Anda di halaman 1dari 2

STRIKTURA URETRA

Definisi
Striktura uretra adalah penyempinan lumen uretra karena fibrosis pada dindingnya.
Pada tingkat yang lebih parah akan terjadi fibrosis pada pars spongiosum.
Etiologi
Striktur uretra dapat disebabkan oleh infeksi, trauma uretra, dan kelainan congenital.
Infeksi yang paling sering menyebabkan striktur uretra adalah infeksi kuman genokokus yang
menginfeksi uretra beberapa tahun sebelumnya. Keadaan seperti ini sekarang jarang ditemui
karena banyak pemakaian antibiotika untuk memberantas uretritis.
Trauma yang menyebabkan striktur adalah trauma tumpul pada selangkangan
(straddle injury), fraktur pelvic, dan instrumentasi atau tindakan transuretra yang kurang hatihati.
Patofisiologi
Proses radang akibat trauma atau infeksi pada uretra akan menyebabkan terbentuknya
jaringan sikatrik pada uretra. Jaringan sikatrik pada lumen uretra menimbulkan hambatan
aliran urin hingga retensi urine. Aliran urin yang terhambat mencari jalan keluar ditempat lain
(disebelah proksimal striktura) dan akhirnya menumpul di rongga periuretra. Jika terinfeksi
menimbulkan abses periuretra yang kemudian pecah menimbulkan fistula uretrokutan. Pada
keadaan tertentu dijumpai banyak sekali fistula sehingga disebut sebagi fistula seruling.
Derajat Penyempitan Uretra
Sesuai dengan penyempitan lumennya, striktura dibagi menjadi 3 tingkatan, yaitu :
1.

ringan: jika oklusi yang terjadi kurang dari 1/3 diameter lumen uretra.

2.

sedang: jika terdapat oklusi 1/3 sampai dengan diameter lumen.

3.

berat: jika rtetrdapat oklusi lebih besar dari diameter uretra.

Pada penyempitan derajat berat kadang teraba jaringan keras di korpus spongiosum yang
dikenal sebagai spongiofibrosis.

Diagnosa

Uretthrocystogrfi Bipoler untuk melihat :


Lokasi striktur ( proksimal/distal ): untuk tindakan operasi
Besar kecilnya striktur
Panjang striktur
Jenis striktur
Melakukan Kateterisasi dengan ukuran 18F - 6F bila gagal kemungkinan :
Retenssio urin total
Massa tumor