Anda di halaman 1dari 50

ii

LAPORAN
PELAKSANAAN KULIAH KERJA NYATA
MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
OPTIMALISASI PENGELOLAAN SAMPAH ORGANIK MELALUI
RUMAH KOMPOS SEBAGAI UPAYA MEWUJUDKAN MASYARAKAT
KONSERVASI DI RW.02 KELURAHAN TAMBANGAN

1. Achmad Wahyu Riyanto


2. Ita Masithoh Wikhdah
3. Mita Rosyda Attaqiana
4. Ratna Kartika Sari
5. Jarot Mustika Aji
6. Ana Fitriana
7. Anggih Alfiantara
8. Hanifa Uly Amrina
9. Salipah
10. Mei Indriyani
11. Axol Wicaksono
12. Risqi Siwi Widiyanti
13. Muhammad Irkham
14. Wasis Adi Priyanto
15. Nurul Huda Ervina
16. Maria Kresna Diana Bolo

Oleh:
4301411131
4301411112
4301411107
4301411126
4301411141
4301411119
4301411118
4301411138
4301411127
2101411169
5201411023
6301411052
6301411066
6301411042
4301411135
1401511015

Pendidikan Kimia/FMIPA
Pendidikan Kimia/FMIPA
Pendidikan Kimia/FMIPA
Pendidikan Kimia/FMIPA
Pendidikan Kimia/FMIPA
Pendidikan Kimia/FMIPA
Pendidikan Kimia/FMIPA
Pendidikan Kimia/FMIPA
Pendidikan Kimia/FMIPA
PBSI/FBS
Pendidikan Teknik Mesin/FT
PKLO/FIK
PKLO/FIK
PKLO/FIK
Pendidikan Kimia/FMIPA
PGSD/ FIP

LEMBAGA PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT


UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
KEMENTRIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
TAHUN 2014

iii

iv

KATA PENGANTAR

Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam, dengan segala limpahan karunia
dan nikmat dari-Nya kami segenap mahasiswa pelaksana KKN Alternatif Tahap II
Gelombang B Universitas Negeri Semarang2014 telah selesai melaksanakan
kegiatan KKN yang dimaksudkan untuk membantu masyarakat tertentu dalam
menanggulangi masalah-masalah IPTEKSdengan berbagai permasalahannya serta
memberikan solusi yang harus dilakukan bersama. Tema kegiatan ini bertumpu
pada mengoptimalisasi pengelolaan sampah melalui rumah kompos sebagai upaya
mewujudkan masyarakat konservasi.
Penulisan laporan ini tidak dapat terselesaikan tanpa bantuan dan dorongan
dari berbagai pihak, oleh karena itu kami menyampaikan ucapan terimakasih
kepada segenap pimpinan universitas yang telah mengarahkan dan membimbing
kami selama pelaksanaan KKN hingga penyusunan laporan akhir ini.Kami juga
sangat berterima kasih kepada pihak kelurahan, kecamatan, pengurus dan kader
posdaya, para pendamping, Puskesmas, dinas-dinas terkait serta tokoh masyarakat
yang bergandeng tangan dalam mendorong perkembangan Posdaya di RW.02
Kelurahan Tambangan.
Semoga laporan ini dapat menjadi sumber wawasan dalam upaya
impelementasi pemberdayaan masyarakat bagi seluruh pihak yang senantiasa
berkarya dan peduli dengan upaya pemberdayaan masyarakat seutuhnya dan
dengan harapan selalu mendapatkan bimbingan dan pertolongan-Nya, Amin.
Semoga tetap semangat, pemberdayaan bertahan dalam kondisi apapun
dan kualitas programnya dapat ditingkatkan lebih baik lagi dengan melakukan
jejaring yang lebih luas dengan perusahaan swasta dan pemerintah.

Semarang,16Desember2014

Tim KKN Tambangan

RINGKASAN

Kuliah Kerja Nyata merupakan bentuk pengabdian perguruan tinggi


kepada masyarakat yang dilaksanakan oleh mahasiswa dari suatu tingkat studi
tertentu dengan bimbingan perguruan tinggi dan pemerintah daerah dimana
mahasiswa ditempatkan agar mahasiswa memperoleh pengalaman kerja di daerah
pedesaan dalam jangka waktu tertentu.
Untuk melaksanakan program, kami selalu berpedoman pada apa yang
ditetapkan oleh Universitas Negeri Semarang disamping berpedoman pada
kebutuhan masyarakat. Prinsip yang digunakan adalah efektif dan efisien dengan
alokasi waktu

45 hari, yaitu mulai tanggal 5 November 2014 sampai 19

Desember 2014
Dalam kegiatan KKN ini, program-program mencakup program wajib,
program utama dan program tambahan. Pemberdayaan Posdaya, penanaman
pohon, kemudian program utama mencakup bidang pendidikan, bidang kesehatan,
bidang ekonomi, dan bidang infrastruktur serta program tambahan adalah
membantu pelayanan masyarakat di Kelurahan Tambangan.Partisipasi segenap
masyarakat Kelurahan Tambangan sangat baik dan kerjasama terbentuk secara
sinergis sehingga selama pelaksanaan program-program tersebut dapat berjalan
lancar dengan hasil kegiatan yang cukup memuaskan dan hambatan dapat
diminimalkan.
Akhirnya, program-program yang kami laksanakan berdampak baik bagi
warga Kelurahan Tambangan sehingga banyak program yang bisa dijadikan
wahana pemberdayaan posdaya dan sebagai bentuk pengabdian kepada
masyarakat dalam menanggulangi masalah infrastruktur yang menjadi tujuan dari
pemercepatan pembangunan masyarakat Indonesia seutuhnya.

vi

DAFTAR ISI
Judul ................................................................................................................. i
Halaman Pengesahan ....................................................................................... ii
Kata Pengantar ................................................................................................. iii
Ringkasan ......................................................................................................... iv
Daftar isi ........................................................................................................... v
Daftar Lampiran ............................................................................................... vi
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang ........................................................................................ 1
B. Sasaran Program ..................................................................................... 3
C. Tujuan Program ...................................................................................... 4
D. Manfaat ................................................................................................... 4
BAB II PERENCANAAN PROGRAM
A. Program wajib
1. Permberdayaan Posdaya ................................................................... 6
2. Penanaman Pohon ............................................................................. 6
B. Program Utama
1. Bidang Pendidikan ............................................................................ 6
2. Bidang Ekonomi ............................................................................... 8
3. Bidang Kesehatan ............................................................................. 9
4. Bidang Insfrastruktur dan Lingkungan ............................................. 10
C. Program Tambahan ................................................................................. 12
D. Jadwal Kegiatan ...................................................................................... 12
BAB III PELAKSANAAN PROGRAM
A. Bidang Pendidikan .................................................................................. 15
B. Bidang Ekonomi ..................................................................................... 25
C. Bidang Kesehatan ................................................................................... 28
D. Bidang Infrastruktur dan Lingkungan .................................................... 31
BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
A. Pembentukan Posdaya ............................................................................ 37
B. Program Konservasi................................................................................ 39
BAB V SIMPULAN DAN SARAN.............................................................
A. Simpulan ................................................................................................. 41
B. Saran ....................................................................................................... 42
LAMPIRAN ..................................................................................................... 43

vii

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1.Personalia dan Biodata Pelaksana

Lampiran 2. Skema Kegiatan

Lampiran 3. Denah Lokasi

Lampiran 4.Struktur Organisasi

Lampiran 5. Penanaman Pohon Tim KKN


Lampiran 6. Surat Surat Kerjasama

Lampiran 7.Rincian Anggaran Kegiatan KKN

Lampiran 8.Dokumentasi Kegiatan KKN

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Pendidikan pada dasarnya adalah proses pendewasaan dan pemandirian
manusia

secara

sistematis

agar

siap

menjalani

kehidupan

secara

bertanggungjawab. Menjalani kehidupan secara bertanggung jawab berarti berani


mengambil keputusan dan tindakan yang bijaksana dan berani menanggung segala
konsekuensi yang ditimbulkan.UNNES sebagai suatu lembaga yang berkutat
dalam dunia pendidikan perlu melaksanakan pendidikan dengan cara membekali
dan mengembangkan kecakapan, keterampilan, kepekaan, dan kecintaan
mahasiswa terhadap pemberdayaan dan pembangunan kehidupan manusia pada
umumnya dan masyarakat Indonesia pada khususnya.
Unnes sebagai suatu perguruan tinggi selalu berupaya untuk meningkatkan
dan mengembangkan kemampuan mahasiswanya yang terangkum dalam Tri
Dharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan, pengajaran, dan pengabdian kepada
masyarakat.Ketiga dharma ini harus dilaksanakan dalam proporsi yang seimbang,
harmonis dan terpadu. Pendidikan dan pengajaran bisa diperoleh dalam
perkuliahan di kampus, sedangkan untuk pengabdian pada masyarakat Unnes
memberikan bekal dengan program KKN (Kuliah Kerja Nyata) dalam bentuk
KKN Alternatif Tahap IIB Tahun 2014. kegiatan yang dilakukan di luar kampus
guna memberikan pengalaman belajar kepada mahasiswa dalam hal pendidikan,
kewirausahaan, penyuluhan kesehatan dan pembinaan lingkungan. KKN
Alternatif dimaksudkan untuk membantu masyarakat sebagai lembaga mitra
dalam

mengatasi

masalah-masalah

yang

dihadapi

dan

memberikan

solusinya.Program dan lokasi lembaga mitra KKN Alternatif ini adalah hak
otoritas mahasiswa dengan petunjuk dan arahan dari pihak Universitas Negeri
Semarang.Kegiatan yang memberikan pengalaman belajar pada mahasiswa untuk
hidup di tengah-tengah masyarakat di luar kampus baik perkotaan maupun
pedesaan.Selain

itu,

dimaksudkan

untuk

membantu

masyarakat

dalam

menanggulangi masalah-masalah kesejahteraan masyarakat secara interdisipliner


dan lintas sektoral.
KKN Alternatif Unnes Tahap IIB Tahun 2014 dilaksanakan mulai tanggal 5
November 2014 sampai dengan 19 Desember 2014.Di KotaSemarang, KKN
Alternatif Tahap IIB Tahun 2014 salah satunya dilaksanakan di Kecamatan Mijen.
Salah satu kelurahan yang dijadikan sebagai lokasi KKN di Kecamatan Mijen
adalah Kelurahan Tambangan.
Tambangan merupakan salah satukelurahan di kecamatan Mijen, Kota
Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Kelurahan Tambangan terbagi menjadi 4 RW
dengan total penduduk 3.961 jiwa yang terdiri dari laki-laki 1.947 jiwa dan
perempuan 2.014 jiwa (2014).Mayoritas mata pencaharian warga setempat adalah
buruh tani dan petani untuk usia paruh baya, sedangkan untuk pemuda mayoritas
bekerja menjadi buruh industri.
Berdasarkan survey yang telah kami lakukan diperoleh data bahwa sebuah
belum adanya rumah pintar di kelurahan Tambangan belum optimal, bahkan
sudah tidak berjalan. Oleh karena itu, menurut kami pengembangan bidang
pendidikan sangat diperlukan, mengingat banyaknya anak-anak pada usia
pendidikan. Program pengembangan bidang pendidikan yang akan kami lakukan
diantaranya meliputi: festival anak dan sains, rumah pintar, TPQ dan pengajian.
Dimana pengoptimalan rumah pintar yang kami rencanakan meliputi, kegiatan
bimbingan belajar, nonton bareng, sekolah sepak bola (SBB), dan pengadaan
perpustakaan.
Potensi sumber daya alam kelurahan Tambangan sangat melimpah, tetapi
belum diiringi dengan pemanfaatan potensi secara maksimal. Rendahnya nilai jual
ketela pohon dikelurahan Tambangan membuat Tim KKN berinisiatif untuk
memaksimalkan nilai jual ketela pohon dengan menjadikan ketela pohon sebagai
bahan baku dari makanan ringan, seperti: keripik singkong ataupun opak. Selain
itu pembuatan aksesoris dari bahan clay dan Paper recycle merupakan program
kerja yang kami canangkan, mengingat di daerah Tambangan belum pernah

diadakan pelatihan tersebut.Besar harapan kami, pelatihan tersebut dapat


meningkatkan pendapatan warga kelurahan Tambangan.
Masalah lain yang kurang mendapat perhatian adalah dicampurnya sampah
organic dan anorganik begitu saja. Padahal jika sampah tersebut dipilah dan
kemudian diolah akan lebih bermanfaat dan memiliki nilai guna yang lebih tinggi.
Konservasi lingkungan merupakan usaha dasar dalam meningkatkan nilai nilai
kehidupan, baik meningkatkan kualitas kesehatan dalam masyarakat maupun
dalam menjaga keharmonisan ekosistem alam. Melihat adanya latar belakang
tersebut maka tim KKN memilih program kerja lingkungan dan infrastruktur yang
meliputi kerjabakti, penanaman pohon, pengadaan tempat sampah organic dan
anorganik, pembuatan kompos.
Dalam bidang kesehatan, pola hidup bersih dan sehat warga pun perlu
diperhatikan. Oleh karena itu, Tim KKN mengadakan program penyuluhan
kesehatan yang meliputi senam sehat, penyuluhan gosok gigi dan mencuci tangan
dengan benar bersama siswa siswi SD dan TK dikelurahan Tambangan serta
penyuluhan kesehatan untuk penyakitdiabetes, kanker serviks, dan darah tinggi.
Secara

keseluruhan

dapat

dikatakan

bahwa

Kelurahan

Tambanganmempunyai potensi besar untuk menjadi desa wisata maju


dengandidukung oleh masyarakat yang terbuka terhadap adanya hal baru,gotong
royong yang selalu dijunjung tinggimasyarakat, sikap agamis yang tertanam
didalam jiwa masyarakat, sertapotensi sumber daya alam yang melimpah.

B. Sasaran Program
Sasaran kegiatan dari program ini pada umumnya adalah warga
Kelurahan Tambangan, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Namun sasaran
yangutama dari KKN Alternatif Tahap IIB ini adalah:
1.

Masyarakat RW 02 Kelurahan Tambangan.

2.

Para bapak dan ibu-ibu PKK di RW 02 Kelurahan Tambangan.

3.

Siswa-siswi TK dan SD/MI di Kelurahan Tambangan RW 02.

C. Tujuan Program
Tujuan yang ingin dicapai dalam KKN alternatif ini adalah:
1. Mengoptimalkan peran masyarakat dalam upaya mewujudkan
masyarakat konservasi melalui posdaya CINTA (Ceria, Inovatif,
Terampil, Aktif).
2. Mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya dalam upaya menuju
mewujudkan masyarakat konservasi melalui posdaya CINTA (Ceria,
Inovatif, Terampil, Aktif) .

Target luaran yang ingin dicapai dalam KKN Alternatif ini adalah
sebagai berikut.
1. Masyarakat yang berpola hidup bersih dan sehat.
2. Memberdayakan

masyarakat

Tambangan

dalam

mengoptimalisasi

pengolahan produk berbahan dasar ketela pohon dan pengemasan produk


layak jual.
3. Meningkatkan perekomonian warga masyarakat dengan kreatifitas
aksesoris clay.
4. Meningkatnya krestivitas anak-anak di Kelurahan Tambangan dalam
bidang seni dan budaya.
5. Meningkatnya

minat membaca dan belajar anak-anak melalui

penyediaan Rumah pintar yang dilengkapi dengan pendampingan atau


bimbingan belajar serta penyediaan buku-buku yang bermanfaat bagi
masyarakat.
6. Anak-anak terbiasa dalam melaksanakan kegiatan keagamaan dan lebih
paham tentang ilmu agama.
7. Kelengkatan infrastruktur kelurahan Tambangan dapat meningkat.

D. Manfaat Program
Beberapa manfaat kegiatan antara lain:
1. Bagi pemerintah, pendapatan perkapita daerah meningkat dan jumlah
pengangguran menjadi turun.

2. Bagi masyarakat, masyarakat memiliki keterampilan untuk mengolah


hasil alamnya menjadi barang yang lebih bernilai dan bermanfaat untuk
meningkatkan pendapatan keluarga dalam rangka memenuhi kebutuhan
hidup masyarakat. Selain itu, masyarakat memiliki wawasan yang lebih
luas. Serta memiliki nilai kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan.
3. Bagi akademisi, membantu memberikan saran implementasi ilmu,
kemampuan, keahlian, dan sikap dari hasil studi yang telah ditempuh
selain itu KKN Alternatif ini juga membantu mengembangkan kreatifitas
mahasiswa

dalam

mengatasi

permasalahan

nyata

yang

terjadi

dilingkungan masyarakat, serta sebagai upaya pengabdian mahasiswa


kepada masyarakat dalam wujud Tri Dharma Perguruan Tinggi.

BAB II
PERENCANAAN PROGRAM

A. PROGRAM WAJIB
1. Pemberdayaan POSDAYA
Dengan adanya posdaya yang sudah terbentuk sebelumnya maka
beberapa program yang akan kami laksanakan bisa menambah kegiatan
dan keaktifan warga dalam pemberdayaan keluarga. Rencana Program
tersebut antara lain turnamen pingpong, pengadaan tempat sampah,dan
rumah kompos.
2. Penanaman Pohon
1) Waktu dan tempat pelaksanaan
- Tempat Pelaksanaan : sekitar RW.02 Kelurahan Tambangan
- Waktu Pelaksanaan

: Minggu ke V

2) Bentuk Kegiatan
- Menanam pohon bantuan dari beberapa dinas Kota Semarang dan
Jawa Tengah bersama wargadidaerah RW.02 Kelurahan Tambangan.
3) Tujuan kegiatan
Membudidayakan menanam pohon untuk konservasi lingkungan
sehingga tercipta lingkungan yang sehat, asri dan indah.
4) Penanggungjawab
Wasis Adi Prayitno

B. PROGRAM UTAMA
1. BIDANG PENDIDIKAN
a. Festival Anak dan Sains
1) Nama Kegiatan

: Festival Anak dan Sains

2) Deskripsi Kegiatan : Festival perlombaan dan pertunjukan sains


sederhana.
3) Tempat
Tambangan

: Sekolah Dasar daerah RW.02 Kelurahan

4) Waktu pelaksanaan : Minggu ke IV


5) Tujuan

: Membantu

anak-anak

yang

mengalami

kesulitan pelajaran di sekolah


6) Sasaran

: Anak-anak SD

7) Penanggungjawab : Mita Rosyda Attaqiana


b. Rumah Pintar
1) Nama Kegiatan

: Rumah Pintar

2) Deskripsi Kegiatan : Rangkaian kegiatan yang meliputi bimbingan


belajar,nonton bareng berkarakter,SSB, dan
pengadaan Perpustakaan
3) Tempat

: RW.02 Kelurahan Tambangan

4) Waktu pelaksanaan : Minggu ke- I-VI


5) Tujuan

: Mengembangkan

kemampuan

akademik

mereka serta kreatifitas anak


6) Sasaran

: Anak-anak SD

7) Penanggungjawab : Ratna Kartika Sari


Achmad Wahyu R.
Muhammad Irkham
Ita Masithoh Wikhdah
c. TPQ dan Pengajian
1) Nama Kegiatan

: TPQ dan Pengajian

2) Deskripsi Kegiatan : Bimbingan baca tulis alquran untuk anakanak dan pengajian untuk warga.
3) Tempat

: Masjid/Mushola

RW.02

Kelurahan

Tambangan
4) Waktu pelaksanaan :Minggu ke I s.dVI
5) Tujuan

: Meningkatkan rasa cinta kepada Allah dan


Rosulullah, mendekatkan diri kepada Allah
sebagai ungkapan rasa syukur, memperluas
wawasan

tentang

pengetahuan

agama,

meningkatkan

ukhuwah

diantara

sesama

muslim.
6) Sasaran

: Semua kalangan

7) Penanggungjawab : Axol Wicaksono

2. BIDANG EKONOMI
a. Pelatihan pengolahan umbi-umbian
1) Nama Kegiatan

: Pelatihan pengolahan umbi-umbian

2) Deskripsi Kegiatan

: Pelatihan pengolahan umbi-umbian menjadi


keripik caramel

3) Tempat

: Salah

satu

warga

RW.02

Kelurahan

Tambangan
4) Waktu pelaksanaan

: Minggu ke II

5) Tujuan

: Memberdayakan

warga

kelurahan

Tambangan untuk menghasilkan komoditi


industri

yang

layak

jual

agardapat

memperoleh pemasukan tambahan


6) Sasaran

: Ibu-ibu PKK dan Ibu-ibu rumah tangga.

7) Penanggungjawab

: Mei Indriyani

b. Pelatihan pembuatan aksesoris clay


1) Nama Kegiatan

: Pelatihan pembuatan aksesoris clay

2) Deskripsi Kegiatan

: Pelatihan pembuatan aksesoris yang terbuat


dari tepung

3) Tempat

: Salah

satu

warga

RW.02

Kelurahan

Tambangan
4) Waktu pelaksanaan

: Minggu ke-III

5) Tujuan

: Menciptakan produk dari tepung yang diolah


dengan sederhana tapi bernilai jual.

6) Sasaran

: Warga kelurahan Tambangan

7) Penanggungjawab

: Ana Fitriana

c. Pelatihan Paper Recycle


1) Nama Kegiatan

: Pelatihan Paper Recycle

2) Deskripsi Kegiatan

: Pelatihan mendesain kaos, gelas dan pin


melalui

pelatihan

IT

berupa

pelatihan

coreldraw dan photoshop.


3) Tempat

: Rumah Bapak Keman, Dusun Talun Kacang

4) Waktu pelaksanaan

: Minggu ke - I

5) Tujuan

: Meningkatkan nilai jual kertas bekas.

6) Sasaran

: Warga kelurahan Tambangan

7) Penanggungjawab

: Axol Wicaksono

3. BIDANG KESEHATAN
a. Senam Sehat Masal
1) Nama Kegiatan

: Senam Sehat Masal

2) Deskripsi Kegiatan

: Kegiatan ini di lakukan untuk membiasakan


berolahraga dan mengajarkan pada semua
warga

untuk

suka

berolahraga

dan

mengetahui manfaatnya.
3) Waktu Pelaksanaaan : Setiap hari minggu
4) Tempat

: Lapangan RW.02

5) Tujuan

: Menjaga kebugaran jasmani


Kacang

dan

warga Talun

mengakrabkan

masyarakat

setempat
6) Sasaran

: Semua warga Tambangan

7) Penanggungjawab

: Risqi Siwi Widiyanti

b. Gerakan Cuci Tangan dan Gosok Gigi


1) Nama Kegiatan

: Gerakan Cuci Tangan dan Gosok Gigi

2) Deskripsi Kegiatan

: Kegiatatan

penyuluhan

kesehatan

ini

merupakan program yang akan mengajarkan


tentang

pengertian

hidup

sehat

dan

mengajarkan cara menggosok gigi dan


mencuci tangan yang baik dan benar.

10

3) Waktu Pelaksanaan

: Minggu ke-II

4) Tempat

: SD di kelurahan Tambangan

5) Tujuan

: Untuk membiasakan menggosok gigi dan


mencuci tangan yang baik dan benar.

6) Sasaran

: Anak anak SD

7) Penanggungjawab

: Hanifa Uly Amrina

c. Penyuluhan Kesehatan
1) Nama Kegiatan

: Penyuluhan Kesehatan

2) Deskripsi Kegiatan

: Kegiatatan

penyuluhan

kesehatan

ini

merupakan program yang akan mengajarkan tentang pengertian


hidup sehat terhadap suatu penyakit.
3) Waktu Pelaksanaan

: Minggu ke-II

4) Tempat

: Salah satu rumah warga di kelurahan

Tambangan
5) Tujuan

: Warga bisa lebih menjaga kesehatan dan

menerapkan tips-tips dalam kehidupan sehari-hari.


6) Sasaran

: Masyarakat kelurahan Tambangan

7) Penanggungjawab

: Salipah

4. BIDANG INFRASTRUKTUR
a. Pengadaantempat sampah organik dan anorganik
1) Nama Kegiatan

: Pengadaan tempat sampah organik dan


anorganik

2) Deskripsi Kegiatan

: Program ini mendukung program pengolahan


sampah organik dan anorganik dengan
pengadaan dua jenis tempat sampah yaitu
organik dan anorganik.

3) Tempat

: Daerah kelurahan Tambangan

4) Waktu pelaksanaan

: Minggu ke-I

11

5) Tujuan

: Membudayakan

masyarakat

untuk

membuang sampah pada tempatnya dan


membedakan sampah organik dan anorganik.
6) Penanggungjawab

: Anggih Alfiantara

b. Kerja Bakti
1) Nama Kegiatan

: Kerja Bakti

2) Deskripsi Kegiatan

: Kerja Bakti bersama warga

3) Tempat

: Kelurahan Tambangan

4) Waktu pelaksanaan

: Minggu ke-I, III,V, dan VI

5) Tujuan

: untuk membersihkan lingkungan Kelurahan


Tambangandan

meningkatkan

rasa

kebersamaan dalam suasana gotong-royong


6) Sasaran

: seluruh

warga

masyarakat

kelurahan

Tambangan
7) Penanggungjawab

: Jarot Mustika Aji

c. Rumah Kompos
1) Nama Kegiatan

: Rumah Kompos

2) Deskripsi Kegiatan

: Pembuatan

kompos

memberdayakan

kehidupan masyarakat khususnya peternak


sapi dan kambing dengan memanfaatkan
limbah tanaman atau hewan.
3) Tempat

: RW.02 Kelurahan Tambangan

4) Waktu pelaksanaan

: Minggu ke-I

5) Tujuan

: Menghasilkan

pupuk

yang

berkualitas

(mengandung unsur hara yang tersedia bagi


tanaman)

sehingga

kesuburan tanah
6) Sasaran

: Bapak-bapak RW.02

7) Penanggungjawab

: Achmad Wahyu R

d. Penanaman Pohon

dapat

meningkatkan

12

1) Nama Kegiatan

:Penanaman Pohon

2) Waktu dan tempat pelaksanaan


Tempat Pelaksanaan :RW.02 Kelurahan Tambangan
Waktu Pelaksanaan
3) Bentuk Kegiatan

:Minggu ke V
:Menanam pohon bantuan dari beberapa

dinas Kota Semarang dan Jawa Tengah bersama warga didaerah


RW.02 Kelurahan Tambangan.
4) Tujuan kegiatan

:Membudidayakan menanam pohon untuk

konservasi lingkungan sehingga tercipta lingkungan yang sehat,


asri dan indah.
5) Penanggungjawab

:Maria Kresna Dian Bolo

C. PROGRAM TAMBAHAN
a. Turnamen Pingpong
a.

Nama Kegiatan

: Turnamen pingpong

b.

Deskripsi Kegiatan

: Lomba tenis meja untuk RW.02

c.

Tempat

: Halaman rumah ketua RT.03

d.

Waktu pelaksanaan

: Minggu ke-V dan VI

e.

Tujuan

: untuk menghidupkan kembali eksistensinya


olahraga tenis meja yang sudah vakum
selama 5 tahun

f.

Sasaran

: Remaja dan bapak-bapak RW.02

g.

Penanggungjawab

: Wasis Adi Prayitno

D. JADWAL KEGIATAN
No
1.

Kegiatan

Minggu1 Minggu2 Minggu3 Minggu4 Minggu5

Kesehatan
Gerakan Cuci
Tangan

dan

Gosok Gigi

Minggu 6

13

Senam Sehat

Penyuluhan
Kesehatan
2.

Pendidikan
Festival Anak
& Sains
Rumah Pintar

TPQ

dan

Pengajian
3.

Ekonomi
Pelatihan
Pengolahan
Umbi-umbian
Menjadi
Keripik

Pelatihan
pembuatan
clay

Pelatihan
Paper Recycle
4.

Infrasruktur

Pengadaan
tempat
sampah
organik

dan

anorganik
Kerja Bakti

Rumah

Kompos

14

Penanaman
Pohon

15

BAB III
PELAKSANAAN PROGRAM

Program kerja KKN Alternatif Unnes Tahap IIB tahun 2014 di Kelurahan
Tambangan RW 2 selama 45 hari terdiri atas pembentukan posdaya dan
pemberdayaan masyarakat mencakupempat bidang yaitu pendidikan, ekonomi,
kesehatan dan lingkungan infrastruktur. Bentuk program kegiatan serta relevansi
kegiatan, akseptabilitas, partisipasi masyarakat, kegunaan, dampak jangka
panjang, tindak lanjut, dan siapa yang melanjutkan untuk masing-masing program
adalah sebagai berikut.
A. Bidang Pendidikan
Pendidikan merupakan usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana
belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan
potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengemdalian diri,
kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta ketrampilan yang diperlukan dirinya
dan masyarakat. Oleh karena itu, Tim KKN Unnes Tambangan memiliki beberapa
program di Bidang Pendidikan yang dimaksudkan untuk memeperbaiki pola
perilaku yang sudah ada guna menciptakan perilaku yang lebih baik.
NO PROGRAM KERJA
1

Festival
Sains

Anak

dan

PELAKSANAAN
Festival sains merupakan sebuah program
kerja yang terdiri dari beberapa simulasi percobaan
sederhana dengan alat dan bahan yang mudah
ditemukan dalam kehidupan sehari-hari. Beberapa
percobaan yang dilakukan adalah percobaan koin,
kata rahasia, gunung meletus dan balon ajaib.
Festival sains dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal
29 November 2014 di SD Islam Permatasari.
Kegiatan festival sains ditujukan untuk kelas 2 SD
hingga 5 SD. Program ini relevan dengan keadaan
siswa-siswa SD yang sebagian besar hanya
mengandalkan

pembelajaran

di

sekolah

dan

16

kurangnya praktikum terutama praktikum tentang


pengetahuan

sains.

Anak-anak

mendapatkan

mendapat ilmu tambahan, meningkatkan motivasi


belajar mereka dengan melakukan percobaan
bersama dan membimbing mereka untuk belajar
secara mandiri di rumah.Selain itu dengan adanya
festival sains ini anak-anak dapat melakukan
percobaan sains sederhana secara mandiri karena
alat dan bahannya yang mudah ditemukan di
lingkungan sekitar. Kepala sekolah, guru-guru, dan
masyarakat

sangat

mendukung

program

ini.

Festival sains bertujuan untuk memicu rasa ingin


tahu anak-anak khususnya tentang sains sehingga
timbul motivasi anak untuk belajar lebih giat lagi.
Dampak jangka panjang kegiatan ini adalah
diharapkan meningkatnya prestasi belajar siswa,
kemandirian belajar dan motivasi belajar siswa.
Tindak lanjut progam ini diikuti oleh anak-anak
kelas 2 SD hingga 5 SD di SD Islam Permatasari.
Kegiatan festival sains ini kami serahkan kepada
bapak kepala sekolah SD islam Permatasari.
Diharapkan kegiatan ini tetap dilaksanakan oleh
sekolah SD Islam Permatasari walaupun tanpa tim
KKN.
Festival anak merupakan sebuah program
kerja yang terdiri dari kegiatan beberapa lomba
untuk SD dan TK. Lomba-lomba yang diadakan
meliputi lomba tahfidz juz amma, lomba adzan.
lomba menggambar, lomba mewarnai, dan bazar.
Festival anak dilaksanakan pada hari Minggu
tanggal

14

Desember

2014

di

SD

Islam

17

Permatasari. Kegiatan festival anak ditujukan untuk


siswa SD dan TK Islam Permatasari dan seluruh
anak di RW 2 Kelurahan Tambangan. Program ini
relevan dengan keadaan siswa-siswa SD yang
setiap minggunya terdapat kegiatan Kampung
Quran dimana anak-anak harus membaca Alquran sesuai jilid masing-masing dan juga
melantunkan hafalan Al-Quran dengan didampingi
oleh guru. Anak-anak menyambut antusias kegiatan
ini dengan terdaftarnya 119 anak untuk seluruh
lomba yang diadakan. Orang tua serta masyarakat
ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini. Hal ini
terlihat dari banyaknya orang tua yang ikut hadir
dan berpartisipasi dalam bazar.Festival anak ini
bertujuan untuk melatih anak-anak agar lebih
percaya diri serta lebih termotivasi dalam belajar
dan berkarya. Dampak jangka panjang kegiatan ini
adalah diharapkan berkembangnya bakat-bakat
anak dan motivasi belajar anak meningkat. Tindak
lanjut progam ini diikuti oleh anak-anak SD dan
TK Islam Permatasari di SD Islam Permatasari.
Kegiatan festival sains ini kami serahkan kepada
bapak kepala sekolah SD islam Permatasari.
Diharapkan kegiatan ini tetap dilaksanakan oleh
sekolah SD Islam Permatasari walaupun tanpa tim
KKN
2.

Rumah Pintar
a. Bimbingan Belajar

Bimbingan belajar merupakan salah satu


program kerja Rumah Pintar yang di dalamnya
terdapat kegiatan pembimbingan yang dilakukan
oleh semua anggota KKN. Sasaran awal kegiatan

18

bimbingan belajar ini adalahanak-anak RW 2


Kelurahan Tambangan, mulai dari TK hingga
SMA. Namun, dalam pelaksanaannya kegiatan ini
hanya diikuti hingga tingkat SMP. Bimbingan
belajar diadakan setiap hari selasa hingga kamis
sekitar pukul 16.00 s.d 17.00. untuk hari selasa dan
kamis bimbingan belajar bertempat di balai
pertemuan RT 3 sedangkan untuk hari selasa dan
rabu bertempat mushola RT 1. Antusiasme anakanak

RW 2 Kelurahan Tambangan dalam

mengikuti kegiatan bimbingan belajar sangat


tinggi, dapat diamati dari semua kegiatan belajar
yang dilakukan mulai tanggal 11 november 2014
hingga tanggal 16 desember 2014 didatangi oleh
banyak

anak-anak

mulai

dari

TK

hingga

SMP.Program ini relevan dengan keadaan siswasiswa TK hingga SMP yang sebagian besar hanya
mengandalkan pembelajaran di sekolah dan tidak
mengikuti les privat atau bimbingan belajar. Anakanak mendapatkan bimbingan dalam mengatasi
kesulitan

belajar,

mendapat

ilmu

tambahan,

meningkatkan motivasi belajar mereka dengan


belajar bersama dan membimbing mereka untuk
belajar secara mandiri di rumah. Orang tua atau
masyarakat yang anaknya mengikuti bimbingan
belajar dari KKN UNNES sangat mendukung
program

kegiatan

ini.Program

ini

dapat

meningkatkan motivasi belajar siswa, melatih


kemandirian

belajar

siswa

dan

membantu

mengatasi kesulitan belajar siswa melalui belajar


bersama. Bimbingan belajar akan diserahkan

19

kepengurusannya kepada organisasi kepemudaan


yang ada di kelurahan Tambangan. Dengan
demikian, diharapkan proses bimbingan belajar
akan tetap dilaksanakan walaupun tanpa tim KKN.
b. SSB

Sekolah Sepakbola (SSB) merupakan sarana


kegiatan pembelajaran/pelatihan sepakbola yang
diadakan suatu instansi/lembaga tertentu dengan
manajemen dan system yang baik. Sekolah sepak
bola

ini

merupakan

program

kerja

yang

dilaksanakan dengan tujuan untuk melatih generasi


muda dalam bermain sepakbola yang baik dan
terstruktur sesuai dengan peraturan dan teknik yang
berlaku. Selain itu juga sebagai kegiatan yang
positif di sela-sela waktu luang remaja pada sore
hari serta menciptakan kerukunan dan potensi
olahraga

sepak

bola

di

RW

Kelurahan

Tambangan, Kecamatan Mijen. Sasaran peserta


SSB ini adalah anak remaja SMP dan SMA Usia
antara 13-17 Tahun. Waktu pelatihan SSB ini
dilakukan seminggu dua kali yaitu hari Rabu dan
Jumat pukul 16.00 WIB di Lapangan kelurahan
Jatisari yang bersebelahan langsung dengan RW 2
KelurahanTambangan. Target awal dari peserta
SSB ini adalah 15 orang setiap pertemuan. Seiring
berjalannya pelatihan, peserta SSB ini mengalami
fluktuaktif dimana tidak pastinya peserta yang ikut
pelatihan. Kadang lebih dari 15 peserta dan kadang
kurang dari 15 peserta. Peran serta dan dukungan
dari masyarakat cukup antusias karena banyaknya
remaja dan kondisi lingkungan mereka yang dekat
dengan lapangan.

20

Hambatan yang dialami yaitu cuaca yang


tidak menentu karena bersamaan dengan musim
hujan saat itu dan jadwal remaja yang padat seperti
adanya pengajian sore serta sorenya jam pulang
sekolah. Setelah melakukan pelatihan sepak bola
ini, para peserta mampu bermain sepak bola dengan
baik sesuai teknik dan peraturan yang ada. Untuk
keberlanjutan pelatihan sepak bola ini, kami
serahkan kepada pemain sepakbola senior yang
terkait agar lahir dan tumbuhnya bibit-bibit baru
yang berkompeten dalam olahraga sepak bola di
RW 2 Kelurahan Tambangan, Kecamatan Mijen.
c. Nonton

bareng Nonton bareng berkarakter merupakan salah satu

berkarakter

program kerja dari rumah pintar. Program ini


dilakukan pada hari Selasa tanggal 16 Desember
2014 pukul 15.30 s.d 17.15 WIB di balai pertemuan
RT.03 RW.02 Kelurahan Tambangan. Program ini
dilaksanakan setelah anak-anak selesai UAS,
dengan nonton bareng berkarakter bersama tim
KKN Unnes, anak-anak RW.02 merasa senang dan
lebih akrab dengan tim KKN serta mampu
mengambil hikmah dari film tersebut, sehingga hal
positif yang didapatkan mampu diterapkan dalam
kehidupan.

d. Pengadaan
Perpustakaan

Pengadaan perpustakaan dilakukan hari Sabtu


tanggal

29

November

2014

di

SD

Islam

Permatasari. Tim KKN membantu SD Islam


Permatasari meningkatkan nilai baca anak-anak
agar memiliki wawasan yang luas. Program ini
relevan dengan tidak adanya buku-buku bacaan

21

umum bagi anak-anak di SD tersebut. Anak-anak


dapat membaca buku-buku yang telah disediakan
sesuai dengan jenjang usia mereka, sehingga
informasi yang mereka dapatkan tidak lagi hanya di
kelas. Anak-anak SD yang mayoritas bertempat
tinggal di kelurahan Tambangan sangat antusias
untuk membaca buku di Perpustakaan. Sekolah
sangat

mendukung

pengadaan

perpustakaan

tersebut agar minat baca anak mereka meningkat.


Program ini dapat menumbuhkan minat

baca

masyarakat kelurahan Tambangan terutama anakanak yang harus kaya akan informasi dan ilmu
pengetahuan
Dampak Jangka Panjang anak-anak mendapatkan
informasi lebih melalui kegiatan membaca agar
mereka adaptif terhadap perkembangan IPTEK.
Progam ini diikuti oleh anak-anak SD Islam
Permatasari di RW 02 Kelurahan Tambanganyang
dilaksanakan

di

SD

Islam

Permatasari.

Perpustakaan ini akan dikelola oleh kepala sekolah


(Pak Luqman) SD Islam Permatasari. Dengan
demikian, diharapkan perpustakaan mini ini akan
tetap dilaksanakan walaupun tanpa tim KKN.
3.

TPQ dan Pengajian

Program

KKN

Terampil

yang

CINTA

Ceria,

Inovatif,

bergerak di bidang pendidikan

adalah Pengadaan Taman Pendidikan Al Quran


dimana dilaksanakan setiap hari Jumat dan Rabu
pada pukul

14.00 16.00. kegiatan tersebut

berempat di TPQ Al Ikhsan dengan sasaran Anak


anak lingkungan RW 2 yang sekolah setingkat TK,
SD

hingga SMP. Salah satu harapan kegiatan

22

pendidikan yang ada di kalangan orang tua yang


ada

di

lingkungan

RW

adalah

mereka

membutuhkan tempat pendidikan AL Quran yang


mana bisa selain mengajarkan mengaji juga
mengajarkan

pembinaan

moral

agama.

Di

lingkungan RW 2 belum ada kegiatan seperti TPQ


Al Ikhsan, adapun TPQ Al Ikhsan sendiri didirikan
secara sukarela oleh bapak ibu Usman. Para
anggota team KKN karena memiliki program
serupa seperti yang diadakan oleh pak Usman
maka sudah melakukan penyesuaian program.
program TPQ sangat dibutuhkan oleh masyarakat
lingkungan RW 2 kelurahan Tambangan, hal ini
terlihat dari banyaknya jumlah anak yang menjadi
santri di TPQ Al Ikhsan, dengan adanya program
TPQ ini bagi para pengajar di TPQ sangat terbantu
karena selama ini di TPQ tersebut kekurangan
tenaga

pengajmembutuhkan

bantuan

tenaga

pengajar. Banyak orang tua mendorong anak


anak mereka yang masih berusia sekolah untuk
belajar mengaji karena pemahaman masyarakat
disana dengan mengaji akan terbentuk akhlak yang
baik bagi anak anak sebelum mereka memasuki
usia remaja.
Program

berguna

untuk

membantu

pembentukan akhlak dan karakter anak kelurahan


Tambangan terutama di lingkungan RW 2.
Pembentukan

akhlak

dan

karakter

biasanya

ditekankan dan diajarkan di TPQ Al Ikhsan yang


mana

pembelajarannya

tidak

hanya

sekedar

mengaji tetapi juga pembentukan karakter sejak

23

dini.
Dampak

jangka

panjangnya

adalah

diharapkan para anak anak ini kelak bisa terbina


para anak anak yang berkarakter dan memiliki
kecerdasan moral yang tinggi di samping mereka
sudah mendapat pendidikan intelektual di sekolah.
Tindak lanjut dari program ini adalah para
pengajar bisa saling bertukar pengetahuan dengan
metode pembinaan dan pengajaran mengaji dari
para mahasiswa KKN yang mengabdi di TPQ.
Selain itu program ini bisa terus dikembang oleh
pengajar di TPQ dalam membentuk karakter dan
akhlak para anak anak di RW 2 supaya mereka
bisa menjadi anak yang cerdas secara intelektual
tetapi juga moralnya. Adapun nantinya program
TPQ yang melanjutkan adalah para pengajar TPQ
Al Ikhsan.
4

Pelatihan
Turnamen
Meja

dan Turnamen tenis meja merupakan suatu program


Tennis kerja tambahan yang diusulkan oleh bapak ketua
RT 3, RW 2 Kelurahan Tambangan, Kecamatan
Mijen. Tujuan diadakannya Turnamen ini yaitu
untuk

menghidupkan

kembali

eksistensinya

olahraga ini yang sudah vakum selama 5 tahun


yang lalu. Tiga minggu sebelum diadakannya
turnamen ini, kami membuat area lapangan terlebih
dahulu dirumah bapak Arifin selaku ketua RT 3,
agar warga bisa berlatih dan berkumpul kembali
dalam kegiatan yang positif melalui olahraga
ini.Sasaran dari program iniadalah para remaja,
dewasa, sampai yang tua. Setelah berjalannya
waktu, warga pun antusias dan semangat berlatih

24

hamper setiapmalam. Sampai saat tiba, turnamen


tenis meja cup dilaksanakan pada hari Sabtu,
tanggal 13 Desember 2014, pukul 19.00. Adapun
jumlah peserta yang mengikuti turnamen ini yaitu
16 orang. Warga sangat antusias, semangat, dan
terhibur dengan turnamen ini. Untuk keberlanjutan
kegiatan tenismeja ini kami serahkan kepada bapak
ketua RT 3 karena area lapangan tersebut berada
dirumah bapak ketua RT 3. Sehingga akan lahir dan
terciptanya bibit muda baru yang berkompeten
melalui adanya lapangan tersebut dan kompetisi
yang rutin setiap tahunnya.

Tabel 3.1 Bidang Pendidikan


B. Bidang Ekonomi
Ekonomi adalah aturan rumah tangga atau manajemen rumah tangga.
Masalah ekonomi yang dihadapi manusia merupakan akibat dari kebutuhan
manusia yang jumlahnya tidak terbatas sedangkat alat pemuas kebutuhan manusia
jumlahnya terbatas. Oleh karena itu, Tim KKN Unnes memiliki beberapa program
di bidang ekonomi yang dimaksudkan untuk memberi motivasi dan semangat
kepada warga untuk mencapai perekonomian yang lebih baik.
NO
1

PROGRAM
KERJA

PELAKSANAAN

Pelatihan

Pelatihan pembuatan Clay merupakan salah satu

pembuatan

program KKN CINTA (Ceria, Inovatif, Terampil

aksesoris
clay

bahan dan Aktif) pada bidang ekonomi. Sasaran dari


program ini adalah anak-anak karena program ini
bertujuan untuk menanamkan minat berwirausaha
sejak dini. Pembuatannya yang dirasa cukup

25

mudah dan menyenangkan, maka dari itu program


ini cocok untuk anak-anak SD. Clay merupakan
salah satu kerajinan yang terbuat dari tepungtepung (maisena, tapioca, dan beras) yang
dicampur dengan minyak, dan lem kayu sebagai
perekatnya. Clay ini sebelum kering, seperti
adonan yang dapat dibentuk-bentuk dan dapat
diberi

pewarna

agar

tampilannya

menarik,

kemudian hasilnya dikeringkan, lalu dapat dibuat


sebagai aksesoris jilbab dan hiasan di mesin
pendingin(kulkas).

Hari Sabtu tanggal 29

November 2014 telah dilaksanakan pelatihan


pembuatan Clay yang bertempat di SD IT
Permatasari

Kelurahan

Tambangan.

Kami

memilih anak-anak kelas VI yang mengikuti


pelatihan ini. Pelatihan pembuatan Clay ini tidak
memakan waktu yang lama, kira-kira sekitar
sejam.

Mereka

berhasil

membuat

berbagai

bentuk-bentuk yang menarik, dengan cetakan


maupun kreasi mereka sendiri. Mereka pandai
sekali

memadukan

warna-warna,

sehingga

hasilnya bagus dan menarik. Proses pembuatan,


penjemuran dan pembungkusan mereka lakukan
sendiri. Setelah dibungkus plastic, anak-anak
membawa

pulang

Clay

mereka.

Pelatihan

pembuatan Clay ini menghabiskan sekitar Rp


150.000,- . Namun mahalnya bahan-bahan yang
digunakan akibatnya belum ada pemasaran bagi
produk ini. Sehingga anak-anak hanya mengerti
tentang pembuatannya.
2

Pelatihan

Program kerja pelatihan pengolahan umbi-

26

pengolahan

umbi- umbian menjadi keripik karamel dilaksanakan

umbian

menjadi pada minggu ke empat yaitu hari Minggu, 30

keripik

November 2014. Kegiatan ini dilaksanakan di


salah satu rumah warga RW 02, kelurahan
Tambangan, kecamatan Mijen yang bernama Ibu
Lulik. Sasaran dari kegiatan pelatihan ini adalah
seluruh warga RW 02 terutama ibu-ibu.
Kegiatan

pelatihan

umbi-umbian

ini

sangat relevan dengan salah satu program kerja


bidang ekonomi, karena dapat memanfaatkan
potensi

alam

tambangan

yang

yaitu

terdapat

di

umbi-umbian

kelurahan
khususnya

singkong. Selain itu, setelah singkong tersebut


diolah dan dipasarkan maka dapat menambah
penghasilan dan meningkatkan perekonomian
warga RW 02 kelurahan Tambangan.
Kegiatan ini diterima dengan baik oleh
warga RW 02 kelurahan Tambangan terutama
ibu-ibu. Hal tersebut dapat dilihat dari antusiame
mereka menghadiri dan mengikuti pelatihan.
Kegiatan ini tidak akan terlaksana tanpa adanya
partisipasi dari warga. Pada kegiatan ini ibu-ibu
RW 02 menyiapkan semua alat yang diperlukan
untuk

pelatihan,

sedangkan

untuk

bahan-

bahannya disiapkan oleh tim KKN yang juga


dibantu oleh warga.
Kegunaan dari kegiatan ini adalah untuk
melatih warga dalam meningkatkan pemanfaatan
potensi alam yang ada di kelurahan Tambangan
terutama

umbi-umbian

pengemasannya

dan

hingga

pemasarannya.

proses
Selain

27

meningkatkan

pemanfaatan

potensi

alam,

kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan


kualitas SDM terutama ibu-ibu, agar dapat
memanfaatkan waktu luang mereka disamping
menambah

penghasilan.Setelah

diadakan

pelatihan pengolahan umbi-umbian oleh tim


KKN, ibu-ibu di kelurahan Tambangan terutama
RW 02 akan menekuni kegiatan ini secara
mandiri baik melalui kegiatan PKK maupun
secara individu.
3

Pelatihan
recycle

KKN CINTA Ceria, Inovatif, Terampil

Paper
yang

bergerak di bidang pendidikan adalah

pelatihan dan penyuluhan paper recycle / daur


ulang kertas. Kegiatan ini berlangsung pada
kamis, pukul 16.00 17.00 dengan bertempat di
Balai RW 2. Adapun yang menjadi sasaran adalah
Ibu ibu di lingkungan RW 2. Program pelatihan
dan penyuluhan daur ulang kertas dibutuhkan
para ibu ibu PKK RW 2 sebagai salah satu
pilihan dalam mengisi kegiatan senggang para ibu
rumah tangga yang ada disana. Mereka berharap
mereka bisa mendapatkan setidaknya semacam
pelatihan atau penyuluhan untuk memberi mereka
pengetahuan

dan

keterampilan

yang

tidak

membutuhkan modal besar seperti daur ulang


sampah kertas.
Para

ibu

PKK

ketika

program

ini

berlangsung antusias dalam mengikuti pelatihan


ini. Pelatihan ini berbentuk penyuluhan dalam
rapat PKK. Mereka mengharapkan bisa ada
bantuan peralatan yang mana mereka bisa mendiri

28

dalam mempraktikan keahlian dalam mendaur


ulang kertas. Apalagi setelah mereka melihat
prospek yang yang ada ketika mereka bisa
terampil dalam melakukan daur kertas. Program
ini berguna memberikan pilihan alternatif bagi
ibu ibu PKK dalam membuat kerajinan
kreatifitas yang berbahan dasar kertas daur.
Mereka berharap bisa membuat kerajinan dalm
bentuk kotak kado, kanvas gambar serta pigura.
Dampak jangka panjangnya adalah para
ibu ibu PKK di lingkungan RW 2 bisa memiliki
keahlian dan pengetahuan seputar daur ulang
kertas supaya mereka bisa memiliki alternatif
pengolahan limbah apalagi ini juga mendukung
pencangan

program

dari

pemerintah

Kota

Semarang yang ingin mencanangkan program 4


M yaitu Menguras, mengubur, menutup dan
mendaur ulang. Dengan adanya program ini ibu
ibu PKK bisa memiliki pengetahuan teknik daur
ulang sampah dari kertas untuk dibuat menadi
kerajinan.
Tindak lanjut dari program ini akan
diberikan seperangkat alat yang pendaur ulang
kertas yang mana beberapa ibu ibu kelompok
PKK ingin bisa menggunakan peralatan tersebut
untuk mencoba sendiri ketika mereka sudah
mendapat penyuluhan dan pelatihan ini. Adapun
nantinya program ini akan dilanjutkan oleh
pengurus PKK RW 2 Kel. Tambangan.
4

Pelatihan
Pengolahan Umbi- umbian

Program kerja pelatihan pengolahan umbimenjadi

nugget

dilaksanakan

pada

29

umbian

menjadi minggu ke empat yaitu hari Minggu, 30

Nugget

(program November 2014. Kegiatan ini dilaksanakan di

tambahan)

salah satu rumah warga RW 02, kelurahan


Tambangan, kecamatan Mijen yang bernama Ibu
Lulik. Sasaran dari kegiatan pelatihan ini adalah
seluruh warga RW 02 terutama ibu-ibu.
Kegiatan

pelatihan

umbi-umbian

ini

sangat relevan dengan salah satu program kerja


bidang ekonomi, karena dapat memanfaatkan
potensi

alam

tambangan

yang

yaitu

terdapat

di

umbi-umbian

kelurahan
khususnya

singkong. Selain itu, setelah singkong tersebut


diolah dan dipasarkan maka dapat menambah
penghasilan dan meningkatkan perekonomian
warga RW 02 kelurahan Tambangan.
Kegiatan ini diterima dengan baik oleh
warga RW 02 kelurahan Tambangan terutama
ibu-ibu. Hal tersebut dapat dilihat dari antusiame
mereka menghadiri dan mengikuti pelatihan.
Kegiatan ini tidak akan terlaksana tanpa adanya
partisipasi dari warga. Pada kegiatan ini ibu-ibu
RW 02 menyiapkan semua alat yang diperlukan
untuk

pelatihan,

sedangkan

untuk

bahan-

bahannya disiapkan oleh tim KKN yang juga


dibantu oleh warga.
Kegunaan dari kegiatan ini adalah untuk
melatih warga dalam meningkatkan pemanfaatan
potensi alam yang ada di kelurahan Tambangan
terutama

umbi-umbian

pengemasannya
meningkatkan

dan

hingga

pemasarannya.

pemanfaatan

potensi

proses
Selain
alam,

30

kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan


kualitas SDM terutama ibu-ibu, agar dapat
memanfaatkan waktu luang mereka disamping
menambah

penghasilan.Setelah

diadakan

pelatihan pengolahan umbi-umbian oleh tim


KKN, ibu-ibu di kelurahan Tambangan terutama
RW 02 akan menekuni kegiatan ini secara
mandiri baik melalui kegiatan PKK maupun
secara individu.

Tabel 3.2 Bidang Ekonomi


C. Bidang Kesehatan
Kesehatan merupakan keadaan sejahtera bada, jiwa, dan sosial yang
memungkinkan setiap orang hidup produktif secara sosial dan ekonomis.
Pemeliharaan kesehatan adalah upaya penanggulangan dan pencegahan gangguan
kesehatan yang memerlukan pemeriksaan dan pengobatan. Oleh karena itu tim
KKN Unnes Tambangan memiliki beberapa program dalam bidang kesehatan ini.
NO
1

PROGRAM
KERJA
Senam Sehat

PELAKSANAAN
Senam

sehat

dilaksanakan

di

Pemancingan

Gebyar Sumyah setiap hari minggu. Waktu


pelaksaannya

menyesuaikan

dengan

warga,

dilaksanakan sore hari bila pagi ada pengajian dan


sebaliknya. Sasaran kegiatan adalah seluruh
warga RW 02 Kelurahan Tambangan. Warga
sangat antusias dalam kegiatan ini terutama ibuibu. Kegiatan senam sehat dilaksanakan dengan
tujuan untuk meningkatkan tingkat kesegaran
jasmani warga dengan dampak panjangnya yaitu

31

meningkatnya kesejahteraan masyarakat. Tindak


lanjut kegiatan ini adalah adanya kerjasama antara
instruktur dengan warga untuk melaksanakan
senam sehat setiap hari minggu atas keinginan
warga dan pendanaan kegiatan juga dikelola
warga secara mandiri.
2

Gerakan
Gigi
Tangan

dan

Gosok Salah satu program kerja KKN UNNES tahap2


Cuci gelombang B Keluarahan Tambangan di bidang
kesehatan adalah Gerakan Cuci Tangan dan
Gosok Gigi. Kegiatan ini telah dilaksanakan pada
hari Sabtu tanggal 29 November 2014 bertempat
di Lapangan dan Ruang Kelas 1 SD Islam
Permatasari Kelurahan Tambangan. Kegiatan ini
diikuti oleh seluruh siswa kelas 1 SD Islam
Permatasari. Program kerja ini bertujuan untuk
menginformasikan

cara

mencuci

tangan

menggunakan sabun serta cara menggosok gigi


yang benar kepada siswa kelas 1 SD agar mereka
terbiasa hidup bersih dan sehat dimulai sejak
kecil. Semua kegiatan ini dilaksanakan mandiri
oleh mahasiswa KKN UNNES alternative tahap 2
gelombang B Kelurahan Tambangan. Kegiatan ini
disambut antusias oleh para guru dan siswa,
terlihat dari kesiapan mereka dengan membawa
sikat gigi, gelas, serta pasta gigi untuk gerakan
gosok gigi dan para guru yang setia mendampingi
kegiatan ini. Sebelum gosok gigi dan cuci tangan
secara masal, siswa diperlihatkan video cara
menggosok gigi dan mencuci tangan yang benar
di dalam ruang kelas. Kemudian kegiatan gosok
gigi dan cuci tangan secara masal dilakukan di

32

lapangan sekolah. Setelah acara selesai, siswa


dibagikan snack sambil nonton film kartun
bersama. Selain itu, kami juga menempelkan
poster cara mencuci tangan yang benar di sekolah
agar siswa-siswi SD Islam Permatasri selalu ingat
untuk mencuci tangan yang benar. Besar harapan
kami agar para guru di sekolah turut selalu
mengingatkan siswa agar terbiasa mencuci tangan
dengan sabun serta menggosok gigi 3 kali sehari.
3

Penyuluhan
Kesehatan

Program

kerja

penyuluhan

kesehatan

dilaksanakan pada minggu kedua yaitu hari selasa


tanggal

11

November

2014.

Kegiatan

ini

dilaksanakan pada acara PPK RW 02 di rumah Bu


RW 02 KelurahanTambangan, KecamatanMijen,
kota Semarang.
Pada kegiatan ini, penyuluhan
diberikan

kepada

warga

adalah

yang

mengenai

penyakit hipertensi atau biasa yang dikenal


masyarakat dengan darah tinggi. Kegiatan ini
diterima baik oleh warga RW 02 Kelurahan
Tambangan terutama ibu-ibu. Hal tersebut dapat
dilihat dari antusiasme warga menghadiri dan
mengikuti kegiatan penyuluhan serta banyak ibuibu yang bertanya mengenai penyakit hipertensi.
Kegiatan penyuluhan kesehatan ini sangat
relevan dengan salah satu program kerja bidang
kesehatan karena dapat memberikan pengetahuan
kepada

warga

ibu-ibu

RW

02

Kelurahan

Tambangan mengenai salah satu penyakit yang


sering diderita oleh masyarakat yaitu penyakit
darah tinggi yang sering disebut silent killer.

33

Dengan

adanya

penyuluhan

kesehatan

ini

diharapkan warga RW 02 Kelurahan Tambangan


mengerti betul apa itu penyakit hipertensi,
bagaimana cara pencegahannya dan mengetahui
obat-obat herbal yang dapat dikonsumsi oleh
penderita hipertensi.

Tabel 3.3 Bidang Kesehatan

34

D. Bidang Lingkungan dan Infrastruktur


Lingkungan adalah kombinasi antara kondisi fisik yang mencakup keadaan
sumber daya alam seperti tanah, air, energi surya, mineral, serta flora dan fauna
yang tumbuh di atas tanah maupun di dalam lautan. Infrastruktur diartikan sebagai
kebutuhan dasar fisik pengorganisasian sistem struktur yang diperlukan. Oleh
karena itu, Tim KKN Unnes Tambangan memiliki beberapa program di bidang
Lingkungan & Infrastruktur sebagai berikut.
NO

PROGRAM KERJA

1.

Penanaman
Produktif

PELAKSANAAN

Pohon Penanaman pohon dilakukan pada secara 2 tahap,


tanggal 23 November 2014 dan 30 November
2014 yang dilakukan di 3 tempat yaitu lapangan
RW.01, tanah bengkok RW.02 dan pinggir jalan
daerah RW.02. Penanaman ini dilakukan bersama
warga masyarakat, akan tetapi beberapa pohon
diberikan langsung kepada warga khusus pohon
kopi sebanyak 242batang. Program ini relevan
dengan keadaan lingkungan sekitar warga karena
selain dapat membantu penyerapan air, warga juga
masih

banyak

pekarangan

yang

mereka

tidak

untuk

memanfaatkan

ditanami

pohon.

Kebanyakan dari warga menggunakan pekarangan


mereka untuk sekadar taman kecil yang hanya
berisi bunga saja. Sehingga tanam pohon iniakan
dapat menambah suasana hijau dan rindah di
lingkungan sekitar warga.
Warga

dapat

memperoleh

keuntungan

dari

penanaman pohon tersebut yaitu selain suasana


yang adem, tanaman pohon dapat membantu
penyerapan air ketika musim hujan datang
sehingga lingkungan sekitar warga tidak digenangi

35

air yang dapat menjadi sumber penyakit. Warga


yang tinggal di kelurahan Tambangan akan merasa
lebih nyaman dengan keadaan lingkungan sekitar
yang lebih asri dan hijau.Program ini dapat
membantu

warga

dalam

mengatasi

masalah

pemanfaatan pekarangan rumah untuk ditanami


pohon dan juga dapat membantu penyerapan air
ketika musim hujan datang. Menambah wawasan
warga mengenai pentingnya pohon dalam hal
pengelolaan dan pelestarian lingkungan sekitar
demi terjaganya lingungan yang aman, asri, dan
bebas dari banjir. Progam ini berguna bagi seluruh
masyarakat yang mayoritas warganya adalah
pegawai swasta

agar termotivasi untuk tetap

menjaga lingkungan tempat tinggal mereka agar


tetap asri, indah dan sehat ditengah kesibukan
masing-masing orang.Diharapkan seluruh warga di
kelurahan Tambangan dapat melanjutkan program
penanaman pohon di lingkungan sekitar untuk
tahun-tahun berikutnya agar kelurahan Tambangan
semakin asri, indah dan terjaga kesehatannya.
2

Kerja Bakti

Salah satu program KKN CINTA (Ceria, Inovatif,


Terampil dan Aktif) di bidang lingkungan adalah
kerja bakti. Kerja bakti merupakan kerja bergotong
royong tanpa upah untuk kepentingan umum.
Program

ini

lingkungan

bertujuan
Kelurahan

untuk

membersihkan

Tambangan

dan

meningkatkan rasa kebersamaan dalam suasana


gotong-royong. Karena sifat kerja bakti ini sendiri
adalah kondisional, progam ini dilaksanakan

36

menurut kebutuhan, dan pada akhirnya progam ini


terlaksana melebihi yang direncanakan. Realisasi
progam ini seperti cabut paku yang dilaksanakan
pada Jumat 7 November di sekitar kelurahan
Tambangan, kerja bakti di wilayah RT 03 RW 02
kelurahan Tambangan pada Minggu 9 November,
Kerja bakti secematan Mijen di Kebun Duren pada
14 November, membantu penanaman dan kerja
bakti kelompok RW 01 pada Minggu 23
November, kerja bakti dan penanaman pohon
dikawasan RW 02 pada 30 November dan 7
Desember serta merapikan bunga di jalan sekitar
RW 02 pada Senin 1 Desember.
Karena sifatnya yang sukarela, maka progam ini
tidak

membutuhkan

banyak

biaya,

bahkan

sebenarnya tanpa mengeluarkan biayapun progam


ini dapat berjalan, akan tetapi rasanya kurang pas
jika ada kerja bakti tetapi tidak menyediakan
makanan ringan atau buah buahan bagi warga.
Progam ini hanya memakan biaya sekitar Rp
50.000,00.
Bagaimana kelanjutan progam ini ?, progam ini
tentu akan terus berlanjut karena melihat rasa
kebersamaan para warga RW 02 kelurahan
Tambangan yang sangat tinggi, serta kesadaran
warga untuk menjaga lingkungan sekitar untuk
kenyamanan bersama.
3

Rumah Kompos

Salah satu program KKN CINTA Ceria,


Inovatif, Terampil dan Aktif yang
bidang

lingkungan

adalah

bergerak di

Rumah

Kompos.

37

Program ini bertujuan untuk membantu warga


memanfaatkan limbah kotoran hewan dan juga
limbah rumah tangga yang bersifat organic
menjadi pupuk yang dapat digunakan bercocok
tanam dalam skala rumah tangga juga dapat
digunakan pada bidang pertanian. Sasaran program
ini adalah warga Kelurahan Tambangan di RW 2.
Daerah RW 02 atau biasa disebut dengan dukuh
duwet

sebagian

memelihara

ternak

berupa

kambing juga memiliki tanah bengkok yang cukup


luas sehingga dapat dijadikan tembat pengolahan
kompos. Pelaksanaan program ini pada hari
Minggu tanggal 30 November 2014 setelah kerja
bakti bertempat di RT 3, saat kerja bakti warga
diminta untuk

mengumpulkan sampah

yang

bersifat organic, sembari beristirahat TIM KKN


memberikan pelatihan berupa paktek langsung dan
memberikan rangkuman yang berisi tata cara dan
langkah kerja yang digunakan dalam membuat
kompos, TIM KKN juga memberikan mini poster
yang ditempel di balai pertemuan dan 3 komposer
sebagai

alat

yang

digunakan

warga

dalam

membuat kompos. Pelatihan Kompos telah diikuti


oleh beberapa warga RT 3 dengan antusias dan
santai. Pembuatan kompos sendiri dari daun-daun
kering, rerumputan hasil dari kerjabakti warga dan
kotoran kambing lalu dicampur dengan EM4 dan
air gula (katalisator). Setelah 1-2 minggu kompos
sudah siap digunakan pada tanaman atau lahan
pertanian. Program ini tidak menghabiskan banyak
dana, sekitar Rp 350.000,-. Jumlah composer yang

38

hanya berjumlah 3 buah sementara jumlah warga


RT 3 yang diatas 50 Kepala keluarga membuat
Rumah Kompos belum terlalu maksimal karena
masih banyak sampah rumah tangga yang bersifat
Organik dibuang begitu saja.
4.

Pengadaan

tempat

Program ini diadakan karena melihat

sampah organic dan lingkungan di RW 2 Kelurahan Tambangan


anorganik

dikarenakan sistem pembuangan sampahnya masih


sembarangan. Dengan adanya tempat sampah
organik dan anorganik yang ditempatkan di setiap
RT warga secara sadar dan bijak membuang
sampah pada tempatnya. Di area yang biasa warga
membuang sampah, telah kami berikan tanda
peringatan

supaya

tidak

membuang

sampah

sembarangan dan tidak pada tempatnya, kasihan


anak cucu kita nanti apabila harus menelan
kekecewaan apabila lingkungannya tidak hijau dan
indah lagi. Program ini juga dilanjutkan adanya
tempat pembuangan komulatif pada tanah bengkok
di RT 3. Disana Dipisah antara sampah organik
dan anorganik, sehingga sampah organik akan
diolah menjadi pupuk kompos, yang telah kami
siapkan juga komposternya, sehingga warga
tinggal meneruskan saja. Dan untuk sampah
anorganik yang berupa plastik yang masih berguna
seperti plastik keras (bukan kantong plastik), bisa
dijual kempali ke pengepul sampah plastik.
Program ini dijalankan secara bertahap dari
tanggal 23 November sampai 17 Desember 2014.

Tabel 3.4 Bidang Lingkungan dan Infrastruktur

39

BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN

A. POSDAYA YANG TERBENTUK


Posdaya merupakan wadah terbentuknya kelompok usaha bersama
untuk meningkatkan kesejahteraan keliuarga di suatu kelurahanyang
mencakup empat bidang utama yaitu, bidang pendidikan, ekonomi,
lingkungan, dan infrastruktur, dan bidang kesehatan.Tujuan dari
pembentukan posdaya adalah untuk membentuk suatu kelompok usaha
bersama meliputi keempat bidang yang saling berkesinambungan.
Kelurahan Tambangan secara umum dari segi perekonomian
adalah masyarakat kelas menengah ke bawah yang bermatapencaharian
sebagai buruh pabrik, petani, pedagang, sisanya bekerja sebagai PNS dan
wirausaha. Distribusi persebaran taraf kehidupan ekonomi masyarakat
kelurahan Tambangan belum bisa dikatakan merata karena dari total
seluruh penduduk masih ada sebagian besar yang bekerja sebagai buruh
pabrik dan petani.
Upaya

pemberdayaan

yang

ditawarkan

dalam

POSDAYA

diarahkan untuk mendukung potensi yang dimiliki oleh warga guna


meningkatkan taraf perekonomian keluarga, oleh karena itu kehadiran
POSDAYA ini sangat bermanfaat bagi warga kelurahan Tambangan yang
perekonomiannya masih relatif kurang.
Untuk memberdayakan warga keluirahan Tambangan khususnya
RW 02, tim KKN Alternatif Unnes kelurahan Tambangan membentuk
POSDAYA dengan nama POSDAYA CINTA. Program unggulan
POSDAYA CINTA adalah Revitalisasi Tempat Sampah Organik dan
Anorganik, Rumah Kompos, Senam Sehat, Boled, dan Turnamen
Tenis Meja. Program unggulan dalam POSDAYA ini mencakup semua
bidang.
Pembentukan POSDAYA CINTA disahkan secara resmi oleh lurah
Tambangan pada 9 Desember 2014, dengan struktur organisasi yang

40

terdiri atas 15 anggota yang bertanggung jawab pada bidangnya masingmasing.


Revitalisasi tempat sampah organik dan anorganik memiliki
kegiatan yang mengarah pada bidang lingkungan yaitu mengarahkan
warga

untuk

membuang

sampah

pada

tempatnya

dengan

cara

mengelompokkan menjadi dua yaitu organik dan anorganik. Tim KKN


menyediakan 4 buah tempat sampah untuk sampah organik dan anorganik
yang nantinya akan dikelola oleh pengurus Posdaya atau pegawai bagian
Sarpras dan dilakukan pengecekan secara rutin jika ada penyalahgunaan
atau kerusakan. Sedangkan Rumah Kompos, memiliki kegiatan yang
mengarah pada bidang lingkungan yaitu mengarahkan dan melatih warga
untuk memanfaatkan sampah organik.Sampah organik diambil dari tempat
sampah yang telah direvitalisasi, kemudian menjadi kompos yang bisa
digunakan oleh para petani di kelurahan Tambangan sendiri. Selain
program unggulan di atas, juga terdapat program unggulan tambahan yaitu
Turnamen tenis meja memiliki kegiatan yang mengarah pada bidang
pendidikan dengan mengaktifkan kembali kegiatan tenis meja di RW 02
kelurahan Tambangan yang sempat fakum selama 5 tahun terakhir. Tim
KKN merenovasi lapangan dan melengkapi peralatan tenis meja yang
belum tersedia. Kemudian, setelah warga aktif melakukan latihan secara
mandiri tim KKN mengadakan turnamen yang diikuti oleh warga.
Pengelolaan umbi-umbian menjadi keripik balado (boled) juga merupakan
program unggulan tambahan dalam bidang ekonomi, harapannya
meningkatkan kualitas SDM terutama ibu-ibu, agar dapat memanfaatkan
waktu luang mereka disamping menambah penghasilan.Setelah diadakan
pelatihan pengolahan umbi-umbian oleh tim KKN, ibu-ibu di kelurahan
Tambangan terutama RW 02 akan menekuni kegiatan ini secara mandiri.
Dalam bidang kesehatan, senam sehat menjadi program unggulan
tambahan yang mampu meningkatkan kesehatan masyarakat.
Rangkaian kegiatan yang dilakukan antara lain persiapan seperti
perencanaan, sosialisasi pada masyarakat, dan pembentukan serta

41

pembuatan program kerja. Diharapkan melalui dukungan pemberdayaan


yang berkelanjutan disertai komitmen yang tinggi dari para pemimpin di
segala

tingkatan

diharapkan

masyarakat

secara

mandiri

dapat

mengembangkan inisiasi, yaitu mengawali langkah dan program nyata


secara mandiri dengan mengajak dan mendampingi seluruh target keluarga
yang kurang mampu.Apabila seluruh keluarga yang kurang mampu
membangun seluruh anggotanya, anak-anaknya dengan baik, maka seluruh
anak bangsa dapat dikembangkan menjadi sumber daya manusia yang
beriman, cerdas, terampil, serta sanggup membangun negara dan bangsa
dengan baik.

B. PROGRAM KONSERVASI
Program konservasi yang dilaksanakan oleh tim KKN adalah merupakan
program penghijauan lingkungan dengan kegiatan penanaman pohon
bersama warga masyarakat

kelurahan Tambangan khususnya RW.02.

Pemberian bibit kepada warga sebanyak 250 yang beraasl dari Balai
Perbenihan dan Kebun Produksi Jawa Tengah.Bibit pohon yang ditanam
sebanyak 50 pohon yang terdiri dari . Sumber pohon berasal dari Dinas
Kehutanan, Dinas Pertanian, dan .
Pelaksanaan penanaman Pohon dilaksanakan dalam dua tahap yaitu:
1. Tahap 1
Penanaman Pohon tahap 1 dilakukan tanggal 23 November
2014 di lapangan RW.01 kelurahan Tambangan. Penanaman pohon
dilakukan tim KKN bersama warga RW.01 dan tim KKN Tambangan
yang lain.

2. Tahap 2
Penanaman Pohon tahap 2 dilakukan tanggal 30 November
2014 di tanah bengkok RW.02 dekat pemancingan gebyar sumyah
kelurahan Tambangan. Penanaman pohon dilakukan tim KKN
bersama warga RW.02.

42

Tabel 4.1 Data Bibit Untuk Program Pembibitan

No. Jenis Pohon

Jumlah
Pohon
5

1.

Rambutan

2.

Mangga

3.

Jati

40

Asem Jawa

Jambu
Kristal

Kopi

242

Sengon

15

Mahoni

15

Lokasi
Penanaman
Tanah
bengkok
RW.02 dekat
gebyar
sumyah
Tanah
bengkok
RW.02 dekat
gebyar
sumyah
Tanah
bengkok
RW.02 dekat
gebyar
sumyah
Tanah
bengkok
RW.02 dekat
gebyar
sumyah
Tanah
bengkok
RW.02 dekat
gebyar
sumyah
Diberikan
kepada warga
RW.02

Sumber
Pohon
Dinas
Pertanian

Estimasi Dana
Transportasi Rp
182.000,-

Dinas
Pertanian

Dinas
Pertanian

Dinas
Pertanian

Dinas
Pertanian

Balai
Perbenihan dan
Kebun
Produksi Jawa
Tengah
Dinas
Kehutanan

Tanah
bengkok
RW.02 dekat
gebyar
sumyah
Tanah
Dinas
bengkok
Kehutanan
RW.02 dekat
gebyar
sumyah

43

BAB V
SIMPULAN DAN SARAN
A. Simpulan
Dari hasil observasi dan pelaksanaan program kerja KKN di
Kelurahan Tambangan, Kecamatan Mijen, Kota Semarang yang dilaksanakan
selama 45 hari dimulai pada tanggal 5 November2014 sampai dengan tanggal
19 Desember 2014, maka dapat kami menarik simpulan sebagai berikut :
1. Keberhasilan suatu program kerja KKN ditunjang oleh beberapa faktor,
antara lain :
a. Program yang disusun sesuai dengan situasi dan kondisi daerah
setempat.
b. Perencanaan program yang disiapkan dengan matang.
c. Kedisiplinan kerja dan kerja sama yang baik antara mahasiswa dengan
karakteristik masyarakat setempat.
d. Evaluasi secara periodik dengan pihak yang berwenang (perangkat
kelurahan, Dosen Pembimbing Lapangan, Posdaya CINTA, dan
warga Tambangan).
2. Pelaksanaan program kerja di bidang fisik maupun non fisik di kelurahan
Tambangan secara keseluruhan berjalan lancar. Masyarakat dapat
mengambil manfaat serta dapat mengatasi hambatan-hambatan yang ada
karena adanya partisipasi masyarakat, perangkat kelurahan dan pemuka
masyarakat. Hasil yang dapat ditinjau langsung adalah sikap, mental dan
kesadaran masyarakat untuk memberdayakan diri mereka.
3. Dengan adanya Kegiatan KKN, maka ada beberapa manfaat yang didapat,
yaitu :
a. Bagi Mahasiswa, mendapatkan pengalaman baik fisik maupun mental,
dapat menambah, membantu, berpartisipasi pada masyarakat desa
dalam hal menemukan dan memecahkan masalah yang sedang dihadapi
oleh desa.
b. Bagi Masyarakat desa, memperoleh bantuan tenaga dan pemikiran serta
motivasi untuk melaksanakan pembangunan desa.

44

c. Bagi institusi, memperoleh umpan balik dari hasil integrasi antara


mahasiswa dan masyarakat.

B. Saran
Dari hasil laporan yang telah kami susun, maka sebagai pertimbangan
kami mengajukan beberapa saran yaitu:
1. Bagi Tim Satgas KKN UNNES
Tim Satgas KKN UNNES pada umumnya telah melaksanakan tugasnya
dengan baik, namun bimbingan dan monitoring mahasiswa hendaknya
dilakukan intensif untuk lebih meningkatkan motivasi mahasiswa selama
KKN.
2. Bagi Masyarakat
a. Masyarakat hendaknya mengerti bahwa kegiatan KKN bukan hanya
untuk kepentingan mahasiswa saja tetapi kepentingan masyarakat
daerah setempat, dimana mahasiswa hanya sebagai motivator yang
membantu memecahkan masalah.
b. Hendaknya masyarakat selalu berpartisipasi aktif dalam setiap kegiatan.
3. Bagi mahasiswa peserta KKN
a. Menggunakan waktu pembekalan sebaik mungkin.
b. Mempergunakan waktu orientasi dan observasi untuk mengidentifikasi
masalah-masalah yang timbul di masyarakat, dan mendekatkan diri
dengan masyarakat agar partisipasi masyarakat dalam tiap kegiatan
cukup tinggi.
c. Dalam penyusunan program hendaknya disesuaiakan dengan situasi dan
kondisi tempat KKN, pertimbangan dana, tenaga dan waktu yang
tersedia.
d. Lebih meningkatkan disiplin diri dalam kegiatan KKN.
e. Menjalin kerjasama yang baik antar mahasiswa KKN merupakan faktor
yang penting untuk menunjang keberhasilan program KKN.