Anda di halaman 1dari 3

Nama: Febrinia Tika Maratus Sholihah

NIM

: 120341421936

Off.

:C

WARGA KOTA LAMONGAN PULUHAN TAHUN DISUGUHI BAU


BUSUK LIMBAH PASAR IKAN
Rabu, 19 November 2014 19:28 WIB

(Sumber: Surya/hanif manshuri. 2014)


Tampak limbah Pasar Ikan yang menyembulkan bau busuk dan anyir yang ngendon di
Kaliotik. Puluhan tahun persoalan ini selalu muncul namun tak pernah ada penyelesaiannya,
Rabu (19/11/2014)
TRIBUNNEWS.COM, LAMONGAN Siapa pun yang melintas di jalan Laras Lirisi
dan Kaliotik jalan Jaksa Agung Suprapto Lamongan bakal menutup hidungnya kuat kuat.
Pasalnya aliran Sungai Kaliotik yang sejak awal hujan turun tengah dipebuhi limbah cair Pasar
Ikan.
Dampaknya bau busuk dan anyir menyengat meluas hingga mengarah ke warga
Kelurahan Tumenggungan dan warga Kelurahan Sidokumpul Kecamatan Kota.
Tak hanya pengguna jalan yang melintas di jalur jalan Larar liris menuju kota atau sebaliknya
yang mengeluh, tapi warga kota yang ada di sepanjang jalan Laras liris juga merasakan
dampaknya.
Sebelumnya kawasan ini menjadi salah satu objek penilaian tim Adipura dari sejumlah
objek lainnya. Bau menyembul sejak beberapa sepekan mamasuki musim kemarau, sama sekali

tidak menjadi perhatian UPT Pasar Ikan yang paling bertanggung terkait pembuangan
semua limbah cair dari pasar ke Kaliotik.
Para pedagang dan pihak pengelola Pasar Ikan membuang semua jenis limbah, baik
kering maupun basah, termasuk air kotoran sisa cucian ikan ke Kaliotik. Limbah Pasar Ikan itu
berhenti di sepanjang kali di Jalan Laras liris tidak hanyut dan mengalir ke hilir, lantaran kali
belum penuh air. Yang ada hanya limbah cair dari Pasar Ikan yang ngendon.
Upaya pihak Dinas PU Cipta Karya membersihkan sepanjang aliran Kaliotik dari sampah
padat seolah tak bermakna karena kenyataannya Kaliotok hanya jadi penampungan limbah Pasar
Ikan. Siapapun yang melintas di jalur tersebut pasti menggerutu lantaran bau anyir yang
menyengat sampai peruptun ikut mual mual. Sementara limbah limbah keluarga yang dialirkan
dari perumahan di kota hulu Kaliotik juga menambah parahnya Kaliotik.
Kondisi ini bertahun tahun berjalan, tapi tidak juga diatasi oleh pemerintah,ungkap Ahmad
warga Tumenggungan Kecamatan Kota.
Selain rumah penduduk, jalur itu juga terdapat Kantor Kelurahan Tumenggungan dan
lembaga pendidikan tingkat TK. Jika ini dibiarkan dan tidak ada solusi, dipastikan akan
menimbukan dampak buruk bagi kesehatan masyarakat. Bahkan aliran limbah Pasar Ikan juga
dimanfaatkan pedagang ikan untuk kebutuhan cuci kaki, tangan dan cebok saat buang air kecil.
Kepala Badan Lingkungan Hidup, Sukiman dikonfirmasi Surya, Rabu (19/11) menyatakan
permasalahan bau busuk dan anyir di timur Pasar Ikan memang problem belum tertangani
sepenuhnya.
Pihaknya telah berusaha keras melakukan koordinasi dengan pihak PD Pasar, Dinas
Perikanan dan Kelautan untuk mengatasinya.
Berarti kita menyalahkan instansi lain, tapi ini menjadi pekerjaan rumah yang harus dicari
solusinya,tegas Sukiman.
Sukiman juga melihat penyebab limbah Pasar Ikan yang hamper 90 persen mengalir ke
Kaliotik, yakni terdapatnya tiga saluran limbah yang langsung menuju ke Kaliotik. Makanya,
lanjut Sukiman, PD Pasar juga harus berinisiatif membuatkan saluran ke Instalasi Pengolahan

Air Limbah (IPAL). Sebaliknya Dinas Perikanan juga ikut memberikan anggaran untuk
perbaikan saluran agar permasalahan yang setiap tahun terselesaikan.
Kami tidak hanya sekedar memikirkan, tapi sudah melakukan langkah untuk sesegerakan
mungkin menyelesaikannya, ungkapnya
Sumber:
Manshuri, Surya Hanif. 2014. Warga Kota Lamongan Puluhan Tahun Disuguhi Bau Busuk
Limbah Pasar Ikan (Online) (http://www.tribunnews.com/regional/2014/11/19/wargakota-lamongan-puluhan-tahun-disuguhi-bau-busuk-limbah-pasar-ikan) diakses pada
tanggal 12 Januari 2015