Anda di halaman 1dari 28

SOAL DR.

HUSNIL FAROUK
1. Apa definisi Public health / kesehatan masyarakat menurut Winslow?

Public health is the science and art of preventing disease, prolonging life, and
promoting fisical and mental health and efficiency through organized community
effort for the sanitation of the environment, the control of community infection, the
education of the individual in principles of personal hygiene, the organization of
medical and nursing service for the early diagnosis and preventive treatment of
disease, and the development of the social machinery which will ensure to every
individual in the community a standard of living adequate for the maintenance
of health.
Ilmu Kesehatan Masyarakat adalah ilmu dan seni cara pencegahan penyakit,
memperpanjang usia hidup dan meningkatkan kesehatan fisik dan mental dan
efisiensi melalui usaha organisasi kemasyarakatan untuk sanitasi lingkungan,
pengawasan terhadap penyakit infeksi di masyarakat, pendidikan kepada individu
mengenai prinsip higiene perorangan, pengorganisasian pelayanan kedokteran dan
keperawatan untuk diagnosis lebih awal dan pengobatan pencegahan penyakit dan
mengembangkan upaya upaya sosial yang akan meyakinkan setiap individu di
dalam masyarakat akan standard hidup yang layak untuk memelihara
kesehatannya.
2.

Apa definisi sehat menurut WHO?


Sehat adalah suatu keadaan sejahtera sempurna dari fisik, mental dan sosial yang
tidak hanya terbatas pada bebas dari penyakit atau kelemahan saja (WHO, 1947)

3.

Apa definisi sehat menurut UU No.36 tahun 2009?


Sehat adalah keadaan sejahtera, baik secara fisik, mental, spritual maupun sosial
yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan
ekonomis (UU Kes No.36 Tahun 2009)

4.

Definisi sehat menurut White?


Keadaan dimana seseorang ketika diperiksa oleh ahlinya tidak mempunyai
keluhan taupun tidak terdapat tanda penyakit atau kelainan (WHITE, 1977).

5.

Apa pengertian administrasi?


Administrasi:

Upaya

mencapai

tujuan

yang

telah

ditetapkan

dengan

mempergunakan orang lain ( George R. Terry)


Administrasi: Upaya mencapai tujuan yang diinginkan dengan menciptakan
lingkungan kerja yang menguntungkan (Koontz ODonnell)
Administrasi

Kesehatan:

Suatu

proses

yang

menyangkut

perencanaan,

pengorganisasian, pengarahan, pengawasan, pengkoordinasiaan, dan penilaian


terhadap sumber, tatacara, dan kesanggupan yang tersedia untuk memenuhi
kebutuhan dan tuntutan terhadap kesehatan, perawatan kedokteran serta
lingkungan yang sehat dengan jalan menyediakan dan menyelenggarakan berbagai
upaya kesehatan yang ditujukan kepada perseorangan, keluarga, kelompok dan
atau masyarakat (Komisi pendidikan administrasi kesehatan Amerika Serikat,
1974)
6. Apa yang dimaksud dengan manajemen?
Menurut R. Terry Manajemen merupakan suatu proses khas yang terdiri dari
tindakan-tindakan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan dan pengendalian
yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai sasaran yang telah ditentukan
melalui pemanfaatan sumberdaya manusia dan sumberdaya lainnya.
Menurut Horold Koontz dan CyrilOdonnel manajemen adalah usaha untuk
mencapai suatu tujuan tertentu melalui kegiatan orang lain.
7. Apa perbedaan administrasi dan manajemen?
Administrasi: adalah ilmu atau seni yang mempelajari kerja sama sekelompok
orang dalam suatu organisasi untuk mencapai tujuan bersama.
Manajemen: ilmu atau seni tentang bagaimana menggunakan sumber daya secara
efisien, efektif, dan rasional untuk mencapai tujuan organisasi yg telah ditetapkan
sebelumnya.
Administrasi tidak sama dengan manajemen, walaupun secara fungsi sama,
administrasi adalah fungsi yang membuat kebijakan, sedangkan manajemen adalah
fungsi yang menjalankan kebijakan yang dibuat oleh administrator. Untuk
kesehatan pengertian administrasi sama dengan manajemen.

8. Apa yang dimaksud dengan administrasi kesehatan?


Administrasi kesehatan adalah suatu proses yang menyangkut perencanaan,
pengorganisasian, pengarahan, pengawasan, pengkoordinasian dan penilaian
terhadap sumber, tatacara dan kesanggupan, yang tersedia untuk memenuhi
kebutuhan dan tuntutan terhadap kesehatan, perawatan kedokteran serta
lingkungan yang sehat dengan jalan menyediakan dan menyelenggarakan berbagai
upaya kesehatan yang ditujukan kepada perseorangan, keluarga, kelompok dan
atau masyarakat.(Komisi pendidikan Adm Kes AS,1974)
9. Apa saja unsur pokok administrasi kesehatan?
Ada 5 unsur pokok administrasi kesehatan yaitu :
1. Masukan
2. Proses
3. Keluaran
4. Sasaran
5. Dampak.
Proses

Masukan

Sumber

Keluaran

POAC

Tatacara

Dampak

Peroran
gan

Pel. Kes:
Pel.
Kedo
k
Pel.
Kes
mas

POSDC
ORB

Kesanggupa
n

Sasaran

Akibat
keluaran
dapat meningkatkan
derajat
kesehatan,
dapat menurunkan
derajat kesehatan

Keluarg
a
Kelomp
ok termasuk

10. Apa saja langkah-langkah yang


dalam proses?
POAC: perencanaan (planning),

masyara

pengorganisasian kat
(organizing), penggerakkan (actuating), dan pengawasan (controlling) oleh
George R. Terry
POSDCORB: perencanaan
penyusunan

staf

(coordinating),

(planning),

(staffing),

pelaporan

pengarahan

(reporting),

(budgetting) oleh Luther M. Gullick.

pengorganisasian
(directing),
penyusunan

(organizing),

pengkoordinasian
anggaran

belanja

11. Manfaat administrasi kesehatan?


1. Dapat dikelola sumber, tatacara, dan kesanggupan secara efektif dan efisien.
2. Dapat dipenuhinya kebutuhan dan tuntutan kesehatan secara tepat dan sesuai.
3. Dapat disediakan dan diselenggarakan upaya kesehatan sebaik-baiknya.
12.

Sistem rujukan?
Mekanisme hubungan kerja yang memadukan satu strata pelayanan dengan
strata pelayanan kesehatan lainnya dikenal dengan nama sistem rujukan
(referal system ). Macam rujukan yang berlaku di Indonesia telah ditentukan
yaitu :
1. Rujukan kesehatan
Rujukan ini dikaitkan dengan upaya pencegahan dan peningkatan derajat
kesehatan. Dengan demikian rujukan kesehatan berlaku untuk pelayanan
kesehatan masyarakat dan dibedakan atas tiga macam : rujukan teknologi,
sarana dan operasional.
2. Rujukan medik.
Rujukan ini dikaitkan dengan upaya penyembuhan penyakit serta
pemulihan kesehatan, karenanya rujukan medik berlaku untuk pelayanan
kedokteran. Sama halnya dengan rujukan kesehatan, rujukan medik
dibedakan atas tiga macam : rujukan penderita, pengetahuan dan bahanbahan pemeriksaan.

13. Batasan sistem kesehatan?


Sistem Kesehatan

Sistem

Kesehatan

Adalah suatu kesatuan yang utuh dan terpadu


dari berbagai elemen yang berhubungan serta
saling mempengaruhi yang dengan sadar
dipersiapkan untuk mencapai tujuan yang telah
ditetapkan.

Keadaan yang sejahtera sempurna dari


fisik, mental dan sosial yang tudak
terbatas pada bebas dari penyakit atau
kelemahan (WHO, 47).
Keadaan dimana seseorang ketika
diperiksa
oleh
ahlinya
tidak
mempunyai keluhan
taupun tidak
terdapat tanda penyakit atau kelainan
(WHITE, 1977).

Sistem Kesehatan:
Adalah kumpulan dari berbagai faktor yang komplek dan saling berhubungan yang
terdapat dlam suatu negara, yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan dan tuntutan
kesehatan perorangan, keluarga, kelompok, dan ataupun masyarakat pada setiap saat yang
dibutuhkan (WHO 1984).
14. Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhi derajat kesehatan masyarakat?

15.

Sebutkan Teori Kesehatan? (menurut H.L.Bloom)


Dalam konsep H.L.Bloom terdapat 4 faktor deteminan dan saling berkaitan,
yaitu:

Faktor perilaku (sosial budaya)

Kebiasaan yang dapat mengganggu kesehatan, misalnya kebiasaan


mengkonsumsi makanan yang tinggi kolesterol, kebiasaan mengkonsumsi
alkohol pada saat hajatan di beberapa daerah,dll.
Faktor lingkungan: fisik, kimia, biologi
Lingkungan yang berbahaya untuk kesehatan, seperti lingkungan yang
tercemar polusi asap, sungai yang tercemar zat kimia,dll.
Faktor pelayanan kesehatan
Ketersediaan pelayanan kesehatan, jauhnya tempat pelayanan kesehatan,
jumlah SDM kesehatan yang sedikit
Faktor genetika (keturunan)
Penyakit keturunan yang secara alami didapat, misalnya sindrom down,
sindrom Turner, hemophilia, dll.

16. Apa definisi pelayanan kesehatan?


Pelayanan kesehatan diartikan sebagai setiap upaya yang diselenggarakan secara
sendiri atau bersama-sama dalam suatu organisasi untuk meningkatkan dan
memelihara

kesehatan,

mencegah

dan

menyembuhkan

penyakit

serta

memulihkan kesehatan perorangan, keluarga, kelompok dan ataupun masyarakat


(Levey and Loomba, 1973).
17. Ada berapa macam pelayanan kesehatan? Sebutkan dan jelaskan!
a. Pelayanan kesehatan personal (personal health service), disebut juga
pelayanan kedokteran ( medical services).
Pelayanan kesehatan personal ditujukan untuk menyembuhkan penyakit
(curative) dan memulihkan kesehatan (rehabilitative). Sasaran utama
pelayanan kesehatan ini adalah perseorangan dan keluarga.
b. Pelayanan kesehatan lingkungan ( environmental health services), disebut juga
sebagai pelayanan kesehatan masyarakat (public health services).
Pelayanan kesehatan lingkungan ditujukan untuk meningkatkan kesehatan
(promotive) dan mencegah penyakit (preventive). Sasaran utama pelayanan
kesehatan ini adalah kelompok dan masyarakat.

18. Sebutkan dan Jelaskan bentuk sistem kesehatan?


a. Monopoli pemerintah
Peranan pemerintah sangat dominan, pelayanan kesehatan swasta disini
tidak dikenal,contohnya pada Negara sosialis
b. Dominasi Pemerintah
Pemerintah tetap dominan tapi tidak memonopoli, ditemukan pada negara
sedang berkembang termasuk indonesia
c. Dominasi Swasta
Peranan pemerintah hanya terbatas pada upaya kesehatan yang
menyangkut kepentingan masyarakat banyak, sedangkan yang lainnya
diserahkan kepada swasta, contohnya pada negara liberal
19. Unsur pokok pada sistem kesehatan?
a. Organisasi pelayanan
Harus jelas jenis, bentuk, jumlah, penyebaran, jenjang serta hubungan
antara satu upaya dengan upaya kesehatan yang lain
b. Organisasi pembiayaan
Harus jelas jumlah, penyebaran, pemanfaatan,serta

mekanisme

pembiayaan upaya kesehatan yang berlaku


c. Mutu Pelayanan dan pembiayaan
Di satu pihak sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan masyarakat, di pihak
lain sesuai pula dengan situasi sosial dan ekonomi masyarakat
20.

Apa saja syarat pokok pelayanan kesehatan?


Syarat-syarat pokok pelayanan kesehatan.
1. Tersedia dan berkesinambungan
Tersedia dimasyarakat (available) artinya semua jenis pelayanan kesehatan
yang dibutuhkan masyarakat tidak sulit ditemukan, berkesinambungan
( continous) artinya keberadaan pelayanan kesehatan tersebut dalam
masyarakat ada pada setiap saat yang dibutuhkan.
2. Dapat diterima dan wajar
Dapat diterima
(acceptable) dan wajar (appropriate) maksudnya
pelayanan kesehatan tersebut tidak bertentangan dengan keyakinan dan
kepercayaan masyarakat, adat istiadat, kebudayaan.
3. Mudah dicapai
Mudah dicapai (accessible) dari sudut lokasi, tidak terkonsentrasi pada
perkotaan saja atau tempat yang ramai.
4. Mudah dijangkau
Mudah dijangkau (affordable) dari sudut biaya.
5. Bermutu. (quality)

Maksudnya pelayanan kesehatan tersebut sempurna dan dapat memuaskan


para pemakai jasa pelayanan serta cara penyelenggaraannya sesuai dengan
kode etik dan standar yang telah ditetapkan.
21. Bagaimana stratifikasi pelayanan kesehatan?
Pelayanan kesehatan masyarakat ada tiga tingkatan :
1. Pelayanan kesehatan tingkat pertama (primary health service)
Adalah pelayanan kesehatan yang bersifat pokok, yang sangat dibutuhkan
oleh sebahagian besar masyarakat, pada umumnya bersifat pelayanan
rawat jalan.
2. Pelayanan kesehatan tingkat kedua (secondary health service)
Adalah pelayanan kesehatan lanjutan dan bersifat rawat, dilaksanakan
oleh tenaga spesialis.
3. Pelayanan kesehatan tingkat ke tiga (tertiary health service)
Adalah pelayanan kesehatan yang lebih kompleks dan umumnya
dilaksanakan oleh tenaga subspesialis.
22. Apa yang dimaksud dengan pelayanan kedokteran?
Pelayanan kesehatan yang termasuk dalam kelompok pelayanan kedokteran
(medical service) ditandai dengan cara pengorganisasian yang dapat bersifat
sendiri (soslo practice) atau secara bersama-sama dalam satu organisasi
(institution), tujuan utamanya untuk menyembuhkan penyakit dan memulihkan
kesehatan, serta sasarannya terutama untuk perseorangan dan keluarga. (Hodgetts
dan Cascio,1983)
Pelayanan kedokteran
Tenaga pelaksananya terutama adalah dokter
Perhatian utamanya pada penyembuhan
penyakit
Sasaran utamanya adalah perseorangan atau
keluarga
Kurang memperhatikan efisiensi
Tidak boleh menarik perhatian

karena

bertentangan dengan etika kedokteran


Menjalankan fungsi perseorangan dan terikat
dengan undang-undang
Penghasilan diperoleh dari imbalan jasa

Bertanggung jawab hanya kepada penderita


Tidak dapat memonopoli upaya kesehatan
dan bahkan mendapat saingan
Masalah administrasi amat sederhana
23. Apa perbedaan pelayanan kesehatan dan pelayanan kedokteran?
No. Pelayanan kedokteran
1
Tenaga pelaksananya

Pelayanan kesehatan masyarakat


terutama Tenaga pelaksananya terutama ahli

adalah dokter
Perhatian
utamanya

penyembuhan penyakit
Sasaran
utamanya

perseorangan atau keluarga


Kurang memperhatikan efisiensi

Tidak

boleh

menarik

kesehatan masyarakat
pada Perhatian utamanya pada pencegahan
penyakit
adalah Sasaran utamanya adalah masyarakat
secara keseluruhan
Selalu berupaya mencari cara yang

efisiensi
perhatian Dapat menarik perhatian masyarakat

karena bertentangan dengan etika misalnya


6

dengan

penyuluhan

kedokteran
kesehatan
Menjalankan fungsi perseorangan Menjalankan

fungsi

dan terikat dengan undang-undang

masyarakat

mengorganisir

dengan
dan

mendapat dukungan undang-undang


Penghasilan diperoleh dari imbalan Penghasilan
berupa
gaji
dari

jasa
pemerintah
Bertanggung jawab hanya kepada Bertanggung jawab hanya kepada

penderita
seluruh masyarakat
Tidak dapat memonopoli upaya Dapat memonopoli upaya kesehatan
kesehatan dan bahkan mendapat

10

saingan
Masalah

administrasi

sederhana
24.

amat Menghadapi

berbagai

kepemimpinan

Apa yang dimaksud dengan tata cara?


Tata cara, disebut juga prosedur, adalah berbagai kemajuan ilmu dan teknologi
kedokteran yang dimiliki dan yang diterapkan (Azwar Azrul,1993)

25.

persoalan

Apa pengertian SKN?

SKN adalah pengelolaan kesehatan yang diselenggarakan oleh semua


komponen Bangsa Indonesia secara terpadu dan saling mendukung guna
menjamin tercapainya derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya.
26.

Apa yang dimaksud dengan kesehatan sesuai PP tentang SKN?


SKN adalah keadaan sehat, baik secara fisik, mental, spiritual maupun sosial
yang memungkinkan setiap orang untuk hidup produktif secara sosial dan
ekonomis.

27. Apa yang dimaksud dengan Pembangunan Kesehatan?


Pembangunan kesehatan adalah upaya yang dilaksanakan oleh semua
komponen Bangsa Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran,
kemauan, dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat
kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya, sebagai investasi bagi
pembangunan sumber daya manusia yang produktif secara sosial dan
ekonomis.
28. Apa saja fungsi SKN?
SKN menjadi acuan dalam penyusunan dan pelaksanaan pembangunan
kesehatan yang dimulai dari kegiatan perencanaan sampai dengan kegiatan
monitoring dan evaluasi.
29. Apa kegunaan SKN?
Kegunaan SKN adalah :
a) Untuk mempertegas makna dari pembangunan kesehatan dalam rangka
pemenuhan hak asasi manusia.
b) Memperjelas penyelenggaraan pembangunan kesehatan sesuai dengan visi
dan misi rencana pembangunan jangka panjang bidang kesehatan tahun
2005 - 2025 (RPJP-K).
c) Memantapkan kemitraan dan kepemimpinan yang transformatif.
d) Melaksanakan pemerataan upaya kesehatan yang terjangkau dan bermutu.
e) Meningkatkan investasi kesehatan untuk keberhasilan pembangunan
nasional
30. Siapa penyelenggara SKN?
Individu, keluarga dan masyarakat yang meliputi tokoh masyarakat, lembaga
swadaya masyarakat, media massa, organisasi profesi, akademisi, praktisi,

serta masyarakat luas termasuk swasta yang berperan dalam advokasi,


pengawasan social, dan penyelenggaraan berbagai pelayanan kesehatan sesuai

dengan bidang keahlian dan kemampuan masing-masing.


Pemerintah, baik Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah berperan
sebagai penanggung jawab, penggerak, pelaksana dan Pembina pembangunan
kesehatan dalam lingkup wilyah kerja dan kewenangan masing-masing. Untuk
pemerintah, peranan tersebut ditambah dengan menetapkan kebijakan, standar,
prosedur dan krtiteria yang digunakan sebagai acuan dalam penyelenggaraan
pembangunan kesehatan di daerah.
Badan Legislatif, baik di pusat maupun di daerah , yang berperan melakukan
persetujuan

anggaran

dan

pengawasan

terhadap

penyelenggaraan

pembangunan kesehatan, melalui penyusunan produk-produk hukum dan


mekanisme kemitraan antara eksekutif dan legislative.
Badan Yudikatif, termasuk kepolisian, kejaksaan dan kehakiman berperan
menegakkan pelaksanaan hukum dan peraturan perundangan yang berlaku di
bidang kesehatan.
Sektor swasta yang memiliki atau mengembangkan industry kesehatan,
seperti: industry farmasi, alat-alat kesehatan, jamu, makanan sehat, asuransi
kesehatan dan insutri pada umumnya. Industri pada umumnya berperan besar
dalam memungut iuran dari para pekerja dan menambah iuran yang menjadi
kewajibannya.
Lembaga pendidikan, baik pada tingkat sekolah dasar sampai tingkat
perguruan tinggi, baik milik public maupun swasta. Sebagian besar masalah
kesehatan berhubungan dengan perilaku dan pemahaman. Pendidikan
memegang kunci untuk menyadarkan masyarakat akan berbagai risiko
kesehatan dan peran masyarakat dalam meningkatkan derajat kesehatan
masyarakat.

31. Apa landasan SKN?


-

Landasan idiil yaitu Pancasila.

Landasan konstitusional, yaitu Undang-Undang Dasar Negara Republik


Indonesia Tahun 1945, khususnya Pasal 28A Setiap orang berhak untuk
hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya, Pasal 28B
ayat (2) Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan

berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan


diskriminasi., Pasal 28C ayat (1) Setiap orang berhak mengembangkan
diri melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya, berhak mendapat pendidikan
dan memperoleh manfaat dari ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan
budaya, demi meningkatkan kualitas hidupnya dan demi kesejahteraan
umat manusia, Pasal 28H ayat (1) Setiap orang berhak hidup sejahtera
lahir dan batin, bertempat tinggal, dan mendapatkan lingkungan hidup
yang baik dan sehat serta berhak memperoleh pelayanan kesehatan, Pasal
28H ayat (3) Setiap orang berhak atas jaminan sosial yang
memungkinkan pengembangan dirinya secara utuh sebagai manusia yang
bermartabat, Pasal 34 ayat (2) Negara mengembangkan sistem jaminan
sosial bagi seluruh rakyat dan memberdayakan masyarakat yang lemah
dan tidak mampu sesuai dengan martabat kemanusiaan, dan Pasal 34
ayat (3) Negara bertanggung jawab atas penyediaan fasilitas pelayanan
kesehatan dan fasilitas pelayanan umum yang layak.
-

Landasan Operasional meliputi Undang-Undang Nomor 36 Tahun 2009


tentang Kesehatan dan ketentuan peraturan perundang-undangan lainnya
yang berkaitan dengan penyelenggaraan SKN dan pembangunan
kesehatan.

32. Apa azas-azas penyelenggaraan SKN?


a. Perikemanusiaan;
b. Keseimbangan;
c. Manfaat;
d. Perlindungan;
e. Keadilan;
f. Penghormatan hak asasi manusia;
g. Sinergisme dan kemitraan yang dinamis;
h. Komitmen dan tata pemerintahan yang baik (good governance);
i. legalitas;
j. Antisipatif dan proaktif;
k. Gender dan nondiskriminatif; dan
l. Kearifan lokal.
33. Apa saja subsistem yg dibutuhkan dalam memenuhi tata hubungan SKN
yang tercantum pasal 3 Ayat (1)??
a. upaya kesehatan;
b. penelitian dan pengembangan kesehatan;

c. pembiayaan kesehatan;
d. sumber daya manusia kesehatan;
e. sediaan farmasi, alat kesehatan, dan makanan;
f. manajemen, informasi, dan regulasi kesehatan; dan
g. pemberdayaan masyarakat

34. Ada berapa subsistem di SKN 2009?


Ada 6, yaitu:
-

Susbsistem upaya kesehatan

Susbsistem pembiayaan kesehatan

Susbsistem sumber daya manusia kesehatan

Susbsistem sediaan farmasi, alat kesehatan, dan makanan

Susbsistem managemen dan informasi kesehatan

Susbsistem pemberdayaan masyarakat

35. Pembangunan kesehatan yang dilaksanakan secara berkesinambungan dan

terjadinya

peningkatan

kinerja

sistem

kesehatan

telah

berhasil

meningkatkan status kesehatan masyarakat . Apa saja hal-hal yang telah


dicapai?
1. Penurunan Angka Kematian Bayi (AKB) dari 46 per 1.000 kelahiran hidup
pada tahun 1997 menjadi 34 per 1.000 kelahiran hidup pada tahun 2007
(SDKI 2007);
2. Penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) dari 318 per 100.000kelahiran
hidup pada tahun 1997 menjadi 228 per 100.000 kelahiran hidup pada
tahun 2007 (SDKI 2007);
3. Peningkatan Umur Harapan Hidup (UHH) dari 68,6 tahun pada tahun
2004 menjadi 70,5 tahun pada tahun 2007;
4. Penurunan prevalensi kekurangan gizi pada balita dari 29,5%pada akhir
tahun 1997 menjadi sebesar 18,4% pada tahun 2007(Riskesdas 2007) dan
17,9 % (Riskesdas 2010);
5. Terjadinya peningkatan contraceptive prevalence rate (CPR) dari60,4%
(SDKI 2003) menjadi 61,4% (SDKI 2007) sehingga total fertility rate
(TFR) stagnan dalam posisi 2,6 (SDKI 2007).

36. Perkembangan

upaya

kesehatan

secara

nasional

telah

mengalami

peningkatan, Apa saja hal-hal yang telah dicapai?


a. Akses rumah tangga yang dapat menjangkau fasilitas pelayanan kesehatan
30 menit sebesar 90,7% dan akses rumah tangga yang berada 5 km
dari fasilitas pelayanan kesehatan sebesar 94,1% (Riskesdas 2007);
b. Peningkatan jumlah Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) ditandai
dengan peningkatan rasio Puskesmas dari 3,46 per 100.000 penduduk pada
tahun 2003 menjadi 3,65 per 100.000 pada tahun 2007 (Profil Kesehatan
2007);
c. Pemanfaatan fasilitas pelayanan kesehatan oleh penduduk meningkat dari
15,1% pada tahun 1996 menjadi 33,7% pada tahun 2006;
d. Kunjungan baru (contact rate) ke fasilitas pelayanan kesehatan meningkat
dari 34,4% pada tahun 2005 menjadi 41,8% pada tahun 2007;
e. Jumlah masyarakat yang mencari pengobatan sendiri sebesar 45% dan
yang tidak berobat sama sekali sebesar 13,3% (2007);
f. Secara keseluruhan, kesehatan ibu membaik dengan turunnya Angka
Kematian Ibu (AKI);
g. Pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan meningkat dari 75,4%
(Riskesdas 2007) menjadi 82,2% (Riskesdas 2010), sementara persalinan
di fasilitas pelayanan kesehatan meningkat dari 24,3% pada tahun 1997
menjadi 46% pada tahun 2007 dan meningkat lagi menjadi 55,4%
(Riskesdas 2010);
h. Akses terhadap air bersih sebesar 57,7% rumah tangga dan sebesar 63,5%
rumah tangga mempunyai akses pada sanitasi yang baik (Riskesdas 2007);
i. Akses terhadap air minum sebesar 45,1% dan akses pembuangan tinja
sebesar 55,5%, keduanya menggunakan kriteria MDGs (Riskesdas 2010);
pada tahun 2007, rumah tangga yang tidak menggunakan fasilitas;
j. Buang air besar sebesar 24,8% dan yang tidak memiliki saluran
pembuangan air limbah sebesar 32,5%;
k. Kontribusi penyakit menular terhadap kesakitan dan kematian semakin
menurun.

37. Perkembangan penelitian dan pengembangan kesehatan telah mengalami

peningkatan, Apa saja hal-hal yang telah dicapai?


1. Berbagai hasil penelitian, pengembangan, penapisan teknologi dan produk
teknologi kesehatan telah dimanfaatkan oleh pihak industri dan
masyarakat, diantaranya yaitu produksi vaksin flu burung, dan lain
sebagainya;
2. Keberhasilan dalam pelaksanaan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) dan
riset-riset di bidang kesehatan lainnya yang hasilnya telah dijadikan
indikator kemajuan pembangunan kesehatan baik secara nasional maupun
lokal atau daerah;
3. Telah dimulainya penyelenggaraan program saintifikasi jamu sejak awal
tahun 2010 dalam rangka pemanfaatan sumber daya tumbuh-tumbuhan
dari alam sebagai bagian dari pemeliharaan dan pengobatan penyakit.
38. Definisi ilmu kedokteran keluarga :
Ilmu kedokteran keluarga adalah ilmu yang mencakup seluruh spektrum ilmu
kedokteran yang orientasinya adalah untuk memberikan pelayanan kesehatan
tingkat pertama yang berkesinambungan dan menyeluruh kepada satu kesatuan
individu, keluarga dan masyarakat dengan memperhatikan faktor-faktor
lingkungan, ekonomi, dan sosial budaya (PB IDI,1983)
Ilmu kedokteran keluarga adalah salah satu cabang dari ilmu kedokteran yang
ditandai dengan terdapatnya suatu kelompok pengetahuan kedokteran yang
bersifat khusus (WONCA, Manila 1979)
39. Apa yang dimaksud dengan Dokter keluarga?
Dokter keluarga adalah dokter yang dapat memberikan pelayanan kesehatan
yang berorientasi komunitas dengan titik berat kepada keluarga, ia tidak hanya
memandang penderita sebagai individu yang sakit tetapi sebagai bagian dari
unit keluarga dan tidak hanya menanti secara pasif, tetapi bila perlu aktif
mengunjungi penderita atau keluarganya (Ikatan Dokter Indonesia 1982)
40. Apa yang dimaksud dengan pelayanan dokter keluarga?

Pelayanan dokter keluarga adalah pelayanan kedokteran yang menyeluruh


yang memusatkan pelayanannya kepada keluarga sebagai suatu unit, dimana
tanggung jawab dokter terhadap pelayanan kesehatan tidak dibatasi oleh
golongan umur atau jenis kelamin pasien, juga tidak oleh organ tubuh atau jenis
penyakit tertentu saja (The American Academy of Family Phisician, 1969)
41. Prinsip-prinsip pelayanan dokter keluarga?
Prinsip-prinsip pelayanan/pendekatan dokter keluarga adalah
1.
2.
3.
4.
5.

memberikan/mewujudkan
Pelayanan yang holistik dan komprehensif
Pelayanan yang kontinu
Pelayanan yang mengutamakan pencegahan
Pelayanan yang koordinatif dan kolaboratif
Penanganan personal bagi setiap pasien sebagai bagian integral dari

keluarganya
6. Pelayanan yang mempertimbangkan keluarga, lingkungan kerja dan
lingkungan tempat tinggalnya
7. Pelayanan yang menjunjung tinggi etika dan hukum
8. Pelayanan yang dapat diaudit dan dapat dipertanggungjawabkan
9. Pelayanan yang sadar biaya dan sadar mutu

42. Sebutkan standar pelayanan dokter keluarga!


1) Standar pemeliharaan kesehatan di klinik (standards of clinical care)
2) Standar perilaku dalam praktik (standards of behaviour in practice)
3) Standar pengelolaan praktik (standards of practice management)
4) Standar sarana dan prasarana (standards of facilities)

43. Apa saja program-program yang dikelola oleh BPJS?


1. Jaminan hari tua
2. Jaminan pemeliharaan kesehatan
3. Jaminan kecelakaan kerja
4. Jaminan kematian
5. Jaminan pensiun
44.

Sebutkan badan hukum undang-undang yang mengatur BPJS?


Yaitu Undang-undang Republik Indonesia yang Nomor 24 tahun 2011
mengenai Badan Penyelenggara Jaminan Sosial

45. Apa yang dimaksud dengan komunikasi efektif?


Komunikasi efektif adalah komunikasi yang berhasil mencapai tujuan,
mengesankan dan mampu menghasilkan perubahan sikap (attitude change) pada
komunikan.

46. Manfaat Pelayanan DOGA?


Manfaat Pelayanan dokter keluarga (Cambridge Research Institute, 1976)
1. Akan dapat diselenggarakan penanganan kasus penyakit sebagai manusia
seutuhnya, bukan hanya terhadap keluhan yang disampaikan.
2. Akan dapat diselenggarakan pelayanan pencegahan penyakit dan dijamin
kesinambungan pelayanan kesehatan.
3. Apabila dibutuhkan pelayanan spesialis, pengaturannya akan lebih baik dan
terarah, terutama di tengah-tengah kompleksitas pelayanan kesehatan saat
ini.
4. Akan dapat diselenggarakan pelayanan kesehatan yang terpadu sehingga
penanganan satu masalah kesehatan tidak menimbulkan berbagai masalah
lainnya.
5. Jika seluruh anggota keluarga ikut serta dalam pelayanan, maka segala
keterangan tentang keluarga tersebut, baik keterangan kesehatan dan ataupun
keterangan keadaan sosial dapat dimanfaatkan dalam menangani masalah
kesehatan yang sedang dihadapi.
6. Akan dapat diperhitungkan berbagai faktor yang mempengaruhi timbulnya
penyakit, termasuk faktor sosial dan psikologis.
7. Akan dapat diselenggarakan penanganan kasus penyakit dengan tata cara
yang lebih sederhana dan tidak begitu mahal dan karena itu akan
meringankan biaya kesehatan.
8. Akan dapat dicegah pemakaian berbagai peralatan kedokteran canggih yang
memberatkan biaya kesehatan.
47.

48.

Apa saja Standar pelayanan Dokter Keluarga?


1. Standar Pemeliharaan Kesehatan di Klinik (Standards of Clinical Care)
2. Standar Prilaku dalam Praktek (Standards of Behavior in Practice)
3. Standar Pengelolaan Praktik (Standards of Practice Management)
4. Standar Sarana dan Prasarana (Standards of Facilities)
Apa yang dimaksud pelayanan kesehatan paripurna?

Standar Pelayanan Paripurna (standard of comprehensive of care) adalah


pelayanan yang disediakan dokter keluarga adalah pelayanan medis strata
pertama untuk semua orang yang bersifat paripurna (comprehensive), yaitu
termasuk pemeliharaan dan peningkatan kesehatan (promotive), pencegahan
penyakit dan proteksi
pemulihan

khusus (preventive

kesehatan (curative),

limitation) dan rehabilitasi

and

pencegahan

setelah

sakit

spesific
kecacatan

protection ),
(disability

(rehabilitation) dengan

memperhatikan kemampuan sosial serta sesuai dengan mediko legal etika


kedokteran.
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.
49.

Pelayanan medis strata pertama untuk semua orang


Pemeliharaan dan peningkatan kesehatan
Pencegahan penyakit dan proteksi khusus
Deteksi dini
Kuratif medis
Rehabilitasi medis dan social
Kemampuan social keluarga
Etik medikolegal

Perbedaan konseling, konsultasi dan rujukan pada dokter keluarga

Konseling
Untuk

membantu

pasien

(dan

keluarga)

menentukan pilihan terbaik

penatalaksanaan untuk dirinya, dokter keluarga melaksanakan konseling


dengan kepedulian terhadap perasaan dan persepsi pasien (dan keluarga) pada
keadaan di saat itu.

Konsultasi
Pada saat - saat dinilai perlu, dokter keluarga melakukan konsultasi ke
dokter lain yang dianggap lebih piawai dan / atau berpengalaman. Konsultasi
dapat dilakukan kepada dokter keluarga lain, dokter keluarga konsultan,
dokter spesialis, atau dinas kesehatan, demi kepentingan pasien semata.

Rujukan
Pada saat - saat dinilai perlu, dokter keluarga melakukan rujukan ke dokter
lain yang dianggap lebih piawai dan/atau berpengalaman. Rujukan dapat
dilakukan kepada dokter keluarga lain,

dokter keluarga konsultan, dokter

spesialis, rumah sakit atau dinas kesehatan, demi kepentingan pasien


semata.

50.

Apa yang dimaksud dengan Pelayanan menyeluruh?


Pelayanan yang disediakan dokter keluarga bersifat menyeluruh, yaitu peduli
bahwa pasien adalah manusia seutuhnya yang terdiri dari fisik, mental, sosial,
dan spiritual, serta berkehidupan ditengah lingkungan fisik dan sosialnya.

51. Apa

yang

dimaksud

dengan

pelayanan

kesehatan

yang

bersifat

kesinambungan?
Dimensi kesinambungan layanan kesehatan artinya pasien harus dapat dilayani
sesuai dengan kebutuhannya, termasuk rujukan jika diperlukan tanpa mengulangi
prosedur diagnosis dan terapi yang tidak perlu. Pasien harus selalu mempunyai
akses ke layanan kesehatan yang dibutuhkannya. Karena riwayat penyakit pasien
terdokumentasi dengan lengkap, akurat dan terkini, layanan kesehatan rujukan
yang diperlukan pasien dapat terlaksana dengan tepat, waktu dan tempatnya.
Pelayanan yang disediakan dokter keluarga merupakan pelayanan bersinambung,
yang melaksanakan pelayanan kedokteran secara efektif efisien, proaktif dan
terus menerus demi kesehatan pasien.
1. Pelayanan proaktif: Pelayanan dokter keluarga menjaga kesinambungan
layanan secara proaktif
2. Rekam medik bersinambung: Informasi dalam riwayat pasien sebelumnya dan
pada saat datang, digunakan untuk memastikan bahwa penatalaksanaan yang
diterapkan telah sesuai untuk pasien yang bersangkutan.
3. Pelayanan efektif efisien: Pelayan dokter keluarga menyelenggarakan
pelayanan rawat jalan efektif dan efisien bagi pasien, menjaga kualitas, sadar
mutu dan sadar biaya.
4. Pendampingan: Pada sat-saat dilaksanakan konsultasi dan atau rujukan,
pelayanan dokter keluarga menawarkan kemudian melaksanakan pendampingan
pasien, demi kepentingan pasien.
52. Apa saja bentuk struktur organisasi?
Organisasi adalah sekumpulan dari beberapa orang yang melakukan kegiatan
tertentu untuk mencapai tujuan bersama

Adapun terdapat beberapa macam bentuk struktur organisasi yaitu :


1.

Struktur organisasi lini

2.

Struktur organisasi lini dan staff

3.

Struktur organisasi fungsional

4.

Struktur organisasi lini dan fungsional

1. Organisasi Lini
Organisasi Garis/Lini adalah suatu bentuk organisasi dimana pelimpahan
wewenang langsung secara vertical dan sepenuhnya dari kepemimpinan
terhadap bawahannya. Organisasi Lini ini diciptakan oleh Henry Fayol.
1.

Hubungan antara pimpinan & bawahan masih bersifat langsung melalui

satu garis wewenang


2.

Selain top manajer, manajer dibawahnya hanya sebagai pelaksana

3.

Jumlah karyawan sedikit

4.

Sarana dan alatnya terbatas

5.

Bentuk lini pada perusahaan perseorangan, pemilik perusahaan adalah

sebagai top manajer


6.

Organisasi kecil

Kebaikan dari struktur organisasi ini adalah :


1. Atasan dan bawahan dihubungkan dengan satu garis komando.
2. Rasa solidaritas dan spontanitas seluruh anggota organisasi besar
3.

Proses decesion making berjalan cepat

4. Disiplin dan loyalitas tinggi


5.

Rasa saling pengertian antar anggota tinggi


Kelemahan dari struktur organisasi ini adalah :

Ada tendensi gaya kepernimpinan otokratis

Pengembangan kreatifitas karyawan terhambat

Tujuan top manajer sering tidak bisa dibedakan dengan tujuan organisasi

Karyawan tergantung pada satu orang dalam organisasi

Gambar struktur organisasi Lini :

2.

Organisasi Lini dan Staf

Organisasi Lini dan Staf adalah kombinasi dari organisasi lini dan organisasi
fungsional. Pelimpahan wewenang dalam organisasi ini berlangsung secara
vertikal dari seorang atasan pimpinan hingga pimpinan dibawahnya. Untuk
membantu kelancaran dalam mengelola organisasi tersebut seorang pimpinan
mendapat bantuan dari para staf dibawahnya. Tugas para staf disini adalah
untuk membantu memberikan pemikiran nasehat atau saran-saran, data,
informasi dan pelayanan kepada pimpinan sebagai bahan pertimbangan untuk
menetapkan suatu keputusan atau kebijaksanaan. Pada struktur organisasi ini
Hubungan

antara

atasan

dengan

bawahan

tidak

secara

Ciri :
1

Hubungan atasan dan bawahan tidak seluruhnya secara langsung

Karyawan banyak

langsung

Organisasi besar

Kebaikan dari struktur organisasi ini adalah :


1

Ada pembagian tugas yang jelas

Kerjasama dan koordinasi dapat dilaksanakan dengan jelas

Pengembangan bakat segenap anggota organisasi terjamin

Staffing dilaksanakan sesuai prinsip the right man on the right place

Bentuk organisasi ini fleksibel untuk diterapkan

Kelemahan dari struktur organisasi ini adalah :


1

Tugas pokok orang-orang sering dinomor duakan

Decision Proses makin berliku-liku

Jika pertimbangan tidak terkontrol maka sering menimbulkan nepotism

Persaingan tidak sehat antara pejabat yang satu dengan pejabat lainnya

Gambar struktur organisasi Lini dan Staf

3. Organisasi Fungsional
Organisasi fungsional diciptakan oleh F.W.Taylor yaitu suatu bentuk
organisasi di mana kekuasaan pimpinan dilimpahkan kepada para pejabat yang
memimpin satuan di bawahnya dalam satuan bidang pekerjaan tertentu. Struktur
ini berawal dari konsep adanya pimpinan yang tidak mempunyai bawahan yang
jelas dan setiap atasan mempunyai wewenang memberi perintah kepada setiap
bawahan,

sepanjang

ada

hubunganya

dengan

fungsi

atasan

tersebut

Ciri :
1

Organisasi kecil

Di dalamnya terdapat kelompok-kelompok kerja staf ahli

Spesialisasi dalam pelaksanaan tugas

Target yang hendak dicapai jelas dan pasti

Pengawasan dilakukan secara ketat

Kebaikan dari struktur organisasi ini adalah :


1

Program tearah, jelas dan cepat

Anggaran, personalia, dan sarana tepat dan sesuai

Kenaikan pangkat pejabat fungsional cepat

Adanya pembagian tugas antara kerja pikiran dan fisik

Dapat dicapai tingkat spesialisasi yang baik

Solidaritas antar anggota yang tinggi

Moral serta disiplin keija yang tinggi

Koordinasi antara anggota berjalan dengan baik

Mempromosikan ketrampilan yang terspesialisasi

10 Mengurangi duplikasi penggunaan sumber daya yang terbatas


11 Memberikan kesempatan karir bagi para tenaga ahli spesialis
Kelemahan dari struktur organisasi ini adalah :
1
2

Pejabat fungsional bingung dalam mengikuti prosedur administrasi


Pangkat pejabat fungsional lebih tinggi dibandingkan kepala unit sehingga

inspeksi sulit dilaksanakan

Insiatif perseorangan sangat dibatasi

Sulit untuk melakukan pertukaran tugas, karena terlalu menspesialisasikan

diri dalam satu bidang tertentu


5

Menekankan pada rutinitas tugas - kurang memperhatikan aspek strategis

jangkapanjang
6

Menumbuhkan perspektif fungsional yang sempit

Mengurangi komunikasi dan koordinasi antar fungsi

Menumbuhkan

ketergantungan

antar-fungsi

dan

kadang

membuat

koordinasi dan kesesuaian jadwal kerja menjadi sulit dilakukan


Dan tipe fungsional ini relevan untuk situasi seperti berikut :
1.

Lingkungan stabil

2.

Tugas bersifat rutin dan tidak banyak perubahan terjadi

3.

Mengutamakan efisiensi dan kapabilitas fungsional

Gambar struktur organisasi Fungsional

4. Organisasi Lini dan Fungsional


Organisasi Lini dan Fungsional adalah organisasi yang masingmasing anggota mempunyai wewenang yang sama dan pimpinannya kolektif.
Organisasi Komite lebih mengutamakan pimpinan, artinya dalam organisasi ini
terdapat pimpinan kolektif/ presidium/plural executive dan komite ini bersifat
managerial. Komite dapat juga bersifat formal atau informal,komite-komite itu

dapat dibentuk sebagai suatu bagian dari struktur organisasi formal, dengan
tugas-tugas dan wewenang yang dibagi-bagi secara khusus.
Ciri :
1

Tidak tampak adanya pembedaan tugas pokok dan bantuan

Spesialisasi secara praktis pada pejabat fungsional

Pembagian kerja dan wewenang tidak membedakan perbedaan tingkat

eselon
4 Strukutur organisasi tidak begitu kompleks. Biasanya terdiri dari ketua,
sekretaris, bendahara, ketua-ketua seksi, dan para perugas
5

Struktur organisasi secara relatif tidak permanea. Organisasi ini hanya

dipakai sesuai kebutuhan atau kegiatan


6

Tugas pimpinan dilasanakan secara kolektif

Semua anggota pimpinan mempunyai hak, wewenang dan tanggung jawab

yang sama
8

Para pelaksana dikelompokkan menurut tugas-tugas tertentu dalam bentuk

satgas
Kebaikan dari struktur organisasi ini adalah :
1

Solodaritas tinggi

Disiplin tinggi

Produktifitas tinggi karena spesialisasi dilaksanakan maksimum

Pekerjaan-pekerjaan yang tidak rutin atau teknis tidak dikerjakan

Keputusan dapat diambil dengan baik dan tepat

Kecil kemungkinan penggunaan kekuasaan secara berlebihan dari

pimpinan
7

Usaha kerjasama bawahan mudah digalang

Kelemahan dari struktur organisasi ini adalah:


1

Kurang fleksibel dan tour of duty

Spesialisasi memberikan kejenuhan

Proses pengambilan keputusan agak larnban karena harus dibicarakan

terlebih dahulu dengan anggota organisasi


4

Kalau terjadi kemacetan kerja, tidak seorang pun yang mau bertanggung

jawab melebihi yang lain


5

Para pelaksana sering bingung, karena perintah datangnya tidak dari satu

orang saja
6

Kreativitas nampaknya sukar dikembangkan, karena perintah pelaksanaan

didasarkan pada kolektivitas


Organisasi panitia biasanya terdiri dari ketua, sekretaris, bendahara, dan
beberapa seksi
Gambar struktur organisasi Lini dan Fungsional

5.

Organisasi Matrik

Organisasi matrik disebut juga sebagai organisasi manajemen proyek yaitu organisasi di mana penggunaan struktur organisasi menunjukkan di mana para
spesialis yang mempunyai ketrampilan di masing-masing bagian dari kegiatan
perusahaan dikumpulkan lagi menjadi satu untuk mengerjakan suatu proyek
yang harus diselesaikan
Organisasi matrik digunakan berdasarkan struktur organisasi staf dan lini
khususnya di bidang penelitian dan pengembangan

Organisasi matrik akan menghasilkan wewenang ganda di mana wewenang


horisontal diterima manajer proyek sedangkan wewenang fungsionalnya yaitu
sesuai dcngan keahliannya dan tetap akan melekat sampai proyek selesai.
Kelebihan dari struktur organisasi ini adalah :
Pada fleksibelitas dan kemampuannya dalam memperhatikan masalah-masalah
yang khusus maupun persoalan teknis yang unik serta pelaksanaan kegiatan
organisasi matrik tidak mengganggu struktur organisasi yang ada
Kelemahan dari struktur organisasi ini adalah :
Manajer proyek tak bisa mengkoordinir berbagai bagian yang berbeda hingga
menghadapi kesulitan dalam mengembangkan team yang terpadu dikarenakan
penyimpangan pclaksanaan perintah untuk masing-masing individu. Untuk
mengatasi kesulitan yang mungkin timbul, maka manajer proyek biasanya
diberi wewenang khusus yang penting, misalnya: dalam menentukan gaji,
mempromosikan atau melakukan perlakuan personalia
Gambar struktur organisasi Matrix

6.

Organisasi Komite

Organisasi komite adalah bentuk organisasi di mana tugas kepemimpinan dan


tugas tertentu dilaksanakan secara kolektif oleh sekelompok pejabat, yang
berupa komite atau dewan atau board dengan pluralistic manajemen.
Organisasi komite terdiri dari :
1

Executive Committe (Pimpinan komite)

Yaitu para anggotanya mempunayi wewenang lini


2

Staff Committee

Yaitu orang-orang yang hanya mempunyai wewenang staf


Kelebihan dari struktur organisasi ini adalah :
1

Pelaksanaan decision making berlangsung baik karena terjadi musyawarah

dengan pemegang saham maupun dewan


2

Kepemimpinan yang bersifat otokratis sangat kecil

Dengan adanya tour of duty maka pengembangan karier terjamin

Kelemahan dari struktur organisasi ini adalah :


1

Proses decesion making sangat lamban

Biaya operasional rutin sangat tinggi

Kalau ada masalah sering kali terjadi penghindaran siapa yang bertanggung

jawab
Rentang Kendali (Span Of Control) dengan batasan-batasan
Span of control atau Rentang manajemen atau rentang kendali adalah
kemampuan manajer untuk melakukan koordinasi secara efektif yang sebagian
besar tergantung jumlah bawahan yang melapor kepadanya. Prinsip rentang
manajemen berkaitan dengan jumlah bawahan yang dapat dikendalikan secara
efektif oleh seorang manajer. Bawahan yang terlalu banyak kurang baik,
demikian pula jumlah bawahan yang terlalu sedikit juga kurang baik.