Anda di halaman 1dari 14

Dr.

Bambang Susetio
Fakultas Kedokteran
Universitas Padjadjaran Bandung

Episkleritis

Adalah peradangan pada episklera


Tda 2 bentuk yaitu
Simple

Nodular

Lebih ringan dibandingkan skleritis


Onset mendadak
Sering bilateral
Dapat rekuren
Sembuh dlm 3 minggu stlh terapi
Respon baik dg kortikosteroid

Gejala
Mata merah
iritasi

Tanda
Sedikit nyeri
Pelebaran pemb drh
episklera supf
Pemb drh epislera
akan menghilang dg
tetes mata
phenylephrine 10%
Lokal atau difus
Dapat didapatkan
nodul

Episkleritis nodular

Penatalaksanaan
Kortikosteroid topikal
NSAID oral

Skleritis
Definisi
peradangan yang melibatkan sklera
Biasanya kondisinya berat, destruktif dan
mengancam penglihatan
Sering berhubungan dg peny sistemik
Penting utk mengobati peny sistemiknya
Skleritis posterior melibatkan sklera
posterior sampai ora serata

Skleriti
Skleriti
ss
Anterior
Difus
Nodular
Nekrotik
Nekrotik dg infl
Nekrotik tanpa infl

Posterior

Anterior > posterior


50% kasus berhub dg peny sistemik
(rematik, kln vaskular & kolagen)
Mengancam kebutaan

Onset mendadak
Kondisi berat, nyeri menetap,
Pemb drh slera tdk menghilang dg
tetes phenylephrine 10%
Penglihatan kabur, diplopia, nyeri
saat ada gerakan bola mata

Diagnosis
Berdasarkan pemeriksaan klinis
Ancillary tests
USG B-scan (utk melihat adanya
penebalan sklera posterior)
CT-scan atau MRI (utk mengeklusi
keadaan orbita lainnya)
Pemeriksaan lainnya utk mengeksklusi
penyakit sistemik