Anda di halaman 1dari 15

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

(RPP)
Satuan Pendidikan
Kelas / Semester
Tema
Pertemuan ke

: SMP Negeri 1 Manado


: VII / 1
: 2. Potensi dan sebaran Sumber Daya
Alam Indonesia
2.2 Potensi Sumber Daya Tambang
: 11, 12, dan 13

A. Kompetensi Inti (KI)


1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong
royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan
alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya
tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dankejadian tampak mata
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai,
memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,menghitung, menggambar,
dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam
sudut pandang/teori

B. Kompetensi Dasar
1.1. Menghargai karunia Tuhan Yang Maha Esa yang telah menciptakan waktu dengan
segala perubahannya.
2.2. Menunjukkan perilaku rasa ingin tahu, peduli, menghargai dan bertanggung jawab
terhadap kelembagaan sosial, budaya, ekonomi dan politik.
2.3. Menunjukkan perilaku santun, toleran, dan peduli dalam melakukan interaksi manusia
dengan lingkungan dan teman sebayanya
3.1. Memahami pengertian dinamika interaksi manusia dengan lingkungan alam, sosial,
budaya dan ekonomi
3.4. Memahami pengertian dinamika interaksi manusia dan lingkungan alam, sosial,
budaya dan ekonomi.
4.1. Menyajikan hasil pengamatan tentang hasil-hasil kebudayaan dan pikiran masyarakat
Indonesia pada masa Praaksara, masa Hindu-Budha, dan masa Islam dalam aspek
geografis, ekonomi, budaya dan politik yang masih hidup dalam masyarakat sekarang.
4.3. Mengobservasi dan menyajikan bentuk-bentuk dinamika interaksi manusia dengan
lingkungan alam, sosial, budaya, dan ekonomi di lingkungan masyarakat sekitar.
C. Indikator Pencapaian Kompetensi
1. Mengidentifikasi jenis-jenis barang tambang
2. Mendeskripsikan penyebaran barang tambang di Indonesia
3. Mendeskripsikan manfaat barang tambang bagi kehidupan manusia
4. Mendeskripsikan peranan barang tambang terhadap perekonomian Indonesia
5. Mendeskripsikan cara mengatasi kelangkaan barang tambang
D. Tujuan Pembelajaran

1. Melalui tanya jawab, peserta didik dapat menyebutkan jenis-jenis barang tambang.
2. Melalui diskusi, peserta didik dapat menjelaskan penyebaran barang tambang di
Indonesia.
3. Melalui diskusi, peserta didik dapat menjelaskan manfaat barang tambang bagi
kehidupan manusia.
4. Melalui diskusi, peserta didik dapat menjelaskan peranan barang tambang terhadap
perekonomian Indonesia.
5. Melalui diskusi, peserta didik dapat menjelaskan cara mengatasi kelangkaan barang
tambang.

E. Materi
Potensi Sumber daya tambang
F. Alokasi Waktu
3 x Pertemuan (6 x 40 menit)
G. Metode Pembelajaran
Diskusi
Pendekatan : Saintifik :

1. Mengamati (observing)
2. Menanya (Questioning)
3. Mencoba (experimenting)
4. Mengolah (processing)
5. Menghubungkan (connecting)
6. Menyimpulkan (concluding)
7.Mengkomunikasikan/mengkolaborasikan/jejaring
(communicating/cooperating/networking)

H. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan I ( 2 X 40 menit )

KEG
IATA
N

Penda
hulua
n

Inti

AL
OK
ASI
WA
KT
U

DESKRIPSI KEGIATAN

Membuka pelajaran dengan mengucapkan salam dan berdoa


bersama menurut agama masing masing, dan selanjutnya
menandai kehadiran peserta didik

Mengajukan pertanyaan dengan menghubungkan materi


sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari berikutnya
Apa yang dimaksud dengan potensi sumber daya Hutan ?

Menginformasikan
pembelajaran .

tujuan

yang

akan

dicapai

selama

Memberi motivasi peserta didik untuk aktif dalam proses


pembelajaran dengan pertanyaan : Adakah kegiatan
penambangan yang dilakukan oleh penduduk di sekitar tempat
tinggalmu?

a. Guru memberi informasi tentang pembahasan materi


b. Peserta didik di minta untuk menyebutkan nama barang atau alat
alat dapur di rumah masing - masing serta bahan baku
pembuatannya
c. Peserta didik diminta mengklasifikasi (penyusunan bersistem)

5
me
nit

25
me
nit

mana barang yang termasuk bahan bakunya dari barang tambang


d. Peserta didik di bagi dalam 4 5 kelompok
e. Pelaksanaan diskusi Kelompok. Setiap kelompok mencatat
penyebaran barang tambang dengan wilayah yang berbeda
beda antar setiap kelompok
melalui pengamatan peta
penyebaran barang tambang di Indonesia.
Kelompok 1 Wilayah Sumatra
Kelompok 2 wiilayah Jawa
Kelompok 3 wililayah Kalimantan
Kelompok 4 wilayah Sulawesi dan Bali
Kelompok 5 Wilayah Irian jaya
30
me
nit

f. Setiap kelompok diminta untuk menyampaikan hasil


pekerjaannya di depan kelas . (Kelompok 1 ditanggapi
kelompok 5, kelompok 2 ditanggapi kelompok 4, kelompok 3
ditanggapi kelompok 1, kelompok 4 ditanggapi kelompok 2, dan
kelompok 5 ditanggapi kelompok 3.
g. Setiap kelompok memberi alasan mengapa penyebaran barang
tambang itu berbeda beda dan tidak merata.

10
me
nit

h. Guru mengklarifikasi dengan memberi umpan balik berdasarkan


hasil presentasi
i. Melakukan penilaian proses dengan menggunakan instrumen
penilaian
a

Membuat kesimpulan tentang materi pembelajaran hari itu


dilakukan peserta didik bersama guru

b Melaksanakan tes secara lisan


Penut
up

Menugaskan peserta didik melakukan pengamatan di


lingkungan sekitarnya tentang pemenfaatan barang tambang

Menutup pelajaran dengan berdoa sesuai agama masingmasing.

10
me
nit`

I. Penilaian Hasil Belajar


Rubrik Penilaian Diskusi
No.

Nama Peserta
Didik

Aspek

K
e

B
e

M
e

E
t

ke
di

J
u
m
l
a
h

Nil
ai

Ket.

i
k
a
rj
a
s
a
m
a

Keterangan Skor :
Baik sekali
=
Baik
=
Cukup
=
Kurang
=

r
t
a
n
y
a

n
j
a
w
a
b

B
e
r
b
i
c
a
r
a

Kriteria Nilai
A = 80 100
B = 70 79
C = 60 69
D = < 60

4
3
2
1

si
pli
na
n

S
k
o
r

:Baik Sekali
:Baik
:Cukup
:Kurang

Skor perolehan
Nilai =

X 100
Skor Maksimal

No.

Rubrik Penilaian Presentasi


Nama Peserta
Didik

J
u
m
l
a
h

Aspek

S
k
o
r

Pe
na
mp
ila

K
es
es
ua

Ketrampil
an
menjawab
pertanyaa

Men
ghar
gai
pen

Nil
ai

Ket.

ia
n
Su
bs
ta
ns
i

Keterangan Skor :
Baik sekali
=
Baik
=
Cukup
=
Kurang
=

dapa
t
tem
an

Kriteria Nilai
A = 80 100
B = 70 79
C = 60 69
D = < 60

4
3
2
1

:Baik Sekali
:Baik
:Cukup
:Kurang

Skor perolehan
Nilai =

X 100
Skor Maksimal

Lembar Monitoring orang tua

Hari
/
Tang
gal

Pokok bahasan / sub


pokok bahasan

Bentuk Tugas

Tand
a
tanga
n
orang
tua

J. Sumber Belajar
- Alat dan Bahan
-

Sumber Belajar

: Laptop, LCD Proyektor, Media OnLine dan Peta sebaran hasil


tambang di Indonesia
: Buku Siswa Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas VII SMP/MTs,
Jakarta, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Mengetahui,
Kepala Sekolah

Manado,
Juli 2013
Guru Mata Pelajaran IPS

Elisabeth Mononutu, S.Pd.,M.Pd.


NIP. 195806031981032004

Asrin Liise S.Pd.


NIP. 198306252011021002

LAMPIRAN
BAHAN AJAR :
a. Hasil Tambang
Sumber daya alam hasil penambangan memiliki beragam fungsi bagi kehidupan manusia, seperti
bahan dasar infrastruktur, kendaraan bermotor, sumber energi, maupun sebagai perhiasan. Berbagai jenis
bahan hasil galian memiliki nilai ekonomi yang besar dan hal ini memicu eksploitasi sumber daya alam
tersebut. Beberapa negara, seperti Indonesia dan Arab, memiliki pendapatan yang sangat besar dari sektor
ini. Jumlahnya sangat terbatas. Oleh karena itu, penggunaannya harus dilakukan secara efisein.

Gambar. Persebaran hasil Tambang di Indonesia.

1) Minyak Bumi dan Gas


Minyak bumi merupakan salah satu bahan bakar dan sumber energi yang sangat penting
kegunaannya, terutama untuk kendaraan.
Pada kegiatan eksplorasi minyak bumi di Indonesia, umumnya ditemukan cadangan-cadangan gas bumi.
Gas bumi ini disebut Associated gas karena terdapat dalam satu reservoir dan dihasilkan bersama
minyak.

Gambar. Pengeboran Minyak Bumi.

Gambar. Pengeboran Minyak Bumi di lepas pantai dan di daratan


2) Batu Bara
Batu Bara adalah sedimen yang terbentuk dari sisa tumbuhan yang telah mati dan mengendap
selama jutaan tahun yang lalu. Unsur-unsur yang menyusunnya terutama adalah karbon, hidrogen dan
oksigen.
Batu bara merupakan salah satu sumber energi utama, selain minyak dan gas bumi, yang banyak
digunakan untuk keperluan industri secara langsung. Misalnya: sebagai bahan bakar dalam industri semen
dan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), pembakaran batu kapur dan genteng, pereduksi proses
metalurgi (pengolahan bijih logam menjadi logam berguna), sebagai kokas (arang sisa) konvensional, dan
sebagai bahan bakar padat (briket). Batu bara merupakan bahan bakar tidak berasap.

Gambar. Pertambangan Batu Bara

Gambar. Pertambangan Batu Bara


3) Aluminium dan Bauksit
Aluminium digolongkan ke dalam logam ringan dan memiliki kegunaan yang luas sekali dalam
bidang industri dan konstruksi, serta alat transport seperti kapal terbang, bus, kereta api, dan lain-lain.
Bahan dasar aluminium adalah bauksit. Bauksit banyak ditemukan di Kalimantan Barat dan Riau. Pabrik
alumina didirikan di P. Bintan dengan memakai biji bauksit berkadar rendah, sedangkan di Asahan Sumatra
Utara mereduksi alumina menjadi logam aluminium. Potensi yang ada memungkinkan dapat diekspor.

4) Pasir Besi / Biji Besi


Bijih besi merupakan mineral logam terpenting. Besi disebut juga logam tulang punggung
(backbone metal) dan mempunyai kegunaan yang sangat luas, seperti sebagai bahan dalam pembuatan alat
transpor, alat berat, persenjataan berat, dan sebagainya. Logam murni baja adalah besi yang ditambah
dengan karbon (kurang dari 1%) untuk member kekuatan dan kekerasan. Beberapa logam seperti nikel,
chromium, dan mangan dapat ditambahkan pula pada campuran baja untuk menciptakan sifat-sifat tertentu.

Gambar. Tambang Biji Besi di Pulau Bangka, Kec. Likupang Timur, MINUT
5) Emas
Emas umumnya dimanfaatkan untuk perhiasan. Berdasarkan data ESDM, produksi emas Indonesia
pada tahun 2003 mencapai 141.019 ton. Emas ditambang di Jawa Barat (cikotok dan Pongkor), Papua
(Freeport, Timika), Kalimantan Barat (Sambas), NAD (Meulaboh), Sulawesi Utara (Bolaangmongondow,
Minahasa)

Gambar. Pencari Emas tradisional

Gambar. Emas Batangan (sudah diolah/sudah jadi)


6) Nikel
Sebagai unsur alloy, nikel digunakan dalam baja tahan karat dan dalam pipa tekanan tinggi untuk
bagian otomotif dan mesin. Bijih nikel telah ditemukan di Pulau Gak, Pulau Gebe, Pegunungan Cyclop di
Irian Jaya (Papua), dan semenanjung tenggara Sulawesi. Indonesia merupakan salah satu negara yang
berpotensi besar dalam produk dari bijih nikellaterit, tetapi produksi besar-besaran logam serta produksi
nikel lain terpaksa ditunda karena keadaan pasaran yang kurang menguntungkan.

Gambar. Tambang Nikel.

Gambar. Nikel
7) Mangan
Mangan termasuk unsur alloy yang penting dalam pembuatan baja terutama untuk mengeluarkan
belerang dalam tanur tinggi baja. Bahan pengganti mangan belum di-temukan. Kira-kira 90% dari
konsumsi mangan ialah untuk keperluan metalurgi. Mangan dalam jumlah kecil ditemukan di Pulau Jawa
dan di Pulau Ternate serta Nusa Tenggara Timur

8) Tembaga
Mineral ini merupakan salah satu metal dasar (base metal) yang penting. Penggunaan terbesar ialah
dalam alat listrik. Dalam industry bangunan, tembaga juga diperlukan untuk kawat, pipa, dan lain-lain. Di
Indonesia, posisi tembaga cukup penting dalam memberikan devisa bagi negara dan diproduksi di Irian
Jaya. Eksplorasi intensif sedang dilakukan di Sulawesi Utara dan Selatan yang diduga mengandung
tembaga porfir seperti di Pilipina.

Gambar. Tambang Nikel

Gambar. Hasil dari Tembaga


9) Timah
Sebagai logam dasar, timah mempunyai berbagai macam kegunaan, seperti sebagai lempengan
dicampur timbal digunakan untuk menyolder, dicampur tembaga sebagai brass. Dalam industri elektronik,
timah cukup penting, tetapi sekarang kegunaannya tersaingi oleh barang-barang yang menggunakan bahan
plastik dan aluminium. Sebaran utama timah terdapat di Bangka-Belitung, Singkep, dan Kepulauan Riau.
Cadangan Timah di Indonesia diperkirakan 1 juta ton, sebagian besar terdapat di lepas pantai. Saat ini
pabrik baja Krakatau memproduksi kebutuhan timah dalam negeri.

Gambar. Tambang Timah

Gambar. Timah dalam bentuk gumpalan dan Timah dalam bentuk Batangan
10) Aluminium dan Bauksit
Aluminium digolongkan ke dalam logam ringan dan memiliki kegunaan yang luas sekali dalam
bidang industri dan konstruksi, serta alat transport seperti kapal terbang, bus, kereta api, dan lain-lain.
Bahan dasar aluminium adalah bauksit. Bauksit banyak ditemukan di Kalimantan Barat dan Riau. Pabrik
alumina didirikan di P. Bintan dengan memakai biji bauksit berkadar rendah, sedangkan di Asahan Sumatra
Utara mereduksi alumina menjadi logam aluminium. Potensi yang ada memungkinkan dapat diekspor.
Gambar. Tambang aluminium
9. Marmer
Marmer terbentuk dari proses malihan batu gamping atau batu kapur. Suhu dan tekanan bekerja
pada batu gamping karena adanya tenaga endogen atau tenaga dari dalam bumi. Marmer banyak digunakan
untuk seni pahat, patung, meja, dinding, lantai rumah dan lain-lain. Marmer di tambang di tulungagung
(jawa timur), Lampung dan Makasar.

Gambar. Tambang Batu Marmer