Anda di halaman 1dari 10

Diet adalah pengaturan jumlah

asupan makanan yang


dikonsumsi oleh seseorang
untuk memenuhi kebutuhan zat
gizi yang bertambah guna
mencegah dan mengurangi
kerusakan jaringan tubuh.

Kondisi pasien tingkat keparahan


Umur
Kultur
Alergi

Sumber: instalasi gizi perjan RSCM

TUJUAN:
MEMBERIKAN MAKANAN SESUAI KEBUTUHAN

GIZI UNTUK MENCEGAH DAN MENGURANGI


KERUSAKAN JARINGAN TUBUH

SYARAT DIET:
ENERGI SESUAI KEBUTUHAN NORMAL ORANG
DEWASA SEHAT DLM KEADAAN ISTIRAHAT
CONTOH:
NASI + DAGING SEMUR + TAHU GORENG
MAKANAN TIDAK DIANJURKAN: TERLALU
BERBUMBU, ALKOHOL, TINGGI LEMAK

ADALAH MEMILIKI TEKSTUR YANG


MUDAH DIKUNYAH, DITELAN, DAN
DICERNA DIBANDINGKAN MAKANAN
BIASA, PERPINDAHAN MAKANAN
SARING KE MAKANAN BIASA
Contoh: nasi lembek, kentang tumbuk,
dsb.

makanan hasil saring, yang memiliki


tekstur sangat halus, sehingga mudah
di telan dan membutuhkan proses
pencernaan yang mudah.

Contoh: bubur saring

Selain makanan diet secara oral, ada:


1. Parenteral pemberian mll.pembuluh darah
dlm bentuk formula parenteral. selang infus
f/: diberikan pd saat:
Ketidakmampuan mencerna menyerap
makanan (c/diare berat)
Usus hrs diistirahatkan (inflamasi usus)
Nutrisi ini bs sbg terapi suportif saat adanya
nutrisi enteral maupun pasien yg bs makan spt
biasa.
Tidak boleh diberikan pd krisis hemodinamik spt
shock atau dehidrasi yg blm terkoreksi.

2. Enteral
Pemberian gizi lewat sal.cerna dgn
menggunakan slang/kateter khusus
(feeding tube), mll. Jalur hidung lambung, atau hidung usus.
Susunan gizi:
Kh, serat pangan, protein, lemak, vit,
mineral. Ada produk khusus. Jika
pasien blh serat: bisa buah atau
sayur yg diblender, lwt slang sonde.