Anda di halaman 1dari 14

SISTEM MULTIMEDIA

Teknologi dan Aplikasi Sistem Multimedia


Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat,
banyak memberikan bantuan pada masyarakat Indonesia. Komputer telah berkembang
sebagai alat pengolah data, penghasil informasi, bahkan komputer juga turut berperan
dalam pengambilan keputusan. Tidak puas hanya dengan fungsi tersebut, para ahli
komputer masih terus mengembangkan kecanggihan komputer agar dapat memiliki
kemampuan seperti manusia. Proses pengolahan data dengan menggunakan komputer
memiliki berbagai keunggulan, antara lain bisa menghasilkan informasi yang cepat, tepat,
efisien dengan tingkat kesalahan yang lebih kecil. Dengan adanya multimedia manusia
dapat berinteraksi dengan komputer melalui media gambar, teks, audio, video dan animasi
sehingga informasi yang disajikan akan lebih jelas dan menarik. Khususnya dalam bidang
publikasi, multimedia menjadi salah satu media pendukung dalam penyampaian informasi
yang efektif, serta lebih menarik dalam penyajiannya.
Penerapan aplikasi seperti ini telah merangsang minat belajar warga di negara-negara
barat. Aplikasi multimedia menyajikan audio visual, atau animasi suatu objek yang dibahas
dengan tatanan warna yang menarik, gambar, foto, serta suara yang menarik dan
bervariatif sehingga menghilangkan rasa jenuh atau bosan dan menjadi daya tarik untuk
mempelajari obyek lainnya. Penerapan software multimedia seperti ini disebut dengan
Education Interactive.
Video Digital (Digital Video)
Digital video editing dengan menggunakan PC atau disebut juga dengan offline editing atau
non linier editing sudah semakin maju dan menarik. Hal ini ditandai dengan semakin
tingginya kemampuan software software untuk keperluan editing video. Versi terakhir
dari software software tersebut bahkan sudah mampu untuk menghasilkan file video
dalam format MPEG- 2 yang merupakan standar baku produksi DVD. Video editing sangat
berkaitan dengan ketrampilan-ketrampilan lain dengan sangat erat, seperti : grafis visual,
audio editing, special effect, serta animasi 2D/3D.
Sistem Perangkat Lunak yang Digunakan.
Penggunaan perangkat lunak tidak terbatas pada satu atau dua perangkat lunak aplikasi
yang ada. Banyaknya variasi dan perkembangan perangkat lunak tidak semestinya
diharuskan untuk menggunakan perangkat lunak tertentu. Dalam penerapan dan
pembahasan kali ini, digunakan beberapa perangkat lunak yang dipandang cukup fleksibel
dan handal dalam menangani kasus-kasus yang berkaitan dengan tampilan.
1. Macromedia Flash MX 2004
Macromedia Flas MX 2004 merupakan versi terbaru dari seri Flas MX yang ada. Dalam
aplikasi ini terdapat fiktur-fiktur baru yang diberikan untuk menambah kemampuan
aplikasi Flash yang akan dibuat para desainer, developer, dan programmer. Penulisan
scrip untuk Flash MX 2004 juga telah dikembangkan secara lugas dan mempermudah
pemrograman dengan memasukkan konsep Object Oriented Programming (OOP). Terdapat
panel-panel tambahan untuk mempermudah pembuatan aplikasi Flash seperti panel
Behavior yang akan menambahkan ActionScript yang dibutuhkan untuk membuat aplikasi
tersebut. Panel juga dapat diatur sesuai keinginan pembuat aplikasi untuk mendesain
ASEP JALALUDIN,S.T.,M.M.

Halaman - 1

SISTEM MULTIMEDIA
tampilan atau menambahkan ActionScript yang ada.Macromedia Flas MX 2004 dapat
digunakan dengan didukung oleh hardware dan software yang sesuai. Hardware yang
mendukung Macromedia Flas MX 2004 adalah sebagai berikut:
a. Prosesor : Pentium 600 MHz ke atas atau sekelasnya.
b. Memory : 128 MB (dianjurkan 256).
c. Harddisk : 200 MB
d. CD-Rom : 50x
e. Monitor : SVGA 1024x768 pixel dengan kedalaman warna 16-bit.
2. Adobe Audition
Adobe Audition adalah Multitrack digital audio recording, editor dan mixer yang mudah
digunakan dan memiliki berbagai fasilitas pengolahan suara. Dengan Adobe Audition anda
dapat merekam suara, memperbaiki kualitas suara, menambah berbagai efek suara, dan
menggabungkan dengan berbagai track suara menjadi satu track, dan menyimpan dalam
berbagai format. Adobe Audition banyak digunakan oleh Musician recording master, demo
cd, prosedur atau programming stasiun radio. Secara umum Adobe Audition memiliki dua
lingkungan yaitu The Edit Waveform View and the Multitrack View. Edit Waveform View
sesuai namanya itujukan terutama untuk menangani editing satu Waveform saja pada satu
saat. Sementara Multitrack View dapat menangani beberapa Waverform sekaligus pada
beberapa track. Anda dapat memakai tampilan ini secara bergantian pada tampilan
terpisah.
3. Adobe After Effects
Adobe After Effects adalah satu software yang menangani pembuatan video, multimedia,
film dan web, dengan memberikan efek khusus seperti efek petir, hujan, salju, ledakan bom
dan lain sebagainya.Area kerja dari Adobe After Effects terbagi menjadi dua, yaitu jendela
uta(primary windows) dan jendela sekunder (secondary windows).Jendela utama terdiri
dari Project Window (daftar file audio dan visual yang akan digunakan dalam membuat
animasi). Composotion Window (menampilkan footage item dari project windows) dan
Time Layout Window (menampilkan layer dan time line dimana dapat diatur durasi, efek
khusus dan animasi pada tiap layer).Jendela sekunder meliputi footage window
(menampilkan sumber file audio dan visual), layer window (melihat setiap layer secara
terpisah) serta effect controls window (menyediakan kontrol efek khusus yang digunakan
bersama dengan effect control yang terdapat dalam time layout window). Kelebihan
program Adobe After Effect adalah membuat animasi dengan memberikan effect
penyinaran, gerak, dan seleksi warna yang halus mempunyai multitrect, dan memberikan
fasilitas untuk membuat animasi teks yang sangat sensasional.

SISTEM MULTIMEDIA
Multimedia adalah berasal dari kata multi (bahasa latin) yang berarti banyak dan
kata medium (bahasa latin) yang berarti sesuatu yang dipakai untuk menyampaikan atau
membawa sesuatu. Multimedia juga mempunyai beberapa definisi, yaitu :
1. Kombinasi dari komputer dan video (Rosch, 1996).
2. Kombinasi dari tiga elemen : suara, gambar, dan teks (McComick, 1996).
ASEP JALALUDIN,S.T.,M.M.

Halaman - 2

SISTEM MULTIMEDIA
3. Kombinasi dari paling sedikit dua media input atau output. Media ini dapat berupa
audio (suara, musik), animasi, video, teks, grafik, dan gambar (Turban dan kawankawan, 2002).
4. Alat yang dapat menciptakan presentasi yang dinamis dan interaktif yang
mengkombinasikan teks, grafik, animasi, audio, dan video (Robin dan Linda, 2001).
Multimedia diambil dari kata multi dan media. Multi berarti banyak dan media berarti
media atau perantara. Multimedia adalah gabungan dari beberapa unsur yaitu teks, grafik,
suara, video dan animasi yang menghasilkan presentasi yang menakjubkan. Multimedia
juga mempunyai komunikasi interaktif yang tinggi. Bagi pengguna komputer multimedia
dapat diartikan sebagai informasi komputer yang dapat disajikan melalui audio atau video,
teks, grafik dan animasi. Disini dapat digambarkan bahwa multimedia adalah suatu
kombinasi data atau media untuk menyampaikan suatu informasi sehingga informasi itu
tersaji dengan lebih menarik. Multimedia adalah kombinasi dari komputer dan video
(Rosch, 1996) atau Multimedia secara umum merupakan kombinasi tiga elemen, yaitu
suara, gambar dan teks (McCormick 1996) atau Multimedia adalah kombinasi dari paling
sedikit dua media input atau output dari data, media dapat audio (suara, musik), animasi,
video, teks, grafik dan gambar (Turban dkk, 2002) atau Multimedia merupakan alat yang
dapat menciptakan presentasi yang dinamis dan interaktif yang mengkombinasikan teks,
grafik, animasi, audio dan gambar video (Robin dan Linda, 2001). Multimedia adalah
pemanfaatan komputer untuk membuat dan menggabungkan teks, grafik, audio, gambar
bergerak (video dan animasi) dengan menggabungkan link yang memungkinkan pemakai
melakukan navigasi, berinteraksi, berkreasi dan berkomunikasi. Dalam definisi ini
terkandung empat komponen penting multimedia. Pertama, harus ada komputer yang
mengkoordinasikan apa yang dilihat dan didengar. Kedua, harus ada link yang
menghubungkan pemakai dengan informasi. Ketiga, harus ada alat navigasi yang
membantu pemakai menjelajah jaringan informasi yang saling terhubung. Keempat,
multimedia menyediakan tempat kepada pemakai untuk mengumpulkan, memproses, dan
mengkomunikasikan informasi dengan ide. Jika salah satu komponen tidak ada, bukan
multimedia dalam arti luas namanya. Misalnya, jika tidak ada komputer untuk berinteraksi,
maka itu namanya media campuran, bukan multimedia. Kalau tidak ada alat navigasi yang
memungkinkan untuk memilih jalannya suatu tindakan maka itu namanya film, bukan
multimedia. Demikian juga kita tidak mempunyai ruang untuk berkreasi dan
menyumbangkan ide sendiri, maka nama televisi, bukan multimedia. Dari beberapa definisi
di atas, maka multimedia ada yang online (Internet) dan multimedia ada yang offline
(tradisional).
Jadi dapat diartikan secara terpisah :
Multimedia : Adalah beberapa media yang berbeda untuk menggabungkan dan
menyampaikan informasi dalam bentuk Text, Audio, Grafik, Animasi dan Video atau bisa
juga di katakan kombinasi antara tiga elemen yaitu suara, gambar dan text.
Sistem : Adalah kumpulan dari elemen elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu
tujuan tertentu.
Sistem Multimedia : Adalah beberapa sistem yang mendukung lebih dari satu macam
media.
Suatu sistem bisa di katakan Sistem multimedia adalah apabila:
Adanya kombinasi media : yaitu jika kedua jenis media (continuous/ Discrete) dipakai.
Contoh media diskrit :
ASEP JALALUDIN,S.T.,M.M.

Halaman - 3

SISTEM MULTIMEDIA

Teks dan gambar


Media kontinu adalah audio dan video.
Adanya Independensi/Kemandirian dalam suatu sistem : yaitu Aspek utama dari jenis
media yang berbeda adalah keterkaitan antar media tersebut. Sistem disebut sistem
multimedia jika tingkat ketergantungan/keterkaitan antar media tersebut rendah.
Komputer yang terintegrasi /Computer-supported Integration : Sistem harus dapat
melakukan pemrosesan yang dikontrol oleh komputer. Sistem dapat diprogram oleh
system programmer/ user.
Multimedia dalam konteks komputer menurut Hofstetter (2001) adalah pemanfaatan
komputer untuk membuat dan menggabungkan teks, grafik, audio, video, dengan
menggunakan alat pendukung yang memungkinkan pemakai berinteraksi, berkreasi, dan
berkomunikasi. Aplikasi Multimedia adalah aplikasi yang dirancang dan dibangun dengan
menggabungkan elemen-elemen seperti: dokumen, suara, gambar, animasi, serta video.
Komponen aplikasi Multimedia terdiri dari:
a. Gambar
b. Teks
c. Video
d. Sound
e. Animasi
Multimedia adalah penggunaan beberapa media yang berbeda untuk menggabungkan dan
menyampaikan informasi dalam bentuk text, audio, grafik, animasi, dan video. Sistem
Multimedia adalah suatu sistem yang dapat mensuport secara terintegrasi penyimpanan,
transmisi dan representasi sejumlah media discret (digital) berupa text, grafik, citra, audio
dan video melalui komputer.
Tipe media digital:
Media yang bersifat Time-Independent
1. Information/data bukan merupakan fungsi waktu
2. Teks
3. Grafik (grafik computer)
4. Citra (photo)
5. Informasi atau data merupakan fungsi waktu yang harus ditampilkan ke pengguna pada
titik waktu yang tepat
6. Audio
7. Video
8. Animasi (komputer grafik)
Karakteristik sistem multimedia :
Secara terintegrasi - Pembuatan,
- Pemrosesan
- Penyimpanan
- Representasi
- Transmisi
Dokumen multimedia yang bersifat time-dependent dan time-independent Bagaimana
sistem bisa disebut sebagai sistem multimedia
1. Kombinasi Media

ASEP JALALUDIN,S.T.,M.M.

Halaman - 4

SISTEM MULTIMEDIA
Sistem disebut sistem multimedia jika kedua jenis media (continuous/ discrete)
dipakai. Contoh media diskrit : teks dan gambar, dan media kontinu adalah audio dan
video.
2. Independence
Aspek utama dari jenis media yang berbeda adalah keterkaitan antar media tersebut.
Sistem disebut sistem multimedia jika tingkat ketergantungan atau keterkaitan antar
media tersebut rendah.
3. Computer-supported Integration
Sistem harus dapat melakukan pemrosesan yang dikontrol oleh komputer. Sistem dapat
diprogram oleh system programmer/ user.
Karakteristik dari Suatu Sistem Multimedia yang Berdiri Sendiri (stand alone multimedia
system)
Data Video
Secara harfiah data video adalah susunan gambar yang berurutan berdasarkan waktu.
Berdasarkan hal tersebut data video merupakan ukuran dari 2 jenis kapasitas yaitu:
Intra frame size
Ukuran sebuah kapasitas gambar.
Dari contoh sebuah frame dengan ukuran 640 x 480, dengan kedalaman warna (colour
depth) 24 bit, maka besar kapasitas dari gambar tersebut sebesar 7.372.800 bit atau
921.600 bytes.
Inter frame size
Ukuran dari sebuah full motion dalam satuan waktu, dimana frame ratenya bergantung
dari bit rate yang digunakan apakah dengan NTSC atau PAL jika menggunakan PAL maka
ukuran kapasitas video dengan ukuran 640 x 480, 24 bit dalam wtk 1 detik memiliki
kapsitas 23.040.000 bytes, atau 21,.97 Mbytes
Ruang Lingkup Multimedia

ASEP JALALUDIN,S.T.,M.M.

Halaman - 5

SISTEM MULTIMEDIA
Sistem multimedia dapat dibagi menjadi :
1. Sistem Multimedia Stand Alone
Sistem ini berarti merupakan sistem komputer multimedia yang memiliki minimal storage
(harddisk, CD-ROM/DVD-ROM/CD-RW/DVD-RW), alat input (keyboard, mouse, scanner,
mic), dan output (speaker, monitor,LCD Proyektor), VGA dan Soundcard.
2. Sistem Multimedia Berbasis Jaringan
Sistem ini harus terhubung melalui jaringan yang mempunyai bandwidth yang besar.
Perbedaannya adalah adanya sharing sistem dan pengaksesan terhadap sumber daya yang
sama. Contoh: video converence dan video broadcast Permasalahan: bila bandwidth kecil,
maka akan terjadi kemacetan jaringan, delay dan masalah infrastruktur yang belum siap.
Aplikasi multimedia adalah, aplikasi yang dirancang serta dibangun dengan
menggabungkan elemen-elemen seperti : dokumen, suara, gambar, animasi serta video.
Pemanfaatan dari aplikasi multimedia dapat berupa company profile, video untuk tutorial,
e-Learning, maupun Computer Based Training.
Komponen aplikasi multimedia terdiri dari :
1. Graphics
2. Text
3. Video
4. Sound
5. Animasi
Graphics
1. Komponen grafis merupakan unsur yang mendominasi sebuah presentasi multimedia
a picture is worth a thousand words
2. Kegunaan grafis dalam aplikasi multimedia :
a. Sebagai ilustrasi untuk menjelaskan kosep-konsep
b. Chart untuk ilustrasi dan meringkas data-data numerik
c. Warna, bakground dan icon untuk menyediakan keseragaman dan keberlanjutan
dalam aplikasi
d. Integrasi dari text, photo, dan grafik untuk mengekspresikan konsep, informasi
atau suasana hati
e. Menunjukkan image dan budaya perusahaan
f. Simulasi dari lingkungan yang ada
g. Menjelaskan proses
h. Menjelaskan struktur organisasi
i. Ilustrasi dari lokasi
3. Jenis-jenis graphics :
a. Backgrounds
b. Photos
c. Grafik 3-dimensi
d. Charts (graphs)
e. Flow chart
f. Organizational charts
g. Buttons
ASEP JALALUDIN,S.T.,M.M.

Halaman - 6

SISTEM MULTIMEDIA
Alur manipulasi graphics dalam pengembangan aplikasi multimedia
Backgrounds
o Merupakan tema dari aplikasi yang dibuat
o Juga menunjukkan kompleksitas produksi khususnya dalam penggunaan grafik 3dimensi .
o Pemilihan disain background bergantung pada :
Tema aplikasi
Kapasitas resolusi warna proyektor atau monito yang digunakan untuk
menampilkan aplikasi
Kapasitas media penyimpan yang digunakan dalam distribusi
Jumlah text yang akan ditempatkan di depan background, contoh :
Jika banyak text yang harus ditampilkan background harus sederhana
agar text dapat terbaca dengan jelas
Jika aplikasi akan ditampilkan di internet, maka semakin banyak
graphics akan memperlambat waktu download
Parameter dalam pemilihan gambar digital
a. Bit / color resolution
b. Device / output resolution
c. Screen resolution
d. Image resolution
Bit / color resolution
Merupakan ukuran jumlah bit yang disimpan per pixel yang menunjukkan jumlah warna
yang dapat ditampilkan dalam waktu bersamaan di layar
o Ukuran yang ada :
1 bit (1 color, 1 black)
2 bit (4 colors)
4 bit (16 colors)
8 bit (256 colors)
16 bit (65.536 colors) hi-color
24 bit (16.7 million colors) true color
Device /output resolution
Menunjukkan jumlah dots per inch (dpi) yang dapat dihasilkan oleh piranti keluaran
seperti monitor, LCD panel, atau video proyektor
Contoh : 300-dpi (dots per inch) printer is one that is capable of printing 300 distinct
dots in a line 1 inch long. This means it can print 90,000 dots per square inch.
Resolusi monitor biasanya 72 dpi
Screen Resolution
Menunjukkan jumlah dpi dalam halftone yang digunakan oleh layar untuk menampilkan
gambar abu-abu atau separasi warna
Resolusi layar diukur dalam satuan lines per inch (lpi)
ASEP JALALUDIN,S.T.,M.M.

Halaman - 7

SISTEM MULTIMEDIA
Image resolution
Menunjukkan jumlah informasi yang tersimpan untuk sebuah warna; diukur dalam
satuan pixels per inc (ppi)
Semakin tinggi resolusi gambar semakin besar ukuran file semakin lama di-load
semakin lama di-print
Contoh ukuran : 640 x 480, 800 x 600, 1024 x 768
Format file
Pada umumnya format file ditentukan oleh pengembang software. Misalnya Apple
macintosh menggunakan format PICT sebagai format standar
Pengelompokan format gambar :
Bitmaps
Adalah gambar yang disimpan sebagai sekumpulan pixel yang bersesuaian dengan grid
dari titik-titik pada layar monitor
Vector image
Adalah gambar yang terimpan sebagai persamaan matematik (disebut algoritma) yang
menunjukkan kurva, garis, dan bentuk-bentuk lain
Mudah untuk diperbesar / diperkecil tanpa menurunkan kualita gambar; ukuran file
lebih kecil dibandingkan dengan bitmaps
Text
o Pada awal sejarah peradaban, manusia telah menggunakan gambar-gambar
dan tulisan untuk menceritakan tentang pengalaman, pengetahuan, dan
perasaan mereka
o Teks merupakan alat komunikasi yang utama, jauh sebelum Gutenberg
menemukan mesin cetak
o Dengan perkembangan teknologi Multimedia, teks dapat dikombinasikan
dengan media lain dengan cara yang lebih powerful dan bermakna untuk
menyajikan informasi dan mengekspresikan perasaan
o Teks dapat dirancang dengan menggunakan :
Word Processor (WP)
Teks dibuat menggunakan WP kemudian di import dari
Multimedia Authoring Program seperti Macromedia Director
atau Macromedia Authorware dalam format Rich Text Format
(RTF)
Authoring Software (AS)
Teks dibuat menggunakan fasilitas text editor yang terdapat
dalam program seperti Macromedia Director
o Hal-hal yang harus diperhatikan dalam menggunakan teks dalam aplikasi
multimedia :
a. Pahami kegunaan aplikasi yang dibuat
b. Jumlah teks yang digunakan
c. Jenis / type font yang dipakai
d. Ukuran dan warna font
o Bedakan penggunaan teks untuk :
Individual user
ASEP JALALUDIN,S.T.,M.M.

Halaman - 8

SISTEM MULTIMEDIA
Untuk aplikasi multimedia yang digunakan oleh seorang
pemakai dengan menggunakan komputer gunakan
extensive text dengan ukuran yang lebih kecil dibandingkan
untuk group presentation
Group presentations
Gunakan teks seminimal mungkin; karena yang berbicara
adalah presenter / penyaji. Teks hanya sebagai panduan saja
Batasi penggunaan teks hanya pada bullet text atau paragraf
pendek
Ukuran font minimal 24 points

Format Text
o

Format teks dapat dibagi menjadi 2 bentuk :


e. Bullet text
Berisi teks pendek; diawal dengan simbol-simbol tertentu
Digunakan untuk menjelaskan konsep atau menjelaskan suatu
maksud
Contoh simbol yang digunakan : *, *, 1, a, dll
f. Paragraf text
Merupakan sekumpulan teks; biasanya terdiri lebih dari 1
kalimat
Ada 4 bentuk format paragraf, yaitu : left-aligned, right-aligned,
centered, justified

Font type
a. Bitmap fonts
Tersimpan sebagai karakter tunggal, yang terdiri dari kumpulan titiktitik yang nampak di layar ketika diperlukan
Apabila ukuran font tidak terinstall di komputer maka font akan
disesuaikan ukurannya secara matematis sehingga hasilnya kurang
bagus
b. Outline fonts (truetype fonts dan multiple master)
Terdiri dari outlines yang terisi suatu warna / objek yang terbentuk
setiap kali digunakan
Selalu kelihatan halus dan bentuknya rata berapapun ukurannya
Video
o Suara dan video memegang peranan yang sangat penting dalam presentasi
multimedia
o Sound merupakan dimensi aural yang menentukan mood dan
tercapainya tujuan presentasi
o Video telah diperkenalkan kurang lebih 50 tahun yang lalu. Namun hubungan
antara video (televisi) dan komputer merupakan hal yang relatif masih baru;
sedangkan digital video merupakan teknologi yang lebih baru lagi.
o Orang akan lebih tertarik dengan aplikasi / presentasi yang menampilkan
tayang dalam bentuk video
Format Video
o Video dibedakan dalam dua format, yaitu :
ASEP JALALUDIN,S.T.,M.M.

Halaman - 9

SISTEM MULTIMEDIA
Analog : NTSC dan PAL
Digital : MOV, MPG, AVI, ASF, dll
Proses mengubah dari analog ke format digital disebut dengan Capturing
atau sampling. Proses capturing memerlukan alat yang berupa video
capture board atau frame grabber yang dipasang dalam komputer,
yang berfungsi untuk merubah sinyal analog menjadi sinyal digital.
Semakin lama durasi video analog semakin besar RAM dan harddisk yang
dibutuhkan untuk menyimpannya dalam format digital. Sebagai ilustrasi : 1
frame digital video dengan kualitas 24 bits membutuhkan sekitar 1 Mb. 10
detik digital video full screen full motion memerlukan 300 Mb
Video digital mengalami kompresi antara 1/50 hingga 1/200 dari ukuran
aslinya

Animasi
o A simulation of movement created by displaying a series of pictures, or
frames. Cartoons on television is one example of animation.
o What is Animation?
50 years ago Walt Disney created animated objects such as Mickey
Mouse.
Today the process used to create animated objects has had to change.
In fact, it continues to change.
o Definition
The word animation is a form of animate, which means to bring to
life.
Animation is the use of computer to create movement on the screen
There are four kinds of animation
1. Frame Animation
Makes object by displaying a series of predrawn pictures, called
frames, in which the objects appear in different locations on the
screen
In a movie, a series of frames moves through the film projector at
about 24 fps. Why 24 fps ? because that is the threshold beneath
which you would notice flicker or jerkiness on the screen
1. Vector Animation
Vector is a line that has a beginning, a direction, an a length.
Vector animation makes objects move by varying these three
parameters for the line segments that define the object
Software : macromedia flash
3. Computational Animation
You move objects across the screen simply by varying their x
(horizontal position) and y (vertical position) coordinates.
4. Morphing
Morphing means to transition one shape into another by displaying a
series of frames that creates a smooth movement as the first shape
transform itself into the other shape
ASEP JALALUDIN,S.T.,M.M.

Halaman - 10

SISTEM MULTIMEDIA

Software: Avids Elastic Reality, Black Belts WinImages, Gryphon


Softwares Morph, Human Softwares Squizz, MorphWizard, Unleads
MorphStudio

Models
1. Cel models
early animators drew on transparent celluloid sheets or cels, different
sheets contained different parts of the scene, which was assembled by
overlaying the sheets
in animation, cels are digital images with a transparency channel
scenes are rendered by drawing the cels back to front, with movement
being added by changing the position of cels from one frame to the
next
a cel model is therefore a set of images, their back to front order, and
their relative position and orientation in each frame
2. Scene-based models
simply a sequence of graphics models, each representing a complete
scene
highly redundant and do not support continuity of activities
3. Event-based models
expresses the difference between successive scenes as events that
transform one scene to the next
still discrete rather than continuous, but permits the management of
scenes by input devices (i.e. mouse, tablet, etc.) rather than each scene
having to be entered manually
4. Key frames
in essence, the animator models the beginning and end frames of a
sequence and lets the computer calculate the others by interpolation
5. Articulated objects & hierarchical models
attempt to overcome the problems of key frames by developing
articulated objects, jointed assemblies where the configuration and
movement of sub-parts are constrained
ensures proper relative positioning and constraint maintenance
during interpolation (will not allow solid objects to pass through
other solid objects)
6. Scripting and procedural models
current state-of-the-art animation modelling systems have tools
allowing the animator to specify key frames, preview sequences in
real time and control the interpolation of model parameters
an additional feature in many such systems are scripting languages
scripting languages offer the animator the opportunity to express
sequences in concise form, particularly useful for repetitive and
structured motion and also provide high-level operations intended
specifically for animation
7. Physically-based models & empirical models
this approach is used to produce sequences depicting evolving
physical systems
ASEP JALALUDIN,S.T.,M.M.

Halaman - 11

SISTEM MULTIMEDIA
a mathematical model of the system is derived from physical
principles or empirical data and the model is then solved, numerically
or through simulation, at a sequence of time points, each one resulting
in a single frame for the sequence
Animation Operation
o Graphics operations
since animation models are graphics models extended in time, all the
graphics operations we have already covered are applicable here
o Motion and parameter control
since the essential difference between graphics and animation
operations is the addition of the temporal dimension, graphics objects
become animations through the assignment of complex trajectories or
behaviours over time
commercial 3D animation systems provide modelling tools and
animation tools, the modelling tools produce 3D graphic models and
the animation tools add temporal transformations to these objects
Principles of Animation
o Animation is possible because of a biological phenomenon known as
persistence of vision And The psychological phenomenon called phi .
o An object seen by the human eye remains chemically mapped on the eyes
retina for a brief time after viewing.
o Combined with the human minds need to conceptually complete a perceived
action.
o This makes it possible for a series of images that are changed very slightly
and very rapidly, one after the other, seem like continuous motion .
Keyframe animation
o Keyframing is the technique used for pose-to-pose animation
Head animator draws key posesjust enough to indicate what the
motion is supposed to be
Assistants do in-betweening and draws the rest of the frames
In computer animation substitute user and animation software
Interpolation is the principal operation
Forward
Inverse
Software: Fractal Designs Poser
Sample : robotics
Animation Principles
o Timing
o Ease in/Out
o Moving in arcs
o Anticipation
o Follow through
o Staging
o Weight
Animation Techniques

ASEP JALALUDIN,S.T.,M.M.

Halaman - 12

SISTEM MULTIMEDIA
Computers have taken a great deal of handwork out of the animation and
rendering process.
o And commercial films such as Jurassic Park, Beauty and the Beast, Toy Story,
and Shrek have utilized the power of the computers
Motion Capture
o A method for creating complex motion quickly: measure it from the real
world
o

Types :
2-D Animation
1. Cel animation
Made famous by Disney
24 frames per second therefore a minute may require as many as
1,440 separate frames.
Cel animation: is based on changes that occur from one frame to the
next.
Cel stands for celluloid which is a clear sheet with images drawn on
them.
The celluloid images are place on a background that is usually
stationary.
The background remain fixed as the images changes.
2. Path animation
Moves an object along a predetermined path on the screen
The path can be a straight line or have a number of curves.
Starts with keyframes (the first and last frame of an action).
The series of frames in between the keyframes are drawn in a process
called tweening.
Tweening requires calculating the number of frames between
keyframes and the path the action takes, and then actually takes, and
then sketches a series of progressively different outlines.
3-D Animation
o 3-D Animation involves three steps: modeling, animation, and rendering
Modeling the process of creating objects and scenes
Animation the process of defining the objects motion
Rendering the final step in creating 3-D animation. 2 basic forms:
o Software (File Format)
Director (.dir & .dcr)
Animator (Pro .fli)
Studio Max (.max)
SuperCard and Director (.pics)
Windows Audio Video Interleaved (.avi)
Macintosh .qt & (.mov)
Motion Video (.mpeg)
CompuServe (.gif)
Flash (.swf)
ASEP JALALUDIN,S.T.,M.M.

Halaman - 13

SISTEM MULTIMEDIA

Shockwave (.dcr)

Referensi :
http://elynkusuma.blogspot.com/
http://janiansyah.wordpress.com/2009/05/15/pengertian-multimedia/
http://lecturer.ukdw.ac.id/anton/download/multimedia1.pdf
http://teknikone.blogspot.com/2013/09/pengertian-sistem-multimedia.html
http://repository.amikom.ac.id
http://scribd.com/doc/35117266/Aplikasi-Multimedia
http://trangpunyaweb.com/
-

ASEP JALALUDIN,S.T.,M.M.

Halaman - 14