Anda di halaman 1dari 43

CRS

STROKE HEMORAGIK
Oleh :
Retno Wulandari, S.Ked
Pembimbing:
dr. Attiya Rahma, Sp.S

KEPANITERAAN KLINIK SENIOR


BAGIAN ILMU PENYAKIT NEUROLOGI
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS JAMBI
2013

Pendahuluan

Stroke hemorragik adalah stroke yang


disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah otak
yang menyebabkan pengeluaran darah ke
parenkim otak, ruang cairan cerebrospinal di
otak, atau keduanya.
merupakan penyebab utama invaliditas
kecacatan sehingga orang yang mengalaminya
memiliki ketergantungan pada orang lain.
pada kelompok usia 45 tahun ke atas dan angka
kematian yang diakibatnya cukup tinggi.1

LAPORAN KASUS
IDENTITAS PASIEN
Nama : Tn. Zainal Abidin
Umur
: 63 Tahun
Jenis kelamin : Laki-laki
Agama : Islam
Alamat : Jln. Dusun Anggrek RT 4 Desa
Batin
Pekerjaan: Petani
MRS : 07 November 2013

Daftar Masalah

DATA SUBYEKTIF (Anamnesis tanggal


12 November 2013)

Keluhan utama : Penurunan


kesadaran 1 hari SMRS
Riwayat Penyakit Sekarang

Lokasi
Onset

: Anggota gerak kanan


: Mendadak, saat os sedang
beristirahat
Kualitas
: os tidak bisa berjalan
Kuantitas
: Mengganggu aktivitas

Kronologis
Os dirawat di bagian syaraf karena sukar berjalan yang disebabkan
oleh kelemahan pada tubuh sebelah kanan yang terjadi secara tibatiba, saat os sedang beristirahat. 2 hari SMRS Os mengalami
kelemahan pada lengan kanan dan tungkai kanan disertai
kehilangan kesadaran. Saat seranganos merasa sakit kepala tanpa
disertai mual dan muntah, tanpa kejang, tanpa gangguan rasa pada
sisi yang lemah dan os juga tidak mengalami jantung berdebardebar disertai sesak napas.. Kelemahan pada lengan kanan dan
tungkai kanan dirasakan sama berat. Os masih dapat
mengungkapkan isipikirannya secara lisan, dan isyarat. Os masih
dapat mengerti isi pikiran orang lain yang diungkapkan dengan lisan,
tulisan dan isyarat. Penyakit ini diderita untuk pertama kalinya

Gejala Penyerta : Sakit Kepala


Faktor memperberat : (-)
Faktor memperingan : (-)

Lanjutan

Riwayat penyakit dahulu:

Riwayat hipertensi (-)


Kencing manis disangkal
Riwayat sakit jantung disangkal
Riwayat kecelakaan disangkal
Riwayat kejang disangkal
Riwayat stroke disangkal

Riwayat penyakit keluarga: Tidak ada anggota keluarga


yang mengalami keluhan yang sama seperti os.

Riwayat sosial, ekonomi, pribadi: Pasien seorang lelaki


yang sudah menikah.

OBYEKTIF

Status Present (12 November 2013)

Kesadaran : Compos mentis, GCS: 15


E:4 M:6 V: 5
Tekanan darah : 140/100 mmHg
Nadi
: 83 x/menit
Suhu
: 36,5oC
Respirasi
: 20 x/menit

Status Internus

Kepala
: Mata : CA-/-, SI -/-,
Pupil
: isokor, refleks cahaya (+)
Leher
:
Kelenjar
thyroid
tidak
membesar, KGB
tidak membesar,
tidak ada deviasi
trakhea
Dada
: Simetris, tidak ada retraksi

Lanjutan...

Jantung

Inspeksi : Ictus cordis tampak pada SIC V, 2 jari medial LMC sinistra
Palpasi : Ictus cordis teraba pada SIC V, 2 jari medial LMC sinistra,
tidak kuat angkat
Perkusi : Batas kiri atas SIC II LPS sinistra
Batas kiri bawah SIC V LMC sinistra
Batas kanan atas SIC II LPS dextra
Batas kanan bawah SIC IV LPS dextra
Auskultasi : BJ I/II reguler, bising (-), gallop (-), murmur (-)

Paru :

Inspeksi : simetris, retraksi (-/-), ketinggalan gerak (-/-)


Palpasi : fokal fremitus kanan = kiri
Perkusi : Paru kanan sonor = paru kiri
Auskultasi : suara dasar vesikuler, suara tambahan whezzing
(-/-), Ronkhi (-/-)

Lanjutan...

Perut

Inspeksi
: datar, luka operasi (-), darm
contur (-)
Palpasi
: supel, nyeri tekan (-), tak
teraba
massa, hepar lien tidak
teraba
Perkusi
: tymphani di seluruh lapang
abdomen
Auskultasi : Bising usus (+) N
Alat kelamin : tidak diperiksa
Ekstremitas : akral hangat, edema (-/-)

Lanjutan...
Status Psikitus

Cara berpikir : Baik


Perasaan hati : Baik
Tingkah laku : Normoaktif
Ingatan : Baik
Kecerdasan : Baik

Status neurologikus
Kepala

Bentuk : Normochepal
Nyeri tekan : (-)
Simetri : (+)
Pulsasi : (-)

Lanjutan...

Lanjutan...

Lanjutan...

Lanjutan...

Lanjutan...

Lanjutan...

Lanjutan...

Lanjutan...

Lanjutan...

Lanjutan...

Lanjutan...
Alat Vegetatif
Miksi
: tidak ada kelainan
Defekasi : tidak ada kelainan
Ereksi : tidak dilakukan
Test Tambahan
Test Nafziger
: tidak dilakukan
Test Valsava: tidak dilakukan

Pemeriksaan Lain

Lanjutan...

CT Scan

Ringkasan

S: Os dirawat di bagian syaraf karena sukar berjalan yang


disebabkan oleh kelemahan pada tubuh sebelah kanan
yang terjadi secara tiba-tiba, saat os sedang beristirahat.
2 hari SMRS Os mengalami kelemahan pada lengan
kanan dan tungkai kanan disertai kehilangan kesadaran.
Saat seranganos merasa sakit kepala tanpa disertai mual
dan muntah, tanpa kejang, tanpa gangguan rasa pada
sisi yang lemah dan os juga tidak mengalami jantung
berdebar-debar disertai sesak napas.. Kelemahan pada
lengan kanan dan tungkai kanan dirasakan sama berat.
Os masih dapat mengungkapkan isipikirannya secara
lisan, dan isyarat. Os masih dapat mengerti isi pikiran
orang lain yang diungkapkan dengan lisan, tulisan dan
isyarat.

Lanjutan...
O: Kesadaran : Compos mentis, GCS: 15
M:6 V: 5

E:4

Tekanan darah: 140/100 mmHg


Nadi : 83 x/menit

Suhu : 36,5oC
Respirasi : 20 x/menit

A: Diagnosa Klinis : Hemiparesis dextra


paresis N VII dan XII dextra

Diagnosa Topis : Ganglia Basalis


Diagnosa Etiologi : Susp. Stroke Hemoragik

Lanjutan...

Tx:
O2 kanul

3-4 liter
IVFD RL 20 gtt/menit
Infus Manitol 4x125 cc
Ranitidine inj 3 x 1 amp
Asam traneksamat inj 4x500 mg
Citicoline inj 3x 250 gr
Po:
Nipedipin

3x10 mg
Captopril 3 x 12,5 mg

Mx : Pantau GCS dan Tanda Vital


Ex : Beri penjelasan kepada keluarga dan pasien
mengenai keadaan pasien dan penatalaksanaannya.

Prognosis

Quo ad vitam
: dubia ad bonam
Quo ad fungsionam : dubia ad bonam
Quo ad sanam : dubia ad bonam

Tinjauan Pustaka

Anatomi Otak

Pengertian Stroke dan Stroke


Hemoragik

Menurut definisi WHO, stroke adalah suatu tanda


klinis yang berkembang secara cepat akibat
gangguan otak fokal (atau global) dengan gejalagejala yang berlangsung selama 24 jam atau
lebih dan dapat menyebabkan kematian tanpa
adanya penyebab lain yang jelas selain vaskular.
Stroke hemoragik adalah stroke yang terjadi
apabila lesi vaskular intraserebrum mengalami
ruptur sehingga terjadi perdarahan ke dalam
ruang subaraknoid atau langsung ke dalam
jaringan otak.

Etiologi Stroke Hemoragik


Adapun penyebab perdarahan pada stroke hemoragik yaitu:
Intrakranial :

Perdarahan intraserebral primer (hipertensiva)


Pecahnya aneurisma
Pecahnya malformasio arterio-venosa
Penyakit moya-moya
Tumor otak (primer/metastasis)
infeksi (meningoensefalitis)

Ekstrakranial :

Leukemia
Hemofilia
Anemia
Obat-obat antikoagulan
Penyakit liver

Faktor Risiko Stroke Hemoragik

Umur Hipertensi
Seks Riwayat keluarga
Diabetes mellitus Penyakit jantung
Karotis bruits Merokok
Peningkatan hematokrit Peningkatan tingkat fibrinogen
dan kelainan system pembekuan
Hemoglobinopathy Penyalahgunaan obat
Hiperlipidemia Kontrasepsi oral
Diet Penyakit pembuluh darah perifer
Infeksi Homosistinemia atau homosistinuria
Migrain Suku bangsa
Lokasi geografis Sirkadian dan faktor musim

Diagnosis dan Pemeriksaan


Penunjang Stroke Hemoragik

Anamnesis
Pemeriksaan klinis neurologis
Algoritma dan penilaian dengan skor
stroke.
Pemeriksaan penunjang

Tatalaksana stroke

Konservatif
Operasi

Komplikasi
Komplikasi akut
Komplikasi postfibrinolitik
Komplikasi subakut
beberapa orang yang selamat dari stroke
juga mengalami depresi

Prognosis Stroke
Hemoragik

Prognosis bervariasi bergantung pada tingkap


keparahan stroke dan lokasi serta ukuran dari
perdarahan.
Skor dari Skala Koma Glasgow yang rendah
berhubungan dengan prognosis yang lebih
buruk dan mortalitas yang lebih tinggi.
Apabila terdapat volume darah yang besar dan
pertumbuhan
dari
volume
hematoma,
prognosis biasanya buruk dan outcome
fungsionalnya juga sangat buruk dengan
tingkat mortalitas yang tinggi.

Pembahasan
Dasar diagnosis
Dasar diagnosis klinis

Dasar diagnosis topik

Anamnesis: penurunan kesadaran mendadak, lengan dan


tungkai kanan tidak dapat digerakkan, riwayat hipertensi.
Pemeriksaan fisik: TD 140/100 mmHg, hemiparese dekstra,
parese N VII dekstra sentral, GDS terakhir: 100 mg/dl
Sistem vertebrobasiler, karena gejala yang timbul merupakan
gejala gangguan sistem vertebrobasiler berupa gangguan
motorik pada wajah satu sisi dengan tubuh (anggota gerak),
yaitu hemiparese dekstra, parese N VII dekstra sentral.

Dasar diagnosis etiologik

Stroke hemoragik karena terjadi secara mendadak dan adanya


penurunan kesadaran, Hal ini sesuai dengan Algoritma Stroke
Gajah Mada. Selain itu, stroke pada pasien ini terjadi pada waktu
istirahat (stelah os melakukan aktivitas).

Lanjutan...
Alogaritma Gajah Mada
Penurunan kesadaran
Sakit kepala
Refleks patologi

Penderita Stroke Akut 1. penurunan kesadaran


2. sakit kepala
3. reflek patolgis positif
Ketiganya atau 2 dari ketiganya ada
Penurunan kesadaran (+), sakit kepala (+), refleks
patologi (+) Stroke Infark

Lanjutan...
Dasar usulan pemeriksaan penunjang
Pemeriksaan darah rutin: untuk mengetahui faktor
resiko stroke berupa hematokrit meningkat,
fibrinogen tinggi
Pemeriksaan darah lengkap: untuk mengetahui
faktor resiko stroke berupa DM, hiperkolesterolemia
dan berguna juga untuk penatalaksanaannya.
Head CT scan: diagnosis pasti kelainan patologi
stroke (hemoragik atau infark), lokasi dan luas lesi.
EKG: mengetahui kelainan jantung berupa LVH (left
ventricel hypertrof)

Kesimpulan

Stroke adalah suatu tanda klinis yang berkembang


secara cepat akibat gangguan otak fokal (atau global)
dengan gejala-gejala yang berlangsung selama 24 jam
atau lebih dan dapat menyebabkan kematian tanpa
adanya penyebab lain yang jelas selain vaskular.
Gejala klinis stroke ada berbagai macam, diantaranya
adalah ditemukan perdarahan intraserebral (ICH) yang
dapat dibedakan secara klinis dari stroke iskemik,
hipertensi biasanya ditemukan, tingkat kesadaran yang
berubah atau koma lebih umum pada stroke hemoragik
dibandingkan dengan stroke iskemik.
Seringkali, hal ini disebabkan peningkatan tekanan
intrakranial. Meningismus dapat terjadi akibat adanya
darah dalam ventrikel.

TERIMA KASIH