Anda di halaman 1dari 3

TREN PENGOBATAN DALAM RINITIS ALERGI DAN ASMA: SUATU SURVEY

THT INGGRIS
Abstrak
Latar Belakang: rinitis alergi adalah gangguan THT yang sering terjadi. Asma dan rinitis
alergi merupakan penyakit dengan mekanisme dan patogenesis yang mirip. Tujuan dari
survey ini adalah untuk menyoroti tren perngobatan terkini untuk rinitis alergi dan asma.
Metode: kuesioner dikirim melalui email untuk semua anggota konsultan yang terdaftar dari
Asosiasi THTs Inggris-Bedah Kepala dan Leher berdasarkan manajemen pasien dengan
rinitis alergi dan kelainan yang berhunbungan.
Hasil: rata-rata respon survey adalah 56%. Hasil mengindikasikan suatu berbagai macam
pendekatan dari investigasi dan manajemen dari rinitis alergi yang sesuai dengan
rekomendasi dari Pedoman Rinitis Alergi dan Dampaknya Pada Asma dalam kolaborasi
dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Kesimpulan : suatu pendekatan manajemen kombinasi dari pasien dengan rinitis alergi dan
asma yang bersamaan dapat mengurangi biaya pengobatan medis untuk kondisi ini dan
meningkatkan kontrol gejala dan kualitas hidup.
Kesimpulan
Survei ini mendemonstrasikan gambara yang diharapkan dari suatu pendekatan
manajemen dari rinitis alergi. Suatu temuan yang menarik dari survei ini adalah meskipun
bukti bagik pada hubungan antara asma dan AR, kebanyakan ahli THT sering tidak terpikir
diluar spesialisasi, contoh mereka jarang menggunakan spirometri sebagai suatu bantuan
diagnostik.
Suatu

strategi

pengobatan

kombinasi

dengan

cara

menghindari

alergen,

farmakoterapi, imunoterapi dan pengaplikasian edukasi ke pasien dengan AR dan asma yang
beriringan sebagai rekomendasi oleh pedoman ARIA mungkin mengurangi biaya pengobatan
medis dan peningkatan kontrol gejala dan kualitas hidup.

Lampiran 1: Kuesioner Email Rinits Alergi


1. Apakah anda tidak asing dengan hubungan antara rinitis alergi dan asma ?
Ya
Tidak
2. Apakah anda tidak asing dengan pedoman Allergic Rhinitis and Its Impact on Asthma
(ARIA) dalam kolaborasi dengan World Health Organisation?
Ya
Tidak
3. Apa proporsi dari pasien anda dengan rinitis alergi yang memiliki gejala atau
diagnosis dari asma ?
<10%
10 20%
20 30%
30 40%
40 50%
>50 %
4. Jika anda menduga rinitis alergi penyelidikan apa yang harus anda pertimbangkan
(anda dapat pilih salah satu, atau lebih dari pilihan dibawah ini)?
Tidak ada
Uji skin prick untuk mengetahui alergen
Uji serologi seperti RAST, IgE
Peak flow meter (liter aliran udara/menit)
Spirometri pulmonal
5. Jika anda menduga rinitis alergi pada pasien dengan rencana manajemen berikut apa
yang anda pertimbangkan ?
Mulai pengobatan dan review
Mulai pengobatan dan rujuk pasien ke dokter umum untuk follow-up
Mulai pengobatan dan rujuk ke dokter spesialis paru
6. Jika anda menduga rinitis alergi mana dari berikut ini yang akan anda gunakan untuk
pengobatan (anda dapat memilih satu, atau lebih dari pilihan berikut) ?
Antihistamin oral
Antihistamin intranasal
Steroid intranasal
Steroid-oral
Dekongestan-oral
Dekongestan-intranasal

Anti-kolinergik (Ipatropium Bromida)


Anti-leukotrien
Imunoterapi spesifik-sublingual
Imunoterapi spesifik-subkutan
7. Berapa lama anda meresepkan semprotan nasal untuk ?
3 bulan
6 bulan
> 6 bulan
8. Berapa frekuensi dari pemberian semprotan nasal yang anda resepkan (anda dapat
memilih satu atau lebih dari pilihan berikut) ?
Dua semprot sekali sehari
Dua semprot dua kali sehari
Lainnya (tolong jelaskan)
9. Apakah anda menyediakan leaflet untuk pasien tentang perubahan gaya hidup
termasuk edukasi dan penghindaran alergen ?
Ya
Tidak