Anda di halaman 1dari 36

KETAHANAN NASIONAL II

1. Gatra alamiah (statis) : Geografi,


kependudukan dan sumber kekayaan
alam ( Tri Gatra )
2. Gatra Sosial (dinamis) : Ipoleksosbud
Hankam ( Panca Gatra )

Hasta Gatra
1

Interkorelasi dan Interdependensi


Unsur Tannas

Idiologi

Geografi

KPD

SKA

Geografi
Politik

Ekonomi
Geografi
Sos Bud

Hankam
2

Pengaruh Aspek Tannas Terhadap


Kehidupan Ber MBN
1. Tannas mrpk gambaran ttg kehidupan dlm aspek
tertentu dlm aspek dinamis dan relatif berubah.
2. Penyederhanaan model dgn analisis yg
mendalam dilandasi hubungan antara manusia dgn
TUHAN, Manusia dgn manusia (masyarakat) dan
manusia dgn lingkungannya.
3. Aspek statis Geografi, Kependudukan dan
sumber Kekayaan alam berhubungan dgn aspek
dinamis Ipoleksosbud Hankam.
3

Pengaruh aspek Idiologi


~ Idiologi bersumber kepada filsafat dan mrpk
pelaksanaan filsafat, keampuhannya tergantung nilai
yg dikandungnya.
~ Idiologi dunia :
1. Liberalisme, masyarakat individualis bdsk
hukum, kebebasan dan HAM
2. Komunisme, kaum proletar berevolusi rebut
kekuasaan dr golongan borjuis
3. Agama, negara bersifat spiritual dan religius,
hukum agama jadi hukum negara
4. Idiologi Pancasila, bukan negra agama, bukan
negara sekuler
4

KOMUNISME
1. Historis materialis, tesis vs anti tesis hasilkan
sintesis, golongan proletar vs borjuis ditandai dgn
kekerasan, revolusi dan rebutan kekuasaan
2. Langkah-langkah :
- Ciptakan situasi konflik, adu domba antar
golongan dgn halalkan segala cara.
- Atheis, didasari teori materialisme dan teori
alinesasi (Feuerbach)
- Masyarakat komunis bercorak internasionalisme
- Citas masyarakat dunia jadi masyarakat tanpa
kelas (egaliterian)- samarata samarasa
- Gerakkan revolusi
5

KETAHANAN ASPEK IDEOLOGI


1. Konsepsi : keuletan dan ketangguhan hadapi
ideologi yg lain
2. Konsep pembinaan :
a. Kembangkan pengamalan Pancasila secara
subjektif dan objektif
b. Sbg ideologi terbuka, aktualisasi nilai instrumen
dan nilai praksis dlm kehidupan ber MBN
c. Sesanti Bhineka Tunggal Ika dan Was Nus
dikembangkan serta ditanamkan kpd masyarakat
d. Pancasila sbg pandangan hidup serta dasar
negara perlu dihayati dan diamalkan lalui
kepemimpinan dan suri teladan
6

e. Pembangunan pengamalan Pancasila dengan


seimbangkan giat fisik material dan mental spiritual,
utk hindari ajaran materialisme dan sekuler dgn
perhatikan kondisi geografi, kependudukan dan
sumber kekayaan alam.
f. Pendidikan moral Pancasila diintegrasikan ke
dalam :
1) Pendidikan budi pekerti
2) Pendidikan sejarah perjuangan
3) Pendidikan Bahasa Indonesia
4) Kepramukaan
5) Pendidikan moral Pancasila scr non formal
diberikan kpd masyarakat luas.
7

Pengaruh Aspek Politik


DN Struktur, proses budaya,
komunikasi politik dan partisipasi
Politik
Scr umum
di Indonesia

LN sarana capaian keputusan


nasional dlm pergaulan antar
bangsa (Pemb. UUD 1945)

Politik Dalam Negeri


1. Struktur Politik : wadah penyaluran kepentingan
aasyarakat wadah pengkaderan pimnas
2. Proses Politik :
- Rangkaian bilkep berbagai kepentingan politik
dan kepentingsn umum melalui pemilu
3. Budaya politik : Pencerminan aktualisasi hak dan
kewajiban Rakyat dlm ber MBN rasional, sadar, dik politik dan
giat politik sesuai disiplin
nasional
4. Komunikasi : hubungan timbal balik antara rakyat
dan Pimpinan Nasional
9

Politik Luar Negeri


1. Bagian integral dari strategi nasional. Proyeksi
kepentingan nasional dlm berkehidupan antar
bangsa dan pembangunan nasional.
2. Garis politik Luar Negeri
- Bebas aktif
- kenyal, berpegang kpd Pemb. UUD 1945
- Lincah dikaitkan ketidak pastian
- Daya penyesuaian

10

Ketahanan Politik Dalam Negeri


Sehat, dinamis, sabilitas politik :
1. Sistem pemerintahan bdsk hukum bukan
kekuasaan
2. Mekanisme politik dgn adanya perbedaan
pendapat
3. Mengakomodasikan aspirasi yg hidup dlm
masyarakat.
4. Terjalin bom politik timbal balik (antar
pemerintah-masyarakat)

11

Ketahanan Politik Luar Negeri


1. Kerjasama nasional citra positif, persatuan dan
keutuhan NKRI
2. Prioritas kerjasama : kerjasama anggota ASEAN,
GNB, Asia Pacific
3. Citra positif melalui berbagai aktivitas
4. Perkembangan perobahan & gejolak dunia terus
diikuti, dikaji dgn seksama agar dampak negatif yg
pengaruhi stabilitas nasional. Kelancaran
pembangunan dan capaian tunas dpt diperkirakan
scr dini.
12

5. Negara berkembang vs negara maju


kurangi ketidakadilan melalui kerjasama dgn
lembaga keuangan internasional
6. Perjoangan dunia baru dlm ketertiban
dunia
7. Kualitas SDM, sisdiklat calon pemimpin
8. Perjoangan melindungi hak warga dan
keputusan Indonesia lewat diplomasi

13

Ketahanan Aspek Ekonomi


Secara umum
- Bukan ekonomi kapitalis bukan
ekonomi sosial, ekonomi Pancasila
Perekonomian Indonesia
- Implementasi pasal 33, 34
- Tidak menutup diri dari ekonomi dunia

14

Ketahanan Bidang Ekonomi


Ketahanan ekonomi tercermin dlm kondisi
perekonomian bangsa, stabilitas ekonomi yg sehat
& dinamis, kemandirian, daya saing dan
kemakmuran adil dan merata
1. Sistem ekonomi Indonesia menuju ekonomi yg
berpihak kpd rakyat (pemb. UUD 1945)
2. Hindari :
- Free fight liberation
- Sistem etatisme
- Monopoli dan monopsoni
15

3. Keselarasan dan keterpaduan antara sektor


pertanian dgn sektor perindustrian dan jasa.
4. Pengawasan dan partisipasi masyarakat.
Sinergikan BUMN, swasta dan koperasi
5. Pemertaan dgn keseimbangan antar wilayah/
kawasan
6. Tingkatkan daya saing melalui :
- Kemandirian ekonomi nasional
- Sarana iptek
- Kesmpatan kerja
16

TANNAS ASPEK SOSIAL


1. Sosial :

pergaulan hidup manusia

2. Budaya : Sistem nilai mrpk hasil cipta, rasa


dan karsa
kekuatan, tergantung faktor
argonobiologis, lingkungan psikologis dan
sejenisnya
3. Masyarakat : bentuk pola budaya dgn fokus
budaya, konfigurasi kultural berupa nilai moral
dan religius serta ekonomi menghasilkan
ideologi dan ilpengtek

17

STRUKTUR SOSIAL
1. Manusia hidup berkelompok sesuai peran dan
fungsinya.
2. Struktur sosial beragam
3. Perkembangan modernisasi akibatkan terjadinya
fragmentasi kelompok
4. Hubungan ikatan antar manusia mengganti
hubungan keluarga
5. Sangat beragam, sulit diakomodasikan

18

KONDISI BUDAYA
1. Kebudayaan daerah
2. Kebudayaan nasional : religious,
kekeluargaan, selaras dan kerakyatan
3. Integrasi nasional dimulai Sumpah Pemuda
sampai Proklamasi
4. Kebudayaan dalam alam lingkungan:
- Mendiami negara kepulauan berarti laut sbg
pemersatu
- Eksploitasi alam tidak boleh tanpa batas
( renewable)
19

KETAHANAN BIDANG SOSBUD


1. Berisi keuletan dan ketangguhan bidang
sosbud
2. Wujud budaya Indonesia
- Iman dan taqwa kpd Tuhan YME
- Rukun
- Cinta tanah air
- Bersatu
- Berkualitas
- Maju dan sejahtera
- Punya kemampuan tanggal thd budaya asing
- Berdasarkan nilai-nilai Pancasila
20

KETAHANAN ASPEK HANKAM


1. Hankamrata-siskamnas
2. Puan hadapi ancaman
3. Wujud daya tangkal dilandasi o/ kesadaran
bela negara
4. Selenggaraan siskamnas dulu namanya
sishankamrata
5. Wadah puan hankamrata
- TNI POLRI sbg wadah tunggal
- APRI dgn jatidiri sbg tentara rakyat, tentara
profesional dan tentara pejuang mengabdi kpd
kepentingan negara dan bangsa
21

SISKAMNAS/ SISHANKAMRATA
1. Pandangan bgs Ind ttg perang dan damai
2. Selenggaraan hankam NKRI bdsk landasan
Pancasila, UUD 1945 dan Was Nus. Setiap WN
berhak dan wajib pertahankan kemerdekaan.
3. Hankam mrpk upaya terpadu
4. Lalui siskamnas sesuai doktrin hanneg mrpk
penyerasian kepentingan kesejahteraan dan
keamanan

22

POSTUR HANKAMNEG
1. Cakup struktur kuat, tingkat puan dgn
pendekatan ancaman, misi, kewilayahan dan pol
2. Pembangunan kekuatan mengacu kpd konsep
wasnus dan mengacu kpd ancaman yg semakin
maju pesat
3. Ancaman yg masuki wil RI dihdpi dgn postur
yg seimbang
4. Gejolak dlm negeri:
- HAM, demokratisasi, pegangan hukum dan
lingkungan akan link up dgn kuat luar
23

5. Geopolitik menuju ke arah geo ekonomi


- Pergeseran kekuatan timbulkan agresi
seterusnya diplomasi, bangun opini duduki scr
intensif, hal ini terjadi pd dunia unbalance power
6. Perkembangan lingstra
- Pergeseran dr geopolitik menuju geoekonomi
akibatkan konflik dlm negeri dan regional serta
keterkaitan dgn superpower
7. Hankam yg profesional:
- Giat intelstrat
- Pertahanan laut dan udara
- Kehidupan dlm kamdagri
- Bin Pot kuat wil dlm rangka tannas
- Pelihara stabilitas nasional
24

WUJUDKAN POSTUR KUAT HANKAM


Daya tangkal dihadapkan keterbatasan
membangun kuat hankam lalui pendekatan misi
dgn konsep Standing Armed Forces
Pembangunan kuat hankam
1. Bala nyata, kuat TNI siap dibantu kuat cad
serta bala potensial: POLRI, Wanra dan Ratih
2. Perlawanan tdk bersenjata: Ratih sbg tibum,
linmas dan kamra senjata sasuia profesi
3. Pemanfaatan potensi nasional thd bencana
perang dan bencana perang
25

KETAHANAN BIDANG HANKAM


1. Hankam wujud kesiapsiagaan dlm bela negara
lalui siskamnas
2. Bgs Indonesia cinta damai tapi lebih cinta
kemerdekaan
3. Bangkuat jamin perdamaian, stabilitas dan
kesinambungan pembangunan
4. Potensi dan hasil pembangunan bangsa
dilindungi dari ancaman
5. Perlengkapan perang dr hasil produksi dln
negeri
26

6. Selenggaraan hankam oleh :


- Manusia berbudi luhur, arif dan bijaksana,
hargai HAM dan hayati nilai dan hakekat perang
dan damai
- Butuhkan manusia yg berkualitas, tanggap,
tangguhj dan trengginas, bertanggugjawab, rela
berjuang dan berbakti u/ kepentingan bangsa dan
negara
7. TNI sbg tentara rakyat, tentara pejuang dan
tentara profesional berpedoman kpd Sapta Marga
8. Kuat inti kamtibmas berpedoman kpd Tri Brata
dan Panca Prasetia
9. Kesadaran dan ketaatan hukum
27

Pengertian
Ketahanan Nasional
Kondisi dinamis bangsa yg merupakan integrasi
dari kondisi setiap aspek kehidupan Bangsa dan
Negara, berupa keuletan dan ketangguhan &
ketrampilan untuk mengatasi segala ancaman dan
kerawanan yang dihadapi dan membahayakan
Negara dan Bangsa
28

Indonesia dlm proses


industrialisasi - Krisis moneter
Kond
Ancaman
&rawans yg
bpngaruh
thd Tannas
Dunia dlm
bbagai
pubahan
besar

- Krisis multidimensional

Perang dingin
Keruntuhan Uni
sovyet
Era pasca
perang dingin
Globalisasi
Perbedaan Utara Selatan
Era perdagangan bebas
29

Sikap & gaya hidup yg


matrialistik, cend serakah,
monopoli yg bttg an dg PS
Rawan2 &
ancaman yg
bbahaya

Mentalitas yg borientasi
thd kekuatan & kekerasan
Persepsi yang sempit
dan tertu2p
Sikap primordial yg mrpk
warisan penjajah Belanda
30

Komunisme yg
bertentangan
dengan Pancasila
(Atheis, bersifat
internas, teori kelas)

Sumber
Ancaman

(Ekstrimisme)
Liberalisme yg
bertentangan
dengan Pancasila
(individual, liberal)

31

Sentralisme,
timbulkan apatisme
Eutatisme, semua
diatur negara
Sumber
ancaman
lainnya

Diktator, mayoritas
dan tirani minoritas
Absolutisme
Separatisme
Sentralisme sektor
Monopoli & monosponi
Kebebasan mutlak

32

Kerawanan Dalam Pembangunan


Nasional
1. Kerawanan Masyarakat
2.
- Kemiskinan
- Kesenjangan
- Keterbelakangan
- Ketergantungan
- KKN
- Pencemaran Lingkungan
- Dekadensi Moral
- Apatisme Sosial

Lain-lain
- Pendewaasn Materi
- Salah urus salah kelola
- Salah pilih teknologi
- Salah persepsi teknologi

33

Upayakan sistem
legalisasi nasional.

Penanggulangan
& pcegahan
rawans &
ancaman
Carakan koord
pemerintahan &
pembangunan

Ciptakan pranata sosial


yg terbuka dan dinamis
Cipatakan pranata sosial
yg dilandasi semangat
kebersanaan.
Slenggarakan otoda yg
nyata & bertgjawab
Bawa pola perhbgan
sosial yg adil
Bina hub sos yg
demokratis

34

Hayati tujuan, arah dan strategi


Bangnas sbg amalan dari silas PS
Caranya

Tingkatkan kualitas SDM


Hayati hakekat Bangnas
Hayati bangnas
yg berwawasan nasional
35

PENUTUP
1. Tannas aspek hankam : kondisi dinamis daya
tangkal bangsa yg dilandasi o/ kesadaran bela
negara, seluruh rakyat dan mengandung pian
pelihara stabilitas hankam yg dinamis, amankan
pembangunan nasional dan hasilnya dan
pertahankan kedaulatan negara dan menangkal
segala macam ancaman
2. Untuk wujudkan keberhasilannya :
- Miliki semangat perjoangan non fisik
- Sadar dan peduli atasi ancaman yg timbul aspek
IPOLEKSOSBUD HANKAM

KETAHANAN NASIONAL

36