Anda di halaman 1dari 17

Review

KARSINOMA NASOFARING

Anatomi

Daerah China bagian selatan = 2500 kasus baru


39,84/100.000 penduduk (prevalensi).
Ras mongoloid.
Yunani, Aljazair dan Tunisia, serta pada orang Eskimo di
Alasaka dan Green Land.
Di Indonesia frekuensi pasien ini hampir merata di setiap
daerah.

Epidemiologi

Etiologi dan Faktor Resiko

Gejala Dini
Gejala Lanjut

Manifestasi Klinis

Tumor nasofaring yang menutupi tuba Eusthachius,


yang bertanda panah adalah tumor

AJCC 2002
T = Tumor primer
T0 - Tidak tampak tumor.
Tis - Karsinoma insitu, dimana tumor hanya terdapat pada 1 lapisan jaringan.
T1 - Tumor terbatas pada satu lokalisasi saja (lateral/posterosuperior/atap dan lain- lain).
T2 - Tumor yang sudah meluas kedalam jaringan lunak dari rongga tenggorokan.
T3 - Tumor telah keluar dari rongga nasofaring (ke rongga hidung atau orofaring dsb).
T4 - Tumor telah keluar dari nasofaring dan telah merusak tulang tengkorak atau mengenai saraf-saraf otak.
TX - Tumor tidak jelas besarnya karena pemeriksaan tidak lengkap.
N = Nodule
N - Pembesaran kelenjar getah bening regional .
NX - Pembesaran kelenjar reginol tidak dapat dinilai
N0 - Tidak ada pembesaran.
N1 - Terdapat penbesaran tetapi homolateral dan tumor dalam kelenjar limfe berukuran 6 cm atau lebih kecil.
N2 - Terdapat pembesaran kontralateral/bilateral dengan ukuran tumor 6 cm atau lebih kecil.
N3 - Tumor terdapat di kelenjar limfe dengan ukuran lebih dari 6 cm atau tumor telah ditemukan didalam kelenjar limfe
pada regio segitiga leher
N3A Tumor dalam kelenjar limfe dengan ukuran lebih dari 6 cm.
N3B Tumor ditemukan diluar segitiga leher
M = Metastasis
M = Metastesis jauh
M0 - Tidak ada metastesis jauh.
M1 Terdapat Metastesis jauh

Stadium Kanker

Penegakan diagnosis

Penatalaksanaan

Prognosis

Pencegahan

Terima kasih