Anda di halaman 1dari 11

8.

Digital To Analog Converter 0808


8.1. DAC0808
DAC0808 adalah DAC 8 bit monolitik yang mampu menghasilkan arus
pada skala penuh dalam waktu 150 ns dengan disipasi daya hanya 33 mW dan catu
daya +/- 5 volt. Tanpa pengaturan arus referensi seperti yang diperlukan pada
sebagian besar aplikasi karena arus output pada skala penuhnya kurang lebih 1
LSB dari 255 IREF /256. Akurasi relatif lebih baik daripada +/- 0.19 %, linier dan
arus output pada level zero kurang dari 4 mikro Ampere dapat memberikan akurasi
IREF >= 2 mA.
DAC0808 dapat diinterfacekan langsung dengan IC yang mempunyai
level TTL, DTL atau CMOS. Dan langsung dapat diganti dengan MC1508 /
MC1408.
Spesifikasi:

0.19 % dari error maksimum

Akurasi relatif :

Settling time 150 nS

Input kompatibel dengan TTL dan CMOS

Input slew rate 8 mA/uSec

Range catu daya :

Konsumsi daya 30 mW pada catu daya

Teknik Akuisisi Data

4.5 volt sampai 18 Volt


5V

42

gambar 8.1. Diagram blok DAC0808

8.1.1. Fungsi pin DAC0808

gambar 8.2. Pin-pin DAC0808

Fungsi masing-masing pin :


Iout

: Arus Output

Vref (-)

: Tegangan referensi negatif

Vref (+)

: Tegangan referensi positif

Comp

: Kompensasi

Vee

: Catu daya negatif

Vcc

: Catu daya positif

LSB - MSB

: Data bit input

Rangkaian digital to analog converter, rangkaian penghasil tegangan DC


menggunakan DAC 0808 digambarkan pada gambar 8.3.

Teknik Akuisisi Data

43

gambar 8.3. DAC dengan tegangan output + 10 volt

Hal terpenting dalam merencanakan rangkaian ini adalah pemilihan harga resistansi
untuk menentukan besarnya level tegangan yang dihasilkan. Tegangan output DAC
dapat dihitung dengan menggunakan persamaan:
dimana :
Vo

: tegangan output

Vref

: tegangan referensi

Ro

: resistansi output

Ri

: resistansi input pada kaki 14

A1

: MSB data digital

A8

: LSB data digital

Jadi tegangan output maksimal :

A8
A1 A2
Vo 10V
.....

4
256
2

Teknik Akuisisi Data

44

8.1.2 Kompensasi dan Disain Penguatan Referensi


Amplifier referensi memberikan tegangan pada pin 14 untuk mengubah
tegangan referensi menjadi arus referensi. Arus referensi input I14 harus selalu
mengalir pada pin 14. Koneksi untuk tegangan positif seperti pada gambar 8.4.
Sumber tegangan referensi memberikan arus penuh I14. Untuk sinyal bipolar R15
dapat dihubungkan ke tegangan negatif yang besarnya sama dengan level input
minimum. Jika R15 dihilangkan akan mempengaruhi akurasi dan temperature drift.
Nilai kapasitor kompensasi harus dinaikkan dengan naiknya R14 agar dapat
menjaga fase batas yang sesuai, untuk R14 nilai 1, 2K dan 5K, nilai minimum
kapasitor adalah 37 pF dan 75 pF. Kapasitor dapat dihubungkan ke VEE atau
ground. ,tetapi jika menggunakan VEE, maka dapat menaikkan buangan tegangan
negatif

gambar 8.4. VREF positif

Teknik Akuisisi Data

45

gambar 8.5 Tegangan referensi negatif

gambar 8.6. Amplifier atau Atenuator dengan gain yang dapat diprogram

Tegangan referensi negatif dapat digunakan jika R14 di ground dan


tegangan referensi dapat diberikan ke R15 seperti gambar 8.5. Impedansi input yang
tinggi adalah keuntungan dari metode ini.

Kompensasi dilakukan dengan

memberikan kapasitor terhadap ground pada pin 16. Tegangan referensi negatif
yang diberikan paling tidak 4 V di atas VEE. Sinyal input bipolar dapat diberikan

Teknik Akuisisi Data

46

dengan menghubungkan R14 dengan tegangan referensi positif yang sama dengan
1evel input positif pada pin 15.
Jika tegangan referensi DC digunakan, kapasitor bypass terhadap ground
sangat dianjurkan. Catu daya 5 V digital tidak dianjurkan sebagai tegangan
referensi. Jika catu daya 5 V yang sudah teregulasi dan digunakan untuk mencatu
logic digunakan sebagai referensi, R14 harus dikopel dengan menghubungkan
resistor terhadap 5 V melalui resistor lain dan mem bypass titik sambungnya
dengan 0.1 uF terhadap ground. Untuk tegangan referensi yang lebih besar dari 5
volt, dioda clamp dianjurkan diletakkan antar pin 14 dan ground.
Jika pin 14 didrive dengan impedansi tinggi seperti sumber arus dari
transistor, tak satupun metoda di atas yang digunakan dan amplifier sangat susah
untuk dikompensasi, serta menurunkan bandwidth secara keseluruhan.

8.1.3. Range tegangan output


Tegangan pada pin 4 tidak boleh berada pada range 0.55 sampai 0.4 volt
jika VEE = -5 volt. Tegangan output negatif dari DAC0808 dianjurkan lebih negatif
dari 10 volt. Dengan menggunakan arus skala penuh 1.992 mA dan resistor
beban 2K5 antara pin 4 dan ground akan menghasilkan tegangan output dengan
256 level antara 0 sampai 4.98 volt. Pin 1 jika dibiarkan tidak akan mempengaruhi
kecepatan dan disipasi daya. Besarnya resistor beban menentukan waktu switch
karena naiknya tegangan outputnya. Nilai RL sampai dengan 500 ohm tidak
mempengaruhi performansi secara signifikan, tetapi jika dinaikkan sampai 2K5
akan menyebabkan settling time lebih jelek dari 1.2 uS (jika semua bit ON)

8.1.4. Range arus output

Teknik Akuisisi Data

47

Maksimum arus output 4.2 mA dapat digunakan hanya untuk tegangan


catu daya di bawah 8 Volt, tegangan jatuh yang lewat resistor pada rangkaian
penghasil arus referensi

gambar 8.9 Rangkaian penguji akurasi relatif

8.1.5. Akurasi
Akurasi absolut adalah pengukuran masing-masing level arus output
terhadap nilai yang diinginkan, tergantung pada akurasi relatif dan arus drift skala
penuh. Akurasi relatif adalah pengukuran masing-masing level arus output sebagai
bagian dari arus skala penuh. Akurasi relatif dari DAC0808 adalah konstanta
dengan temperatur yang mengacu pada temperatur dari resistor ladder.
Seri DAC0808 dijamin akurasinya berada dalam +/- LSB pada arus
output skala penuh 1.992 mA. Hal ini disebabkan arus output dari referensi

Teknik Akuisisi Data

48

memberikan arus 2 mA terhadap resistor laddernya, dengan kehilangan 1 lSB


(8uA). Arus input ke pin 14 dijamin bernilai antara 1.9 mA sampai 2.1 mA.
2 DAC0808 dapat digunakan untuk membangun 16 bit DAC. 16 bit akurasi dapat
memberikan error total +/- bagian dari 65.536 atau +/- 0.00076% dan lebih
akurat +/- 0.019 % dari spesifikasi yang diberikan. Rangkaian tes akurasinya
ditunjukkan pada gambar 8.9. 12 bit konverter dikalibrasi unutk arus skala penuh
1.992 mA, karena akurasi DAC antara 1.5 sampai 2.5 mA. Kemudian R14 diatur
sampai nilai zero muncul pada output amplifiernya.

8.1.6. Akurasi dengan multiplying


DAC0808 dapat digunakan dalam mode multiplying dengan akurasi 8 bit
jika arus referensi bervariasi pada range 256 : 1. Jika arus referensi dalam mode
multiplying berada pada range 16 uA sampai 4 mA, errornya kurang dari 1.6 uA.
Hal ini sangat baik jika digunakan pada skala penuh
Konverter monolitik adalah salah satu konverter yang memberikan arus
yang naik jika biner yang diberikan naik. Umumnya, arus referensi untuk setiap nilai
referensi adalah di atas 0.5 mA. Untuk operasi ini, range yang dianjurkan adalah
0.5 mA sampai 4 mA.

8.1.7. Waktu settling


Kondisi switching yang terjelek terjadi ketika semua switch ON, yaitu saat transisi
dari 0 ke 1 untuk semua bit. Waktu settling nya 150 nano detik, dengan akurasi 8
bit, 100 nano detik untuk 7 dan 6 bit Waktu OFF nya membutuhkan 100 nano
detik. Hal ini terjadi jika RL <= 500 ohm dan Co <= 25 pF.

Teknik Akuisisi Data

49

8.2. Rangkaian DAC 0808


8.2.1 Cara kerja DAC 0808

gambar 8.10. Rangkaian DAC0808

DAC merupakan konverter digital ke analog jenis currentswitching DAC dengan spesifikasi settling time untuk skala penuh adalah
150 ns, dissipasi daya yang dihasilkan hanya 33mW dengan pencatuan 5
volt. DAC 0808 dapat di-interface-kan langsung dengan level tegangan
TTL, DTL maupun CMOS. DAC memerlukan tegangan referensi +VRef
untuk memberikan arus referensi I14 (arus yang mengalir menuju pin 14) .
Besar arus referensi yang diijinkan berkisar antara 1.9mA hingga 2.1 mA.
Harga kapasitor kompenasasi yang dianjurkan minimum sebesar 15.37 pF
dan 75pF. Biasanya kapasitor kompensasinya dihubungkan langsung
dengan VEE untuk mengurangi ripple pada tegangan catu negatif.

Teknik Akuisisi Data

50

Prinsip kerja DAC ini adalah mengubah level input data digital 8bit menjadi arus, adanya tegangan referensi untuk mendapatkan arus
referensi yang masuk menuju pin 14 sehingga pada pin 4 akan
menghasilkan output berupa arus.

Jika tegangan output DAC 0808

melebihi -5 V maka tegangan catu negatif dibuat lebih dari -10 V.


Hubungan arus keluaran -Io dengan masukan data digital dapat
dinyatakan sebagai berikut1 :

Io

Vref D1 D2 D3
D8

...

R14 2
4
8
256

Sedangkan hubungan arus ouput dengan tegangan outputnya dapat dinyatakan


sebagai berikut :

Vo Io. Rf
8.2.2. Cara kerja rangkaian pendukung dan perhitungan pemilihan
komponen:
Rangkaian referensi untuk +Vref dirancang dengan memanfaatkan
dioda zener 7V2. Dengan mengatur tahanan variabel 5k maka arus referensi
dapat diatur dengan harga berkisar antara 1.9mA hingga 2.1mA, namun harga
nominalnya 2 mA. Sehingga arus keluaran yang didapat mendekati 2mA
(pengukuran praktis sebesar 1.995mA). Untuk mengubah keluaran arus
tersebut menjadi tegangan digunakan IC LF356 dengan tahanan Rf diumpanbalikkan ke masukan inverting IC LF356. Bila dikehendaki tegangan keluaran
maksimum sebesar 10 volt maka Rf didapat dengan perhitungan :

Teknik Akuisisi Data

51

Vo
Io
10volt
Rf
2mA
Rf 5k
Rf

Kapasitor kompensasi untuk DAC dipilih harga 0.1F (typical reference on


Linier Databook 2)

Teknik Akuisisi Data

52