Anda di halaman 1dari 5

Keamanan Listrik (Electrical Safety)

Hukum Ohm menyatakan bahwa:


Dimana:
I
= Arus Listrik (Ampere)
V
= Kuat Arus Listrik (Volt)
R
= Hambatan Listrik (Ohm)
Tabel 18.2 Petunjuk Keamanan Listrik (Hammer, 1989)
Petunjuk
Melepaskan sambungan listrik

Keterangan
Jangan lupa untuk memutus aliran listrik dari

Menggunakan

sumber/sambungan listrik
GFCI berfungsi untuk mengawasi sirkuit

Ground

Fault

Circuit

Interrupter (GFCI)

listrik.

Jika

dirasa

ketidakseimbangan/kestabilan

terjadi
arus

listrik,

maka GFCI akan memutus sambungan listrik.


GFCI tidak bekerja pada keseluruhan jalur
aliran lstrik yang ada, melainkan hanya 1
Memisahkan dengan jarak (mengisolasi)

jalur yaitu yang terhubung ke tanah.


Berikan jarak antara manusia dengan arus
listrik.

Pemberian

penghalang

diantara

keduanya bisa menggantikan jarak yang perlu


Melindungi pengguna listrik (manusia)

dibuat.
Menyediakan bahan pelindung untuk berdiri
dan atau duduk, seperti sepatu non-konduktif,

Memperingatkan manusia

sarung tangan karet.


Peringatan aktif = cahaya, suara
Peringatan pasif = tanda, latar berwarna

Meskipun prinsip-prinsip untuk keamanan listrik telah banyak diketahui, masih banyak
terjadi kematian dan luka akibat mengabaikan keselamatan diri saat kontak dengan listrik.
Dari berbagai kasus listrik yang berakibat fatal, 41% disebabkan oleh kontak dengan kabel
listrik dengan panas tinggi; oleh industri, 44% terjadi saat konstruksi (Cawley dan Homce,
2003).
Tabel 18.3 Efek yang Ditimbulkan Akibat Terkena Listrik Pada Berbagai Level Arus Listrik
Miliampere
1
5-25

Efek
Tampak terkejut
Kehilangan kendali otot saraf. Pada 60 Hz, let go current (arus
listrik yang mana manusia masih bisa menahannya) bergantung

25-75

pada berat. Nilai khasnya adalah 6 untuk wanita dan 9 untuk pria.
Sangat menyakitkan dan berbahaya. Menyebabkan kematian bila

75-300

pingsan selama lebih dari 3 menit.


Menyebabkan kematian bila terkena

2.500

(berdasarkan vibrilasi ventrikel)


Serangan jantung / jantung berhenti berdetak, juga menyebabkan

lebih

dari detik

kulit dan organ dalam terbakar. Penyadaran secara langsung dan


segera mungkin berhasil.
2.2.3 Lingkungan/Tugas. Pekerjaan rumah tangga berpotensi menimbulkan masalah.
Contohnya adalah pelumas (air, lemat, minyak, produk) di atas lantai, paku yang menonjol
dari potongan kayu dan alas, dan tepian tajam dari chip mesin. Pengerjaan pekerjaan rumah
tangga yang buruk dapat menyebabkan kebakaran. Kunci dari rumah tangga yang baik adalah
mencegah, bukan membersihkan. Dalam menjalankan rumah tangga yang baik harus
memiliki tujuan dan inspeksi rutin (mungkin acak). Sebuah pepatah Ibumu tidak bekerja
disinikau harus membersihkan semuanya sendiri, dan pemberian hadiah kecil sebagai
penghargaan (contoh: donat gratis di hari Jumat jika tempat telah dibersihkan) dapat berhasil.
Solusi termasuk sebuah tempat untuk segalanya dan segalanya ada di satu tempat
dan mengatur limbah buangan. Mengurangi kemampatan dengan menatanya di dalam rak dan
laci. Lorong, pintu keluar, ruangan terbuka, dan sebagainya haruslah dibedakan dengan tanda
kuning di lantai atau area yag akan segera diisi dengan barang, alas, dan lainnya. Saluran air
dan lantai yang landai dapat mengurangi cairan tinggal dan banjir. Pembersihan lantai secara
berlebihan dapat menimbulkan masalah, terutama di pintu masuk dimana orang-orang
sebelumnya telah menginjak salju dan hujan. Gunakan keset di pintu masuk untuk digunakan
orang yang akan masuk untuk mengeringkan kakinya. Saari dan Nasanen (1989) menyatakan
bahwa peningkatan kegiatan rumah tangga tidak hanya akan menurunkan angka kecelakaan
yang disebabkan oleh pekerjaan rumah tangga, melainkan menurunkan juga angka
kecelakaan yang disebabkan oleh faktor lain. Di kantor, penggunaan kabel listrik (radio,
mesin pembuat kopi, dan lainnya) adalah sumber bahaya yang umum.
Petugas bisa saja terbebani dengan salah satu pekerjaan atau lingkungan. Sebuah
pekerjaan yang terlalu berat dapat disebabkan oleh tempat kerja yang sempit atau melebihi
kemampuan dari petugas tersebut. Beban yang berat tersebut juga dapat datang dari
lingkungan; itu mungkin berlangsung secara berkelanjutan (contoh: stress, suara bising, dan
lainnya) atau sementara (contohnya gangguan sementara pada penglihatan dan pendengaran).
Lingkungan/proses dapat diawasi perubahannya berdasarkan suhu, tekanan, komposisi bahan
kimia, dan sebagainya.

Gambar 18.1 Level Tekanan Suara dari Sebuah Sirine Darurat (diasumsikan pada 118 dBA
pada jarak 10 meter) pada Telinga Pengendara. Jendela tertutup pada angkutan akan
menyerap tekanan suara sebesar 20 dBA jadi pengendara hanya akan mendengar 96 dBA
pada jarak 10 meter. Untuk lebih atau kurangnya suara yang diserap, pindahkan seluruh kurva
secara vertikal.
Sumber: Gambar diadaptasi dari The Alarming Sounds of Silence, oleh Michael E. Miller
dan Robert J. Beaton. Ergonomic in Design, Jan. 1994, Michael E. Miller, Image R&D,
Eastman Kodak Co., 1700 Dewey Ave., 6/69/RU01916, Rochestq lty 14624; phone ?16t4772972, tu n6n22-11g3i mmi[er@image.kodakcom. Reprinted with permission from
Ergonomic in Design, 1994. Copyright @1994 by the Human Factors and Ergonomics
Society. All rights reserved.
2.3 Penggunaan Jarak. Jarak (pengisolasian) adalah sebuah teknik perlindungan yang kuat.
Memisahkan manusia dengan peralatan dapat mengurangi kemungkinan untuk terjadinya
kecelakaan. Beberapa contohnya adalah meletakkan sebuah mesin yang mengeluarkan
percikan atau kotoran jauh dari lorong (atau setidaknya merubah posisinya) sehingga barang
tersebut tidak melukai manusia; membuat sebuaah parit disekitar tangki berisi bahan kimia
dan sebuah saluran pembuangan di bawah semua pipa (cepat atau lambat tangki dan pipa
kemungkinan akan mengalami kebocoran); tidak memperbolehkan manusia untuk berjalan di
bawah crane yang sedang memuat barang; mengganti kinerja manusia dengan sebuah sistem
otomatis (contohnya peralatan rumah tangga otomatis, remote untuk mengawasi bahan
radioaktif) dan menggunakan sebuah gerakan dorong-tarik cepat untuk mesin muatan dan
gergaji.
Sebuah contoh yang dapat diambil adalah jalan raya yang terpisah (penjagaan
dilakukan dengan meningkatkan jarak antara jalur yang berlawanan atau dengan penghalang
tembok). Jika manusia atau sumber bahaya bergerak, kurangi kecepatan sebagaimana

peningkatan jarak efektif. Yang berarti bahwa, mengendarai dengan kecepatan 60 m/jam di
dalam area konstruksi lebih baik daripada mengendarai dengan kecepatan 70 m/jam.
Bagi orang-orang, pemberian jarak vertikal cukup di bawah balok, pipa, dan
konveyor. Untuk kendaraan, cukup menyediakan jarak vertikal dari halangan (gunakan ikatan
pada antena untuk mencegah kontak dengan garis sumber listrik) dan menyediakan jarak
horizontal yang cukup (contoh: orang-orang di sisi gerbong kereta dapat terjepit dalam ruang
antara mobil dan sebuah bangunan).
Sebuah pagar (penghalang, tembok) dapat meningkatkan jarak efektif tanpa
mengubah jarak yang sudah ada. Pagar adalah salah satu jenis pelindung.
2.4 Penggunaan Pelindung. Ergonomi normalnya membuat peralatan menjadi mudah
digunakan; akan tetapi di beberapa kasus, kau ingin membuatnya lebih sulit untuk digunakan;
contohnya termasuk pelindung. Pelindung tidak dapat diterima bila (1) pelindung dapat
dirusak dengan mudah atau (2) Kecacatan atau kerusakan pada sebuah pelindung berupa
tidak mudahnya dideteksi oleh pengguna dan organisasi pengguna. Sebagai contoh, jika
sebuah mesin tekan dirancang untuk dioperasikan dengan 2 tombol yang terpisah untuk
menjaga bila salah satu ada yang mati, akan tetapi bila salah satu tombol akhirnya mati, maka
hal ini haruslah terlihat jelas oleh orang yang melihatnya.
Contoh lainnya adalah sebuah alat pelindung listrik (seperti penyekatan) yang
mungkin gagal dan menyebabkan kematian. Contoh yang ketiga adalah sebuah alat pemadam
kebakaran yang seharusnya berfungsi tapi malah tidak berfungsi. Contoh yang tidak
berfungsi lainnya adalah kepala sprinkler yang tertutup oleh dinding. Seorang petugas yang
malang mungkin dalam keadaan bahaya yang kemudian hal itu memberikan asumsi bahwa
perlindungan itu tidak ada.
Pohon-pohon yang tumbuh dekat dengan jalan raya menggambarkan bahwa adanya
berbagai macam bentuk pelindung disana. Pendekatan secara lingkungan akan mengurangi
jumlah pohon yang ada. Jarak menggambarkan bahwa pohon-pohon tumbuh jauh dari jalan.
Penjaga

akan

menempatkan

Pelindung
ujung

pagar

seharusnya
di

jalan

pagar
tidak

raya

pembatas

menimbulkan

dirancang

untuk

antara

jalan

bahaya.

dan

Perhatikan

mengurangi

pohon.

bagaimana

"hemat"

mobil.

Pelindung dibagi menjadi penjaga mesin dan orang-orang penjaga.


2.4.1 Machine Guards. Pelindung mesin adalah peralatan untuk mencegah orang dari
sumber
titik

bahaya

bahaya
ini,

bahaya.
"tidak

yang

karena

dalam bahaya.

Kadang-kadang

sangat

dapat

diakses"

dan

oleh

pihak

diamankan
luar

seorang

biasa

bagaimana

desainer
omils

pengawas,

mengatakan

'tidak

menerima

lokasi
orang

mempertimbangkan

dapat

menempatkan

diri

Beberapa
untuk

contoh

mencegah

mesin

gunting)

stasiun,

robot,

(gergaji),

pelindung

(misalnya,

isolasi)

benda

yang

driver

lift

(chip,

sparks,

cairan

atau

pelindung

mesin

terpenuhinya

run-in

atau

memasuki

ruang

kerja),

digunakan
untuk

jatuh

di
tnr,

percikan),
uap

atau

poin
sub

pelindung

untuk

mencegah

adalah

mencegah
luka

bawah
pengawas
dan

shock

bakar,

konveyor

ini

overhead

mencegat
guardjto

(kandang).

pierent

Contoh

penjaga dan pegangan tangan pada tangga, catwalls, landai, dan

lanjutan di halaman 358

nip

(berputar

listrik

udara

benda

akibat

penjaga

penghalang

tajam

listrik,

penjaga

untuk

menangkap

atau

melindungi

materi

terbang

melarikan
bangunan

............

diri
yang