Anda di halaman 1dari 3

Pertanyaan dan jawaban diskusi Komunikasi Umum

Kelompok Pengantar Komunikasi (1)


1.

Mana yang lebih efektif antara komunikasi verbal dengan komunikasi nonverbal?
Jawab:
Komunikasi verbal maupun komunikasi nonverbal merupakan komunikasi yang keduanya
sama efektif apabila digunakan pada konteks yang sesuai. Contohnya dalam konteks seseorang
sedang kesal akan lebih cenderung menggunakan komunikasi nonverbal, dimana ia
menampakkan kekesalan dari raut wajahnya. Lain halnya ketika rapat, apabila waktu sudah
habis namun rapat masih berjalan seseorang akan cenderung menggunakan komunikasi verbal
dengan mengingatkan atau menegur pimpinan rapat.

2.

Bagaimana cara komunikasi yang efektif?


JAWAB :
Komunikasi akan efektif apabila :
1. Komunikator menggunakan bahasa yang mudah untuk dipahami oleh komunikan
2. Komunikator harus mengenali siapa yang akan menerima pesan yang akan disampaikan.
3. Komunikator harus mampu mengendalikan emosinya.
4. Pesan yang disampaikan harus jelas
5. Gunakan Umpan balik

3.

Faktor-faktor apa yang menyebabkan pendidikan yang tinggi tidak menjamin kompetensi
komunikasi? Dan gangguan komunikasi seperti apa yang menyebabkan pendidikan yang tinggi
tidak menjamin kompetensi komunikasi seseorang?
JAWAB :
Kesimpulan :
Terkadang pendidikan yang tinggi tidak menjamin kompetensi komunikasi seseorang itu
biasanya disebabkan oleh kominikator yang dalam penyampaian pesannya banyak memakai
jargon bahasa asing sehingga sulit dimengerti oleh komunikan yang pendidikannya lebih
rendah dari komunikator.
Gangguan/rintangan yang biasanya menyebabkan seorang berpendidikan tinggi tidak menjamin
komunikasinya adalah rintangan psikologis dimana komunikator tidak dapat mengendalikan
emosinya. Contohnya saja Bapak Habibi yang kita tahu bahwa beliau adalah seorang yang
cukup cerdas dalam bidang pembuatan pesawat, namun ketika beliau menyampaikan pidato
beliau tidak dapat menyampaikan isi pidatonya dengan baik sebab terlalu banyak hal yang
ingin beliau katakan sehingga apa yang ingin beliau katakan berlomba-lomba keluar dari
pikirannya.

Kelompok Intrapersonal (2)


1. bagus tidak sifat austistik?
jawab:
tidak baik, karena sifat menghayal itu terkadang bisa membuat depresi karena tidak sesuai apa
yang kita khayalkan. boleh bermimpi, mencatat mimpi dan kemudian melaksanakannya.
2.apa yang dimaksud dengan lambang verbal, realitas eksternal dan internal?
jawab:
lambang verbal berupa representasi objek atau pertistiwa, artinya mewakili atau menggantikan
objek/ peristiwa dalam benak anda. realita ekternal adalah berpikir dalam mengambil keputusan
berdasarkan pengaruh dari luar atau orang lain. internal berdasarkan persepsi diri kita sendiri.

3.contoh pengenalan dalam kehidupan sehari-hari?


jawab:
misalkan tina pernah berkenalan dengan dewi dan kakaknya susi, setelah itu mereka lama tak
jumpa,hingga suatu saat tina bertemu dengan dewi dan temannya. tina pada saat itu ingat dengan
wajah dewi tetapi lupa siapa namanya, lalu bertanya dewi bilang, "hayo ini dewi atau kak susi ?"
maka tina akan menjawab bahwa itu dewi adiknya susi.
Kelompok Komunikasi Interpersonal (3)
1. Mengapa komunikasi interpersonal tidak dapat diubah atau diulang?
jawab:
karena komunikasi interpersonal hanya dilakukan oleh manusia secara langsung, dimana
komunikator memiliki pesan yang hendak disampaikan berdasarkan tujuan dan maksud pribadi
sesuai konsep dirinya. Karena itu pihak lain tidak dapat merubahnya. Adapun orang lain hanya
sebatas memberi masukan. Selain itu komunikasi interpersonal berlangsung dalam 1 kali proses
komunikasi dalam penyampaian 1macam pesan, jika komunikasi tidak dapat menerjemah pesan,
berarti terjadi kegagalan komunikasi dan komunikator perlu menggunakan cara lain dalam
menyampaikan pesan.
2. bagaimana kah cara melakukan komunikasi interpersonal dengan orang yang mengalami
gangguan jiwa?
jawab:
dalam komunikasi interpersonal perlu adanya hubungan interpersonal. faktor-faktor dalam
hubungan interpersonal meliputi : percaya, saling mendukung , dan saling terbuka. Terhadap orang
yang memiliki gangguan jiwa, dalam berkomunikasi kita harus memupuk rasa percaya terlebih
dahulu sehingga terciptanya rasa nyaman antara keduanya. Selanjutnya kita harus mendukung
orang gangguan jiwa tersebut, kita harus mengikuti arusnya. sehingga dia mau untuk berkomunikasi
dengan kita. Lalu dengan adanya rasa percaya dan saling mendukung maka dsini bisa terjalin
komunikasi interpersonal dengan baik.
pertanyaan 3: Apa maksudnya analisis transaksional sebagai pendekatan psychoterapy pada model
permainan?
jawab :
tujuan analisis transaksional adalah mengubah arah hidup seseorang menjadi lebih baik dan
membuat seseorang klien menjadi dapat membuat keputusan sendiri. contohnya: seorang gadis
trauma pada laki-laki karena pemerkosaan ketika di jalan. Kita mengajaknya untuk terapi secara
permainan dengan menggunakan foto-foto keluarganya. Agar tidak ketakutan dan cemas ketika
bertemu ayah atau saudara laki-lakinya. dan menekankan pada klien secara halus bahwa tidak
semua laki-laki memiliki tindakan buruk.
Kelompok Komunikasi Massa ( 4)
1. Apa yang dimaksud efek sosial komunikasi massa, perubahan interaksi sosial dengan
kehadiran media massa ?
Jawab :
Maksudnya adalah, dengan adanya media massa maka informasi yang akan disampaikan dalam
komunikasi itu dapat tersalurkan atau tersampaikan dengan lebih cepat, mudah, dan efektif.
Pada zaman dahulu ada keterbatasan media massa sehingga informasi lambat menyebar dan
lambat diketahui orang banyak.
Sebagai contoh, pada era 1940-an media massa masih sangat terbatas sehingga kemerdekaan
Indonesia yang telah diproklamirkan pada bulan Agustus 1945 baru diketahui negara lain

beberapa bulan sesudahnya. Sedangkan sekarang, media massa semakin berkembang dan
semakin maju, seseorang yang berada di Indonesia bisa dengan mudahnya mengetahui
informasi dari negara lain.
2. Jelaskan fungsi komunikasi massa bagian 4 terakhir !
Jawab:
Mendorong kohesi sosial
Kohesi yang dimaksud disini adalah penyatuan. Artinya,media massa mendorong
masyarakat untuk bersatu. Contohnya: dalam penentuan Idul Fitri 1431 H yang lalu, terdapat
beragam pendapat dari masing-masing kelompok muslim di Indonesia yang membuat
masyarakat bingung akan hal tersebut. Dengan adanya media massa hasil kesepakatan
pemerintah dengan organisasi Islam di Indonesia tentang Idul Fitri dapat disebar luaskan ke
seluruh daerah sehingga terdapat kesatuan pendapat tentang Hari Raya Idul Fitri.
Pengawasan
Maksudnya media massa berfungsi untuk mengontrol penyebaran informasi mengenai kejadian
yang ada di sekitar kita dan berfungsi sebagai peringatan akan hal tertentu. Contohnya
memberikan informasi sekaligus peringatan akan status Gunung Merapi kepada masyarakat
yang tinggal di sekitar daerah tersebut.
Korelasi
Fungsi korelasi yang dimaksud adalah fungsi yang menghubungkan bagian-bagian dari
masyarakat agar sesuai dengan lingkungannya.
Pewarisan Sosial
Maksudnya media massa berfungsi sebagai pendidik, baik yang menyangkut pendidikan
formal maupun informal. Contohnya mencoba meneruskan dan mewariskan suatu ilmu
pengetahuan,nilai,norma,pranata,dan etika dari satu generasi ke generasi selanjutnya.

Anda mungkin juga menyukai