Anda di halaman 1dari 6

Seorang remaja berusia 17 tahun mengalami tabrakan dengan mini bus di jalan raya.

Sekitar
satu jam kemudian dibawa ke IGD dengan penurunan kesadaran. Pada pemeriksaan fisik
didapatkan TD 85/50 mmHg, nadi 140 x/menit, RR 30x/menit, akral dingin dan pucat.
Ditemukan fraktur terbuka pada femur kiri dan distensi pada abdomen.
1. Bila anda yang pertama menemukan pasien tergeletak di jalan raya, apa yang harus anda
lakukan?
A. Meminta bantuan orang disekitar untuk memindahkan pasien dari jalan raya
B. Memastikan jalan nafas baik
C. Memberikan bantuan nafas
D. Melakukan RJP
E. Menghentikan perdarahan pada pasien
2. Setelah 15 menit kemudian ambulance tiba, anda sudah melakukan primary survey
terhadap pasien dan terlihat adanya jejas pada leher pasien. Bagaimana cara anda
memindahkan pasien tersebut?
A. Memindahkan pasien ke tandu ambulance dengan tetap memperhatikan jalan
nafas dan memasang collar neck sebelum memindahkanya
B. Memindahkan pasien langsung ke tandu ambulance tanpa memperdulikan jejas di
lehernya
C. Memindahkan pasien ke tandu ambulance sekaligus memberikan nafas bantuan
D. Memasang infus terlebih dahulu kemudian memindahkan ke tandu ambulance
E. Memeriksa anggota gerak tubuh apakah terdapat kelumpuhan
3. Apakah kondisi yang memungkinkan terjadi pada pasien tersebut?
A. Syok hipovolemik
B. Syok neurologik
C. Syok kardiogenik
D. Syok septik
E. Syok anafilaktik
4. Apakah cairan resusitasi yang paling tepat untuk pasien di atas?
A. Packed Red Cell
B. Whole Blood
C. Larutan RL
D. Larutan HES
E. Larutan Normal Saline

Seorang pria berusia 35 tahun mendapat terapi antibiotik IV untuk pertama kalinya. Tidak
lama setelah disuntikan pasien terlihat pucat dan lemas kemudian tidak sadar. Saat anda
periksa terdengar suara mendengkur dari pasien dan terlihat bentol berwarna kemerahan pada
kulitnya. Tekanan darah 80/50 mmHg, Nadi teraba cepat dan lemah, akral dingin.
5. Apa hal yang pertama sekali harus anda lakukan pada pasien?
A. Melakukan jaw thrust untuk membebaskan jalan nafas
B. Memanggil bantuan tanpa menghentikan penyuntikan
C. Menghentikan penyuntikan dan memanggil bantuan
D. Melakukan pijat jantung
E. Memposisikan tungkai lebih tinggi dari tubuhnya
6. Apa tindakan sederhana yang paling tepat dilakukan untuk mempertahankan jalan
nafasnya?
A. Head tilt, chin lift
B. Pasang infus
C. Pompa jantung luar
D. Defibrilasi
E. Pernapasan dari mulut ke mulut
7. Apa yang terjadi pada pasien?
A. Syok hipovolemik
B. Syok anafilaktik
C. Syok kardiogenik
D. Syok neurogenik
E. Syok septik
8. Setelah primary survey telah dilakukan, maka apa yang selanjutnya harus anda lakukan?
A. Injeksi adrenalin 0,3 0,5 ml IM
B. Injeksi adrenalin 0,3 0,5 ml IV
C. Injeksi dopamin 3 mg/kgBB IM
D. Injeksi dopamin 3 mg/kgBB IV
E. Injeksi kortikosteroid 7 mg/kgBB IV
9. Setelah syok teratasi, untuk mencegah syok berulang apa yang dapat anda berikan?
A. Injeksi kortikosteroid
B. Injeksi antihistamin
C. Injeksi adrenalin
D. Injeksi atropin
E. Injeksi diazepam
Seorang pria 42 tahun ketika sedang joging tiba-tiba tanganya memegang dada sebelah kiri
kemudian tidak sadarkan diri di depan anda. Kemudian anda datang dan melihatnya sekaligus

memindahkan penderita dari jogging track dan memanggil bantuan. Setelah itu anda
melakukan survey primer dan anda curiga terjadi henti nafas dan henti jantung. Saat itu anda
seorang diri disana.
10. Berapa perbandingan antara kompresi dada dengan bantuan pernafasan yang tepat pada
pasien?
A. 30 : 2
B. 15 : 2
C. 2 : 30
D. 2 : 15
E. 5 : 30
11. Setelah diantar ke rumah sakit dan dilakukan pemeriksaan EKG didapatkan ventrikel
fibrilasi. Apa tatalaksana yang harus dilakukan?
A. Airway-breathing-circulation
B. Airway-breathing-circulation-drug
C. Circulation-airway-breathing-drug
D. Drug-circulation-airway-breathing
E. Defibrilation-circulation-airway-breathing
Seorang laki-laki 30 tahun, mengalami kecelakaan lalu lintas dijalan raya. Kemudian anda
melakukan survey primer. Tidak ditemukan hambatan pada jalan nafas namun nafasnya cepat
sekali. Setelah ambulance datang, penderita kemudian dibawa ke IGD. Saat dilakukan
pemeriksaan didapatkan tekanan darah 90/60 mmHg, Nadi 100 x/menit, RR 34 x/menit. Pada
inspeksi, hemithorak kiri tertinggal, trakea deviasi menjauhi sisi kiri. Terlihat jejas didada,
krepitasi di iga 5-6, perkusi hemithoraks kiri hipersonor.
12. Pada saat melihat penderita di jalan raya sebelum ambulance tiba, apa yang harus anda
lakukan?
A. Beri ventilasi dan telepon RS untuk arahan medis
B. Berikan ventilasi dan lanjutkan survey primer
C. Berikan ventilasi dan segera load and go
D. Mulai resusitasi jantung paru (RJP)
E. Rujuk secepatnya
13. Setelah sampai di rumah sakit, tindakan apa yang seharusnya dilakukan pertama kali?
A. Foto thoraks
B. Dekompresi jarum
C. Pemeriksaan laboratorium
D. Pemasangan IV line
E. Torakotomi

14. Apakah terapi definitif untuk pasien?


A. Thoracosintesis
B. Pemasangan WSD
C. Inhalasi agonis beta-2
D. Inhalasi derivat xantin
E. Pemberian furosemid

15. Pada saat berangkat ke tempat praktek anda menjumpai kecelakaan. Sebuah mobil
menabrak gardu listrik. Ada kabel tegangan tinggi melintang pada mobil dan korban
terjebak didalamnya. Apa tindakan pertama yang paling tapat?
A. Memanggil perusahaan listrik untuk mematikan aliran listrik
B. Menghubungi Ambulance
C. Menarik korban dari dalam mobil, tetapi tidak menyentuh kabel
D. Menyingkirkan kabel menggunakan tongkat dan sarung tangan karet
E. Menyingkirkan kabel menggunakan tongkat, sarung tangan karet dan sepatu karet
16. Bila dicurigai pada pasien ini mengalami obstruksi partial jalan napas yang disebabkan
oleh karena jatuhnya pangkal lidah, pada pemeriksaan jalan napas bunyi yang terdengar
adalah
A. Snoring
B. Crowning
C. Gurgling
D. Wheezing
E. Grunting
17. Jika pada pasien ini ditemukan adanya jejas di kepala dan dada, tindakan airway
management yang paling tepat adalah
A. Headtilt
B. Chinlift
C. Jawtrust
D. Fleksi kepala
E. Ekstensi kepala

18. Wanita 34 tahun datang ke UGD karena KLL. Ketika dilakukan pemeriksaan kesadaran,
penderita melakukan gerakan menarik anggota badan bila dirangsang, suara tidak jelas,
dan tidak dapat membuka mata biarpun dirangsang. Berapakah GCS pada pasien ini?
A. 8
B. 9
C. 6
D. 7
E. 5
19. Bantuan pernapasan yang paling tepat dan efektif untuk memberikan udara ke paru-paru
pada korban gawat darurat adalah
A. Mulut ke mulut
B. Mulut ke hidung
C. Mulut ke stoma
D. Bangging
E. RJP
20. Indikasi RJP tidak dapat dilakukan bila
A. Adanya multi trauma
B. Adanya penyakit jantung
C. Kecelakaan
D. Membahayakan penolong
E. Syok