Anda di halaman 1dari 12

Dengan mengucapkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, yang telah

memberikan rahmat dan karunia-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan


makalah yang berjudul “Sistem Kekebalan Tubuh “ ini dengan baik.

Makalah ini berisi materi uraian tentang system kekebalan tubuh,mulai


dari pengertian,struktur,fungsi,jenis dan sebagainya yang diperoleh dari
berbagai sumber yang ada dengan penjelasan yang rinci .Materinya pun
disusun secara sistematis sehingga mudah dimengerti.

Dalam kesempatan kali ini,kami juga ingin mengucapkan terima kasih


kepada :
1. Ibu Juliana ,sebagai guru pembimbing kami ;
2. Media massa, dan media lainnya yang artikelnya kami gunakan
dalam penulisan makalah ini ;
3. Semua pihak yang telah memberi bantuan dan dukungan yang
tidak dapat kami sebutkan satu persatu.

Akhir kata,demikianlah kata pengantar ini kami buat.Mohon maaf jika


ada kesalahan dalam penulisan. Saran dan kritik dari anda sangat kami
harapkan.Semoga makalah ini dapat bermanfaat .

Duri,16 November 2009

Kelompok II
1.1 Latar Belakang
Dalam semester I ,system kekebalan tubuh adalah salah satu
bab dalam pelajaran biologi. Oleh karena itu, karena rasa
keingin tahuan kami akan system kekebalan tubuh akan
spesifikasinya secara lebih detail lagi dengan uraian informasi
yang lebih banyak lagi,kami pun membuat makalah ini .

1.2 Masalah
• Apakah yang dimaksud dengan system kekebalan tubuh ?
• Bagaimanakah struktur,fungsi, dan proses pada system
kekebalan tubuh manusia ?
• Bagaimanakah kaitan antara struktur, funfsi dan proses pada
system kekebalan tubuh manusia ?
• Apa sajakah jenis-jenis kekebalan tubuh yang ada pada
manusia ?
• Apa sajakah kelainan / gangguan yang dapat terjadi pada system
kekebalan tubuh manusia ?

1.3 Tujuan
• Mengetahui pengertian tentang system kekebalan tubuh
• Mengetahui struktur, fungsi, dan proses pada system kekebalan
tubuh manusia
• Mengaitkan struktur, fungsi, dan proses pada system kekebalan
tubuh manusia
• Memahami jenis-jenis kekebalan tubuh
• Mengidentifikasi jenis gangguan / kelainan yang dapat terjadi
pada system kekebalan tubuh manusia

1.4 Manfaat
• Sebagai sumber informasi yang sangat berguna dalam
menambah pengetahuan dan wawasan ( aspek teoritis )
• Sebagai sumber informasi yang sangat penting untuk dapat
diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari ( aspek praktis )
SISTEM KEKEBALAN TUBUH

2.1 Pengertian
Sistem kekebalan tubuh ( imunitas ) adalah sistem mekanisme pada
organisme yang melindungi tubuh terhadap pengaruh biologis luar dengan
mengidentifikasi dan membunuh patogen serta sel tumor. Sistem ini
mendeteksi berbagai macam pengaruh biologis luar yang luas, organisme
akan melindungi tubuh dari infeksi, bakteri, virus sampai cacing parasit,
serta menghancurkan zat-zat asing lain dan memusnahkan mereka dari sel
organisme yang sehat dan jaringan agar tetap dapat berfungsi seperti biasa.

2.2 Jenis – jenis Sistem Kekebalan Tubuh


Sistem kekebalan tubuh terbagi 2,yaitu :
• Sistem kekebalan tubuh berdasarkan asalnya
• Sistem kekebalan tubuh berdasarkan mekanisme kerjanya

2.2.1. Sistem Kekebalan Tubuh Berdasarkan Asalnya


Sistem kekebalan tubuh berdasarkan asalnya terbagi 2,yakni
:
• Kekebalan Nonspesifik (Kekebalan tubuh bawaan /
Kekebalan tubuh alami)
Kekebalan tubuh nonspesifik adalah bagian dari tubuh kita yang
telah ada sejak kita lahir.
Ciri-cirinya :
• Sistem ini tidak selektif,artinya semua benda asing yang
masuk ke dalam tubuh akan diserang dan dihancurkan
tanpa seleksi
• Tidak memiliki kemampuan untuk mengingat infeksi yan
terjadi sebelumnya
• Eksposur menyebabkan respon maksimal segara

Sistem ini memiliki komponen-komponen yang mampu


menagkal benda masuk ke dalam tubuh, yakni :
• Rintangan Mekanis
Rintangan mekanis merupakan system pertahanan tubuh yang
pertama dan umumnya terletak di bagian permukaan tubuh.
Terdiri atas :
• Kulit : Terdiri dari lapisan tanduk yang tidak mudah
ditembus oleh benda asing kecuali jika kulit dalam keadaan
terluka.Asam lemak dan keringat yang dihailkan oleh
kelenjar di kulit juga akan mencegah benda asing masuk ke
dalam tubuh.
• Selaput Lendir : Merupakan hasil sekresi dari sel
yang terdapat di sepanjang saluran pernapasan dan saluran
pencernaan.Pada saluran pernapaan,Selaput lendir berfungi
dalam menangkap bakteri / benda asing yang masuk ke
dalam tubuh melalui saluran pernapasan.Contoh : Selaput
lender pada hidung. Selaput lender pada saluran
pencernaan berfungsi sebagai rintangan yang melindungi
sel diluar system pencernaan.
• Rambut-rambut halus : Sebagian besar terdapat pada
saluran pernapasan.Contoh : di hidung,rambut-rambut
halus berfungsi sebagai penyaring udara yang masuk
melalui hidung.
• Rintangan Kimiawi
• Hasil Sekresi :berperan untuk membunuh benda
asing dengan menggunakan zat kimia dan enzim.
• Bakteri yang terdapat di permukaan tubuh ( bakteri
nonpatogen ) : Berfungsi untuk menekan pertumbuhan
bakteri patogen yang akan masuk ke dalam tubuh.
• Sel Darah Putih : merupakan system pertahanan tubuh
kedua. Apabila benda asing berhasil melewati system
pertahanan pertama dan masuk ke dalam tubuh,maka sel
darah putih akan mencegah benda asing masuk lebih jauh
lagi ke dalam tubuh. Sel darah putih akan menghancurkan
setipa benda asing yang masuk ke dalam tubuh dengan cara
fagositosis.
Mekanisme fagositosis :
1. Mikroba menempel ke fagosit.
2. Fagosit membentuk pseudopodium yang menelan
mikroba
3. Vesikula fagositik bersatu sengan lisosom
4. Mikroba dibunuh oleh enzim dalam fagolisosom
5. Sisa-sisa mikroba dikeluarkan lewat eksotisosis
• Sel Natural Killer :Merupakan sel pertahanan yang
mampu melisis dan membunuh sel-sel kanker serta sel
tubuh yang terinfeksi virus sebelum diaktifkanya system
kekebalan adaptif. Sel ini membunuh dengan cara
menyerang membrane sel target dan melepaskan senyawa
kimia preforin.
• Protein Komplemen :merupakan protein darah
yang berfungsi membantu system pertahanan sel darah
putih.Protein komplemen membantu system kekebalan
tubuh dengan cara :
1. Menghasilkan opsonin ,kemotoksin, dan kinin.
Opsonin untuk mempermudah terjadinya fagositosis.
Kemotoksin berfungsi sebagai penarik sel darah putih
menuju ke infeksi , sedangkan kinin untuk
meningkatkan permeabilitas pembuluh darah.
2. Berperan dalam proses penghancuran membrane sel
mikroorganisme yang menyerang tubuh.
3. Menstimulasi sel darah putih agar menjadi lebih aktif.
• Interferon : Sel yang berperan dalam mensekresikan
sekumpulan protein saat tubuh kita terserang virus.
Interferon akan bertindak sebagai antivirus dan bereaksi
sengan sel yang belum terinfeksi oleh virus. Interferon juga
dapat merangsang limfosit untuk mengahncurkan dan
membunuh sel-sel yang terinfeksi virus.

• Kekebalan tubuh spesifik ( kekebalan adaptif / Kekebalan


tubuh buatan )
Kekebalan tubuh spesifik adalah system kekebalan yang
diaktifkan oleh kekebalan tubuh nonspesifik dan
merupakan system pertahanan tubuh yang ketiga.
Ciri-cirinya :
• Bersifat selektif terhadap bendaasing yang masuk ke
dalam tubuh.
• Sistem reaksi ini tidak memiliki reaksi yang sama
terhadap semua jenis benda asing
• Memiliki kemampuan untuk mengingat infeksi
sebelumnya
• Melibatkan pembentukan sel-sel tertentu dan zat kimia (
antibody )
• Perlambatan waktu antara eksposur dan respon
maksimal

Komponen yang terlibat dalam kekebalan tubuh spesifik


adalah :
• Antigen : Merupakan zat kimia asing yang masuk ke
dalam tubuh dan dapat merangsang terbentuknya
antibody.Antigen memiliki struktur tiga dimensi sengan
dua atau lebih determinant site. Determinant site
merupakan bagian dari antigen yang dapat melekat pada
bagian sisi pengikatan pada antibody.Antigen dapat
berupa protein ,sel bakteri,atau zat kimia yang dikeluarkan
mikroorganisme.
Jenis –jenis antigen :
• Heteroantigen : antigen yang berasal dari spesies
lain
• Isoantigen : Antigen dari spesies sama tetapi
struktur genetiknya berbeda.
• Autoantigen : Antigen yang berasal dari tubuh
itu sendiri.
• Hapten : Merupakan suatu determinant site yang
lepa dari struktur antigen. Hapten hanya dapat berikatan
dengan antibody apabila disuntikkan ke dalam tubuh.
• Antibodi ( Imunoglobulin / Ig) : merupakan zat
kimia( protein plasma ) yang dapat mengidentifikasi
antigen. Antibodi dihasilkan oleh sel limfosit B. Ketika sel
limfosit B mengidentifikasi antigen,dengan cepat sel akan
bereplikasi untuk menghasilkan sejumlah besar sel
plasma.Sel plasma lalu akan menghasilkan antibody dan
melepaskanya ke dalam cairan tubuh. Sel limfosit B juga
menghasilkan sel memori B, dengan struktur yang sama
dengan sel limfositB,dan dapt hidup lebih lama daripada
sel plasma.
• Antibody Poliklonal :Antibodi dihasilkan di dalam tubuh
secara alami yang dibentuk merupakan klon dari sel-sel
limfosit dan umum .
• Antibodi monoclonal : Antibodi yang dibentuk di luar
tubuh melalui fusi sel .Merupakan hasil pengklonan satu
sel hibridoma.Berfungsi untuk mendiagnois penyakit
kanker dan hepatisis.
Antibodi memiliki struktur seperti huruf Y dengan dua
lengan dan satu kaki.Lengan tersebut dinamakan antigen
binding site,yakni tempat melekatnya antigen.Molekul
antibody dapat dikelompokkan menjadi lima kelas yakni,
IGg, IgA, IgM, IgD, IgE.

2.2.2. Sistem kekebalan tubuh berdasarkan mekanisme


kerjanya
Sistem kekebalan tubuh berdasarkan mekanisme kerjanya
terbagi 2,yaitu :
• Imunitas humoral
Imunitas humoral, yaitu imunitas yang dimediasi oleh
molekul di dalam darah, yang disebut antibodi. Antibodi
dihasilkan oleh sel B limfosit. Mekanisme imunitas ini
ditujukan untuk benda asing yang berada di di luar sel
(berada di cairan atau jaringan tubuh). B limfosit akan
mengenali benda asing tersebut, kemudian akan
memproduksi antibodi. Antibodi merupakan molekul yang
akan menempel di suatu molekul spesifik (antigen) di
permukaan benda asing tersebut. Kemudian antibodi akan
menggumpalkan benda asing tersebut sehingga menjadi
tidak aktif, atau berperan sebagai sinyal bagi sel-sel
fagosit.

• Imunitas selular
Imunitas selular adalah respon imun yang dilakukan oleh molekul-
molekul protein yang tersimpan dalam limfa dan plasma darah. Imunitas
ini dimediasi oleh sel T limfosit. Mekanisme ini ditujukan untuk
benda asing yang dapat menginfeksi sel (beberapa bakteri
dan virus) sehingga tidak dapat dilekati oleh antibodi. T
limfosit kemudian akan menginduksi 2 hal:
(1) fagositosis benda asing tersebut oleh sel yang
terinfeksi,
(2) lisis sel yang terinfeksi sehingga benda asing tersebut
terbebas ke luar sel dan dapat di dilekati oleh antibodi.

2.3. Imunisasi
Merupakan salah satu usaha manusia untuk menjadikan individu
kebal terhadap suatu penyakit.Imunisasi terbagi 2,yaitu :
• Imunisasi aktif : Diperoleh karena tubuh secara aktif membuat
antibody sendiri.
• Imunisasi aktif Alami
Kekebalan yang Diperoleh seseorang setelah sembuh dari sakit
tertentu.

.
• Imunisasi Aktif Buatan
Imunisasi merupakan pemberian mikroorganisme yang telah
mati atau dilemahkan ke dalam tubuh manusia supaya tubuh
membentuk antibody
• Melibatkan pembentukan antibody di dalam tubuh sebagai
respon terhadap masuknya antigen tertentu ke dalam tubuh .
• Bertujuan untuk merangsang tubuh agar membentuk antibody
yang dapat mengaktifkan system kekebalan tubuh.
• Dilakukan dengan pemberian vaksin ke dalam tubuh.
NO TIPE VAKSIN KOMPOSISI VAKSIN CONTOH
1 Vaksin yang di lemahkan Virus hidup yang dilemahkan
2 Vaksin inaktivasi Bakteri atau virus yang sudah di inaktivasi
3 Vaksin toksoid toksin(racun) yang dihasilkan oleh bakteri
4 Vaksin aseluler dan subunit

• Imunisasi Pasif : kekebalan yang didapat dari pemindahan


antibody dari suatu individu ke individu lainnya.
• Imunisasi Pasif Alami
Terjadi pada bayi dalam kandungan, dimana antibody sang ibu
akan masuk ke dalam tubuh bayi melalui plasenta,dan ASI
pertama.
• Imunisasi Pasif Buatan
Kekebalan yang diperoleh dengan memasukkan antibody /
serum yang telah kebal penyakit yang dilakukan melalui
suntikan.Tujuanya adalah untuk memberikan kekebalan tubuh
secepatnya karena tubuh penerima tidak memiliki banyak
eaktu untuk membentuk antibody.

2.4 Kelainan dan Penyakit pada System Kekebalan Tubuh


• Alergi
Merupakan suatu reaksi abnormal yang terjadi pada
seseorang.Umumnya alergi bersifat khusus dan hanya muncul jika
penderita melakukan kontak dengan penyebab alergi.Alergi dapat
diturunkan dari orang tua / keluarga dekat.Alergi dapat terjaddi
secara tiba-tiba dan bersifat fatal terhadap penderita.Seseorang
yang alergi akan mengalami gangguan emosi,konsentrasi,dan
lain-lain.Alergi terjadi karena penderita sangat sensitive terhadap
allergen.
• AIDS
AIDS merupakan suatu sindrom atau penyakit yang disebabkan oleh
virus HIV (Human Immunodeficiency Virus).Pada tubuh manusia,virus HIV
hanya menyerang sel yang memiliki protein tertentu.protein itu ialah yang
terdapat pada sel darah putih T4,yaitu sel darah putih yang berperan
menjaga system kekebalan tubuh. Apabila virus HIV menginfeksi
tubuh,manusia akan mengalami penurunan system kekebalan
tubuh.Akibatnya,para penderita HIV-AIDS akan mudah terinfeksi berbagai
jenis penyakit.
Penderita HIV positif umumnya masih dapat hidup dengan normal dan
tampak sehat,tetapi dapat menularkan virus HIV.Penderita AIDS adalah
penderita HIV positif yang telah menunjukkan gejala penyakit AIDS.Waktu
yang dibutuhkan seorang penderita HIV positif untuk menjadi penderita AIDS
relatif lama,yaitu antara 5-10 tahun.Bahkan ada penderita HIV positif yang
seumur hidupnya tidak menjadi penderita AIDS.Hal tersebut dikarenakan
virus HIV didalam tubuh membutuhkan waktu untuk menghancurkan system
kekebalan tubuh penderita.Ketika system kekebalan tubuh sudah
hancur,penderita HIV positif akan menunjukkan gejala penyakit
AIDS.Penderita yang telah mengalami gejala AIDS atau penderita AIDS
umumnya hanya mampu bertahan hidup selama dua tahun.
Gejala-gejala penyakit AIDS adalah:
 Ganguan pada system saraf
 Penurunan libido
 Sakit kepala
 Demam
 Berkeringat pada malam hari selama berbulan-bulan
 Diare
 Terdapat bintik-bintik berwarna hitam atau keungu-unguan
disekujur tubuh
 Terdapat banyak bekas luka yang belum sembuh total
 Terjadi penurunan berat badan secara drastis

Penularan virus HIV:


• umumnya terjadi melalui hubungan seks dengan penderita
HIV
• Pemakaian jarum suntik bersama-sama dengan penderita HIV
• Transfusi darah yang terinfeksi HIV
• Bayi yang minum ASI penderita HIV atau dilahirkan oleh ibu
penderita HIV

Cara menghindari HIV:


 Menghindari hubungan seks diluar nikah
 Menggunakan kondom jika melakukan hubungan seksual
 Memakai jarum suntik yang terjamin sterilisasinya
 Menghindari kontak langsung dengan penderita HIV jika sedang terluka
 Menghindari kehamilan bagi wanita penderita HIV
 Menerima transfusi darah yang tidak terinfeksi HIV

• Automunitas
Kegagalan daya diskriminasi endogen pada system kekebalan
tubuh sendiri dianggap sebagai zat / benda asing dan
terhadapnya dibentuk zat antibody.
2.5 Makanan yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh

1. Jeruk
Mengatasi sariawan pasti hal pertama yang ada di benak orang kebanyakan
ketika ditanya manfaat jeruk. Tapi tahukah Anda bahwa jeruk merupakan
salah satu buah yang dapat mencegah kanker dan serangan jantung. Enzim
Limonid pada jeruk mampu mencegah kanker tertentu. Enzim Pektin yang
ada menurunkan LDL (kolestrol jahat), memperkecil penyumbatan pembuluh
darah dan memperkecil resiko serangan jantung

2. Semangka
Wajah segar, bercahaya dan tampak lebih muda terpancar dari orang yang
mengkonsumsi buah kaya air ini secara teratur. Zat bekaroten dalam
semangka mampu menyegarkan kembali sel-sel layu yang dirusak oleh
molekul radikal bebas yang merupakan hasil sampingan metabolisme tubuh.
Likopen yang ada dalam semangka dapat menyusutkan resiko kanker mulut
rahim dan kanker pankreas pada wanita. Sebuah hasil penelitian di India
menunjukkan, likopen dapat menambah jumlah sperma pada laki-laki
terutama yang struktur spermanya tidak normal dan pergerakannya lamban

3. Kedelai
Dalam kacang kedelai terdapat Isoflavon, enzim yang memiliki fungsi mirip
hormon estrogen, sehingga dapat mencegah keropos tulang. Kedelai juga
termasuk makanan pengganti protein tinggi yang ideal, karena tak
mengandung asam lemak jenuh sehingga mengurangi resiko serangan
jantung

4. Brokoli
Sulforaphan, zat antioksidan pada brokoli dapat membantu tubuh untuk
menghilangkan atau menetralkan zat penyebab kanker, karsinogenik. Zat
bekarotin di dalam brokoli mampu mencegah kanker usus besar dan
payudara, juga tekanan darah tinggi

5. Kangkung
Kangkung kan membuat ngantuk! Mitos ini sudah lama beredar di
masyarakat, tapi sebenarnya kangkung mengandung zat untuk
meningkatkan ketahanan tubuh. Bersifat anti racun, anti radang dan
mengandung protein, kalsium juga karoten ini dapat melancarkan air seni.
Bagi ibu hamil juga berguna untuk mengatasi mual di awal kehamilan

6. Belimbing
Buah ini mengandung serat makanan, vitamin A dan C juga kalium. Zat-zat
tersebut menjaga kenormalan fungsi organ pencernaan, sistim pembuluh
darah dan jantung. Bagi orang yang mempunyai tekanan darah dan kolestrol
tinggi sangat disarankan untuk mengkonsumsi belimbing.
3.1 Kesimpulan
Sistem kekebalan tubuh ( imunitas ) adalah sistem mekanisme
pada organisme yang melindungi tubuh terhadap pengaruh
biologis luar dengan mengidentifikasi dan membunuh patogen
serta sel tumor.

sistem imun terbagi dua berdasarkan perolehannya atau asalnya,


yaitu
1. Sistem imun Non Spesifik (Sistem imun alami)
2. Sistem imun Spesifik (Sistem imun yang didapat/hasil adaptasi)

Berdasarkan mekanisme kerjanya, sistem imun terbagi, yaitu:


1. Sistem imun humoral (sistem imun jaringan atau diluar sel, yang
berperan adalah Sel B "antibodi"
2. Sistem imun cellular (sistem imun yang bekerja pada sel yang
terinfeksi antigen, yang berperan adalah sel T (Th, Tc, Ts)

Imunisasi Merupakan salah satu usaha manusia untuk menjadikan


individu kebal. terhadap suatu penyakit.Imunisasi terbagi 2,yaitu :
• Imunisasi aktif : Diperoleh karena tubuh secara aktif membuat
antibody sendiri.
• Imunisasi Pasif : kekebalan yang didapat dari pemindahan antibody dari
suatu individu ke individu lainnya.

Kelainan dan Penyakit pada System Kekebalan Tubuh terdiri


dalergi,AIDS,autoimunitas.
Kekebalan tubuh kita juga dapat ditingkatkan dengan memakan buah-
buahan seperti semangka,belimbing,brokoli,dan lain-lain.
Anwar,Tetty.2009.Diktat Mata Pelajaran Biologi SMA Kelas XI.Duri.
Jati,Wijaya.2007.Aktif Biologi SMA Kelas XI.Jakarta:Ganeca Exact
Maryati,Sri.BIOLOGI SMA Kelas 2.Jakarta:Erlangga

http://www.forumsains.com/biologi/sistem-pertahanan-tubuh/
http://id.wikipedia.org/wiki/Imunitas