Anda di halaman 1dari 3

Nama : Erin Purnamasari

NIM : F02112036
Michael Faraday
Sang Penemu Dinamo Listrik

Sejarah awal ditemukannya listrik adalah oleh seorang cendikiawan Yunani yang bernama
Thales, yang mengemukakan fenomena batu ambar yang bila digosok gosokkan akan dapat
menarik bulu sebagai fenomena listrik. Kemudian setelah bertahun tahun semenjak ide
Thales dikemukakan, baru kemudian muncul lagi pendapat pendapat serta teori -teori baru
mengenai listrik seperti yang diteliti dan dikemukakan oleh William Gilbert, Joseph priestley,
Charles De Coulomb, AmpereMichael Farraday, Oersted, dll.
Sejarah Listrik
Dalam hal kelistrikan, memang banyak tokoh yang telah berpartisipasi. Sebut saja de
Coulomb, Alesandro Volta, Hans C. Cersted, dan Andre Marie Ampere. Mereka ini dianggap
jago-jago terbaik di bidang listrik. Namun, dari semua itu, orang tak boleh melupakan satu
nama yang sangat berjasa dan dikenal sebagai perintis dalam meneliti tentang listrik dan
magnet. Dialah Michael Faraday, seorang ilmuwan asal Inggris.
Michael Faraday lahir pada tanggal 22 September 1791 di Newington Butts, Inggris. Orang
tuanya tergolong keluarga miskin. Ayahnya hanya seorang tukang besi yang harus memberi
makan sepuluh anaknya. Tak heran jika ayahnya tak mampu membiayai sekolah anakanaknya tak terkecuali dengan Faraday. Untuk membantu ekonomi keluarga, pada usia 14
tahun Faraday bekerja sebagai penjilid buku sekaligus penjual buku dan kesempatan inilah
yang digunakannya banyak baca buku seperti orang kesetanan. Di sela-sela pekerjaannya ia
manfaatkan untuk membaca berbagai jenis buku, terutama ilmu pengetahuan alam, fisika, dan
kimia.
Ketika umurnya menginjak 20 tahun, dia mengikuti ceramah-ceramah yang diberikan oleh
ilmuwan Inggris kenamaan. Salah satunya adalah Sir Humphry Davy, seorang ahli kimia
yang juga kepala laboratorium Royal Institution. Selama mengikuti ceramah, Faraday
terpesona dan ternganga-nganga. Ditulisnya surat kepada Davy dan pendek ceritera untung
baik diterima sebagai asistennya. Hanya dalam tempo beberapa tahun, Faraday sudah bisa
membikin penemuan-penemuan baru atas hasil kreasinya sendiri. Meski dia tidak punya latar
belakang yang memadai di bidang matematika, selaku ahli ilmu alam dia tak terlawankan.
Faraday membuat catatan dengan teliti dan menyalinnya kembali dengan rapi apa yang
didengarnya. Kemudian, berkas catatan itu ia kirimkan kepada Humphry Davy disertai
lamaran kerja. Ternyata sang dosen tertarik dan mengangkat Faraday sebagai asistennya di
Laboratorium Universitas terkenal di London. Saat itu dia berusia 21 tahun.

Di bawah bimbingan Davy, Faraday menunjukkan kemajuan pesat. Awalnya, ia hanya bekerja
sebagai seorang pencuci botol. Tetapi, berkat kegigihannya dalam belajar, hanya dalam waktu
relatif singkat, ia dapat membuat penemuan-penemuan baru atas hasil kreasinya sendiri, yaitu
menemukan dua senyawa klorokarbon dan berhasil mencairkan gas klorin dan beberapa gas
lainnya. Berkat kepandainnya pula, Faraday dapat berhubungan dengan para ahli ternama,
seperti Andre Marie Ampere. Di samping itu, ia juga mendapat kesempatan berkeliling Eropa
bersama Davy. Pada kesempatan itu, Faraday mulai membangun pengetahuannya yang
praktis dan teoretis.
Davy memiliki pengaruh besar dalam pemikiran Faraday dan telah mengantarkan Faraday
pada penemuan-penemuannya. Penemuan Faraday pertama yang penting di bidang listrik
terjadi tahun 1821. Dua tahun sebelumnya Oersted telah menemukan bahwa jarum magnet
kompas biasa dapat beringsut jika arus listrik dialirkan dalam kawat yang tidak berjauhan.
Dari temuan ini, Faraday berkesimpulan, jika magnet diketatkan, yang bergerak justru
kawatnya. Bekerja atas dasar dugaan ini, dia berhasil membuat suatu skema yang jelas di
mana kawat akan terus-menerus berputar berdekatan dengan magnet sepanjang arus listrik
dialirkan ke kawat.
Sesungguhnya, dalam hal ini Faraday sudah menemukan motor listrik pertama, suatu skema
pertama penggunaan arus listrik untuk membuat sesuatu benda bergerak. Betapa pun
primitifnya, penemuan Faraday ini merupakan nenek moyang dari semua motor listrik yang
digunakan dunia sekarang ini. Sejak penemuannya yang pertama pada tahun 1821, Michael
Faraday si ilmuwan autodidak ini namanya mulai terkenal. Hasil penemuannya dianggap
sebagai pembuka jalan dalam bidang kelistrikan.
Ini merupakan pembuka jalan yang luar biasa. Tetapi, faedah kegunaan praktisnya terbatas,
sepanjang tidak ada metode untuk menggerakkan arus listrik selain dari baterei kimiawi
sederhana pada saat itu. Faraday yakin, mesti ada suatu cara penggunaan magnit untuk
menggerakkan listrik, dan dia terus-menerus mencari jalan bagaimana menemukan metode
itu. Kini, magnit yang tak berpindah-pindah tidak mempengaruhi arus listrik yang berdekatan
dengan kawat. Tetapi di tahun 1831, Faraday menemukan bahwa bilamana magnet dilalui
lewat sepotong kawat, arus akan mengalir di kawat sedangkan magnet bergerak. Keadaan ini
disebut pengaruh elektro magnetik, dan penemuan ini disebut Hukum Faraday dan pada
umumnya dianggap penemuan Faraday yang terpenting dan terbesar.
Ini merupakan penemuan yang monumental, dengan dua alasan. Pertama, Hukum Faraday
mempunyai arti penting yang mendasar dalam hubungan dengan pengertian teoritis kita
tentang elektro magnetik. Kedua, elektro magnetik dapat digunakan untuk menggerakkan
secara terus-menerus arus aliran listrik seperti diperagakan sendiri oleh Faraday lewat
pembuatan dinamo listrik pertama. Meski generator tenaga pembangkit listrik kita untuk
mensuplai kota dan pabrik dewasa ini jauh lebih sempurna ketimbang apa yang diperbuat
Faraday, tetapi kesemuanya berdasar pada prinsip serupa dengan pengaruh elektro magnetik.
Faraday juga memberi sumbangan di bidang kimia. Dia membuat rencana mengubah gas jadi
cairan, dia menemukan pelbagai jenis kimiawi termasuk benzene. Karya lebih penting lagi
adalah usahanya di bidang elektro kimia (penyelidikan tentang akibat kimia terhadap arus
listrik). Penyelidikan Faraday dengan ketelitian tinggi menghasilkan dua hukum

elektrolysis yang penyebutannya dirangkaikan dengan namanya yang merupakan dasar dari
elektro kimia. Dia juga mempopulerkan banyak sekali istilah yang digunakan dalam bidang
itu seperti: anode, cathode, electrode dan ion.
Faraday jua yang memperkenalkan ke dunia fisika gagasan penting tentang garis magnetik
dan garis kekuatan listrik. Dengan penekanan bahwa bukan magnet sendiri melainkan medan
diantaranya, dia menolong mempersiapkan jalan untuk pelbagai macam kemajuan di bidang
fisika modern, termasuk pernyataan Maxwell tentang persamaan antara dua ekspresi lewat
tanda (=) seperti 2x + 5 = 10. Faraday juga menemukan, jika perpaduan dua cahaya
dilewatkan melalui bidang magnit, perpaduannya akan mengalami perubahan. Penemuan ini
punya makna penting khusus, karena ini merupakan petunjuk pertama bahwa ada hubungan
antara cahaya dengan magnet.
Dalam percobaan-percobaan yang dilakukannya pada tahun 1831, ia menemukan bahwa bila
magnet dilalui sepotong kawat, arus akan mengalir di kawat, sedangkan magnet bergerak.
Keadaan ini disebut pengaruh elektromagnetik dan penemuan ini disebut Hukum
Faraday. Penemuan ini dianggap sebagai penemuan monumental dengan dua alasan.
Pertama, Hukum Faraday mempunyai arti penting yang mendasar dalam hubungan dengan
pengertian teoritis kita tentang elektro magnetik. Kedua, elektro magnetik dapat digunakan
untuk menggerakkan secara terus-menerus arus aliran listrik seperti diperagakan sendiri oleh
Faraday lewat pembuatan dinamo listrik pertama. Meski generator tenaga pembangkit listrik
kita untuk mensuplai kota dan pabrik dewasa ini jauh lebih sempurna ketimbang apa yang
diperbuat Faraday, tetapi kesemuanya berdasar pada prinsip serupa dengan pengaruh elektro
magnetik.
Dengan berbagai temuannya, tak berlebihan jika Faraday termasuk salah satu tokoh yang
telah memberi sumbangan terbesar pada umat manusia. Ia seorang yang sederhana, seorang
penemu yang mulai belajar secara autodidak. Kesederhanaannya ia tunjukkan ketika dia
menolak diberi gelar kebangsawanan dan juga menolak jadi ketua British Royal Society.
Karena masalah kesehatan, Michael Faraday berhenti meneliti. Tetapi, ia meneruskan
pekerjaannya sebagai dosen sampai 1861. Ia meninggal dunia pada tanggal 25 Agustus 1867
dan dimakamkan di dekat kota London, Inggris
Sumber:
Sociality.2011. Michael Faraday Sang Penemu Dinamo Listrik.(online). (http://
Michael Faraday Sang Penemu Dinamo Listrik .social1sty.html.diakses tanggal 17
Desember 2012)
Yagami, Wink.2011. penemu-dinamo-michael-faraday.(online).( penemu-dinamomichael-faraday.html.diakses tanggal 17 Desember 2012)