja), seperti pada
peristiwa ledakan, penembakan
proyektil, dan peluncuran roket.

Consol( Contoh Soal)


Sebuah sedan dan sebuah truk yang bergerak
saling mendekati pada suatu jalan mendatar
bertabrakan sentral dan saling menempel sesaat
seseudah tabrakan. Sesaat sebelum tabrakan
terjadi, mobil sedan melaju pada 30 m/s dan truk
20 m/s. Massa mobil 1000 Kg dan truk 3000 kg.
(a) Berapakah kelajuan keduanya dan dalam arah
manakah keduanya bergerak
setelah tumbukan? (b) Hitunglah energi
mekanik awal dan akhir sistem
sedan-truk !

Jawaban Tugas

(a)Momentum sistem (sedan + truk) sesaat sebelum


tumbukan, p adalah :
p = m1 v1 + m2 v2
= (1000) (30) + (3000) (-20) = - 30.000 kg m/s
Momentum sistem sesudah tumbukan, p adalah :
p = (m1 + m2) v
= (1000 + 3000) v = (4000)v
Hukum kekekalan momentum linear
memberikan
p = p
(4000) v = - 30.000
v = -7,5 m/s (arah kiri, searah dengan arah
truk sebelum tumbukan)

b.
Energi mekanik awal sistem adalah energi kinetik
mobil dan truk sesaat sebelum tabrakan
Ekawal =
= (1000) ( + (3000) (
= 450.000 + 600.000
= 1.050.000 J
Energi mekanik akhir sitem adalah energi kinetik
sedan dan truk sesudah tabrakan :
Ekawal =
= (4000 kg) (
= 112.500 J
Energi mekanik yang hilang = 1.050.000 J - 112.500
J
= 937. 500 J

Jenis-Jenis Tumbukan
Berdasarkan sifat kelentingan atau
elastisitas benda yang bertumbukan,
tumbukan dapat dibedakan menjadi
tiga jenis :
a. Tumbukan lenting sempurna
b. Tumbukan lenting sebagian
c. Tumbukan tidak lenting sama sekali

Tumbukan Lenting Sempurna

Tumbukan
yang memiliki sistem momentum

yang tetap tanpa adanya energi kinetik yang
hilang sehingga berlaku hukum kekekalan
momentum dan kekekalan energi kinetik
disebut tumbukan lenting sempurna
Hukum kekekalan momentum :
m 1 v 1 + m 2v 2 = m 1v 1 + m 2v 2
m1 (v1 v1) = - m2 (v2 v2)
Hukum kekekalan energi :
=
=

Persamaan Matematis
Tumbukan Lenting Sempurna

v1 v2 = - (v1
v2)
Kecepatan relatif benda sebelum dan
sesudah tumbukan besarnya tetap,
tetapi arahnya berlawanan

Tumbukan Tidak Lenting Sama


Sekali

Tumbukan Tidak Lenting Sama


Sekali
Pada tumbukan ini, adanya energi kinetik
terbesar yang hilang, sehingga setelah
tumbukan, kedua benda menyatu dan
bergerak bersama-sama dengan kecepatan
yang sama.
Contoh :
Ayunan balistik dimana peluru tertanam
dalam
balok
sasaran,
dan
keduanya
kemudian mengalami suatu gerak ayunan.

Persamaan Matematis
Tumbukan Tidak Lenting Sama Sekali

Kecepatan benda setelah tumbukan :

v1 = v2 = v
Hukum Kekekalan Momentum :

m1v1 + m2v2 = (m1 + m2) v

Tumbukan Lenting Sebagian

Tumbukan Lenting Sebagian


Kebanyakan benda-benda yang ada dialam
mengalami tumbukan lenting sebagian dimana
energi kinetik benda berkurang selama tumbukan
sehingga hukum kekekalan mekanik tidak berlaku.
Berkaitan dengan koefisien resitusi.
Koefisien resitusi (diberi lambang e) adalah
negatif perbandingan antara kecepatan relatif
sesaat sesudah tumbukan dengan kecepatan
relatif sesaat sebelum tumbukan, untuk tumbukan
satu dimensi

Persamaan Matematis
Tumbukan Lenting Sebagian


Keterangan :
e = Koefisien resitusi
= Tinggi ketika benda dijatuhkan
= Tinggi benda ketika memantul