Anda di halaman 1dari 2

KOMPLIKASI EDEMA

Secara umum edema dapat menyebabkan beberapa komplikasi

atau

dampak negatif seperti nyeri, kesulitan berjalan, kekakuan, peningkatan pada kulit,
dan penurunan aliran darah. Di samping itu, edema juga dapat meningkatkan risiko
infeksi pada bagian tubuh yang mengalami pembengkakan, meningkatkan risiko
terjadinya ulserasi, serta dapat pula menurunkan elastisitas pembuluh darah, sendi,
dan otot. Pada edema juga dapat timbul jaringan parut.
`

Seperti yang kita ketahui, edema dapat terjadi karena beberapa hal, salah

satunya adalah penurunan tekanan onkotik plasma seperti yang terjadi pada
Sindroma Nefrotik. Adapaun komplikas-komplikasi yang mungkin dapat terjadi pada
pasien Sindroma Nefrotik adalah sebagai berikut :

Gangguan keseimbangan nitrogen


Pada penderita Sindroma Nefrotik biasanya terjadi proteinuria masif yang
akan mengganggu keseimbangan nitrogen. Penurunan massa otot juga

sering terjadi tetapi tertutup oleh udem anasarka.


Hiperlipidemia dan LIpiduria
Dapat disebabkan karena meningkatnya sintesis lipid dan penurunan
katabolisme, sebagaimana kita tahu pasien dengan Sindroma Nefrotik

biasanya kolesterolnya akan meningkat akibat peningkatan LDL.


Hiperkoagulasi
Terjadi peningkatan koaglasi intervaskuler sehingga dapat menyebabkan
tromboemboli.

Gangguan

koagulasi

ini

timbul

sebagai

akibat

dari

peningkatan sintesis protein dan banyaknya jumlah protein yang dikeluarkan


(hilang)

melalui

hiperkoagulasi

ini

urin.
bisa

Mekanisme
akibat

terjadinya

peningkatan

tromboemboli

fibrinogen,

akibat

hiperagregasi

trombosit, atau penurunan fibrinolisis.


Infeksi
Infeksi dapat terjadi akibat defek imunitas humoral, seluler, dan komplemen.
Gangguan fungsi ginjal
Gangguan fungsi ginjal terjadi akibat adanya kompresi pada tubulus ginjal
yang disebabkan oleh udem intrarenal akibat penurunan volume plasma
dan/atau sepsis sehingga mengakibatkan nekrosis tubuler akut.

Protein kalori malnutrisi


Dapat terjadi terutama apabila disertai proteinuria yang masif, asupan oral
yang sedikit, serta katabolisme yang meningkat.

Efek toksik obat


Banyaknya protein yang dikeluarkan bersama urin (proteinuria) dapat
menybabkan hipoalbuminemia yang berakibat pada peningkatan obat bebas

pada plasma sehingga dapat menimbulkan efek toksik.


Hipertensi
Terjadi akibat retensi natrium.
Gangguan metabolisme kalsium