Anda di halaman 1dari 4

No

Masalah
Keperawatan
Nyeri

Kolelitiasis

Ketidakseimbangan
nutrisi kurang dari
kebutuhan tubuh

Mengatur medikasi yang


diberikan, catat repon klien yang
menyatakan kapan nyeri
dirasakan hilang atau berkurang
Kurangi aktivitas
Ciptakan lingkungan yang
nyaman lingkungan yang tenang
Ajarkan teknik relaksasi seperti
masase punggung, dan istirahat

Jika dibutuhkan pasang NGT


Anjurkan pasien untuk makan
Rendah lemak dan lemak diberikan
dalam bentuk yang mudah dicerna.
Anjurkan pasien untuk makan
Cukup kalori, protein dan hidrat
arang. Bila terlalu gemuk jumlah
kalori dikurangi.
Anjurkan
pasien
untuk
mengkonsumsi Cukup mineral dan
vitamin, terutama vitamin yang
larut dalam lemak (ADEK).

Pankreatitis

Tumor Pankreas

Kurangi stimulasi pancreas


Ubah posisi
Memberikan
preparat Diskusikan
tehnik
alternatif
antikolinergik sesuai resep
penurun rasa nyeri
Melarang asupan per oral
Lakukan latihan pasif setiap 4
Memperhatikan
pasien
dalam
jam
Ambulasi dengan bantuan bila
keadaan tirah baring
Menggunakan pengisap nasogastrik
dapat ditoleransi
Berikan analgesik sebelum nyeri
secara kontinu
Kurangi rasa nyeri yang berhubungan
menghebat dan sebelum dilakukan
tindakan
dengan drainase nasogastrik
Gunakan pelumas di sekitar nares
eksternal
Balik tubuh pasien dengan interval
waktu; hindari tekanan atau
tegangan pada selang NG
Pantau kadar glukosa serum dan Pre operasi
pasien
untuk
memberikan insulin seperti yang Anjurkan
diresepkan
meningkatkan diet tinggi protein
Berikan infus cairan serta elektrolit Berikan makanan yang terpilih
dan nutrisi parenteral seperti yang
( sudah dikonsultasikan dengan
diresepkan
ahli gizi)
Berikan diet tinggi karbohidrat, rendah Berikan Vitamin K
protein dan rendah lemak ketika diet Anjurkan
dalam
pemberian
tersebut sudah dapat ditolerir
preparat enzim pankreas
Beritahukan pasien untuk tidak Berikan suntikan Glukosa
mengkonsumsi alkohol
Post operasi
Berikan penyuluhan kepada pasien Auskultasi bising abdomen untuk

Anjurkan mengkonsumsi Tinggi


cairan untuk mencegah dehidrasi

agar tidak mengkonsumsi kopi dan


makanan yang merangsang pankreas
secara berlebihan.

Defisit Volume
Cairan

Kaji status cairan (turgor kulit,


membrane mukosa, haluaran urin,
tanda-tanda
vital,
parameter
dinamika)
Kaji sumber-sumber kehilangan
cairan dan elektrolit (muntah, diare,
drainase nasogastrik, diaphoresis
yang berlebihan)
Pasang NGT
Lakukan suction untuk meringankan
distensi atau muntah, suction juga
sisa ccairan gastric yang distimulasi
oleh cholecystokinin
Berikan infuse elektrolit (natrium,
kalium, klorida) seperti yang
diresepkan
Berikan plasma, albumin dan
produk
darah
seperti
yang
diresepkan

Kaji status cairan (turgor kulit,


membrane mukosa, haluaran urin,
tanda-tanda vital, parameter dinamika)
Kaji sumber-sumber kehilangan cairan
dan elektrolit (muntah, diare, drainase
nasogastrik,
diaphoresis
yang
berlebihan)
Atasi syok jika keadaan ini terjadi.
Berikan kortikosteroid seperti yang
diresepkan kepada pasien yang
tidak berespon terhadap terapi
konvensional
Evaluasi jumlah haluaran urin
upayakan untuk mempertahankan
haluaran ini pada 50 mL/jam
Berikan infuse elektrolit (natrium,
kalium,
klorida)
seperti
yang
diresepkan
Berikan plasma, albumin dan produk
darah seperti yang diresepkan
Jaga agar suntikan kalsium glukonas
selalu tersedia

mendengarkan bising usus


Berikan dan kaji pemberian
insulin dan enzim pankreatik
Pantau glukosa serum
Lakukan pengawasan gula darah
Timbang badan setiap hari
Pantau warna, konsistensi dan
frekuensi feces

Periksa abdomen untuk mengkaji


pembentukan asites
Ukur lingkar abdomen setiap hari
Timbang BB pasien setiap hari
Lakukan palpasi abdomen untuk
mendeteksi gelombang cairan
Pantau berbagai manifestasi klinik
yang menunjukkan adanya gagal organ
multiple,
disfungsi
neurologi,
kardiovaskular, ginjal dan pernafasan.

Posisikan pasien semi fowler untuk


memaksimalkan ventilasi

Beritahukan dan dorong pasien


untuk menarik napas dalam dan batuk
setiap jam sekali

Bantu pasien membalikkan tubuh


dan mengubah posisi setiap 2 jam
sekali
Kurangi metabolisme tubuh yang
berlebihan

Pola Nafas tidak


efektif

Risiko Injuri

Kaji gag refleks sebelum memberikan


intake melalui oral jika pasien setelah
dilakukan endoskopi, karena prosedur
endoskopi
menggunakan
lokal
anastesi
Diskusikan pemberian antibiotik
selama prosedur endoskopi jika
dibutuhkan untuk meminimalisir
infeksi bakteri dari usus ke saluran
empedu

Posisikan pasien 30-40 derajat


Auskultasi suara nafas, catat
adanya
suara
tambahan
mis.Ronchi
Ubah posisi secara periodik atau 2
jam sekali
Atur
intake
untuk
cairan
mengoptimalkan keseimbangan.
Monitor respirasi dan status O2
Anjurkan latihan napas dalam