Anda di halaman 1dari 11

SATUAN ACARA PENYULUHAN

PERSONAL HYGIENE (HEAD TO TOE) DI RUANG FLAMBOYAN


RS JIWA MENUR SURABAYA

Oleh :
Dian Rizky Anggraini

(1440012)

Elisabeth E. Venesa

(1440013)

Fransinta M.P. Sebastiano (1440018)


Helena T. Ganung

(1440021)

Helena Beto Sogen

(1440022)

PROGRAM PROFESI NERS


SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN
RTHA BODHI ISWARA
SURABAYA
2015

LEMBAR PENGESAHAN
PERSONAL HYGIENE (HEAD TO TOE) DI RUANG FLAMBOYAN
RS JIWA MENUR SURABAYA

OLEH:
DIAN RIZKI ANGGRAINI
ELISABETH E. VENESA
FRANSINTA M.P. SEBASTIANO
HELENA T. GANUNG
HELENA BETO SOGEN

Surabaya, 19 September 2014

Mengetahui,

PEMBIMBING AKADEMIK

(.........................................)

PEMBIMBING KLINIK

(.........................................)

SATUAN ACARA PENYULUHAN


Topik

: Mencuci Tangan

Sasaran

: Pasien

Tempat: Panti Lestari


Waktu

: 30 menit

A. Tujuan Instruksional Umum


Setelah dilakukan penyuluhan mengenai cuci tangan diharapkan klien
memahami mengenai pentingnya mencuci tangan yang harus diperhatikan
oleh masing-masing.
B. Tujuan Instruksional Khusus
Setelah pembelajaran klien dapat:
1. Menyebutkan dengan benar hal-hal yang harus diperhatikan ketika
mencuci tangan.
2. Menyebutkan dengan benar langkah langkah mencuci tangan.
C. Materi
Kebersihan tangan (mencuci tangan)
D. Metode
Cerama dan diskusi
E. Media
Leaflet dan flipchart
F.

Kriteria Evaluasi
1. Kriteria Struktur
a. Peserta hadir di tempat penyuluhan
b. Penyelenggaraan penyuluhan dilakukan di panti jumpo lestari

c. Pengorganisasian

penyuluhan

dilakukan

30

menit

sebelum

penyuluhan
2. Kriteria Proses
a. Pasien antusias terhadap materi penyuluhan
b. Pasien konsentrasi mendengarkan materi
c. Pasien mengajukan pertanyaan
3. Kriteria Hasil
a. Pasien mampu menjelaskan pengertian mencuci tangan
b. Pasien mampu menjelaskan tujuan mencuci tangan
c. Pasien mampu menjelaskan langkah langkah mencuci tangan
G. Kegiatan Penyuluhan
No
Kegiatan
1.
Pembukaan dan
salam
2.

Penyampaian
materi

3.

Penutup

Penyuluh
Menyampaikan salam dan
menyampaikan tujuan
penyuluhan
Menyampaikan materi:
1.Pengertian mencuci
tangan
2.langkah langkah
mencuci tangan

Peserta
Menjawab,
memdengarkan,
memberi respon
Mendengarkan,
memperhatikan,
menjawab,
mendengarkan

Waktu
3 menit

Menyampaikan salam

Menjawab salam

12 menit

H. Setting Tempat
1

Keterangan:
1. Papan Flip chart
2. Penyaji
3. Fasilitator

15 menit

4. Peserta penyuluhan
5. Observer
6. Daftar hadir
Pengorganisasian Kelompok
1.

Penyaji

: diah kris dan witjayati

2.

Moderator

: hamid

3.

Fasilitator

a. Eliek s
b. machfoed
4. Observer : nur fadhilah
MENCUCI TANGAN
1. Pengertian

2. Tujuan Personal Higiene


a)
3. Tindakan Yang Diperlukan
1) Cuci Tangan
Cuci tangan sangat penting ketika:
a) Sebelum dan sesudah menggunakan toilet; sebelum atau sesudah
melakukan aktivitas tertentu.
b) Sebelum, selama & sesudah menyiapakan makanan; sebelum
beristirahat makan, minum, & merokok.
c) Ketika batuk, bersin/ meniup hidung, dan berada didekat seseorang
yang sedang sakit untuk mengontrol penyebaran kuman yang dapat
menyebabkan pilek dan flu
d) Ketika memasak/ membungkus makanan, mencegah makanan dari
kerusakan dan mengurangi kontaminasi. Ketika menangani makanan

jangan menggaruk/ memegang telinga, hidung, mulut, ataui luka


terbuka.
e) Cuci tangan setelah menggunakan sarung tangan atau tissue.
Cara mencuci tangan yang baik:
Langkah 1 menggunakan sabun
Berikut ini adalah langkah membersihkan tangan sesuai anjuran WHO
2005 yakni 7 langkah yang di kembangkan menjadi 10 langkah. Bisa
dilihat pada gambar untuk lebih jelasnya.
1. Basuh tangan dengan air mengalir
2. Ratakan sabun dengan kedua telapak tangan
3. Gosok punggung tangan dan sela sela jari tangan kiri dan
tangankanan, begitu pula sebaliknya
4. Gosok kedua telapak dan sela sela jari tangan
5. Jari jari sisi dalam kedua tangan saling mengunci
6. Gosok ibu jari kiri berputar dalam genggaman tangan kanan dan
lakukan sebaliknya.
7. Gosokkan dengan memutar ujung jari jari tangan kanan di telapak
tangan kiri dan sebaliknya
8. Gosok pergelangan tangan kiri dengan menggunakan tangan kanan dan
lakukan sebaliknya
9. Bilas kedua tangan dengan air
10. Keringkan dengan lap tangan atau tissue
Langkah 2 menggunakan hand scrub
1. Posisikan tangan kiri menengadah lalu tekan handscrub menggunakan
punggung tangan kanan
2. Gosok sela-sela jari bagian luar searah menuju kuku, begitu pula
sebaliknya
3. Gosok sela-sela jari bagian dalam searah menuju kuku, begitu pula
sebaliknya
4. Kunci jari-jari dan gosok punggung tangan dengan ibu jari kearah luar,
begitu pula sebaliknya

5. Genggam ibu jari dan usap punggung tangan dari atas ke bawah,
begitu pula sebaliknya
6. Gosokkan dengan memutar ujung jari jari tangan kanan di telapak
tangan kiri berlawanan dengan arah jarum jam, begitu pula sebaliknya
Catatan !
Bila tidak ada wastafel atau kran air, kita bisa menggunakan air yang di
tuangkan dengan gayung. Idealnya memang menggunakan sabun cair,
tetapi bisa digunakan sabun batangan.

2) Rambut
a) Cuci rambut minimal dua kali seminggu menggunakan sampo ringan,
bilas dengan air bersih.
b) Keringkan rambut setelah dicuci.
c) Sisirlah rambut 3 hingga 4 kali sehari dengan sikat rambut berbulu
lembut atau sisir bergigi jarang.
d) Cuci sikat rambut atau sisir setiap kali anda mencuci rambut.
e) Minyaki kulit kepala, sekali seminggu, atau sejam sebelum mencuci
rambut.
3) Kulit
a) Mandi satu atau dua kali sehari direkomendasikan untuk egara tropis
seperti Indonesia.
b) Orang yang aktif berolahraga/ bekerja diluar hingga berkeringat
disarankan untuk mandi setelah aktivitas.

c) Gunakan sabun ringan secukupnya, spon mandi dapat digunakan untuk


menggosok, atau gunakan penggosok punggung atau penggosok tumit
jika tersedia.
d) Bagian genital dan dubur harus dibersihkan karena pengeluaran alami
pada

area

ini,

jika

dalam

kondisi

tidak

higienis,

dapat

menyebabkaniritas dan infeksi.


e) Bilas dengan bersih setelah memakai sabun.
f) Keringkan badan dengan handuk bersih.
g) Hindari berbagi sabun dan handuk dengan rekan kerja.
h) Ganti dengan baju dalam yang bersih setelah mandi.
4) Gigi
a) Sikat gigi minimal dua kali sehari/sehabis makan lalu bilas.
b) Menyikat gigi sebelum tidur penting.
c) Ketika gosok gigi, perhatikan untuk membersihkan partikel makanan
yang tersangkut diantara dan didalam celah antara gigi rata dibelakang,
gigi geraham dan gigi geraham bungsu.
d) Sikat dengan arah kebawah untuk gigi atas dan sikat kearah atas untuk
gigi bawah.
e) Gunakan gerakan melingkar. Bersihkan juga lidah dan bagian dalam
gigi.
f) Sikat gigi harus memiliki ujung bulu yang dapat kembali ke bentuk
semula.
g) Sikat harus dibilas bersih dan kering setelah dipakai.
h) Tidak ada pasta gigi yang sempurna. Gunaka pasta gigi yang tidak
mengandung bahan pengasah atau antiseptic yang kuat.
5) Kuku
a) Memanjangkan kuku hanya jika anda menjamin kebersihan kuku.
Kuku pendek mengurangi masalah.

b) Jangan memotong kuku terlalu dekat dengan ujung kulit. Badan sehat
mempunyai kuku sehat. Kuku rapuh / tak berwarna merah
mengindikasikan kondisi kurang sehat atau adanya penyakit.
c) Mengecat kuku terus menerus dapat menyebabkan keratin atau kuku
robek.
d) Jika memungkinkan, manjakan kuku anda tiap tiga minggu sekali
dengan manicure (rendam tangan di air hangat selama 10 menit, pijat
tangan, kemudian bersihkan dan bentuk kuku anda).
6) Kaki
a) Gosok kaki dengan spon, batu kambang atau penggosok kaki yang
tidak terbuat dari bahan pengamplas ketika mandi.
b) Keringkan jari kaki sehabis mandi.
c) Biarkan kuku kaki tetap pendek.
d) Untuk personel yang sering memakai sepatu terus menerus perlu
mengeluarkan sesekali, ini akan memberikan udara pada kaus kaki dan
mengurangi bau. Gunakan kaus kaki katun. Gunakan kaus kaki bersih
setiap hari. Gunakan bedak sebelum menggunakan kaus kaki.
e) Banyak orang memiliki kaki yang mudah berkeringat, dan kaus kaki
serta sepatu menjadi cukup berbau. Jika memungkinkan, jangan
menggunakan sepatu yang sama setiap hari. Paling tidak, anda
memilki sepasang sepatu dan gunakan sebagai alternated.
f) Lakukan pedicure untuk kaki anda tiga minggu sekali.
g) Penting untuk memastikan anda menggunakan sepatu/ alas kaki yang
nyaman. Untuk anda yang bertelanjang kaki didalam ruangan, keset
pintu harus dibersihkan atau diganti secara berkala.
h) Perawatan kaki yang lebih diperlukan untuk penderita diabetes.
7) Perawatan mata, telinga dan hidung

a) Perhatian khusus diberikan untuk membersihkan mata, telinga dan


hidung secara normal tidak ada perawatan khusus yang diperlukan

untuk mata karena secara terus- menerus dibersihkan air mata, dan
kelopak mata, dan bulu mata mencegah partikel asing.
b) Seseorang hanya memerlukan untuk memindahkan sekresi kering yang
terkumpul pada tepi mata. Telinga mempunyai implikasi ketajaman
pendengaran sebasea lilin atau benda asing berkumpul pada kanal
telinga luar yang mengganggu konduksi suara.
c) Khususnya pada lansia rentan masalah. Hidung memberikan
temperature dan kelembaban udara yang pernafasan dihirup serta
mencegah masuknya partikel asing ke dalam system kumulasi sekresi
yang mengeras di dalam nares dapat merusak sensasional faktor dan
pernafasan (Potter dan Perry, 2005).