Anda di halaman 1dari 3

Metode Stabilitas Lereng

Metode irisan adalah salah satu metode analisis stabilitas lereng yang umum digunakan
dalam dunia geoteknik. Dalam metode ini bidang gelincir umumnya diasumsikan
berbentuk lingkaran. Bidang gelincir tersebut kemudian dibagi menjadi irisan-irisan
vertikal dan perhitungan dilakukan secara numeris dengan memperhitungkan gaya-gaya
yang bekerja. Salah satu metode turunan dari metode irisan ini adalah metode Bishops
simplified yang cukup populer digunakan. Metode in memperhitungkan interslice normal
forces namun mengabaikan interslices shear forces. Bishop mengembangkan persamaan
untuk dasar irisan dengan menjumlahkan gaya geser arah vertikal. Konsekuensi dari
persamaan ini adalah gaya normal pada dasar irisan menjadi suatu fungsi angka aman dan
menjadikannya bersifat non-linear (berada pada dua sisi persamaan) sehingga diperlukan
iterasi untuk mendapatkan angka aman.

W
N

Bentuk sederhana dari persamaan Bishops adalah sebagai berikut:

Dengan:
FS
c

: angka aman
: kohesi
: lebar dasar irisan
: berat tanah tiap irisan
: sudut gesek internal
: kemiringan dasar irisan

Koefisien Gempa
Standar Desain metode KP.06 untuk Bangunan Irigasi
Koefisien gempa dapat ditentukan berdasarkan Standar Irigasi KP.06, dengan formula
sebagai berikut:
a d n a c z
a
kh d
g

Dengan,
ad
: percepatan gempa rencana, cm/s2
n, m : koefisien tipe tanah (table 1.1)
ac
: percepatan gempa dasar, cm/s2 (untuk kala ulang tertentu, table 1.2)
kh
: koefisien percepatan gempa horizontal
g
: percepatan gravitasi (981 cm/s2)
z
: koefisien zona faktor geografis
Tabel 1.1
Koefisien Tipe Tanah
Tipe Tanah
Batuan
Dilluvium
Alluvium
Alluvium Lunak
Tabel 1.2

n
2.76
0.87
1.56
0.29

m
0.71
1.05
0.89
1.32

Percepatan Gempa Dasar


Kala Ulang (tahun)
20
100
500
1000

ac (cm/s2)
85
160
225
275