Anda di halaman 1dari 16

POLA BARISAN

& DERET

Anggota
Fitri Zania Zen
Shofarina Nur Azizah
Sinta Wulandari
Tanti Nurbaiti
Vini Oktavia
Zirfania Suci

POLA BILANGAN
Pengertian Pola Bilangan
Dalam matematika terdapat
beberapa bilangan. Contonya:
bilangan asli, genap, ganjil, dsb. Dari
beberapa bilangan tersebut, setiap
himpunan bilangan tersusun dari
bilangan-bilangan yang mempunyai
pola tertentu (pola bilangan).

Kesimpulan
Pola adalah keteraturan sifat yang
dimiliki oleh sederet obyek.
Pola bilangan adalah rangkaian
bilangan yang menunjukkan banyak
obyek.

I. Pola Bilangan Asli

II. Pola Bilangan Ganjil


Bilangan Ganjil adalah bilangan bulat
yang tidak habis dibagi dua atau bukan
kelipatan dua. Maka himpunan bilangan
asli ganjil adalah (1,3,5,7,9,......)
Aturan dalam pola bilangan ganjil :
1. Bilangan 1 sebagai bilangan awal
2. Bilangan selanjutnya berselisih 2
dengan bilangan sebelumnya

III. Pola Bilangan Genap


Bilangan bulat yang habis dibagi dua atau
kelipatan dua. Maka himpunan bilangan
asli genap adalah (2,4,6,8,.....)
Aturan pola bilangan genap :
1. Bilangan 2 sebagai bilangan awal.
2. Bilangan selanjutnya berselisih dua
dengan bilangan sebelumnya.

IV. Pola Bilangan Segitiga


Pascal

Bilangan dalam segitiga pascal memilikipola yang unik. Hal


itu disebabkan, karena bilangannya selalu diawali dan
diakhiri dengan angka 1. Selain itu, didalam susunannya
selalu ada angka yang diulang.
Aturan pola bilangan segitiga pascal :
a. Angka 1, angka awal yang terdapat dipuncak
b. Simpan bilangan dibawahnya. Karena angka awal & akhir
selaluangka 1, kedua bilangan tersebutadalah palsu.
c. 3. Jumlahkan bilangan yang berdampingan. Kemudian,
simpan hasilnya dibagian tengah bawah bawah kedua
bilangan tsb.
d. 4. Proses tersebut terus dilakukan sampai batas bilangan
yang diminta.

Pola Segitiga Pascal

Contoh soal
1) Dik : pola bilangan persegi yaitu 1,4,9,16,...
Tentukan aturan pembentukannya dan suku ke-6 ?
Penyelesaian:
Aturan bilangan persegi = 1,4,9,16,....(n2)
Suku ke-6
U6 = n2
=62
= 36

2. Berdasarkan pola deret Sn: 2n3 3n2. Tentukan suku


ke-10 !
Penyelesaian :
Dik :
Sn = 2n3 3n2
Rumus : Sn Sn_1
Dit :
U10 : ?
Dijawab :
Sn_1 = 2 (n-1)3 3 (n-1)2
= (2n3 6n2 + 6n -2) (3n2 -6n +3)
= 2n3 9n2 +12n -5
Un = Sn Sn_1
= (2n3 3n2) (2n3 9n2 )
+ 12n 5)
= 6n2 12n + 5
Pola deret Un = 6n2- 12n + 5, sehingga :
U10 = 6n2 12n + 5
= 6 (10)2 12(10) + 5
= 600 120 + 5
= 485

Penjabaran :
2 (n-1)3
= 2 (n-1) (n-1) (n-1)
(n-1) (n-1)
= n2-n-n+1
= (n2-2n+1) (n-1)
= (n3-2n2+n) (-n2+2n-1)
= n3-3n2+3n-1
3(n-1)2

= 3 (n-1) (n-1)
= 3 (n2-n-n+1)
= 3n2-6n2 +3

Latihan Soal
1. Diketahui pola bilangan persegi
panjang yaitu 2,6,12,20,....
a. Tentukan aturan
pembentukannya!
b. Tentukan suku ke-6
2.

Berdasarkan deret Sn = 4n2 2n3


Tentukan suku ke-15

Jawaban
1.) Dik = Pola bilangan persegi yaitu 2, 6, 12,
20,....
Dit = Aturan pembentukan dan U5
Penyelesaian :
a. Aturan bilangan persegi panjang = 2, 6, 12,
20,.... n (n+1)
b. Suku ke-5 :
U5 = n (n+1)
= 5 (5+1)
= 5 (6)
U5 = 30

2.) Dik : Rumus = Sn - Sn-1


Diterapkan Sn = 4n2 - 2n3
Dit : U15
Penyelesaian :
Maka Sn-1 = 4 (n-1)2 2(n-1)3
Penjabaran :
4 (n-1)2 = 4 (n-1) (n-1)
= 4 (n2- n - n+1)
= 4n2 - 4n - 4n + 4
= 4n2 8n + 4
(n-1)3 = (n-1) (n-1)
= n2 n n +1
= (n2 2n + 1) (n-1)
= n3 2n2 + n n2 + 2n 1
= n3 2n2 n2 + n + 2n 1
= n3 3n2 + 3n 1
2 (n-1)3 = 2 (n-1) (n-1) (n-1)
= 2 (n3 3n2 + 3n - 1)
= 2n3 6n2 + 6n - 2

Jadi :
Sn-1 = 4 (n-1)2 2 (n-1)3
= (4n2 8n + 4) - (2n3 6n2 + 6n
- 2)
= 2n3 + 10n2 14n + 6
Un = Sn Sn-1
= (4n2 2n3) - (2n3 + 10n2 14n
+ 6)
= 6n2 + 14n 6

Pola Barisan :
Un = 6n2 + 14n 6
U15 = 6 (15)2 + 14 . 15 6
U15 = 6 . 225 + 210 6
U15 = 1350 + 210 6
U15 = 1554