Anda di halaman 1dari 28

tbsurveillanceid@yahoo.

com
TLP/FAX : 021-42804154

PROGRAM PENANGGULANGAN TB NASIONAL

Model Struktur Organisasi


Program Penanggulangan TB di Lapas/Rutan
Ditjen PP&PL

Pokja TB
Lapas

Ditjen PAS

Dir.P2ML

Dir.Binwat

Subdit TB

Subdit Waskesman

Tim TB
Prop&Kab/Kota

Other
Stakeholder
(WHO, KNCV,
ICRC, FHI,
KPAN, dll)

Div. PAS Kanwil Prop

Dinkes Propinsi

Other
Stakeholder
dan NGO

Koordinasi
Dinkes Kab/Kota

Tim DOTS
Lapas/Rutan

Tim Pelaksana DOTS di Lapas/Rutan:


Penanggungjawab: KaLapas/KaRutan, Pelaksana:
Dokter, perawat, paramedis, petugas yang terkait
(penjaga, napi/tahanan)

Skrining

Pengambilan
dahak dan
fiksasi

Diagnosis
dan
pengobatan

Pencatatan dan
pelaporan

Pelacakan
kontak

KIE

FIKSASI,
IQC, PME,
supervisi

FIKSASI
PEWARNAAN
PEMBACAAN
Supervisi IQC
TB 4
CROSSCHECK

BP4/RSU

rutan
Lapas

PS

LSM

PPM

BLK

PRM
FIKSASI
PEWARNAAN
PEMBACAAN
Supervisi
CROSSCHECK
IQC, PME

DINKESKAB/KOTA
Analisa CC
TB 12
Laporan
reagensia

Pelatihan
IQC,EQAS
reagensia
supervisi

DINKES PROV
SUPERVISI
TB 12
Laporan
reagensia

Model Jejaring
Pelayanan DEPKES
MoU

Dinas
Kesehatan
(steward)

DEPHUK
&HAM

TIM DOTS
RUTAN / LAPAS

Agreement
RS
Pemerintah
Swasta

MoU

LP/Rtn

JEJARING ANTAR
RUTAN / LAPAS

LP/Rtn
Puskesmas

LP/Rtn

LP/Rtn

Identifikasi Masalah
Penemuan kasus yang belum optimal

Diagnosis yang kurang memadai


Mekanisme jejaring belum berjalan dengan baik
Sistem pelaporan dan pencatatan kasus

Tidak dapat dapat dievaluasi hasil pengobatan setelah


WBP pindah ke rutan/lapas lainnya
Instansi vertikal pusat vs pemda

Belum ada kolaborasi TB-HIV

di Lapas/Rutan

Prisons staff
Family

Kontak
penularan
dengan staf
LP/Rutan

Kontak
penularan
di dalam
LP/Rutan

TB

Model
penularan
TB di
LP/Rutan

Di
masyarakat

WBP
dengan
TB aktif

PERAN PIHAK TERKAIT


LP/RUTAN

Puskesmas

LSM

Dinkes

Dephukham/
Depkes

-Kebijakan
- SDM
- Penemuan
kasus
- Diagnostik
- Pengobatan
- PMO
- Pencatatan &
Pelaporan
-KIE

Penemuan
kasus
Diagnostik &
FU
Logistik Obat
dan Lab
Pencatatan
KIE

PMO
Diagnostik
TB-HIV
KIE
Pendanaan

Logistik
Supervisi
Kualitas
diagnostik
Pendanaan
KIE

Kebijakan
Monitoring
dan evaluasi
Supervisi
Pendanaan
KIE

1. Penemuan Kasus & Diagnosis


Skrining TB

Penemuan kasus di poliklinik


Pemeriksaan kontak

***Skrining

Bukan suspek
TB

Suspek TB
Dahak (+)

Dahak (-)

KIE TB & HIV


ulangi SPS

Dahak(-)

CXR +
asesmen
klinis
Tidak
mengarah TB

Dahak (+)

Pengobatan
TB
Mengarah TB

Klinik VCT
Pertimbangkan
penyakit lain,
KIE TB & HIV
***Digunakan saat WBP masuk, pemeriksaan kontak, dan
kunjungan klinik

DIAGRAM ALUR SKRINING TB DI LAPAS / RUTAN

WBP terdiagnosa
TB (index case)
Pemeriksaan
Kontak*

Menentukan kontak
sebagai suspek
TB(lihat prosedur
screening )
Bukan
suspek TB

KIE TB dan
HIV

Suspek TB

Merujuk ke prosedur
skrining sesuai BPN

* Kontak : seseorang yang banyak menghabiskan waktu(berdekatan) dengan


kasus TB(berbagi ruangan, main catur, atau yang bekerja berdekatan
dengannya)

FORMULIR SKRINING TB
FORMULIR SKRINING TB DI LAPAS / RUTAN

Tanggal

..

Lapas/Rutan

..

Nomor Registrasi

..

Nama WBP

..
Sex:

Laki

Usia

..

Wanita

Tanggal masuk Lapas/Rutan

..

Nomor Ruangan

..
Blok:

Alasan skrining:

WBP baru

(dicentang)

Kontak dengan kasus TB

..

Waktu pelaksanaan bergantung


dari kondisi/tradisi yang berlaku
di institusi LP/Rutan

simptomatis(pasif)
Rujukan Klinik VCT
Gejala:

Skrining dan pemeriksaan


kontak dilakukan oleh petugas
kesehatan LP/Rutan dibantu
oleh Wasor Kabupaten/kota dan
Puskesmas rujukan setempat

Ya

Tdk

Batuk berdahak > 2 minggu


Hemoptysis
Demam
Penurunan BB(dalam 3 bulan terakhir)
Nyeri dada
Pembesaran kelenjar lymfe(>2cm)

Setiap penemuan kasus di


poliklinik LP/Rutan ataupun
dengan pemeriksaan kontak, di
skrining dengan form ini

Pada LP/Rutan dengan tingkat


Pengobatan TB sebelumnya:
overcapacity yang tinggi,
(dalam 5 tahun terakhir)
Kapan: (tahun)

mungkin diperlukan kerjasama


Lamanya (bulan):

dengan berbagai pihak


Suspek TB?
Ya
Tdk
terkait(LSM, organisasi
kemasyarakatan, organisasi
keagamaan,dll)
Jika suspek TB, mohon diregister pada Register Suspek TB(TB06) dan evaluasi lebih lanjut berdasarkan Pedoman Nasional TB dan ISTC
Ya

Tdk

Diagnosis
Lapas/Rutan yang tidak memiliki fasilitas
laboratorium
Lapas/Rutan yang memiliki fasilitas laboratorium
Chest X Ray

Pemeriksaan CXR
Pemeriksaan penunjang

utamanya buat BTA


Selektif untuk beberapa

daerah prioritas
Integratif dengan

layanan kesehatan di
LP/Rutan

Jejaring Lapas/Rutan dengan Puskesmas


*Lapas/Rutan dengan fasilitas minim(tingkat 3)
Napi/tahanan baru masuk

Suspek TB

Tim TB Propinsi dan Kab/Kota


-Supervisi
-Monitoring dan evaluasi jejaring
Lapas/Rutan-PRM

Klinik Lapas/Rutan:

PRM:

Pengambilan dahak
Mengirim ke PRM
Memantau pengobatan pasien
Berkoordinasi dengan PRM untuk pemeriksaan
dahak untuk follow up pengobatan (konversi,
sebulan sebelum akhir pengobatan dan akhir
pengobatan)

Menyediakan Pot dahak


Melakukan pengecatan slide
Melakukan pembacaan slide
Melaporkan hasilnya ke
Lapas/Rutan
Melakukan pemeriksaan dahak
untuk follow up pengobatan
(konversi, sebulan sebelum akhir
pengobatan dan akhir pengobatan)

Jejaring Lapas/Rutan dengan Puskesmas


*Lapas/Rutan dengan fasilitas sederhana (tingkat 2)
Napi/tahanan baru masuk

Suspek TB

Tim TB Propinsi dan Kab/Kota


-Supervisi
-Monitoring dan evaluasi jejaring
Lapas/Rutan-PRM

Klinik Lapas/Rutan:

PRM:

Pengambilan dahak
Fiksasi
Mengirim ke PRM
Memantau pengobatan pasien
Berkoordinasi dengan PRM untuk pemeriksaan
dahak untuk follow up pengobatan (konversi,
sebulan sebelum akhir pengobatan dan akhir
pengobatan)

Menyediakan Pot dahak


Melakukan pengecatan slide
Melakukan pembacaan slide
Melaporkan hasilnya ke
Lapas/Rutan
Melakukan pemeriksaan dahak
untuk follow up pengobatan
(konversi, sebulan sebelum akhir
pengobatan dan akhir pengobatan)

Jejaring Lapas/Rutan dengan Puskesmas


*Lapas/Rutan dengan fasilitas penunjang (tingkat 1)
Napi/tahanan baru masuk

Suspek TB

Tim TB Propinsi dan Kab/Kota


-Supervisi
-Monitoring dan evaluasi jejaring
Lapas/Rutan-PRM

Klinik Lapas/Rutan:

PRM atau PS:

Pengambilan dahak
Fiksasi
Melakukan pengecatan slide
Melakukan pembacaan slide

Menyediakan pot dahak dan OAT


Menyediakan form pencatatan
dan pelaporan

2. Pengobatan

Jejaring Lapas/Rutan dengan Puskesmas


Napi/tahanan baru masuk

Suspek TB

Tim TB Propinsi dan Kab/Kota


-Supervisi
-Monitoring dan evaluasi jejaring
Lapas/Rutan-PRM

Klinik Lapas/Rutan:

PRM or Hospital:

Memantau pengobatan pasien

Menyediakan OAT untuk Lapas/Rutan

memantau efek samping obat

Melakukan pemeriksaan dahak untuk follow

menyediakan PMO jika memungkinkan

up pengobatan (konversi, sebulan sebelum

Merujuk pasien yang akan dibebaskan atau

akhir pengobatan dan akhir pengobatan)

akan dipindahkan ke Lapas/Rutan lain

Melaporkan kembali ke Lapas/Rutan status

Pencatatan dan pelaporan data

rujukan pasien jika napi/tahanan dibebaskan

Pelacakan kasus mangkir lewat koordinator

ke masyarakat.

blok atau tamping

Melakukan pencatatan dan pelaporan jika

menyediakan tempat penyimpanan OAT

kemampuan Lapas/Rutan terbatas.


Menyediakan form pencatatan dan pelaporan
untuk Lapas/Rutan

3. Sistem rujukan pindah /


bebas

Mekanisme Rujukan dan Pindah


Prinsip : memastikan pasien TB yang dirujuk
/ pindah akan menyelesaikan pengobatannya
di tempat lain

Mekanisme rujukan dan pindah


Form yang digunakan

Implementasi

TB 01

Koordinasi antara LP/Rutan

TB 09

dengan wasor kabupaten /


PKM rujukan
Koordinasi pencatatan dan
pelaporan antara Divisi
Pemasyarakatan Dephukham
dan Wasor Propinsi
Pertemuan Monev berkala

TB 10

4. Pencatatan & Pelaporan

PENCATATAN & PELAPORAN


PROGRAM TB DI LAPAS / RUTAN
POKJA TB LAPAS/RUTAN

PERTEMUAN TRIWULANAN

C
E
N
T
R
A
L

R
E
G
R
I
O
N

SUBDIT TB DEPKES

SUBDIT WASKESMASN
DITBINWAT DITJENPAS

KABID REGWATSUSTIK

WASOR PROVINSI

DIVPAS KANWIL DEPHUKHAM

WASOR KABUPATEN/KOTA

TIM DOTS LAPAS/RUTAN

5. KOMUNIKASI, INFORMASI &


EDUKASI

Material KIE

25

KIE di Lapas/Rutan
Petugas pemasyarakatan (penyuluhan sebagai bagian
dari tugas pembinaan)
LSM peduli TB
Bentuk : poster, leaflet, brosur, mass media radio/TV ,
dll
Berkala dan adaptif