Anda di halaman 1dari 2

Peran Permasalahan Penelitian dalam Penelitian Sosial

(Alan Bryman, 2007, The Research Question in Social Research: What is its Role?,
International Journal of Social Research Methodology, Vol. 10, No. 1, pp 5-20).
Paradigma Mainstreem dalam Metodologi Penelitian
Permasalahan penelitian memandu pembuatan keputusan berkaitan dengan desain
penelitian dan metode penelitian. Berbagai isu yang muncul seperti penggunaan
metode gabungan (mixed-method) juga tergantung pada permasalahan penelitiannya.
Formulating research question is the most critical and, perhaps, the most difficult
part of research design.
Peran permasalahan penelitian;
a.
menentukan orientasi penelitian,
b.
membantu dalam melakukan review literature,
c.
menentukan jenis data yang dikumpulkan,
d.
menentukan desain penelitian dan metode yang digunakan untuk menjawab
permasalahan penelitian.
Dalam studi kualitatif, permasalahan penelitian yang jelas juga diperlukan. Bagi
beberapa peneliti kualitatif permasalahan penelitian baru muncul ketika penelitian
berlangsung. Namun hal itu mendapat kritik, diantaranya oleh Psathas (1995, p 45)
yang menyatakan bahwa tradisi menghindari kemunculan permasalahan penelitian di
awal studi kualitatif merupakan tradisi yang kurang terarah (unmotivated looking).
Temuan dari Praktek Penelitian
- Hubungan antara permasalahan penelitian dan metode penelitian seringkali tidak
konsisten dengan buku teks. Hubungan lain yang mungkin adalah,
a. Bahwa disiplin ilmu/kebijakan/harapan atas pendanaan menentukan permasalahan
penelitian dan metode penelitian yang digunakan. Dengan kata lain, formulasi
permasalahan penelitian dan bagaimana data dikumpulkan dan dianalisis
dipengaruhi oleh keyakinan peneliti mengenai persyaratan disiplin ilmunya
mengenai apa yang dianggap sebagai knowledge, harapan dari pengambil
kebijakan mengenai pengetahuan yang dibutuhkan untuk kebijakan dan harapan
atas suatu pendanaan.
Disciplinary/policy/funding expectations

Research Question

Research Methods

b. Bahwa komitment terhadap metodologi menentukan permasalahan penelitian dan


metode penelitian. Hal ini berkaitan dengan peran keterampilan yang dimiliki
peneliti. Mereka berada dalam kondisi comfort level atas metodologi yang
dikuasainya yang kemudian dapat membingkai permasalahan penelitian yang
dilakukannya.
Alasan perbedaan

Intinya adalah bahwa pernyataan bahwa permasalahan penelitian merupakan pusat dari
penelitian sosial adalah tidak sepasti seperti yang dikemukakan dalam buku teks metode
penelitian. Alasan yang mendasari antara lain,
- Buku teks hanya memberikan kaidah normatif,
- Bentuk yang ada merupakan konstruksi retrospektif dari proses penelitian