Anda di halaman 1dari 1

KERANGKA KARANGAN DAN

PENGEMBANGANNYA
A. Pendahuluan
Kerangka karangan (out line) adalah kerangka tulisan yang
menggambarkan bagian-bagian atau butir-butir isi karangan dalam
tataan yang sistematis. Dalam tataan yang sistematis tersebut
meggambarkan organisasi isi karangan.
Suatu kerangka karangan memiliki butir-butir isi yang
menggambarkan sub-subtopik karangan baik dari segi jumlah maupun
dari segi jenisnya, urutan sub-subtopik karangan, hubungan
antarsubtopik dalam karangan. Kerangka dibutuhkan dalam suatu
karangan, karena memudahkan kita dalam mengembangkan karangan
dengan benar secara ilmiah dan logis.

B. Isi
Topik dan sub-subtopik dalam penulisannya diperlukan tataan
dengan baik agar sub-subtopik lengkap dan urutannya sesuai sehingga
terlihat hubungan antarsubtopik. Penataan sub-subtopik ini dapat
dilakukan dengan pemetaan pikiran. Buzan (2003:38-39)
mengemukakan pemetaan pikiran (mind map) dapat dilakukan dengan
sederhana, langkah-langkah kreatif dapat dilakukan sebagai berikut.
1.
2.
3.
4.

Mulailah di tengah-tengah sebuah kertas kosong.


Pilihlah sebuah gambar sebagai gagasan netral.
Gunakan warna selama proses ini.
Hubungkan cabang-cabang utama dengan gambar sentral dan
hubungkan anak cabang kedua dan ketiga dengan anak
cabang pertama dan kedua, dan seterusnya.
5. Buatlah cabang yang melengkung, bukan garis lurus.
6. Gunakan satu kata pada setiap cabang.
7. Gunakan gambar pada seluruh proses tersebut.
Bentuk kerangka karangan dibedakan menjadi 2, yaitu kerangka
karangan kalimat dan kerangka karangan topik.