Anda di halaman 1dari 9

08/08/2014

LATAR BELAKANG
Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 tentang
Standar Akuntansi Pemerintahan diterapkan paling
lambat 2015

SUBSTANSI

Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia


Nomor : 238/PMK.05/2011 Tentang Pedoman Umum
Sistem Akuntansi Pemerintahan
Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 64 tahun 2013
Tentang Pedoman Penerapan Standar Akuntansi
Pemerintahan Berbasis Akrual pada Pemerintah Daerah

SIMDAKeuanganversi2.7
DEPUTI PENGAWASAN BIDANG PENYELENGGARAAN KEUANGAN
DAERAH

SOLUSI KEBUTUHAN

KEBUTUHAN
PEMERINTAH DAERAH

ANGGARANDANPENATAUSAHAAN

Penganggaran dan Penatausahaan masih berpedoman


pada Permendagri 13/59/21

Menggunakan kode rekening Permendagri 13/59/21


Penganggaran, khusus rekening belanja modal diselaraskan
dengan Permendagri 17 level 4

Sistem Akuntansi dan Pelaporan berpedoman pada PP


71/2010, 238/PMK.05/2011 dan Permendagri 64/2013

AKUNTANSI DAN PELAPORAN

sistem akuntansi basis kas LRA , LPSAL, LAK


sistem akuntansi basis akrual LO , NERACA , LP EKUITAS

BAS PUSAP atau Permendagri Nomor 64 Tahun2013


Pelaporan
P l
k
keuangan
secara akrual
k l (PP 71,
71 Permendagri
P
d i 64)
Pelaporan keuangan berdasarkan Permendagri 13 masih
dapat dihasilkan.

Penyediaan informasi mengenai aset tetap, persediaan


dan utang-piutang bagi akuntansi

DEPUTI PENGAWASAN BIDANG PENYELENGGARAAN KEUANGAN


DAERAH

DEPUTI PENGAWASAN BIDANG PENYELENGGARAAN KEUANGAN


DAERAH

08/08/2014

SIMDAKEUANGANVersi2.7

Desain Database &


AplikasiSIMDA
Menggunakandua koderekening

DOKUMEN
TRANSAKSI
NONKAS
NON
KAS

kkoderekeningpermendagri13,59dan21untukpenganggaran
d
k i
d i 13 59 d 21
k
koderekeningpermendagri64yangdisempurnakan,untuk
pelaporan

Kode rekening anggaran permendagri 13, 59 dan 21


dilakukan konversi ke kode rekening permendagri 64 yang
disempurnakan

Jurnalpembukuandiposting kebukubesarsebagai
dasarpenyusunanlaporankeuangan.

DEPUTI PENGAWASAN BIDANG PENYELENGGARAAN KEUANGAN


DAERAH

SETTING
JURNAL AKRUAL

SISTEMAKUNTANSI
BASISAKRUAL
(BAS Permendagri 64+SIMDA)
(BASPermendagri
(BAS
64 + SIMDA)

NERACA
LO
LPE

MAPPINGDANREKLASIFIKASI

DKUMEN
TRANSAKSI
KASO

SISTEMAKUNTANSI
BASISKAS
BASIS
KAS
(BASPermedagri13)

NERACA
LRA

DEPUTI PENGAWASAN BIDANG PENYELENGGARAAN KEUANGAN


DAERAH

3 KONDISI
PENGAKUANPENDAPATAN

MANUAL
Pada saat pengeluaran dan penerimaan kas berdasarkan
dokumen penatausahaan, jurnal pengakuan hanya di akun
LRA, tidak ada jurnal pengakuan untuk akun LO

1. PendapatanLO diakui bersamaan dengan penerimaan kas


2. PendapatanLO diakui sebelum penerimaan kas
3. PendapatanLO diakui setelah penerimaan kas

BERSAMAAN / OTOMATIS
Pada saat pengeluaran dan penerimaan kas berdasarkan
dokumen penatausahaan, jurnal pengakuan di akun LRA
dan akun LO

DEPUTI PENGAWASAN BIDANG PENYELENGGARAAN KEUANGAN


DAERAH

DEPUTI PENGAWASAN BIDANG PENYELENGGARAAN KEUANGAN


DAERAH

08/08/2014

Alasan
Pendapatan LOdiakuiBersamaan
dgPendapatanLRA

PENDAPATANLODIAKUIBERSAMAAN
DENGANPENERIMAANKAS
Penetapanhakpendapatandilakukan
bersamaan denganditerimanyakasmaka
PendapatanLO diakuipadasaatkasditerima
danterbitnyadokumenpenetapan

tidakterjadiperbedaan waktuyangsignifikan antara


penetapanhakpendapatandaerahdanpenerimaankas

ketidakpastian penerimaankasrelatif tinggi


tidak ada dokumen penetapan
tidakadadokumenpenetapan

DEPUTI PENGAWASAN BIDANG PENYELENGGARAAN KEUANGAN


DAERAH

DEPUTI PENGAWASAN BIDANG PENYELENGGARAAN KEUANGAN


DAERAH

PengakuanPendapatanLO
BersamaanPenerimaanKas

SETTINGPENGAKUAN
BERSAMAAN

1 PenetapansertaPembayaran/Kas
diterima BendaharaPenerimaan

ApabiladipilihsettingBERSAMAANmaka
AplikasimenghasilkanjurnalPendapatanLO
dan jurnalPendapatanLRA

S
K
P
D

PP
KD

10

Mekanisme melalui
Bendahara
Penerimaan

KasdiBendaharaPenerimaan(Debet)
PendapatanLO (Kredit)
Perubahan SAL (Debet)
PendapatanLRA (Kredit)

2a PenyetorankasolehBend
PenerimaankeKasDaerah
2b PenyetorankasolehBend
PenerimaankeKasDaerah

R/K PPKD (Debet)


KasdiBendaharaPenerimaan
(Kredit)
KasdiKasDaerah(Debet)
R/KSKPD(Kredit)

Contoh: Pendapatan Pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, Pajak


Hotel, Restoran, Hiburan, BPHTB, Pendapatan Retribusi

DEPUTI PENGAWASAN BIDANG PENYELENGGARAAN KEUANGAN


DAERAH

DEPUTI PENGAWASAN BIDANG PENYELENGGARAAN KEUANGAN


DAERAH

12

08/08/2014

PengakuanPendapatanLO
BersamaanPenerimaanKas
1a
S
K
P
D
PP
KD

PenetapansertaPembayaran/
K l
KaslangsungkeKasDaerah
k K D
h

Mekanisme langsung
ke Kasda

R/KPPKD(Debet)
P d t LO (Kredit)
PendapatanLO
(K dit)

1
P
P
K
D

Perubahan SAL (Debet)


PendapatanLRA (Kredit)
1b

PenetapansertaPembayaran/
KaslangsungkeKasDaerah

PengakuanPendapatanLO
BersamaanPenerimaanKas
Penetapanserta Pembayaran KasdiKasDaerah(Debet)
//KasditerimaKasDaerah
PendapatanLO (Kredit)
(
)

Perubahan SAL (Debet)


PendapatanLRA (Kredit)

KasdiKasDaerah(Debet)
R/KSKPD(Kredit)
Contoh: Pendapatan DBH Pajak/ DBH SDA, Pendapatan Dana Darurat,
Pendapatan Bunga Jasa Giro/Deposito/Pinjaman

DEPUTI PENGAWASAN BIDANG PENYELENGGARAAN KEUANGAN


DAERAH

SETTINGPENGAKUAN
TIDAK BERSAMAAN
ApabiladipilihsettingMANUAL,makaAplikasihanya
menghasilkanjurnalPendapatanLRA.
JurnalPendapatanLOdiinputsecaramanualmelaluijurnal
akrual
Pilihankondisipengakuan:

13

DEPUTI PENGAWASAN BIDANG PENYELENGGARAAN KEUANGAN


DAERAH

14

PENDAPATANLODIAKUISEBELUM
PENERIMAANKAS
Penetapanhakpendapatandilakukan
Sebelumditerimanyakasmaka
PendapatanLO diakuipadasaatterbitnya
dokumenpenetapan

1. PengakuanPendapatanLOsebelum PenerimaanKas
2. PengakuanPendapatanLOsetelah PenerimaanKas

DEPUTI PENGAWASAN BIDANG PENYELENGGARAAN KEUANGAN


DAERAH

DEPUTI PENGAWASAN BIDANG PENYELENGGARAAN KEUANGAN


DAERAH

16

08/08/2014

3 KONDISI

SETTINGPENGAKUAN
BERSAMAAN

PENGAKUANBEBAN

ApabiladipilihsettingBERSAMAANmaka
AplikasimenghasilkanjurnalBelanja
danjurnalBeban

1. Bebandiakuibersamaan denganpengeluarankas
2. Bebandiakuisebelum pengeluarankas
3. Bebandiakuisetelah pengeluarankas

DEPUTI PENGAWASAN BIDANG PENYELENGGARAAN KEUANGAN


DAERAH

DEPUTI PENGAWASAN BIDANG PENYELENGGARAAN KEUANGAN


DAERAH

PengakuanBeban
BersamaanPengeluaranKas

ALASAN PENGAKUANBEBAN
BERSAMAAN DENGANPENERIMAANKAS
prosestransaksipengeluarandaerahtidakterjadiperbedaan
waktu antarapenetapankewajibandaerahdanpengeluarankas
daerah
Anggaran belanja operasional hanya untuk keperluan 1
tahun anggaran yang juga merupakan periode akuntansi

Ketentuan bahwapemdadilarang melakukankomitmen


yangtidakadaanggarannya(tidakbolehpunyautang)

DEPUTI PENGAWASAN BIDANG PENYELENGGARAAN KEUANGAN


DAERAH

S
K
P
D

PP
KD

Mekanisme UP-GU

KasdikeluarkanBendahara
Penerimaan(SPJ Bendahara)

Beban .. ((Debet))
Kas di Bendahara Pengeluaran (Kredit)

Penerbitan SP2DGU

Belanja(Debet)
Perubahan SAL (Kredit)
Kas di Bendahara Pengeluaran (Debet)
R/K PPKD (kredit)

2a

Penerbitan SP2DGU

R/KSKPD(Debet)
KasdiKasDaerah(Kredit)

DEPUTI PENGAWASAN BIDANG PENYELENGGARAAN KEUANGAN


DAERAH

08/08/2014

PengakuanBeban
BersamaanPengeluaranKas

1a
S
K
P
D

PenetapandanPengakuansaat
PenerbitanSP2DLSoleh BUD

Beban (Debet)
R/K PPKD (Kredit)
Belanja .. (Debet)
Perubahan SAL (Kredit)

PP 1b
KD

Penerbitan SP2DLS oleh BUD

PengakuanBeban
BersamaanPengeluaranKas

Mekanisme LS

RK SKPD
Kas di Kas Daerah

S
K
P
D

Mekanisme melalui
PPTK

Kas dikeluarkan Bendahara


Pengeluaran ke PPTK

Panjar Kegiatan (Debet)


Kas di Bendahara Pengeluaran (Kredit)

Pertanggungjawaban
P
j
b PPTKke
PPTK k
Bendahara Pengeluaran,
pengembaliansisapanjar

Uang Muka
U
M k (Debet)
(D b )
Kas di Bendahara Pengeluaran (Debet)
Panjar Kegiatan (Kredit)

Pertanggungjawabanbuktibukti
pengeluaran(peyusunan SPJ)

Beban ..... (Debet)


Uang muka (Kredit)

4a

Penerbitan SP2DGUoleh BUD

Kas di Bendahara Pengeluaran (Debet)


R/K PPKD (Kredit)
Belanja .. (Debet)
Perubahan SAL (Kredit)

PP
KD
DEPUTI PENGAWASAN BIDANG PENYELENGGARAAN KEUANGAN
DAERAH

PengakuanBeban
BersamaanPengeluaranKas

Mekanisme LS PPKD

4b

Penerbitan SP2D oleh BUD

R/KSKPD(Debet)
KasdiKasDaerah(Kredit)

DEPUTI PENGAWASAN BIDANG PENYELENGGARAAN KEUANGAN


DAERAH

SETTINGPENGAKUAN
MANUAL

PPKD
1

PenetapandanPengakuansaat
PenerbitanSP2DLSoleh BUD

Beban (Debet)
Kas Di Kas Daerah (Kredit)
Belanja .. (Debet)
Perubahan SAL (Kredit)

ApabiladipilihsettingMANUALmakaAplikasihanya
menghasilkanjurnalBelanja.
JurnalBebandiinputsecaramanual melaluimenujurnal
akrual
Pilihankondisipengakuan:

Contoh: Beban Bantuan Sosial, Bantuan Hibah, Subsidi, Beban Bagi


Hasil
Pajak Provinsi, Beban Dana Otonomi Khusus Provinsi, Beban
Bunga Utang

DEPUTI PENGAWASAN BIDANG PENYELENGGARAAN KEUANGAN


DAERAH

1. PengakuanBebansebelum pengeluarankas
2. PengakuanBebansetelah pengeluarankas

DEPUTI PENGAWASAN BIDANG PENYELENGGARAAN KEUANGAN


DAERAH

08/08/2014

PENGAKUANBEBANSEBELUM
PENGELUARANKAS

PENGAKUANBEBAN
SETELAH PENGELUARANKAS

Penetapankewajibandaerahdilakukanlebih
dulu,makabebandiakui padasaatterbit
dokumenpenetapan/pengakuankewajiban,
seperti Surat Tagihan
sepertiSuratTagihan,
meskipunkasbelumdikeluarkan

Apabiladalamhalprosestransaksi
pengeluarandaerahterjadiperbedaan
waktu dimanapengeluarankasdaerah
mendahuluipenetapankewajibandaerah
maka beban diakui saatbarangataujasa
makabebandiakui
saat barang atau jasa
dimanfaatkan.

DEPUTI PENGAWASAN BIDANG PENYELENGGARAAN KEUANGAN


DAERAH

Penyesuaian
AkhirTahun
PenyesuaianakhirtahundilakukanterhadapAkun

Persediaan
BebanPenyusutanAsetTetap
Penyisihan Piutang
PenyisihanPiutang
BagianLancarHutangJangkaPanjang

DEPUTI PENGAWASAN BIDANG PENYELENGGARAAN KEUANGAN


DAERAH

25

DEPUTI PENGAWASAN BIDANG PENYELENGGARAAN KEUANGAN


DAERAH

Jurnal Penyesuaian
1

Pengakuan persediaan (Metode Persediaan(Debet)


Periodik)
BebanPersediaan(Kredit)

Pengakuan Bagian Lancar


Piutang Jangka Panjang

Pengakuan Bagian Lancar Utang UtangJangkaPanjang(Debet)


Jangka Panjang
BagianLancarUtangJangkaPanjang(Kredit)

Penyusutan Aset Tetap

BebanPenyusutanAsetTetap(Debet)
AkumulasiPenyusutan(Kredit)

PenyisihanPiutang

BebanPenyisihanPiutang(Debet)
PenyisihanPiutang(Kredit)

BagianLancarTagihan/PiutangJangkaPanjang(Debet)
Tagihan/PiutangJangkaPanjang(Kredit)

DEPUTI PENGAWASAN BIDANG PENYELENGGARAAN KEUANGAN


DAERAH

08/08/2014

JURNAL Koreksi /Penyesuaian


Pendapatan

Koreksi danPenyesuaian
Pendapatan

TerhadappenerimaankasyangtelahdiakuisebagaipendapatanLOperiode
sebelumnya
1

Terhadappenerimaankasyangtelahdiakuisebagai
pendapatanLOperiodesebelumnya

PendapatanLO
P
d t LO
KasdibendaharaPenerimaan

Penerimaankasyangbelum merupakanhak
contoh:PenyesuaiankePendapatanditerimadimuka

Penerimaankasyangbelum merupakanhak

contoh:PenyesuaiankePendapatanditerimadimuka

Pendapatanyangsudah menjadihak

Koreksi
K
k i penerimaankasdan
i
k d
PendapatanLO

Koreksi penerimaankasbelum
merupakanhak

PendapatanLO
Pendapatanditerima dimuka

Pendapatanyangsudah menjadihak
3

DEPUTI PENGAWASAN BIDANG PENYELENGGARAAN KEUANGAN


DAERAH

Koreksi penerimaankasbelum
merupakanhak

Kas/Pendapatanditerimadimuka
PendapatanLO

DEPUTI PENGAWASAN BIDANG PENYELENGGARAAN KEUANGAN


DAERAH

JurnalKoreksi /Penyesuaian
Beban

Koreksi danPenyesuaian
Beban

TerhadappengeluarankasyangtelahdiakuisebagaiBebanperiodesebelumnya
1

Terhadappengeluarankasyangtelahdiakui
sebagaiBebanperiodesebelumnya

Pengeluarankasyangbelum merupakan
kewajiban
BebanyangsudahmenjadiKewajiban

Koreksi pengeluarankasbelum
merupakankewajiban

Bebandibayardimuka
Beban....

Bebanyangsudah menjadiKewajiban
3

DEPUTI PENGAWASAN BIDANG PENYELENGGARAAN KEUANGAN


DAERAH

Kasdibendaharapengeluaran
K
di b d h
l
Beban.....

Pengeluarankasyangbelummerupakankewajiban
2

Koreksi
K
k i pengeluarankasdan
l
k d
Beban

Koreksi Bebanyangsudah
menjadikewajiban

Beban....
Kas/Bebandibayardimuka

DEPUTI PENGAWASAN BIDANG PENYELENGGARAAN KEUANGAN


DAERAH

08/08/2014

SKEMAPENGGABUNGAN
LAPORANKEUANGANPEMERINTAHDAERAH
LKPD EPPEMDA
AKUNTANSIKONSOLIDASI
PENGGABUNGANPDPPKD

LAP KEU BLUD


EA BLUD

LAPKEU
SKPD
EASKPD

LAPKEU
SKPD
EASKPD

LAPKEU
SKPD
EASKPD

DEPUTI PENGAWASAN BIDANG PENYELENGGARAAN KEUANGAN


DAERAH

DEPUTI PENGAWASAN BIDANG PENYELENGGARAAN KEUANGAN


DAERAH