Anda di halaman 1dari 2

Nama : Kristison Zakaria

Nim : 12010310051
Cara Kerja Internet
Semua orang pastinya ingin dilayani permintaan komunikasi dalam waktu yang singkat dan mudah
dengan segala bentuk format data. Agar semua permintaan komunikasi dapat dilayani dengan
mudah maka suatu sistem membutuhkan aturan yang rumit pula. Cara kerja Internet telah dibentuk
dalam rangkaian peraturan dan standar yang disebut dengan protokol. Karena itu, untuk memahami
Cara Kerja Internet bekerja maka terlebih dahulu mengetahui bagaimana protokol tersebut bekerja.
TCP/IP adalah protokol yang digunakan pada internet yang dapat mengatur dan mengendalikan
terjadinya komunikasi, hubungan, perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer. TCP/IP ini
mempunyai lapisan-lapisan, dimana tiap lapisannya memiliki peran masing-masing sebagai
pengatur lalu lintas paket-paket data agar dapat mentransmisikan dengan baik. Paket data tersebut
berasal dari bermacam jaringan komputer yang berbeda, jarak yang berbeda dan perangkat yang
berbeda pula. Terdapat beberapa lapisan-lapisan pada TCP/IP yaitu :
1. Internet Protocol Layer
2. Transmission Control Protocol Layer
3. Aplication Layer
4. Hardware Layer
Sebuah komputer pengguna yang biasa disebut client computer yang awalnya harus terhubung ke
sebuah server tetapi hendaknya dihubungkan lebih dulu ke jaringan internet. Dengan adanya server,
yang berfungsi untuk mengakses dan mengirim data-data ke dalam internet yang diminta oleh
beberapa client, sehingga komputer pengguna dapat mengakses berbagai fasilitas yang terdapat di
internet seperti website, email, chatting dan sebagainya.
Protokol sebagai penghubung antara komputer pengguna dan server, dimana berfungsi untuk
menerjemahkan dengan bermacam bahasa komputer. Apabila mengakses sebuah alamat (http://
yang berarti hyper text transfer protocol) maka alamat tersebut telah terhubung dengan jaringan
komputer. Agar data dapat dikirim secara akurat dari komputer pengirim ke komputer tujuan dan
juga komunikasi berjalan sebagaimana mestinya, maka internet juga membutuhkan suatu sistem
penjaluran biasa disebut dengan routing dan pengalamatan. Coba dibayangkan, apabila kita tidak
dapat mengirim sesuatu tanpa mengetahui alamat penerima tersebut. Oleh karena itu, setiap
komputer yang terhubung melalui internet harus memiliki alamat secara unik. Maksudnya masingmasing komputer memiliki alamat yang berbeda antara satu dengan yang lain. Alamat tersebut
adalah Alamat Internet Protocol atau IP Address, yang berfungsi untuk memberikan informasi
melalui paket yang mana akan ditujukan pada sebuah data. Dengan IP Address, kita dapat mengenal

lebih banyak komputer pengguna di dunia internet. Karena itu, masing-masing komputer harus
memiliki alamat Internet Protocol (IP).
Pada umumnya, IP Address sulit diingat maka jaringan internet menggunakan suatu sistem
penamaan komputer yaitu domain name atau host name yang berbentuk kata atau frasa. Misalnya
wordpress.com dan tentunya lebih mudah diingat daripada deretan nomor IP Address. DNS
(Domain Name System) adalah sistem yang menyimpan suatu informasi tentang nama komputer
domain dalam bentuk basis data yang tersebar.
Selain IP Address, terdapat pula Web Browser yaitu sebuah perangkat yang paling familiar di dunia
Internet. Komputer pengguna dapat melihat informasi yang dikirim dari server melalui perangkat
internet browser, misalnya Internet Explorer, Mozilla Firefox, Chrome dan lain sebagainya. Jadi
dengan media internet, kita dapat mengakses dan menyiarkan secara langsung baik informasi
maupun berita dengan online ke seluruh dunia tanpa adanya batas wilayah geografis dari setiap
pengguna maka setiap komputer yang terhubung harus memiliki alamat IP. Selain itu, internet dapat
diartikan sebagai jaringan komputer global yang saling berkomunikasi satu sama lain dan saling
bertukar data secara langsung dengan menggunakan TCP/IP.