Anda di halaman 1dari 6

ALIH KODE DAN CAMPUR

KODE
Laili Fatmalinda
140212808040

ALIH KODE
Alih

kode atau code switching adalah


peristiwa pergantian bahasa yang
digunakan atau berubahnya dari
ragam santai menjadi ragam resmi,
atau juga ragam resmi ke ragam
santai (Chaer dan Agustin, 2010:107).

Appel

(dalam Chaer dan Agustin,


1976:79) mendefinisikan alih kode
sebagai gejala peralihan pemakaian
bahasa karena berubahnya situasi.

CAMPUR KODE
Fasol

(dalam Chaer dan Agustin,


2010:114) menyatakan bahwa kalau
seseorang menggunakan satu kata
atau frase dari satu bahasa, dia telah
melakukan campur kode .

Hill

(dalam Chaer dan


Agustin,1980:122) menyatakan bahwa
tidak ada harapan untuk dapat
membedakan antara alih kode dan
campur kode.

PENYEBAB TERJADINYA ALIH


KODE
Pembicara

atau penutur
Lawan Tutur
Perubahan situasi dengan hadirnya
orang ketiga
Perubahan dari formal ke informal atau
sebaliknya
Topik Pembicaraan

PENYEBAB TERJADINYA CAMPUR


KODE
a. Faktor Nonkebahasaan (atitudinal
type)
1. Nilai sosial (Social Value)
2. Kebutuhan Sinonim (Need for Synonim)
3. Perkembangan dan Perkenalan dengan
Budaya Baru
b. Faktor Kebahasaan (linguistic type)
1 Low frequency of word (frekuensi rendah
kata)
2. Pernicious Homonimy (merusak makna
homonym)
3. Oversight

PERTANYAAN DARI TEMAN-TEMAM


1. CAMPUR KODE DAN INTERFERENSI BEDANYA
APA? (ROFIAH)
2. APAKAH PENGGUNAAN BAHASA YANG KEREN
BISA MEMPENGARUHI ALIH KODE DAN CAMPUR
KODE ?
(ARYA WARDANA PRAMUDITA)
3. APAKAH ALIH KODE HANYA MEMUNGKINKAN
DALAM BAHASA TULIS?
4. ANAK KECIL MENGGUNAKAN BAHASA TIDOR,
GOBES APAKAH TERMASUK INTERFERENSI, ALIH
KODE, ATAU CAMPUR KODE ?
(BU YANTI)