Anda di halaman 1dari 6

ELEMEN RENCANA KOMUNIKASI TERAPEUTIK

A. Tahap Perkenalan, Tahap Kerja, dan Tahap Terminasi Sementara


1. Kondisi Pasien
a) Deskripsi pasien
Pasien bernama Ny.Nohamidah dengan jenis kelamin perempuan,
berumur 19 tahun, agama Islam, dan status sebagai mahasiswa.
b) Diagnosa pasien
Pasien mengalami gangguan keseimbangan cairan/output berlebihan
akibat diare.
c) Tujuan
Setelah dilakukan tindakan keperawatan, gangguan keseimbangan
cairan yang terjadi pada pasien dapat teratasi dan pasien tidak
mengalami dehidrasi.
d) Rencana keperawatan
Memberikan cairan melalui infus.
2. Rencana komunikasi
a. Tahap perkenalan
- Mengucap salam
Assalamualaikum ibu..(Disertai dengan mengulurkan tangan untuk
-

berjabat tangan dengan pasien)


Memperkenalkan diri perawat
Ibu, perkenalkan nama saya Fitriatul Jannah dari Poltekkes Banjarmasin
jurusan Keperawatan. Nama panggilan saya Fitri.
Menanyakan pasien
Nama ibu siapa?
Saya boleh panggil ibu dengan panggilan ibu siapa ya?

Menghadapi kontrak
Ibu Midah, saya adalah perawat yang ditugaskan diruangan ibu, untuk
merawat ibu Midah selama selama 3 hari. Dimulai dari pagi ini jam 07.00

s.d 14.00 Wita.


Memulai percakan awal
Apa masalah yang ibu Midah alami sampai ibu harus datang kesini?
Menyepakati masalah klien
Dari percakapan kita tadi, tampaknya ibu kekurangan cairan dalam tubuh
ibu akibat dari seringnya ibu BAB dalam sehari.

Mengakhiri perkenalan
Jadi, dari masalah yang ibu rasakan, saya ditugaskan untuk memberikan

cairan melalui infus kepada ibu.


b. Tahap kerja
Ibu, sesuai dengan percakapan kita tadi, saya akan memberikan cairan infus
di sekitar pergelangan tangan ibu. Mohon kerjasamanya ya bu.,
Permisi ya bu...
Sedikit sakit bu.
Ya sudah.
c. Tahap terminasi sementara
- Evaluasi subjektif
Ibu, setelah dipasang infus tadi, apa yang ibu rasakan?
- Evaluasi objektif
Tapi, ibu sudah bagus melakukannya.
- Rencana tindak lanjut
Apa yang ingin ibu lakukan selanjutnya?
- Kontrak yang akan datang
Ibu, kita akan bertemu lagi besok pagi, bagaimana kalau kita
membicarakan tentang diare/sering BAB?
Sebaiknya sekarang ibu istirahat. Assalamualaikum.

B. Tahap Perkenalan, Tahap Kerja, dan Tahap Terminasi Akhir


1. Kondisi Pasien
1) Deskripsi pasien
Pasien bernama Ny.Nohamidah dengan jenis kelamin perempuan,
berumur 19 tahun, agama Islam, dan status sebagai mahasiswa.
2) Diagnosa pasien
Pasien menderita hipertensi
3) Tujuan
Pasien mengetahui cara pencegahan dan pengobatan hipertensi
4) Rencana keperawatan
Memberikan penyuluhan tentang cara pencegahan dan pengobatan
hipertensi.
2. Rencana komunikasi
a. Tahap perkenalan
- Mengucap salam
Assalamualaikum ibu..(Disertai dengan mengulurkan tangan untuk
-

berjabat tangan dengan pasien)


Memperkenalkan diri perawat

Ibu, perkenalkan nama saya Fitriatul Jannah dari Poltekkes Banjarmasin


-

jurusan Keperawatan. Nama panggilan saya Fitri.


Menanyakan pasien
Nama ibu siapa?
Saya boleh panggil ibu dengan panggilan ibu siapa ya?
Memulai percakapan awal
Apa yang ibu rasakan jadi harus datang ke puskemas ini?
Selain itu, apa ibu juga sering merasa sakit kepala, mudah lelah, susah
tidur, dan telinga berdenging?
Mengakhiri percakapan
Ok, dari masalah yang ibu rasakan tadi. Saya akan memberikan
penjelasan tentang cara pencegahan dan pengobatan tekanan darah tinggi.

Bagaimana, apakah ibu sudah siap untuk mendengarkannya?


b. Tahap kerja
Baiklah, cara pencegahannya itu bu bisa dengan kurangi konsumsi garam
berlebih seperti ikan asin, batasi makan yang berkolesterol tinggi, dan
olahraga teratur dan kurangi sterss. Sampai disini, apakah ibu mengerti?
Ok, selanjutnya adalah cara pengobatan. Cara pengobatannya itu bu, bisa
dengan cara medis atau menurut resep dokter dan cara tradisional. Cara medis
itu yaitu dengan minum obat anti tekanan darah tinggi sesuai dengan resep
dokter. Sedangkan cara tradisional seperti dengan makan buah timun baik
secara langsung ataupun diparut/diperas airnya minum setiap pagi dan sore
dan juga bisa dengan 10 lembar daun salam direbus dalam 2 gelas air sampai
menjadi 1 gelas diminum pagi dan sore.
Nah, dari semua yang sudah saya jelaskan tadi, apakah ada yang kurang
jelas bu?
c. Tahap terminasi akhir
- Evaluasi subjektif
Bagaimana perasaan ibu midah, setelah kita membicarakan tentang cara
-

pencegahan dan pengobatan tekanan darah tinggi tadi?


Evaluasi objektif
Coba ibu sebutkan kembali tentang cara-cara pencegahan dan pengobatan
tekanan darah tinggi yang ibu dengar tadi.
Dimulai dari cara pencegahannya. Apa-apa saja bu?
Kemudian cara pengobatannya, bisa dengan apa-apa saja tadi bu?
- Tindak lanjut
Apa yang ibu rencanakan nanti setelah di rumah?
- Eksplorasi perasaan

Oh ya bu, 2 hari lagi saya sudah tidak ditugaskan di puskemas ini lagi.
Bagaiman perasaan ibu?
Terima kasih ibu sudah mau datang ke sini. Selamat siang.

C. Tahap Orientasi, Tahap Kerja, dan Tahap Terminasi Sementara


1. Kondisi Pasien
- Deskripsi pasien
Pasien bernama Ny.Yani dengan jenis kelamin perempuan, berumur 18
tahun, agama Islam, dan status mahasiswa.
Diagnosa pasien
Pasien mengalami demam
- Tujuan
Untuk memperoleh data subjektif dan data objektif
- Rencana keperawatan
Melaksanakan obsevasi dan monitoring keadaan pasien
2. Rencana komunikasi
a. Tahap Orientasi
- Memberi salam
Assalamualaikum Yani.
- Memvalidasi keadaan pasien
Bagaimana perasaan Yani hari ini?
- Mengingat kontrak
Baiklah Yani, sesuai janji kita yang lalu bahwa setiap 2 jam, saya akan
-

melakukan pengukuran suhu tubuh dan denyut nadi ibu.


b. Tahap kerja
Baiklah Yani, sekarang saya akan mengukur suhu tubuh Yani di ketiak
sebelah kiri
Maaf ya.
Dijepit ya.
Ok, sambil menunggu themometernya naik saya akan menghitung denyut
nadi Yani selama 1 menit.
Sini Yan, tangan Yani yang sebelah kanan.
Ya sudah, denyut nadi Yani selama 1 menit(sebutkan)
Ok, sekarang saya ambil ya thermometernya, maaf ya.
Suhu tubuh yani.(sebutkan)
c. Terminasi sementara
- Evaluasi subjektif
Bagaiman perasaan Yani setelah dilakukan pengukuran suhu tubuh dan
-

denyut nadi tadi?


Evaluasi objektif

Saya lihat suhu tubuh Yani sudah menurun sekitar 2 dari yang
-

sebelumnya 39 dan juga denyut nadi Yani sudah normal.


Rencana tindak lanjut
Apa yang akan dilakukan Yani selanjutnya?
Kontrak yang akan datang
Baiklah yani, kita akan bertemu 2 jam lagi untuk mengukur suhu tubuh
dan denyut nadi Yani lagi. Sebaiknya Yani sekarang istirahat.
Assalamualaikum.

D. Tahap Orientasi, Tahap Kerja, dan Tahap Terminasi Akhir


1. Kondisi Pasien
- Deskripsi pasien
Pasien bernama Ny.Lina dengan jenis kelamin perempuan, berumur 22
-

tahun, agama Islam, dan pekerjaan seorang guru.


Diagnosa pasien
Pasien mengalami gangguan dalam eliminasi fekal yaitu susah BAB atau

konstipasi
Tujuan
Gangguan eliminasi fekal yaitu konstipasi yang dialami pasien dapat

teratasi.
Rencana keperawatan
Memberikan penjelasan tentang cara mengatasi konstipasi
3. Rencana komunikasi
a. Tahap Orientasi
- Memberi salam
Assalamualaikum ibu Lina.
- Memvalidasi keadaan pasien
Bagaimana perasaan ibu Lina hari ini?
- Mengingat kontrak
Baiklah Ibu, sesuai janji kita yang lalu kita akan bertemu jam 08.00 ini
-

untuk membicarakan tentang bagaimana cara mengatasi konstipasi atau


susah BAB.
b. Tahap kerja
Ok, sekarang saya akan memberikan penjelasan tentang cara mengatasi
susah BAB atau konstipasi. Caranya yaitu dapat berupa tingkatkan asupan
serat, olahraga setiap hari, jangan menahan BAB. Apakah ada yang kurang
jelas bu?
c. Tahap terminasi akhir
- Evaluasi subjektif

Bagaimana perasaan ibu lina, setelah kita membicarakan tentang cara


-

mengatasi susah BAB tadi?


Evaluasi objektif
Coba sebutkan kembali tentang cara-cara mengatasi susah BAB yang ibu
dengar tadi.
Tindak lanjut
Apa yang ibu lakukan jika mengalami susah BAB?
Eksplorasi perasaan
Ibu, mulai besok saya sudah tidak ke ruangan ibu lagi, karena saya pindah
ruangan. Bagaimana perasaan ibu?
Tapi, sedihnya tidak berkepanjangankan?
Alhamdulillah, ya sudah bu, sebaiknya sekarang ibu istirahat dulu.
Assalamualaikum.