Anda di halaman 1dari 11

RPP MODEL

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


Satuan Pendidikan

Sekolah Dasar

Kelas/Semester

III/ 2

Mata Pelajaran

Bahasa Jawa

Topik/ Tema

5. MARI KITA HEMAT ENERI


UNTUK MASA DEPAN

Alokasi Waktu

4 x Pertemuan (8 x 35 menit)

A. Kompetensi Inti
1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya
2. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya
diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, guru dan tetangganya.
3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati dan mencoba (mendengar,
melihat, membaca) serta menanya berdasarkan rasa ingin tahu secara kritis tentang
dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang
dijumpainya di rumah, sekolah, dan tempat bermain.
4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis,
dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam
tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.
B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
No.
1

Kompetensi Dasar

Indikator Pencapaian Kompetensi

1.1 Meresapi makna anugerah Tuhan Yang


Maha Esa berupa budaya daerah
yang dikenal sebagai realisasi bahasa,
sastra dan budaya daerah yang
adiluhung dan sarana belajar dalam
lingkup bahasa daerah yang penuh
persatuan, semangat, tanggap dan
kepribadian yang kuat.
2.1 Memiliki kepedulian dan rasa tanggung
jawab terhadap makhluk hidup, energi
dan perubahan iklim, serta bumi dan
alam semesta melalui pemanfaatan dan
praktek berbahasa, bersastra, dan
berbudaya daerah.
3.5 Mengenal, memahami, dan
mengidentifikasi kata dan kalimat
untuk menulis karangan sederhana
sesuai kaidah.

3.5.1 Mengidentifikasi jenis kata.


3.5.2 Mengidentifikasi jenis kalimat.
3.5.3 Mengidentifikasi pola kalimat.
3.5.4 Menganalisis penggunaan kata

dalam kalimat.
3.5.5 Menganalisis penggunaan kalimat
dalam paragraf

4.5 Merangkai kalimat menjadi karangan


sederhana sesuai kaidah.

4.5.1 Menyusun kerangka karangan .


4.5.2 Merangkai kalimat menjadi karangan
4.5.3 Membaca nyaring karangan

C. Tujuan Pembelajaran
1. Dengan melakukan pengamatan pada penejelasan guru siswa dapat mengidentifikasi jenis kata
dengan teliti
2. Dengan bekerjasama dalam kelompoknya siswa secara peduli dapat mengidentifikasi jenis
kalimat dengan benar dan penuh tanggung jawab
3. Dengan kegiatan kelompok yang penuh kepedulian dan tanggung jawab siswa dapat
Mengidentifikasi pola kalimat.
4. Melalui kegiatan penelaahan teks dan perenungan secara spiritual siswa dapat menganalisis
penggunaan kata dalam kalimat.
5. Dengan penjelasan guru siswa mampu menganalisis penggunaan kalimat dalam paragraf
dengan teliti
6. siswa mampu menyelesaikan tugas kerangka karangan dengan penuh tanggung jawab melalui
kegiatan penugasan
7. Siswa mampu menyelesaikan tugas merangkai kalimat menjadi karangan dengan teliti dan
tanggung jawab
8. Siswa mampu menyelesaikan tugas membaca nyaring karangan dengan teliti dan tanggung
jawab
9. Melalui kegiatan perenungan di akhir pembelajaran siswa dapat merasakan keberadaan tuhan
dan bertambah keimanannya

D. Materi Pembelajaran
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.

Teks karangan sederhana bertema Mari Kita Hemat Energi untuk Masa Depan
Jenis kata
Jenis kalimat
Pola kalimat (jejer , wasesa, lesan, katrangan)
Teknik menyusun kerangka karangan
Teknik menulis karangan sederhana.
Teknik membaca nyaring.
Ejaan Latin Jawa

E. Metode ( Pendekatan dan Metode Pembelajaran)


1. Pendekatan

: Saintifik/ Kontekstual

2. Model

: Model pembelajaran kooperatif

Pembelajaran Berbasis Teks (Genre-based Aproach)


Sintaks: ( diambil dari langkah-langkah dalam model pembelajaran)

a)
b)
c)
d)

Membangun konteks
Pemodelan teks
Pemecahan masalah secara bersama
Pemecahan masalah secara individual

3. Metode

: Demonstrasi, tanya jawab, diskusi

4. Teknik
F. KKM

: Think Pair Share


: 67

G. Kegiatan Pembelajaran
KEGIATAN
Pendahuluan

DESKRIPSI KEGIATAN

Kegiatan inti

Guru memberi salam dan mengabsen


Guru menyiapkan kondisi dan motivasi
pesertan didik untuk belajar.
Guru
melakukan
apersepsi
dengan
mengulas materi pelajaran minggu yang lalu
melalui kegiatan bertanya jawab dan
demonstrasi.
Menyampaikan
tujuan
pembelajaran
meliputi aspek afektif (sikap spirutual dan
sikap sosial), kognitif, , dan psikomotor.

Mengamati
Peserta didik mengamati bentuk karangan
sederhana yang disajikan guru
Peserta didik mengamati kalimat yang berpola
(jejer , wasesa, lesan, katrangan)
Menanya :
Peserta didik bertanya jawab tentang jenis kata.
Peserta didik bertanya jawab tentang jenis
kalimat.
Peserta didik bertanya jawab tentang pola
kalimat.
Peserta didik bertanya jawab tentang
penggunaan kata dalam karangan
Peserta didik bertanya jawab tentang
penggunaan kalimat dalam karangan
Mengumpulkan informasi:
Peserta didik mengumpulkan kata yang
berhubungan dengan energi untuk masa depan.
Peserta didik mencoba menyusun kalimat
berpola (jejer , wasesa, lesan, katrangan)
Peserta didik mendiskusikan cara menyusun
karangan sederhana.

PENGORGANISASIAN
SISWA

WAKTU

Klasikal

40

Klasikal

220

Kelompok

Kelompok

Mengasosiasi:
Peserta didik menganalisis pola kalimat yang
sudah disusun.
Peserta didik membandingkan kalimat
berdasarkan polanya.
Mengomunikasikan
Peserta didik menyusun kata menjadi kalimat
sederhana
Peserta didik menyusun kalimat sederhana
menjadi karangan sederhana
Peserta didik membacakan hasil karangan di
depan guru/ teman sejawat.

Penutup

Guru bersama peserta didik melakukan


refleksi hasi lpembelajaran
Guru memberi tugas sebagai perbaikan dan
pengayaan
Guru menutup pelajaran

kelompok

Kelompok

Individu

Klasikal

20

H. Alat dan Sumber Belajar


a. Alat/ Media
Rekaman pembacaan cerita rakyat
Teks cerita rakyat
Laptop/ LCD
b. Sumber Belajar ( penulisan seperti pada daftar pustaka)
lks basa jawa yang relevan
buku krida basa
buku sapala basa
I. Penilaian
1. Sikap spiritual dan sosial
a. Teknik Penilaian
: Observasi, Penilaian Diri, Jurnal, Penilaian Antar
Teman
b. Bentuk Instrumen
: Lembar Observasi, Lembar Angket, Catatan
2. Pengetahuan
a.
Teknik Penilaian
b.
Bentuk Instrumen

: Tes Tulis, Tes Lisan


: Tes Objektif, Tes Uraian non Objektif (UNO)/ Uraian
Objektif

CONTOH: PENILAIAN PENGETAHUAN


No

Contoh soal

Rubrik

Butir Instrumen

Penilaian
1

a.

1-5

1-5

1-5

Golekana
linggane
tembung iki!
b. Mangan
c. naleni
d. nyapu
Owahana dadi ukara
tanggap
Owahana
tanduk

dadi

ukara

3. Keterampilan
a. Teknik Penilaian : P1= Tes Produk dan P2=Tes Unjuk Kerja/ Praktik
b. Bentuk Instrumen : Lembar Penilaian
CONTOH: PENILAIAN KETERAMPILAN
No.

Indikator pencapaian

Rubrik
Penilaian
1-5

1.

4.5.1 Menyusun kerangka karangan .

2.

4.5.2 Merangkai kalimat menjadi


karangan

1-5

3.

4.5.3 Membaca nyaring karangan

1-5

Kepala Sekolah

______________

Butir Instrumen
Coba gawea
cengkorongan
karangan
Tatanen ukara
ukara iki!
Wacanen ning
ngarep ukara ukara
sing wis kotata
saengga dadi
karangan kang
becik.

Guru Kelas

_________________

LAMPIRAN-LAMPIRAN:
A. MATERI:

A. Teks Karangan Tema hemat energi


IRIT BANYU KANGGO ANAK PUTU
Dina kuwi Sifa dolan karo Bayu kangmase. bocah loro
sowan menyang daleme Pakdhene. Nalika kuwi Pakdhe lagi
siram siram kembang. Bayu nggumun Pakdhene kok repot
usung usung banyu saka kamar mburi banjur disiramke
kembang kembang taman. Kamangka ana kran pompa air
sing luwih gampang tur penak.
Kok boten damel kran mawon Pakdhe pitakone. Kanggo
nyirami kembang iki cukup nganggo banyu tipake umbahumbah lan korah-korahe Budhemu le? wangsulane Pakdhe.
punapa boten damel tandhurane mati, Pakdhe? ganti Sifa
sing takon. banyu iki ora bahaya lan ora ngracuni tanduran
iki, Kajaba kuwi kita kudhu mbudayaake hemat air Nduk!
katrangane Pakdhe.
maksudipun pripun? Bayu sajak bingung.
Mangkene yen banyu iki diguwang tanpa digunaake, ateges
boros banyu, boros listrik, boros wragat. kamangka anak
putumu sesuk ya isih pingin ngrasaake murah banyu lan
listrik kaya jaman saiki. katrangane Pakdhe cetha.
Bocah loro seneng duwe Pakdhe kanhg bisa dituladhani
tumindhake. Saka tuladha kang sepele, kita bisa nindhakake
Hemat Energi.
B. Jinising tembung
Tembung lingga lanTembung Andhahan
Tembung lingga

: tembung sing durung owah aka asale .

Tembung andhahan : tembung sing wis owah saka asale


amerga oleh wuwuhan ater ater (ngarep) seselan (tengah) lan
panambang (buri)
Gatekna !
Tembung

Oleh wuwuhan

Tembung

lingga
Tulis
Njupuk
Pethik
Cukur
Karang
Siram
Gambar
sapu

N+ tulis
N+ jupuk
M+pethik
Ny+cukur
Ng+karang
Dak+siram
Ko+gambar+ake
Di +sapu+i

andhahan
Nulis
Njupuk
Methik
Nyukur
Ngarang
Daksiram
Kogambarake
Disaponi

Tembung-tembung sing dicap kandel iki golekana tembung


linggane !
Tuladha :
Mbak Ayu ngetik ning laptop.

(ketik)

Garapen!
1.
2.
3.
4.
5.

Dina lagi nandur kembang


Adhik mecahake gelase Ibu
Bulik nggoreng tahu lan tempe
Adhik digawekake roti
Kamarku wis dakresiki

(
(
(
(
(

)
)
)
)
)

Tembung lingga ing ngisor iki golekana tembung andhahane banjur


adekna ukara .
Tuladha :
M + pepet dadine mepet
Ukara

: Omahe mepet sawah

1. n + tulis
Ukara

dadine . . . .
:

2. Ko + salin
Ukara

dadine . . . .
:

3. Di + godhog
Ukara

dadine . . . .
:

4. Ang + gambar
Ukara

dadine . . . .

5. M + pacul
Ukara

dadine . . .
:

6. dak + gawa
Ukara

dadine . . . .
:

7. ny + sapu
Ukara

dadine . . . .
:

8. ng + garap
Ukara

dadine . . .
:

9. m + waca
Ukara

dadine . . .
:

10. ng + ketik
Ukara

dadine . . . .
:

C. Ukara Tanduk (Indonesia = kalimat aktif)


Ukara tanduk yaiku ukara sing jejere nindhakake pakaryan/gaweyan.
Tuladha :
1. Ani nyirami kembang.
2. Endra makani manuk.
3. Ibu masak sayur.

Gaweya ukara tanduk nganggo tembung-tembung ing ngisor iki !


1.
2.
3.
4.
5.

ndandani
mbunteli
numpak
nuthuk
nggawa

6. menek
7. maculi
8. nugel
9. nunggoni
10. Ngresiki

D. Ukara Tanggap (Indonesia = kalimat pasif)


Ukara Tanggap yaiku sing jejere ketaman pakaryan.
Tuladha :
a. Panglima Sudirman ditandhu anak buahe.
b. Walanda disingkirake dening pasukan TNI.

Gaweyen ukara tanggap nganggo tembung-tembung ing ngisor iki !


1.
2.
3.
4.
5.

diservis
disuraki
ditangisi
dipecahi
diringkesi

6. dionceki
7. dipacaki
8. dibayari
9. diombeni
10. Dibabati

E. Tatanen ukara- ukara ing ngisor dadi crita kang urut!


1. Sawise ditambani Pak Dokter banjur Didid diparengke bali
2. Saking bantere mlayu, didid kepleset ing jedhing
3. Didid mlayu menyang jedhing nalika keprungu kran jedhinge lali durung
dipateni
4. Didid tatu banjur digawa menyang rumah sakit.
5. Evaluasi Sikap
CONTOH: LEMBAR PENGAMATAN SIKAP

Perilaku yang diamati dalam pembelajaran

No.

Nama

Mensyukuri
keberadaan alam
sekitar dan
keberadaan
budaya
1

Mengguna-kan
bahasa daerah
dalam
komunikasi

Skala penilaian dibuat dengan rentangan dari 1 s/d 5

Memilik1i rasa
ingin tahu untuk
mengamati alam
lingkungan
sekitar

Memiliki rasa
ingin tahu untuk
berkarya seni
tentang alam
lingkungan
sekitar

Rubrik Penilaian (Penafsiran angka):


1. sangat kurang,
2. kurang,
3. cukup,
4. baik,
5. amat baik

2. Evaluasi Pengetahuan
CONTOH: LKS PENGETAHUAN
TES URAIAN NON OBJEKTIF (UNO)
PENGETAHUAN TENTANG CERITA RAKYAT
Pituduh:
A. Teks Karangan sederhana Tema Hemat energi
B. Wangsulana pitakon-pitakon ing ngisor iki!
1. Owahanan dadi tembung andhahan
M + pacul =
Ny + sapu =
2. Golekana linggane tembung sing kacethak kandhel iki!
Bu Lilik nyiram kembang ning ngarep
Bu Tatik ngiris brambang ning pawon
Bu Wiwik nukokake putune jajan
3. 3. Evalusai Keterampilan
CONTOH: LKS KETERAMPILAN
(1) Tatanan ukara ukara dadi crita karangan !
No.

Nama

Ngurutake ukara
Kelengkapan
1

Runtut
1

Kesesuaian
isi
1 2 3 4

Kebahasaan
1

Butir
Soal
P1

(2) Critakna crita karangan sing wis kokwaca ing ngarep kelas
No
.

Nama

Menceritakan cerita rakyat


Kelancaran

Keseriusan

Kesesuaian
isi

Bahasa

Butir
Soal P2

1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

(3) Gatekna critane kancamu, banjur wenehana panemu!


No
.

Nama

Memberikan tanggapan
Kejelasan
Runtut
Isi
Bahasa
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

Rubrik Penilaian (Penafsiran angka):


1 = kurang
2 = cukup
3 = baik
4 = amat baik

Butir
Soal
P3