Anda di halaman 1dari 14

RANCANG BANGUN MINIATUR PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO DENGAN MENGGUNAKAN TURBIN ULIR

LAPORAN TUGAS AKHIR

Diajukan Untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan Dalam Menyelesaikan

Program Pendidikan Diploma III

Program Studi Teknik Konversi Energi

Pendidikan Diploma III Program Studi Teknik Konversi Energi IDA EL METHELINA MANIK RIZKY DAVID WARDUS TUMANGGER

IDA EL METHELINA MANIK

RIZKY DAVID

WARDUS TUMANGGER

Oleh :

NIM. 1005052072

NIM. 1005052090

NIM. 1005052096

JURUSAN TEKNIK MESIN

POLITEKNIK NEGERI MEDAN

MEDAN

2013

INTISARI

Turbin ulir adalah alat yang digunakan untuk mengubah energi mekanik menjadi energi listrik. Adapun proses perubahan energi pada turbin ulir hingga menjadi energi listrik yaitu merubah energi yang berasal dari energi mekanik yang terdapat pada air dan perubahan tekanan yang terjadi pada sudu mengakibatkan sudu berputar dan memutar poros. Selanjutnya daya dari poros ditransmisikan ke dinamo yang kemudian diubah menjadi energi listrik. Pengoperasian turbin ulir memerlukan head rendah yaitu head yang kurang dari 10 meter, hal ini sesuai dengan potensi energi air di daerah pedesaan yang terdapat banyak saluran irigasi dengan head kurang dari 10 meter. Dari miniatur Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohiro dihasilkan daya 0,3719 watt, dengan tegangan 2,42volt, debit air maksimum 9,99 x 10 -4 m 3 /s, dan tinggi jatuh air efektif 1,35 meter.

Kata kunci : Turbin ulir, satu blade, head rendah

ABSTRACT

Screw turbine is a tool used to change from mechanic energy into electric energy. The energy transformation from the screw turbine into the electric energy occurred in the following process: energy from the mechanic energy in water and change in pressure in blades make the blades rotating, and then it rotates shaft. Furthermore, the power of shaft is transmitted into dynamo, being then changed into electric energy. The operation of screw turbine requires low head, i.e. lessthan 10 meter. It is appropriate with the potentials of energy in water available inrural areas where many irrigated channels are found with head less than 10 meter. Miniature of microhydro power plants is produced 0,3719 watt of power generated by the voltage of 2,42 volts, the maximum discharge 9,9x10 -4 m 3 /s and 1,35 meters effective high water falls.

Key words : Screw turbine, single blade, low head

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis ucapkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas segala Berkat dan Karunia-Nya, yang telah memberikan pengetahuan, kesabaran, dan kesehatan kepada penulis sehingga dapat menyelesaikan Laporan Tugas Akhir ini yang berjudul “RANCANG BANGUN MINIATUR PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO DENGAN MENGGUNAKAN TURBIN ULIR”. Tujuan penulisan Laporan Tugas Akhir ini adalah untuk memenuhi persyaratan dalam menyelesaikan program pendidikan diploma III Jurusan Teknik Mesin Program Studi Teknik Konversi Energi Politeknik Negeri Medan. Perancangan miniatur pembangkit listrik tenaga mikrohidro ini sama dengan perancangan pembangkit listrik tenaga mikrohidro pada umumnya, hanya saja dalam tugas akhir ini turbin yg digunakan adalah turbin ulir. Dalam penyusunan laporan ini, penulis telah banyak mendapat bimbingan dan bantuan dari berbagai pihak, baik berupa materil, spiritual, informasi serta saran-saran maupun dalam bidang administrasi. Pada kesempatan ini penulis dengan segala kerendahan hati mengucapkan banyak terima kasih kepada :

1. Kedua Orangtua penulis, Ayahanda Pdt.M. Manik Sm.Th. dan Ibunda S. br Manalu atas kasih sayang yang tiada henti, yang telah memberikan doa dan dukungannya,

2. Kepada kakak tersayang, Eva Nielma Manik, Adi El Boima Manik, dan adik tercinta Mia El Christin Manik dan Roy El Orion Manik yang telah memberikan doa, motivasi dan dukungannya,

3. Bapak Aulia Salman S.T, M.T. selaku Dosen Pembimbing yang telah meluangkan waktunya untuk membimbing dan membantu penulis dari awal hingga akhir penyelesaian Tugas Akhir ini,

4. Bapak Ir. Abdul Razak, M.T yang telah meluangkan waktu dan tenaga dalam memberikan saran dan petunjuk kepada penulis,

5. Bapak M. Syahruddin, S.T, M.T., Direktur Politeknik Negeri

Medan,

6. Bapak Ir. Gideon Sembiring, M.T. Kepala Jurusan Teknik Mesin,

Politeknik Negeri Medan, Bapak Ir. Isman Harianda, M.T. Kepala

Program Studi Teknik Konversi Energi, Politeknik Negeri Medan,

7. Seluruh Dosen Staf Pengajar dan Pegawai Jurusan Teknik

Konversi Energi yang telah banyak membimbing dan membantu

penulis selama dalam masa perkuliahan sampai penyelesaian tugas

akhir ini,

8. Franjhun Boy Daud Padang, atas segala perhatian, semangat dan

motivasi yang selalu diberikan kepada penulis,

9. Teman-teman Satu Proyek Tugas Akhir, Rizky David dan Wardus

Tumangger atas semangat dan kerjasamanya dalam menyelesaikan

Tugas Akhir ini,

10. Teman-teman Satu PKL, Joice Mart. V. Siregar alias Cengeng,

Matius Alexander Sitorus alias Babang Tiyus, Andre Pranata

Ginting alias Abang Kiting, dan Dio Arrazy Kustanto alias Si itam,

atas semua dukungan dan pengalamannya,

11. Seluruh mahasiswa Teknik Konversi Energi Angkatan ’10,

Khususnya EN-6D Sahabat Tanpa Batas, atas semua suka dan duka

yang telah dilalui bersama selama 3 tahun ini, tetap kompak dan

sukses selalu Tuhan memberkati.

Penulis menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari sempurna. Oleh

karena itu segala kritik dan saran yang membangun sangat penulis harapkan untuk

memperbaiki dan menyempurnakan laporan ini kedepannya. Akhir kata, penulis

berharap semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi kita semua yang membacanya.

Terima kasih.

Medan, 13 Juli 2013 Hormat Penulis,

Ida El Methelina Manik

DAFTAR ISI

LEMBAR JUDUL SPESIFIKASI TUGAS AKHIR

iii

LEMBAR PERSETUJUAN

iv

LEMBAR PENGESAHAN

v

INTISARI

vi

ABSTRACT

vii

KATA PENGANTAR

viii

DAFTAR ISI

x

DAFTAR GAMBAR

xii

DAFTAR TABEL

xiii

BAB I

PENDAHULUAN

 

1

A.

Latar Belakang Masalah

1

B.

Topik Bahasan

 

3

C.

Batasan Masalah

3

D.

Tujuan Penulisan

3

E.

Manfaat

4

F.

Metode Pembahasan

4

G.

Sistematika Penulisan

4

BAB II

LANDASAN TEORI

6

A.

Pengertian Energi

 

6

B.

Sumber Energi

6

1. Sumber Energi yang tidak dapat diperbaharui

7

2. Sumber Energi yang dapat diperbaharui

8

C.

Pembangkit Listrik

13

1. Jenis Pembangkit Tenaga Listrik

13

2. Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)

14

 

a.

Prinsip kerja PLTA

15

D.

Potensi Mikrohidro di Indonesia dan Dunia

25

BAB III

PEMBANGKIT LISTRIK TENAGA MIKROHIDRO DENGAN MENGGUNAKAN TURBIN ULIR

28

A.

Pengertian Mikrohidro

28

B.

Pengertian Turbin Ulir

30

C.

Komponen Komponen PLTMH dengan Turbin Ulir

33

1. Sumber air (reservoir)

33

2. Katub pengatur (intake valve)

34

3. Turbin (screw turbine)

35

4. Pembangkit tenaga dari Dinamo sepeda

36

D.

Prinsip Kerja PLTMH dengan Turbin Ulir

38

E.

Prinsip Kerja Dinamo Arus Searah

39

BAB IV

PEMBAHASAN

42

A.

Daya yang Dihasilkan Air

42

1. Menghitung debit aliran air secara teoritis dan actual

42

2. Menghitung potensi daya

42

3. Efisiensi turbin ulir

43

4. Menghitung kerja mekanik dan daya air

46

B.

Pembangkit Tenaga dari Dinamo Sepeda

46

C.

Perincian Biaya

47

BAB V

KESIMPULAN DAN SARAN

48

A. Kesimpulan

48

B. Saran

49

DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN

DAFTAR GAMBAR

Halaman

Gambar.1.

Komposisi Energi Primer Nasional

12

Gambar.2.

Energi Primer di Indonesia

12

Gambar.3.

Pembangkit Listrik Tenaga Uap

14

Gambar.4.

Pembangkit Listrik Tenaga Air

15

Gambar.5. Generator

17

Gambar.6. Transformator

17

Gambar.7.

Komponen Utama PLTA

18

Gambar.8.

Pumped-storage Plant

19

Gambar.9.

Pembangkit Listrik Minihidro

20

Gambar.10. Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro

20

Gambar.11. Bendungan Pengalih

21

Gambar.12. Bak Pengendap

21

Gambar.13. Saluran Pembawa

22

Gambar.14. Bak Penenang

22

Gambar.15. Pipa Pesat

23

Gambar.16. Proses Pembangkitan Listrik Skala Pikohidro

24

Gambar.17. Skema Pembangkitan Listrik Tenaga Mikrohidro

29

Gambar.18. Gaya gaya yang Bekerja pada Sebuah Lingkaran Blade Ulir

31

Gambar.19. Sumber Air (reservoir) PLTMH dengan Turbin Ulir

34

Gambar.20. Katub Pengatur (intake valve)

34

Gambar.21. Turbin Ulir

35

Gambar.22. Dinamo Sepeda yang Dihubungkan dengan Poros Turbin Ulir

36

Gambar.23. Pompa Air yang Dirangkai Secara Seri

37

Gambar.24. Konstruksi miniatur PLTMH dengan Turbin Ulir

37

Gambar.25. Bagian bagian Dari Sebuah Dinamo Sepeda

40

Gambar.26. Bagian bagian Dinamo AC dan Dinamo DC

41

DAFTAR TABEL

Halaman

Tabel. 1. Potensi dan Pemanfaatan Energi Terbarukan Indonesia

11

Tabel. 2.

Material Pipa Pesat

23

Tabel. 3. Potensi Tenaga Air di Indonesia

25

Tabel. 4. Potensi Sumber Energi dari Tahun 2000 sampai 2009

27

Tabel. 5. Perkiraan Sumber Energi Terbarukan di Indonesia

27

Tabel. 2.

Material Pipa Pesat

23

Tabel. 2.

Material Pipa Pesat

23

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Energi listrik merupakan energi yang tidak bisa lepas dari kehidupan masyarakat. Kegiatan manusia dengan listrik menjadi lebih lancar, penyebaran informasi menjadi lebih cepat dan mudah, serta dapat meningkatkan kesejahteraan

manusia.

Di Indonesia banyak sekali sumber energi terbarukan yang hingga kini belum dimanfaatkan secara optimal. Potensi energi terbarukan yang sudah dimanfaatkan sebagian besar berupa sungai yang airnya cenderung terbuang ke laut. Padahal setiap kilometer sungai dapat dimanfaatkan sebagai sumber tenaga untuk menggerakkan pembangkit listrik tenaga mikrohidro. Lokasi pedesaan umumnya tersebar dan jauh dari layanan jaringan PLN, sehingga tidak memungkinkan semua desa menerima pelayanan listrik dari PLN. Karena itu perlu dilakukan beberapa usaha, yakni membangun pembangkit sendiri yang terpisah dari jaringan PLN. Salah satunya adalah pembangkit listrik tenaga mikrohidro sebagai salah satu alternatif energi listrik nasional. Tenaga air dalam pemanfaatan untuk pembangit tenaga listrik dibagi dalam tiga kategori yaitu skala besar, mini, dan mikro. Belum ada ketentuan secara jelas mengenai pembagian skala tersebut. Tampaknya setiap Negara mempunyai aturan yang berbeda. Namun, secara umum tenaga air (hydropower) skala besar mempunyai kapasitas di atas 10 MW, mini berkapasitas 200 kW sampai 10 MW, dan mikro berkapasitas sampai 200 kW (Sumber : Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, 2003). Potensi tenaga air di seluruh Indonesia secara teoritis diperkirakan sekitar 75.000 MW yang tersebar pada 1.315 lokasi. Tenaga air merupakan salah satu potensi sumber energi yang sangat besar, tetapi pemanfaatannya masih jauh di bawah potensinya. Dan potensi tersebut diperkirakan sebesar 34.000 MW, dapat dikembangkan untuk pusat pembangkit

tenaga listrik dengan kapasitas cukup besar, yaitu 100 MW ke atas (Sumber:

Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, 2003). Saat ini masih banyak penduduk Indonesia yang belum bisa menikmati aliran listrik. Pada tahun 2005 diperkirakan 48 % atau 100 juta penduduk Indonesia belum dapat menikmati aliran listrik (Power Switch indonesia, 2005), khususnya penduduk yang tinggal di wilayah terpencil. Kapasitas terpasang 21 MWatt (ASEAN Centre for Energy (ACE), 2000). Tenaga air baru termanfaatkan 5% dari potensi yang ada. Pemerintah Indonesia berkeinginan membangun PLTMh hingga 60 MWatt di tahun 2003 dan mencapai kapasitas 150 MWatt di tahun 2020. Jika kita asumsikan kapasitas rata-rata PLTMh sebesar 100 kWatt, maka setiap tahun harus dibangun 60 unit PLTMh, untuk mencapai target kapasitas 150 MWatt pada tahun 2020. Ini merupakan tantangan sekaligus peluang untuk berkarya. Selain usaha penghematan energi dalam kehidupan sehari hari perlu adanya usaha pemanfaatan potensi energi secara optimal yang ada disekitar kita, salah satunya pemanfaatan energi air (hydropower) pada saluran irigasi teknis. Umumnya listrik diperoleh dari mengubah energi kinetik melalui generator menjadi listrik. Energi kinetik untuk menggerakkan generator bisa diperoleh dari uap yang dihasilkan dari pembakaran sumber energi fosil, seperti minyak, batubara, dan gas atau bisa juga dari aliran air maupun dari aliran udara. Intinya adalah energi listrik dihasilkan dari pengubahan sumber energi lain.

Banyak sumber-sumber air yang dapat dijadikan sebagai pusat listrik tenaga mikrohidro, tetapi sumber air yang sering ditemukan hanya aliran irigasi yang memiliki debit kecil dan head yang rendah. Oleh karena itu Salah satu cara pemanfaatan potensi alam yang ada dicoba untuk merancang turbin salah satu alat yang digunakan dalam mendirikan mikrohidro. Turbin itu adalah turbin ulir yang dikenal dengan Screw Turbine (Archimedean Turbine).

B. Topik Bahasan Topik bahasan yang akan terlebih dahulu dibahas dalam rekondisi ini

adalah :

1.

Konstruksi pembangkit listrik bertenaga air;

2.

Pembangkitan tegangan dari Dinamo DC;

3.

Daya yang dapat dihasilkan air;

4.

Efisiensi Turbin.

C.

Batasan Masalah Untuk perancangan miniatur pembangkitan listrik tenaga air dengan

menggunakan turbin ulir, sebagai suatu sumber pembangkit tenaga listrik. Untuk mendapatkan pembahasan semaksimal mungkin dan dapat mudah dipahami, maka penulis membatasi masalah dalam permasalahan ini, yaitu :

1.

Debit air;

2.

Daya yang dihasilkan air;

3.

Efisiensi turbin;

4.

Ulir / sudu turbin.

D.

Tujuan Penulisan Adapun tujuan dari pembuatan laporan ini adalah :

1.

Sebagai salah satu syarat untuk memenuhi suatu mata kuliah tugas akhir,

2.

Untuk menambah wawasan dengan memahami, mempelajari, dan menganalisa suatu sistem pembangkit listrik tenaga air,

3.

Untuk menambah ide-ide mahasiswa dalam merancang suatu Pembangkit Listrik Tenaga Air dengan pemanfaatan sumber daya alam yang tersedia,

4.

Untuk menerapkan secara tulisan mata kuliah pembangkit listrik tenaga air yang telah dipelajari di Politeknik Negeri Medan serta langsung dipraktikkan dengan perancangan miniatur pembangkit listrik tenaga air ini,

5.

Untuk membantu masyarakat yang tidak terjangkau oleh listrik, namun mempunyai potensi alam, khususnya air.

E.

Manfaat Adapun manfaat dari tugas akhir ini adalah :

1.

Agar mahasiswa dapat mengaplikasikan langsung jika sarana dan prasarana memadai,

2.

Memahami lebih dalam tentang sistem pembangkit listrik tenaga air,

3.

Memperkenalkan sistem pembangkit listrik tenaga air dengan menggunakan turbin ulir kepada masyarakat atau bagi yang membutuhkannya.

F.

Metode Pembahasan

Dalam pembuatan miniatur pembangkit listrik tenaga air dengan menggunakan turbin ulir ini, pengambilan data dan informasi adalah melalui internet dan kepustakaan yaitu mengambil data dari buku-buku referensi serta blog-blog dari situs-situs yang berhubungan dengan pembangkit listrik tenaga air, berdasarkan teori yang diterapkan selama perkuliahan, serta bimbingan dari dosen pembimbing.

G. Sistematika Penulisan

Dalam penulisan tugas akhir ini, penulis membaginya dalam beberapa sub bab. Secara garis besar gambaran dari laporan tugas akhir ini adalah sebagai berikut :

Pendahuluan uraian selanjutnya berisi latar belakang dan pokok-pokok permasalahan, tujuan, pemanfaatan, metode pembahasan, dan sistematika penulisan.

BAB I

:

BAB II : Teori - teori dasar yang mendukung perancangan pembangkit listrik tenaga air. BAB III : Teori mengenai Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro dengan menggunakan turbin ulir.

tenaga mikohidro dengan menggunakan turbin ulir, bagian bagian komponennya, perhitungan, dan pengambilan data tegangan dari generator dan membahas analisa biaya untuk pembuatan miniatur pembangkit listrik tenaga mikrohidro dengan menggunakan turbin ulir ini.

BAB V : Menyajikan kesimpulan dan saran-saran dari pembahasan laporan rancang bangun pembangkit listrik tenaga mikrohidro dengan menggunakan turbin ulir ini.