Anda di halaman 1dari 2

PENGERTIAN LAPIS PONDASI BAWAH BETON KURUS (LEAN

MIX CONCRETE)
Standar Mutu Konstruksi
Semua permasalahan terkait konstruksi dapat dicegah dengan meningkatkan manajemen
mutu konstruksi.
Permasalahan alinemen dowel yang buruk dapat diatasi dengan desain tanpa dowel. Namun,
pilihan desain tanpa dowel menjadi tidak efektif biaya untuk kasus overloading tinggi yang
membutuhkan peningkatan tebal pelat beton yang cukup signifikan. Pentingnya alinemen dowel
yang benar tidak dapat terlalu ditekankan. Mis-alinemen yang relatif minor dapat menyebabkan
sambungan terikat (joint binding) sehingga menyebabkan sambungan bekerja tidak
sebagaimana yang diharapkan. Alinemen dowel yang benar membutuhkan kursi dowel yang
dipabrikasi dengan benar untuk menspesifikasi toleransi alinemen. Kursi dowel harus dirakit
mengikuti standar pabrik, bukan mengikuti standar yang umumnya disiapkan oleh perakitan
lapangan. Kursi dowel harus cukup kuat agar tidak mengalami kerusakan selama pelaksanaan
lapangan. Kursi dowel harus dipasang pada alinemen yang benar dan dan harus diikat ke lapis
LMC untuk mencegah pergerakan selama penempatan beton. Karenanya lapis LMC dibutuhkan
jika digunakan kursi dowel. Jika dowel dipasang dengan mesin, lapis LMC menjadi tidak
diperlukan.
Peran lapis pondasi bawah LMC termasuk memberikan lantai kerja untuk lapis pondasi dan
lantai kerja untuk mendukung dan mengikat kursi dowel yang ditempatkan manual. Karenanya
LMC hanya dapat diabaikan dari desain perkerasan kaku jika :
a) Agregat kelas A ditempatkan dengan mesin dikendalikan oleh kabel atau standard kendali
level yang serupa
b) Dowel ditempatkan dengan mesin ke tolerasi yang tepat.
Alasan untuk kebutuhan ini adalah :
a) Toleransi tepat penting untuk kendali tebal pelat
b) Kursi dowel yang ditempatkan manual harus diikat ke lapis LMC. Kursi dowel tidak
dapat diikat dengan baik ke lapis agregat kelas A.
Pondasi bawah
Bahan pondasi bawah dapat berupa :
- Bahan berbutir.
- Stabilisasi atau dengan beton kurus giling padat (Lean Rolled Concrete)
- Campuran beton kurus (Lean-Mix Concrete).
Lapis pondasi bawah perlu diperlebar sampai 60 cm diluar tepi perkerasan beton semen. Untuk
tanah ekspansif perlu pertimbangan khusus perihal jenis dan penentuan lebar lapisan pondasi
dengan memperhitungkan tegangan pengembangan yang mungkin timbul. Pemasangan lapis
pondasi dengan lebar sampai ke tepi luar lebar jalan merupakan salah satu cara untuk
mereduksi prilaku tanah ekspansif.
Tebal lapisan pondasi minimum 10 cm yang paling sedikit mempunyai mutu sesuai dengan SNI
No. 03-6388-2000 dan AASHTO M-155 serta SNI 03-1743-1989. Bila direncanakan perkerasan
beton semen bersambung tanpa ruji, pondasi bawah harus menggunakan campuran beton
kurus (CBK). Tebal lapis pondasi bawah minimum yang disarankan dapat dilihat pada Gambar
2 dan CBR tanah dasar efektif didapat dari Gambar 3.

Campuran Beton Kurus (CBK) harus mempunyai kuat tekan beton karakteristik pada umur
28 hari minimum 5 MPa (50 kg/cm2) tanpa menggunakan abu terbang, atau 7 MPa (70
kg/cm2) bila menggunakan abu terbang, dengan tebal minimum 10 cm.