Anda di halaman 1dari 9

Pendahuluan

Sehebat

apapun

sesempurna

sebuah

apapun

manajemen

sebuah

sistem

sistem

dijalankan,

digerakkan,

yang

menggerakkan tetap seorang manusia (Incemental Growth,


Bulletin TQ).

Tes STIFIn adalah teknik analisis mengidentifikasi pola-pola garis


dalam sidik jari seseorang yang secara genetik permanen melekat pada
seseorang. Setiap pola merupakan penanda akan adanya potensi
kecerdasan tertentu yang bersifat bawaan. Pada tes STIFIn dapat
diperoleh ragam kecerdasan dan karakter (tipe) kepribadian seseorang,
dari kelima ragam kecerdasan ala STIFIn akan lebih mudah menerangkan
tentang DNA Organisasi seperti dalam teori dari White, Hodgson dan
Crainer (1997), bahwa kompetensi teknis pelaku organisasi dikaitkan
dengan lima kemampuannya dalam hal;
Pertama, maximizing energy dalam teori STIFIn kehandalan orang
Sensing (S) yang memiliki stamina dan energi kedua; pada limbik kiri.
Kedua, difficult learning dalam teori STIFIn kehandalan orang Thinking (T)
yang belajar menemukan kesalahan miroskopik; pada otak kiri. Ketiga,
resonant simplicity dalam teori STIFIn kehandalan orang Intuiting (I) yang
menemukan pola sehingga hal rumit menjadi sederhana; pada otak
kanan. Keempat, multiple focus dalam teori STIFIn kehandalan orang
Filling (F) yang memberikan perhatian dan empati secara berganda; pada
limbik kanan. Kelima, mastering inner sense adalah orang insting (In) yang
hebat dalam menemukan insight; pada otak naluri (tengah dan bawah).

1
Profil STIFIn Fingerprint

Hingga sekarang terdapat tiga pendekatan dalam menilik jenis


kecerdasan ataupun kepribadian seseorang. Ketiga-tiganya boleh jadi
masih eksis. Sebagian orang lebih percaya kepada pengamatan sendiri,
berdasarkan intuisi, atau pengalamannya sendiri yang kemudian dijadikan
sebagai pegangan untuk mengkategorikan seseorang. Juga masih
dianggap sebagai kelompok yang pertama bagi mereka yang
menggunakan metode alternatif seperti palmistri, numerologi, tipologi dan
jenis-jenis pseudo-psikologi lainnya. Sebagian lagi menggunakan kaedah
ilmiah dengan berbagai teori yang melatarinya. Secara akademik yang
paling populer secara ilmiah saat ini adalah berdasarkan kepada teori
perilaku, menggunakan alat ukur psikometrik behaviouristik yang telah
dikaji secara ilmiah. Metode yang terbaru berbasiskan kepada teknologi
dan ilmu neuroscience, salah satunya adalah pemutakhiran tes sidik jari.
Metode yang terbaru ini mengukur faktor genetik, sedangkan
metode kedua berdasarkan kepada fenotip (perilaku yang dapat diukur).
Pelaksanaan tes dengan metode sidik jari tidak akan tergantung kepada
suasana, mood, tekanan, dan bahkan dapat dilakukan kapan saja
termasuk ketika pesertanya sedang tidak sehat, masih bayi, sudah udzur,
ataupun menderita cacat, termasuk yang buta huruf sekalipun, dan selalu
akan ada yang kontra dengan tes sidik jari ini, tetapi pada akhirnya orang
akan menerima teknologi ini dikarenakan mereka cenderung mempercayai
bahwa karakter kepribadian dan ragam kecerdasan cenderung kekal
yang bersumber dari genetik non heriditary (genetik yang tidak
diwariskan), dan memang ini berbeda sekali dengan golongan darah,
rambut, warna kulit serta tingkat kecerdasan (hardware otak) yang
ditandai dengan besarnya ukuran kepala seseorang berasal dari
pewarisan orang tuanya (heriditary).
Dengan metode sidik jari, pola ketenagaan dapat dirancang
secara dinamis mengingat sumberdaya manusia adalah aset vital
organisasi yang tidak hanya mampu memberikan pelayanan yang
memuaskan (customer satisfaction), tetapi juga berorientasi pada nilai
(customer value) sehingga organisasi tidak semata-mata mengejar
pencapaian produktivitas kerja yang tinggi, tetapi lebih pada kinerja dalam
proses pencapaiannya. Kinerja setiap kegiatan dan individu merupakan
kunci pencapaian produktivitas karena kinerja adalah suatu hasil di mana
orang-orang dan sumberdaya lain yang ada dalam organisasi secara
bersama-sama membawa hasil akhir yang didasarkan pada tingkat mutu
dan standar yang telah ditetapkan. Konsekuensinya adalah organisasi
memerlukan SDM yang ahli (profesi) dan berkemampuan yang unik
sesuai dengan visi dan misi organisasi.
Mengingat sumberdaya manusialah yang menggerakkan sebuah
sistem. Sumberdaya manusialah yang menentukan efektif tidaknya

2
Profil STIFIn Fingerprint

sebuah manajemen sistem dijalankan. Dan sumberdaya manusia jugalah


yang akan menentukan keuntungan yang akan diraih karena itu kami
mengajak pembaca menemukan karpet merah-nya masing-masing
dengan mengenali jati diri (who am I) bahwa anda punya ragam
kecerdasan yang berbeda. Pengenalan diri berkaitan dengan ukuran
keyakinan anda terhadap diri sendiri, yakni mencerminkan kemampuan
mempergunakan sumber daya potensi yang diberikan tuhan untuk
menjadi manusia yang handal, menggambarkan prospek anda,
merasakan kemistri di dalamnya, dan yang utama anda merasa nyaman
berada disitu sebagai wujud penerimaan atas dirinya (be your self).
Setelah mendapatkan dan menerima karpet merah anda maka bagaimana
membangkitkan diri untuk berjalan pada karpet merah tersebut dan jangan
keluar dari padanya karena anda akan tidak nyaman dan berisiko seperti
masuk ke hutan rimba dengan ketidakpastian kembali.
Dengan bangkitnya diri berarti ada pengembangan SDM yang
berbasiskan pada kompetensi mereka, dan ini dilakukan (output) agar
dapat memberikan hasil yang sesuai dengan tujuan dan sasaran
organisasi dengan standar kinerja yang telah ditetapkan. Kompetensi
profesi menyangkut kewenangan setiap individu untuk melakukan tugas
atau mengambil keputusan sesuai dengan perannya dalam organisasi
yang relevan dengan keahlian, pengetahuan dan kemampuan yang
dimiliki. Kompetensi yang dimiliki pekerja secara individual harus mampu
mendukung pelaksanaan strategi organisasi dan mampu mendukung
setiap perubahan yang dilakukan manajemen. Dengan kata lain,
kompetensi yang dimiliki individu dapat mendukung sistem kerja
berdasarkan tim work-nya. Jadi agar terjalin interaksi yang efektif di dalam
tim sebagai penentu keberhasilan komunikasi tidak sekedar pada
pemilihan vocabulary, intonasi penyampaian, atau bahkan daya dorong
energi yang menyertai ucapan kita, melainkan juga tergantung dengan
hubungan kemistrinya. Artinya apa, bahwa setiap orang hanya memiliki
satu kemistri bawaan yang sejalan dengan jenis kecerdasan tunggalnya.

In jari tengah

Gambar di samping dari kelima mesin kecerdasan


STIFIn dianalogikan dengan pembagian unsur alam semesta
menjadi mikrokosmis yang ada dalam diri manusia seperti tanah
(S), besi (T), air (In), kayu (I), serta api (F) juga dimasukkan
unsur simbul dari jari jemari tangan kanan kita dari ibu jari hingga
kelingking yang kemistrinya akan di ataupun men-dapatkan
harta, tahta, bahagia, kata, dan cinta. Kemistri hubungan dan
pola komunikasi ini membentuk heksagon segi lima dimana
setiap unsur saling mendukung dan pola bintang yang berarti
mentaklukkannya.

3
Profil STIFIn Fingerprint

Tujuan STIFIn
Tujuan utama sosialisasi tes Stifin ini karena ingin memberi
andil dalam pengembangan SDM di Indonesia. Oleh karena itu, dalam
memilih konsep pengembangan diri, selama sepuluh tahun berdirinya,
Kubik tidak henti-henti mengkaji ulang untuk menemukan cara terbaik
membuat

orang

sukses

sekaligus

mulia.

Kesimpulannya

adalah

manfaatkan energi dan waktu anda untuk mengembangkan mesin


kecerdasan anda sendiri. Cukup fokus pada hanya 1 (satu) mesin
kecerdasan anda. Jenis kecerdasan yang lainnya tidak perlu didisain
tersendiri, cukup manfaatkan proses interaksi sosial dan belajar
mengembangkannya secara in-promp-to (alamiah).
Grand strategy pada 5 tahun mendatang dari penemu STIFIn
adalah hasil tes kecerdasan ini berhasil dimasukkan pada kartu tanda
penduduk-nya orang Indonesia setelah golongan darah.
Siklus jangka panjang 10-20 tahun mendatang melalui metode
sidik jari seorang ayah, begitu bayinya lahir langsung dites sidik jarinya
untuk mengetahui jenis kecerdasannya kelak, sehingga ayahnya bisa
mencarikan nama yang sesuai. Setelah itu ibunya tahu bagaimana proses
mendidik

budi

pekerti

anak,

mengarahkan

pendidikannya,

dan

mengarahkan minatnya. Akhirnya ayah-ibunya tahu dan yakin bagaimana


berinvestasi untuk masa depan anaknya.
Sungguh indah peradaban dunia ke depan jika sebagian besar orang
telah memiliki keahlian selagi masih muda-muda. Serahkanlah segala
sesuatu kepada ahlinya, dan mereka yang ahli itu ternyata masih mudamuda. Maka produktivitas dunia era itu telah meningkat beberapa kali
lipat. Itulah mimpi adanya dampak positif dari penyebaran tes Stifin ini.

Kepesertaan dan Biaya Tes


Peserta tes minimum berusia 3 tahun menggunakan 10 jari
untuk dites. Bea tes orang dikenakan beaya 250 ribu mendapat sebuah n,
Sertifikat tes STIFIn, mendapat sebuah buku STIFIn, Untuk sekolah dari
20 setiap siswa mendapat softcopy CD buku STIFIn, buku STIFIn dan

4
Profil STIFIn Fingerprint

mendapat cara pijat kecerdasan ferry wong serta sertifikat STIFIn serta
free konsultasi dengan promoter berlisensi serta tool free tes-nya.

5
Profil STIFIn Fingerprint

Antusias Peserta mengikuti tes STIFIn

BENTUK KEGIATAN & JADWAL TES


Kegiatan penjadwalan tes bisa dilakukan secara on line melalui
website PT. STIFIn Fingerprint pada alamat situs www.stifin.co.id ataupun
melalui akun Yukbisnis.com ,. kami hadir dimana Anda membuat
kesepakatan.

Daftar melalui email: dwistifin@gmail.com Facebook : dwistifin,. Toko


online Yukbisnis.com akun mesin kecerdasan

6
Profil STIFIn Fingerprint

TENTANG STIFIn FINGERPRINT DI BEBERAPA MEDIA


Kunjungi Weblog Google: stifinjember

Talk Show di Radio NandeFM

Seminar Pendidikan di Kab. Kerawang


Tanggal 21 Mei 2011 dan dihadiri sekitar 400 peserta Tes STIFIn.yang
dibuka oleh bupati kerawang.

7
Profil STIFIn Fingerprint

Drs. H. Ade Swara, MH

Company Knowledge
Alamat PT. STIFIn Fingerprint (www.stifin.co.id ) Perumahan Bumi
Makmur IV, Jl. Poksai Blok H/3, Pondok Gede Jakarta. Phone : 0218488350.
Institusi penyelenggara paket Training STIFIn Personality ini adalah
PT. KUBIK KREASI SISILAIN atau lebih dikenal dengan panggilan Kubik
Training & Consultancy (selanjutnya disebut Kubik). Sekarang ini diantara
produk trainingnya yang terkenal adalah SuksesMulia PRODUCTIVITY
dan SuksesMulia PERSONAL MASTERY Training (atau sebelumnya lebih
dikenal dengan Kubik Leadership Training) dan yang terbaru DNA
Suksesmulia.

Berdasarkan buku best seller Kubik Leadership yang

diterbitkan oleh Group Mizan dan Gramedia.


Kubik bekerjasama dengan PT. STIFIn Finger-Print sebagai
perusahaan yang menyediakan peralatan tes STIFIn Finger-Print dan
menerbitkan buku STIFIn Personality. Kubik dan PT STIFIn masih berada
dalam satu group. Keduanya memiliki visi dan misi yang sama yaitu
menggalakkan peradaban sukses-mulia melalui pengembangan diri.

8
Profil STIFIn Fingerprint

Penemu STIFIn Fingerprint Personality

Program dan Layanan

FORUM ILMIAH
Seminar
In House Training
Workshop
L
A
Y
A
N
A
N
I
N
T
E
R
N
E
T

PROMOTOR
COACH
MASTER COACH

P
I
A
G
A
M

TES
STIFIn

KLINIK
STIFIn

Penutup
Demikian profil STIFIn ini dibuat untuk dapat ditindaklanjuti
bersama dalam upaya terciptanya peradaban dunia suksesmulia.

9
Profil STIFIn Fingerprint