Anda di halaman 1dari 1

4.

Epitel Transisional Merupakan bentuk epitel banyak lapis yang sel-selnya tidak dapat digolongkan
berdasarkan bentuknya. Bila jaringannya menggelembung bentuknya berubah. Contoh: pada
kandung kemih. Gbr 3.Epitel transisional dari kandung kemih anjing. A : kandung kemih kosong B :
kandung kemih berisi urine Sebagai jaringan yang menutup seluruh permukaan luar dan dalam tubuh
setiap organisme, jaringan epitel mempunyai fungsi sebagai berikut 1.Sebagai pelindung 2.Sebagai
kelenjar 3.Sebagai penerima rangsang 4. Sebagai lalu lintas keluar masuknya zat Gambar Jaringan
Epitel 9 Votes Epitel Transisional Epitel ini bila diregangkan terlihat mirip epitel berlapis gepeng, bila
tidak diregangkan maka sel permukaannya tampak bulat. Epitel Berlapis Gepeng Tidak Bertanduk
Jenis epitel in terdapat pada permukaan basah yang menghadapi gesekan dan tarikan. Terdapat
pada : rongga mulut, esofagus, vagina Epitel Berlapis Gepeng Bertanduk Sangat mirip dengan epitel
berlapis gepeng tidak bertanduk.Hanya di sini sel-sel yang superfisial mengalami transformasi
menjadi lapisan keratin yang kuat dan tidak hidup yang melekat erat dengan sel-sel hidup di
bawahnya. Epitel Selapis Kubis / kuboid Epitel ini dibenutk oleh selapis sel-sel dengan tinggi dan
lebarnya sama. Epitel Bertingkat Semu / Epitel Bertingkat Epitel ini terdiri dari gabungan sel-sel
silindris bersilia, sel goblet dan sel basal, di mana semua sel-sel ini duduk pada membrana basalis
tapi tidak semua mencapai permukaan apikal sel. Epitel ini disebut sebagai bertingkat semu karena
terlihat inti sel pada epitel ini tidak sama tingginya walaupun ia hanya berdiri dari satu lapis sel saja.
Epitel Selapis Gepeng Disebut juga membran epitel sebab epitel ini tampak tipis karena dibentuk oleh
sel-sel gepeng. Epitel Berlapis Silindris Jenis epitel in biasanya tidak lebih dari dua lapis sel, terutama
berfungsi untuk proteksi.Terdapat pada ductus sekretori dari kelenjar, kadang-kadang sel silindris di
sini bersilia. Silia JARINGAN EPITEL 1. Epitel pipih selapis Epitel selapis pipih terdiri dari satu lapis
saja dan sel berbentuk pipih. Lokasi: pembuluh limfe, kapsula glomerulus, alveoli, peritonium,
pleura, perikardium. Fungsi: difusi, filtrasi 2. Epitel kubus selapis Epitel selapis kubus terdiri dari
satu lapis sel dan sel berbentuk seperti kubus. Lokasi: tubulus ginjal, saluran kelenjar ludah, kelenjar
keringat, permukaan ovari, permukaan dalam lensa mata, sel-sel berpigmen dari retina. Fungsi:
sekresi dan absorbsi 3. Epitel silindris selapis Epitel selapis silindris terdiri dari satu lapis sel dan
selnya berbentuk silindirs (torak). Lokasi: lambung, usus, kelenjar pencernaan, kantong empedu,
saltran uterus, uterus, rongga hidung. Fungsi: sekresi dan absorpsi 4. Epitel pipih berlapis Epitel
berlapis pipih sebenarnya tidak semuanya berbentuk pipih. Yang berbentuk pipih hanya pada sel
sebelah atas. Sel pada lapisan terbawah dapat berbentuk silindris. Lokasi: epidermis, vagina,
mulut, esofagus, saluran anus, ujueg uretra. Fungsi: proteksi 5. Epitel kubus berlapis Epitel berlapis
kubus jarang ditemukan pada tubuh. Lokasi: kelenjar keringat, kelenjar minyak, kelenjar tiroid,
ovarium, zakar. Fungsi: sekresi dan ekskresi