Anda di halaman 1dari 26

USULAN PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

JUDUL PROGRAM :

AMJAS KUMUR (ALAT MEMONITORING JARAK JAUH SUHU


DAN KELEMBABAN KUMBUNG JAMUR) BERBASIS WIRELESS
SENSOR NETWORK
BIDANG KEGIATAN : PKM-T

Diusulkan oleh :
Salim Abdul Rahman Sadi (9113120012 / 2012)
Rosdian Dwi Andriani (9113120011 / 2012)
Novan Dendri Aminudin (911313005/2013)

POLITEKNIK KOTA MALANG


MALANG
2014

DAFTAR ISI
Halaman
Halaman Pengesahan........................................................................................... i
Daftar Isi .............................................................................................................. ii
Ringkasan .............................................................................................................1

BAB I Pendahuluan
1.1 Latar Belakang ............................................................................................2
1.2 Rumusan Masalah ......................................................................................3
1.3 Batasan Masalah..........................................................................................3
1.4 Manfaat ...................................................................................................... 3
1.5 Luaran .........................................................................................................4
BAB II Tinjauan Pustaka
2.1 Jamur Tiram ................................................................................................4
2.2 Wireless Sensor Network (WSN) ...............................................................5
2.3 Raspberry PI................................................................................................5
2.3Sensor Suhu dan Kelembaban DH-11..........................................................6

BAB III Metode Pelaksanaan


3.1 Studi Pustaka...............................................................................................7
3.2 Studi Praktis ...............................................................................................8
3.3 Perancangan dan Pembuatan alat ................................................................8
BAB IV Biaya dan Jadwal Pelaksanaan
4.1 Anggaran Biaya...........................................................................................9
4.2 Jadwal Kegiatan .........................................................................................9
Daftar Pustaka ..................................................................................................10

ii

RINGKASAN
Sebuah perangkat yang dapat memonitoring dan mengontrol kumbung
jamur secara mudah tanpa harus meninjau ke tempat kumbung jamur setiap saat
dengan menggunakan sistem Wireless Sensor Network (WSN). Perangkat yang
dibuat menggunakan
Raspberry PI sebagai pengontrol utama yang
menghubungkan antara sensor suhu dan kelembaban dengan jaringan internet.
Alat ini akan memonitoring dan mengontrol suhu kelembaban pada kumbung
jamur dan akan mengirim notifikasi email ke Smartphone pemilik kumbung
jamur sebagai pemberitauan apabila suhu dan kelembaban pada kumbung jamur
tidak sesuai.
Kata Kunci : Jamur, suhu, kelembaban, Wireless Sensor Network (WSN).

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Menurut data dari Badan Pusat Statistik ( BPS ) Budidaya jamur
konsumsi

di

Indonesia,

kian

menunjukkan

perkembangan

yang

menggembirakan. Bahkan sejak 1980-an, Indonesia telah mulai memasuki


perdagangan jamur dunia. Dan meskipun masih sangat kecil dimasa itu,
Indonesia sudah termasuk salah satu negara pemasok utama jamur dunia di
samping Spanyol, Belanda, Tiongkok, Perancis, Belgia, Jerman, Jepang,
Thailand dan Taiwan. Akan tetapi usaha budidaya jamur tiram seringkali
mengalami kegagalan karena teknik dan cara budidaya yang kurang benar.
Meskipun gampang, perlu diperhatikan faktor-faktor seperti lingkungan,
kebersihan, serta konsistensi selama perawatan pada ruangan kumbung jamur.
Jika faktor-faktor tersebut tidak bisa dipenuhi dengan baik maka hasilnya pun
kurang optimal bahkan besar kemungkinan berpotensi mendatangkan
kegagalan.
Secara alami, jamur tiram ditemukan di hutan dibawah pohon berdaun
lebar atau di bawah tanaman berkayu yang memiliki suhu lingkungan sekitar
16-22C dan kelembaban 80 90%. Untuk melakukan budidaya jamur tiram
(Pleurotus ostreatus) di daerah dataran rendah (suhu 30C ), diperlukan
perlakuan khusus terhadap kumbung jamur yaitu dilakukan pengontrolan
suhu dan kelembaban pada ruang penanaman sehingga kondisi ideal untuk
pertumbuhan jamur dapat terpenuhi.
Wireless Sensor Network adalah sebuah jaringan komunikasi sensor
yang terhubung secara wireless untuk memonitoring kondisi fisis atau kondisi
lingkungan tertentu pada lokasi yang berbeda antara sensor dan pemrosesan
datanya. Pada dasarnya jaringan komunikasi wireless sensor ini digunakan
pada industri ataupun aplikasi komersial lainnya yang kesulitan dengan
pemasangan sistem perkabelan.
Salah satu usaha untuk meminimalisir kegagalan panen pada budidaya
jamur adalah menjaga agar lingkungan jamur sesuai dengan kondisi idealnya.

Untuk itu diperlukan alat yang mampu mengontrol dan memonitor keadaan
lingkungan tersebut. Selain itu, pemanfaatan sistem Wireless Sensor Network
akan meningkatkan efektifitas sistem yang dibuat karena bisa dipantau dan
dikontrol dimana saja dan kapan saja.
1.2 Rumusan Masalah
Rumusan masalah dalam judul ini meliputi :
1. Bagaimana cara mengotrol Gumbung Jamur dengan berbasis Wireless
Sensor Network?
2. Bagaimana cara Memonitoring suhu dan kelembaban berbasis web
3. Bagaimana cara Mengirim pesan Notifikasi pada pengguna ketika Suhu
dan kelembaban tidak Sesuai?
4. Bagaimana cara merancang sistem Wireless Sensor di Kumbing jamur?

1.3 Batasan Masalah


Batasan masalah dalam Alat ini dibatasi sebagai berikut:
1. Alat ini hanya memonitoring dan mengotrol Suhu dan Kelembaban.
2. Tampilan pada halaman web Wireless Sensor hanya menampilkan grafik
dan angka
3. Pesan Notifikasi yang digunakan untuk pemberitahuan kepada pengguna
yaitu menggunakan Notifikasi email
1.4 Manfaat
Adapun manfaat dari kegiatan ini adalah:
1. Untuk mempermudah cara memonitoring dan mengontrol keadaan suhu
dan kelembaban secara berlangsung melalui website tanpa langsung
mendatangi kumbung jamur.
2. Untuk mengantisipasi terjadi suhu dan kelembaban tinggi pada ruangan
penanaman jamur dengan cara mengirimkan pesan email kepada
pengguna.
3. Meningkatkan produktifitas jamur dengan adanya kumbung jamur yang
lingkungan terkontrol dengan baik

1.5 Luaran
Suatu alat yang bisa mengotrol, memonitoring kumbung jamur dan bisa
menotifikasi email ke pemilik kumbung jamur ketika suhu dan kelembaban
tidak sesuai.

BAB II TINJAUAN PUSTAKA


2.1 Jamur Tiram
Jamur tiram atau dalam bahasa latin disebut Pleurotussp. Merupakan salah
satu jamur konsumsi yang bernilai tingi. Beberapa jenis jamur tiram yang biasa
dibudidayakan oleh masyarakat Indonesia yaitu jamur tiram putih (P.ostreatus,
jamur tiram merah muda P.flabellatus, jamur tiram abu-abu (P. sajor caju, dan
jamur tiram abalone (P.Cystidiosus.Pada dasarnya semua jenis jamur ini memiliki
karateristik yang hampir sama terutama dari segi morfologi, tetapi secara kasar,
warna tubuh buah dapat dibedakan antara jenis yang satu dengan dengan yang lain
terutama dalam keadaan segar.
Di alam liar, jamur tiram merupakan tumbuhan saprofit yang hidup dikayukayu lunak dan memperoleh bahan makanan dengan memanfaatkan sisa-sisa
bahan organik. Jamur tiram termasuk termasuk tumbuhan yang tidak berklorofil
(tidak memliliki zat hijau daun) sehingga tidak bisa mengolah bahan makanan
sendiri. Untuk memenuhi kebutuhan hidup, jamur tiram sangat tergantung pasa
bahan oranik yang diserap untuk keperluan pertumbuhan dan perkembangan.
Nutrisi utama yang dibutuhkan jamur tiram adalah sumber karbon yang dapat
disediakan melalui berbagai sumber seperti sebuk kayu gergajian dan berbagai
limbah organik lain(Susilowati dan Budi Raharjo, 2010 : 1)

Gambar 2.1 : Jamur Tiram

2.2 Wireless Sensor Network


Wireless Sensor Network adalah sebuah jaringan komunikasi sensor yang
terhubung secara wireless untuk memonitoring kondisi fisis atau kondisi
lingkungan tertentu pada lokasi yang berbeda antara sensor dan pemrosesan
datanya. Pada dasarnya jaringan komunikasi wireless sensor ini digunakan pada
industri ataupun aplikasi komersial lainnya yang kesulitan dengan pemasangan
sistem perkabelan.
Pada prinsipnya pembacaan kondisi oleh sensor ini akan diinformasikan
secara realtime dan keamanan data yang terjamin hingga diterima oleh pengolah
data.
Beberapa karakteristik dari wireless sensor ini diantaranya ;
1. Dapat digunakan pada daya yang terbatas
2. Dapat ditempatkan pada kondisi lingkungan yang keras.
3. Dapat digunakan untuk kondisi dan pemrosesan data secara mobile
4. Mempunyai topologi jaringan yang dinamis, dengan sistem node yang
heterogen.
5. Dapat dikembangkan untuk skala besar (Sibarani, 2008 : 21)

Gambar 2.2 : Skema Wireless Sensor Network

2.3 Raspberry PI
Raspberry Pi adalah sebuah single board komputer yang bentuknya mirip
dengan kartu kredit pada umumnya. Tetapi mempunyai fungsi yang sama dengan
komputer yang sudah ada yang biasa digunakan. Seperti komputer biasa,
Raspberry Pi juga dilengkapi dengan USB Port.

Spesifikasi dari komputer Raspberry Pi antara lain:


1.

System Chip (SoC) = Broadcom BCM2835

2.

ARM1176JZF-s (armv6k) 700 MHz ( bisa di overclock menjadi 1 GHz)

3.

Power Model A = 2.5 W / Model B = 3.5 W

4.

SD Card Slot (berfungsi sebagai hard disk)

5.

RAM Model A = 256 MB / Model B = 512 MB ( rev 2) Model B = 256


MB (rev 1)

6.

Graphic = Broadcom VideoCore IV

7.

Operating system = Linux (Debian GNU/Linux, Fedora, and Arch Linux


ARM), RISC OS, FreeBSD, NetBSD, Plan 9

Gambar 2.1 : Port (Input dan Output) Raspberry PI

Terdapat 3 jenis Raspberry Pi, yaitu Raspberry Pi model A dan Raspberry Pi


model B dan B+.( gudanglinux.com, 2013)

2.4 Sensor Suhu dan Kelembaban DHT-11


DHT11 adalah sensor digital yang dapat mengukur suhu dan kelembaban
udara di sekitarnya. Sensor ini sangat mudah digunakan bersama dengan Arduino
dan Raspberry PI. Memiliki tingkat stabilitas yang sangat baik serta fitur kalibrasi
yang sangat akurat. Koefisien kalibrasi disimpan dalam OTP program memory,
sehingga ketika internal sensor mendeteksi sesuatu, maka module ini menyertakan

koefisien tersebut dalam kalkulasinya. DHT11 termasuk sensor yang memiliki


kualitas terbaik, dinilai dari respon, pembacaan data yang cepat, dan kemampuan
anti-interference. Ukurannya yang kecil, dan dengan transmisi sinyal hingga 20
meter, membuat produk ini cocok digunakan untuk banyak aplikasi-aplikasi
pengukuran suhu dan kelembaban.
Spesifikasi Sensor Suhu dan Kelembapan DHT-11
1. Supply Voltage: +5 V
2. Temperature range :0-50 C error of 2 C
3. Humidity :20-90% RH 5% RH error
4. Interface: Digital (D-Robotics UK, 2010)

Gambar 2.3 DHT-11

BAB III METODE PELAKSANAAN


Secara umum metode pelaksanaan untuk melakukan kegiatan ini yaitu
studi pustaka, studi praktis dan pelaksanaannya yang mengacu pada perangcangan
alat. Untuk lebih jelasnya penulis jabarkan sebagai berikut:
3.1 Studi Pustaka
Metode ini digunakan untuk mempelajari teori-teori yang berhubungan
dengan perancangan dan pembuatan alat. Ditambah dengan beberapa materi
mengenai cara kerja Raspberry PI dan Sensor suhu dan kelembaban DHT-11
yang dijadikan sebagai unsur penting dalam pembuatan alat tersebut.
Ada dua sumber pustaka yang digunakan yaitu buku teks dan tulisantulisan. Buku teks ini bisa berbentuk e-book, jurnal ilmiah atau hand book.
Sedangkan tulisan dapat berupa tulisan resmi atau tulisan lepas yang ada di
internet.

3.2 Studi Praktis


Metode ini digunakan untuk menerapkan hasil studi pustaka ke dalam
perancangan praktis pada pembuatan alat. Diharapkan setelah melakukan
studi pustaka, dapat diterapkan langkah-langkah yang efektif dalam
merancang sebuah alat yang ditujukan untuk kebutuhan masyarakat.
Konsep perancangan alat ini, penulis bagi menjadi 3 tahap yaitu, tahap
satu adalah perancangan dan pembuatan alat. Tahap kedua adalah pencarian
eror, dan terakhir adalah pengujian (evaluasi).
3.3 Perancangan dan pembuatan alat
Untuk tahap awal, penulis merancang dan membuat Amjas Kumur
bebasis Wireless Sensor Network , yaitu :
Internet

Power
Source

Smarphone
Andoid

Raspberry
PI
Rr

Sensor

Ekstenal Memory

Sprinkle

Gambar 3.3 Blok Diagram sistem

Penjelasan dari blok diagram diatas adalah :


a) Raspberry Pi digunakan sebagai penghubung dan pusat antara power
souce, sensor suhu, memory External, dan Access point dimana semua
pengaturan akan atur di Raspberry PI.
b) Power Souce digunakan sebagai pemberi tengangan Raspberry PI
c) Internet digunakan sebagai penyedia layanan wireless pada Raspberry Pi
dan penyedia Jaringan Wireless pada Smartphone Android sebagai media
akses.
d) Sensor digunakan sebagai yang mengotrol dan memonitoring Suhu dan
Kelambaban dimana data yang ada di sensor akan dikirim ke Raspberry
PI.
e) Memory Eskternal sebagai penyimpan data yang berada di Raspberry PI.

f)

g)

Smartphone digunakan sebagai penerima data-data hasil monitoring di


raspberry pi dimana akan di notifikasi melalui email yang bisa diakses
melalui wireless akses point.
Sprinkle digunaka sebagai mendingukan Suhu pada jamur, apabila suhu
pada kumbung jamur terlalu tinggi

BAB IV BIAYA DAN JADWAL PELAKSANAAN


4.1 Anggaran Biaya
No
Jenis Anggaran
1. Peralatan Penunjang
2. Bahan Habis Pakai
3. Biaya Perjalanan
4. Lain-lain
Total Keseluruhan Anggaran

Total Anggaran
Rp. 3.190.000
Rp. 5.540.000
Rp. 2.510.000
Rp. 1.175.000
Rp. 12.415.000

4.2 Jadwal Kegiatan


NO

Jenis Kegiatan

1
2
3
4
5

Studi Literatur
Persiapan Alat dan Bahan
Perancangan dan pelaksanakan Pengerjaan
Pengujian Alat dan Pembetulan Alat
Pembuatan Laporan

Bulan
1

DAFTAR PUSTAKA

Muklasin. 2013 . Rancang Bangun Pengontrol Suhu Otomatis


Menggunakan Peltier Tec ( Thermoelectric Cooler) Berbasis
Arduino, Sensor DHT 11 Dan LCD.Tugas Akhir Universitas Mercu
Buana. Jakarta

Raharjo, Budi . Sulislawati.Budidaya Jamur Tiram (Pleourotus


ostreatus var florida) yang ramah lingkungan (Materi Pelatihan
Agribisnis bagi KMPH) November 2010. Sumatera Selatan
Sibarani, Maribun. 2008 .Implementasi Wireless Sensor Network Untuk
Tingkat Polusi Udara.Skirpsi Universitas Indonesia. Depok

Zainal.Acmad. 2013. http://gudanglinux.com/glossary/raspberry-pi/


09 September 2014 (20:23)

10

Lampiran 2 Justifikasi Anggaran Kegiatan

1. Peralatan Penunjang
No
1.
2.
3.
4.
5.
6.
6.
7.
8
9

Uraian

Justifikasi
Pemakaian
Pembuat elektrik
Pembuat elektrik
Pengetes elektrik
Pembuat elektrik
Pembuat elektik
Alat cetak
Bahan isi Printer
Alat Menamplian
Alat Penghubung

Solder
Tang Cramping
Lan tester
Atractor
HDMI
Printer
Tinta printer
LCD Computer
Kabel
Blackhousing
Mouse Wireless Bahan Elektrik
dan Keyboard
Wireless

Kuanti
tas
1 pcs
1 pcs
1 pcs
2 pcs
1 pcs
1 pcs
4 Botol
1 pcs
20 pcs

Rp. 250.000
Rp. 150.000
Rp. 500.000
Rp. 50.000
Rp. 350.000
Rp. 700.000
Rp. 35.000
Rp. 450.000
Rp. 2.000

Rp. 250.000
Rp.150.000
Rp. 500.000
Rp.100.000
Rp. 350.000
Rp.700.00
Rp. 150.000
Rp. 450.000
Rp. 40.000

1 pcs

Rp. 500.000

Rp.500.000

Harga

Total Harga

Total Rp. 3.190.000


2. Bahan Habis Pakai
No
1.
2

Uraian

Justifikasi
Pemakaian
Pembuat elektrik
Pembuat eletrik

Kuantitas

Harga

Total Harga

2.
3.
4

RaspberryPI B+
Charger
Raspberry
PI
B+
Sensor DHT-11 Pembuat elektrik
Access Point
Pembuat elektrik
Smarphone
Pembuat elektrik

5.
6.
7.
8.

Pembuat elektrik
Bahan elektrik
Bahan elektrik
Bahan elektrik

300 m
1 box
1 pcs
2 pcs

Rp. 90.000
Rp. 330.000
Rp.1.000.00
0
Rp.995.000
Rp. 150.000
Rp. 600.000
Rp. 350.000

Bahan Plastik

1 pcs

Rp. 200.000 Rp. 200.000

Bahan Elektrik

2 pcs

Rp.100.000 Rp. 200.000


Total Rp. 5.540.000

Kabel UTP
Konektor RJ-45
LCD Raspberry
Micro Sdcard 32
GB
9. Casing
Raspberry PI B+
10. Springkle

1 pcs
1 pcs

Rp. 700.000 Rp.750.000


Rp. 75.000 Rp. 75.000

6 pcs
1 pcs
1 pcs

Rp. 540.000
Rp. 330.000
Rp.1.000.000
Rp.995.000
Rp. 150.000
Rp.600.000
Rp. 700.000

3. Biaya Perjalanan
No

Uraian
Sewa mobil
perjalanan
surabaya-malang
Transport rumah
ke tempat
Kumbung Jamur

1.

2.

Justifikasi
Pemakaian
Angkut belanja
bahan dan
peralatan.
Bensin 1 orang x
3 hari/minggu x
Rp.20.000

Kuantitas

Harga

Total Harga

1 mobil

Rp. 350.000

Rp. 350.000

3 orang

Rp. 720.000

Rp.2.160.000

Total Rp. 2.510.000


4. lain-lain
No
1.

Uraian

Justifikasi
Pemakaian

Kuantitas

Harga
Satuan

Total Harga

Pengadaan
Proposal dan
laporan

Rp.50.000 / 3 eks

3
eksemplar

Rp. 50.000

Rp. 150.000

Biaya
Komunikasi

Rp.175.000/orang
selama kegiatan
(4 bulan)

3 orang

Rp. 175.000

Rp.525.000

4
eksemplar

Rp. 50.000

Rp. 400.000

1 set

Rp. 100.000

Rp.100.000

2.

3.
Foto copy +
scan kwitansi
4.
Alat tulis dan
buku

Penggandaan
proposal dan
laporan, dan scan
kwitansi belanja
bahan
Alat tulis terdiri
atas: pensil, pena,
buku tulis, buku
referensi,
penghapus, dan
penggaris

Total Rp. 1.175.000


5. Total Anggaran Keseluruhan
No
Jenis Anggaran
1. Peralatan Penunjang
2. Bahan Habis Pakai
3. Biaya Perjalanan
4. Lain-lain
Total Keseluruhan Anggaran

Total Anggaran
Rp. 3.190.000
Rp. 5.540.000
Rp. 2.510.000
Rp. 1.175.000
Rp. 12.415.000

LAMPIRAN 3 Susunan Organisasi Tim Pelaksana Dan Pembagian Tugas

No
1.

2.

3.

Nama/NIM

Program Studi

Bidang
Ilmu

Salim
Abdul Diploma 3 Teknik
Rahman Sadi / telekomunikasi
Elektronik
9113120006
Rosdian
Dwi
Andraini/
9113120011
Novan
Dendri
Aminnudin/
9113130004

Diploma 3 Teknik
telekomunikasi
Elektronik
Diploma 3 Teknik
telekomunikasi
Elektronik

Alokasi
Waktu
(jam/minggu)

Uraian
Tugas

15

Sebagai
Project
Leader
/
elektronik
Analisis data
dan program

15

Pembuat
laporan

15

Lampiran 6 Gambaran Teknologi yang Akan Diperkembangkan


Gambaran pengembangan alat ini adalah, ketika suhu tidak sesuai pada kumbung
jamur maka alat ini akan mengirim notifikasi email dan pesan singkat (SMS) pada
smartphone pemilik pengguna. Dan perkembangan lainnya yaitu, alat ini bisa memakain
sensor lebih dari 3 sensor untuk mencangkup kumbung jamur pada jarak jauh.
Berikut Sistem Rancangan Perkembangan Alat:
Kumbung Jamur

Sprinkle

Raspberry PI

SMS Gateway

LCD Monitor

Sensor Suhu dan


Kelembaban

Internet

Smartphone

Lampiran 7 Denah Lokasi Mitra